26 C
Medan
Thursday, January 15, 2026
Home Blog Page 14984

Santap Makanan Khas Bali

Cesc Fabregas

DENPASAR – Keindahan panorama Pulau Bali memukau pesepakbola Spanyol Cesc Fabregas. Selain terpesona keadaan alamnya, kapten Arsenal itu juga tertarik dengan kuliner khas Pulau Dewata.

Fabregas datang ke Bali dalam rangkaian kegiatan final Biskuat Tiger Cup 2011. Sehari sebelumnya, Selasa (22/6), di Jakarta dia juga melakukan konferensi pers dan gala dinner masih dalam kapasitasnya sebagai bintang iklan produk tersebut.

Kedatangan Cesc di Bali bukan sekadar mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Setelah semua aktivitasnya selesai kapten Arsenal tersebut akan berlibur di Pulau Dewata.

Pemain yang tengah diincar Barcelona itu dipastikan akan menikmati keindahan alam Pulau Bali. Namun satu hal yang juga tak ingin dia lewatkan adalah mencicipi makanan khas di sana.

“Setelah final (Biskuat Tiger Cup 2011), setelah ada juara, kita akan nikmati sama-sama makanan khas Bali,” kata Fabregas pada wartawan.

Wartawan yang setia mengikuti Cesc pun ramai-ramai merekomendasikan makanan khas Bali buat pemain 24 tahun itu.
Mulai dari sate lilit, ikan bakar jimbaran hingga nasi pedas. Lalu yang mana yang akan dicicipi Fabregas? “Saya akan coba semuanya. Jangan khawatir,” seloroh Fabregas sambil tertawa. (net/jpnn)

Target Raih Gelar

MANCHESTER – Tidak ada gelar major yang diraih Ashley Young dalam delapan tahun karirnya di sepak bola. Itulah yang menjadi alasan Young bergabung dengan Manchester United. Young mengatakannya setelah diumumkan sebagai pemain baru United kemarin WIB (24/6).

Young menjadi pemain kedua Setan Merah – sebutan United – musim panas ini setelah Phil Jones. Young digaet Setan Merah dari Aston Villa dengan fee 17 juta pounds (Rp 233 miliar). Winger 25 tahun itu telah meneken kontrak lima tahun (hingga 2016) dengan bayaran 120 ribu pounds (Rp 1,6 miliar) per pekan.

“Saya ingin bermain dengan beberapa pemain hebat dan menjadi bagian dari tim yang memenangi gelar (Premier League) ke-20,” kata Young kepada MUTV.

“Saya tentu saja akan merindukan Villa, tapi kesempatan bermain di salah satu klub terbesar dunia tidak bisa saya tolak,” sambungnya.

Young menambahkan apabila dirinya sudah siap dengan tantangan berada di klub besar. Yakni, tekanan berat dan persaingan ketat. “United adalah klub dengan mental juara dan sebagai pemain, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Klub akan memulai latihan 4 Juli nanti dan saya tidak sabar menantikannya,” jelasnya.

Dengan kemampuan bermain sebagai winger kiri maupun gelandang serang, Young pun siap bersaing dengan pemain United yang lebih dulu ada di posisi itu. Di antaranya Ryan Giggs, Park Ji-sung, bahkan Nani. “Ada banyak persaingan antarpemain di United dan saya tertantang untuk menunjukkan peran saya dalam tim,” jelasnya. (dns/jpnn)

Daftar Klub Terbaik Dunia

Persipura Lampaui Newcastle

Badan statistik dunia yang kerap merilis ranking klub dunia, International Federation of Football History & Statistics (IFFHS), merilis daftar klub terbaik terbaru periode 1 Juni 2010-31 Mei 2011. Dan juara dua kali ISL, Persipura Jayapura mendapat pencapaian luar biasa dengan nangkring di posisi 207 klub terbaik dunia.

