27 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 15015

Bayar Gaji Honor Kami

082168880xxx

Dinas Pendapatan Sumatera Utara belum membayarkan gaji-outsourcing selama 4 bulan, kepada Yth Bapak Kadispendasu saya tenaga kerja Outsourcing memohon kiranya agar Bapak Sjafaruddin selaku Kadispendasu segera menuntaskan pembayaran honor, kami pun merasa jenuh bila tidak ada   keseriusan dalam menangani masalah keterlambatan honor tenaga kerja  outsourcing selama 4 bulan yang belum kami terima saat ini, sehingga kami semua terpaksa berhutang ke sana ke mari agar menutupi kebutuhan kami sehari-hari. Jadi saya memohon agar kiranya Bapak Kadispenda dapat membantu masalah kami ini dan buat Sumut Pos semoga tambah jaya selalu karena kami bekerja di kantor Bapak, bukan sebagai robot yang harus bekerja ontime tapi kami manusia yang   memerlukan imbalan atas hasil kerja.

Kami Proses

Terima kasih pertanyaannya, perlu kami jelaskan sekarang ini honor para tenaga out sourching masih dalam proses di bagian seckretariat Pemprovsu. Kami juga sedang berupaya segera melakukan pembayarannya sesuai dengan aturan dan kemampuan anggaran yang ada.

Sjafaruddin, Kepala Dinas Pendapatan Sumut

Laporan Warga tak Diterima Polisi

BINJAI- Agustina (47) dan Eri (40), kakak beradik yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, kehilangan uang Rp3 juta dan 3 unit HP merek Nokia N70 dan Samsung saat menjaga ibunya di ruang VIP RSU dr Djulham Binjai, Minggu (3/7).“Kami baru tahu kalau kemalingan sekitar pukul 08.00 WIB,” ujar Agustina, saat ditemui di RSU dr Djoelham Binjai. Agustina menjelaskan, malam itu dia dan adiknya tertidur lelap, hingga mereka tidak mengetahui siapa saja yang masuk keruangan ibunya itu. Kesal dengan aksi pencuri tadi, Agustina dan Eri pun membuat laporan ke Polresta Binjai. Anehnya, laporan mereka tidak diterima kepolisian setempat.

“Kami sudah buat laporan, tapi laporan kami tiak diterima. Kata polisi itu, kami tidak ada saksi, sehingga tidak bisa melacak pelakunya,” kesal Agustina yang sudah 10 hari menjaga ibunya di rumah sakit.
Karenakan laporannya tidak diterima, dengan penuh kekesalan, Agustina kembali ke RSU dr Djoelham Binjai, menjaga ibunya. “Saya sudah malas buat laporan lagi. Kalaupun dibuat laporan, polisi itu pasti minta uang,” geramnya.

Direktur Utama (Dirut) RSU dr Djoelham Binjai Drg Susyanto, saat dikonfirmasi terkait hal ini, belum mengetahinya. “Kapan kejadiannya? Oya udahlah, kami akan mengeceknya dulu, dan kami akan lebih berhati-hati lagi,” ujar Susyanto.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Ronni Bonic, saat dikonfirmasi menyarankan korban kembali membuat laporan ke Polres Binjai. “Sudah, suruh saja korban buat laporan lagi. Kami akan memprosesnya,” bujuk Ronni Bonik.(dan)

Bangun 1.000 Unit Rumah Murah

TEBING TINGGI- Seribu unit rumah murah akan dibangun diatas lahan seluas 10 hektar dari bantuan Fasilitas Likuidasi Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Tebing Tinggi.
Plh Wali Kota Tebing Tinggi Hadi Winarno, Jumat (1/7) menyambut baik kerjasama Bank Sumut dengan FLPP yang peduli dengan kondisi perumahan warga di Tebing Tinggi.

“Dengan program ini, ribuan masyarakat kurang mampu di Tebing Tinggi, bisa memiliki tempat tinggal layak, asri serta harga yang terjangkau,” kata Hadi.

Pimpinan Cabang PT Bank Sumut Tebing Tinggi H Khairil Anwar mengatakan, untuk tahap pertama hingga Desember 2011, akan dibangun 100 unit rumah type 36 dengan ukuran tanah 90 meter persegi.

