32 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14847

Puasa Senang Masakan Arab

Hanan Hilal Badres

Gadis keturunan Arab ini selalu menanti kedatangan bulan Ramadan. Pasalnya, Mis Yamaha Mio 2011 ini dapat menikmati menu khas Arab yang dimasak oleh sang ummi. Mulai dari kari kambing, bubur anyang
dan lainnya.

“Kalau puasa, saatnya makan masakan Arab, kalau hari biasakan jarang dan susah nyari makanan jenis ini,” ujar  siswi kelas II IPS di SMA N 7 Medan ini.

Bubur anyang yag dicampur sop kambing, mie hun dan kari kambing adalah masakan khas yang selalu disajikan keluarganya saat sahur dan berbuka. “Seingat aku, sejak kakek masih ada sudah tradisi akan masakan ini, sekarang walau kakek sudah tiada, tetap di masak,” ujarnya.

Berbagai menu makanan yang lain yang biasanya di masak adalah nasi samin, yang bentuknya seperti nasi tomat. Masakan ini berbahan tomat, kari dan cengkeh dan rasanya pedas. “Masakan Arab kan rasanya pedas dan wangi bumbu sangat terasa,” ujar nya.

Selain karena masakan khas Arab, yang membuat wanita ini sangat menyukai Ramadan juga karena dirinya selalu tampil sebagai pembawa acara di masjid dekat rumahnya, “Biasanya untuk acara Tillawatil Quran, malah kadang aku juga yang baca Al-Qurannya,” ujar remaja yang tinggal di jalan Medan Area Selatan Medan ini.

Yang terutama, Ramadan akan mendekatkan ikatan kekeluargaan, terutama saat sahur dan berbuka. “Saat berbuka dan sahur kita selalu kumpul, kalau hari biasa, jangan kan kumpul untuk ketemu saja agak sulit,” tutupnya. (mag-9)

Teller BRI Syariah Putri Hijau Dibunuh

Ditemukan di Bawah Jembatan, Kepala dan Wajah Dilakban

MEDAN-Petugas Teller Bank BRI Syariah bernama Wahyuni Simangunsong (26) ditemukan tewas mengenaskan di bawah Jembatan Bintongar,Tele, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (5/8) sekira pukul 12.00 WIB.

Sebelum ditemukan tewas wanita yang tinggal di Gang Damai, Komplek Waikiki Kelurahan Kampung Lalang Medan itu dilaporkan oleh keluarganya ke polisi hilang sejak Senin (1/8) lalu.

Kebetulan tadi malam, seorang sumber koran ini satu mobil angkutan dengan orangtuanya saat berangkat dari Kisaran menuju Kota Medan. Dalam perjalanan, pria yang mengaku sebagai orangtua korban menyebutkan, anaknya hilang sepulang kerja di kantor BRI Syariah Cabang di Jalan Putri Hijau Medan.

Menurut orangtua korban, kemungkinan anaknya diduga diculik menggunakan mobil Kijang Innova hitam berplat polisi BK 1356 JH, milik korban. Dan hingga jenazah ditemukan, pelaku belum tahu dimana keberadaan mobil anaknya itu.

Menurut pria itu, di Medan anaknya tinggal bersama adiknya di Blok E 8 nomor 13-14 di komplek Waikiki, sementara dia tinggal di Kisaran Asahan. Keluarga menerima kabar tadi siang (6/8) dari polisi. Makanya dia berangkat ke Kota Medan untuk memastikan kabar tersebut.

Korban merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dan tamat dari Fakultas Pertanian USU. Terakhir kali, katanya, adiknya yang di Jerman membaca statusnya di facebook yang menyatakan korban minta tolong dan berada di Kabanjahe. Menurut pria itu, setelah menghilang dua hari, rekening tabungan korban dibobol Rp10 juta. Setelah itu, dia memblokirnya, namun kembali dibobol Rp30 juta.

