Home Blog Page 1507

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karo Gelar Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan

PELATIHAN:Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting membuka Pelatihan Tenaga Pengelolaan Perpustakaan dan Pustakawan Tingkat Daerah Kabupaten Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting membuka Pelatihan Tenaga Pengelolaan Perpustakaan dan Pustakawan Tingkat Daerah Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2023 di Hotel Suite Pakar, Kamis (8/6).

Untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengelolaan perpustakaan, pemerintah melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karo mengadakan pelatihan dengan memperkenalkan aplikasi Troya Akademi Platform (TAP) yang merupakan sistem perpustakaan online, perpustakaan tanpa ruang, tanpa meninggalkan indentitas sekolah.

Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan pelatihan tenaga pengelolaan perpustakaan dan pustakawan tersebut. “Saya berharap melalui kegiatan ini kualitas sumber daya manusia pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah lebih meningkatkan kualitas layanan juga pemanfaatan perpustakaan oleh masyarakat,”ucapnya.

Aplikasi Troya Akademi Platform (TAP) berbasis digital ini dapat membantu para tenaga pengelola perpustakaan dan pustakawan (khususnya) dan para guru (umumnya) dalam mengelola dan membiasakan peserta didik berliterasi melalui perpustakaan.

Dia juga berharap agar aplikasi ini dimanfaatkan dengan baik di Kabupaten Karo, karena ini merupakan upaya untuk mengembangkan kompetensi digital pada anak maupun guru sehingga kedepannya sekolah tidak hanya unggul secara karakter, secara akademik namun juga mempunyai keterampilan digital. (deo/han)

Petani dan Nelayan Simalungun Ikuti Penas di Padang

BIMBINGAN: Wakil Bupati Simalungun h Zonny Waldi memberikan arahan kepada kontingen petani dan nelayan sebelum berangkat mengikuti Penas di Padang.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi memberangkatkan 80 nelayan dan petani untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke XVI Tahun 2023 pada tanggal 10-15 Juni 2023 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kontingen Penas Petani Nelayan Kabupaten Simalungun diberangkatkan Wakil Bupati dari Balei Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumut, Kamis (8/6).

Dalam bimbingan dan arahannya, Wakil Bupati menyampaikan kepada kontingen untuk tetap menjaga kesehatan dan disiplin serta jaga kekompakan selama pelaksanaan Penas berlangsung.

“Ajang Penas ini adalah untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, saling tukar menukar pengalaman, informasi di bidang pertanian secara luas. Sebab di ajang Penas ini berkumpulnya para petani dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Wakil Bupati.

“Tentu banyak informasi-informasi yang akan kita dapatkan, terutama di bidang pertanian secara luas, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Manfaatkan peluang ini, serap ini untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Simalungun,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati berharap kepada kontingen Simalungun yang terdiri dari pengurus dan anggota KTNA agar mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada pelaksanaan Penas.

“Ikuti kegiatan kegiatan yang dilaksanakan selama Penas berlangsung, agar pengetahuan kita di bidang pertani bertambah,” kata Wakil Bupati.

Selain itu, Wakil Bupati juga meminta untuk tetap menjalin komunikasi sesama tim dan berkolaborasi dengan pendamping. “Karena bapak ibu berangkat membawa nama Simalungun, jaga nama baik daerah kita dengan baik,” ujar Wakil Bupati.

Kontingen Simalungun ini juga diharapkan untuk menginformasikan produk unggulan pertanian Simalungun ke daerah lain agar dapat menjadi salah satu komoditi ekspor untuk peningkatan perekonomian Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Albert R Saragih mengatakan, tujuan mengikuti Penas adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan sekaligus keterampilan petani nelayan agar bisa berbaur bersama petani nelayan di tingkat nasional, saling tukar menukar informasi, pengalaman serta skill sekaligus menggali pengalaman daerah lain.(mag-7/han)

Manchester City vs Inter Milan: Siap Jadi Raja

SUMUTPOS.CO – Manchester City menjadi favorit saat menghadapi Inter Milan di final Liga Champions, dini hari nanti. Performa dan perjalanan mereka ke partai puncak memperlihatkan mereka sudah siap menjadi raja Eropa.

