Home Blog Page 1500

Pembalap Liar Bukan Tewas Dibacok

Korban berinisial F (16) diduga menjadi korban begal saat jadi joki balap liar di Jalan Megawati.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai menepis jika disebut seorang pelajar berinisial F (16) warga Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan, tewas karena dibacok. Hasil penyelidikan Polres Binjai, korban yang masih berstatus pelajar ini tewas karena kecelakaan tunggal.

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah menjelaskan, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario tanpa plat dan tanpa penerangan, memang melakukan balapan di jalur ilegal bersama lawannya berinisial AKP. Lawan korban, kata Riswansyah, mengendarai Yamaha NMax BK 2340 RBJ.

“Saat balapan pertama, korban sudah kalah. Kemudian diulang balapan kedua dan saat melaju dengan kecepatan tinggi, korban oleng ke kiri serta menabrak pohon yang ada di pinggir jalan,” kata Riswansyah, Kamis (18/5/2023).

Menurutnya, teman korban berinisial AKP tetap melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan korban jauh di belakang. “Akibat kejadian ini, korban mengalami luka dan kemudian meninggal dunia. Sedangkan kendaraan korban mengalami kerusakan dan dibawa ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Binjai,” ujarnya.

Kondisi korban tewas cukup mengenaskan. Leher mengalami luka robek, paha sebelah kiri juga demikian.

Kemudian paha kiri diduga mengalami patah tulang atau fraktur. “Korban meninggal dunia di RS Sylvani dan kemudian dipindahkan ke RSUD Djoelham Binjai,” pungkasnya.

Sebelumnya, F ditemukan tewas diduga menjadi korban begal di Jalan Megawati, Desa Tandam Hulu I, Hamparan Perak, Deliserdang, Selasa (16/5/2023) malam. (ted/azw)

Warga Medan Area Minta Pemko Bangun Gorong-gorong

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk membuat gorong-gorong yang dapat mengalirkan air secara langsung dari kawasan Jalan Bromo dan sekitarnya ke Sungai Denai.

Pasalnya hingga saat ini, setiap kali turun hujan, kawasan tempat tinggal mereka selalu banjir karena drainase yang ada tidak mampu mengalirkan debit air dalam jumlah yang besar ke Sungai Denai.

Hal itu diungkapkan warga kepada Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Keempat T.A 2023 di Jalan Bromo, Lorong Sosial Lingkungan 6, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, Kamis (18/5/2023) sore.

“Dari zaman dulu pak, daerah tempat tinggal kami ini terus kebanjiran kalau hujan. Kami punya usulan, kami minta supaya Pemko Medan membuatkan gorong-gorong sampai ke sungai denai. InsyaAllah aman, saya yakin. Mudah-mudahan bisa lah aspirasi ini kami disampaikan ke dinas terkait,” ucap Juliani Nainggolan.

Dikatakan wanita paruh baya itu dihadapan Sekcam Medan Area Hafiz, Lurah Tegal Sari III Irwansyah M.Pd, perwakilan Dinas SDABMBK Sabar Lubis dan Ismail Siregar pada kegiatan tersebut, pada tahun lalu Pemko Medan memang pernah melakukan pengorekan dari hulu.

“Tapi gak ada artinya, sebentar saja sudah banjir lagi. Yang di hilir juga harus diperhatikan, itu makanya sangat perlu membuat gorong-gorong yang tembus ke Sungai Deli,” ujarnya.

Selain itu, Juliani juga meminta agar Pemko Medan dapaf melakukan penebangan terhadap sebuah pohon yang berada tepat di depan Gg Sosial, Kelurahan Tegal Sari III. Ia menyebutkan, pohon itu berpotensi untuk membahayakan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Ada pohon besar di depan Gg Sosial pak, tolong sampaikan ke dinas terkait agar ditebang pohonnya pak. Kami sudah sampaikan ke pemilik tanah, mereka nggak keberatan pohon itu ditebang,” katanya dalam kegiatan yang turut dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat tersebut.

Senada dengan Juliani, warga lainnya, Gusahar Nasution juga meminta Pemko Medan untuk menormalisasi parit yang ada di lorong Bahagia dan parit sulang saling.

“Karena hujan sebentar saja sudah banjir pak,” keluhnya.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Medan, Dedy Aksyari meminta Dinas SDABMBK untuk segera menanggapi keluhan warga. Setidaknya dalam waktu dekat, Dedy meminta Dinas SDABMBK untuk melakukan kembali normalisasi sungai dan drainase dari sedimentasi-sedimentasi yang ada agar air dapat mengalir dengan baik.