Kedepannya, setiap tahun akan dibangun 200 unit rumah diatas lahan seluas 10 hektar tersebut. “Untuk tahap pertama ini, total dana yang dikucurkan Rp8 miliar untuk 100 unit rumah type 36 dengan luas tanah 90 meter (7 x 13 meter),” kata Khairil.

Dijelaskannya, pembangunan rumah murah ini sangat meringankan konsumen. “Angsurannya hanya Rp790 ribu per bulan. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui Menteri Perumahan dalam rangka menciptakan program sejuta rumah dikota ini,” jelasnya.

Kasub Bid Kerjasama Kemenpera RI Dyah Kusumahandayani mengatakan, tujuan Kemenpera adalah untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah dalam memperoleh rumah layak.(mag-3)

Paling Tinggi ke-14 di Dunia

Kenaikan Harga Rumah RI

Harga perumahan di Indonesia termasuk yang mengalami kenaikan paling tinggi sepanjang kuartal I-2011. Selama periode ini, Indonesia menduduki peringkat 14 dari 50 negara di dunia dengan kenaikan harga rumah tertinggi di dunia.
Demikian hasil riset properti dari Knight Frank yang disampaikan Senior Research Manager Hasan Pamudji, kemarin. “Pertumbuhan harga perumahan di semua kota besar di Indonesia masih mengalami kenaikan sepanjang kuartal I-2011 sebesar 4,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” tuturnya.

Harga rata-rata perumahan di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya khususnya di beberapa daerah mewah mengalami kenaikan di atas 10 persen.

“Indonesia menempati peringkat 14 terbesar dari 50 negara di dunia yang disurvei, yang mengalami kenaikan harga rata-rata perumahan residensial,” imbuh Hasan.

Dia mengatakan, di wilayah Asia Pasifik, Indonesia menempati peringkat 6 setelah Hong Kong, Taiwan, Singapura, Cina, dan Malaysia.

Dikatakan Hasan, sepanjang kuartal I-2011 harga rata-rata perumahan secara global naik 1,8 persen. Kenaikan harga rumah ini terendah sejak kuartal IV-2009. Secara regional, Asia masih menunjukkan pertumbuan harga yang positif sebesar 8,4 persen selama 12 bulan terakhir meskipun pertumbuhan tersebut lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar 17,8 persen. Daerah yang mengalami penurunan harga properti terbesar di dunia adalah Amrika utara sebesar 0,4persen selama 3 bulan pertama di 2011 ini.

“Sementara harga rumah di Eropa relatif tidak bergerak pada kuartal I-2011 namun hasil ini lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya yang turun rata-rata sebesar 4,1 persen,” katanya. Negara-negara yang mengalami kenaikan pertumbuhan harga tertinggi adalah Hong Kong (24,2%), India (21,9%), dan Taiwan (14,3%). (net/jpnn)

APBD Habis untuk Pegawai

Remunerasi Tinggi, 124 Daerah Terancam Bangkrut

Program remunerasi yang dihembuskan pemerintah dalam misi reformasi birokrasi nampaknya menjadi bumerang. Kenaikan belanja pegawai negeri yang terjadi di beberapa kurun waktu, nampaknya kini mulai membebani anggaran di daerah.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mencatat, sebanyak 124 daerah menggunakan lebih dari 50 persen anggaran daerahnya hanya untuk belanja pegawai.

“Tingginya belanja pegawai ini membuat daerah terancam kebangkrutan,” kata Yuna Farhan, Sekretaris Jenderal FITRA dalam keterangan di Jakarta, kemarin (3/6).

Berdasarkan data yang dihimpun FITRA, terdapat 124 daerah yang belanja pegawainya mencapai angka 60 persen ke atas di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011. Jika dipersempit lagi, kata Yuna, sebanyak 16 daerah ternyata menganggarkan belanja pegawai mencapai 70 persen lebih (lihat grafis). Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menduduki peringkat tertinggi dengan belanja daerah mencapai 83 persen.

“Pelayanan publik tidak optimal karena mayoritas belanja daerah hanya untuk ongkos tukang,” kata Yuna.
Jika hal itu berlarut-larut, ujar Yuna, daerah yang belanja pegawainya lebih tinggi terancam kebangkrutan. “2-3 tahun lagi, pendapatan daerah itu bisa terancam,” prediksinya.