Berstatus sebagai salah satu klub terkaya dunia, Manchester City membangun proyek Liga Champions selama satu dekade terakhir. Dengan dana melimpah dari salah satu pebisnis paling kuat di Timur Tengah, Sheikh Mansour, mereka mendatangkan pemain-pemain top dunia.

Akan tetapi, uang bukan segalanya di kompetisi Eropa. Meski sangat dominan di Premier League Inggris, The Citizens ternyata kesulitan mengukuhkan dirinya sebagai penguasa Eropa.

Mereka pernah lolos ke final Liga Champions musim 2020/2021. Namun, pasukan Guardiola harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 0-1.

Pada kesempatan lain, Manchester City lolos ke semifinal pada musim 2015/2016 dan 2021/2022. Akan tetapi, dua usaha mereka menuju partai puncak dihentikan Real Madrid.

Musim ini, mereka kembali tembus final. Dan dengan pemain yang sudah begitu padu plus kehadiran monster kotak penalti seperti Erling Haaland, mereka kini diklaim sudah sangat siap mencatatkan sejarah dengan meraih trofi Si Kuping Besar di Atatürk Olympic Stadium, Istanbul.

Perjalanan mereka menuju final menjadi alasan untuk menempatkan City sebagai favorit. Di delapan besar, mereka menghajar Bayern Munchen dengan agregat 4-1. Setelah itu, di semifinal, Haaland dan kawan-kawan melibas sang juara bertahan, Madrid dengan agregat 5-1.

Sukses mereka melumat Bayern dan Madrid membuat Manchester City menjadi satu-satunya klub yang tak terkalahkan dalam 12 pertandingan Liga Champions musim ini.

Selain itu, mereka juga menjadi klub paling subur dengan 31 gol dan tim dengan pertahanan terbaik di mana mereka hanya kebobolan 5 kali. Sebaliknya, Inter dalam perjalanan mereka ke final kalah dua kali. Mereka juga hanya mencetak 19 gol dan kebobolan 10 kali. Pep Guardiola dan pasukannya yang mengincar treble winner pun sudah berani menyatakan optimismenya. Meski mengakui ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, Pep mengatakan timnya siap untuk tantangan tersebut.

“Kami ingin finis berbeda kali ini. Tapi kami harus tahu persis apa yang harus kami lakukan untuk mengalahkan lawan ini dalam hal pendekatan, dengan dan tanpa bola kami harus fokus,” katanya di situs klub.

Guardiola juga memastikan status favorit bukanlah masalah. Alasannya, ini bukan hal baru bagi para pemainnya. “Kami sudah terbiasa. Saya menerima peran itu dan kami pergi ke sana dan mencoba. Kami menerima apa yang dikatakan orang, tidak masalah sama sekali,” ujarnya.

Erling Haaland yang musim ini mencetak 52 gol di semua kompetisi termasuk 12 di antaranya di Liga Champions menggemakan optimisme pelatihnya. Ia bahkan sudah berjanji untuk mencetak gol dini hari nanti. “Target saya adalah mencoba membantu tim mengangkat trofi di akhir musim dengan mencetak gol. Saya tahu jika saya bisa mencetak gol dan mendukung tim, maka itu akan membantu semua orang mencapai tujuan mereka di akhir musim,” kata Haaland di situs UEFA.

Bomber Norwegia itu mengatakan, kuncinya adalah gol pertama. “Begitu saya mencetak gol, yang bisa saya pikirkan hanyalah mencetak gol berikutnya. Begitulah cara saya mendekati situasi ini dan akan terus (melakukan itu),” tegasnya.