“Saya minta keluhan warga terkait masalah banjir ini harus dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin. Karena kita tahu, penanganan masalah banjir ini adalah salah satu program prioritas Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution,” kata Dedy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Kemudian, sambung Dedy, selama ini masalah banjir pada beberapa titik di Kota Medan cukup banyak dikeluhkan olah warga.

“Dan ini akan kami seleksi, mana yang prioritas untuk kami masukkan ke dalam pokir (pokok pokiran). Namun, semua masukan ini harus masuk ke dalam catatan dinas SDABMBK. Kemudian, Dinas SDABMBK harus kembali melakukan normalisasi,” tegasnya.

Dedy yang duduk di Komisi IV DPRD Medan menjelaskan, bahwa mengatasi masalah banjir di Kota Medan memang tidak lah mudah. Sebab, mengatasi masalah banjir tidak bisa dilakikan secara parsial, namun harus secara keseluruhan.

“Untuk itu, perlu kita menjaga kebersihan. Disini saya mengajak semua masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, baik ke sungai maupun ke drainase. Sebab setiap kita normalisasi, sedimentasinya itu 60 persen lebih adalah sampah. Miris memang, tapi itu lah kenyataanya. Kuncinya ada di kita, kita mau atau tidak untuk lebih disiplin menjaga lingkungan,” jelasnya.

Terkait masalah pohon yang diminta untuk ditebang, Dedy juga mengaku akan menyampaikannya secara langsung kepada Dinas SDABMBK untuk dilakukan penebangan.

“Sebab sekarang penebangan pohon itu ada di Dinas SDABMBK, bukan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Saat ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan sudah tidak ada karena sudah dilebur,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, warga tampak sangat antusias dalam menyampaikan aspirasinya. Selain masalah banjir dan penebangan pohon, sejumlah keluhan lainnya seperti masalah pelayanan kesehatan hingga pendidikan, juga turut ditampung oleh Dedy Aksyari.

“Aspirasi ini akan saya bawa dan saya sampaikan ke sidang paripurna DPRD Medan. Kita akan meminta agar OPD terkait dapat segera menindaklanjutinya,” pungkasnya.

Menjawab keluhan warga, Lurah Tegal Sari III, Irwansyah mengaku terus berkoordinasi tentang masalah banjir baik kepada pihak kecamatan maupun Dinas SDABMBK.

“Perlu dipahami, bahwa posisi kita (kelurahan Tegal Sari III) secara geografis di titik tengah, sehingga rentan banjir. Di tahun 2022, sudah kita korek sedimentasi, namun karena posisi kita ditengah, maka sedimentasi kembali ada disini. Kita terus perhatikan soal ini,” jawabnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, Sabar Lubis mengaku telah mencatat apa yang menjadi keluhan warga, baik itu masalah banjir maupun pohon yang akan ditebang.

“Keluhan ini akan kita tindaklanjuti, nanti akan berkoordinasi kembali,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekcam Medan Area, M. Hafiz, mengucaokan terima kasih kepada Dedy Aksyari yang telah berkenan menggelar kegiatan reses di Kecamatan Medan Area.

“Kami harapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Kepada masyarakat, kami mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya. (map/azw)

Gaji Honorer Medis dan Outsourcing Binjai Tertunggak

PARIPURNA: Rapat Paripurna HUT Kota Binjai di Gedung DPRD Binjai, terpantau 7 wakil rakyat absen.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Hari Ulang Tahun ke-151 Kota Binjai tahun diwarnai dengan gaji yang menunggak. Bahkan, Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Binjai pun kabarnya menunggak hingga 3 bulan.

Informasi diperoleh, gaji tenaga medis yang berstatus honorer dan outsourcing di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham dikabarkan menunggak 1 bulan, Mei 2023. Di usia 151 tahun Kota Binjai, sekitar 250 tenaga medis yang berstatus honorer dan outsourcing menjerit menunggu kejelasan gaji mereka senilai Rp800 ribu.

“Bulan ini yang belum keluar. Bahkan setiap bulannya, enggak jelas keluar (gaji) tanggal berapa. Suka-suka saja mau tanggal berapa keluar (gaji),” ujar sumber Sumut Pos, Kamis (18/5).

Sumber menyesalkan, masih ada gaji tenaga medis yang menunggak pada hari jadi Kota Binjai. Ironisnya lagi, HUT Kota Binjai berlangsung meriah.