Sayangnya, hingga sampai di Kota Medan dan berpisah dengan sumber wartawan koran ini pria itu tak menyebutkan namanya.

Kemarin (5/7), warga Tele, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir dikagetkan dengan penemuan sosok jenazah wanita di bawah jembatan Bintongar. Mayat itu ditemukan anak sekolah dasar yang baru pulang sekolah, sekira pukul 12.00 WIB.

Saat ditemukan, mayat wanita ini dalam posisi tubuh miring dengan memakai baju blazer warna putih, mengenakan celana kain warnah hitam. Sementara kepala dan wajah dipenuhi lilitan lakban warna hitam. Kaki dan tangannya juga dalam keadaan terikat. Sementara identitas korban tak ditemukan.

Kapolres Samosir AKBP Edward P Sirait mengungkapkan, pihaknya menerima laporan ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. “Iya, tiga hari yang lalu Polres Samosir menerima laporan mengenai wanita yang hilang,” terangnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah dibawa ke RS Hadrianus Sinaga guna dilakukan otopsi. “Kita belum bisa pastikan apakah ada luka di tubuh korban. Untuk memastikan itu, jenazah kita bawa ke RS Hadrianus Sinaga,” jelasnya.

Kapolres menyebutkan, polisi masih menyelidiki penyebab kematian wanita itu. Polisi, katanya, sudah mengamankan barang bukti berupa uang, lakban yang digunakan untuk menutupi wajah dan kepala korban.
Sedangkan status http://facebook.com/wahyuni.simangunsong yang coba ditelesuri wartawan Sumut Pos dinihari tadi masih aktif lagi. Saat ini jenazah Wahyuni sedang dalam perjalanan menuju RSU dr Pirngadi Medan. Sedangkan BlackBerry milik Wahyuni Simangunsong terdeteksi masih di Merek, Dairi.

Tewas dengan Tubuh Terbakar

Di Tebing Tinggi Sopiansyah alias Iyan Nyongot (40), warga Perumahan Guru, Dusun 15, Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai juga ditemukan tewas mengenaskan di tengah sawah di Kampung Pondok Batu, Desa Paya Mabar, Serdang Bedagai dengan kondisi tubuh terbakar, luka benturan benda tumpul di bahu kiri dan dari telinga kiri dan kanan keluar darah, Jumat (5/8) sekira pukul 18.30 WIB.

Saksi mata yang pertama menemukan mayat, Anto mengatakan, saat itu dirinya hendak pulang dari ladang, tiba-tiba dia melihat ada seseorang tergeletak di sawah dengan kondisi tubuh gosong.  “Baju korban ditemukan di samping mayat beserta kunci sepeda motor dan handphone miliknya,” kata Anto.

Menurutnya, dia langsung memberitahukan kepada warga. Mendengar hal tersebut, warga berbondong-bondong melihat mayat tersebut. Keluarga korban, Pace (26) dan anaknya Leo yang mendapat informasi langsung menuju lokasi.

“ Kondisi ditemukan sudah tidak memakai baju, badan dan tangan luka lecet terbakar. Saya perhatikan jelas-jelas memang mayat tersebut adalah mayat Iyan Nyongot,” kata Pace.

Tak berselang lama polisi datang dan melakukan penyelidikan. Selanjutnya mayat langsung dibawa ke RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi. Hasil visum sementara korban meninggal karena dianiaya.

Menurut Kepala Kamar Mayat RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, Eddy, korban mengalami luka bekas benturan benda keras di bagian bahu sebelah kiri, luka lecet pada bagian telinga sebelah kanan dan kiri mengeluarkan darah, serta badan dan tangan sebelah kiri lecet bekas luka bakar dan hampir seluruh badan.

Ibu korban yang sehari-hari berjualan jamu, Sawiyah (55) yang tinggal di Jalan Perumnas Guru , Desa Paya Lombang, Dusun 15 ini terus menangis melihat jenazah anaknya yang terbujur kaku di kamar mayat RSUD dr Kumpulan Pane, Kota Tebing Tinggi.