Di kubu Inter Milan yang memburu trofi Liga Champions keempatnya, pelatih Simone Inzaghi memastikan anak asuhnya siap meladeni Manchester City. Menurutnya, terlepas dari status City sebagai favorit, mereka juga datang ke Istanbul dengan ambisi juara. “Sekarang kami memiliki impian besar untuk memenangkan Liga Champions. Kami pergi ke final untuk memainkan yang terbaik melawan tim dengan kualitas luar biasa,” kata Inzaghi kepada DAZN.

Bek Inter, Robin Gosens menambahkan, Inter yang mengeliminasi AC Milan di semifinal layak ada di partai puncak ini dan juga pantas untuk juara. “Kami akan memberikan segalanya untuk menunjukkan kekuatan kami. Kami sangat percaya diri untuk memainkan final ini dengan kualitas kami,” tegasnya. Kedua klub yang berjumpa untuk kali pertama di kompetisi Eropa tidak punya masalah cedera pemain utama. Sehingga, tidak sulit untuk memprediksi formula yang akan diturunkan kedua kubu.

Inter Milan akan tetapi dengan formasi 3-5-2 dengan Denzel Dumfries dan Federico Dimarco akan jadi bek sayap. Di tengah, mereka akan memainkan Nicolò Barella, Henrikh Mkhitaryan, Hakan Çalhano?lu atau Marcelo Brozovi?. Sedangkan barisan penyerang akan diisi Lautaro Martinez yang akan didampingi Edin Džeko atau Romelu Lukaku.

Manchester City sementara itu diprediksi akan mempertahankan pola 3-2-4-1 yang cukup ampuh meredam lawan berat. (amr/jpg)

Peningkatan Karier Keperawatan Melalui Pengembangan Pendidikan Formal

Ilustrasi

Masrina Naomi Wulantari Simanjuntak, S.Kep, Ns., & Dr. Siti Zahara Nasution, S.Kp., MNS (Program Magister Ilmu Keperawatan USU)

Jenjang karir perawat adalah jalur serangkaian posisi pekerjaan yang ditempuh perawat melalui peningkatan kompetensi, baik diperoleh dari pendidikan formal, pendidikan
informal yang relevan, maupun pengalaman praktik klinis yang diakui, pengembangan jenjang karir perawat memiliki beberapa tujuan, yaitu: mengembangkan kompetensi prestasi perawat, meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, meningkatkan keselamatan pasien, mencegah burn out dan turn out, mengurangi subjektivitas dalam promosi berdasarkan persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas perawat.

Pengembangan karier perawat dalam bentuk jenjang karier perawat merupakan sistem untuk menggali potensi sesuai dengan bidang pekerjaan melalui peningkatan kompetensi yang menghasilkan kinerja yang profesional. Perawat harus terus terlibat secara aktif dalam pengembangan profesional berkelanjutan untuk mempertahankan standar asuhan keperawatan yang tinggi melalui praktik yang kompeten. Jenjang karier mempunyai makna
tingkatan kompetensi untuk melaksanakan asuhan keperawatan sesuai dengan kewenangan klinis yang dimiliki perawat.

PKB (Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan) adalah kegiatan mengembangkan keperawatan, terdiri dari sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh perawat dalam
kapasitasnya sebagai praktisi, untuk mempertahankan, meningkatkan profesionalismenya sebagai perawat sesuai standar kompetensi yang ditetapkan dan untuk mempertahankan mutu perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Contohnya seperti pengalaman memberikan asuhan keperawatan, mengikuti pendidikan atau pelatihan, menulis penelitian, publikasi karya ilmiah dan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan pada PKB.

Pendidikan formal merupakan jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dengan mengikuti
syarat- syarat tertentu yang telah ditetapkan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baik pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku perawat.

Pendidikan formal menjadi sangat penting bagi profesi keperawatan yang merupakan salah satu jenis pengembangan professional berkelanjutan bagi profesi keperawatan dan karena perawat yang paling dibutuhkan oleh sistem kesehatan saat ini adalah perawat dengan pendidikan level magister.