“Tidak ada perbedaan honorer dengan outsourcing. Sama saja, kami diperpanjang setiap tahun,” katanya.

“Alasannya ditagih, tidak ada uang. Mirisnya, mereka bisa tertawa sumringah. Kewajiban selalu dituntut tapi hak dilambat-lambatkan,” sambungnya.

Sumber menambahkan, pejabat berwenang di rumah sakit milik Pemko Binjai juga kerap memberi ancaman kepada tenaga medis honorer dan outsourcing yang kerap bertanya pencairan gaji mereka. Ditambah lagi, tanggal gajian juga tak menentu.

Sesuka hati saja dikeluarkan. “Kalau enggak senang, keluar. Masih banyak orang yang mau kerja di Djoelham ini,” ujar sumber menirukan ucapan pejabat terkait di RSUD Djoelham saat ditanya soal gaji.

Karenanya, para tenaga medis tersebut memilih diam. “Daripada dikeluarkan, mending diam. Cari kerja susah zaman sekarang,” bebernya.

Selain itu, tambah sumber, juga ada uang jaga malam yang tidak cair tahun 2022 lalu. “Uang jasa jaga malam dibayar per 3 bulan. Dananya masuk tahun anggaran 2022 tapi jasa kami di Oktober, November dan Desember tidak dibayarkan karena uang tidak ada. Kami masih berharap, itu dapat dicairkan. Ketika ditanya itu (uang jaga malam), jawaban mereka enggak ada uang,” katanya.

Terpisah, Direktur RSUD Djoelham, dr David Tambunan menjawab, soal uang jaga malam memang sudah dihapus. “Uang jaga malam tahun 2022 sejak diketok P-APBD tahun 2022 sudah tidak ada lagi. Hal ini sudah melalui pembahasan di DPRD. Hal ini juga sudah disampaikan kepada seluruh staf,” kata David.

Terkait gaji honorer pada Mei 2023 belum cair, dia mengakuinya. “Anggaran untuk gaji honorer, bukan di rekening RS, tapi di BPKPAD. RS sudah mengajukan SPD dan kami sedang menunggu turunnya gaji honorer ini. Saya yakin akan segera dibayarkan oleh dinas keuangan,” pungkasnya.

7 Wakil Rakyat Absen, Termasuk Ketua BKD

Pada HUT Binjai yang ke 151 tahun, DPRD menggelar rapat paripurna bersama Pemko Binjai. Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah didampingi wakil wali kota, H Rizky Yunanda Sitepu beserta jajaran hadir.

Juga unsur forkopimda Binjai hadir mengikuti rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra. Namun sayangnya, 7 wakil rakyat terpantau absen dalam resepsi hari jadi Kota Rambutan.

Ketua DPRD Binjai yang akrab disapa Haji Kires mengakui hal tersebut. Adapun mereka yang absen yakni, Ahmad Hasian Siregar (Demokrat), Sri Susilawati (PPP), M Atan (PDIP), HM Sajali (Demokrat), Benny Aulia Sanjaya (Hanura), Hairul Sembiring (Nasdem) dan Gim Ginting (PDIP).

“Yang satu, yang pasti Pak Hasian, dia permisi karena anaknya mau operasi di Sulawesi. Yang lain kita belum tahu alasannya, begitupun kita tanya apa alasannya tidak datang. Yang pasti ada kesibukan yang lebih penting, tapi ini jauh lebih penting,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini.

Karenanya, dia berharap kepada 30 anggota DPRD Binjai untuk menjadikan Rapat Paripurna HUT sebagai agenda penting. “Kita berharap agar disadari rekan-rekan dewan, jangan terabaikan. Ini mencakup masyarakat banyak di hari jadi Kota Binjai yang merupakan kebanggaan masyarakat dan bukan seremonial belaka. Harusnya momen ini menjadi evaluasi,” tukasnya. (ted/azw)

Target Menangkan Pileg dan Pilpres, ‘Banteng’ Sergai dan Tebingtinggi Konsolidasi Penuh

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Ribuan Kader PDI Perjuangan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) dan Kota Tebingtinggi tumpah ruah di Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin, dalam rangka konsolidasi internal pemenangan Pemilu serentak Tahun 2024, Kamis (18/5/2023).

Konsolidasi ini dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM bersama Sekretaris Dr Soetarto, Ketua DPC yang juga Bupati Sergai H Darma Wijaya, Ketua DPC yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Imam Irdian Saragih.Hadir juga anggota DPR RI dr Sofyan Tan beserta jajaran pengurus DPD, DPC, PAC dan Ranting.

