28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 15032

Sepekan, 6 Bandar Sabu Diamankan

MEDAN- Dalam sepekan, Satuan Narkoba Polresta Medan berhasil mengungkap lima kasus narkoba dan mengamankan enam orang tersangka dari lima lokasi berbeda. Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu senilai Rp245 juta dari totalnya yang berjumlah 197 gram.

Enam tersangka yang berhasil diringkus yakni Nur Zepri (34), warga Jalan Gaperta Gang Satria, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia. Zepri diamankan petugas pada Kamis (21/7) lalu di rumahnya. Dari tangan Zepri, polisi mengamankan sabu-sabu seberat 1 ons senilai Rp130 juta.

Tersangka lain yang diamankan yakni Abdul Rahman Hamid (29), warga Jalan Kampung Aur, yang diamankan di kawasan Polonia Medan karena memiliki sabu-sabu seberat 20 Gram.

Kemudian, polisi juga mengamankan Anto (30), dan Erwin (31), keduanya warga Jalan HM Sariman, Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang. Keduanya diamankan petugas karena terbukti memiliki 35 gram sabu-sabu. Tersangka lain, Ibrahim (31) warga Komplek Perumahan Deli Kencana Deli Tua Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, yang diamankan petugas di kawasan Deli Tua, karena kedapatan memiliki sabu-sabu seberat 20 gram, dan Chairina (28), warga Jalan Gaharu Gang Sekolah, yang diamankan petugas karena memiliki 19 paket sabu-sabu seberat 19 Gram.
Selain mengamankan sabu-sabu petugas juga menyita barang bukti lain seperti sepeda motor, timbangan elektrik, bong alat hisap sabu, mancis dan pipet kaca sebagai alat pemakai sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung Pramono, saat dikonfirmasi di Mapolresta Medan, Rabu (27/7) sore mengatakan, keenam tersangka ini merupakan bandar besar sabu dan berhasil diamankan oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli. “Keenam tersangka ini kita kategorikan sebagai bandar, dilihat dari banyaknya barang bukti yang diamankan,” ungkap Juli. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114, 112, UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan empat hingga dua belas tahun.

Ditambahkan Juli Agung, selama Juli ini pihaknya telah mengamankan 88 tersangka dari 70 kasus peredaran dan pemakai narkoba di wilayah hukum Polresta Medan. Selain mengamankan 88 tersangka, Satuan Narkoba Polresta Medan juga menyita 200 gram sabu-sabu, 50 butir pil ekstasi, 11 Kg ganja kering, dan 20 butir pil happy five, yang merupakan barang bukti dari 88 tersangka yang telah diamankan.

Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung Pramono kembali menjelaskan, dari penyelidikan atas semua bandar sabu ini, pihaknya menemukan keterangan bahwa barang haram ini didapatkan dari negara tetangga yakni Malaysia, dan Kota Medan menjadi target konsumen terbesar pemakai sabu-sabu.
“Polisi bersama masyarakat akan menumpas habis semua mata rantai peredaran narkoba yang sudah marak beredar di Kota Medan,” jelasnya. (mag-7)

Buka Program Pascasarjana

Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan terhadap pendidik, UNIKA membuka  program pascasarjana untuk bidang hukum dan ekonomi pada tahun akademik 2011-2012.

Program itu sekaligus menjawab keinginan alumni UNIKA yang telah menamatkan gelar S-1 dan ingin melanjutkan program pendidikan jejang S-2.

“Saat ini sedikitnya ada 13 dosen tetap yayasan UNIKA telah memiliki spesifikasi S-3 dan serta dua orang dosen yang bergelar profesor,” ungkap Pembantu Rektor III Drs Sahat Simbolon, SE, MSi. Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, sejumlah fasilitas telah disiapkan. Diantaranya kampus nyaman dan asri, ruang belajar full AC, laboratorium, perpustakaan, hotspot gratis serta fasilitas pendukung lainnnya.

