24 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 14915

Wanita Harus Rajin Bersihkan Alat Kelamin

KSM Pos Mandiri Hadir di Medan

MEDAN- Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pos Mandiri hadir untuk warga Kota Medan. Kehadiran kelompok yang digawangi wanita-wanita tangguh ini, guna membawa masyarakat Kota Medan lebih mandiri pada masa akan datang.

Demikian disampaikan Ketua Panitia pelaksanaan peluncuran KSM Pos Mandiri Medan, Farida Laila kepada wartawan koran ini di sela-sela peluncuran sekaligus seminar tentang kanker serviks yang bekerjasama dengan Pos Kepedulian Umat (PKPU) di Hotel Madani Medan, Minggu (10/7).

Laila menyebutkan, acara ini digelar untuk melaksanakan sosialisasi tentang kesehatan, terkhusus bagi kaum hawa dan peluncuran KSM Pos Mandiri. “Kami hadirkan peserta khusus wanita dari Kota Medan. Kenapa wanita, karena acara seminar ini untuk kesehatan wanita,” sebutnya.

Dalam acara seminar, KSM Pos Mandiri Medan ini menghadirkan pembicara tunggal, dr Lisdine Sp PA dan moderator Umi Kalsum S Psi. Pada seminar itu, puluhan peserta yang hadir tampak antusias menanyakan tentang kanker serviks.

Saat memaparkan kanker serviks, dr Lisdine memaparkan, untuk menjaga kesehatan setiap wanita yang sudah pernah berhubungan seks, harus rajin-rajin membersihkan kelaminnya. Hal itu untuk menghindari berkembangbiaknya bakteri yang disebabkan benda lain, atau diakibatkan lembabnya pakaian dalam.
“Seminimalnya seminggu dua kali harus disemprotkannya anti bakteri, itu sekaligus menjaga agar tetap steril,” ucapnya.

Selanjutnya, dia memaparkan ancaman sekarang ini adalah kanker serviks, jenis penyakit ini perlu diantisipasi karena menyerang ke sisi rahim. Tapi penyakit tersebut bisa dicegah apabila setiap wanita mengerti dan paham menjaga kesehatannya, terkhusus menjaga kebersihan di alat kelaminnya. Selanjutnya, ada kista dan miom. Keduanya memang cendrung tak mengkhawatirkan karena mudah diangkat, dan sifatnya kanker jinak.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan agar wanita lebih mengurangi makan kol. Karena kol itu bisa menghambat yodium. Padahal, tubuh sangat membutuhkan yodium. “Jadi jangan makan kol sama makan ikan laut yang mengandung yodium,” ingatkannya. (*/ril)

Kaji Seminar dan Promosi Buah Lokal Sumut

Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Sumut Gelar Diskusi

Himpunan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar diskusi sekaligus silaturahmi dan pengajian di kediaman Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga Ketua Himpunan Alumni IPB Sumut Dr Ir Chaidir Ritonga MM, komplek Rajawali Indah Medan, Sabtu (9/7).

Kegiatan diskusi ini diisi dengan pembacaan Al-Quran dan tausyiah yang disampaikan penceramah. Dalam diskusi yang rutin diadakan para alumni IPB di Sumut ini dikaji sejumlah permasalahan dan agenda yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2011.

Diskusi dalam suasana kekeluargaan ini dihadiri Chaidir Ritonga bersama alumni IPB di Sumut yang sebagian bekerja di sejumlah perkebunan milik pemerintah dan swasta, pengusaha, pengelola rumah makan dan profesi lainnya. Diskusi berlangsung sekira dua jam ini juga dihadiri beberapa undangan.
Diskusi antara lain mengkaji etos kerja masyarakat Sumut terutama pengaruh lingkungan suku, budaya dan adat. Mereka membandingkan etos kerja masyarakat dari berbagai etnis di Sumut dimana semua keunggulan yang dimiliki tiap etnis dapat dikembangkan di masa mendatang.