“Ketua Umum Hj Megawati Sukarnoputri telah menugaskan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden 2024. Untuk itu, sebagai kader partai kita harus tegak lurus terhadap intruksi Ketum dengan tidak ada tawar-menawar untuk siap memenangkan Ganjar Pranowo juga Pileg pada Pemilu 2024,” kata Rapidin SImbolon.

Rapidin juga menegaskan, jika target hattrick pada Pemilu tahun depan, menjadi target yang harus diraih PDI Perjuangan.

“Mulai saat ini seluruh kader harus mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk bergotong-royong dalam berjuang memenangkan kontestasi Pemilu 2024 nanti,” tegas mantan Bupati Samosir tersebut yang disambut teriakan “Ganjar Presiden!” dari peserta konsolidasi.

Sementara itu, Ketua DPC yang juga Bupati Sergai H Darma Wijaya menyampaikan, secara umum mesin partai sudah sangat siap untuk memenangkan Pilpres dan Pileg serta Pilkada pada Tahun 2024.

“Konsolidasi demi konsolidasi ke akar rumput telah kita laksanakan dan saat ini mesin partai dalam keadaan siap untuk bergerak, dan DPC PDI Perjuangan siap menjalankan intruksi partai untuk meraih hattrick pada Pemilu 2024,” kata Darma WIjaya dalam Sambutannya.

Senada dengan itu, Ketua DPC Kota Tebingtinggi juga menegaskan, mesin partai saat ini dalam kondisi siap meraih Kemenangan.

“Kita siap untuk melaksakan intruksi partai, sedangkan untuk Pileg kita menargetkan menjadi pemenang dan dapat menambah kursi anggota DRPD Kota Tebingtinggi,” ujar Imam Irdian.

Diakhir kegiatan, Ketua DPD PDI Perjuangan membagikan T-Shirt bergambar Capres Ganjar Pranowo kepada DPC Kabupaten Sergai dan Kota Tebingtinggi sebagai Simbol kerja-kerja Politik untuk memenangkan Pemilu 2024 di mulai dan dimasifkan. (adz)

Mendekati Idul Adha, TGS Ganjar Sumut Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Sergai

Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut saat menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban di Dusun V, Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai, Sumut, Rabu (17/5/2023).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban di Dusun V, Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), provinsi Sumatera Utara, Rabu (17/5/2023).

Koordinator TGS Ganjar Sumut Zulfi Andika menyatakan pihaknya menggelar pelatihan itu karena dalam waktu dekat akan ada perayaan Iduladha yang disemarakkan oleh umat Islam. Dia menilai pentingnya topik pelatihan tersebut agar makin banyak warga di daerah itu yang bisa menyembelih hewan sesuai dengan syariat Islam.

“Kami melaksanakan pelatihan penyembelihan hewan di kawasan Kuta Baru, Serdang Bedagai, karena dalam waktu dekat kita akan melaksanakan hari raya Iduladha. Kami memandang perlu ilmu-ilmu keislaman seperti ini. Maka, kami ambil topik penyembelihan hewan kurban,” ujarnya.

Zulfi mengatakan belakangan penyembelih hewan kurban mulai jarang ditemui. Dengan pelatihan ini, pendukung Ganjar Pranowo tersebut mengajak warga, khususnya generasi muda, di Kabupaten Serdang Bedagai untuk mempraktikkan cara menyembelih hewan kurban.

“Karena tukang sembelih yang ada sekarang sangat minim. Dengan pelatihan ini, kami mengajak generasi muda untuk lebih memahami ilmu ini,” jelasnya.

Zulfi mengungkapkan urgensi digelarnya pelatihan penyembelihan hewan kurban di daerah tersebut. Menurut dia, tidak sembarangan memahami dan mempraktikkan penyembelihan hewan kurban. Diperlukan pelatihan khusus seperti ini.

“Tujuannya, pertama untuk meningkatkan semangat beragama. Kedua, masyarakat paham tentang metodologi penyembelihan hewan kurban. Artinya, kita tidak bisa sembarangan semuanya ada caranya bagaimana sih cara menyembelih hewan kurban sesuai dengan syariat dan tuntunan agama,” katanya.

Zulfi berharap warga di daerah ini, khususnya generasi muda, bisa terpacu untuk memahami dan bisa menjadi penyembelih hewan kurban. Dia mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi stimulasi bagi mereka untuk mau lebih memperdalam ilmu-ilmu agama yang berdampak langsung bagi masyarakat umum.