Secara umum, porsi rata-rata daerah menganggarkan belanja pegawai telah naik. Pada tahun 2007, rata-rata belanja pegawai mencakup 44 persen anggaran. Di tahun 2010, rata-rata belanja pegawai itu meningkat menjadi 55 persen. Ironisnya, belanja modal atau penambahan inventaris aset tetap yang rata-rata jumlahnya 24 persen pada tahun 2007, kini turun menjadi 15 persen pada tahun 2010.

Menurut Yuna, fenomena ini terjadi disebabkan kebijakan pemerintah dalam mengemas reformasi birokrasi melalui remunerasi. Setidaknya dalam empat atau lima tahun terakhir, rekrutmen PNS terus menerus dilakukan tanpa memperhatikan keterbatasan anggaran. Ada pula sejumlah kebijakan yang berimplikasi pada beban belanja pegawai, seperti pengangkatan Sekretaris Desa menjadi PNS.

Di level yang lebih tunggi, reformasi birokrasi dengan metode itu telah terbukti tidak mengurangi perilaku korupsi. “Kenaikan gaji sebesar 5-10 persen mulai tahun 2007 turut berkontribusi dalam beban belanja pegawai,” sorotnya.
Menurut Yuna, harus ada solusi untuk mengantisipasi ancaman kebangkrutan yang dialami daerah. Tidak hanya dengan pensiun dini, harus ada kebijakan dana perimbangan kepada daerah yang berhasil meningkatkan pendapatan dan mengurangi belanja pegawainya. “Daerah yang mampu merampingkan birokrasi dan meningkatkan pendapat harus mendapat insentif,” jelas dia.

Selain itu, melakukan depolitisasi birokrasi. Kepala daerah sebagai pembina PNS daerah harus menghilangkan politisasi, yakni janji-janji menambah berbagai tunjangan demi kepentingan politik lima tahunan. “Perlu juga menyusun kembali rasio jumlah pegawai berdasar kondisi geografis dan kemampuan fiskal daerah,” tegasnya.
Dari 16 daerah yang berada di posisi teratas APBD paling tidak pro rakyat, 7 di antaranya dipimpin oleh kepala daerah yang diusung PDIP. Yakni Klaten, Pemalang, Kulon Progo, Bantul, Kuningan, Kota Karanganyar, termasuk Lumajang yang menjadi ‘top skor’ APBD paling tidak pro rakyat.

Sewaktu dikonfirmasi, Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo terkejut dengan data tersebut. Menurut dia, PDIP memiliki kebijakan politik bahwa setidaknya 50 persen APBD harus dibelanjakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah. “Kalau anggaran untuk rakyatnya masih dibawah 50 persen, jelas harus dilakukan revisi.  DPRD setempat tentunya harus mengambil peran yang lebih kritis,” tegas Tjahjo. (bay/pri/jpnn)

16 kab/Kota Dengan Belanja Pegawai 70 persen ke Atas

No Kab/Kota Provinsi Porsi Belanja Pegawai
1 Tasikmalaya Jawa Barat 70 persen
2 Klaten Jawa Tengah 70 persen
3 Bitung Sulawesi Utara 70 persen
4 Padang Sidimpuan Sumatera Utara 70 persen
5 Sragen Jawa Tengah 70 persen
6 Purworejo Jawa Tengah 70 persen
7 Pemalang Jawa Tengah 70 persen
8 Kulon Progo DI Yogyakarta 71 persen
9 Bantul DI Yogyakarta 71 persen
10 Kuningan Jawa Barat 71 persen
11 Palu Sulawesi Tengah 71 persen
12 Simalungun Sumatera Utara 72 persen
13 Agam Sumatera Barat 72 persen
14 Ambon Maluku 73 persen
15 Karanganyar Jawa Tengah 75 persen
16 Lumajang Jawa Timur 83 persen

Sumber: Seknas FITRA, Diolah dari APBD 2011 DJPK, Kemkeu.

Maksimalkan Sisi Wisata

Menuju Medan Lebih Baik dari Kemarin

Wali Kota Medan Rahudman Harahap selalu mengatakan kepada masyarakat dan seluruh pejabat utama Pemko untuk memajukan objek wisata di Kota Medan. Setidaknya ini diungkapkan Rahudman yang selalu didampingi wakilnya Dzulmi Eldin saat persiapan hingga perayaan HUT ke-421 Kota Medan.