Berkaitan dengan rencana kerja Himpunan Alumni IPB Sumut dibawah kepemimpinan Chaidir Ritonga juga akan menggelar beberapa acara. Diantaranya pada Ramadan atau Agustus 2011 dilaksanakan seminar tentang pertanian dan perkebunan termasuk soal bagi hasil dan produktivitas perkebunan serta pertanian.

Tak cuma itu, pasca lebaran Himpunan Alumni IPB Sumut juga akan melaksanakan acara promosi buah lokal sembari menggelar sepeda dan jalan santai di area car free days Kota Medan. ‘’Acara akan digelar Hari Minggu untuk silaturahmi sekaligus mempromosikan buah lokal Sumut,’’ terang Sirajuddin, peserta diskusi yang juga staf ahli Wakil Ketua DPRD Sumut yang hadiri dalam diskusi tersebut. (*/sih)

200 Peserta Ikut Lomba Mancing Piala Kapoldasu

LABUHAN- Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bhayangkara, Kepolisan Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menggelar lomba mancing akbar memperebutkan Piala Kapoldasu di Labuhan Bahari Resort, Kampung Nelayan Indah, Medan Labuhan, Minggu (10/7). Kegiatan tersebut diikuti 200 orang peserta dari berbagai kalangan.

Wakil Ketua Panitia, M Yusri mengatakan, kegiatan ini untuk memasyarakatkan olahraga memancing. Karena, olahraga memancing ini juga ada efek sosialnya dan bisa menghilangkan stres serta melatih kesabaran.

Lebih lanjut dia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus berkesinambungan dilakukan, karena mereka akan bermitra dengan institusi-institusi lain dan menggelar kegiatan seperti ini dalam menyambut HUT institusi tersebut dan juga hari-hari besar lainnya. “Sudah ada tawaran dari anggota DPD RI Rahmat Shah dan juga Lantamal,” tambahnya.

Dalam kegiatan lomba mancing yang dibuka untuk umum ini menargetkan peserta sebanyak 300 orang. Namun yang terdaftar sebagai peserta hanya 200 orang. “Kalangan bawah pun bisa mengikuti kegiatan ini dengan hadiah utama satu unit mobil Xenia, uang tunai dan juga hadiah tambahan lainnya seperti joran, topi mancing,” jelasnya.

Dia berharap, ke depannya masyarakat di Kota Medan bergairah untuk mengikuti lomba-lomba mancing di setiap kegiatan yang diselengarakan dan berharap tempat mancing ini bias dijadikan wisata bahari untuk masyarakat Kota Medan dan juga Deli Serdang,” tandasnya.

Sementara, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW-PP) Sumut Anuar Shah yang juga ikut sebagai peserta dikegiatan lomba mancing ini mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Dia menyambut positif kegiatan seperti ini dan berharap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan. “Kita di sini harus bisa menjaga sportivitas, jangan menghalalkan segala cara untuk memenangkan lomba ,” ujarnya. (mag-11)

Taekwondo Kota Medan Gelar Donor Darah

MEDAN- Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Medan akan menggelar bakti sosial berupa donor dan transfusi darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Medan.

Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Medan Bobby Octavianus menjelaskan, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 17 Juli 2011 mendatang di Gedung SLBE Negeri Pembinaan Medan, Jalan Karya Ujung Helvetia Medan. “Pada kegiatan ini sedikitnya ada 100 insan Taekwondo yang akan melakukan donor dan transfusi darah,” jelasnya, Minggu (10/7).

Selain merupakan kegiatan bakti sosial, kegiatan ini menurut Octavianus merupakan kegiatan silaturahmi antar insan Tekwondo Kota Medan. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin menjalin keakraban sekaligus memupuk rasa sosial diantara masing-masing insan Taekwondo Kota Medan. Karena, insan Taekwondo juga merupakan bagian dari masyarakat,” katanya.

