24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 14925

Daya Tampung Siswa Baru 200 Orang

SMP Darussalam Medan bisa dikatakan sekolah yang memiliki fasilitas relatif lengkap. Hal ini dibuktikan dengan gedung belajar yang nyaman, proses belajar mengajar yang menggunakan white board, TV-DVD, laptop in fokus, tape, OHP, laboratorium sains dan fasilitas pendukung lainnya.  Dengan kelengkapan fasilitas ini minat siswa baru untuk masuk SMP Darussalam sangat tinggi.

Kepala SMP Darussalam, Ariadi AEF SPd mengatakan, tahun ajaran baru ini pihaknya mempersiapkan lima kelas kepada siswa baru. Hal ini kira-kira berjumlah  200 orang.

Untuk bisa terdaftar di sekolah tersebut, lanjut Ariadi SMP Darussalam tidak melakukan seleksi bagi para siswa didiknya melainkanmengacu kepada kuota pendaftar. “Seleksi sengaja tidak kita lakukan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa bersekolah di  SMP Darussalam. Tapi kalau kuota sudah terpenuhi apa boleh buat, kita akan membatasinya,” katanya.
Menyikapi tingginya minat para calon peserta didik hampir setiap tahunnya bilang Ariadi, SMP Darussalam berencana menambah ruang kelas baik reguler maupun full day.(uma)

Medan Rally North Sumatera Championship 2011

Saatnya Survei Lintasan

Seluruh pereli dapat menggelar survei pada 13-14 Juli ini. Demikian disampaikan Ketua Panitia I ‘Medan Rally North Sumatera Championship 2011’ Kisharyanto Pasaribu usai rapat panitia di Sekretariat Pengprov IMI Sumut Jalan Taruma No.52 Medan, Kamis (7/7).

“Kita (Pengprov IMI Sumut, Red) sebagai panitia sudah merampungkan persiapan. Baik untuk lapangan juga perlengkapan seperti padock bagi peserta maupun pelaksanaan nantinya. Rabu dan Kamis nanti peserta sudah dapat menggelar survei,” ucap Yanto kepada Sumut Pos.

Masih kata Yanto, balapan dengan delapan special stages (SS) tersebut akan dilaksanakan di dua lokasi yaitu Sirkuit Cemara Abadi dan Perkebunan London Sumatera (Lonsum) Rambung Sialang Serdang Bedagai. Start sendiri akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (15/7) yang dilanjutkan dengan balap malam hari di SS 1. Lomba berlanjut Sabtu (16/7) di Rambung Sialang untuk empat SS. Minggu (17/7) lomba kembali digelar di Sirkuit Cemara Abadi dengan tiga SS.

Balap malam hari sendiri sengaja digelar untuk menambah wawasan peserta khususnya pembalap pemula. Tentu saja diikuti dengan regulasi yang adil di mana seluruh peserta tidak diperbolehkan menggunakan lampu tambahan. Begitu juga dengan perubahan di beberapa bagian sirkuit Cemara Abadi yang menuntut konsentrasi lebih dari para pembalap.

Event yang akan melahap total lintasan 115 Kilometer ini pun sudah memenuhi standar pelaksanaan nasional. Hal itu memastikan peserta yang terlibat akan lebih banyak dibanding serie I yang dilaksanakan di Langkat beberapa waktu lalu dengan 21 peserta. Di antaranya Benny Lautan, Akbar Buchori, Amsar Ramzie, Dian Sukmawan, dan Adolf Bastian yang dipastikan turut meramaikan persaingan.

Belum lagi beberapa pembalap asal Pulau Jawa dan Kalimantan yang sudah mengkomfirmasi panitia mengenai keberadaan event tersebut. “Beberapa pembalap dari Pulau Jawa menghubungi panitia untuk memastikan pelaksanaan event. Pasti akan terjadi peningkatan peserta,” yakin Yanto. (jul)

Duel Racer Papan Atas

Raider Corsa Road Race 2011

MEDAN-Sejumlah pembalap papan atas Sumut akan unjuk kebolehan untuk merebut Piala Dan Yonif 100/Raider Letkol Inf Herirustandi di Raider Corsa Road Race 2011 yang dilangsungkan Minggu (10/7) di Sirkuit Asmil Satria Raider Kabupaten Langkat nanti.

