Home Blog Page 14888

Barca-Milan Kepagian

MONACO- Juara bertahan Barcelona berada di jalur yang aman dalam kampanyenya mempertahankan gelar Liga Champions. Hasil drawing fase grup di Monaco tadi malam menempatkan Barca di grup H bersama dengan AC Milan (Italia), BATE Borisov (Belarusia), dan Viktoria Plzen (Rep. Ceko).

Di atas kertas, Barca tidak akan kesulitan untuk melenggang ke babak 16 besar. Pesaing terberat mereka adalah Milan yang dianggap pertemuan terlalu dini. Dengan regulasi bahwa dua tim terbaik di masing-masing grup berhak lolos ke babak berikutnya, tiket dari grup H, tampaknya, bakal menjadi milik Barca dan Milan.

Sementara itu, tim paling sukses di Liga Champions, Real Madrid, juga berada di grup enteng. Peraih sembilan gelar juara itu bersaing dengan Olympique Lyon, Ajax Amsterdam, dan Dinamo Zagreb di grup C.

Lyon merupakan seteru Real di babak 16 besar dalam dua musim terakhir. Kedua klub saling mengalahkan. Ajax juga bukan lawan baru bagi Real. Los Merengues – sebutan Real- memenangi dua pertemuan lawan Ajax musim lalu. Namun, Ajax musim ini dianggap memiliki skuad yang lebih matang.

Ajax juga memiliki tradisi Eropa. Klub yang musim lalu memenangi titel Eredivisie ke-30 itu juga pernah empat kali mengangkat trofi Liga Champions. Bagaimana dengan Dinamo? Jawara Kroasia itu sepertinya hanya akan menjadi pelengkap mengingat sudah lebih dari satu dekade absen di fase grup Liga Champions.

Persaingan seru bakal terjadi di grup A yang dihuni Bayern Munchen, Villarreal, Manchester City, dan Napoli. Bayern memang menjadi unggulan teratas. Tapi, tiga pesaingnya adalah klub-klub yang memiliki materi pemain cukup bagus, khususnya City. (dns/ca/jpnn)

UISU Gelar Nuzulul Quran dan Zikir Akbar

Jadikan Pedoman dalam Kehidupan

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Al Jamiah, yang dilaksanakan Biro Rektor  Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Selasa (16/8) malam lalu,  berlangsung sukses dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan Nuzulul Quran, sekaligus acara berbuka puasa di jajaran rektor dan civitas akademika UISU yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Jamiah UISU tersebut, dilangsungkan sebagai bentuk memahami dan mempedomani  keutamaan Al Quran.

“Turunnya Al Quran adalah suatu peristiwa yang dahsyat, sehingga manusia dituntut untuk bisa melakukan introspeksi diri. Peristiwa ini juga sekaligus diharapkan mampu meningkatkan rasa persaudaraan dan soliditas yang tak hanya di dalam civitas akademika kampus saja, namun juga di dalam kehidupan kita,” ungkap Rektor UISU Prof Dr Ir H Zulkarnain Lubis MA PhD di sela-sela acara berbuka puasa bersama.

Dia juga berharap, acara Nuzul Quran itu diharapkan tidak hanya sekedar perayaan seremoni saja,  melainkan bagaimana Nuzulul Quran bisa dijadikan pedoman bagi seluruh civitas akademika UISU untuk bisa diterapkan dalam seluruh sisi kehidupannnya.

Acara ini juga bilang Zulkarnain, untuk membuktikan kepada khalayak, bahwa saat ini UISU masih baik dan tetap harmonis seperti yang dulu.
Hal ini dibuktikan dengan hadirnya hampir seluruh mantan rektor yang pernah menjabat di kampus UISU.

Rektor yang turut hadir dalam peringatan Nuzulul Quran itu diantaranya, Prof. DR Ir Usman Nasution, Prof DR Ir Basaruddin, DR Ir Hadi Idris, dan Drs  M Yamin Lubis SH.
“Dengan hadirnya beberapa mantan rektor pada acara ini, kita merasakan adanya bentuk dukungan dari seluruh pihak demi mewujudkan kejayaan UISU kedepan,” ungkap Zulkarnain.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan UISU Ir Helmi Nasution MHum, mengutarakan, turunnya Al Quran pada pertengahan bulan Ramadan, sangat berkaitan dengan bulan Ramadan.

