27 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 14961

Dendam, Guru SD Tewas Ditikam Tetangga

SIMALUNGUN- Karena dendam, Harangan Panggabean (60) nekat menghabisi nyawa tetangganya Abdon Purba (53), guru SD Negri warga Jalan Belimbing I, Perumnas Batu VI, Kecamtan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (29/6).

Peristiwa terjadi di warung tuak Jalan Belimbing I, sekitar 80 meter dari rumah korban. Sekitar pukul 21.30 WIB korban datang ke warung dan hanya memesan air putih.  Saat asyik ngobrol bersama rekan-rekannya termasuk pemilik Warung bermarga Nainggolan, pelaku muncul dengan membawa tuak dalam kantongan plastik.

Pelaku justru memilih duduk persis disebelah kiri korban. Hanya hitungan detik, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dari kantungan plastik dan langsung menikamkan pisau ke tubuh korban tepat dada kirinya.Korban langsung tersungkur berlumuran darah dan pelaku diamankan warga yang kebetulan berada di warung. Bahkan seorang petugas kepolisian diketahui berada di warung saat peristiwa penikaman itu terjadi.Ironinya, pemilik warung membiarkan korban terkapar hingga Peni, putri ke tiga korban datang ke lokasi kejadian. Ketika akan menolong bapaknya, justru dilarang petugas yang kebetulan minum tadi. Alibinya guna kepentingan penyelidikan. Padahal korban masih sempat bergerak dan minta tolong. Peni yang justru ditekan tak bisa berbuat banyak hingga menyaksikan detik-detik kepergian ayahnya.

Kapolsek Bangun AKP Hitler Sihombing membenarkan peristiwa penikaman hingga menewas Abdon purba. Pihaknya telah menahan pelaku.  Hasil penyelidikan awal, penikaman bermotif dendam.

, karena tahun lalu pelaku mengaku menangis atas ucapan korban yang diakui sangat menyakitkan.Karena warga yang sudah berang dengan perkataan petugas yang sudah dipengaruhi minuman tuak itu, akhirnya berinisiatif mengangkat tubuh korban dan mengantarnya ke RSU Vita Insani.

Namun nyawa korban tidak tertolong begitu tiba di IGD dan dipastikan meninggal dalam perjalanan. Karena kepentingan penyidikan, jasad korban dibawa ke RSU dr Djasamen saragih untuk divisium.
Korban diketahui meninggalkan seorang istri boru Munthe dan empat  anak, dua laki-laki dan dua perempuan.Masing-masing, Rudi, Erik, Peni dan Intan.
Kapolsek Bangun AKP Hitler Sihombing membenarkan peristiwa penikaman hingga menewas Abdon purba. Pihaknya telah menahan pelaku.

Hasil penyelidikan awal, penikaman bermotif dendam, karena tahun lalu pelaku mengaku menangis atas ucapan korban yang diakui sangat menyakitkan.
Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pisau belati sepanjang 20 cm dan baju korban berwarnah putih berlumuran darah.(smg)

De Gea Ingin Lampaui Van Der Sar

MANCHESTER – David De Gea datang ke Manchester United dengan tekanan sebagai pengganti Edwin van der Sar yang menjalani enam tahun sarat prestasi. Namun, kiper timnas U-21 Spanyol tersebut tetap rileks dan percaya diri.
Harapan tinggi diusung kiper yang dibeli dari Atletico Madrid itu bersama Setan Merah, julukan United. “Bagi saya Edwin merupakan kiper terbaik yang pernah membela United. Saya berharap bisa sukses seperti dia,” bilang De Gea, seperti dikutip Goal.

Bahkan, kiper berusia 20 tahun itu berambisi untuk menjadi kiper yang lebih sukses ketimbang Van der Sar. “Dengan menggunakan waktu beberapa tahun di sini, saya berharap bisa menyamai dia atau bahkan melampauinya,” lanjut De Gea.

Meski pengalaman De Gea di level Eropa masih minim, tapi dia telah membuktikan diri dengan penampilan regulernya di Liga Primera Spanyol dan Europa League. Dia kiper utama Atletico ketika menjuarai Europa League pada 2010 dan Piala Super Eropa pada 2010.Makanya, manajer United Sir Alex Ferguson langsung memplotnya sebagai kiper utama musim depan.