Ketua Panitia Pelaksana Kapt Inf Sunardi bersama Koordinator Pelaksana Lettu Inf Bayu Nugroho kepada wartawan menjelaskan, dilaksanakannya kejuaraan road race ini merupakan untuk menyambut dan menyemarakkan HUT ke-46 Yonif 100/Raider dengan menyiapkan hadiah total sebesar Rp50 juta.

Sunardi menambahkan, diperkirakan di kejuaraan ini akan dikuti sebanyak 150 pembalap yang terdiri dari Kota Medan, Binjai dan Langkat, bahkan ada juga pembalap yang datang dari Kisaran dan daerah di Sumatera Utara.

“Pembalap andal yang memiliki nama telah menyatakan siap untuk ikut ambil bagian di kejuaraan ini. Hal ini kami lakukan merupakan sebagai dukungan penuh terhadap pecinta olahraga otomotif khususnya road race, dan mendukung program Pengprov IMI Sumut yang begitu getol melaksanakan pembinaan,” sebut Sunardi.

Masih Sunardi, dengan dilaksanakannya kejuaraan ini semat-mata juga untuk memenuhi rasa kerinduan pembalap yang sudah hampir tujuh bulan ini tidak ada gelaran road race.

“Dan bagi penonton yang ingin menyaksikan jalannya lomba tentunya harus membeli tiket masuk untuk menyaksikan jalannya perlombaan,” ungkapnya.
Sunardi kembali menyebutkan, tim ternama yang turut meramaikan even ini dan menyatakan siap untuk tampil seperti, tim Intrac Honda, Suzuki Sunindo Varia Motor Gemilang Medan dan tim Suzuki Rival Kisaran.

Lebih lanjut Sunardi menuturkan, bagi pembalap yang akan meramaikan dan mengikuti even ini tentunya haruslah mengikuti peraturan yang diterapkan panitia sesuai dengan peraturan yang ada, seperti halnya khusus untuk MP-1 sampai MP-4 diwajibkan memakai ban yang ditetapkan panitia yakni, ban resmi merek Corsa R46. Pendaftaran peserta bisa langsung ke sekretariat panitia di Jalan Ring Road Setia Budi Nomor 110 C Medan (CP: 061-77317004 dan 081263447471). (jul)

TI Medan Optimis Juara Umum

MEDAN- Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Medan optimis bisa meraih juara umum dalam laga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Se Sumater Utara yang berlangsung di Gedung Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan mulai 9-10 Juli 2011 nanti.

Keyakinan Pengcab TI Medan untuk meraih juara umum di Kejurprov, ditunjukkan dengan menyertakan 14 Taekwondoinnya yang terdiri dari delapan taekwondoin putra dan enam taekwondoin putri.

Ketua Pengcab TI Kota Medan, Bobby Octavianus Zulkarnaen SE mengatakan bahwa taekwodoin yang dikirim di Kejurprov nanti merupakan atlet taekwondo yang mempunyai skill dan berprestasi saat berlaga pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) 2010 kemarin. “Kita percayakan pada atlet untuk meraih hasil maksimal dan meraih tropi juara,” kata Bobby didampingi Manajer Tim  Sofyan Pranata Pencawan SH pada Sumut Pos, Kamis (7/7) saat memantau latihan Taekwondoin Medan untuk persiapan di Kejurprov di SLB E Pemerintah Medan Jalan Karya Ujung Medan.

Saat ini Bobby mempercayakan Sabeum Heriyanto dan Sabeum Muhammad Said untuk mengembleng para taekwondoin yang akan tampil di Kejurprov.
Terkait  lawan yang paling berat dihadapi di Kejurprov, Bobby memperkirakan dari Tanah Karo, karena pada 2010 kemarin mereka meraih juara umum. (omi)

Fowler Gabung Klub Thailand

BANGKOK – Robbie Fowler tampaknya akan menutup lembaran karirnya sebagai pemain profesional di Thailand.  Fowler yang baru beberapa pekan lalu meninggalkan klub Liga Australia (A-League) Perth Glory, kemarin resmi bergabung dengan Muang Thong United (MTU)

Tidak ada penjelasan berapa dana yang dikeluarkan MTU untuk memboyong mantan bomber Liverpool tersebut. Yang pasti, pemain yang mencetak 183 gol selama delapan tahun berkostum Liverpool itu dijadwalkan tiba di Bangkok hari ini (8/7) untuk menjalani tes medis.