Ia juga mengutrakan, sebagai bagian dari masyarakat, sudah merupakan kewajiban untuk saling membantu sesama. “Di sinilah inti bakti sosial itu, kita harus menyatu dengan masyarakat. Karena kita juga masyarakat, dan wajib saling membantu,” ujar Octavianus. (saz)

Lulusan Terserap Pasar Kerja

MEDAN- Berbagai kemajuan yang dicapai SMK-BM Raksana menjadi latar belakang tingginya animo masyarakat untuk mengenyam pendidikan di sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Raksana itu.

Terbukti hampir setiap tahun grafik peningkatan jumlah peserta didik di sekolah tersebut terus meningkat. Kepala SMK-BM Raksana Medan, Drs Safaruddin mengatakan, untuk tahun ajaran baru 2011, SMK-BM Raksana menyiapkan enam lokal yang bisa diisi  240 siswa baru.
“Tahun ajaran 2010 lalu kita menerima siswa baru sebanyak empat lokal dan ini meningkat dari tahun 2009 sebelumnya yang hanya tiga lokal,” ujar Safaruddin.

Masih menurut Safaruddin, hal itu dilakukan sesuai dengan moto SMK-BM Raksana, yakni pelayanan adalah utama kami. SMK yang mulai aktif sejak tahun 1990 itu, mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat atas sejumlah prestasi yang diperolehnya.

Setidaknya hampir 40 persen lulusan SMK-BM Raksana pada tahun ajaran 2010 lalu mampu terserap di dunia kerja baik di lembaga pemerintahan maupun swasta yang ada di dalam maupun luar daerah.
Sedangkan sisanya lebih memilih untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi bahkan berwirausaha sesuai dengan bidang keilmuan yang telah diperolehnya.

“Tahun 2011 ini kita menargetkan 80 persen lulusan kita akan terserap di dunia kerja. Salah satu upaya yang kita lakukan yakni meningkatkan bentuk kerja sama dengan berbagai lembaga,” katanya.(uma)

Buka Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak

SMK BM Raksana Medan

MEDAN- Menyambut Tahun Ajaran Baru, Sekolah Menengah Kejuruan Bisnis Manajemen (SMK-BM) Raksana Medan terus berupaya menciptakan tamatan yang cerdas, kompetitif, inovatif, kreatif dan siap kerja.

Berbagai terobosan baru terus dilakukan SMK-BM Raksana dalam meningkatkan kwalitas siswa didiknya agar siap dalam menghadapi persaingan kerja yang terus berkembang.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan sekolah yang berlokasi di Jalan gajah Mada Nomor 20 Medan ini adalah dengan membuka sebuah program jurusan yang baru yakni Rekayasa Perangkat Lunak.
Hal ini disampaikan Kepala SMK-BM Raksana Medan, Drs Safaruddin saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (10/7).

Menurut Safaruddin, SMK-BM Raksana sebelumnya hanya memiliki program jurusan akuntansi, dan administrasi perkantoran saja.

Seiring berkembangnya kebutuhan lembaga maupun dan institusi dalam pemenuhan Sumber Daya Manusia, lanjut Safaruddin,  menjadi salah satu alasan ditambahnya program jurusan Rekayasa Perangkat Lunak sebagai program jurusan yang baru di SMK-BM Raksana Medan.

“Kita lihat saat ini animo masyarakat terhadap ilmu komputer beberapa tahun belakangan cukup tinggi. Selain itu penyerapan sebuah lembaga ataupun instansi terhadap SDM yang memiliki skill khususnya di bidang komputer sangat mendominasi, memberikan peluang bagi kita untuk membuka program jurusan rekayasa perangkat lunak dalam memenuhi kebutuhan di atas,” sebutnya.
Menselaraskan tujuannya, SMK-BM Raksana dilengkapi dengan sarana dan fasilitas pendukung yang sangat memadai.