United mendatangkan De Gea dengan nilai transfer 18,3 juta pounds atau setara Rp 251 miliar. “Saya siap memberikan kontribusi besar dengan gaya saya sendiri dan saya ingin meraih banyak sukses bersama klub ini,” kata De Gea.
Di lain hal bergabungnya Ashley Young membuat persaingan kian ketat. Situasi yang membuat posisi Luis Nani terancam. Dengan posisi dan tipikal permainan yang sama, membuat Nani harus berjuang keras untuk masuk dalam daftar starting line up.   “Saya akan bertahan di United. Saya tidak takut dengan siapapun. Faktanya, saya pernah bermain di United bersama Cristiano Ronaldo dan saya tidak pernah merasa terintimidasi,” bilang winger timnas Portugal tersebut. (ham/jpnn)

Terry Tetap Kapten

Meski sudah menunjukkankuasa kecilnya dengan merombak sisi kepelatihan, Andre Villas Boas tak mengganti kapten The Blues Chelsea. Ban kapten dipastikan tetap melingkar di lengan John Terry.

Setelah resmi diangkat oleh manajemen klub, Villa-Boas langsung memberhentikan sejumlah staff peninggalan rezim Carlo Ancelotti. Ia pun lantas menunjuk Roberto Di Matteo sebagai asistennya dan membawa serta dua staffnya semasa di Porto.

Ini menunjukkan bagaimana Villas-Boas ingin melakukan peremajaan dalam tim Chelsea, baik dari sisi pemain maupun staff. Meski baru berumur 33 tahun dan hampir sebaya dengan beberapa pemain senior The Blues, Villas-Boas tetaplah bos di tim barunya itu.

Hal yang sama mungkin bisa juga menimpa beberapa pemain yang sudah berumur, karena dikabarkan Villas-Boas akan membawa beberapa pemain baru dan muda ke dalam skuadnya.

Tapi satu posisi yang nyaris pasti aman adalah Terry yang menjabat sebagai kapten tim. “John adalah kapten tim ini dan akan akan terus menjadi kapten selama dia bisa tampil dalam kemampuan hebatnya seperti enam tahun terakhir ini,” tegas Villas-Voas kepada Sky Sports.

“Dia sukses menjalani tugas sebagai kapten dalam waktu yang lama dan dia mewakili sejarah kesuksesan klub ini dalam enam atau tujuh terakhir,” sambungnya. “

Aku tahu beberapa pemain di ruang ganti melihat John sebagai pemimpin dan pemain yang bisa memotivasi mereka. So, jika John bermain maka dialah kaptennya,” tuntas pria asal Portugal itu. (net/jpnn)

Mr Runner-up Comeback ke Spanyol

MADRID – Hector Raul Cuper kembali lagi ke Liga Primera Spanyol. Setelah sempat melanglangbuana melatih Parma, timnas Georgia, dan klub Yunani Aris Thessaloniki, Cuper akhirnya mendarat lagi di Spanyol untuk melatih Racing Santander.

Dia bergabung ke Santander menggantikan Marcelino Toral yang memutuskan angkat kaki pada akhirnya musim lalu untuk menjadi pelatih di Sevilla. “Hector Cuper melatih Racing pada 2011-2012,” begitu keterangan di situs resmi klub.

Kontrak yang didapat Cuper di Santander hanya kontrak pendek. Dia disewa untuk satu musim kompetisi dengan opsi perpanjangan. Keputusan memilih Cuper karena pengalamannya melatih beberapa klub di Liga Primera.

Nama Hector Raul Cuper melejit kali pertama ketika membesut Real Mallorca. Klub medioker Spanyol tersebut mampu dibawanya mencapai final Copa del Rey pada 1998 dan final Piala Winner 1999. Dia juga sukses bersama Valencia. Selain satu gelar Piala Super Spanyol pada 1999, Cuper juga dua kali membawa Los Che, julukan Valencia, melaju ke final Liga Champions. Torehannya yang membuatnya disebut sebagai Mr. Runner-up, lantaran sering final, tapi gagal juara.

Setelah terhitung cukup sukses di Valencia, Cuper membuat presiden Inter Milan Massimo Moratti terpikat. Dia akhirnya mendarat di Giuseppe Meazza pada 2001. Sayang, dia gagal mengulang cerita manis di Inter dan dipecat pada 2003.

Dia sempat balik lagi ke Mallorca pada 2004, tapi pada periode keduanya, Cuper tidak begitu sukses. Meski begitu, dia mampu bertahan selama dua musim setelah akhirnya memutuskan pindah ke Real Betis selama semusim dan Parma selama semusim.

