31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 14953

Tak Lupa Kampung Halaman

Sambut Ramadan 1432 H, Rahudman Gelar Kegiatan

Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1432 H, Wali Kota Medan Rahudman Harahap melaksanakan sejumlah kegiatan di kampung halamannya Desa Padang Hasior, Padang Lawas Utara (Paluta), baru-baru ini. Selain meresmikan Masjid Al-Jamin di Desa Padang Hasior, Rahudman juga memberikan sedekah kepada 1000 fakir miskin serta merenovasi panti jompo dan rumah warga yang belum lama ini terbakar.

Peresmian Masjid Al-Jamin ditandai dengan melaksanakan Salat Jumat berjamaah. Yang bertindak sebagai khatib adalah saya sendirti yaitu Ustadz Drs H Amhar Nasution, serta mendatangkan qori nasional Muhammad Safii,” ujar Drs H Amhar Nasution didampingi Buya KH Amiruddin MS usai diterima Wali Kota di Balai Kota, Rabu (13/7) lalu.

Dikatakan Amhar, ada tiga tujuan dari peresmian Masjid Al-Jamin. Pertama, sebagai rasa kecintaan wali kota terhadap ayahandanya almarhum H Tongku Imam Harahap. “Sebab, nama masjid itu diambil dari nama ayah ompungnya yakni  Al-Jamin. Selama ini belum ada masjid di daerah tersebut,”  jelasnya.

Setelah itu, lanjut Amhar, wali kota bersedekah dengan mengumpulkan 1000 fakir miskin  sebelum peresmian masjid dilakukan sekaligus makan bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan ziarah bersama ke makam almarhum ayahanda dan ibunda wali kota. Ziarah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan wali kota setiap kali menyambut datangnya bulan puasa. Selain itu, setiap kali rindu dengan kedua orang tuanya, Rahudman pun meluangkan waktu di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan di Kota Medan untuk berziarah.

“Dengan berziarah itu beliau merasa lebih tenang dan termotivasi sekaligus munculnya inovasi-inovasi untuk membangun Kota Medan sehingga Medan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih cerah dari hari ini.  Semua keberhasilan yang diraih beliau selama ini berkat hasil didikan orangtuanya,” ungkapnya.

Ditambahkan Amhar, setiap kali menyambut datangnya bulan puasa, wali kota selalu mengundang anak yatim di kediamannya di Padang Sidimpuan. Anak yatim yang diundang sekitar 600 orang. Selain bersedekah, wali kota makan bersama. Acara ini turut dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama sekitarnya. Acara ini dilanjutkan dengan zikir  bersama yang dipimpin Buya KH Amiruddin MS dan doa dibawakan KH Zulfikar Hajar.

“Inti sedekah ini ada tiga yakni menolak bala, mendapat imbalan yang baik dari Allah serta sedekah itu menjauhkan sikap iri maupun dengki manusia. Sebab, jabatan beliau saat ini terhormat sehingga banyak yang memuji, berburuk sangka maupun berunjuk rasa. Untuk itulah beliau bersedekah,” ujarnya. (adl)

Momentum Emas

Uruguay vs Peru

LA PLATA – Seiring dengan tersingkirnya tuan rumah Argentina dan juara bertahan Brasil, maka sekarang Uruguay menjadi favorit utama menjuarai Copa America 2011. Mereka diprediksi mampu mencatatkan rekor sebagai tim pengoleksi gelar terbanyak.

Sekarang, Uruguay sudah memiliki 14 gelar di Copa America, dan itu sama banyak dengan Argentina. Namun, sebelumnya mereka harus mampu menyingkirkan Peru pada semifinal di Estadio Ciudad de La Plata, besok pagi.
Meski lebih diunggulkan dan memiliki tradisi lebih baik di Copa America bukan berarti akan mudah bagi tim berjuluk Charruas itu mengatasi Peru. Sesuai dengan rekor pertemuan kedua tim, maka Uruguay bakal mengalami batu sandungan.