Selain membuka program pascasarjana, menurut Sahat, UNIKA juga  mengalami perkembangan pesat dengan memiliki cabang kampus baru yakni Catholic Center Building khusus kelas sore, yang berlokasi di kawasan Jalan Mataram Nomor 21 Medan.

“Kampus baru yang kita buka bertujuan memberikan kemudahan peserta didik yang telah bekerja, agar tetap bisa mengikuti kuliah, mengingat jam kuliah yang diterapkan di kampus dua kali yakni pagi dan sore hari,” sebutnya. Untuk dosen pengajar yang disediakan UNIKA lanjut Sahat.(uma)

Lebaran Pakai Sepeda Motor

MEDAN- Menjelang lebaran masyarakat memiliki rutinitas tersendiri, kebutuhan juga semakin meningkat seiring semakin dekatnya hari istimewa, dan sepedamotor masih menjadi salah satu kebutuhan primadona yang digunakan baik untuk mudik, bersilaturahmi dengan kerabat, dan aktivitas berlebaran lainnya. Sepedamotor menjadi pilihan utama saat ini karena kepraktisan yang ditawarkan.

Diperkirakan permintaan sepeda motor menjelang lebaran akan semakin meningkat. Untuk Sumatera Utara sendiri pertumbuhan pasar sepedamotor menjelang hari raya mencapai 50 persen.  Meningkatnya permintaan menjelang lebaran akan menjadi klimaks pertumbuhan pasar sepeda motor yang cukup tinggi tahun ini. Peningkatan pasar sepedamotor nasional tumbuh sebesar 12,86 persen  pada semester I 2011, porsi pertumbuhan pasar terbesar diraih sepeda motor Honda yang sejak Januari-Juni 2011 telah mencapai 26 persen  atau telah mencapai angka 2,1 juta unit.
Sebagai pemimpin pasar sepeda motor di tanah air, Honda yang hingga akhir Juni 2011 tercatat menguasai pangsa pasar sebesar 51,5 persen  dari pasar nasional ini selalu konsisten memberikan yang terbaik dengan menghadirkan produk-produk terbaik, dan aneka penawaran menarik yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Honda termasuk cukup respon memberikan tawaran menarik dan kemudahan bagi pecintanya, dan produk-produk terbarunya yang hingga saat ini terus diluncurkan menjadi salah satu rahasia kesuksesan Honda selama ini.

Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada konsumennya dan masyarakat, Brand berlambang sayap mengepak Honda ini mempersembahkan program istimewa “Berkah Honda” yang dimaksudkan untuk menyemarakkan momen Istimewa Ramadan dan juga Lebaran. Melalui program ini Honda memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki motor Honda impiannya dengan cara yang lebih mudah, yakni dengan memberikan cicilan super ringan yang disertai voucher belanja untuk setiap pengambilan Absolute Revo, Supra X, dan Blade.

Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan program ini ditujukan untuk memberikan kemudahan sehingga diharapkan  dapat membantu masyarakat untuk mewujudkan keinginannya. “Kami berharap program ini akan semakin memperkuat keterikatan emosi Honda dan konsumen terutama dalam momentum Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.
Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co menambahkan ketika membeli sepedamotor, pembeli pasti memiliki proses panjang dan berbagai macam pertimbangan sampai akhirnya memutuskan sepedamotor mana yang akan dipilih.(mag-9)

Dua Diamankan, Satu Buron

Perang Antar Kampung di Belawan

BELAWAN- Polres Pelabuhan Belawan mengamankan dua tersangka kasus penembakan Razali Sinaga (45), warga Jalan Taman Makam Pahlawan Lorong Papan, Kecamatan Medan Belawan, saat perang antar warga yang melibatkan dua kelompok pemuda Lorong Papan dengan Gudang Arang, Selasa (26/7) lalu. Kedua tersangka yang diamankan yakni Ucok Manulang dan Leo Samosir, warga Gudang Arang.

“Kami sudah amankan dua orang yang menjadi tersangka penembakan Razali Sinaga dan satu tersangka lagi masih buron,” Ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Hamam W melalui Kanit Resum Ipda Ilham Harahap di ruangan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (27/7).