Selepas dari Parma, Cuper ditunjuk melatih timnas Georgia. Hasilnya, sama sekali Georgia tidak pernah menang ketika ditanganinya. Akibatnya, kontrak Cuper tidak diperpanjang. Namun, dia langsung mendapatkan tawaran dari Aris.

Bersama Aris, dia sempat merasakan final Piala Yunani pada 2010. Namun, seperti final-final sebelumnya, kali ini dia kembali kalah dari Panathinaikos. Situasi yang membuat reputasinya sebagai Mr. Runner-up makin kuat.
Bersama Santander, Cuper diharapkan bila kembali berprestasi. Setidaknya mampu mengangkat Santander ke persaingan di sepuluh besar. Musim lalu, mereka finis di peringkat ke-12 di tangan pelatih Marcelino Toral. (ham/jpnn)

Medan Rally 2011 Bakal Lebih Semarak

MEDAN-Seri II North Sumatera Rally Championship bertajuk Medan Rally 2011 yang berlangsung di Medan dan kawasan Kabupaten Sergei, 15 sampai 17 Juli ini, bakal seru dan lebih semarak.

Pasalnya, selain pereli-pereli luar Sumut sudah memastikan tampil, kejuaraan juga menjadi bagian dari perayaan menyemarakkan HUT ke-451 Kota Medan, tepat hari ini.

“Event bakal lebih semarak, karena kita menjadikannya sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Medan, serta mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM,” kata Ketua Pengprov IMI Sumut Ijeck kemarin.

Ijeck mengatakan, pihaknya tentu berharap sukses serupa, seperti ketika menggelar Langkat Rally 2011, sebagai seri I, juga akan diraih saat  Medan Rally 2011 berlangsung. “Namun hal itu tentu hanya akan didapat dengan partisipasi serta dukungan dari Pemko, instansi dan juga perusahaan-perusahaan terkait,” ungkap Ijeck,  yang didampingi Ketua Harian IMI Sumut John Lubis,  Sekretaris Drs. H. Zulhifizi Lubis, serta Elwin Siregar dari Panitia Lomba (Racing Comitte).

“Kita juga menjamin kejuaraan  seri II berlangsung  lebih seru. Pasalnya beberapa pereli asal Pulau Jawa yang diundang sudah memberi respon dan memberi sinyal akan turun. Kehadiran pereli-pereli luar membuat lomba semakin menarik, sekaligus menawarkan tantangan lebih terhadap peserta tuan rumah,” tambah Ijeck lagi.
Elwin Siregar dari Panitia Lomba menambahkan, pihaknya telah merancang menggelar Super Spesial Stages (Super SS) di sirkuit Cemara Abadi pada malam hari, setelah para peserta melakukan start pada Jumat 15 Juli.

Acara seremonial start dan finish Medan Rally 2011 digelar di Lapangan Merdeka Medan, yang akan dilepas langsung oleh Wali Kota Medan. Setelah start pada malam harinya seluruh peserta mengikuti Super SS di Cemara Abadi, dan keesokan harinya langsung menuju kawasan perkebunan Rambung Sialang, di Sergei. “Lokasi di  Rambung Sialang ini, dulunya juga pernah digunakan saat berlangsungnya event kejuaraan dunia (WRC) di Sumut pada 1996 dan 1997,” tambahnya.

Elwin mengajak para pereli Sumut untuk bersiap lebih dini, supaya bisa meraih hasil yang maksimal. “Ajang North Sumatera Rally Championship 2011 merupakan wujud komitmen Pengprov IMI Sumut untuk tetap menghadirkan event speed reli di tanah air yang tahun ini kembali vakum dari kegiatan. Karenanya, sudah sepantasnya para pereli merespon dengan mempersiapkan diri lebih maksimal,” tandas Elwin Siregar. (jun)

25 Oknum Polisi Diperiksa Poldasu

MEDAN- Pengungkapan kasus judi toto gelap (togel) di Kota Binjai, yang melibatkan sejumlah petinggi di jajaran Polresta Binjai, terus didalami Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) Poldasu.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 22 amplop bertuliskan nama pejabat Polres Binjai yang kini menjadi barang bukti dalam kasus tersebut.