“Sehingga dengan peristiwa turunnya Al Quran ini manusia bisa lebih bergairah, tidak hanya membacanya, tapi juga mampu mengamalkannnya. Sehingga harapan kita, Al Quran bisa dipedomani oleh seluruh umat manusia,” ucapnya.

Acara yang berlangsung dengan nuansa kekeluargaan itu, turut juga dihadiri Pembantu Rektor (PR) I  DR Ir Rahmad Adi Wiganda MSc, PR II H Habsah Lubis SH MH, PR III Drs Husni Hasan Msi, serta seluruh dekan dan civitas akademika UISU Medan.

Sebelumnya, civitas akademika Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Al  Munawwarah, juga menggelar kegiatan zikir akbar, Senin (15/8) lalu di Masjid Jami’ Al Jamiah UISU.

Acara yang berlangsung secara khidmat tersebut, dihadiri sekitar 600 jamaah dari berbagai penjuru kota Medan, seperti  Tj Morawa, Marelan dan Belawan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UISU  Prof Dr Ir H Zulkarnain Lubis MA PhD mengungkapkan, tujuan zikir dilaksanakan sebagai bentuk syiar Islam dalam menghidupkan suasana keislaman di bulan  Ramadan.

“Dengan pelaksanaan zikir ini, kita tingkatkan ketaqwaan dan pertebal keimanan, serta mari kita tingkatkan silaturahmi dan untuk menyatukan hati para keluarga besar UISU supaya lebih tinggi rasa  kebersamaan, rasa kekeluargaan, dan rasa persaudaraan di antara seluruh keluarga UISU menuju  yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain menggelar zikir, UISU Al Munawwarah juga  merangkaikannya dengan tausiyah disampaikan Ustadz Drs H Azwardin Nasution, yang ditutup dengan salat tasbih berjamaah. (uma)

Doni Senang Gabung Dengan Reina

Mantan kiper AS Roma Alexandre Doni merasa bahagia dapat bekerja sama dengan Pepe Reina di Liverpool.

Meskipun Reina dan Doni bersaing dalam memperebutkan posisi reguler di Anfield, kedua pemain tersebut sudah menjalin persahabatan yang cukup dekat.

“Pepe telah banyak membantu saya. Dia selalu memberikan saran-saran karena dia juga berbicara bahasa Spanyol jadi kami dapat berbincang dengan menggunakan bahasa Spanyol dan bahasa Portugis. Dia telah memberitahu saya bagaimana cara berlatih di sini, yang cukup berbeda dengan di Italia,” ujar Doni kepada LFC Weekly.

“Sedikit demi sedikit saya sudah terbiasa dengan semuanya. Bagaimana kita bekerja dan bahasa yang digunakan. Beberapa pemain lebih sulit dimengerti daripada pemain lainnya, tetapi saya akan mengerti suatu saat nanti,” pungkasnya. (net/jpnn)

La Liga Primera Segera Bergulir

MADRID-Setelah tertunda sepekan akibat pemogokan, kompetisi La Liga akhirnya akan dimulai pekan ini. Klub dan para pemain pun siap-siap berlaga, salah satunya adalah Cesc Fabregas yang akan menjalani musim penuh pertamanya bersama Barcelona.

Fabregas, yang kembali membela klub masa kecilnya itu setelah delapan tahun bersama Arsenal, berkesempatan melakoni debutnya bersegeram Barca di La Liga Primera ketika menjamu Villarreal. Sang juara bertahan sejatinya akan memulai musim dengan menghadapi Malaga akhir pekan lalu, tetapi pemogokan dari asosiasi pemain (AFE) terkait gaji membuat kick-off musim ini akhirnya tertunda selama satu pekan.

“Kami hanya ingin semuanya segera dimulai sehingga kami bisa kembali bermain di dalam pertandingan-pertandingan,” tegas Fabregas di Reuters.
Sementara itu El Real, yang berambisi untuk mengakhiri dominasi El Barca di La Liga Primera selama tiga musim terakhir, akan mengawali usaha itu dengan melawat ke markas Real Zaragoza di La Romareda.