“Harapannya, warga di sini dan generasi muda bisa terpacu. Kegiatan itu juga kami jadikan sebagai stimulasi atau perangsang untuk generasi muda agar memahami ilmu-ilmu penyembelihan,” ujarnya.

Zulfi juga berharap nantinya tidak hanya orang tua dan para sepuh yang maju sebagai penyembelih saat hari raya Iduladha, tetapi juga para pemuda turut ambil bagian.

“Untuk ke depan, kami berharap tidak ada lagi orang tua atau sepuh yang bisa melaksanakan penyembelihan, tetapi juga generasi muda punya kemampuan,” katanya.

Zulfi mengatakan para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Terbukti ada sekitar 100 warga yang berbondong-bondong menghadiri penyuluhan itu.

“Alhamdulillah di desa kuta baru ini, masyarakat berbondong-bondong hadir, ada sekitar 100 orang yang mati ikut pelatihan ini,” katanya.

Dalam kesempatan ini, TGS Ganjar Sumut juga memberikan alat penyembelihan hewan seperti parang dan pisau serta buku tata cara penyembelihan hewan kurban.

Sementara itu, Mahyudi Saragih (38) peserta pelatihan penyembelihan hewan kurban, mengatakan kegiatan yang digelar TGS Ganjar Sumut ini sangat bermanfaat bagi warga di daerah ini. Dia berharap ilmu yang disampaikan dalam pelatihan tersebut bisa diterapkan saat Iduladha nanti.

“Saya berterima kasih kepada TGS yang hadir di kampung kami. Alhamdulillah apa pun yang disampaikan pak ustaz tadi menjadi ilmu bagi kami yang tadinya awam tentang tata cara penyembelihan kurban. Pelatihan ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Mahyudi juga berharap dirinya dan peserta pelatihan ini bisa menyembelih kurban dengan baik sesuai dengan syariat Islam.

“Semoga pelatihan tadi bisa membawa berkah bagi kami. Bisa mendapatkan ilmu dan tata cara yang disampaikan dapat kami laksanakan dengan baik dan tidak ada kekeliruan,” ungkapnya.

Mahyudi juga mengungkapkan terima kasih atas pemberian alat potong hewan kurban seperti parang dan pisau serta buku tata cara penyembelihan.

“Tentu saja bermanfaat, semua jemaah nanti bisa membacanya di masjid kami. Mudah-mudahan buku ini menambah ilmu bagi kami untuk disampaikan ke masyarakat,” ujarnya.(rel/tri)

Teks Foto:

 

Prodi Kimia USM Indonesia Diasuh Dosen Lulusan Inggris, Kimia Ilmu yang Menyenangkan

PRODI KIMIA: Mahyuni Harahap SSi MSc bersama mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Kimia USM Indonesia, Rabu (17/5).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KIMIA itu ilmu yang menyenangkan karena sangat erat dengan kehidupan masyarakat. Banyak hal penting tatkala belajar kimia.

”Kalau bicara kuliah program studi Strata-1 Kimia, kebanyakan orang menganggap rumit. Kesannya seperti itu. Padahal kimia itu adalah jurusan yang sangat seru, asyik dan menyenangkan,” kata Ketua Program Studi Kimia Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia Mahyuni Harahap SSi MSc dikampusnya, Rabu (17/5).

Program studi ini dibuka sejak tahun 2014 dengan alumni pertama mulai tahun 2018. ”Sarjana lulusan kimia masih sedikit. Padahal Banyak lapangan kerja bagi lulusan kimia terutama untuk dunia industri,” katanya.

Lulusan S1 Kimia juga bisa menjadi guru. Kemudian bagi yang melanjutkan jenjang pendidikan S2 dan S3 bisa menjadi dosen. ”Saat ini banyak tersedia beasiswa pendidikan S2 dan S3 untuk lulusan S1 Kimia,” tambahnya.

Alumni program studi S1 Kimia juga dapat menjadi quality control, berwirausaha dan beragam jenis pekerjaan.

”Kulit pisang yang biasa dijadikan dedak makanan dapat dijadikan kapasitor penyimpanan energi. Penelitian mahasiswa USM Indonesia ini sedang dalam tahap pengujian,” jelasnya.

Daun tanaman pun bisa diolah menjadi eco-enzyme. Limbah organik di pasar seperti sayuran dapat juga diolah ahli kimia menjadi pupuk. Sampah plastik pun bisa didaur ulang jadi biji plastik.