“Dia sepakat untuk bermain bersama MTU sebagai striker. Kontrak juga sudah ditandatangani,” kata Manajer MTU Ronnarit Suewaja kepada AFP. “Saya yakin, sepak bola Thailand akan semakin berkembang dengan hadirnya pemain terkenal seperti dia,” lanjutnya.

Memang, sebelum Fowler bergabung, sejumlah bintang-bintang asing telah mendarat di Thailand.  Diantaranya Christian Kouakou (Pantai Gading) yang pernah bermain untuk Anderlecht, kemudian Ney Fabiano (Brazil) yang merupakan mantan pemain Palmeiras dan Sao Paulo, serta Kazuto Kushida (Jepang).

Fowler sendiri, memilih bermain di Thailand karena pertimbangan keluarga.  Setelah di Thailand, pemain 36 tahun yang sudah 26 kali membela timnas Inggris rencana jadi pelatih. (bas/jpnn)
kembali ke negaranya untuk mengambil kursus kepelatihan. (bas/jpnn)

Fabregas Ucapkan Perpisahan

LONDON – Negosiasi transfer Cesc Fabregas yang melibatkan Arsenal dan Barcelona memang masih tarik ulur. Namun, gelandang timnas Spanyol itu telah mengisyaratkan akan pergi dari Emirates Stadium, markas Arsenal, di bursa transfer musim panas ini.

Tawaran 31,6 juta pounds atau setara Rp 431 miliar dari Barca telah ditepis Arsenal. Mereka hanya bersedia melepas sang kapten senilai 40 juta pounds atau setara Rp 545,5 miliar. Sampai saat ini negosiasi masih terus berjalan.

Sinyal Fabregas ingin hengkang tampak dari keinginan Fabregas agar negosiasi segera dituntaskan, karena dia enggan ikut ambil bagian dalam tur pramusim Arsenal ke Malaysia dan Tiongkok. “Memang benar sang pemain menampakkan gesture ingin ke Barcelona,” ujar Javier Bordas, direktur Barca, seperti dikutip The Sun.

Bukan hanya itu, The Sun juga membeberkan bahwa jelang dimulainya latihan pramusim, Fabregas sempat menyatakan kepada seorang temannya di Arsenal, bahwa dia tidak akan lagi membela The Gunners, julukan Arsenal, musim depan.

Fabregas yang dalam dua musim terakhir selalu dikaitkan dengan Barca, kabarnya sudah menyatakan bahwa dirinya ingin kembali ke klub tempatnya digembleng di masa kecilnya. Gelandang berusia 24 tahun itu adalah jebolan La Masia, seangkatan dengan Lionel Messi.

Hanya, ketika berusia 16 tahun, Arsenal menggaetnya dari La Masia dan memberikan tawaran mendapatkan kesempatan bermain di skuad utama. Arsene Wenger, manajer Arsenal, memenuhi janjinya memberikan kans kepada Fabregas dan membuatnya menjadi pemain seperti sekarang.
Boleh saja Fabregas sudah ngebet pindah, tapi negosiasi tampaknya belum akan segera beres. Arsenal tidak mau menurunkan harga, tapi Barca juga ogah menebus dengan 40 juta pounds. Nilai itu dianggap terlampau mahal.

“Negosiasi terus berkalan. Hanya, sekarang belum ada kepastian. Kami berharap segera tercapai. Namun, kami tidak akan mengklaim selama belum ada kesepakatan. Kami ingin menghargai klub yang memiliki pemain,” kata Andoni Zubizaretta, direktur olahraga Barca.

Presiden Barca Sandro Rosell yang dalam kampanyenya tahun lalu menjanjikan akan mendatangkan Fabregas, menyatakan sang pemain sudah sangat ingin pulang kampung. Hanya, segalanya masih tergantung negosiasi antara kedua klub.