Posisi itu di atas sejumlah klub English Primer League seperti Everton (214), Fulham (258) hingga Newcastle United (292). Sejumlah klub Serie A Italia juga dikalahkan peringkatnya oleh Persipura. Fiorentina jauh di bawah dengan peringkat 271 dan Genoa (289). River Plate dari Argentina juga masih di bawah Persipura dengan peringkat (213).

Prestasi itu meningkat 57 tingkat dibanding posisi tahun lalu. Prestasi domestik dan penampilan baik di ajang AFC Cup mungkin saja menjadi penilaian tersendiri pihak IFFHS yang catatan sepak bolanya diakui publik sepak bola dunia itu.
Striker Persipura Boas Solossa juga masuk peringkat 39 jajaran The Worlds Top Goal Scorer 2011 versi IFFHS.  Lima besar kelub terbaik versi IFFHS masing-masing diraih Barcelona, Real Madrid, FC Porto, Manchester United dan rekan satu kota mereka, Manchester City. Database yang dikuti  IFFHS  resmi langsung dari FIFA, maka itu lembaga ini sangat berkompeten dan diakui publik sepak bola dunia.

Lantas kapan PSMS Medan akan meniru prestasi serupa atau bahkan prestasi yang lebih tinggi lagi? mari kita nanti bersama. (ful/jpnn)

Telikung Cesc?

MILAN- Cesc Fabregas memang terus dikaitkan dengan Barcelona. Tapi, dari Italia, AC Milan ternyata terus mengamati situasi Fabregas. Milan merupakan peminat lama skipper Arsenal itu. Rossoneri  -sebutan Milan- kepincut setelah gawangnya dibobol Fabregas di San Siro dalam leg kedua 16 besar Liga Champions tiga tahun lalu.
Milan beberapa kali menyatakan bahwa mereka tidak akan mendatangkan Fabregas karena banderol tinggi pemain bersangkutan. Namun, sebulan lalu, Wakil Presiden Milan Adriano Galliani mengatakan apabila klubnya siap membuat kejutan dengan mendatangkan seorang pemain bintang.

“Kami berharap mendapatkan Mr X itu di akhir-akhir bursa transfer,” ucap Galliani kepada Mediaset.
Nah, media-media Italia memprediksi Mr X yang dimaksud Galliani itu adalah Fabregas. Terlebih, Galliani memastikan kekurangan pemain Milan saat ini hanya seorang gelandang. Milan, sepertinya, ingin mengulang strategi musim lalu ketika sukses mendapatkan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho di akhir-akhir bursa transfer.
Selain Fabregas, Milan banyak dikaitkan dengan gelandang Napoli Marek Hamsik. Namun, seiring bakal berlaga di Liga Champions musim depan, Napoli telah menyatakan tidak akan melepas Hamsik.

Di pihak lain, Milan mendapat angin segar dari Brazil. Itu seiring pernyataan playmaker Santos Paulo Henrique Ganso yang siap bergabung dengan Milan Januari 2012.  Hal itu diungkapkan Ganso seusai membawa Santos memenangi Copa Libertadores 2011 (23/6).

“Mimpi saya ke depan adalah mengalahkan (Lionel) Messi dan Barcelona di Piala Dunia Antarklub Desember nanti lalu bergabung dengan AC Milan pada Januari,” kata Ganso di situs resmi tifosi Milan.

Ganso memang sudah masuk radar Milan sejak awal tahun ini. Galliani dan Direktur Olahraga Milan Ariedo Braida diklaim terbang ke Brazil pekan lalu untuk memulai negosiasi dengan kubu Ganso. Beberapa pemain Milan asal Brazil seperti Robinho dan Thiago Silva pun sudah melobi Ganso agar menjadi rekan seklub.