Pendidikan formal yang ada saat ini terdiri dari jenjang diploma keperawatan (D3 dan D4), profesi perawat, magister keperawatan (S2), ners spesialis, dan program doktor keperawatan. Pendidikan formal menjadikan seorang perawat untuk menjadi reflektif, kritis
terhadap diri sendiri dan mendorong diri sendiri, mengumpulkan dan menafsirkan informasi secara kritis, menghubungkan beragam konsep dan praktik secara komprehensif. Karena
pemikiran kritis dan praktik berbasis bukti diperlukan dalam pendidikan tinggi, setiap desain kurikulum diharapkan dapat mencapainya, terutama dalam disiplin klinis seperti keperawatan.

Pentingnya pendidikan formal juga tidak terlepas dari fungsi dan peran perawat
manajer. Manajer keperawatan yang merupakan agen perubahan memerlukan perencanaan dalam peningkatan karier keperawatan melalui pendidikan formal. Manajer keperawatan harus mampu mengenali (identifikasi) keinginan perawat untuk meningkatkan pendidikan
berkelanjutan dengan ikut serta pada aktifitas pendidikan yang sesuai dan bermutu tinggi.

Kebanyakan pada perawat pelaksana terkendala faktor-faktor seperti: pada keluarga, pada keuangan dan lain lain saat memutuskan untuk melanjutkan studi dan perawat menyadari
untuk menduduki jabatan tertentu perlu keilmuan yang lebih mendalam lagi dan di lapangan masih banyak perawat yang bekerja di rumah sakit berpendidikan akademi atau diploma III keperawatan bahkan SPK setingkat SMA.

Perawat sebagai suatu profesi memiliki body of knowledge (tubuh pengetahuan) yaitu ilmu keperawatan yang diperoleh dari pendidikan formal. Tenaga perawat adalah seseorang
yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi keperawatan, yang ditempuh di dalam negri maupun di luar negeri, diakui oleh pemerintah dan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Pelayanan keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan ditujukan kepada individu, kelompok, atau masyarakat, baik sakit maupun sakit.

Perawat berperan sangat penting dalam keberhasilan pelayanan kesehatan karena kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan oleh perawat yang berkualitas menjadi salah satu dari kualitas pelayanan kesehatan.(rel)

Penutupan TMMD ke- 116 Sukses, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

petugas standby menjaga kelistrikan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 Tahun Anggaran (TA) 2023 di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berjalan dengan lancar dan aman dengan listrik yang andal.

Penutupan ini ditandai dengan kehadiran Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. H. Dudung Abdurachman, SE, MM di Lapangan Stadiun Desa Rambung Sialang, Kecamatan Sei Rampah pada Kamis (8/6/2023).

Serangkaian penyambutan Kepala Staf TNI Angakatan Darat dilakukan dengan memakai tengkuluk dan pakaian adat khas Melayu oleh Bupati Sergai dan Ketua TPPKK Kabupaten Sergai Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya.

Turut hadir Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen. Pol. Drs. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si, Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai, para tamu undangan dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Lubuk Pakam, Darwin Simanjuntak.

Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya mengatakan program TMMD telah banyak membantu masyarakat dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Serdang Bedagai. Berkat kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah, kendala yang hadapi menghasilkan solusi jangka panjang.

“Melaksanakan kerja pembangunan memang bukan hal mudah, tapi lebih sulit lagi menjaga hasilnya. Maka dari itu saya pesankan kepada seluruh masyarakat Sergai untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai,” ujar Darma.

Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Darat Jendral Dudung Abdurachman bertindak sebagai Inspektur Upacara penutupan TMMD ke – 116 menyebutkan jika program inovasi TNI ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mengakselerasi program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan moral dan materiil sehingga kegiatan TMMD ke-116 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Saya juga ingin memohon maaf jika terdapat kata, sikap, atau tingkah laku prajurit yang tidak berkenan di hati masyarakat, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” kata Dudung.