Propam Poldasu juga memeriksa 25 oknum polisi yang bersinggungan dengan kasus judi togel itu. Saat ini, kepolisian masih memeriksa 3 oknum polisi untuk dimintai keterangannya.

“Saat ini ada tiga nama dari 25 nama yang kita periksa,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (29/6).

Saat ditanya nama ketiga orang tersebut, Heru mengaku lupa. “Saya lupa,” jawabnya.
Terkait sanksi diberikan kepada oknum polisi yang terlibat, Heru menjelaskan, terlebih dahulu diproses pidananya. Setelah itu, baru akan dilanjutkan dengan proses pemberian sanksi kode etik.(ari)

Jembatan Penghubung Desa Perlu Perbaikan

SERGAI- Masyarakat Desa Tapian Nauli Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Sergai, berharap jembatan desa mereka diperbaiki, mengingat jembatan tersebut, merupakan akses satu-satunya bagi warga menuju desa lain.
Jembatan penghubung yang terbuat dari kayu dan batang kelapa kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan dengan panjang 25 meter dan lebar 2,5 meter ini, sudah lapuk termakan usia.

Menurut H Manullang (42), warga setempat ketika ditemui Kamis (30/6) mengatakan, jembatan kayu ini sangat vital untuk mengangkut hasil bumi warga.

Sedikitnya, 130 kepala keluarga (KK) di seberang sungai, sangat bergantung pada jembatan sebagai akses mengangkut hasil pertanian mereka. ”Jembatan ini merupakan penghubung yang sangat dekat dengan daerah lain, seperti Kecamatan Dolok Masihul, Sinakasih dan Sei Rampah,” kata Manulang. (mag-15)

Kecamatan A Juara Liga Instansi

MEDAN-Kesebelasan Kecamatan A tampil sebagai juara pada ajang Liga Instansi SKPD Kota Medan yang berakhir kemarin (30/6) di Stadion Teladan Medan.

Itu terjadi setelah di babak final Kecamatan A mengalahkan rivalnya Dinas Pendapatan lewat tendangan penalti dengan skor 4-3.

Penentuan lewat adu tendangan penalti terpaksa dilakukan karena kedua tim yang bertandingan berbagi angka imbang 0-0 pada masa 2X35 menit.

Saat dilakukan babak pertambahan waktu, kedua tim yang di babak semifinal mengandaskan Dinas Pertamanan dan PU Binamarga ini pun sama-sama tak mampu membobol gawang lawannya.

Pada adu penalti juga terjadi perburuan angka yang sangat seru. Pasalnya, saat tiga eksekutor dari masing-masing tim sukses menjalankan tugasnya, eksekutor keempat dan kelima dari Kecamatan A dan Dinas Pendapatan justru gagal mengeksekusi dari titik 12 pas.

Imbasnya, masing-masing tim kembali menugaskan seorang eksekutor hingga ditemukan siapa pemenang pada partai puncak turnamen yang tadinya diikuti 18 tim tersebut.

Malang bagi Dinas Pendapatan, disaat eksekutor Irwanto sukses membobol gawang Dispenda yang dikawal mantan kiper PSMS Syahril Nasution, disaat itu pula Hermawan yang diamanatkan menjadi eksekutor tambahan gagal menjalankan tugasnya, hingga akhirnya Kecamatan A pun keluar sebagai jaura Liga Instansi SKPD Kota Medan I dengan skor 4-3.

Dengan hasil itu maka Kecamatan A berhak atas tropi Wali Kota Medan dan uang pembinaan sebesar Rp7 juta. Sedangkan Dispenda yang menempati peringkat kedua harus puas menerima uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Untuk peringkat ketiga dan keempat yang ditempati PU Binamarga dan Dinas Pertamanan harus puas menerima uang pembinaan masing-masing sebesar Rp3 juta dan Rp2 juta.

Selain memberikan hadiah kepada para pemenang, panitia juga menyerahkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp500 ribu kepada pemain terbaik M Andika (Kecamatan A) serta topskor Nasib Rayadi (Dispenda) yang menorehkan 18 gol.

Liga Instansi SKPD Kota Medan ini ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Medan Drs H Zulmi Eldin, Turut hadir pada acara pentupan itu Ketua KONI Medan Drs Zulhifzi Lubis, Kadispora Hanas Hasibuan serta Kadis Pendidikan Hasan Basri. (jun)

Tampung Getah Curian, WN Malaysia Diamankan

MEDAN- Komplotan pencuri getah komoditi ekspor berhasil dibekuk Tim Reskrimum Polda Sumatra Utara, selama dua minggu pengungkapan.