Tapi, banderol tinggi lagi-lagi menjadi handicap Milan. Santos kabarnya hanya bersedia melepas Ganso dengan 54 juta euro (Rp 661 miliar). Itu sesuai dengan klausul pelepasan kontraknya. (dns/jpnn)

Tolak Rp371 Miliar

LONDON – Barcelona, sepertinya, harus bekerja ekstrakeras untuk mendapatkan Cesc Fabregas. Sebab, penawaran pertama Barca  -sebutan Barcelona- kepada Arsenal untuk Fabregas menemui kegagalan. Dilansir The Guardian, Arsenal menolak tawaran 27 juta pounds (Rp 371 miliar) dari Barca kemarin (24/6).

Arsenal tentu saja menolak mentah-mentah tawaran itu karena lebih rendah dibandingkan tawaran Barca musim lalu yang ditolak Arsenal, yakni 35 juta pounds. The Gunners – julukan Arsenal- diklaim meminta sedikitnya 40 juta pounds (Rp 550 miliar) untuk Fabregas.

Tapi, Presiden Barca Sandro Rosell sebelumnya menyatakan apabila mereka tidak akan mengeluarkan bujet untuk Fabregas melebihi 35 juta pounds. “Guardiola (Josep Guardiola, pelatih Barca, Red) mengetahui nilai seorang pemain dan nilai Cesc adalah di bawah 35 juta pounds,” ucap Rosell di stasiun televise Catalan TV3.
“Barcelona akan menawar di bawah harga itu dan apabila mereka (Arsenal) tidak menerimanya, maka Cesc tidak akan datang,” tandas Rosell. Dalam upaya mendatangkan Fabregas, Barca telah mengirim Wakil Presiden Bidang Olahraga Josep Maria Bartomeu dan Direktur Olahraga Andoni Zubizarreta ke London. Sedangkan dari Arsenal diwakili Chief Executive Ivan Gazidis dan pelatih Arsene Wenger.

“Selain upaya kami, dia (Fabregas) akan melakukan segala cara untuk bisa datang ke kami,” jelas Rosell.
Barca boleh saja optimisme. Hanya, dengan bujet belanja hanya 45 juta euro (Rp 551 miliar), Barca terancam menemui kegagalan seperti musim lalu. Barca memang akan mendapat suntikan income 10 juta euro (Rp 122 miliar) dari penjualan Bojan Krkic ke AS Roma.

Tapi, Barca masih saja kesulitan mendapatkan pemain pertamanya untuk musim depan (2011-2012). Winger Udinese Alexis Sanchez yang menjadi kandidat utama ternyata urung terealisasi. Itu karena Udinese terus menaikkan banderol Sanchez hingga 50 juta euro (Rp 612 miliar).

Tak pelak, Barca kini bersiap menjadikan Fabregas sebagai pemain pertama yang akan mendarat di Nou Camp. Darren Dein, agen Fabregas, menyatakan apabila Barca memberi prioritas lebih kepada Fabregas dibandingkan Sanchez maupun buruan lainnya seperti striker Villarreal Giuseppe Rossi.
Barca memang sudah berharap mendapatkan Fabregas musim lalu. Kostum nomor 4 juga sudah disiapkan untuknya. (dns/jpnn)

Asing Lapor FIFA

Sewa Pengacara Tuntut Gaji

MEDAN – Kalau mantan pemain lokal PSMS hendak melaporkan persoalan gaji ke PSSI, duo legiun asing eks PSMS, Vagner Luis dan Almiro Valadares memilih melaporkan masalah ini langsung ke induk sepak bola sejagad raya: FIFA. Rencananya laporan akan diajukan Senin (27/6).

Duo Brasil ini sudah lebih satu bulan terlunta-lunta di Kota Medan. Dengan berbekal tabungan seadanya, keduanya hanya pasrah menanti gaji. Bahkan keduanya tak kuasa pulang kampung berlibur karena keterbatasan biaya.
Dan langkah itu diambil lantaran akumulasi kekecewaan karena tidak ada kepastian pembayaran gaji.

Bahkan ketika coba dikonfirmasi kepada Plt Ketua Umum PSMS yang juga Sekretaris Umum dan manajer tim Idris, baik itu lewat telepon dan SMS tidak pernah ada balasan. Hal ini membuat keduanya frustasi.