Menurutnya, anaknya sudah setahun bercerai dengan istrinya yang sekarang merantau ke Kota Medan. “ Baru dua hari dia pulang ke rumah, memang selama satu hari ini belum ada pulang ke rumah dan dengar kabar sudah tewas di tengah sawah,” kata Sawiyah.

Diakuinya, selama ini tidak pernah ada permasalahan keluarga atau dengan teman-temannya walau  korban sering mabuk. Sawiyah meminta kepada pihak aparat agar menyelidiki penyebab kematian anaknya. (mag-7/ari/adl/mag-3/sni/fal)

Berdalih Lindungi Penambang Tradisional

Kenaikan Retribusi Galian C Pemkab DS

LUBUK PAKAM-Pemerintah Kabupaten Deli Serdang keberatan dituding sebagai penyebab molornya penyelesaian Bandara Kualanamu yang berdampak molornya pengoperasionalan pada akhir 2012. Kepala Bagian Hukum Pemkab Deli Serdang Redwin SH, Jumat (5/8), menegaskan, pemberlakuan Perda No 2 Tahun 2011 yang membuat retribusi pasir dari galian C untuk runway Bandara Kualanamu sejatinya tidak akan menghambat pembangunan bandara.
Redwin menyatakan bahwa penetapan harga satuan yang dikenakan kepada PT Waskita Yasa disesuaikan dengan penawaran tender kontraktor penimbunan runway itu dengan harga satuan Rp30 ribu per meter kubik.

Berdasarkan hasil survei di lokasi galian C tradisional yang hanya mengunakan alat manual, harganya Rp28 ribu per meter kubik. “Kenaikan harga itu untuk melindungi para penambang pasir tradisional. Kalau mau, PT Waskita Yasa membeli ke sana, silakan,” kilahnya.

Diperkirakan, kebutuhan pasir sungai 1.500 000 meter kubik. Pasir diangkut dari bantaran Sungai Ular dari Kecamatan Beringin, Pantai Labu Deli Serdang, Galang  dan dari Sungai Ular di kawasan Kabupaten Serdang Bedagai. Kebutuhan itu untuk menimbun runway dengan panjang sekira 3750 meter dan lebarnya sekira 60 meter, dengan biaya sekitar Rp400 miliar yang bersumber dari APBN.

Menurut Redwin, kenaikan retribusi galian C itu sesuai dengan Undang-undang No 28 Thn 2009 tentang retribusi pajak daerah. Dalam undang-undang No 28 thn 2009 disebutkan, retribusi pajak daerah dikenakan 25 persen dari harga satuan galian C.

Kemudian Pemkab Deli Serdang menerapkan Undang-undang No 28 thn 2009  tersebut ke Perda Nomor 2 Tahun 2011  yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tentang Retribusi Pajak Daerah Tarif Galian C, sehingga harga satuan material galian C yang semula harganya Rp800 menjadi Rp7.000 per meter kubik. “Perda no 2 tahun 2006 tentang retribusi pajak daerah dikenakan 10 persen dari harga satuan,” bilangnya.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Pemkab Deli Serdang, Ir Abdul Haris MM ketika dikonfirmasi seputar galian C pemasok untuk pembangunan runway Bandara Kualanamu, menyatakan sampai saat ini pihak PT Waskita Yasa belum memiliki pertambangan galian C ke Pemkab Deli Serdang. “PT Waskita Yasa harus mengurus Izin galian C. Tidak ada pengecualian,” tegasnya.

Ditanya lebih lanjut apakah PT Waskita Yasa sudah mengurus izin, Ir Abdul Haris MM menegaskan,  pengurusan sampai saat ini masih seputar pembicara lisan, bahkan berkas permohonan belum lengkap.

Pengetatan peraturan dilakukan berdasarkan audit BPK-RI tahun 2010 silam yang menyebutkan Bupati Deli Serdang lalai mengenakan retribusi pajak daerah sesuai Undang-undang No 28 Thn 2009 tentang restribusi pajak daerah kepada PT Citta Trahindo Pratama.