Ia menambahkan, program studi yang dipimpinnya diasuh para dosen kompeten dan berpengalaman. Diantaranya Mahyuni Harahap SSi MSc (alumni University of Birmingham United Kingdom Inggris), Leni Novita MPd (sedang lanjut studi S3 di National Dong Hwa University Taiwan) dan Dr Vivi Purwandari MSi alumni USU yang sedang post-doc di BRIN.

 

‘”Program Studi Kimia USM Indonesia kompeten dan unggul dalam menghasilkan lulusan sarjana sains (SSi) di bidang kimia berbasis industri pada tahun 2038. Inilah visi yang dilaksanakan,” katanya.

Mahasiswa Kimia USM Indonesia Edison Halawa yang sedang meneliti limbah sawit menjadi papan partikel mengatakan bahwa yang dipelajari dalam kimia adalah yang berkaitan dengan lingkungan.

”Prodi Kimia USM Indonesia ini kami berharap lebih berkembang dan lebih maju,” kata mahasiswa yang bercita-cita sebagai guru tersebut.

Winta Lase, juga merasa senang kuliah di program studi kimia. ”Saya suka melakukan kreativitas dan hal-hal baru. Dosen disini juga sangat mendukung. Ayo kuliah di Prodi Kimia, prospek kerjanya juga bagus,” kata mahasiswi yang akan melanjutkan pendidikan S2. (dmp)

Hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point, Nikmati Sensasi Kulineran ala Jepang di Indomie Yatai

Indomie menghadirkan pengalaman baru yang seru, yaitu kulineran ala Jepang lewat Yatai Ramen Indomie. Di Medan, Indomie Yatai hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point pada 17-21 Mei 2023, mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ingin menikmati sensasi kulineran ala Jepang, warga Medan dapat mengunjungi Yatai Ramen Indomie. Setelah sebelumnya hadir di Kota Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Bali, Manado, kini Yatai Ramen Indomie hadir di Kota Medan. Di Medan, Indomie Yatai hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point pada 17-21 Mei 2023, mulai pukul 10.00 – 22.00.

Yatai adalah kedai kaki lima khas Jepang yang menjual beraneka makanan, salah satu yang biasa disajikan adalah Ramen. Menyantap makanan di Yatai memberikan suasana dan pengalaman yang berbeda, karena pengunjung dapat melihat secara langsung sang penjual membuat makanan yang dipesan, dan bahkan, kita juga bisa berinteraksi dengan pendagangnya juga.

‘’Kali ini Indomie menghadirkan pengalaman baru yang seru, yaitu kulineran ala Jepang lewat Yatai Ramen Indomie, ‘’ujar Oki Susanty, Public Relation PT Indofood Divisi Noodle Cabang Medan.
Dikatakan Oki, di Yatai Ramen Indomie yang bersuasana khas Jepang, pengunjung bisa menjadi yang pertama mencoba nikmatnya Tori Miso Ramen dari Indomie yang disajikan dengan topping ramen lengkap dan minuman, dengan harga hanya Rp 10.000,-.

Pengunjung juga berkesempatan mengambil lucky dip, dimana pengunjung yang beruntung dapat menikmati ramen ini dengan gratis. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan chef di yatai yang akan bercerita bagaimana cara menikmati ramen yang otentik Jepang untuk memberikan pengalaman yang berbeda, dan juga dimeriahkan dengan hadirnya Cosplayers ala Jepang yang membuat suasana semakin seru dan khas Jepang.

Tori Miso Ramen yang disajikan merupakan inovasi terbaru dari Indomie, yaitu Indomie Premium Collection Ramen Series dengan rasa Tori Miso yang bisa dinikmati di Indomie Yatai hingga tanggal 21 Mei 2023.
Indomie Premium Collection Ramen Series diluncurkan pada tanggal 6 Maret 2023 di Indomie Official Store e-commerce dan juga toko-toko retail di seluruh Indonesia, dengan tiga varian rasa ramen Jepang yaitu Tori Miso Ramen dan Shoyu Ramen untuk varian kuah, dan Takoyaki untuk varian goreng.

‘’Ikuti terus update dari Indomie lewat media sosial di Instagram @indomie untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Indomie Ramen Series,’’sebut Oki. (sih)

Atlet Sumut Sumbang 7 Emas di SEA Games 2023

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet asal Sumatera Utara turut memberikan sumbangsih kepada Kontingen Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja. Atlet Sumut secara keseluruhan menyumbangkan 7 emas, 3 perak, dan 8 perunggu bagi Merah Putih.