“Saya ingin komunikas baik-baik dan berharap gaji kami dilunasi. Saya coba hubungi tapi tidak ada jawaban. Kami lelah dan memutuskan melaporkan masalah ini langsung ke FIFA,” beber Luis. “Padahal kalau gaji kami dibayar, kami ingin pulang kampung dan bertemu keluarga,” sambungnya yang juga diamini Almiro. Dan tak tanggung-tanggung, kedua pemain ini akan menyewa pengacara untuk melaporkan masalah ini. “Semoga pengacara mampu membantu kami menuntut hak,” lanjut Luis.

Soal klaim Idris bahwa PSMS telah mengabiskan Rp11 miliar untuk biaya operasional satu musim, Luis dan Almiro tampak tak yakin. “Kalau dipikirkan tidak mungkin sebanyak itu. Dari kontrak para pemain tidak ada yang sampai Rp1 milyar,” lanjut Luis.

Dalam rencana laporan itu, ada juga poin soal kecurangan pembayaran sisa kontrak oleh pengurus PSMS dalam hal ini Idris. Salah satunya adalah rencana PSMS yang hanya akan membayarkan gaji sebesar satu bulan. Menurut mantan pemain Pelita Jaya itu, lolosnya PSMS ke delapan besar membuat pengurus harus membayar penuh gaji pemain lokal dan pemain asing yang memperkuat sejak putaran pertama lalu. “Sesuai klausul kontrak kami harusnya menerima tiga bulan gaji sisa,” paparnya.

Yang paling parah, Luis siap memaparkan kecurangan Idris yang memberikan Luis dua kontrak dengan jumlah berbeda. Kontrak pertama yang dilaporkan ke PSSI senilai Rp700 juta tapi yang diterimanya hanya Rp550 juta. “Saya punya salinan dua kontrak itu, jadi saya tidak asal ngomong. Ini benar adanya,” sambung Luis.

Kenapa Luis mau menandatangani kontrak palsu itu? Ternyata Luis merasa dijebak karena saat hendak melakukan teken kontrak kompetisi sudah akan berjalan dan tak mungkin lagi mencari klub. “Jadi mau tak mau saya terpaksa tantangani kontrak itu. Waktu sudah sangat mepet dan saya tak mungkin lagi dapat klub,” bebernya lagi.

“Agen saya Jaime Rojas awalnya sudah menyuruh saya untuk memikirkan ulang sebelum menandatangani kontrak. Saya sudah lama ikut seleksi di PSMS tapi tak kunjung dikontrak saat itu. Mereka cukup cerdik mengelabui saya,” pungkas Luis. (ful)

Layanan RS Buruk, Lapor ke Komisi B

Dengan adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal) diharapkan ibu-ibu yang akan melahirkan dapat dilayani secara baik dan tanpa dipungut biaya alias gratis. Karenanya, Komisi B DPRD Kota Medan meminta kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang melayani pasien Jampersal dapat meningkatkan pelayanannya.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Medan Roma P Simaremare kepada wartawan Sumut Pos Adlansyah Nasution, Jumat (24/6). Berikut petikan wawancaranya.

Apakah pasien Jampersal memang gratis?
Itu program dari pemerintah pusat yang disosialisasikan Dinas Kesehatan Kota Medan untuk meringankan biaya ibu-ibu yang ingin melahirkan. Apalagi, seluruh anggaran sudah ditanggung pemerintah sebagai bentuk pelayanan terhadap jaminan persalinan bagi ibu-ibu hamil.

Bagaimana dengan pelayanannya, apakah bisa maksimal?
Pelayanan harus ditingkatkan, sehingga para pasien yang kurang mampu dapat merasakan pelayanan yang maksimal. Kepada dokter dan perawat, jangan pernah sekalipun menyalahkan masyarakat ataupun keluarga pasien, karena justru pihak rumah sakit yang harus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan itu, perbaikan dalam pelayanan terhadap paseien akan menjadi lebih baik. Jika ada pasien yang merasa kecewa dengan pelayanan yang diberikan, bisa menyampaikan ke Komisi B DPRD Medan, kita akan menindaklanjutinya.