Bahkan BPK-RI Cabang Sumut menyatakan bahwa kerugian daerah mencapai Rp 17 miliar belum dapat ditagih kepada pemegang kuasa pertambangan eksplotasi pasir laut  di wilayah pantai labu dengan nama PT Citta Trahindo Pratama. PT Citta Trahindo Pratama mendapat kontrak kerja untuk mengambil pasir laut untuk penimbunan runway Bandara Kualanamu.

Di lain pihak, Pemprovsu sedang menyiapkan dua Pergub terkait pemberian santunan kepada masyarakat yang selama ini menempati wilayah di dua pengerjaan proyek yang sedang berlangsung. Yakni proyek pembangunan Bandara Internasional Kualanamu dan Bendungan Sei Ular.

Dua Pergub untuk pembebasan lahan di dua lokasi tersebut disepakati untuk dilanjutkan pembahasannya ke tahap penyelesaian, saat rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Lantai 8 Kantor Gubsu, Jumat (5/8).
Rapat yang dipimpin langsung Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ini dihadiri Pangdam I BB Leo Siegers, Dan Lantamal I Belawan B Soelistio, Pangkosek dan Kapolda Sumut Wisjnu Amat Sastro serta Kepala Kejatisu AK Basuni Masyarif dan pimpinan daerah lainnya.

Kepala Biro Hukum Pemprovsu Abdul Djalil dalam paparannya mengatakan, santunan diberikan karena tak bisa dilakukan ganti rugi terhadap eks Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah menjadi milik negara. “Namun demikian, sebagai kompensasi Pemprovsu melalui tim teknis terkait akan memberikan santunan bagi masyarakat yang selama ini bermukim di dua proyek tersebut. Sebenarnya anggarannya sudah disiapkan sejak tahun sebelumnya, namun anggaran tersebut tak terpakai karena tak bisa dibayarkan untuk pembayaran ganti rugi. Dan perlu dipahami juga eks HGU ini sudah tidak lagi menjadi haknya PTPN II sebagai pemilik HGU sebelumnya,” ungkapnya.

Kepala Kejatisu AK Basuni Masyarif menyarankan, agar tidak terjadi permasalahan, nomenklatur dibuat sendiri, khusus untuk pemberian santunan lahan masyarakat di dua wilayah proyek tersebut. “Perubahan ini, bisa dilakukan pada P-APBD 2011. Saya kira itu bisa dilakukan, namun harus diiringi dengan perubahan nomenklaturnya,” jelasnya.
Kapoldasu IrjenPol Wisjnu Amat Sastro menyampaikan, Kamtibmas bukan hanya tugas pokok polisi saja tapi juga menjadi tanggung jawab bersama. (btr/saz)

Belum 45 Tahun Dilarang Masuk Masjid Al Aqsa

JERUSALEM- Ribuan polisi keamanan Israel dikerahkan di Kota Tua Yerusalem untuk membatasi akses para pria yang ingin masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa menjelang salat Jumat pertama bulan Ramadhan.

“Lebih dari 2.000 polisi dan penjaga perbatasan dikerahkan di Yerusalem,” kata juru bicara polisi, Jumat (5/8).
Dia menambahkan bahwa akses menuju kompleks masjid Al Aqsa hanya dibuka bagi kaum laki-laki Muslim yang berusia 45 tahun ke atas. “Mereka yang berusia di bawah usia 45 tahun tidak diizinkan masuk. Pengunjung rata-rata berusia 45 sampai 50 tahun. Mereka adalah para kepala keluarga yang sudah mengantongi izin khusus,” katanya.

“Pembatasan akses masuk ke kompleks masjid Al Aqsa juga berlaku bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang berusia di bawah 35 tahun,” tambah juru bicara itu.