Malaga, klub kaya penuh ambisi, yang sudah sedemikian aktif di bursa transfer juga dinantikan debutnya setelah merekrut pemain bernama besar seperti Joaquin, Jeremy Toulalan, Ruud van Nistelrooy dan Santi Cazorla. Lawan berat menanti Malaga, yakni Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan.
Julio Baptista, salah satu bintang Malaga, menegaskan kalau klubnya sudah membidik finis di posisi enam besar . “Dengan kerja keras kami bisa sampai ke sana. Jika kami tidak bisa melakukannya maka kami tidak akan mencapai target kami,” seru Baptista. (net/jpnn)

Kemenangan Kesepuluh

Liverpool  vs Bolton

LIVERPOOL-Usai kalah 0-3 atas Galatasaray pada laga persahabatan yang berlangsung 28 Juli lalu, anak asuh Kenny Dalglsih terus meraih hasil positif pada lima pertandingan setelahnya.

Tiga kali meraih kemenangan, masing-masing atas Valencia (2-0), Arsenal (2-0) dan Exeter (3-1) serta dua kali meraih hasil imbang saat berhadapan dengan Valeranga (3-3) dan Sunderland (1-1) pada laga pembuka Premier League lalu.
“Kami harus lanjutkan tren positif ini dengan meraih kemenangan,” bilang Kenny Dalglish, tactician Liverpool.

Terkad King Kenny (julukan Kenny Dalglish) untuk meraih kemenangan saat menjamu Bolton tadi tentunya terkait dengan rekor The Kop (sebutan lain Liverpool) jika berhadapan dengan Bolton.
Dalam sepuluh pertandingan terakhir Liverpool justru meraih sembilan kemenangan beruntun.

Terakhir kali Steven Gerrard kalah atas Bolton adalah saat melakukan pertandingan away pada 30 September 2006. Saat itu The Kop takluk dengan skor 2-0. Artinya, jika pada pertandingan nanti anak asuh King Kenny mengalahkan lawannya, maka itu adalah kemenangan kesepuluh beruntun yang diraih The Kop atas Bolton.

Memang, pada laga nanti King Kenny belum bisa menurunkan kapten tim Steven Gerrard, Glen Johnson dan Raul Meireles yang mengalami cedera saat membantu timnya mengalahkan Exeter, tiga hari lalu.

“Tidak ada perubahan mendasar pada starting eleven besok (hari ini, red). Kami masih menempatkan Jose Enrique dan Martin Kelly untuk membatu lini pertahanan yang dikordinir duet Jamie Carragher dan Daniel Agger,” bilang King Kenny.

Untuk lini tengah, Dalglish menempatkan Lucas Leiva dan Charlie Adam di sentral permainan, guna menopang kinerja Stewart Downing dan Dirk Kuyt di sisi kiri dan kanan permainan.
“Tak ada yang lebih hebat dari duet striker Andy Carroll dan Luis Suarez. Bersama kedua pemain ini kami yakin akan meraih hasil maksimal,” pungkas King Kenny.

Lantas bagaimana persiapan Bolton menatap laga ini?   Gelandang elegan Tuncay Sanli yang masuk sebagai pemain cadangan saat The Trotters (julukan Bolton) menjungkalkan Macclesfield Town di ajang Carling Cup lalu, tampaknya akan menjadi andalan.

Sayangnya, meski Sanli siap dimainkan, namun The Trotters kehilangan beberapa pemain seperti  Gretar Steinsson, Ricardo Gardner, Marcos Alonso, Sam Ricketts, Stuart Holden, Chung-Yong Lee dan Tyrone Mears.

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami harus menghadapi lawan tangguh di saat kami membutuhkan kemenangan,” tandas Owen Coyle, tactician Bolton. (jun)

Jalin Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat

Wali Kota  Safari Jumat di Masjid Ar Rahman

Wali Kota Medan Rahudman Harahap, kembali melaksanakan Safari Jumat di Masjid Ar Rahman Jalan Brigjen Hamid, Gang Perbatasan, Kelurahan Kampung  Baru, Kecamatan Medan Maimon, Jumat (26/8).

Kegiatan Safari Jumat yang sudah menjadi program Pemko Medan ini, bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Safari kali ini, merupakan yang terakhir dilaksanakan di bulan suci Ramadan, karena umat muslim akan merayakan Idul Fitri 1432 H. Dengan itu, seluruh program Pemko Medan dalam menciptakan kebersamaan (sinergitas) antara pemerintah dengan masyarakat di bulan baik ini, hendaknya dapat dibangun dalam jembatan hati.