Rahudman pun berjanji even yang sudah dimulai akan dilanjutkan di tahun mendatang. “Untuk seluruh kegiatan yang sudah kita laksanakan, contohnya pawai kendaraan antik yang merupakan pawai budaya itu merupakan tahapan utuk memajukan objek wisata di Kota Medan. Selain itu, kegiatan tradisional akan semakin digalakkan. Seperti perlombaan layang-layang, akan kita laksanakan di tahun mendatang. Ya, kegiatan semacam itu perlu dilestarikan sebagai kota yang multietnis,” ujar Rahudman kepada Sumut Pos, kemarin.

Semua ini, tambah Rahudman, tak lain karena kesadaran untuk membuat Medan jauh lebih baik dari hari kemarin. Syaratnya, kinerja Pemko Medan memang harus lebih maksimal lagi. “Yang jelas, lounching ‘Visit Medan Year 2012’ dengan jargon ‘This is Medan’ yang berarti Ini Medan, bukan ‘Ini Medan Bung’, yang maksudnya adalah Kota Medan membuat motivasi kepada seluruh warganya,” ucapnya.

Rahudman tak menampik kalau dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan Kota Medan menjadi tenteram, indah dan rapi. Dengan itu, sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada warga, Rahudman yang akan memajukan Kota Medan dari segi pariwisatanya.

Tidak lupa, Rahudman memberikan contoh dalam memberikan pelayanan terhadap hotel di Kota Medan. Diharapkannya beberapa bulan ke depan, seluruh hotel di Medan harus bisa menampilkan kesenian daerah dalam program mereka masing-masing.

“Kita juga mencoba bekerja sama dengan hotel berbintang lima di kota ini agar warga Medan mendapat keringanan,” katanya.

Selain soal kemudahan dalam pelayanan, memajukan atau menyemarakkan kota dengan kesenian tradisional, Medan juga akan lebih memanjakan wisata kuliner. Ya, selama ini Medan telah dikenal dengan kekayaan kuliner. Dari jajanan seperti bika, bolu gulung, manisan, dan sebagainya cukup dikenal pelancong yang datang ke Medan. Untuk makanan ‘berat’ pun tidak ketinggalan.  Kekhasan rasa menjadi unggulan Medan dalam hal itu.

“Bukan berarti makanan Melayu dan Minang saja, tapi segala kuliner yang ada di Medan,” ungkapnya. Cenderamata pun tak ketinggalan. Rahudman akan mendorong UMKM Kota Medan supaya bisa menghasilkan karyanya.
Soal insfratruktur, Rahudman mengaku, Pemko terus berusaha untuk itu. Hal ini sudah diprogramkan tahun ini melalui program Kota Medan bebas banjir dan perbaikan insfratruktur. “Namun, semua ini butuh peran serta semua masyarakat. Mari membangun Medan lebih baik dari kemarin,” pungkasnya. (adl)

Saatnya Menang

Uruguay vs Peru

MENDOZA-Tahun lalu Uruguay meraih hasil maksimal saat menempati peringkat ketiga di ajang Piala Dunia yang berlangsung di Afrika Selatan. Prestasi itu diraih La Celeste (julukan Uruguay) setelah mengalahkan Ghana.
Hasrat untuk menjaga marwah sebagai tim elit dunia menjadi motivasi anak asuh Oscar Washington Tabarez saat berlaga di ajang Copa Amerika yang berlangsung di Argentina.

Nah, pada laga pertama di ajang ini La Celeste akan berhadapan dengan Peru yang justru menjadi momok bagi La Celesete pada tiga pertemuan terakhir di Copa Amerika.

Betapa tidak, setelah bermain imbang 1-1 pada tahun 1983, La Celeste justru takluk dengan skor  0-1 dan 0-3 pada tahun 1997 dan 2007.

Memang, rekor pertemuan di ajang Copa Amerika versus Peru bertolak belakang dengan catatan sejarah La Celeste di ajang Copa Amerika.