Langkah-langkah pembatasan tersebut diberlakukan sebagai tindakan pencegahan, karena adanya risiko kekerasan yang bisa terjadi di kompleks masjid Al Aqsa.

Selama bulan Ramadan, umat Islam berpuasa dari fajar hingga petang dan berusaha untuk lebih beramal saleh. Kompleks yang menjadi tujuan warga muslim ini terdapat Masjid Suci Al Aqsa.

Masjid ini merupakan tempat ketiga paling suci dalam Islam setelah Mekkah dan Madinah di Arab Saudi. Namun, tempat itu juga merupakan situs paling suci bagi orang Yahudi, yang menyebutnya sebagai Temple Mount karena di situlah lokasi Kuil Kedua, yang dihancurkan oleh bangsa Romawi pada tahun 70 sebelum masehi. (afp/net/jpnn)

Daging Babi Dicampur Bahan Kimia Ilegal

2.000 Orang Ditahan Saat Operasi Pangan di Cina

CINA-Penjualan daging babi di Cina dilaporkan ada yang dicampur dengan bahan kimia ilegal. Pemerintah Cina mengatakan mereka menahan sekitar 2.000 orang dan menutup hampir 5.000 perusahaan dalam operasi keamanan makanan yang diluncurkan sejak April.

Komisi Keamanan Makanan Cina menyebutkan sekitar enam juta perusahaan diselidiki dan sejumlah gudang dan pabrik makanan ditutup karena menambah bahan ilegal.

Operasi ini dilakukan setelah sejumlah kejadian menyangkut keamanan makanan di seluruh Cina yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Pada tahun 2008, paling tidak enam bayi meninggal dan puluhan ribu lainnya sakit karena ditemukan melamin dalam produk susu.

“Semua departemen di seluruh kawasan terus melakukan operasi meredam penggunaan bahan ilegal pada makanan dan hukuman keras akan ditegakkan demi mengamankan makanan,” demikian pernyataan komisi keamanan makanan. (bbc/net/jpnn)

Anak Bungsu Kadhafi Juga Tewas

BENGHAZI-Pertempuran kubu pendukung Muamar Kadhafi dan pemberontak Libya di Kota Zliten, Distrik Misrata, kian sengit. Kemarin (5/8), pemberontak mengklaim telah menewaskan putra bungsu pemimpin 69 tahun tersebut, Khamis Kadhafi. Tapi, Jubir Mussa Ibrahim membantah berita itu dan menganggapnya sebagai propaganda.

“Kabar kematian Khamis dalam serangan udara NATO adalah kebohongan keji yang sengaja mereka (pemberontak) sebarluaskan untuk menutupi pembunuhan warga sipil yang mereka lakukan di kota ini,” papar Ibrahim yang tercatat sebagai jubir resmi pemerintah Libya tersebut. Bantahan itu disampaikan beberapa jam setelah pemberontak mengumumkan kematian pemuda 28 tahun tersebut.

Selain Khamis yang menjabat sebagai komandan militer, pemberontak Libya menyatakan bahwa serangan udara NATO juga merenggut 31 nyawa lainnya di kota pesisir sebelah selatan tersebut.
“Tadi malam, NATO melancarkan serangan udara di pusat komando militer Kadhafi di Zliten. Sebanyak 32 orang tewas. Salah seorang diantaranya adalah Kha mis,” papar Jubir Milisi Revolusi Libya, Mohammed Zawawi. (ap/afp/hep/ami/jpnn)

Pakistan tak Persulit Pemulangan Umar Patek

Jakarta– Meski belum bisa memastikan kapan Pakistan memberi otorisasi pemulangan gembong teroris Umar Patek dari Pakistan, pemerintah membantah terkendala sikap Pakistan.

Gembong teroris itu salah satu yang terlibat dalam Bom Bali 2001 yang menewaskan lebih dari 200 orang. Saat ini Umar Patek ditahan di salah satu penjara di negeri Asia Selatan, dan sebelum tertangkap, Patek menjadi buronan pemerintah AS.