Dudung menambahkan dalam TMMD ke – 116 tahun 2023 ini, TNI Angkatan Darat telah melaksanakan kegiatan di 50 Kodim di seluruh Indonesia secara serempak. Program ini, melibatkan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, rumah ibadah, serta kegiatan penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara, hukum nasional, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan kesehatan.

Ditempat terpisah General Manager PLN UID Sumatera Manager Awaluddin Hafid menyampaikan, PLN terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat. Terbukti berbagai event Nasional dan Internasional sukses dilaksanakan di Sumatera Utara.

“Sumatera Utara kembali menjadi tuan rumah acara penutupan TMMD ke – 116 tahun 2023. Untuk itu, PLN telah menyiagakan skema terbaik dalam mensukseskan acara tersebut dengan menghadirkan layanan listrik yang handal,” ungkap Awaluddin.

Untuk mensukseskan acara penutupan TMMD ke – 116 tahun 2023. PLN mensiagakan personil sebanyak 20 orang tersebar di 3 lokasi berbeda. Tidak hanya itu, PLN juga menyiapkan 2 penyulang dan 3 buah Genset dengan kapasitas 50 kVA dalam menjaga acara tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah penutupan TMMD ke – 116 tahun 2023 berjalan lancar dan kelisrikan juga aman hingga akhir acara. Kami (PLN) senantiasa siap dan sigap dalam mensukseskan berbagai event di Sumatera Utara dengan menghadirkan pasokan kelistrikan yang cukup dan andal,” pungkas Awaluddin. (rel/ila)

Srikandi Ganjar Bersama HIMRCI VC Ajak Perempuan Milenial Kumpul dan Bermain Voli

Srikandi Ganjar Sumut bersama tim Volly HIMRCI VC memberikan bola kepada perwakilan perempuan Milenial di Lapangan Voli, Jalan Tuba IV, Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (9/06).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara (Sumut) memiliki cara asyik untuk bisa merangkul komunitas dan kalangan muda.

Terbaru, perempuan pendukung Ganjar Pranowo bersama tim Volly HIMRCI VC menggelar kegiatan bertajuk ‘Ngumpul Bareng Sambil Volly’.

Kegiatan yang diikuti oleh perempuan milenial itu dilaksanakan di Lapangan Voli, Jalan Tuba IV, Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (9/06).

Kordinator Wilayah Sumut, Firda Annisa Sirait mengatakan kegiatan tersebut merupakan ajang silatuhrami antara Srikandi Ganjar dan para perempuan di wilayah Medan Denai.

Dia menyebut kegiatan tersebut tidak hanya sekadar kumpul dan berdiskusi, tetapi mengasah kemampuan lewat olahraga voli.

“Kegiatan kumpul bareng sangat bermanfaat karena sekaligus kami mengasah skill dengan bermain voli bersama. Kami tahu bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ungkap Firda di sela kegiatan tersebut, Jumat.

Dia menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bermanfaat tersebut dan mendukung para milenial khususnya perempuan yang ingin berolahraga.

Hal itu sejalan dengan program kerja Ganjar Pranowo yang selalu memfasilitasi para generasi millenial untuk terus mengasah kemampuan baik di bidang olahraga maupun lainnya.

Sukarelawan Srikandi Ganjar itu juga memberikan bola voli kepada para komunitas tersebut.

Pemberian itu sebagai bentuk apresiasi dan support sukarelawan itu kepada masyarakat.

“Semoga sedikit bantuan ini dapat memunculkan atlet-atlet hebat dalam bidang voli nantinya,” harap Firda.

