26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 15076

Siswa Ujian di Tenda Darurat

Gempa Tektonik Taput-Tapsel

TAPUT-Gempa tektonik berkekuatan 5,5 Scala Richter (SR) yang terjadi di Tapanuli Utara (Taput) dan Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (14/6) lalu telah merusak setidaknya 15 sekolah. Padahal, dalam minggu ini sejumlah siswa sedang melaksanakan ujian semestar.

Salah satu sekolah yang menggelar ujian adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Huria Kristen Indonesia (HKI) di Sarulla, Kecamatan Pahae Jae. Di sekolah ini, ada 204 siswa mengikuti ujian. Karena gedung sekolah mereka tidak bisa lagi digunakan dengan alasan keamanan, 204 siswa terpaksa ujian di tenda-tenda darurat, Kamis (16/6). Mereka tersebar di beberapa tenda yang berada di sekitar kompleks sekolah yang rusak parah akibat diguncang gempa.
Seorang guru SMK HKI, Saroha Nababan, mengatakan pihak sekolah tidak menemukan lokasi ujian meski telah berupaya mencari pengganti ruang kelas. Akhirnya pihak sekolah menyediakan tenda darurat sebagai alternatif ruang ujian. “Siswa terpaksa ujian di tenda darurat karena ruang kelas yang digunakan tempat belajar selama ini sebagian roboh. Ruang yang tersisa tidak cukup menampung jumlah siswa yang ujian semester,” kata Nababan.

Sefti Pakpahan, peserta ujian mengatakan, ujian di tenda darurat sangat tidak nyaman dan mengganggu konsentrasi, apalagi lokasi ujian hanya beratap tenda plastik. “Kami tidak mau ujian di ruang kelas karena takut tertimpa bangunan. Apalagi gempa susulan masih terjadi,” kata Sefti.

Sefti juga mengatakan tidak bisa melakukan persiapan maksimal sehari menjelang ujian semester karena tidak sempat belajar atau sekadar membuka buku pelajaran yang akan diujikan pada hari pertama, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

“Biasanya lembaran soal ujian dibagikan kepada tiap siswa. Tapi karena darurat, soal ujian terpaksa dibacakan guru. Jadi tidak konsentrasi,” sebut Sefti.

Kaji Ulang Konstruksi Bangunan

Peristiwa gempa bumi di Taput sudah berulangkali terjadi. Bahkan gempa 3 hari yang lalu yang merusak pemukiman  penduduk dan infrastruktur bukan kali pertama terjadi di Kawasan Pahae. Tahun 2005 saja juga terjadi hal yang sama. Berbagai pihak pun mengatakan, saatnya konstruksi bangunan di Kawasan Pahae  dikaji ulang.

Menko Kesra Agung Laksono, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing dan Sekdakab Sanggam Hutagalung saat meninjau lokasi bencana di Pahae baru-baru ini, juga menganjurkan masyarakat untuk menyesuaikan pembangunan pemukiman dengan kondisi alam. Alasan mereka, hampir sebagian besar pemukiman yang hancur adalah akibat gempa tersebut adalah rumah semi permanen dan permanen. Ketiganya mengatakan bahwa ke depan masayarakat sudah harus memikirkan agar pembangunan rumah disesuaikan dengan alam.

“Tak dapat dipungkiri, setiap terjadi gempa di Taput, kawasan Pahae salah satu daerah yang paling banyak mengalami kerusakan fisik bangunan. Mungkin lebih baik agar konstruksi bangunan, bahannya terbuat dari kayu saja,” ujar Sanggam Hutagalung di Sarulla.

Secara terpisah, Dimpos Manalu MSi dari KSPPM Sumut yang juga turun ke lapangan mengatakan, saatnya konstruksi pembangunan rumah di Pahae dikaji ulang. Yang terjadi menurutnya adalah jika hanya menghitung secara konvensional, tanpa menyesuaikan dengan alam, alhasil, setiap terjadi gempa, kerusakan tidak dapat dihindarkan.
“Masyarakat di sana hanya berpatokan kepada ukuran bahan, ukuran besi yang belum tentu tahan gempa.

