Home Blog Page 1505

Prodi Kimia USM Indonesia Diasuh Dosen Lulusan Inggris, Kimia Ilmu yang Menyenangkan

PRODI KIMIA: Mahyuni Harahap SSi MSc bersama mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Kimia USM Indonesia, Rabu (17/5).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KIMIA itu ilmu yang menyenangkan karena sangat erat dengan kehidupan masyarakat. Banyak hal penting tatkala belajar kimia.

”Kalau bicara kuliah program studi Strata-1 Kimia, kebanyakan orang menganggap rumit. Kesannya seperti itu. Padahal kimia itu adalah jurusan yang sangat seru, asyik dan menyenangkan,” kata Ketua Program Studi Kimia Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia Mahyuni Harahap SSi MSc dikampusnya, Rabu (17/5).

Program studi ini dibuka sejak tahun 2014 dengan alumni pertama mulai tahun 2018. ”Sarjana lulusan kimia masih sedikit. Padahal Banyak lapangan kerja bagi lulusan kimia terutama untuk dunia industri,” katanya.

Lulusan S1 Kimia juga bisa menjadi guru. Kemudian bagi yang melanjutkan jenjang pendidikan S2 dan S3 bisa menjadi dosen. ”Saat ini banyak tersedia beasiswa pendidikan S2 dan S3 untuk lulusan S1 Kimia,” tambahnya.

Alumni program studi S1 Kimia juga dapat menjadi quality control, berwirausaha dan beragam jenis pekerjaan.

”Kulit pisang yang biasa dijadikan dedak makanan dapat dijadikan kapasitor penyimpanan energi. Penelitian mahasiswa USM Indonesia ini sedang dalam tahap pengujian,” jelasnya.

Daun tanaman pun bisa diolah menjadi eco-enzyme. Limbah organik di pasar seperti sayuran dapat juga diolah ahli kimia menjadi pupuk. Sampah plastik pun bisa didaur ulang jadi biji plastik.

Ia menambahkan, program studi yang dipimpinnya diasuh para dosen kompeten dan berpengalaman. Diantaranya Mahyuni Harahap SSi MSc (alumni University of Birmingham United Kingdom Inggris), Leni Novita MPd (sedang lanjut studi S3 di National Dong Hwa University Taiwan) dan Dr Vivi Purwandari MSi alumni USU yang sedang post-doc di BRIN.

 

‘”Program Studi Kimia USM Indonesia kompeten dan unggul dalam menghasilkan lulusan sarjana sains (SSi) di bidang kimia berbasis industri pada tahun 2038. Inilah visi yang dilaksanakan,” katanya.

Mahasiswa Kimia USM Indonesia Edison Halawa yang sedang meneliti limbah sawit menjadi papan partikel mengatakan bahwa yang dipelajari dalam kimia adalah yang berkaitan dengan lingkungan.

”Prodi Kimia USM Indonesia ini kami berharap lebih berkembang dan lebih maju,” kata mahasiswa yang bercita-cita sebagai guru tersebut.

Winta Lase, juga merasa senang kuliah di program studi kimia. ”Saya suka melakukan kreativitas dan hal-hal baru. Dosen disini juga sangat mendukung. Ayo kuliah di Prodi Kimia, prospek kerjanya juga bagus,” kata mahasiswi yang akan melanjutkan pendidikan S2. (dmp)

Hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point, Nikmati Sensasi Kulineran ala Jepang di Indomie Yatai

Indomie menghadirkan pengalaman baru yang seru, yaitu kulineran ala Jepang lewat Yatai Ramen Indomie. Di Medan, Indomie Yatai hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point pada 17-21 Mei 2023, mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ingin menikmati sensasi kulineran ala Jepang, warga Medan dapat mengunjungi Yatai Ramen Indomie. Setelah sebelumnya hadir di Kota Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Bali, Manado, kini Yatai Ramen Indomie hadir di Kota Medan. Di Medan, Indomie Yatai hadir di Plaza Medan Fair dan Center Point pada 17-21 Mei 2023, mulai pukul 10.00 – 22.00.