Sedangkan untuk kritikan masyarakat?
Kritik masyarakat yang kurang puas dengan pelayanan dalam program Jampersal ini justru harus dijadikan motivasi bagi pihak RS untuk melakukan perubahan sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan pelayanan. Selain itu, peralatan medis yang dimiliki rumah sakit juga harus lebih baik dan didukung dengan teknologi modern.

Bagaimana bila ada pasien yang dikenakan biaya?
Bila ada masyarakat yang dikenakan biaya dalam program Jampersal ini, segera laporkan ke Komisi B. Pasti akan kita tindak sebagai peringatan dalam memberikan bentuk pelayanan terhadap masyarakat, khususnya pasien di rumah sakit atau Puskesmas.(*)

Menagih Utang Malah Dipukuli

Maksud hati hendak menagih utang kepada oknum polisi yang bertugas di Polsekta Medan Area. Namun, Dina Ria br Simanjuntak malah dipukuli oleh oknum polisi tersebut. Akibatnya, dia mengalami luka memar di bagian mata dan badannya.

Tak senang atas perlakuan aparat kepolisian berinisial Aiptu THS ini, Dina Ria warga Jalan Darussalam, Medan Baru ini mengadukan peristiwa itu ke Mapolresta Medan, Kamis (23/6) pukul 11.00 WIB.

Ceritanya berawal ketika Dina menghampiri Aiptu THS di depan Diskotek Super. Saat itu, Aiptu THS baru saja keluar dari diskotek tersebut. Tanpa basa-basi, Dina langsung menanyakan utang Aiptu THS sebesar Rp1 juta. Rupanya, Aiptu THS merasa tak nyaman ditanya soal utang di depan umum. Lantas, Aiptu THS mengajak Dina masuk ke mobil Kijang Inova Biru BK 1814 GF milik Brigadir RG untuk membicarakan masalah utang tersebut.

Namun di dalam mobil, Dina malah dipukul oleh Aiptu THS. “Kalau kau menagih utang, aku lagi tidak ada uang,” kata THS. Namun, Dina tetap berharap THS mau melunasi utangnya tersebut.

Lantas, Dina pun dibawa ke Jalan Wahiddin. Di sana, THS menelepon seorang rekannya yang diketahui bernama Brigadir D. Tak lama berselang, Brigadir D pun datang dan memberikan uang Rp1 juta kepada Dina. (mag-7)

Inspektorat Desak TRTB Kembali Bongkar Nanyang

MEDAN- Ketidaktegasan Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan dalam menindak bangunan Nanyang International School yang menyalahi perizinan, mendapat perhatian serius dari Inspektorat Kota Medan. Karenanya, jika Dinas TRTB tidak menindak tegas bangunan yang berada di Jalan Sriwijaya/Abdullah Lubis, Medan Baru ini, Inspektorat Kota Medan akan memberi peringatan tertulis kepada Dinas TRTB.

“Bila TRTB tidak maksimal dalam melakukan pembongkaran bangunan sekolah Nanyang, kita akan mem berikan teguran kepada SKPD tersebut agar melakukan pembongkaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Inspektorat Pemko Medan Farid Wajedi kepada wartawan Sumut Pos, Jumat (24/6).

Menurut Farid, Bidang Pengawasan Dinas TRTB harus benar-benar me lakukan pengecekan di lapangan. Jika memang pemilik Nanyang masih membandel dan melanjutkan pembangunan, bangunan tersebut harus dibongkar. “Kan ada ketentuannya,” ucap Farid.

Bahkan, dengan tegas Farid mengatakan, jika Dinas TRTB tak maksimal dalam menindak bangunan bermasalah tersebut, maka inspektorat bakal menurunkan tim guna mengusut masalah ini.