Sejak 1996, sudah 12 kali Uruguay dan Peru bentrok. Hasilnya, Uruguay hanya sedikit lebih unggul. Mereka menang lima kali, seri tiga kali, dan empat laga lainnya dimenangkan Peru. Bukti bahwa keduanya cukup berimbang.
Bahkan, dalam bentrok terakhir mereka di grup C, Uruguay juga tak mampu menundukkan Peru. Mereka berbagi angka 1-1 melalui gol Luis Suarez dan Paulo Guerrero. Keduanya merupakan andalan kedua tim di lini depan.
“Kami telah melewati lawan terberat, Argentina. Namun, kompetisi belum selesai, masih ada satu tantangan di depan sebelum kami mencapai puncak,” bilang Fernando Muslera, kiper Uruguay.

Senada dengan Muslera, pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez menilai Uruguay tidak boleh keburu kehilangan spirit. Mereka harus mampu menjaga semangat yang telah dibangun sejak Piala Dunia 2010 lalu. “Ini momentum bagi kami,” kata Tabarez.

Melawan Peru, Uruguay masih akan mengandalkan Diego Forlan dan Luis Suarez sebagai duet maut di lini depan. Perubahan terjadi di lini tengah. Absennya Diego Perez karena skorsing, memaksa Tabarez mengubah komposisi di lini tengah.

Kemungkinan antara Sebastian Eguren atau Walter Gargano yang akan dimainkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Perez. Adapun striker Edinson Cavani kabarnya belum juga bisa diturunkan keran cedera lututnya.
Dari kubu Peru, setelah sempat mengalami kesulitan jelang Copa America 2011 karena satu-persatu pemain andalannya terkapar cedera, mereka justru mampu tampil stabil. Paulo Guerrero mampu menutupi lubang yang ditinggalkan striker gaek Claudio Pizarro.

Selain itu, Juan Vargas juga tampil hebat sebagai penopang dari lini kedua. “Lawan lebih diunggulkan, tapi kami sama sekali tidak gentar. Justru situasi itu akan memberikan tekanan lebih kepada mereka,” bilang Vargas, seperti dikutip Goal. (ham/jpnn)

Suarez Termotivasi Maracanazo

KEMENANGAN yang diraih Uruguay atas tuan rumah Argentina pada babak perempatfinal, beberapa hari lalu, oleh  Luis Suarez  dianggap sama dengan kemenangan Uruguay atas Brasil pada babak penyisihan grup Piala Dunia 1950 yang berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil.

Saat itu Brasil yang berada di puncak klasemen berkat dua kemenangan beruntun, sempat memimpin lebih dulu lewat aksi Friaca, sebelum akhirya disamakan Juan Alberto Schiaffino, berikutnya dilengkapi satu gol kemenangan untuk Utruguay oleh Alcides Ghiggia sebelas menit sebelum pertandingan berakhir.

Oleh para pendukungnya, kemenangan ini mereka sebut dengan Maracanazo, yang dalam bahasa Portugis berarti Tamparan Maracana.  “Kami telah diberitahu bahwa tanggal 16 Juli adalah hari penting bagi rakyat Uruguay karena disaat itulah kami mengalahkan Brasil. Dan setelah 61 tahun lamanya, kami terbukti mampu mengulanginya saat menghadapi Argentina,” bilang Suarez.

“Terkadang, dalam sepak bola kita harus percaya pada sebuah keberuntungan. Namun tetap harus bekerja keras untuk meraihnya, dan kami mampu melakukannya. Karenanya, saya yakin ini (mengalahkan tuan rumah, Red) menjadi modal berharga untuk memenangi turnamen ini (Copa Amerika, Red),” bilang pemain yang sempat bersinar bersama Ajax Amsterdam itu.  (jun)

Celeste Waspadai Sanchez

BENAR jika pada pertandingan nanti Uruguay akan lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan dibanding Peru. Namun itu bukan jaminan jika anak asuh Oscar Washington Taberz akan mudah memperdaya sang lawan.
Hasil imbang 1-1 pada babak penyisihan grup yang berlangsung beberapa waktu lalu bisa menjadi bukti. Gol yang dicetak gelandang Alvaro Pereira, diimbangi oleh gol semata wayang oleh playmaker Peru Alexis Sanchez.