Yatai adalah kedai kaki lima khas Jepang yang menjual beraneka makanan, salah satu yang biasa disajikan adalah Ramen. Menyantap makanan di Yatai memberikan suasana dan pengalaman yang berbeda, karena pengunjung dapat melihat secara langsung sang penjual membuat makanan yang dipesan, dan bahkan, kita juga bisa berinteraksi dengan pendagangnya juga.

‘’Kali ini Indomie menghadirkan pengalaman baru yang seru, yaitu kulineran ala Jepang lewat Yatai Ramen Indomie, ‘’ujar Oki Susanty, Public Relation PT Indofood Divisi Noodle Cabang Medan.
Dikatakan Oki, di Yatai Ramen Indomie yang bersuasana khas Jepang, pengunjung bisa menjadi yang pertama mencoba nikmatnya Tori Miso Ramen dari Indomie yang disajikan dengan topping ramen lengkap dan minuman, dengan harga hanya Rp 10.000,-.

Pengunjung juga berkesempatan mengambil lucky dip, dimana pengunjung yang beruntung dapat menikmati ramen ini dengan gratis. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan chef di yatai yang akan bercerita bagaimana cara menikmati ramen yang otentik Jepang untuk memberikan pengalaman yang berbeda, dan juga dimeriahkan dengan hadirnya Cosplayers ala Jepang yang membuat suasana semakin seru dan khas Jepang.

Tori Miso Ramen yang disajikan merupakan inovasi terbaru dari Indomie, yaitu Indomie Premium Collection Ramen Series dengan rasa Tori Miso yang bisa dinikmati di Indomie Yatai hingga tanggal 21 Mei 2023.
Indomie Premium Collection Ramen Series diluncurkan pada tanggal 6 Maret 2023 di Indomie Official Store e-commerce dan juga toko-toko retail di seluruh Indonesia, dengan tiga varian rasa ramen Jepang yaitu Tori Miso Ramen dan Shoyu Ramen untuk varian kuah, dan Takoyaki untuk varian goreng.

‘’Ikuti terus update dari Indomie lewat media sosial di Instagram @indomie untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Indomie Ramen Series,’’sebut Oki. (sih)

Atlet Sumut Sumbang 7 Emas di SEA Games 2023

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet asal Sumatera Utara turut memberikan sumbangsih kepada Kontingen Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja. Atlet Sumut secara keseluruhan menyumbangkan 7 emas, 3 perak, dan 8 perunggu bagi Merah Putih.

Dua medali emas tersebut disumbangkan pembalap sepeda Dara Latifah dari nomor MTB eliminator putri dan MTB cross country relay mixed. Kemudian masing-masing disumbangkan Delbert Tanoto dari cabang e-sport nomor valorent, Toni Kristian Hutapea dari kick boxing, trio Riva Hijraih/Eny Tri Susilowati/Riana Octavia dari cabang kun bokator beregu putri, Rosa Beatrice Malau dari wushu sanda, dan Abdul Hafiz dari atletik nomor lempar lembing.

Tiga medali perak disumbangkan Samuel Marbun dari wushu sanda dan dua medali dari Haris Horatius dari wushu taolu. Sedangkan delapan medali perunggu disumbangkan Saroha Lumbantobing dari cabang tinju, Rayhan Abdul Latih dari cabang golf, Faisal Siahan cabang karate, dan dua medali dari Dessyinta Rakawuni Banuera di cabang karate kumite beregu serta kumite perorangan. Kemudian tiga perunggu lainnya disumbangkan Riana Octavia dari cabang Kun bokator dan dua dari Deslya Anggraini di cabang Kun bokator perorangan dan ganda campuran.

Ketua Umum KONI Sumatera Utara, John Ismadi Lubis mengakui cukup bangga dengan raihan tersebut. Sebab dari 20 atlet yang berangkat ke SEA Games 2023, 16 orang berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia.

“Dari 20 atlet asal Sumut yang membela Indonesia, sebanyak 16 atlet berhasil meraih medali. Meskipun para peraih medali itu tidak akan semua tampil di PON 2024 mendatang,” ujar John Lubis di Medan, Rabu (17/5).

Dijelaskannya, dari 20 atlet asal Sumut yang membela Indonesia, kemungkinan hanya 16 yang akan tampil di PON 2024. Sebab cabang kun bokator merupakan cabang baru dan tidak akan dipertandingkan di PON mendatang.