Menurutnya, setelah perang antar warga berakhir, mereka langsung memeriksa dua orang warga yang terlibat perang. Kemudian, setelah mendapatkan informasi dari saksi tersebut, pihaknya langsung memburu dan menangkap kedua tersangka. “Keduanya kami tangkap di rumahnya,” jelasnya.

Dijelaskannya, keterlibatan kedua tersangka yakni, Leo Samosir merupakan pemilik senapan angin sedangkan Ucok Manulang yang melakukan penembakan. Namun, Ucok Manulang membantah kalau dia yang menembak Razali Sinaga.
“Satu orang yang masih dalam pengejaran yakni Joko, merupakan pelaku utama yang menembak Razali Sinaga saat kejadian tersebut dan kami akan memeriksa tiga orang saksi tambahan untuk memperkuat penyelidikan,” tambahnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Pelabuhan Belawan berupa senapan angin, pisau dan anak panah. “Senapan angin untuk menembak korban (Razali, Red) kita amankan sedangkan pisau dan anak panah kami amankan dari rumah Joko yang masih dalam pengejaran,” tandas Ilham.

Sementara itu, Leo Samosir mengaku, senapan angin miliknya. Namun, saat peristiwa tersebut, senapan angin itu dipinjam Ucok Manulang. Selanjutnya, Ucok yang menggunakannya dalam perang antar pemuda tersebut.
Namun saat dikonfirmasi kepada Ucok, dia malah membantah kalau dirinya yang menembak Razali Sinaga. “Saya memang ada minjam senjata tersebut dan melepaskan tembakan dengan senapan angina tersebut. Namun, saya tidak ada menembak korban, karena Joko pun ikut meminjam senapan angin tersebut dan Joko lah yang menembak korban,” kilahnya.(mag-11)

Demokrat Salahkan Sekwan

Terkait Permintaan Ketua DPRD Medan Mundur

MEDAN- Permintaan agar Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin mundur karena dinilai tak mampu memimpin sidang dan tak paham tata tertib, ditanggapi dingin oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Heri Zulkarnain. Bahkan Heri malah melimpahkan kesalahan pada Sekretaris Dewan OK Zulfi, karena telah melakukan kesilapan dalam menulis tata tertib sidang paripurna tentang Nota Pengantar Wali Kota Medan terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan (P-APBD) 2011, Selasa (26/7) lalu.

“Itu semua kesalahan Sekwan yang silap dalam penulisan tata tertib. Seharusnya, Sekwan harus lebih teliti, jangan atas kejadian ini Ketua DPRD Kota Medan Amirudin menjadi olokan dari anggota dewan lainnya,” kata Heri saat dikonfirmasi waratawan koran ini, Rabu (27/7) malam. Dikatakannya, Fraksi Demokrat tak ada meminta Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin untuk mundur sebagai pimpinan dewan. “Malah saya sendiri sudah menegur Sekwan agar lebih teliti dalam bekerja. Ke depannya kita tak menginginkan hal ini terulang,” ucapnya lagi.

Dijelaskannya, Ketua DPRD Kota Medan adalah cerminan di Kota Medan. Bila ada silap dan kesalahan diminta untuk diperbaiki kembali. “Jangan hal ini menjadi permasalahan, sopan santun dalam rapat paripurna itu sangat diperlukan. Bila ada kesalahan dan kekurangan, saya minta untuk diajari, bila buruknya ketua dibesar-besarkan itu menunjukkan buruknya seluruh anggota dewan,” katanya lagi.

Sementara Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Salman Alfarisi mengatakan, harusnya partai pengusung Ketua DPRD Kota Medan segera mengambil sikap atas kinerja kadernya tersebut. “Perlu bagi partai untuk melihat kinerja tersebut dan segera mengambil sikap yang pantas dan wajar. Karena ini dapat menggangu kinerja DPRD yang harus segera diatasi dengan segera,” cetus Salman.