Dari pengungkapan tersebut, Reskrimum Poldasu mengamankan 11 tersangka pencuri termasuk seorang penadah berkewarganegaraan Malaysia. Selain itu, Polda juga menyita barang bukti 250 bal getah valet dari tangan tersangka.
“Dari 11 orang tersangka, terdapat warga negara (WN) Malaysia Fung Chee Khong selaku General Manager (GM) PT Indah Glory Mas yang berada di Jalan Tanjung Morawa Medan,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso didampingi Ditreskrim Polda Sumut Kombes Pol Agus Andrianto saat memberika paparan di depan kantor Reskrimum Poldasu, Kamis (30/6).

Dijelaskannya, terungkapnya kasus ini bermula dari adanya aksi pencurian disebuah gudang penyimpanan truk milik Awi Hamzah di Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, 17 Juni 2011 lalu.(ari)
Modus pencurian, ungkap Heru, supir truk tronton pembawa getah valet BK 8906 TM, bernama Ali,  membawa getah valet dari Kisaran. Setelah getah valet diambil,  Ali kembali ke gudang Awi Hamzah dengan membawa 16 peti valet getah (karet). Kemudian Ali pulang kerumahnya di Perdagangan. begitu tiba dirumah, dia ditelepon Erwin alias pak win untuk mencuri truk bermuatan valet getah tersebut.

Ali pun ditemani Erwin, Suprapto dan Ridwan mendatangi gudang penyimpanan truk getah tadi. Setelah mendapat izin penjaga gudang, truk tronton berisi 16 peti karet langsung dibawa ke Medan.

Setelah sampai di Medan, getah curian tadi dijual melalui kurir bernama Ahmad Taufiq dan Wasidi. Mereka berhasil menjual Valet Getah seberat 57 bal seharga Rp50 juta kepada Sawal Damora.

Hasil penjualan karet, diserahkan kepada Suprapto sebesar Rp40 juta, Ahmad Taufiq mendapat Rp4 juta dan Wasidi menerima upah Rp700 ribu.

Begitu mendapat informasi tentang komplotan pencuri getah ini, polisi langsung menangkap Ahmad Taufik dan Wasidi. dari hasil pengembangan, petugas menangkap Hermanto, pemilik gudang dikawasan Paya Pasir, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Labuhan. Berdasarkan keterangan mereka, polisi pun menangkap Sawal Damora dan Bundarto alias Atak beserta barang bukti 30 bal valet getah.

Selain sejumlah pelaku tadi, polisi juga menangkap Mulyono dan Borman, supir yang membawa hasil curian getah menuju pabrik pembuat ban.

Dari keterangan para tersangka, polisi akhirnya menangkap warga negara Malaysia Fung Chee Khong selaku General Manager PT Indah Glory Mas.

Selain menyita valet getah, petugas juga mengamankan 1 unit truk tronton interculer BK 8906 TM, 1 unit mobil pick up BK 8439 DF dan satu unit mobil colt diesel BK 9197 LE. Saat ini para tersangka diamankan di sel tahanan Reskrim Poldasu, dimana para komplotan pencuri getah dikenakan pasal 363 KUHPidana.(ari)

Warga Blokir Jalan Desa

LUBUK PAKAM- Puluhan warga Dusun IX Tambak Rejo, Desa Butubedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, menggelar aksi blokir jalan, Kamis (30/6) sekira pukul 10.00 WIB.

Aksi itu wujud protes warga terhadap kerusakan jalan akibat truk kelebihan muatan (Tonase)  yang melintasi ruas jalan di desa tersebut. “Kami tidak protes terhadap keberadaan pabrik yang ada disana, tapi, perusahaan juga harus memperhatikan kerusakan sarana infrastruktur akibat truk bertonase lebih,” kata Rinto warga setempat.

Dikatan dia, kerusakan jalan itu pernah diwacanakan akan diperbaiki sendiri oleh perusahaan yang bermukim disana. Namun, wacana tersebut tak pernah terealisasi sampai saat ini. Akibat aksi warga  melakukan blokir jalan, sejumlah truk serta kendaraan perusahan yang beroprasi disana, tidak dapat melintas.

Kepala Bagian Eksport PT. Medicef Mr  Rajee berjanji akan memrbaiki jalan itu. (btr)