“Kun bokator merupakan cabang olahraga baru di SEA Games 2023. Dan, memang ada empat atlet asal Sumut yang tampil di cabang itu. Tapi tidak apa-apa, sebab 16 atlet lainnya merupakan yang terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

John juga menyebutkan bahwa Raihan SEA Games 2023 ini tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya. Karena cabang yang dipertandingan juga berbeda. Namun dia tetap memberikan apresiasi kepada atlet asal Sumut yang telah berjuang di SEA Games 2023.

“Kita tetap memberikan apresiasi kepada atlet asal Sumut yang telah berjuang di SEA Games 2023. Kita berharap agar mereka terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa meraih medali emas di PON 2024 mendatang,” harapnya. (dek)

5 UKM Unggulan Program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) 2.0 Raih Modal Usaha dari Telkomsel

Program Digital Creative Entrepreneurs tahun kedua (DCE 2.0) dari Telkomsel resmi mengumumkan lima pelaku UKM unggulan yang terdiri dari Darmojo Ayam Panggang dari Sidoarjo, Jawa Timur (peraih predikat Best of The Best), Come n Drink dari Jayapura, Papua (Terbaik Kategori Makanan & Minuman), Batik Anne Surya dari Surabaya, Jawa Timur (Terbaik Kategori Fashion), Solohabo Gift dari Karanganyar, Jawa Tengah (Terbaik Kategori Kriya), dan Maharati dari Jakarta Selatan, DKI Jakarta (Terbaik Kategori Personal Care).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Program Digital Creative Entrepreneurs tahun kedua (DCE 2.0) yang telah diselenggarakan Telkomsel sejak Agustus 2022 yang lalu sebagai bagian aktivitas tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan dengan berperan menjadi platform solusi serta inkubasi bagi pengembangan entrepreneur dan brand owner lokal pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, resmi ditutup dengan Awarding Ceremony yang bertajuk ‘Unlocking Opportunities with Digital Creativities’. Dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki, Awarding Ceremony DCE 2.0 juga mengumumkan lima pelaku UKM unggulan dari 1.594 pelaku UKM yang menjadi peserta program tersebut. Lima UKM unggulan tersebut terdiri dari satu UKM Best of The Best dan empat UKM terbaik dari tiap kategori dalam Program DCE 2.0, yaitu Kategori Makanan dan Minuman, Busana, Kriya, dan Perawatan Diri.

Dari seluruh peserta yang mendaftar pada webinar dan local roadshow Program DCE 2.0, terpilih 200 pelaku UKM untuk mengikuti intimate class bersama Platform MyAds, Kuncie, dan 99% Usahaku dari ekosistem bisnis digital Telkomsel. Kemudian 60 pelaku UKM unggulan berhak mengikuti workshop dan dikurasi kembali dari aspek produk, legalitas, finansial, digital, dan kreativitas. Lalu 20 pelaku UKM terpilih untuk menjalani DCE 2.0 Academy, dan selanjutnya 5 pelaku UKM unggulan di antaranya berhak mendapatkan bantuan modal usaha dari Telkomsel. Lima UKM unggulan DCE 2.0 tersebut adalah Darmojo Ayam Panggang dari Sidoarjo, Jawa Timur (peraih predikat Best of The Best), Come n Drink dari Jayapura, Papua (Terbaik Kategori Makanan & Minuman), Batik Anne Surya dari Surabaya, Jawa Timur (Terbaik Kategori Fashion), Solohabo Gift dari Karanganyar, Jawa Tengah (Terbaik Kategori Kriya), dan Maharati dari Jakarta Selatan, DKI Jakarta (Terbaik Kategori Personal Care).

Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu B. Sigit mengatakan, “Penyelenggaraan DCE 2.0 merupakan perwujudan komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler yang membuka lebih banyak peluang kemajuan dan pertumbuhan bagi masyarakat. Program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan ekosistem aset dan infrastruktur digital Telkomsel, khususnya bagi para pelaku UKM di Indonesia yang tengah menjalani transformasi digital. Melalui Program DCE 2.0, kami terus berupaya memberikan dampak positif atas layanan dan solusi mobile digital yang melebihi ekspektasi para pengguna, melalui penguatan kreativitas, kapabilitas, dan kompetensi digital dari para entrepreneur dan brand owner lokal, sekaligus membantu mereka untuk meraih pasar di tingkat nasional maupun global. DCE 2.0 juga dihadirkan untuk dapat membentuk UKM yang terus bertumbuh, menginspirasi, dan berinovasi. Selamat kepada seluruh peserta, terutama lima pelaku UKM unggulan yang menjadi terbaik di tiap kategorinya. Semoga dukungan Telkomsel dapat terus memperkuat transformasi UKM digital Indonesia yang berkelanjutan.”

Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono lebih lanjut menambahkan, “Terima kasih atas antusiasme dari seluruh peserta yang telah mengikuti Program DCE 2.0. Ke depan, dengan mendorong penerapan proses bisnis yang mengedepankan keselerasan berbasis prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG), Telkomsel akan terus melampaui batas ekspektasi untuk dapat membuka beragam potensi inisiatif guna mendukung sektor UKM menjadi katalisator dalam pemulihan dan kebangkitan bangsa untuk melewati berbagai tantangan. Bersama-sama kita dapat menjadi roda penggerak ekonomi bangsa, didukung oleh keunggulan kapabilitas di ekosistem digital yang inklusif.”

Seluruh peserta DCE 2.0 mendapatkan materi pelatihan dan pengembangan oleh 19 pemateri dari kalangan industri digital dan 5 mentor ahli di bidang digital entrepreneurship, seperti CEO HAUS! Indonesia Gufron Syarief sebagai mentor Kategori Makanan dan Minuman, Founder Noonaku Group Florentia Jeanne sebagai mentor Kategori Busana, CEO Naruna Roy Wibisono sebagai mentor Kategori Kriya, Co-Founder DECA Group Jessica Lin sebagai mentor Kategori Perawatan Diri, dan CEO Panenmaya Academy Abdi R. Sastrawinata sebagai head mentor.

Selain itu, para peserta juga diperkenankan mengakses dan memanfaatkan keunggulan aset layanan digital dari ekosistem Telkomsel untuk pelaku UKM, antara lain Platform 99% Usahaku untuk menunjang pertumbuhan bisnis dan manajemen keuangan, Layanan MyAds sebagai solusi periklanan dan promosi digital UKM, Aplikasi Kuncie yang dapat membantu mengembangkan keahlian bisnis melalui pembelajaran online, dan MAXstream sebagai online venue untuk perhelatan aktivitas virtual. Pada akhir program, DCE 2.0 juga menghadirkan pameran virtual dalam bentuk online live shopping untuk mengangkat 20 pelaku UKM unggulan beserta produk andalannya.

Untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai program DCE 2.0, kunjungi situs dce.co.id dan media sosial @dce_id.(rel)

PTPN III Berangkatkan 51 Calon Jamaah Haji

UANG SAKU: SEVP Operation II Sudarman Bhakti Lessaan, SEVP Operation I Darmansyah Siregar dan lainnya saat menyerahkan uang saku kepada jamaah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) memberangkatkan 51 calon jamaah haji.

Pemberangkatan itu dimulai dengan acara Doa Selamat Pelepasan Jamaah Calon Haji Keluarga Besar PTPN III (Persero) Tahun 2023 di Aula Kelapa Sawit Kantor Direksi, Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan pada Rabu (17/5/2023). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Ustad H. Gamal Abdul Naser Lubis.

“Semoga jamaah calon haji sampai ditujuan dalam keadaan selamat, serta diberikan Allah SWT kesehatan sehingga dapat beribadah di sana dengan baik, dan pulang dalam keadaan sehat dapat berjumpa kembali dengan keluarga di rumah. Dan tak lupa mendoakan perusahaan yang kita cintai ini mendapat keberkahan,” ujar SEVP Operation II, Sudarma Bhakti Lessan dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut, PTPN III (Persero) memberikan bingkisan dan uang saku kepada 51 orang jamaah calon haji, yang diserahkan oleh SEVP Operation II,  Sudarma Bhakti Lessan dan Senior Excecutive Vice President (SEVP) Operation I, Darmansyah Siregar didampingi oleh Kepala Biro/Bagian serta jajaran Pengurus IKBI PTPN III (Persero).