Ketua Fraksi PAN, Ahmad Arief menuturkan, menurut UU partai terbesar yang menjadi ketua. Dengan begitu untuk penilaiannya harus dikembalikan lagi kepartainya. “Harusnya partai menilai uji kepatutan dan kelayakannya sepertu test kemampuan dan kepatutan untuk dinilai. Dimana, idealnya pimpinan harus cakap dalam memimpin suatu rapat paripurna. Kalau untuk mundur partai yang harus menilainya,” kata Arif.(adl)

Dugaan Korupsi Dana Bansos Medan Diributi

MEDAN- Forum Komunikasi Masyarkat Peduli Pendidikan (FKMPP) menggelar aksi di kantor DPRD Sumut menuntut pemberantasan korupsi dan penegakan hukum terhadap kasus dugaan korupsi di Sumut. Di antara kasus dugaan korupsi yang diributi FKMPP tersebut yakni dugaan korupsi penyelenggaraan MTQ Kota Medan 2010-2011 yang melibatkan 21 camat se-Kota Medan, 151 lurah dan seluruh kepling yang diduga melakukan pungli ke masyarakat.

Kasus lain adalah dugaan korupsi Dana Bansos Kota Medan sebesar Rp11,2 miliar yang diduga melibatkan mantan Sekda Kota Medan Fitriyus. Ada juga kasus dugaan korupsi di Kabupaten Batubara serta beberapa kabupaten-kota lainnya. “Kami meminta semua kasus dugaan korupsi di Sumut khususnya Kota Medan segera diselesaikan. Seharusnya, Sumut bersih dari korupsi, agar tak menjadi daerah terkorup di Indonesia,” kata pimpinan aksi Nurdinsyah.(saz)

Mandor Gudang Sinar Jaya Dirampok

LABUHAN- Pindra alias Apin (28), warga Komplek Taman Platina Blok B3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang bekerja sebagai mandor di gudang Sinar Jaya Perkasa dirampok dua Orang Tidak Dikenal (OTK) di kawasan KIM III, Kecamatan Medan Deli, Rabu (27/7).

Pelaku berhasil melarikan sepeda motor Vixion  BK 4668 AAP, dompet, handphone dan surat-surat penting lainnya milik korban.

Kejadian tersebut bermula saat korban hendak pergi kerja ke Gudang Sinar Jaya Perkasa mengendarai sepeda motor Vixion miliknya. Namun saat melintasi di kawasan KIM III, Kecamatan Medan Deli, dua OTK yang mengendarai sepeda motor Vega ZR langsung menghadangnya dan mengancamnya dengan senjata tajam.

Korban, yang panik pun mencoba melawan. Namun, dua pelaku yang membawa kelewang tersebut langsung menikam perutnya. Selanjutnya, melihat korban yang tidak berdaya, pelaku langsung melarikan sepeda motor, dompet, handphone dan surat-surat penting lainnya.

“Saya tidak tahu kalau sudah diikuti. Tiba-tiba dua orang tersebut langsung menghadang dan menikam perut saya. Kemudian, mereka membawa kabur barang-barang bawaan saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, dirinya sempat melihat ciri-ciri pelaku perampokan tersebut. “Yang satu tinggi besar memakai baju safari dan yang satunya lagi perawakannya kecil dan berjenggot. Selanjutnya, mereka melarikan diri ke arah Seintis Percut Sei Tuan,” tambahnya.

Selanjutnya, setelah membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Labuhan, korban pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka tikaman di perutnya.(mag-11)