“Safari Jumat ini telah dilakukan jauh sebelum datangnya bulan suci Ramadan. dan diharapakan mampu mendukung seluruh program pembangunan, selain menjalin silaturahmi,” ujar Rahudman.
Dikatakan Rahudman, program pemerintah yang sedang berjalan tanpa dukungan penuh dari masyarakat pasti tak berhasil. Atas dasar itu, Pemko Medan terus menjalin silaturahmi dan komunikasi sehingga tercipatanya sinergi dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Selain mendengar langsung keluhan masyarakat, Safari Jumat ini juga dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi dari masyarakat. Terbukti, upaya ini ternyata cukup efektif. Dan semua masukan maupun keluhan dapat ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Berhubung lebaran Idul Fitri 1432 H sebentar lagi, Rahudman tak lupa meminta maaf kepada seluruh jamaah yang hadir dan menggelar doa bersama agar diberi kesehatan dan kekuatan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa di tahun yang akan datang.

Usai menyampaikan sambutannya, Rahudman memberikan bantuan tali asih sebesar Rp25 juta kepada Badan Kenaziran Masjid (BKM) Ar Rahman. Diharapkannya, bantuan itu bisa dipergunakan untuk pembangunan masjid.(adl)

Suarez Kejar Fowler

LIVERPOOL –Striker asal Uruguay Luis Suarez berpeluang menyamai prestasi yang telah ditorehkan seniornya Robbie Fowler saat timnya Liverpool menjamu Bolton pada lanjutan English Premier League (EPL) yang berlangsung di Stadion Anfield, malam ini. Luis Suarez diharapkan menjadi pemain Liverpool yang mampu mencetak gol pada tiga pertandingan pertama EPL, yang terakhir kali terjadi pada musim kompetisi 1993/94.

Peluang Luis Suarez untuk menyamai pencapaian prestasi Robbie Fowler terbilang sangat besar jika melihat data dan fakta yang ada. Pasalnya, dari  57 kali menjamu Bolton di Stadion Anfield, tuan rumah menang 32 kali, Bolton menang 10 kali, sedang 15 pertandingan lainnya berakhir imbang.
Secara keseluruhan, The Anfield Gank pun terlihat lebih superior dibanding sang tamu. Lihatlah, dari 114 pertemuan yang telah terjadi,  Liverpool menang 52 kali, Bolton menang 34 kali, sedang 28 pertandingan berakhir imbang.

Pada pertemuan terakhir yang terjadi di Stadion Anfield, tuan rumah The Reds menang 2-1 atas Bolton. Dua gol bagi tuan rumah dicetak Fernando Torres dan Joe Cole, sedang satu-satunya gol Bolton diciptakan kapetn tim Kevin Davis.

“Saya tahu bukan pekerjaan yang gampang untuk menyamai prestasi yang dilakukan Robbie Fowler. Tapi dengan dukungan dari teman-teman, saya yakin mampu melakukannya,” bilang Luis Suarez.
Ya, prestasi yang telah ditorehkan Robbie Fowler bersama The Reds memang sulit dipecahkan pemain manapun. Selain mampu mencetak gol pada tiga laga awal Liverpool, ternyata Fowler pun menjadi salah satu dari  empat pemain The Reds yang mampu melesakkan hat-trick ke gawang Bolton pada laga yang berlangsung di Stadion Anfield.

Empat pemain yang dimaksud adalah Jack Parkinson (1913), Henry Ras (1929), Jimmy Case (1978) dan Robbie Fowler (1995).

Catatan lain yang membuat Fowler sangat fenomenal saat Liverpool menghadapi Bolton adalah kemampuannya mencetak empat gol saat The Reds menang 5-2 pada September 1995 atas tim asal Kota London itu .

“Saya tahu mereka (Bolton, Red) memiliki kiper yang hebat. Tapi saya siap membobol gawang Jussi (Jaaskelainen, Red). Saya tak peduli meskipun besok (hari ini, Red) dia menorehkan rekor penampilan mengawal gawangn Bolton (363 pertandingan di ajang EPL),” tegas Suarez. (jun)

Oegroseno: Polisi Tidak Boleh Arogan

MEDAN- Guyonannya tak lekang. Tetap mem baur dan ramah kepada siapa pun tanpa menghilangkan kewibawaannya. Itu lah sosok Kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Kalemdikpol) Komjen Pol Drs Oegroseno, yang Jumat (26/8) kemarin berkunjung ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali Medan.