Akibat golnya itu, maka kemenangan yang sudah ada di depan mata pun sirna. “Dia (Sanchez, Red) sungguh berbahaya bola lepas dari kawalan. Pada pertandingan besok (hari ini, Red) itu tak boleh terjadi lagi,” bilang Alvaro Pereira.
“Kami takkan memberinya kesempatan untuk menguasai permanan karena itu akan membahayakan kami. Bila itu bisa kami lakukan, maka sebelah kaki kami telah berada di partai final,” bilang Pereira tentang pemain Udinese yang kini santer dikabarkan segera berkostum Real Madrid dan Barcelona itu. (jun)

Lolos ke Semifinal, Venezuela Cetak Sejarah

SAN JUAN-Kejutan di Copa America belum berhenti. Venezuela lolos ke semi-final untuk kali pertama sepanjang sejarah dengan membungkam Cili.

Tim yang sebelumnya identik dengan status semenjana di belahan Amerika Selatan itu sukses menundukkan perjuangan Cili dengan skor 2-1, Senin (18/7) dinihari WIB, untuk bersua Paraguay di empat besar.
Dukungan di Estadio del Bicentenario, San Juan, lebih banyak berpihak kepada Cili, yang notabene berbatasan langsung dengan Argentina sebagai negara penyelenggara Copa America edisi kali ini.
Namun, itu sama sekali tak menciutkan nyali La Vinotinto (julukan Venezuela).

Mereka menerapkan sistem pertahanan yang begitu kokoh sehingga membuat Cili, yang amunisinya lebih gemerlap dengan nama-nama seperti Humberto Suazo dan Alexis Sanchez tak berkutik.
Setelah awal-awal pertandingan yang berlangsung cukup menjemukan dengan kesalahan-kesalahan umpan dan minimnya manuver dari kedua kubu, deadlock terpecahkan di menit ke-35.

Lewat sebuah eksekusi tendangan bebas Juan Arrango, Osvaldo Vizcarrondo yang lolos dari kawalan menanduk bola untuk mengoyak gawang La Roja yang dikawal Claudio Bravo.

Di babak kedua Cile mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-70 saat umpan Sanchez diselesaikan dengan apik oleh Suazo untuk menggetarkan gawang Renny Vega.

Dominasi terus dipegang Cili, malang, justru Venezuela yang kembali unggul. Sembilan menit sebelum bubar, antisipasi buruk Bravo menghalau sebuah tendangan bebas memudahkan Gabriel Cichero menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang Cili.

Skor 2-1 bertahan hingga wasit menipu pulit panjang tanda pertandingan usai.
“Saya tidak percaya dengan keberuntungan tapi saya meyakini dapat melakukan apa yang anda inginkan atau tidak. Chili selalu menginginkan kemenangan.

Mereka selalu yakin dapat memenangkan pertandingan. Jadi kekalahan ini jelas membuat saya sedih,” bilang Claudio Borghio, pelatih Cile. (bbs/jpnn)

Teka-teki Menezes

LA PLATA-Tampil dengan predikat juara bertahan Copa Amerika ternyata tak menjamin tim berjuluk Selecao itu mampu berlaga pada partai puncak tahun ini.

Pasalnya, kemarin (18/7) saat berlaga di babak perempatfinal, anak asuh Mano Menzes itu kalah adu penalti 0-2 atas Paraguay. Tak pelak kekalahan ini selain membuat tim favorit itu tersingkir, di sisi lain posisi sang pelatih pun dipertanyakan.

Apalagi, sebelum berangkat ke Copa America, Menezes sudah membuat banyak dahi berkerut ketka ia banyak menumpukan kekuatan pada para pemain minim pengalaman (walau punya bakat hebat) seperti Neymar atau Paulo Henrique Ganso.

Meski juga mengangkut sejumlah pemain senior seperti Julio Cesar, Lucio dan Robinho, kritik kepada Menezes tidak lantas jadi surut. Pasalnya, Brasil gagal tampil sesuai ekspektasi awalnya.

Di laga pertama, Brasil menghadapi Venezuela. Meladeni tim yang di atas kertas sekelas di bawah, Neymar dkk tampil bak orang bingung. Hasil akhir 0-0 mencerminkan kebuntuan Brasil saat itu.

Penampilan Brasil membaik di pertandingan kedua melawan Paraguay, tetapi Selecao malah nyaris kalah dan membutuhkan gol telat Fred untuk memetik hasil imbang 2-2.