Sementara warga di sekitar lokasi bangunan Nanyang International School mengaku resah dan kecewa dengan sikap TRTB Kota Medan. Menurut seorang warga yang meminta namanya tidak dikorankan, Dinas TRTB takut dengan Nanyang. Karenanya, mereka sangat berterimah kasih kepada anggota dewan yang sudah memperjuangkan aspirasi mereka.

Warga juga mengaku heran dengan sikap TRTB Kota Medan yang terkesan tidak tegas dalam menindak bangunan yang telah menyalahi perizinan tersebut. Karenanya, warga meminta Dinas TRTB membuktikan ucapannya dengan membongkar bangunan yang menyalahi perizinan tersebut. “Jangan banyak alasan. Dulu alasan tidak dilakukannya pembongkaran karena masih ada anak sekolah. Sekarang anak sekolah sudah libur, TRTB harus membuktikan,” pinta warga mengaku sangat terganggu dengan pembangunan Nanyang tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas TRTB Kota Medan Syampurno Pohan yang dikonfirmasi wartawan koran ini, Jumat (24/6) siang mengatakan, pihaknya akan melakukan pembongkaran kembali pada pekan depan. “Minggu depan, bangunan Nanyang akan kita bongkar,” ujar Syampurno singkat.

Dijelaskannya lagi, Sekolah Nanyang sebenarnya mempunyai izin melakukan pembangunan. Namun, ada bangunan yang menyimpang dari perizinan yang dikeluarkan Dinas TRTB. Dengan begitu, Tim Terpadu Pemko Medan bersama Dinas TRTB akan melakukan pembongkaran kembali. (adl)

Pipa Penyalur Gas tak Layak Pakai

Gudang Pengisian Tabung Gas Meledak

MEDAN- Meledaknya gudang gas PT Sinar Bakti Mas di Jalan Besar Namorambe, Desa Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, diduga disebabkan pipa penyaluran yang sudah tidak layak pakai lagi. Hal ini diketahui setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Penyelidikan sementara, ledakan terjadi karena kewajaran. Pipa penyaluran yang tak layak pakai lagi dan sudah lama tak diganti,” ujar Kapolsek Namorambe AKP S Karokaro kepada wartawan, Jumat (24/6). S Karokaro juga membantah kalau ledakan tersebut disebabkan karena kelalaian.

“Kalau meledaknya karena gas atau selang, itu bisa disebut kelalaian. Karena kurang hati-hati. Tapi ini, karena kondisi pipa yang sidah tidak layak pakai lagi,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi. “Mandor gudang Sugio dan karyawannya, Jefri sudah kita periksa. Satu orang lagi kita periksan Senin (27/6). Karena dia masih tuli karena ledakan itu,” tuturnya.
Sementara, seluruh biaya pengobatan terhadap korban yang menajalani perawatan medis ditanggung pihak perusahaan, dan sekarang seluruh korban sedang menjalani operasi kulit di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati.
Seperti diketahui, dua pekerja menderita luka bakar serius sementara tiga orang lainnya terluka karena tertimpa reruntuhan gudang. Korban mengalami luka bakar, Sutino (45) warga Gang Becek, Desa Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe dan Firmansyah (42) warga Jalan Karya Jaya,Gang Eka Bakti. Sedangkan, Legino (29) warga Desa Batu Penjemuran, Dusun II, Namorambe; Ngatimo (27) warga Kecamatan Delitua, dan Fendi (27) warga Kecamatan Delitua, mereka terluka tertimpa reruntuhan gudang.

Sutino yang berada paling dekat dengan sumber ledakan menderita luka-luka yang cukup parah.Wajah dan badannya melepuh akibat disambar semburan api dari tabung gas. Rekannya Firmansyah juga mengalami luka bakar, sementara tiga pekerja lainnya terluka akibat terkena reruntuhan atap gudang. (adl)