Dikerubuti sejumlah wartawan, Komjen Pol Drs Oegroseno tetap hangat menjawab sejumlah pertanyaan. Terutama ketika ditanya mengenai banyaknya oknum polisi yang melakukan tindak pidana.

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) ini dengan ringan menjawab, sejatinya polisi itu adalah pelayan rakyat, bukannya membuat takut rakyat. Oegroseno menganalogikan, bila ada seorang polisi bertindak kasar kepada masyarakat, misalnya melakukan pemukulan atau sebagainya, itu berarti oknum polisi tersebut tidak paham akan jati dirinya.
“Lah wong kita digaji dari uang rakyat, kenapa kita harus memukuli rakyat dan lainnya. Berarti polisi itu tidak paham terhadap status yang disandangnya,” ungkapnya seusai meninjau Barak Peserta Sosialisasi SPN Sampali.

Ditambahkannya lagi, seorang personel polisi tidak semestinya arogann
Sesuai tugas polisi sebagai pengayom dan pelayan masyarakat. “Polisi itu tidak boleh arogan. Polisi itu harus baik, hormat kepada siapa pun,” lanjutnya.

Oegroseno bahkan mengisahkan, dulu polisi harus mengangkat tangannya sebagai tanda hormat, manakala di hadapannya tengah melintas rombongan warga yang membawa jenazah ke pemakaman. “Namun, hal seperti itu telah luntur. Sekarang, itu tidak ada lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut Oegroseno mengatakan, polisi itu harus siap sedia di mana pun ia berada. Kembali Oegroseno mencontohkan, ketika seorang polisi sedang tidak berpakaian dinas dan di tengah masyarakat tiba-tiba terjadi tindak kejahatan dan pelaku kejahatan itu memiliki senjata. Polisi itu harus sigap, dan mesti mampu mengendalikan suasana serta mengalahkan pelaku tindak pidana.
“Polisi itu harus siap. Dulu ada latihan bela diri, sebagai upaya untuk melakukan perlindungan bukan hanya bagi dirinya sendiri terlebih lagi bagi orang yang ada di sekitar kita,” tuturnya.

Terkait kehadiran jenderal bintang tiga tersebut di SPN Sampali, pada intinya adalah untuk memberikan arahan kepada pengurus sekolah calon polisi. Pengurus diharapkan mampu menciptakan polisi yang humanis dan professional, juga agar lembaga pendidikan kepolisian di Sumut itu mempersiapkan diri jika pendidikan jarah jauh diberlakukan.

“Di Lembaga Pendidikan inilah kepribadian anggota Polri ditempah. Mau jadi apa Polri kedepan, semua ditentukan di lembaga pendidikan. Karena itu, kita berharap, lembaga pendidikan Polri harus mampu menciptakan polisi handal, humanis dan professional,” katanya.

Untuk mencapai kearah itu, sambung Oegroseno, lembaga pendidikan Polri di seluruh Indonesia dituntut mengikuti perkembangan teknologi dan informatika. Menurutnya, SPN Sampali yang selama ini khusus untuk pendidikan Bintara Polri, akan lebih dikembangkan dan ke depan diharapkan menjadi lembaga pendidikan calon-calon pemimpin Polri.

“Pemberlakuan pendidikan jarak jauh sedang diusulkan ke Kapolri. Jadi, calon pemimpin Polri yang akan mengikuti pendidikan, seperti PTIK, Suslapa, Sespim, Sespati dan lainnya tidak lagi harus ke Jakarta, tapi cukup mengikuti pendidikan di SPN Sampali,” cetusnya.

Pendidikan jarah jauh itu diyakini sangat menghemat biaya dan tergolong praktis. “Bagi anggota Polri yang bertugas di jajaran Poldasu, tidak lagi harus meninggalkan keluarga dan tugas untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, cukup di SPN Sampali. Sama dengan pendidikan yang selama ini dilakukan di Mabes Polri, cuma bedanya tempat pendidikannya jarak jauh,” terangnya.

Sementara untuk tenaga pengajar dan kurikulum serta fasilitas belajar mengajar lainnya, selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Mabes Polri.

Kapan pendidikan jarah jauh bagi calon pemimpin Polri itu mulai diberlakukan? Mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam Mabes Polri itu mengatakan, sedang diusulkan ke Kapolri. “Mudah-mudahan segera terlaksana. Karena itulah, saya datang melihat kesiapan SPN Sampali menjadi lembaga pendidikan jarak jauh,” jelasnya.