“Akan sangat menyenangkan bila dia kembali. Situasinya masih sama. Belum ada perkembangan yang signifikan. Kita lihat saja bagaimana segalanya berjalan,” kata Rosell.
Namun, bek Barca Dani Alves dengan sangat yakin Fabregas akan bergabung musim depan. “Saya pastikan Cesc akan bergabung dengan kami,” katanya. (jpnn)

Melanjutkan Persaingan

Bagi Edinson Cavani dan Alexis Sanchez, persaingan akan ketajamanan akan kembali dilanjutkan pada laga ini. Di kompetisi di mana mereka bertarung musim lalu: Serie A, Edinson Cavani sudah membuktikan dirinya lebih tajam dari Sanchez.

Ya, Cavani membela Napoli dan sukses mengukir 26 gol. Hanya kalah dua bola dari pemuncak top skorer Seria A 2010/2011 yang diukir Antonio Di Natale di Udinese. Sedangkan Sanchez yang juga berkostum Udinese hanya mengukir 12 gol.  Di pentas Copa Amerika 2011, keduanya masih setara soal gol sebab keduanya memang belum menorehkan gol sebijipun.

Di Serie A musim lalu, Cavani unggul sejak awal musim. Sedangkan Sanchez tidak begitu ngotot memburu gol karena strategi Udinese menginginkan demikian. Sebagai target man, sosok Antonio Di Natale-lah yang mesti memburu gol. Sanchez lebih banyak bertugas menjadi pengumpan.   (ful)

Saling Serang

Uruguay Vs Cile

MENDOZA – Uruguay adalah unggulan teratas di grup C dengan skuad bertabur bintang. Namun, mereka melewati laga pertama dengan hanya meraih satu angka. Siapa sangka, Uruguay dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Peru.

Meski begitu, peluang Uruguay untuk lolos ke fase berikutnya masih terbuka. Apalagi jika Diego Forlan dkk sukses menggebuk Cile pada laga di Estadio Malvinas Argentinas, Mendoza, besok pagi (siaran langsung RCTI pukul 05.15 WIB).

“Kami harus menang kali ini,” tegas kiper Uruguay Fernando Muslera seperti dikutip Associated Press.

Sekarang, dengan koleksi satu angka, Uruguay berada pada posisi ketiga dalam klasemen sementara grup C. Mereka punya koleksi angka yang sama dengan Peru di posisi kedua dengan satu angka. Sedangkan Cile memimpin dengan tiga angka dari kemenangan atas Meksiko.

“Memang kami ingin menang, tapi yang lebih penting adalah tidak kalah. Kekhawatiran akan kalah selalu hadir pada setiap laga di Copa America. Turnamen ini begitu berat untuk dilalui,” tutur portiere Lazio tersebut. Menurut Muslera, melawan Cile bakal jauh lebih berat ketimbang menghadapi Peru. “Saya pikir akan terjadi pertandingan yang terbuka. Cile akan datang dan menyerang,” katanya.

Gaya bermain kedua tim menjanjikan pertarungan yang menarik. Uruguay bermain ofensif dengan memakai tiga penyerang. Di sisi lain, Cile tetap setia dengan gaya sepak bola menyerang. Mereka mengusung pola yang agak aneh, yakni 3-3-1-3.

“Tim yang sedikit melakukan kesalahan yang menang,” ujar Edinson Cavani, penyerang Uruguay, seperti dikutip Goal.

Yang pasti, Uruguay harus mencari cara untuk meredam serangan Cile yang mengalir dari Alexis Sanchez dan Humberto Suazo. “Suazo adalah pencetak gol andal dan Alexis sangat cepat serta penuh skill. Kombinasi yang berbahaya,” kata Cavani.

Cile masih berharap bisa memainkan Matias Fernandez. Pemain sayap itu terpaksa ditarik keluar ketika melawan Meksiko karena cedera. “Dia belum bisa dikatakan out, tapi belum juga bisa dipastikan oke. Kita nantikan saja,” kata Luis Maya, dokter timnas Cile.