Dua medali emas tersebut disumbangkan pembalap sepeda Dara Latifah dari nomor MTB eliminator putri dan MTB cross country relay mixed. Kemudian masing-masing disumbangkan Delbert Tanoto dari cabang e-sport nomor valorent, Toni Kristian Hutapea dari kick boxing, trio Riva Hijraih/Eny Tri Susilowati/Riana Octavia dari cabang kun bokator beregu putri, Rosa Beatrice Malau dari wushu sanda, dan Abdul Hafiz dari atletik nomor lempar lembing.

Tiga medali perak disumbangkan Samuel Marbun dari wushu sanda dan dua medali dari Haris Horatius dari wushu taolu. Sedangkan delapan medali perunggu disumbangkan Saroha Lumbantobing dari cabang tinju, Rayhan Abdul Latih dari cabang golf, Faisal Siahan cabang karate, dan dua medali dari Dessyinta Rakawuni Banuera di cabang karate kumite beregu serta kumite perorangan. Kemudian tiga perunggu lainnya disumbangkan Riana Octavia dari cabang Kun bokator dan dua dari Deslya Anggraini di cabang Kun bokator perorangan dan ganda campuran.

Ketua Umum KONI Sumatera Utara, John Ismadi Lubis mengakui cukup bangga dengan raihan tersebut. Sebab dari 20 atlet yang berangkat ke SEA Games 2023, 16 orang berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia.

“Dari 20 atlet asal Sumut yang membela Indonesia, sebanyak 16 atlet berhasil meraih medali. Meskipun para peraih medali itu tidak akan semua tampil di PON 2024 mendatang,” ujar John Lubis di Medan, Rabu (17/5).

Dijelaskannya, dari 20 atlet asal Sumut yang membela Indonesia, kemungkinan hanya 16 yang akan tampil di PON 2024. Sebab cabang kun bokator merupakan cabang baru dan tidak akan dipertandingkan di PON mendatang.

“Kun bokator merupakan cabang olahraga baru di SEA Games 2023. Dan, memang ada empat atlet asal Sumut yang tampil di cabang itu. Tapi tidak apa-apa, sebab 16 atlet lainnya merupakan yang terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

John juga menyebutkan bahwa Raihan SEA Games 2023 ini tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya. Karena cabang yang dipertandingan juga berbeda. Namun dia tetap memberikan apresiasi kepada atlet asal Sumut yang telah berjuang di SEA Games 2023.

“Kita tetap memberikan apresiasi kepada atlet asal Sumut yang telah berjuang di SEA Games 2023. Kita berharap agar mereka terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa meraih medali emas di PON 2024 mendatang,” harapnya. (dek)

5 UKM Unggulan Program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) 2.0 Raih Modal Usaha dari Telkomsel

Program Digital Creative Entrepreneurs tahun kedua (DCE 2.0) dari Telkomsel resmi mengumumkan lima pelaku UKM unggulan yang terdiri dari Darmojo Ayam Panggang dari Sidoarjo, Jawa Timur (peraih predikat Best of The Best), Come n Drink dari Jayapura, Papua (Terbaik Kategori Makanan & Minuman), Batik Anne Surya dari Surabaya, Jawa Timur (Terbaik Kategori Fashion), Solohabo Gift dari Karanganyar, Jawa Tengah (Terbaik Kategori Kriya), dan Maharati dari Jakarta Selatan, DKI Jakarta (Terbaik Kategori Personal Care).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Program Digital Creative Entrepreneurs tahun kedua (DCE 2.0) yang telah diselenggarakan Telkomsel sejak Agustus 2022 yang lalu sebagai bagian aktivitas tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan dengan berperan menjadi platform solusi serta inkubasi bagi pengembangan entrepreneur dan brand owner lokal pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, resmi ditutup dengan Awarding Ceremony yang bertajuk ‘Unlocking Opportunities with Digital Creativities’. Dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki, Awarding Ceremony DCE 2.0 juga mengumumkan lima pelaku UKM unggulan dari 1.594 pelaku UKM yang menjadi peserta program tersebut. Lima UKM unggulan tersebut terdiri dari satu UKM Best of The Best dan empat UKM terbaik dari tiap kategori dalam Program DCE 2.0, yaitu Kategori Makanan dan Minuman, Busana, Kriya, dan Perawatan Diri.