Harapan perbaikan mencuat ketika di laga terakhir Grup B Brasil melipat Ekuador 4-2 walau sempat bikin ketar-ketir di awal. Pato dan Neymar seperti menjawab kritik dengan masing-masing menyumbangkan dua gol.

Dan seperti sudah dibeberkan di atas, Brasil akhirnya terhenti di tangan Paraguay di perempatfinal. Menezes kembali jadi pihak yang disalahkan karena dianggap gagal memaksimalkan potensi timnya.

Walau dibulan-bulani kritik, Menezes sepertinya harus bersyukur karena tampaknya ia cukup aman. Presiden CBF Ricardo Teixeira dengan tangkas langsung menyuarakan dukungan buat pria 49 tahun itu.

Menurut CBF, tidak ada guna mengganti Menezes mengingat Brasil sudah harus bersiap menghadapi Olimpiade 2012 dan Piala Dunia 2014.

Sementara itu Menezes sendiri mengatakan bahwa hasil akhir pertandingan kemarin tak dapat dijadikan refrensi untuk mengatakan Paraguay lebih baik daripada Brasil.

“Kami harus keluar dari pertandingan seperti ini dengan indikasi jelas betapa Brasil berjuang gigih, hingga poin di mana kami jauh lebih superior di keseluruhan 120 menit.

Itu tak cukup karena kami tak mencetak gol yang kami usahakan dengan sangat keras,” bilang Menezes.
“Kami kehilangan tempat di semi-final atas lawan yang hanya meraih hasil imbang empat kali (di kompetisi ini). Jadi, sepakbola bukan semata tentang keinginan. Ini sebuah rangkaian dari banyak hal. Kita melihat dua tim besar, Argentina dan Brasil, gagal lolos ke semi-final,” pungkas Menezes. (bbs/jpnn)

Inter-Roma Pesta Gol

MILAN – Dua klub Seria A Italia, Inter Milan dan AS Roma sama-sama memetik kemenangan besar dalam laga ujicoba pramusim, Minggu (17/7). Ricky  Milan mengalahkan Trentino 6-1 dalam uji coba pramusim pertama mereka. Alvarez jadi bintang Nerazzurri (sebutan Inter) dengan dua golnya, sementara AS Roma menang 10-0 dari Val Pusteria. Marco Borriello membuat trigol untuk Giallorossi (julukan AS Roma).

Dalam laga ujicoba keduanya di Pinzolo, pelatih anyar Inter, Gasperini melakukan beberapa eksperimen taktik. Mantan arsitek Genoa itu juga memberi kesempatan tampil untuk sebagian pemain muda Inter. Selain Alvarez, Gasperini juga menurunkan punggawa anyar, Luc Castaignos yang menyumbang satu gol.

Alvarez yang baru didatangkan Inter dari Velez Sarsfield beberapa pekan lalu jadi bintang kemenangan Inter dengan dua gol yang dia lesakkan di menit 33 dan 54. Pemain Inter lain yang melesakkan sepasang gol adalah Goran Pandev pada menit ke 2 dan 41.

Gol-gol Inter lainnya dilesakkan Samuel Eto’o pada menit ke 9, Wesley Sneijder menit ke 25. Sementara gol balasan datang dari Timpone pada menit ke 64.

Pemain Inter asal Jepang, Yuto Nagatomo dalam laga ini tak dimainkankan dalam laga tersebut karena dikhawatirkan mengalami masalah otot pada paha kirinya.

Pada laga uji coba lainnya AS Roma juga menang besar saat menghadapi klub lokal Val Pusteria. Menjalani laga debut bersama pelatih Luis Enrique, Francesco Totti cs memetik kemenangan mencolok 10-0.

Francesco Totti membuka pesta gol Roma yang kemudian berturut-turut diikuti oleh gol dari Rodrigo Taddei, Simone Perrotta, Viviani, Verre dan Jeremy Menez. Borriello menjadi pemain dengan performa terbaik setelah melesakkan tiga gol meski hanya dimainkan setengah babak.

Atas kemenangan tersebut gelandang AS Roma Simone Perrotta mengatakan AS Roma kini menghadapi revolusi baru dengan masuknya pemilik baru, Thomas Di Benedetto dan pelatih Luis Enrique.