Sukses meraih angka penuh dengan mengalahkan Meksiko 2-1 di laga pertama menjadi modal berharga bagi Cile. Tapi, mereka pun tetap tahu diri. “Bagaimanapun, Argentina, Brazil, dan Uruguay tetap menjadi favorit. Mereka punya tradisi bagus di turnamen ini,” kata pelatih Cile Claudio Borghi seperti dikutip Reuters. (ham/ca/jpnn)

Syamsul Sudah Bisa Melawak

Pakai Sarung, Temui Tamu dari Kemendagri

JAKARTA-Kondisi Gubernur Sumut nonaktif Syamsul Arifin sudah jauh lebih baik. Meski masih dalam perawatan di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, terdakwa perkara dugaan korupsi APBD Langkat itu sudah mulai bisa berjalan. Bahkan, Syamsul sudah mulai melucu dan tertawa terbahak-bahak.
Kondisi Syamsul itu diceritakan sejumlah pembesuk, antara lain Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, yang dua hari lalu sempat di rawat di kamar 202 RS Abdi Waluyo. Sedang Syamsul dirawat di kamar perawatan sebelahnya, ruang 203.

Syamsul sudah berjalan keluar dari kamarnya, menuju kamar perawatan Diah, yang terkena serangan penyakit gula rendah. “Pak Syamsul masih pakai sarung, jalan ke ruang Ibu Sekjen. Malah sudah bergurau, tertawa terbahak-bahak,” ujar sumber koran ini, yang enggan namanya dikutip.
Sumber lain yang juga karyawan Kemendagri menceritakan, saat Diah hendak keluar dari RS, Syamsul sempat menghampirinya. “Pak Syamsul bilang,’Ibu Sekjen jangan pulang dulu, temani saya lah’. Terus Pak Syamsul tertawa ngakak,” ujarnya.

Syamsul yang di RS ditemani ajudan, masih terus dalam pengawasan dua personil Brimob yang ditugaskan KPK Anggota kuasa hukum Syamsul Abdul Hakim Siagian membenarkan kondisi kliennya sudah membaik. “Walaupun masih lemah, tapi sudah mulai bicara, sudah latihan jalan,” ujar Abdul Hakim saat dihubungi koran ini, kemarin.

Apakah dengan demikian untuk persidangan Senin (11/7) mendatang Syamsul sudah bisa hadir? Abdul Hakim belum bisa memastikan. Pada Minggu (10/7), kondisi kesehatan Syamsul akan dicek lagi oleh tim dokter yang menanganinya Hasil pemeriksaan sehari menjelang sidang itu akan diserahkan ke majelis hakim pengadilan tipikor yang dipimpin Tjokorda Rae Suamba.

“Kalau misalnya dokter menyatakan Pak Syamsul sudah siap, ya Senin bisa langsung menghadiri sidang. Harapan kita, memang agar bisa langsung sidang,” ujar Abdul Hakim.

Seperti diketahui, pada persidangan 27 Juni 2011, agenda hanya penyampaian laporan dari tim kuasa hukum Syamsul terkait kondisi kesehatan mantan bupati Langkat itu. Laporan kondisi kesehatan berdasarkan cacatan medis yang diteken ketua tim dokter di RS Abdi Waluyo, Prof Dr Yusuf Misbach.

Saat itu disampaikan, kondisi Syamsul sudah membaik, hanya saja masih memerlukan perawatan intensif untuk proses rehabilitasi. Hakim lantas memperpanjang masa pembantaran selama dua pekan, yang akan habis 11 Juli 2011. (sam)

Pembobol Kas Pemkab Batubara Rp80 M Ditangkap

Siapkan Rp224 Juta untuk Suap Jaksa

MEDAN-Kejaksaan Agung kembali menangkap dua tersangka kasus dugaan korupsi dana kas Pemkab Batubara, Sumatera Utara, senilai Rp80 miliar. Kedua tersangka tersebut adalah Direktur di PT Pacific Fortune Management (PFM), yakni Ilham Martua Harahap dan Daud Aswan Nasution. Dari tangan keduanya turut disita uang Rp224,3 juta dan diamankan satu unit Honda New Civic.

Menurut Daud, uang tersebut tadinya akan digunakan untuk ongkos mengurus penangguhan penahanan tersangka Rachman Hakim yang merupakan Komisaris PFM dan kini telah ditahan Kejagung.

Daud mengaku diminta mengurus penangguhan itu bersama Ilham. “Saya diminta ngurus penangguhan Rachman bersama Ilham,” aku Daud ditemui di gedung Bundar Pidsus, Kejagung, Kamis (7/7) siang Uang diserahkan Ilham di Hotel Grand Istana di Jalan Dermawan dekat Jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Rabu malam (6/7).