Setidaknya diperlukan spesifikasi  bangunan yang benar-benar cocok dengan daerah rawan  gempa, “sebutnya.
Melihat apa yang terjadi di Sarulla, sebut Dimpos, sudah sangat mendesak untuk dilakukan pemetaaan lokasi rawan gempa yang bisa dijelaskan secara mendetail, dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Beberapa tahun terakhir, seperti gempa 2008, di kawasan Pahae, lokasi terparah selalu di Kawasan Pahae Jae dan Sumangumban. Bahkan kerusakan beberapa tahun yang lalu, persis sama atau  tidak jauh dengan lokasi yang sekarang juga mengalami kerusakan meliputi jalan, longsoran tebing, rumah penduduk dan fasilitas umum. Misalnya, Desa Sipetang Kecamatan Simangumban  dan Sarulla Kecamatan Pahae Jae. Lokasi kerusakan rumah di Sipetang  3 tahun lalu, juga terjadi pada lokasi yang sama pada gempa kali ini. Kemudian daerah-daerah yang  longsor akibat gempa,  juga masih terjadi di lokasi yang sama, pada peristiwa beberapa tahun lalu.

“Konstruksi bangunan rumah penduduk di Pahae saatnya dikaji ulang. Apa yang disampaikan Menko Kesra, bupati dan sekda sangat penting untuk dilaksanakan oleh masayarakat Kawasan Pahae. Pemkab juga harus berupaya mendorong upaya perubahan ini,” ujar Martin Sitompul, salah seorang tokoh pemuda di Pahae.

Anggota DPRD Taput David PPH  Hutabarat ST juga mengatakan,  upaya yang paling penting sekarang dilakukan adalah bagaimana meminimalisir kerusakan terhadap setiap peristiwa terjadinya gempa. Salah satu contoh menurut dia adalah bangunan sekolah yang saat ini rusak, tentu saatnya untuk dikaji ulang dalam pembuatan konstruksinya.
“Kita bisa melihat apa yang terjadi di tahun 1884, 1987, 2005, dan 2011. Yang terjadi tentu akibat cesar (patahan) Sarulla yang menjadi bagian kecil dari  Patahan Semangko. Patahan Semangko sendiri adalah bentukan geologi yang membentang di Pulau Sumatera dari utara ke selatan, dimulai dari Aceh hingga Teluk Semangka di Lampung. Patahan ini sekarang yang mengalami fenomena, sehingga semua daerah-daerah yang dilalui patahan semangko tentu merupakan zona-zona rawan akses gempa. Maka yang perlu dilakukan adalah sosialisasi terhadap masyarakat dengan peristiwa yang terjadi secara berulang-ulang ini. Sebab kita tak bisa menghindar dari itu, selain hanya mengantisipasi,” ungkap Jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB)  itu.

Soal pemetaaan gempa secara mendetail, David menyebutkan bahwa hal itu sulit diprediksi. “Khusus untuk gempa, saya pikir sangat sulit untuk diestimasi, berbeda dengan bencana alam lainnya seperti banjir dan longsor,” jelasnya.

Pemprov Lambat

Terkait lambannya Plt Gubernur Gatot Pujo Nugroho menanggapan bencana gempa Taput-tapsel, anggota dewan dari Frakdsi PDIP Brilian Moktar berkomentar, pemprovsu sudah seharusnya menjadi orang pertama yang menjenguk masyarakatnya.

“Kita sangat menyesali Gubsu tak hadir pada saat kunjungan Menkokesra ke Taput. Walau data update saat itu belum didapat dari Bupati Taput, paling tidak Plt Gubsu membuat konsep-konsep bantuan ke sana,” ujarnya, Kamis (16/6).

Brilian meminta Pemprovsu lebih sensitif dan secepatnya mengetahui kerusakan-kerusakan infrastruktur baik itu kesehatan, pendidikan maupun fasilitas umum. “Pemprovsu jangan hanya memperhatikan dari segi fisik, namun juga kejiwaan. masyarakat juga harus diberi treatment dalam mengembalikan ketakutan atau trauma mengenai bencana tersebut,” jelasnya.

Anggota dewan dari Komisi E, Nurhasanah menuturkan keterlambatan penanganan bencana oleh Pemprovsu ini karena Gatot terlihat memikul beban sendiri. “Dia harusnya membagi kewenangan. Jadi, sesibuk apapun dia, penanganan bencana harusnya diutamakan,” tuturnya.