Diantaranya yakni  gedung permanen milik sendiri, ruang laboratorium komputer, ruang mengetik manual, ruang percakapan, perpustakaan, ruang belajar yang nyaman, lapangan olahraga yang cukup luas serta rumah unit produksi yang dikelola langsung oleh siswa.

Untuk memenuhi tujuan dalam menciptakan tamatan yang cerdas, kompetitif, inovatif, kreatif dan siap kerja, SMK-BM Raksana juga menyiapkan guru pendidik yang berkwalitas sesuai bidang keilmuan yang dimilikinya.

“Kita menyediakan guru yang profesional di bidangnya, dan seluruhnya memiliki spesifikasi minimal keilmuan berjenjang S-1,” terang Safaruddin.

Selain kelengkapan fasilitas dan sarana pendukung, SMK-BM Raksana juga memberikan berbagai penghargaan terhadap siswa berprestasi di bidang akademik, yakni dengan mengratiskan uang sekolah selama enam bulan bagi siswa yang mampu menjadi juara pertama, serta gratis uang sekolah selama empat bulan untuk juara kedua dan gratis uang sekolah selama dua bulan bagi yang mampu meraih jura ketiga.

“Beasiswa ini kita berikan sebagai bentuk rangsangan terhadap siswa didik agar termotivasi terus belajar dan bersaing untuk menjadi juara,” ungkapnya.(uma)

Rute Lebih Menantang

Medan Rally North Sumatera Championship

MEDAN-Tidak hanya memastikan pelaksanaan Medan Rally North Sumatera Championship 2011, 15-17 Juli ini berjalan lancar, peserta pun akan disuguhkan tantangan yang lebih. Hal itu lah yang terlihat dari pantauan Sumut Pos di Sirkuit Cemara Abadi, Sabtu (9/7).

Tampak Heard Quarter sudah berdiri tegak memberi nuansa yang berbeda dari pelaksanaan kejuaraan selama ini. Sejumlah peralatan berat mondar-mandir di beberapa bahagian sirkuit untuk membuat beberapa perubahan.

Di Sirkuit Cemara Abadi sendiri akan digelar empat special stages (SS) dimana satu SS yaitu SS 1, Jumat (15/7) dilaksanakan malam hari. Tiga SS lainnya akan digelar Minggu (17/7) dengan sistem berlawanan arah. “Benar. Ada beberapa perubahan yang dilakukan. Yang pasti lebih menantang bagi peserta,” ucap salah seorang panitia Medan Rally North Sumatera Championship 2011, Afri Tanjung.

Perubahan yang tampak terjadi di jalur lurus yang lebih pendek dari sebelumnya. Hal itu diikuti perubahan di bagian utara dan selatan sirkuit dengan penambahan kelokan yang lebih menantang keahlian seluruh pembalap. Lintasan pun mengalami penambahan yang semula 5,5 Kilometer menjadi sekitar 7,4 Kilometer.

Begitupun, penambahan rintangan di dua bagian sirkuit tidak menghalangi pembalap memacu mobilnya. Dengan perhitungan yang matang, pembalap justru dapat memanfaatkan rintangan untuk mencuri waktu.

Semua itu seolah ingin menegaskan kelebihan skil pembalap Sumatera Utara dibanding pembalap lain. “Sampai saat ini persiapan  sudah 95 persen. Rabu (13/7) nanti peserta sudah bisa menggelar survey dan Kamis (14/7) latihan resmi,” tambahnya.

Awalnya, Medan Rally North Sumatera Championship 2011 ini akan menggunakan sirkuit Cemara Sawit. Penggarapan bahkan sudah sempat dilakukan. Namun perubahan cuaca belakangan ini tidak memungkinkan penggunaan sirkuit tersebut. Sirkuit Cemara Sawit sendiri pertama digunakan pada Kejuaraan Sprint Rally 2006 silam.