Dari seluruh peserta yang mendaftar pada webinar dan local roadshow Program DCE 2.0, terpilih 200 pelaku UKM untuk mengikuti intimate class bersama Platform MyAds, Kuncie, dan 99% Usahaku dari ekosistem bisnis digital Telkomsel. Kemudian 60 pelaku UKM unggulan berhak mengikuti workshop dan dikurasi kembali dari aspek produk, legalitas, finansial, digital, dan kreativitas. Lalu 20 pelaku UKM terpilih untuk menjalani DCE 2.0 Academy, dan selanjutnya 5 pelaku UKM unggulan di antaranya berhak mendapatkan bantuan modal usaha dari Telkomsel. Lima UKM unggulan DCE 2.0 tersebut adalah Darmojo Ayam Panggang dari Sidoarjo, Jawa Timur (peraih predikat Best of The Best), Come n Drink dari Jayapura, Papua (Terbaik Kategori Makanan & Minuman), Batik Anne Surya dari Surabaya, Jawa Timur (Terbaik Kategori Fashion), Solohabo Gift dari Karanganyar, Jawa Tengah (Terbaik Kategori Kriya), dan Maharati dari Jakarta Selatan, DKI Jakarta (Terbaik Kategori Personal Care).

Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu B. Sigit mengatakan, “Penyelenggaraan DCE 2.0 merupakan perwujudan komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler yang membuka lebih banyak peluang kemajuan dan pertumbuhan bagi masyarakat. Program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan ekosistem aset dan infrastruktur digital Telkomsel, khususnya bagi para pelaku UKM di Indonesia yang tengah menjalani transformasi digital. Melalui Program DCE 2.0, kami terus berupaya memberikan dampak positif atas layanan dan solusi mobile digital yang melebihi ekspektasi para pengguna, melalui penguatan kreativitas, kapabilitas, dan kompetensi digital dari para entrepreneur dan brand owner lokal, sekaligus membantu mereka untuk meraih pasar di tingkat nasional maupun global. DCE 2.0 juga dihadirkan untuk dapat membentuk UKM yang terus bertumbuh, menginspirasi, dan berinovasi. Selamat kepada seluruh peserta, terutama lima pelaku UKM unggulan yang menjadi terbaik di tiap kategorinya. Semoga dukungan Telkomsel dapat terus memperkuat transformasi UKM digital Indonesia yang berkelanjutan.”

Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono lebih lanjut menambahkan, “Terima kasih atas antusiasme dari seluruh peserta yang telah mengikuti Program DCE 2.0. Ke depan, dengan mendorong penerapan proses bisnis yang mengedepankan keselerasan berbasis prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG), Telkomsel akan terus melampaui batas ekspektasi untuk dapat membuka beragam potensi inisiatif guna mendukung sektor UKM menjadi katalisator dalam pemulihan dan kebangkitan bangsa untuk melewati berbagai tantangan. Bersama-sama kita dapat menjadi roda penggerak ekonomi bangsa, didukung oleh keunggulan kapabilitas di ekosistem digital yang inklusif.”

Seluruh peserta DCE 2.0 mendapatkan materi pelatihan dan pengembangan oleh 19 pemateri dari kalangan industri digital dan 5 mentor ahli di bidang digital entrepreneurship, seperti CEO HAUS! Indonesia Gufron Syarief sebagai mentor Kategori Makanan dan Minuman, Founder Noonaku Group Florentia Jeanne sebagai mentor Kategori Busana, CEO Naruna Roy Wibisono sebagai mentor Kategori Kriya, Co-Founder DECA Group Jessica Lin sebagai mentor Kategori Perawatan Diri, dan CEO Panenmaya Academy Abdi R. Sastrawinata sebagai head mentor.

Selain itu, para peserta juga diperkenankan mengakses dan memanfaatkan keunggulan aset layanan digital dari ekosistem Telkomsel untuk pelaku UKM, antara lain Platform 99% Usahaku untuk menunjang pertumbuhan bisnis dan manajemen keuangan, Layanan MyAds sebagai solusi periklanan dan promosi digital UKM, Aplikasi Kuncie yang dapat membantu mengembangkan keahlian bisnis melalui pembelajaran online, dan MAXstream sebagai online venue untuk perhelatan aktivitas virtual. Pada akhir program, DCE 2.0 juga menghadirkan pameran virtual dalam bentuk online live shopping untuk mengangkat 20 pelaku UKM unggulan beserta produk andalannya.

Untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai program DCE 2.0, kunjungi situs dce.co.id dan media sosial @dce_id.(rel)