Suhartoyo selaku perwakilan jamaah calon haji, menyampaikan terima kasih kepada manajemen PTPN III (Persero) yang telah memberi perhatiannya karena setiap tahunnya mengadakan acara pemberangkatan jamaah haji.

“Dan acara ini diharapkan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi diantara keluarga besar PTPN III (Persero). Insha Allah selama di Tanah Suci akan mendoakan PTPN III (Persero) menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya.

Sementara itu, Al-Ustad Dr. H. Sugeng Wanto menyampaikan pandangan umum dan ceramah singkat seputar haji. (ila)

Bupati Sergai Ingatkan Pegawainya Bekerja dengan Baik dan Ikhlas

Bupati Sergai H Darma Wijaya saat apel gabungan berikan motivasi kepada para ASN di Lapangan SMP Kotarih.

SERBAJADI, SUMUTPOS.CO – Bupati H Darma Wijaya menyampaikan jika masyarakat, terutama calon ASN, tidak mentah-mentah menerima informasi yang berseliweran dari sumber tak terpercaya. Salah satunya berita bohong yang menyebut jika Bupati Sergai memberi jaminan kepada para guru honorer yang akan diangkat menjadi PPPK, syaratnya memberikan sejumlah uang.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan ASN yang terdiri dari guru SD, SMP, tenaga kesehatan (nakes), dan pegawai kantor camat se-Kecamatan Bintangbayu, Dolok Masihul, Serbajadi, Kotarih, dan Silinda, di Lapangan SMP Kecamatan Serbajadi, Rabu (17/5).

Menurutnya, kabar bohong semacamnya itu kerap terjadi dan sangat disayangkan kalau ada masyarakat yang terperdaya dan jadi korban. “Perlu saya tekankan, rekrutmen PPPK di Kabupaten Sergai dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga tidak ada yang namanya uang jaminan atau semacamnya. Kita harus bijak dan cerdas,” tegas Bupati Sergai

Kepada para guru, nakes, dan pegawai kantor, Darma Wijaya juga meminta agar di tahun politik ini rawan modus penipuan yang mengatasnamakan pimpinan daerah dan keluarganya. Untuk itu dia mengingatkan seluruhnya mampu berpikir kritis dan logis menyikapi iming-iming tak jelas yang mencatut nama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekdakab Sergai.

Dirinya menjelaskan, Pemkab Sergai sendiri memproyeksikan sebanyak 3.300 tenaga honor dan tenaga teknis akan diangkat menjadi PPPK. Darma Wijaya mengatakan, untuk diangkat sebagai PPPK syarat yang dibutuhkan bukan mahar atau lobi-lobi, melainkan berpatokan pada kinerja.

“Bekerja saja dengan baik dan ikhlas. Tidak perlu lobi sana-sini. Kalau kita kerjanya bagus, target tercapai, masyarakat puas dengan pelayanan kita, tentu saja pimpinan akan melihat dan memperhatikan. Kalau kita menginginkan sesuatu secara instan tanpa usaha, apalagi caranya dengan menyalahi aturan yang berlaku, maka percayalah, semuanya tidak akan jadi berkah,” ujarnya.

Terakhir Bupati juga meminta kepada para pegawai Pemkab Sergai yang bertugas di sekolah, fasilitas kesehatan, dan kantor pemerintah di kecamatan untuk bekerja dengan maksimal demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita bekerja bukan untuk dilayani, melainkan mengabdi sebagai pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam apel itu, Kepala BKPSDM Dingin Saragih SIP, Kadis Pendidikan Suwanto Nasution SPd MM, Kadis Kesehatan Selamat Hartono SKM MKM, para camat, dan kepala sekolah. ( fad/azw)

Daihatsu Buka Kuartal II Kenaikan Market Share hingga 21,1%

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Membuka Kuartal II Daihatsu kembali catatkan raihan penjualan positif. Secara nasional, penjualan ritel otomotif di Indonesia hingga April 2023 mencapai sekitar 339 ribu unit, atau naik 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lalu sebanyak 320 ribu unit.

Pada periode yang sama, penjualan ritel Daihatsu catatkan lebih dari 71 ribu unit, atau naik sekitar 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 62 ribu unit.