Di sela kegiatan tersebut, Firda tidak lupa memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta yang hadir. (rel/tri)

Dukung Pemberantasan Terorisme, Inalum Berikan Bantuan Pemulihan Kepada Penyintas

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) saat memberikan bantuan kepada 40 penyintas terorisme berupa dana pendidikan, pengembangan usaha dengan total 100 juta rupiah

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberikan bantuan kepada penyintas tindak pidana terorisme di Wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Republik Indonesia (RI) dan Forum Silaturahmi Penyintas (FORSITAS) Sumut, Inalum memberikan bantuan kepada 40 penyintas terorisme berupa dana pendidikan, pengembangan usaha dengan total 100 juta rupiah.

Bantuan ini merupakan komitmen Inalum dalam mendukung pemberantasan terorisme dan usaha perusahaan dalam memulihkan korban terorisme di Indonesia khususnya di Sumatera Utara.

Vice President CSR INALUM, Ali Hasian menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu pemulihan penyintas terorisme di Sumatera Utara. Ia berharap bantuan tersebut bisa berguna untuk para penyintas dan mempercepat pemulihan psikologis dan mental para penyintas.

“Inalum berkomitmen untuk bisa menjadi bagian dari pemulihan korban aksi terorisme dengan berbagai cara, salah satunya dengan berkolaborasi dengan BNPT. Semoga, kolaborasi ini bisa menjadi cahaya baru dalam kegelapan yang dihadapi para Penyintas sehingga bisa memberikan harapan baru kepada para korban untuk dapat kembali beraktivitas, berkarya, dan berkontribusi kepada Indonesia,” ujar Ali.

Inalum memberikan bantuan Rp 100.000.000 yang diberikan kepada 40 orang penyintas (Rp 2.500.000). Adapun bantuan ini ditujukan untuk dipergunakan sebagai bantuan dana pendidikan, pengembangan usaha serta sebagai bentuk dukungan Inalum dalam pemulihan psikologi penyintas.

Melalui kolaborasi antara Inalum, BNPT, dan FORSITAS diharapkan seluruh korban tindak pidana terorisme yang mengikuti kegiatan Forum Silaturahmi Penyintas (FORSITAS) serta masyarakat untuk bisa menjaga perdamaian serta persatuan dan kesatuan bangsa, juga menyamakan visi serta misi, bahwa terorisme merupakan musuh bersama yang harus diperangi.

Diharapkan Forum Silaturahmi Penyintas (FORSITAS) ini akan menciptakan kemitraan strategi antara BNPT dan Penyintas dalam penanggulangan terorisme, khususnya dalam penyebaran pesan perdamaian di lingkungan masyarakat. Kemudian terwujudnya rasa saling menguatkan dan saling memotivasi diantara sesama Penyintas untuk bangkit dan berkontribusi di masyarakat, serta terimplementasi peran negara dalam rangka memberi pendampingan dan pemulihan kepada warga negara pasca aksi terorisme.(rel/tri)

Tergiur Kerja Jadi Baby Sitter, Sugianti Malah Dibunuh

Muhammad Riski Pratama, pelaku pembunuhan terhadap Sugianti yang mayatnya ditemukan di ladang ubi, duduk di kursi roda setelah kakinya ditembak petugas Satreskrim Polres Tebingtinggi karena melawan saat akan ditangkap.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Upaya pelarian Muhammad Riski Pratama (19), berakhir di Dumai, Provinsi Riau, Rabu (7/6/2023). Pelaku pembunuhan terhadap Sugianti (23), warga Dusun I Desa Paya Mabar, Kecamatan Tebingtinggi, Serdang Bedagai (Sergai), yang ditemukan membusuk di ladang ubi Dusun I Desa Kutabaru, Kecamatan Tebingtinggi, Sergai, Selasa (6/6) sore itu, diamankan petugas dari tempat persembunyiannya.