Perotta mengaku sangat senang melihat adanya era baru yang terwujud di Giallorossi pada musim panas sekarang. “Anda dapat menjelaskan ada atmosfer baru sekarang, karena telah terjadinya perubahan pemilik klub, direktur dan pelatih,” kata Perrotta.

“Skuad yang bekerja di pramusim ini sedikit banyak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi semua pemain menyukai gara baru di Roma ini,” lanjutnya.

Sang gelandang kemudian membicarakan strategi yang disukai Enrique yang ingin diterapkannya ke dalam skuad. “Kami mengikuti metode Luis Enrique dengan rasa keingintahuan besar. Ia mengingatkan saya pada Luciano Spalletti,” sambungnya.

“Sang pelatih ingin kami menjaga penguasaan bola sebagai pokok utama, sedangkan di Italia kami terbiasa bermain dengan mencari celah melalui umpan-umpan dari sayap agar lebih dekat ke gawang lawan, tetapi sang pelatih juga mengingatkan kalau ia tidak suka bermain dengan bola-bola panjang,” papar Perrotta. (net/jpnn)

City Lepas Tevez ke Klub Lama

MANCHESTER – Saat pentas Premier League bergulir bulan depan, Manchester City sudah tidak lagi diperkuat Carlos Tevez.  Sebab, menurut klaim yang disampaikan kubu City, mereka sudah mencapai kesepakatan soal masa depan bomber timnas Argentina itu. Di mana, Tevez bakal kembali ke klub lamanya Corinthians.

Klub Brasil tersebut pekan lalu sudah mengajukan tawaran sebesar 40 juta pounds.  Tawaran itu ditolak City.  Mereka baru mau melepas Tevez jika ada penawaran sebesar 50 juta pounds. Namun, di sela tur pramusim di Amerika Utara, Roberto Mancini selaku manajer City membenarkan telah terjadi kesepakatan antara kedua kubu.
“Ya, kami sudah mencapai kesepakatan dengan Corinthians.  Tapi, sejauh ini Carlos masih berstatus pemain City,” ungkap Mancini kepada Sky Sports.

Mancini tak bisa memastikan apakah Tevez sudah mencapai kesepakatan personal dengan Corinthians, meski sudah ada kesepakatan antara kedua klub.  “Saya tak tahu soal itu. Saya ulangi, saat ini Carlos masih pemain City. Saya juga  menunggu.  Kami harus memikirkan hal ini,” timpal pria asal Italia itu.

Kubu Corinthians sendiri mengakui kalau Tevez akan segera bergabung.  Tevez yang pernah membela Corinthians pada 2004 hingga 2006, diharapkan bisa segera bergabung. “Hari ini (Minggu waktu setempat) memang tidak ada aktivitas apa-apa.  Saya berharao semua bisa dituntaskan besok (hari ini WIB) dan kami bisa melengkapi berkas kontrak sekaligus mengumumkan kehadirannya,” papar Edu Gaspar, Direktur Corinthians kepada Globoesporte.

Di sisi lain, City akan segera mencari pemain baru untuk mengisi pos yang ditinggalkan Tevez.  Nah, saat ini pemain yang masuk dalam radar City adalah bomber Atletico Madrid dan timnas Argentina Sergio Aguero.  Aguero sendiri sempat mengatakan kalau dia akan menentukan masa depannya setelah perhelatan Copa America 2011.  Nah, menyusul kegagalan Argentina meraih tiket semifinal, Aguero diharapkan segera menentukan klub mana yang akan dia bela.
“Dia (Aguero) ingin bernegosiasi setelah Copa America.  Sepanjang pekan ini segalanya memang masih simpang siur,” papar Hernan Reguera yang merupakan agen Aguero kepada Ole. (bas/jpnn)

Pelti Sumut Gelar Turnamen Sumut Bangkit

MEDAN-Sebagai bentuk kepedulian dan hasrat untuk membawa tenis Sumut ke arah yang lebih baik, maka Pelti Sumut akan menggelar turnamen tenis bertajuk “Turnamen Tenis Remaja Sumut Bangkit”.