Plt gubsu bersama dinas terkait harus bersama-sama menuntaskan masalah daerah. seperti dinas kesehatan,pendidikan dan lainnya. Nurhasanah juga menjelaskan, dengan memikul semua beban sendiri, semua skpd tak berfungsi sebagaimana seharusnya. “Seharusnya masalah yang datangnya mendadak apa lagi bencana, harus jadi prioritas untuk lebih dulu ditangani. Misalnya ada agenda ketemu SBY, jika ada bencana
pertemuan tersebut bisa dibatalkan, dan SBY tentunya tak marah,” tegas
anggota dewan dari Fraksi Demokrat ini. (mag-2/smg/saz)

Gatot Blunder

Mutasi Pejabat di Eselon III

Komisi A DPRD akan Pertemukan Plt Gubsu-Baperjakat-Kepala SKPD

MEDAN-Pencopotan sejumlah pejabat eselon tiga di beberapa SKPD jajaran Pemprovsu terus berkembang. Satu persatu mantan kepala bidang (Kabid) yang dilengserkan menyatakan keheranannya terhadap kebijakan yang dianggap blunder tersebut.

“Saya tidak tahu dicopot, tiba-tiba atasan saya bilang saya sudah dinonjobkan Pak Gatot (Plt Gubernur Gatot Pujo Nugroho, Red). Atasan saya juga kaget. Sepertinya pergeseran ini tidak melalui mekanisme yang benar, blunder,” ujar seorang pejabat eselon III yang dilengserkan, kemarin (16/6).
Pejabat tersebut minta namanya tidak dipublis dengan alasan keamanan dirinya. “Saya tidak gila jabatan, tapi kalau caranya begini, mau dibawa kemana Sumatera Utara ini? Kebijakan dibuat cuma atas dasar kepentingan pribadi dan golongan,” paparnya.

Pejabat tersebut menegaskan, mereka adalah pegawai yang siap ditempakan dimana saja. Hanya saja, ia menyayangkan sikap Gatot yang tidak melihat terlebih dahulu siapa pejabat yang akan digeser tersebut.
”Saya berani bilang, rugi Sumatera Utara tidak memakai kita. Kami punya kompetensi. Silakan cek ke pemerintah pusat bagaimana kinerja kita sebagai penghubung pemprov ke pusat. Kalau soal kinerja, ayo kita diadu. Tanya atasan kami masing-masing,” ujar pejabat tersebut. Adakah angenda terselubung menuju 2014

di balik pencopotan ini? “saya tidak tahu. Kalaupun ada, Gatot rugi besar melepas kita yang nyata-nyata sebagai ujung tombak SKPB,” tegasnya.

Sedangkan Rosmawaty Nadeak mengaku pasrah dicopot dari Kepala BLPT Disdik Sumut. “Waktu pencopoan itu saya masih menemani DPRD Sumut membentuk Pansus Pendidikan di Kabupaten Karo. Sepulangnya dari sana, saya mendapati saya telah dicopot dari jabatan,” ujarnya.

Rosmawaty menegaskan, selama menjabat pada posisi tersebut, ia tak pernah melakukan tindakan indisipliner. “Saya terus mengikuti perintah pimpinan, mengikuti rapat, apel pagi dan sebagainya. Tapi pada saat pencopotan itu juga saya tak tahu ada dilakukan pelantikan. Saya hanya bisa pasrah, biar orang saja yang menilai tindakan tersebut,” ungkapnya.

Rosmawaty mengaku tak tahu menahu tentang scenario dibalik pencopotannya dan pejabat lain. “Kalau saya mengerti, saya akan bersuara,” katanya.

Selain Roemawaty, Ilyas Sitorus juga dicopot dari Kabid Dikdas dan Pendidikan Khusus Disdik Sumut.

Kebijakan mutasi yang dianggap tidak professional ini menuai kecaman dari para anggota dewan di DPRD Sumut. Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar Mulkan Ritonga mengatakan, kebijakan ini perlu dikritisi dan dievaluasi ulang.
“Menurut informasi, ada pejabat yang baru menjabat sebulan, lantas dicopot dengan alasan yang tak diketahui. Tak hanya itu, seharusnya pencopotan tersebut didasari satu alasan yang cukup kuat seperti melakukan tindakan indisipliner. Tapi, setelah ditelusuri ternyata pejabat tersebut sedikit pun tak melakukan tindakan kesalahan mengenai pekerjaannya. Ini yang perlu dikritisi dan dipertanyakan dengan tegas,” ujarnya, kemarin.