Washington menjanjikan hadiah jutaan dolar bagi siapa saja yang bisa menangkap hidup atau mati Umar Patek. Ketika ditangkap beberapa bulan lalu oleh Pakistan, sempat timbul pertanyaan apakah Washington akan menepatinya janjinya?
Begitu pula siapakah yang berhak mendapatkan Umar Patek? Indonesiakah, berhubung yang bersangkutan masih warga negara Indonesia atau Amerika Serikat, pihak yang sedang memburu semua teroris yang dicurigai berkaitan dengan jaringan Al-Qaeda.

Namun nampaknya sejauh ini Amerika Serikat (AS) tidak ngotot mendapatkan Umar Patek.

“Cuma soal waktu dan bagaimana mekanisme hukumnya saja agar ketika dia ditahan di Indonesia, semuanya sesuai ketentuan hukum. Pakistan tidak mempersulit,” kata Menlu, dalam forum tatap muka dengan Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC) di Hotel Intercontinental, Jumat (5/8). (net/jpnn)

Parlemen Thailand Restui PM Yingluck

Thailand- Calon tunggal perdana menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, hari ini mendapat dukungan suara dari mayoritas anggota parlemen sebagai pemimpin baru. Setelah ini, setumpuk tantangan dan permasalahan di Thailand menunggu diselesaikan oleh Yingluck, perdana menteri Thailand yang ke-28.

Pemungutan suara pemilihan Yingluck dilakukan selang sebulan setelah kemenangan partainya, Pheu Thai, pada pemilu 3 Juli lalu. Menurut harian Bangkok Post, 5 Agustus 2011, sebanyak 296 anggota parlemen menyatakan dukungannya terhadap Yingluck, sementara 197 anggota oposisi memilih abstain.

Kendati sudah pasti menjabat sebagai perdana menteri, adik mantan pemimpin terguling Thailand, Thaksin Shinawatra, ini terlebih dulu harus mendapatkan restu dari Raja Bhumibol Adulyadej. Diperkirakan, upacara pemberian restu akan dilakukan pada Jumat malam.

Partai Pheu Thai yang mendapatkan 265 dari 500 kursi di parlemen menjadikan partai ini partai mayoritas. Pheu Thai saat ini tengah menggalang dukungan partai-partai kecil lainnya untuk membentuk koalisi dengan 300 kursi.

Menjadi perdana menteri, Yingluck harus menghadap beberapa tantangan. Salah satunya adalah menciptakan stabilitas politik dan masyarakat di negara tersebut. Siripan Nogsuan Sawasdee, ahli politik dari Universitas Chulalongkorn di Bangkok, mengatakan Yingluck dapat membuat situasi stabil, tapi hanya sebentar.

“Untuk menciptakan stabilitas di pemerintahannya, Yingluck harus mencari cara mengharmoniskan militer dengan kekuatan konservatif tanpa merusak perjuangan Kaos Merah,” kata Siripan, dilansir dari stasiun CNN.

Siripan juga mengatakan Yingluck harus membuktikan bahwa dia bukanlah boneka Thaksin, seperti yang dituduhkan selama ini. “Kita lihat apakah dia dapat membuat keputusan sendiri tanpa mendengarkan perintah dari Thaksin di Dubai,” kata Siripan lagi. (cnn/net/jpnn)

Proyek RS Adam Malik Berbau Nazaruddin

Pengakuan Bos PT DGI

JAKARTA- Fakta-fakta baru kembali terungkap dalam persidangan kasus suap wisma atlet SEA Games 2011 di Palembang. Kemarin (5/8) Dudung Purwadi, Dirut PT Duta Graha Indah (DGI) kembali dihadirkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Namun, kali ini Dudung bersaksi untuk terdakwa Mindo Rosalina Manulang.