Lihatlah, sepanjang keikutsertaannya di Copa Amerika, Uruguay telah 14 kali mengangkat tropi. Selain itu, serangkaian hasil apik juga ditorehkan Uruguay selepas menduduki peringkat ketiga Piala Dunia 2010 lalu.
Dengan komposisi tim yang kurang lebih sama dengan yang ada di Afrika Selatan, Uruguay punya alasan untuk meraih trofi ke-15 di ajang Copa America tahun ini.

Oscar Washington Tabarez yang berjasa mengantarkan Uruguay menempati posisi ketiga pada Piala Dunia lalu juga masih berada dibalik dapur strategi La Celeste.

“Kami datang ke sini untuk bertanding. Bukan sekadar bertanding, tapi lebih dari itu, kami ingin menjadi yang terbaik, walaupun lawan-lawan juga memiliki ambisi yang sama,” bilang Tabarez.

Terkait kekuatan calon lawannya, Tabarez mengatakan bahwa Peru bukan tim yang mudah dikalahkan. Apalagi fakta menunjukkan bahwa Peru tak pernah kalah dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang. Terakhir kali Peru mengalami kekalahan adalah saat bertandang ke Panama City pada 12 Oktober 2010. Di sana Peru takluk dengan skor 1-0

Hanya saja Tabarez mungkin masih bisa tersenyum karena menatap pertandingan ini Peru dilanda cedera pemain.  Setidaknya ada lima pemain andalan Peru belum fit usai mengalami cedera beberapa waktu lalu.

Striker Hamburg SV Paulo Guerrero adalah pemain terakhir Peru yang mengalami cedera. Ia mendapat cedera usai mendapat tekel dari Stephane Badji saat Peru menang 1-0 dalam laga ujicoba melawan Senegal.

Sebelumnya, Peru juga sudah kehilangan gelandang Luis Ramirez dan pemain belakang Carlos Zambrano. Jefferson Farfan dan Juan Manuel Vargas juga mengalami masalah yang sama. Sementara itu striker yang bermain untuk Werder Bremen Claudio Pizarro sudah lebih dulu dipastikan absen.

“Ini belum pernah terjadi sepanjang hidup saya. Saya tidak pernah mengalami masalah sepelik ini ketika menangani sebuah tim. Namun kami harus tetap bisa menyajikan penampilan terbaik yang kami miliki,” bilang Sergio Apraham Markarian Abrahamian, pelatih Peru. (jun)

Pizarro Siap untuk Laga Pertama Bundesliga

PERU dipastikan tidak akan diperkuat penyerang andalannya Claudio   Pizarro di ajang Copa America. Fakta ini merupakan pukulan berat  bagi Peru.

Penyerang Werder Bremen ini mengalami cedera saat Bremen sedang berlatih untuk menjalani ujicoba dengan tim Sporting Cristal. Menurut situs resmi Bremen, Pizarro mengalami cedera ligamen di lutut kanannya dan harus beristirahat sekitar enam pekan. Dengan begitu, pemain berusia 32 tahun ini dipastikan tidak bisa tampil di Copa America.

Bukan hanya itu, Bremen juga tidak bisa menyertakan Pizarro dalam persiapan pra-musim. Namun belum bisa dipastikan apakah ia sudah bisa tampil dalam pertandingan di awal musim depan.
Dengan cedera yang dialami Pizarro, pelatih Peru Sergio Markarian praktis akan sangat mengandalkan Jefferson Farfan sebagai pemain paling senior di lini depan. (bbs/jpnn)

Laga Anak Muda

Mexico vs Cile

SAN JUAN – Citra timnas Meksiko sedang jeblok. Kendati baru saja memenangkan Piala Emas Concacaf, tapi skandal doping yang kemudian diikuti dengan pesta seks delapan pemainnya, membuat citra mereka berada di titik terendah.
Makanya, di Copa America 2011, Meksiko diragukan mampu tampil hebat. Namun, itu bukan alasan bagi Cile untuk meremehkan mereka ketika kedua tim bersua di Estadio del Bicentenario, San Juan, dini hari nanti
“Bila Anda melihat rataan usia, maka usia pemain kami juga sangat rendah. Ingat, kami dulu lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2010 lalu dengan rata-rata usia 22 tahun. Jadi, kami tidak boleh meremehkan mereka,” kata Claudio Bravo, kapten Chile, seperti dikutip Reuters.