Polmas Tikam Pekerja Gudang Ikan

BELAWAN- Husin Hura (54) warga Lorong 6 Umum Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan yang merupakan petugas Polisi Masyarakat (Polmas) ditangkap personel Polres Pelabuhan Belawan karena menikam pekerja gudang ikan milik Apin di Gabion, Acai warga Hamparan Perak, Rabu (27/7). Akibatnya, korban mengalami luka tikam pada bagian perut.
Kanit Resum Polres Pelabuhan Belawan Ipda Ilham Harahap menyebutkan, kejadian tersebut bermula pada, Senin (25/7) pada saat itu korban yang sedang bekerja di Gudang milik Apin di Gabion Belawan didatangi oleh tersangka.
Selanjutnya, tersangka yang membawa sebilah keris langsung menikam perut korban. Kemudian, tersangka melarikan diri sedangkan korban langsung dilarikan ke rumah sakit.“Setelah mendapatkan informasi dari masayarakat kita langsung mengecek lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku dan saat ini korban di rawat di Rumah Sakit Columbia Jalan Listik Medan,” ujar Ilham. (mag-11)
Lebih lanjut, dia menambahkan, modus tersangka melakukan perbuatan tersebut karena dendam keponakannya diberhentikan dari gudang tersebut dan saat meminta untuk dipekerjakan kembali tidak diberikan,(mag-11)

Poldasu Usut Ipda M

MEDAN- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penipuan yang dilakukan Ipda M, Perwira Unit (Panit) Satlantas Polsek Percut Sei Tuan itu. Hingga kemarin, Dit Reskrimsus masih mempelajari kasus tersebut.

“Laporannya kan baru, jadi kami masih melihat, untuk menspesifikasikan kasus ini,” ujar Kepala Sub Bid PID Humas Polda Sumut MP Nainggolan kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (27/7).

Dijelaskannya, laporan para korban perusahaan multilevel marketing TV1 Ekspres tersebut, masih dalam tahap penyelidikan dengan Laporan No.STPL 494/VII/2011/SPK Poldasu tanggal 26 Juli 2011 tersebut pun, guna memastikan tindak pidananya.

Ditambahkannya, setelah spesifikasi laporan tersebut dilakukan, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan para korban, yang melaporkan Ipda M.

“Para korban nanti akan kita mintai keterangannya, untuk mengetahui berapa kerugian yang dialaminya,” jelas MP Nainggolan.

Lebih lanjut MP Nainggolan menuturkan, pemeriksaan akan dilakukan setelah terlebih dahulu memintai keterangan para korban. “Akan kami lakukan. Kalau memang terindikasi, laporan itu sudah kuat berdasarkan keterangan korban dan barang bukti, akan dipanggil yang dilaporkan,” tegas MP Nainggolan.

Diketahui, para korban penipuan Ipda M diajak bekerjasama dalam bisnis sebuah perusahaan di TV1 Ekspres. Kepada para korban, Ipda M meminta penanaman modal minimal Rp2.600.000 per orang, dengan iming-iming akan mengembalikan modal beserta keuntungannya dalam waktu tiga bulan, Rp100 juta.

Ipda M bahkan menjanjikan, semakin banyak modal yang disetor, akan semakin banyak keuntungan yang diperoleh serta pencairannya pun akan semakin cepat. Percaya dengan bujuk rayu Ipda M, para korban pun menyetorkan sejumlah uang hingga puluhan juta rupiah kepada Ipda M.

Setelah tiga bulan berselang, para korban tak kunjung menerima sesuai yang dijanjikan Ipda M. saat didatangi dan ditagih, Ipda M terus-terusan menghindar. Dan akhirnya para korban pun menempuh jalur hukum dengan melaporkan hal itu ke Polda Sumut.

Kapolsek Percut Sei Tuan yang dikonfirmasi mengenai hal itu, tidak bersedia menjawabnya. “Kalau masalah itu, ke Polda saja,” jawabnya singkat.(ari/mag7)