Oegroseno juga mengaku, tengah mengupayakan agar Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri tetap dilaksanakan di SPN masing-masing daerah. Hal itu bertujuan, untuk menghemat biaya pengeluaran calon peserta Setukpa. Sebab, selama ini Setukpa Polri dilaksakan di Sukabumi, Jawa Barat sehingga peserta harus mengeluarkan biaya karena harus mendatangi provinsi tersebut, padahal berasal dari daerah lain. Sementara kalau di daerahnya sendiri, bisa lebih efektif dan menghemat pengeluaran dana.

Lanjutnya, Polri terlebih lagi Lemdikpol saat ini tengah melakukan penyusunan grand design pendidikan Polri.
“Saat ini sedang mencari rumusan perubahan mainset untuk pembangunan Polri. Konsep pendidikan Polri berlandaskan kemanusiaan yang adil dan beradab,” tegasnya.

Oegroseno juga menegaskan, untuk menghemat pengeluaran, SPN Sampali akan tetap dimanfaatkan sebagai tempat pendidikan. Sementara SPN yang di Langkat, akan lebih diprioritaskan sebagai tempat pendidikan yang lebih bersifat outbound seperti, latihan menembak dan sebagainya. “Di sana, masyarakat pun bisa memanfaatkan lokasi itu. Kalau untuk ruang pendidikan, tetap di sini (SPN Sampali, Red),” katanya.

Usai berbincang dengan para wartawan, Komjen Pol Oegroseno yang selalu didampingi Kepala SPN Kombes Pol Marolop Manik, berhimpun di Gedung Tribrata SPN Sampali untuk memberikan pengarahan kepada tenaga pendidik (Gadik) SPN Sampali.(ari)

Buka Bersama Duafa di Perumahan Grand Algeria

CEO PT Araban Makmur Semesta, H Arief Makmur Nasution, SE

Chief Executive Officer (CEO) PT Araban Makmur Semesta, H Arief Makmur Nasution bersama keluarga menggelar buka puasa bersama 90 kaum duafa dan anak yatim piatu, bertempat di Perumahan Grand Algeria Jalan Pasar VIII Gambir Deli Serdang, Jumat (26/8) lalu.

eski dikemas sederhana, acara itu berlangsung khidmat. Hujan yang turun disertai padamnya listrik tak membuat acara buka puasa bersama terganggu. Acara tausiyah sebelum berbuka pun tetap dilakukan meski dalam suasana temaram. Ratusan tamu yang hadir tetap khusuk mendengar tausiyah yang dibawakan Ustadz H Hasanuddin, SH.

Dalam tausiyahnya, Hasanuddin mempertegas soal rasa syukur nikmat. Adalah benar jika kita bersyukur atas nikmat Allah SWT, maka Allah SWT akan melipat gandakan nikmatnya. Dan jika kita kufur, maka azab Allah SWT sangatlah pedih.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini wajib disyukuri. Jika kita bersyukur, maka rezeki akan digandakan Allah,” terang Hasanuddin disertai ajakan agar kita senantiasa menjaga salat sejak masih kecil.

Sementara Arief Makmur Nasution menjelaskan, kegiatan buka bersama ini adalah keharusan baginya untuk saling berbagi. “Silaturahmi antara umat Islam adalah intinya. Inilah yang saya harapkan. Soal berbagi, ini juga kewajiban saya untuk menzakatkan zakat mal saya dan keluarga,” kata Arief.

“Alhamdulillah, kita sejauh ini baru bisa memanggil 50 anak yatim piatu dan 40 ibu-ibu renta yang duafa. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” sambung pria yang juga CEO PT Rivegamora dan Mossec Motor itu.

Didampingi istri tercinta dr. Vera Adelina Sitompul dan anak sulung Abrar Makmur, Arief membagikan bingkisan kepada para yatim piatu dan duafa. Acara itu digelar pamungkas, setelah sebelumnya salat magrib berjamaah dan makan malam bersama. Satu persatu duafa dan anak yatim tertib menerima bingkisan.

“Alhamdulillah masih ada yang mau peduli sama orang kecil kayak kita,” celetuk ibu-ibu penerima zakat sembari tersenyum simpul.