Dari capaian tersebut, kontribusi penjualan ritel Daihatsu terhadap market share ritel otomotif nasional sebesar 21,1%, atau naik sekitar 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 19,5%.

Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu pada hingga April 2023 didominasi oleh top 3 model, seperti Sigra sebanyak 21.722 unit, atau berkontribusi sekitar 30,4%; disusul Gran Max PU (Pick Up) 15.204 unit (21,2%); dan Terios 10.204 unit (14,3%).

“Kami bersyukur, hingga April 2023 penjualan Daihatsu raih capaian positif dengan penjualan ritel sebanyak 71 ribu unit, ditambah kontribusi kenaikan market share sebesar 1,6% dibandingkan tahun lalu menjadi 21,1%. Semoga capaian baik ini dapat terus berlangsung, dan pasar otomotif tahun ini dapat lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: PT Astra Daihatsu Motor – Corporate Communication Department Jl Gaya Motor III No.5, Sunter II, Jakarta Utara (14330), Tel.: (021) 6510300 Ext. 5453
public.relations@daihatsu.astra.co.id. (rel/red)

BPDPKS-ITSI Gelar Seminar Potret UMKM Pekebun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk menggerakkan dan meningkatkan daya saing kelapa sawit dalam skala industri besar perlu kolaborasi dan sinergitas lima elemen penting yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi petani sawit dan media. Eksistensi kelapa sawit nasional harus terus diperjuangkan.

Demikian disampaikan Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Aries Sukariawan, SP, MP dalam sambutannya pada seminar nasional Potret UMKM Pekebun yang mengangkat tema “Pemberdayaan petani dan pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) guna mendukung sistem dan tata kelola agribisnis kelapa sawit raykat secara berkelanjutan”, digelar di Ruang Sidamanik, ITSI, Jalan Willem Iskander, Medan, Selasa (16/5).

Seminar ini diikuti puluhan peserta dari kalangan petani, akademisi hingga pelaku usaha berbasis kelapa sawit, peneliti, praktisi, serta stakeholder termasuk Kementerian dan Dinas terkait.Hadir pada pimpinan asosiasi atau organisasi petani sawit, pimpinan BPDPKS dan para mitra. Kegiatan yang digelar tiga hari, 15-17 Mei 2023 ini memuat berbagai kegiatan, di antranya talk show UMKM berbasis sawit, seminar, pameran bazar produk perkebunan hingga kunjungan lapangan (field trip) di PPKS dan perusahaan perkebunan sawit.

Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Aries Sukariawan mengatakan bahwa kegiatan ini didasari karena banyaknya permasalahan yang sering dihadapi oleh para petani sawit di Sumatera Utara seperti kurangnya kemampuan dalam pengelolaan bisnis kelapa sawit, kurangnya akses modal dan permasalahan lainnya. “Seminar ini juga bagian dari concern kami untuk mengembangkan industri perkebunan khususnya sawit. Harus ada kolaborasi dan sinergitas lima elemen yaitu pemerintah akademisi, pelaku usaha, asosiasi petani dan media yang jadi penggerak dan bisa meningkatkan daya saing kelapa sawit yang harus kita perjuangkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya untuk menjadi pembicara pada seminar Sawit Hebat Indonesia Kuat. “Narasumber yang hadir pada seminar ini ada bapak Prasetyo Djati dari Kementan, kemudian bapak Ir Zulkifli Annoor Hasibuan, MAgr dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut dan Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah Koperasi (UKMK) BPDPKS bapak Helmi Muhansah,” ujarnya, Selasa (16/5).

Dikatakannya, tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberikan pemahaman secara lebih komperehensif tentang standardisasi pengelolaan perkebunan bagi pelaku UMKM khususnya petani atau pekebun secara berkelanjutan (mandatori ISPO). Kemudian, Memberikan alternatif upaya kreatif dan inovatif bagi penyelesaian masalah yang dihadapi petani atau pekebun dan pelaku usaha (UMKM) lainnya.

Dari sisi pengembangan SDM kelapa sawit, ITSI siap menjadi wadah kredibel menciptakan lulusan terbaik bidang sawit dan bidang terkait. Tahun ini, jelasnya, ada 2.000 kuota beasiswa pendidikan kelapa sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 270 orang atau setara sembilan kelas di antaranya merupakan kuota untuk ITSI. “Kesempatan ini agar digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk bergabung dan belajar di ITSI,” katanya.