Ketua Pelaksana Medan Rally North Sumatera Championship 2011 yang juga Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI Sumut) H Musa Rajecksah mengatakan pelaksanaan kegiatan untuk meramaikan peringatan HUT ke-421 Kota Medan. “Kita harapkan melalui peringatan HUT ke-421 Kota Medan ini menjadi moment kebangkitan dunia otomotif Sumatera Utara khususnya Kota Medan,” ucap Ijeck.

Medan Rally North Sumatera Championship 2011 yang memperebutkan Tropi Walikota Medan juga akan diramaikan dengan Slalom Test Eksebition. Seluruh peserta akan diuji keahliannya mengendarai mobil di jalan raya. Untuk kegiatan tersebut panitia juga menyiapkan hadiah yang menarik. (jul)

Jawa Pos Datangkan Timnas Putri

JAKARTA- Timnas basket putri proyeksi SEA Games 2011 kembali memetik kemenangan di turnamen segitiga. Wulan Ayu Ningrum dkk sukses menekuk tim putri Jabar dengan skor telak 87-19 di laga yang digeber di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), kemarin (9/7).

Namun, bukan kemenangan itu yang diburu jajaran pelatih dan manajemen. Mereka terus melakukan koreksi terhadap permainan Wulan dkk. Salah satunya ialah banyaknya turnover yang dibukukan para pemain. Total, timnas mencetak 22 turnover dalam pertandingan tersebut.

“Saya selalu katakan bahwa turnover maksimal adalah 20. Antara 15-20 adalah hal yang wajar. Tapi jumlah 22 turnover adalah terlalu banyak,” keluh Bill McCammon, pelatih timnas basket putri, yang ditemui setelah pertandingan kemarin.
Selain sebagai bahan koreksi, ajang tersebut juga menjadi pemantauan bagi timnas terhadap beberapa pemain lawan.

Jajaran pelatih menyatakan sudah mengantongi beberapa pemain yang dianggap memiliki kemampuan menonjol. Bisa jadi para pemain tersebut nantinya akan diberi kesempatan untuk menghuni pelatnas.
“Di Jateng, ada beberapa pemain yang membuat saya terkesan. Kualitas pemain Jateng memang lebih baik dibanding Jabar,” tegas pelatih asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Turnamen segitiga tersebut menjadi awal dari rangkaian uji coba panjang yang digagas timnas. Setelah ini, mereka akan tryout ke Surabaya pada 12-14 Juli. Selanjutnya, timnas putri  akan beruji coba kontra klub Tomang Sakti Jakarta pada 17 Juli mendatang. Rangkain uji coba tersebut ditutup dengan tryout ke Bandung pada 21-22 Juli nanti.

“Uji coba anak-anak memang harus dimaksimalkan. Apalagi masih ada beberapa kelemahan yang ditinjukkan anak-anak. Itu harus diperbaiki,” tegas Hasan Gozali, manajer timnas.

Datangnya timnas ke Jawa Timur ini diprakarsai oleh Jawa Pos, yang tahun ini menjadi salah satu sponsor timnas putri.”Tahun ini Jawa Pos memang lebih concern kepada hal-hal yang mendukung perempuan. Karena itu, kami menerbitkan halaman khusus Jawa Pos For Her. Mendukung timnas putri merupakan wujud lain dukungan kepada perempuan. Karena selama ini tidak banyak pihak yang mau mendukung basket putri Indonesia,”  kata Azrul Ananda, Direktur Utama Jawa Pos. (ru/diq/jpnn)

Giliran Webber

SILVERSTONE –Usai Sebastian Vettel menguasa latihan bebas terakhir (ketiga), kini giliran rekan setimnya di Red Bulls, Mark Webber menjadi pembalap tercepat di sesi kualifikasi GP Inggris untuk penentu posisi terdepan (pole). Dengan demikian Webber berhak meraih pole di Sirkuit Silverstone, Minggu (10/7) sore.  Sementara rekan setimnya, Sebastian Vettel berada di posisi kedua.