Tampak hadir pula undangan dari mitra kerja seperti perwakilan Bank Sumut, warga sekitar hingga pekerja pembangunan Perumahan Algeria yang juga bisa disebut Alam Gambir Indah.
Soal perumahan tersebut, Arief juga sempat membawa sejumlah undangan untuk berkeliling mengitari perumahan yang akan dibangun 160 unit rumah dengan tipe 37 dan 46 dan 56 itu. Di areal kurang lebih 2,5 hektar tersebut kini sudah berdiri 80 unit rumah siap huni. Sisanya masih dalam tahap pembangunan.

“Soal konsep perumahan ini menggunakan konsep modern minimalis. Suasana nyaman, bebas polusi dan mewah kami tonjolkan sedemikian rupa dengan rencana pembangunan kolam renang hingga rumah ibadah. Pepohonan juga akan ditanamkan sehingga kesan hijau masih akan  sangat terasa. Dan yang paling penting, perumahan ini dibandrol sangat terjangkau jika melihat lokasinya yang sangat strategis,” terang Arief.

Seberapa terjangkau? Untuk lebih jelasnya silahkan menghubungi bagian marketing di nomor 061-7360695, jika Anda memang sedang mencari rumah idaman. Kabarnya sedang ada berbagai diskon menarik plus hadiah menarik jika Anda membeli selama bulan Ramadan. (*)

Mendagri Dinilai tak Bijak

MEDAN-Penegasan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, agar Plt Gubernur Gatot Pujo Nugroho menganulir pemutasian sejumlah pejabat eselon II dan III di Pemprov Sumut, memunculkan reaksi di kalangan pengamat dan anggota dewan.

Pengamat Otda dari USU Ridwan Rangkuti mengatakan, penegasan Mendagri itu dipandang tidak bijak. “Bukan hal mudah untuk menganulir kebijakan itu. Alhasil, masyarakat juga akhirnya akan berpikir pemerintah pusat dan daerah seperti bermain-main dalam mengurus negara ini,” tegas Ridwan, Jumat (26/8).

Ridwan berpendapat, akan lebih bijaksana jika mendagri  tetap dengan kuputusan awal yakni Plt Gubsu diharapkan bisa melakukan peninjauan ulang terhadap kebijakan yang telah diambil. “Plt Gubsu tentunya akan melakukan peninjauan terhadap kebijakannya itu dengan melakukan evaluasi. Namun, untuk mengubah kembali (kebijakan mutasi, Red) itu nantinya akan kembali menimbulkan masalah yang lebih besar di daerah ini,” kata Ridwan lagi.

Ridwan juga berkeras, mendagri mengeluarkan keputusan tidak benar dengan menganulir kebijakan Plt Gubsu tersebut hanya karena alasan tak berkoordinasi.

“Itu bisa dilakukan jika memang ada kesalahan yang tak sesuai syarat jabatan. Seperti ada jabatan yang diisi dengan pejabat yang tak sesuai golongan. Atau latar belakang pendidikan tak sesuai jabatan yang diemban, itu baru bisa dijadikan alasan tepat,” katanya.

Ia menegaskan, Indonesia merupakan negara demokratis terstruktur. “Jadi satu kebijakan itu tak serta merta hanya koordinasi atau konsultasi yang diutamakan, namun yang terpenting adalah syarat-syarat pendukungnya,” ujar Ridwan.


Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Hidayatullah menjelaskan, semua hal yang dilakukan pasti ada konsekuensinya. “Namun, keputusan Mendagri untuk menganulir kebijakan Plt Gubsu itu belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Ia berharap semua keputusan dipertimbangkan matang-matang. “Saya berharap dari keputusan yang dipikirkan dengan matang nantinya akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Sumut, termasuk dari segi politisnya,” ujar Hidayatullah.

Sebelum ‘perintah’ anulir mutasi tersebut dituangkan dalam surat keputusan resmi, Hidayatullah meminta mendagri mengundang Plt gubsu untuk berkonsultasi. “Kan bisa dicari solusi dulu, hal ini bisa dilakukan dengan mengundang Plt Gubsu untuk berkoordinasi,” ujar Hidayatullah.

Hidayatullah mengingatkan, jika nantinya ada masalah dalam pemerintahan di Sumut, yang menjadi sorotan publik adalah Plt gubsu, bukan mendagri. “Jadi biarkan Plt gubsu sebagai orang nomor satu di Sumut melaksanakan kewewenangan mengatur pemerintahan di Sumut,” terangnya.