Dari keterangannya terungkap, sebenarnya proyek yang dikerjakan PT DGI atas bantuan Nazaruddin bukan hanya wisma atlet, namun beberapa proyek rumah sakit daerah juga dimenangkan perusahaan konstruksi swasta itu atas campur tangan Nazaruddin. Dudung mengakui semua kong-kalikong antara dirinya dengan Nazaruddin di beberapa proyek milik pemerintah saat dirinya dicecar pertanyaan oleh Djufri Taufik, kuasa hukum Rosalina.

“Proyek rumah sakit infeksi di Surabaya (RS Penyakit Tropis Infeksi di Unair) senilai Rp400 miliar apakah melalui Pak Nazaruddin,” tanya Djufri di depan sidang kemarin. “Selain itu pembangunan rumah sakit Adam Malik (Sumatera Utara), juga melalui Nazaruddin bukan” imbuhnya dengan nada tegas.

Dengan pandangan menerawang, Dudung pun menjawab dengan nada lemah, “Iya betul,”. Pria asal Surabaya itu pun mengaku bahwa semua proyek yang diperoleh PT DGI dari Nazaruddin hampir semuanya didapatkan Mohammad El Idris, sang manager marketing yang juga berstatus terdakwa. Djufri sebenarnya masih ingin mencecar Dudung dengan proyek-pro yek lain yang dikerjakan PT DGI, tapi majelis hakim yang dipimpin Suwidya pun ‘mengeremnya’ karena sidang kemarin hanya difokuskan untuk menggali keterangan terkait kasus suap wisma atlet. Djufri pun berjanji akan membongkar semua kebobrokan antara PT DGI dan Nazaruddin dalam persidangan-persidangan selanjutnya.

Sebelumnya, dalam sidang suap wisma atlet dengan tersangka Mohammad El Idris juga terungkap bahwa Idris hendak memberikan fee kepada Rosalina atas pemenangan proyek RSUD Prof Haryono di Ponorogo. Dudung pun mengakui bahwa kemenangan perusahaan yang dipimpinnya untuk membangun rumah sakit daerah Jatim itu juga atas bantuan Nazaruddin.

Kepada majelis hakim, Dudung akhirnya mengakui perkenalannya dengan Nazaruddin sudah berlangsung sejak 2009 silam. Menurutnya, Idris-lah yang memperkenalkannya dengan mantan Bendum Partai Demokrat itu. Pertemuan pertama tersebut berlangsung di kantor PT Anugerah Group (Anugerah Nusantara) di kawasan Tebet, Jakarta. Dicecar tentang pemberian fee Dudung mengatakan pemberian fee merupakan hal yang lumrah dan biasa. (kuh/iro/jpnn)

Bappedasu: Rumusan Inalum Tuntas November

MEDAN- Sentilan Sekretaris Pansus PT Inalum DPRD Sumut Guntur Manurung yang menyebutkan pemprovsu dan 10 kabupaten/kota tak serius menggarap pengambilalihan PT Inalum langsung memancing reaksi. Kepala Bappeda Sumut, Riadil Akhir Lubis, menerangkan pihaknya bukannya memperlambat hasil rumusan. Menurutnya, pihaknya memang sudah menjalani proses sesuai prosedur.

Riadil menjelaskan, tim perunding telah ditetapkan pada 1 Desember 2010 lalu melalui Keppres No 27 Tahun 2010. “Tim perunding ini diketuai Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kementrian Perindustrian, sekretarisnya Sekjen Kementrian Perindustrian dan anggotanya Pemprovsu serta 10 Pemkab/Pemko,” jelasnya, Jumat (5/8).

Dari keppres tersebut lanjutnya, dibentuk Tim Teknis Pengembangan dan Sub Tim Teknis Pengambilalihan.
Lebih lanjut Riadil menuturkan, untuk merumuskan hal itu tentunya membutuhkan waktu yang tak sedikit. “Kita ditengat hingga April 2012 mendatang. Namun, mudah-mudahan kita bisa menargetkan hal itu bisa lebih cepat dari dugaan atau harapan pemerintah pusat, yakni akhir November 2011 ini,” tegasnya. (saz)