“Pelaku diamankan di Jalan Arifin Ahmad Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kapai, Kota Dumai, Provinsi Riau tepatnya di Simpang Kawasan Industri Dumai, Rabu (7/6) sore. Dalam penangkapan itu, pelaku sempat melawan kepada petugas, sehingga petugas terpaksa memberikan timah panas di kedua kakinya,” kata Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon didampingi Kasat Reskrim AKP Rudianto J Silalahi di halaman Mapolres Tebingtinggi Jalan Pahlawan, Jumat (9/6)

Menurut Kasat Reskrim AKP Rudianto J Silalahi, pelaku dijerat dengan Pasal 338 Subs 365 ayat 3 dari KUHPidana. “Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku, satu unit handphone merek Vivo Y12S dengan kerugian material sebesar Rp25 juta, dimana satu unit sepeda motor Vario BK 3046 NAV milik korban belum ditemukan. Sedangkan motif pembunuhan adalah faktor ekonomi,” jelasnya.

Kasus pembunuhan ini terungkap setelah mayat korban ditemukan di ladang ubi, dalam kondisi membusuk. Penemuan mayat korban ini membuat heboh, sehingga korban akhirnya diketahui bernama Sugianti, warga Dusun I Desa Paya Mabar, Kecamatan Tebingtinggi, Serdang Bedagai (Sergai).

Menurut suami korban, Diky Suhendra (27), istrinya telah menghilang sejak dua minggu lalu usai berpamitan kerja. Selama dua minggu, Suhendra mencoba mencari keberadaan istrinya tetapi tidak diketemukan. “Ketika heboh penemuan mayat perempuan di kebun ubi milik warga, kami mendatangi lokasi. Setelah melihat ciri ciri pada mayat tersebut, ternyata itu jenazah istri saya,” ungkap Suhendra.

Menurut pengakuan tersangka, Muhammad Riski Pratama, pada Bulan Mei lalu, dia membuat lowongan kerja sebagai baby sitter di akun media sosialnya. Korban Sugianti yang membaca lowongan kerja tersebut merasa tertarik, lalu menanyakan soal pekerjaan tersebut melalui pesan inbox kepada pelaku.

Empat hari berselang, tepatnya tanggal 22 Mei 2023, korban dan pelaku akhirnya bertemu. Dengan mengendarai sepeda motor Vario BK 3046 NAV, korban datang ke rumah pelaku di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kota Tebingtinggi untuk melihat lokasi kerjanya.

Sesampainya di rumah pelaku, korban langsung diajak masuk ke rumah. Mereka hanya berdua di dalam rumah tersebut. Namun, ada warga yang melihat pelaku dan korban berduaan di dalam rumah, menegur dan menyuruh agar korban keluar dari rumah itu.

Setelah korban pergi, tak lama berselang pelaku juga pergi dengan berjalan kaki. Namun saat ia melintas di Jalan Taman Bahagia, tepatnya di kawasan rel kereta api Makam Pahlawan Kota Tebingtinggi, dia melihat korban sedang duduk di atas sepeda motornya. Lantas dia pun menghampiri.

Sempat berbincang, kemudian pelaku mengajak korban jalan-jalan menuju Kota Pematangsiantar dengan berboncengan mengendarai sepeda motor korban. Sekira pukul 13.00 WIB, pelaku dan korban kembali ke Kota Tebingtinggi. Pelaku pun membawa korban ke ladang ubi milik warga di Dusun I Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Serdang Bedagai.

“Saya membawa korban ke ladang ubi tersebut dengan alasan ingin mengambil buah manggis. Saat dia lengah, saya memitingnya dari belakang dengan tangan kanan sambil melakukan pelecehan terhadap korban. Setelah korban lemas, saya dudukkan dia lalu melilitkan tali tas ke leher korban sebanyak dua lilitan,” bebernya.

Setelah mengikat leher korban, pelaku kemudian mengambil tas korban yang didalamnya berisikan 1 unit handphone dan kunci sepeda motor. Setelah itu, dia pun membawa kabur sepeda motor korban ke Medan.

“Saya jual sepeda motornya di wilayah Belawan dengan harga Rp2 juta. Kemudian tanggal 2 Juni 2023, saya berangkat menuju Dumai untuk menghilangkan jejak. Dalam pelarian itu, saya selalu dihantui arwah korban,” akunya. (ian)