Menurutnya, sinergi diperlukan untuk jadi sarana pengembangan UMKM berbasis kelapa sawit. Melalui rangkaian giat Potret UMKM Pekebun ini diharap jadi embrio dalam meningkatkan daya saing sawit Indonesia di kancah internasional.
Ketua LLDikti Wilayah I Sumut, Prof Dr Saiful Anwar Matondang, MA, MPd menyampaikan, kampus berperan menghasilkan SDM sawit, peneliti dan para hali bidang terkait sawit. Ini merupaka upaya meneruskan kesejahteraan kepada masyarakat. Kajian-kajian bernas dari ITSI terkait kelapa sawit dan perkebunan harus bisa membantu petani dan mendukung ekosistem dunia perkebunan nasional, salah satunya untuk mencegah kerugian petani, pengambangan agribisnis, turut menjaga kelestarian lingkungan dan menjalankan perkebunan berkelanjutan.
Dirut PTPN III Dr Ir Mohammad Abdul Ghani sebagai keynote speaker menyampaikan, apresiasi kepada ITSI yang terus menggelorakan dan memperjuangkan pengembangan kelapa sawit dalam berbagai kegiatan yang dikemas menarik. Dari sisi akademis, ITSI berperan aktif memberikan ruang bagi petani dan masyarakat untuk turut memajukan kelapa sawit sebagai komoditi unggulan penghasil devisa terbesar negara.

Walau ia mengakui, masih terdapat berbagai permasalahan, di antaranya, dari 16,3 juta hektare lahan kebun sawit seluruh Indonesia, sekitar enam hektare di antaranya merupakan lahan petani sawit rakyat yang sudah berusia di atas 25 tahun dan memerlukan peremajaan.

Walau berjalan program pemerintah yakni peremajaan sawit rakyat (PSR) namun masih terdapat berbagai soal. Ia mendukung, upaya pengembangan perkebunan oleh berbagai pihak termasuk BPDPKS haruslah paling besar manfaatnya dirasakan petani. Misal untuk peningkatan produktivitasnya dan kredit yang tidak terlalu tinggi.
“Manfaat dan keuntungan sawit paling besar harus dirasakan petani untuk peningkatan produktivitas dan lainnya. Dengan adanya pasar petani terbantu tidak dengan kredit yang tinggi,” Ucapnya.

Sesi seminar menghadirkan tiga narasumber yakti Prasetyo Djati, MSc dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang membawakan materi keterlibatan pekebun untuk menghasilkan minyak sawit berkelanjutan. Ia memaparkan, dari jumlah luasan lahan kebun sawit, enam persen dimiliki perusahaan pemerintah yakni PTPN grup, 41 persen merupakan lahan sawit rakyat dan 53 persen lahan milik perusahaan swasta.

Narasumber berikutnya ialah Ir Zulkifli Anoor Hasibuan, MAgr dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut membawakan materi strategi dinas tersebut dalam mendukung perkebunan kelapa sawit. Lalu narasumber berikutnya ialah Kepala Divisi Usaha Kecil Menegah Koperasi (UKMK) BPDPKS Helmi Muhansah. Sebagai lembaga di bawah Kemenkeu yang bertugas dalam pengembangan kelapa sawit dalam berbagai aspek, pihaknya siap mendukung UMKM berbasis sawit dengan kolaborasi (TZA).(ika/azw)

Swiss-Belinn Medan Tawarkan Tradisi Phang Teh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Swiss-Belinn Medan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang dikelola oleh manajemen Swiss-Belhotel International. Terletak di lokasi strategis di Jalan Surabaya yang juga dikenal sebagai pusat kuliner, menjadikan Swiss-Belinn Medan sebagai salah satu hotel pilihan saat berkunjung ke Kota Medan. Hotel ini juga menyediakan akses mudah dan cepat dari dan menuju  Bandar Udara Internasional Kualanamu maupun stasiun.