Star nomor satu yang diraihnya itu setelah dalam sesi kualifikasi, Sabtu (9/7) malam WIB, Webber mengemas waktu terbaik dengan satu menit 30,399 detik. Vettel menguntit dengan waktu satu menit 30,431 detik. Posisi tiga start dalam balapan nanti akan ditempati oleh Fernando Alonso dari Ferrari yang mencatat waktu satu menit 30,516 detik.

Pembalap Ferrari lainnya, Felipe Massa, menempati posisi empat setelah mengemas waktu lebih baik dari Jenson Button (McLaren) yang harus start di posisi lima.

Hasil itu membuat Red Bull belum satu kali pun kehilangan posisi pole musim ini, dengan Webber meraih dua pole position dan sisanya diraup Vettel.  Terlepas dari penentuan posisi terdepan, ternyata Vettel membuat jengkel Button. Pembalap McLaren ini menganggap Vettel ‘berpura-pura’ tak mengetahui perolehan poinnya yang kini berada di peringkat teratas. Button mengimbau sebaiknya Vettel tak usah bersikap konyol seperti itu.  “Dia sungguh tak perlu bersikap seperti itu. Sudah jelas dia unggul jauh di depan,” ujar Button sebagaimana disitat Sportsvibe.co.uk. (net/jpnn)

Menikah, Keluarga Besar tak Tahu Keluarga besar Irfan Bachdim

Irfan Bachdim –Jennifer Kurniawan

yang berada di Indonesia mengaku tidak tahu kabar pernikahannya dengan Jennifer Kurniawan. Padahal pernikahan mereka sudah digelar Jumat (8/7) di Jerman.

Kakak kandung Noval, ayah Irfan, Helmi Ali Bachdim, mengaku tidak mengetahui tentang pernikahan tersebut.

“Nggak saya tidak tahu kabar itu “ ujar Helmi di Kawasan Depok Jawa Barat, Jumat (8/7) salah satu kerabatnya juga turut mengimbuhkan, “Telepon saja juga nggak ada bagi kami,”
Namun ketika ditanyakan lebih jauh, mengenai pernikahan sang keponakannya itu. Helmi menegaskan, Ia tidak pernah dikabari oleh keluarga sang adik di belanda. “Nggak saya tidak pernah dikabarinya,” papar Helmi.

Lalu kenapa harus menikah di luar negeri?  Ternyata jawaban keduanya ingin lebih sakral dan tenang. Pasangan selebriti ini memang tak ingin acara yang gembar-gembor untuk menandai ikatan resmi yang akan dijalani keduanya seumur hidup.
Seperti diketahui, pamor Irfan di Indonesia memang sedang naik seiring meningkatnya karir di bidang sepak bola nasional.

Kehidupannya pun tak hanya sebagai atlet biasa melainkan menjadi seorang public figure dan tergolong selebriti papan atas. Otomatis, segala kehidupan pribadinya pun mulai jadi konsumsi media. Begitu juga dengan sang kekasih, Jennifer yang meniti karir di tanah air.
Oleh karena itulah, keduanya memilih Jerman untuk mengikat janji sebagai suami istri. Hanya di depan keluarga dekat dari Belanda dan Jerman.

Dari kabar yang ditulis Radio Nederland Wereldomroep (RNW), publik Belanda memang kurang tertarik dengan gosip pribadi. Mereka lebih suka fokus menonton turnamen balap sepeda Perancis, Le Tour de France, dan insiden robohnya sebagian stadion FC Twente.

Ibunda Irfan sendiri, Hester Bachdim, mengaku sangat bahagia menyambut pernikahan putranya. Dan meski sempat ada kontra dengan keluarga Bachdim di Indonesia, pihak keluarga di Belanda menepis keberatan itu. Bagi mereka, siapapun yang dipilih Irfan sebagai istrinya adalah haknya sendiri. (bbs/jpnn)