Telkomsel Umumkan Pemenang TELKOMSELpoin Periode Pertama 2011

Telkomsel mengumumkan pemenang TELKOMSELpoinperiode I (Maret-Juni 2011) berhadiah 7 paket liburan ke Bali, 12 paket liburan ke Hongkong, 4 paket asuransi pendidikan dengan nilai premi masing-masing Rp 100 juta, 30 paket uang tunai melalui T-Cash masing-masing Rp 5 juta, 800 BlackBerry Curve 3G 9300, 400 Samsung Galaxy Tab, dan 400 tabungan masing-masing Rp 2,5 juta. Program loyalitas ini sebagai ungkapan rasa terima kasih atas tingginya kepercayaan masyarakat yang memilih produk Telkomsel (kartuHALO, simPATI, dan Kartu As), yang kini telah mencapai lebih dari 102 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Para pelanggan yang memenangkan hadiah TELKOMSELpoin ini diperoleh berdasarkan undian yang dilakukan pada tanggal 24 Juli 2011 secara transparan di hadapan notaris, departemen sosial, dan pejabat pemerintah kota Jakarta. TELKOMSELpoin juga masih membuka kesempatan bagi pelanggan setia lainnya untuk terus berpartisipasi di 2 periode pengundian TELKOMSELpoin berikutnya, yakni Oktober 2011 dan Januari 2012, termasuk di antaranya grand prize berupa 1 unit Toyota Alphard di akhir periode III 2011.

VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang sekaligus berterimakasih atas tingginya antusiasme pelanggan Telkomsel yang telah berpartisipasi dalam program TELKOMSELpoin. TELKOMSELpoin merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk terus meningkatkan nilai tambah seluruh produk Telkomsel, sehingga pelanggan akan terus merasakan adanya kelebihan kompetitif dibanding produk selular lain di pasar.”

TELKOMSELpoin merupakan suatu program loyalitas yang terintegrasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, baik yang menggunakan kartu paskabayar (kartuHALO) maupun prabayar (simPATI dan Kartu As). Mekanisme pengumpulan poin pada program ini didasarkan atas pemakaian, di mana setiap pemakaian Rp 5.000 pelanggan memperoleh 1 poin (berlaku kelipatannya), serta lamanya berlangganan.

Poin yang telah dikumpulkan dalam program TELKOMSELpoin dapat ditukarkan dengan hadiah langsung sesuai keinginan pelanggan. Misalnya untuk mengikuti undian berhadiah mobil atau paket liburan, pelanggan dapat menukarkan 20 poin yang dimilikinya dengan 1 nomor undian. Selain itu, pelanggan juga dapat menukarkan poin yang dimilikinya dengan berbagai pilihan diskon pembelian produk dan jasa pada sejumlah merchant yang bekerjasama dengan Telkomsel.

Dalam setiap periodenya, TELKOMSELpoin selalu mendapat respon positif dari pelanggan, karena secara nyata memberikan nilai kompetitif produk Telkomsel. Pada periode I 2011 yang berlangsung selama 4 bulan, TELKOMSELpoin mencatat sekitar 65 juta nomor undian.

Untuk periode II 2011 yang berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 September 2011, Telkomsel menyediakan 4 paket asuransi pendidikan dengan nilai premi masing-masing Rp 100 juta, 30 paket uang tunai melalui T-Cash masing-masing Rp 5 juta, 600 Blacberry Curve 3G 9300, 300 Samsung Galaxy Tab, 300 tabungan masing-masing Rp 2,5 juta. Pengundian periode II 2011 akan dilakukan pada bulan Oktober 2011.

Seluruh pemenang program TELKOMSELpoin akan diumumkan di media massa nasional dan website www.telkomsel.com. Pelanggan juga dapat mengecek status kemenangan dengan mengirimkan SMS, ketik WIN, kirim ke 777. Dalam hal ini pemenang tidak dikenakan biaya apa pun dan seluruh pajak ditanggung Telkomsel.

Pelanggan yang ingin mengecek jumlah poin yang dimilikinya, cukup kirim SMS ke 777 dengan mengetik POIN. Untuk mengetahui cara menukarkan poin dengan undian berhadiah, ketik UND, lalu kirim ke 777. Pelanggan juga bisa langsung memilih jenis undian berhadiah yang ingin diikuti (mobil, HP, atau tabungan). Contoh: ketik MOBIL, lalu kirim ke 777.

“Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Telkomsel tentunya merupakan kebanggaan yang tak ternilai sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan program loyalty TELKOMSELpoin ini. Kami akan terus berupaya menghadirkan solusi layanan mobile lifestyle untuk memenuhi kebutuhan pengguna selular,” pungkas Lindayanti.