Bagi masyarakat yang ingin menyelenggarakan pesta pernikahan yang spesial dan sakral di mana para pasangan menyatukan visi dari sebuah hubungan, Swiss-Belinn Medan menyediakan berbagai penawaran istimewa untuk membantu para tamu untuk merealisasikan rencana yang telah disusun dan memastikan seluruh acara dapat berjalan sempurna sesuai dengan harapan.

“Kota Medan dikenal sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan kebudayaan. Swiss-Belinn Medan berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk bagi mereka yang ingin menggelar acara Tradisi Minum Teh (Phang Teh), kami menyediakan Paket Phang Teh dengan harga yang cukup kompetitif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Dhani Harry Prayudhi selaku General Manager Swiss-Belinn Medan.

Adapun 2 pilihan paket Phangteh yang ditawarkan yaitu Paket Dragon seharga IDR 3.600.000 net, termasuk menginap selama 2 (dua) malam di kamar Superior Deluxe, makan pagi untuk 2 orang lengkap dengan honeymoon bed set up, pemakaian 1 venue selama 8 jam dan snack untuk 30 orang. Sementara Paket Phoenix, seharga IDR 5.600.000 net termasuk menginap selama 2 malam di kamar Family Suite dengan honeymoon bed set up dan makan pagi untuk 4 orang, set up acara di dalam President Suite dan sajian snack untuk 30 orang.

Perlu diketahui,Swiss-Belhotel International saat ini mengelola portofolio lebih dari 125* hotel, resor, dan proyek yang berlokasi di Cina, Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Bahrain, Mesir, Iraq, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Australia, Selandia Baru, Swiss dan Tanzania. Grup ini menyediakan layanan pengembangan dan manajemen yang komprehensif dan sangat profesional di semua aspek hotel, resor, dan tempat tinggal yang dilayani. Kantor berlokasi di Hong Kong, Selandia Baru, Australia, Cina, Eropa, Indonesia, Uni Emirat Arab, Vietnam dan Thailand meliputi wilayah Oceania, Asia, Eropa, Middle East, Afrika dan India.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi telepon atau WhatsApp di +62851-5966-5531. Untuk penawaran serta informasi promo terbaru dapat mengunjungi official Instagram @swissbelinnmedan dan swiss-belhotel.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi: Sri Rahayu Marketing Communication Officer Swiss-Belinn Medan 0852 6255 8499 gmsecsimd@swiss-belhotel.com swiss-belhotel.(rel/red)

Hidayatullah: Pancasila Jangan Hanya Jadi Slogan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayatullah mengajak masyarakat untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila. Jangan sampai Pancasila hanya menjadi slogan.

Hal itu disampaikan Hidayatullah ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (17/5/2023). Hidayatullah mengambil contoh sila yang pertama Pancasila yang berbunyi, “Ketuhanan yang maha esa”. “Secara esesnsi dapat dipahami, masyarakat Indonesia harus memiliki moral yang baik karena kita percaya akan adanya Tuhan yang selalu mengawasi gerak-gerik kita. Maka dari itu, seharusnya tidak ada praktek korupsi di negeri ini bila saja kita benar-benar menerapkan Pancasila secara utuh,” ujar tokoh ekonomi Syariah Sumatera Utara ini.

Menurut politisi senior PKS ini, bukan hanya warganya yang wajib mengamalkan Pancasila tetapi para pemimpin negara ini, semisal presiden dan para menterinya juga harus mengamalkan Pancasila secara utuh. “Dengan begitu masyarakat madani yang kita idam-idamkan dapat terwujud,” sebutnya.

Hidayatullah juga mengajak para peserta sosialisasi 4 Pilar yang hadir untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi di tahun politik sekarang ini, banyak berita hoax bermunculan terutama di media sosial yang menimbulkan kegaduhan. “Mari jadikan pesta demokrasi ini sebagai pemersatu kita bukan malah sebaliknya,” imbaunya.

Dalam paparannya mengenai 4 Pilar MPR RI, Hidayatullah menjabarkan beberapa poin penting yang terkandung di dalamnya seperti: Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI kali ini berasal dari tokoh masyarakat Minang yang yang ada di Sumatera Utara. Salah seorang peserta sosialisasi merasa sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Selain menambah wawasan kebangsaan, sekaligus bisa bersilaturahim langsung dengan Hidayatullah. (adz)