Menurut Ketua Pelti Sumut Indra Kelana SH di Sekretariat Pelti Sumut Jalan Sei Belutu Medan, kemarin (18/7), even yang akan berlangsung di Lapangan Tenis Kebun Bunga Medan pada 22-24 Juli itu terkait dengan pengukuhan pengurus provinsi (Pengprov) Pelti Sumut yang berlangsung pada 23 Juli mendatang di Medan Club.

Diungkapkannya bahwa petenis yang diperbolehkan tampil pada even ini berusia tak lebih dari 18 tahun. “Turnamen ini terdaftar sebagai even yang diakui PP Pelti. Karenanya, tak heran bila sejauh ini sudah 41 petenis dari berbagai daerah yang menyatakan ikut serta lewat web PP Pelti,” bilang Indra.

Jumlah di atas masih akan bertambah lagi karena para petenis yang berasal dari Medan atau pun daerah-daerah lainnya yang ada di Sumut belum diregistrasi.

“Yang pasti Sumut akan diperkuat dua petenis andalannya Fernando Bangun dan T M Bintang. Mereka juga didukung beberapa petenis potensial seperti M Yusuf Siahaan dan Chairun Abdi Maulana,” beber Indra.
Selanjutnya Indra mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan pihaknya ini adalah upaya untuk menjaring petenis potensial yang nantinya akan dibina secara intensif dan berkesinambungan hingga mampu mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional.

“Daripada membeli atlet dengan menghabiskan uang dalam jumlah yang besar, akan lebih baik bila uang itu dipergunakan menggelar turnamen yang berpotensi melahirkan banyak petenis andal,” bilang pria yang juga Ketua  Soksi Sumut itu.
Selain penjaringan atlet seperti yang disebut di atas, Pelti Sumut pun akan memperbanyak Pengcab Pelti yang ada di kota/kabupaten di Sumut.

Turut hadir pada pertemuan kemarin Wakil Ketua V Drs H A Mulyadi, Wakil Sekretaris Ir Azmi A Madjid, Bendahara Sangkot Sirait SSos dan Humas Simon Pramono.  (jun)

68 Tim Berebut Piala Ketua KONI Sumut

MEDAN-Ketua Umum KONI Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM secara resmi membuka turnamen QS Futsal Competion dan Graffiti Contest memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Sumutdi QS Futsal Jalan Bunga Asoka, Senin (18/7).

Even yang berlangsung 18-23 Juli itu diikuti sebanyak 45 tim yang bertanding di kategori umum dan 23 tim bertanding di kelompok SMU/Sederajat yang berasal dari berbagai daerah seperti Medan, Lubuk Pakam, Sei Rampah dll.
Pada saat membuka turnamen kemarin Gus Irawan menambah jumlah hadiah bagi tim yang bertanding di kelompok SMU/Sederajat sebesar Rp5 Juta, sehingga total hadiah yang diperebutkan pada turnamen itu berjumlah Rp21 juta.
Apalagi, masih menurut Gus, sesungguhnya Sumut memiliki potensi untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional sebab dari beberapa kesempatan mengikuti even tim-tim asal Sumut, utamanya untuk kelompok pelajar selalu menjadi yang terbaik.

“Saya ingat beberapa waktu lalu SMA Muli menjadi juara nasional sebanyak dua kali berturut-turut. Selain itu, tahun lalu SMAN 1 Medan juga mampu menempati peringkat ketiga. Ini menjadi suatu bukti bahwa futsal memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik,” tambah Gus.

Terkait prestasi tim futsal Sumut pada babak Pra PON lalu Gus mengatakan bangga jika futsal lolos ke PON XVIII. Namun Gus mengingatkan segenap pengurus untutk tidak berpuas diri, melainkan secepatnya melakukan evaluasi.
“Kita lolos setelah menempati peringkat ketiga di bawah Sumsel dan Sumbar. Jadi, jika tidak ada perbaikan, bisa dibayangkan akan berada di peringkat ke berapa Sumut pada PON nantinya,” imbuh Gus.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Sekretaris KONI Sumut Irwan Pulungan dan IPTEK Olahraga KONI Sumut Dr Riyadh Ikhsan. Bahkan secara tegas keduanya berharap agar even yang digelar menjadi momentum kebangkitan futsal Sumut ke arah yang lebih baik. (jun)