Ya, dalam skuad Chile sekarang, hanya terdapat dua pemain yang berusia 30 tahun, yakni Humberto Suazo dan Esteban Peredes. Selain keduanya, semuanya sedang berada pada usia muda, termasuk para bintangnya seperti Alexis Sanchez, 22, Arturo Vidal, 24, dan Gary Medel, 24.

Makanya, mereka menyadari betul bahwa usia tidak menjadi penghalang bagi lawan untuk tampil hebat. Hanya, Meksiko berangkat ke Argentina dengan memainkan pemain timnas U-22 karena delapan pemainnya terlibat skandal seks.

Nah, untuk menggantikan delapan pemain itu, Meksiko hanya memanggil para pemain debutan. Sudah begitu, mereka hanya mengirimkan asisten pelatih Luis Fernando Tena untuk mendampingi tim.

Kalau Meksiko berada dalam kondisi compang-camping, Cile turun dengan kekuatan terbaiknya. Bintang utama Cile seperti Sanchez, Vidal, Medel, Suazo, dan Jean Beausejour, sedang berada dalam kondisi siap tempur.
Untuk lini depan Chile  punya trisula yang dahsyat, yakni Sanchez, Suazo, dan Luis Jimenez. Sanchez yang sekarang menjadi sosok paling diperhatikan di bursa transfer.

Di sisi lain, kubu Meksiko tidak banyak berharap dengan skuadnya yang sekarang. Namun, mereka juga tidak ingin menjadi bulan-bulanan pada Copa America 2011. Bagaimana pun El Tri, julukan Meksiko, merupakan tim yang memiliki tradisi hebat di Copa America.
Tercatat, mereka dua kali mencapai partai puncak, yakni pada edisi 1993 dan kalah dari Argentina serta pada 2001 di mana mereka takluk dari tuan rumah Kolombia di final.

“Kami datang dengan pasukan muda. Ini kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan diri sekaligus menambah jam terbang. Tapi, kalau kami mampu mengatasi Cile, tentu akan menambah motivasi para pemain,” bilang Luis Fernando Tena, asisten pelatih Meksiko. (ham/jpnn)

Los Cafeteros Bidik Tango

JUJUY-Kemenangan yang diraih Kolombia atas Kostarika pada laga pertama di ajang Copa Amerika ternyata membangkitkan mental bertandingan seluruh pemainnya.

Tak tangung-tangung, tuan rumah Argentina menjadi target utama untuk ditaklukkan, sehingga takhta klasemen sementara grup A tetap aman dalam genggaman.

Pada pertandingan itu Los Cafeteros (julukan Kolombia) selalu berusaha menekan pertahanan Kostarika. Namun, pertahanan sapu bersih yang diperlihatkan Kostarika membuat usaha Falcao dkk gagal.

Namun, insiden pada menit ke-28 membuat Kostarika semakin tertekan. Striker mereka, Randall Brenes, diusir wasit setelah melanggar Luia Perea dengan keras. Bermain hanya dengan 10 orang membuat Kostarika semakin berada di bawah tekanan Kolombia, hingga akhirnya  Adrian Ramos membobol gawang Kostarika di penghujung babak pertama.
“Memulai pertandingan dengan meraih kemenangan selalu memberikan kepercayaan diri. Tim bermain dengan baik pada beberapa momen meski tidak bagus pada momen lainnya. (Tapi) Kami berhasil menuntaskan pekerjaan dan mengamankan tiga poin,” ujar Adrian Ramos, striker Kolombia yang mencetak satu-satunya gol ke gawang Kostarika, kemarin.

Ya, berkat satu gol yang dilesakkan striker yang bermain untuk klub Herta Berlin itu membuat Kolombia unggul dua angka dari Argentina dan Bolivia, yang di partai pertamanya berbagi skor imbang 1-1.

Kebetulan pada partai keduanya nanti Kolombia kini akan diuji Argentina, tuan rumah yang juga salah satu tim tersukses di Copa America dengan 14 gelar.

“Kami akan mempersiapkan diri dengan cara yang sama: kami akan berlatih agar jadi tangguh. Kini kami sangat fokus ke partai melawan Argentina,” seru Ramos. (bbs/jpnn)