Lain lagi tanggapan dari Politisi Fraksi Demokrat, Sopar Siburian. Sebagai seorang pengusung hak interpelasi yang telah gagal belum lama ini, ia mengatakan sikap mendagri sudah tepat. “Plt gubsu adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Sementara mendagri adalah pembantu presiden yang notabene juga merupakan pimpinan dari masing-masing daerah dalam struktur jabatan mengenai pengangkatan atau pemutasian pejabat di daerah. Jadi, sudah tentu yang disarankan mendagri melalui surat teguran waktu itu menjadi kewajiban dan harus dipatuhi oleh Plt gubsu,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan sikapnya yang tak bisa apa-apa saat rapat paripurna interpelasi lalu. “Dalam hati saya mengharapkan kebijakan itu memang harus dianulir. Namun, keputusan partai berbeda, karena suara partai lebih dominan, maka saya mau tak mau mengingkari hati saya,” jelas Sopar.
Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar Mulkan Ritonga berpendapat sama. “Mendagri merupakan atasan langsung yang membuat gawean. Jadi kita sudah pasti mendukung keputusan beliau,” ujarnya.

Mulkan juga membahas, kebijakan Plt Gubsu yang mengangkat 110 pejabat dan menonjobkan 26 pejabat eselon III di jajaran Pemprovsu menjadi satu alasan untuk mengajukan hak interpelasi. “Karena kita menilai dari kebijakan tersebut terindikasi adanya pelanggaran hukum. Nah, dengan adanya sikap Mendagri itu, kita secara blak-blakan mengapresiasi hal tersebut. Dan kita berharap Mendagri bisa melanjutkannya,” tegasnya.

Ia secara pribadi memohon maaf kepada masyarakat Sumut karena sebagai seorang penggagas hak interpelasi harus kandas di rapat paripurna belum lama ini. “Sebagai kader partai, saya harus loyal kepada pimpinan partai. Walau dengan berat hati karena memang saya sangat mendukung hak interpelasi tersebut,” kata Mulkan.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga merasa senang, karena sikap Mendagri semakin menunjukkan interpelasi tak diperlukan. “Dari hal ini kita bisa mengindikasikan Mendagri berusaha menangani permasalahan ini, yang ternyata bukan hanya teguran. Ini juga menjadi satu alasan saya kenapa menolak interpelasi,” jelasnya.

Meurut Chaidir, dianulir atau tidak itu tergantung sejauh mana hubungan Plt gubsu dengan mendagri. “Meski diakui terlambat oleh mendagri, Plt gubsu tentunya harus bisa menerangkan dan mengakui adanya kekeliruan dan keterlambatan koordinasi. Karena itu, Plt gubsu bisa meminta kebijakan dan jalan keluar kepada mendagri,” jelasnya Politisi Fraksi Golkar DPRD Sumut ini.

Ia juga berharap Mendagri jangan atau tak perlu terpengaruh secara psikologis di eksternal Kemendagri. “Kalau memang tak ada jalan keluar ya harus dianulir. Tapi jangan ditutup pula kemungkinan adanya kewenangan dari Plt Gubsu sebagai kepala daerah. Kita sebaiknya jangan bersikap emosional. Kita juga berharap adanya solusi yang baik dari Mendagri agar masalah ini tak meluas,” kata Chaidir.


Seperti diberitakan kemarin, Jumat (26/8), Mendagri Gamawan Fauzi menganggap kedatangan Plt Gubenur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang menemuinya di gedung Kemendagri beberapa hari lalu, sudah terlambat. Pasalnya, konsultasi masalah mutasi baru dilakukan setelah mutasi-mutasi dilakukan dan setelah mendapat surat teguran.

Gamawan menyatakan, mutasi yang sudah telanjur dilakukan Gatot tanpa konsultasi dengan dirinya, harus dibatalkan. “Karena itu sudah disampaikan tidak sesuai dengan PP, maka saya minta untuk dievaluasi kembali,” ujar Gamawan Fauzi melalui layanan pesan singkat (SMS) kepada Sumut Pos, Kamis (25/8).

Mantan gubernur Sumbar itu kukuh pada pendiriannya bahwa aturan main harus dipegang teguh. Tak ada kompromi bagi Gatot yang sudah menabrak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan pengangkatan, dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah.(saz)