Dalam pertemuan itu, Daud menyebutkan punya kenalan yang bisa mengurus penangguhan Rachman dengan biaya Rp220 juta. “Yang Rp200 juta untuk David (orang yang bisa mengurus penangguhan), dua puluh juta lagi untuk operasional saya, empat juta sisanya katanya punya Ilham sendiri,” ungkap Daud. Tapi apes, Kamis (7/7) dini hari kala Daud keluar hotel untuk makan, petugas langsung menangkapnya dan membawanya ke Gedung Kejatisu Medan.

Saat tersangka Maratua dan Ilham digiring petugas dari ruangan Penyidik Pidsus Kejatisu Lantai Satu, keduanya tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan. Mengenakan kaos oblong hitam, salah seorang pelaku berkumis tebal, hanya tertunduk lesu, tidak mau mengeluarkan komentarnya, saat digiring masuk ke mobil.

Kedua tersangka ini diboyong petugas Kejagung RI, langsung ke Bandara Polonia Medan, guna diterbangkan ke Jakarta, untuk dimasukan ke sel Kejagung RI, kamis siang.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik JAM Pidsus) Jasman Pandjaitan menyebutkan, Ilham dan Daud diketahui terlibat kasus Batubara, berdasarkan hasil penyadapan terhadap saksi dan tersangka lain.

Jasman mengaku tak percaya uang Rp220 juta tadi benar akan digunakan untuk menangguhkan penahanan Rahman. “Sebab sampai sekarang kita belum pernah terima permohonan penangguhan,” kata Jasman. Disebutkan pula, Ilham diduga kuat terlibat langsung dalam kasus Batubara karena PFM ikut menampung dana Pemkab senilai Rp30 miliar.

Uang sebanyak itu diakui Ilham kemudian diinvestasikan ke 15 perusahaan investasi lain. “Uangnya ada, dikelola sama anak buah saya namanya Gustaf,” cetus Ilham yang langsung dikonfrontir Jasman di depan wartawan di ruang penyidik lantai 5 gedung bundar Pidsus. Diungkapkan pula oleh Jasman, Ilham sengaja membuat sebuah perusahaan bernama CV Jumbo yang fungsinya menampung dana Pemkab Batubara dari Bank Mega.

Uang di rekening CV Jumbo inilah yang oleh Ilham kerap digunakan untuk kepentingan pribadi diantaranya membeli mobil mewah Mercedes Benz dan Toyota Velfire.

Dengan tertangkapnya Daud dan Ilham, untuk kasus Batubara penyidik sudah menahan 5 dari 7 tersangka. Selain Rachman, Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Pengelolaan Keuangan daearah Pemkab Batubara Yos Rouke dan Bendahara Umum Pemkab Batubara Fadil Kurniawan.
Penyidik lanjut Jasman, hingga kini terus mencari dua tersangka lain yang kini buron yakni AR dam MI.


Sebelumnya, pada Selasa (5/7) lalu, penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menggali keterangan dari tiga pejabat Pemkab Batubara yang dipanggil sebagai saksi.

“Penyidik pada Jampidsus Kejagung, Selasa (5/7) kemarin memeriksa tiga saksi terkait penyidikan dugaan korupsi penempatan dan pencairan dana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara di Bank Mega,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Noor Rachmad, di Kejagung, Rabu (6/7).

Seperti disebutkan di situs resmi Kejagung, tiga saksi yang diperiksa penyidik pada Selasa lalu itu itu adalah Kabid Anggaran Dinas Pejabat Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Hunainsyah, Kabid Akuntansi Dinas PPKAD Abdul Hamid, dan Kasi Pencatatan dan Pembukuan Dinas PPKAD Ilyas.

Sebelumnya, pada 24 Juni 2011, penyidik kejagung juga memeriksa pejabat Pemkab Batubara sebagai saksi yakni, Syaiful Anwar yang menjabat Plt Kadis PPKAD dan Edi Yusuf Sinaga yang menjabat Plt Kasi Mengelola Sumbangan Pihak Ketiga Dinas PPKAD Pemkab Batubara. (sam/rud)