Mulkan menjelaskan, promosi dan mutasi pejabat harus sesuai sistem dan peraturan yang berlaku dan telah melalui pertimbangan Baperjakat. Bila tidak, pasti akan mengganggu program kerja dan pembiayaan pembangunan seperti yang tertuang dalam APBD 2011. “Sangat menyayangkan kejadian ini. Kita menyangsikan Pemprovsu bisa mensosialisasikan anggaran 2011 ini tanpa memperbesar silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) pada akhir tahun anggaran,” katanya.

Ia mengingatkan agar buruknya penggunaan anggaran pada 2010 lalu tidak terulang di tahun ini. “Silpa 2010 lalu saja sudah besar. Jangan lagi ada kemerosotan penggunaan anggaran, kapan mau maju provinsi ini jika serapan anggaran terus tak digunakan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Apakah pencopotan mayoritas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran (PKPA) di masing-masing SKPD ini bermotif penguasaan proyek anggaran 2011 oleh ‘orang-orang’ Gatot? “Jika prosesnya benar, kita tidak akan mengkritisi hal ini. Dan mengenai pengalihan proyek anggaran, saya rasa tak sejauh itu,” kata Mulkan.

Namun, saat ditanya apakah pencopotan tersebut mengarah ke penguasaan proyek anggaran 2011, oleh orang-orang tempahan PLt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, mereka hanya mengatakan tak berpikir sejauh itu.

Anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, Syamsul Hilal melihat, kebijakan bongkar pasang ala Gatot tersebut melanggar dua sistem. “Yakni prosedur yang tak melewati baperjakat dan tindakan tersebut sama sekali tak diketahui kepala SKPD selaku pimpinan pejabat yang dicopot,” jelasnya.

Untuk itu, Komisi A akan membuat pertemuan bersama PLt Gubsu, Baperjakat dan Kepala-kepala SKPD untuk membahas hal tersebut. “Kita sudah mengagendakan hal ini melalui Badan Musayawarah (Banmus),” jelas Syamsul.
Sama seperti Mulkan, Syamsul juga mengatakan, tak berpikir hal ini mengenai pengalihan proyek anggaran 2011 kepada orang-orang pilihan PLt Gubsu. “Saya kira tak sejauh itu tujuannya,” jelasnya.(saz)

Lengket dengan Ridho

Cathy Sharon

Nampaknya Cathy dan Ridho sudah sering jalan bareng tanpa diketahui publik. Demi menjaga privacy atau karena status hubungan keduanya belum pasti?

Cathy Sharon sejauh ini selalu tertutup saat ditanya soal hubungan asmaranya. Kakak artis Julie Estelle ini nyaris cuma bisa tersenyum saat dikait-kaitkan dengan seorang lelaki. Termasuk saat Cathy santer dikabarkan kesengsem berat sama Ridho Rhoma.

Cathy dan Ridho memang sudah lama digosipkan punya hubungan dekat gara-gara cinlok alias cinta lokasi di lokasi syuting film Dawai 2 Asmara. Kebenaran itu mulai terkuak saat, Rabu (15/6) malam, keduanya kompak menghadiri acara peluncuran sebuah majalah di kafe daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Ridho yang menggunakan kemeja merah muda tampak santai berjalan bersama Cathy yang mengenakan dress putih bergaris cokelat.

Apakah sudah jadian? Cathy dan Ridho tak memberikan banyak komentar saat wartawan mencoba mewawancarai mereka. Namun, menurut bekas VJ MTV ini, dia datang bersama anak raja dangdut Rhoma Irama itu karena memang sama-sama diundang ke acara tersebut.

“Karena kita diundang bersama, ya kita janjian di suatu tempat, terus datang dan kita bertiga juga,” tampik Cathy sambil tersenyum.

Sementara, Ridho yang juga tak mau diwawancara hanya memberikan pujian kepada pemain film Barbi3 itu. Menurut Ridho Cathy adalah sosok perempuan yang cantik.

“Pastinya dia (Cathy) cantik, sudah yah. Terimakasih,” ucap Ridho malu-malu.

Saat didesak lebih jauh mengenai kelanjutan hubungannya itu, dara berdarah Perancis itu lagi-lagi cuma tersenyum. “Ada deh, pengen tahu aja,” ujarnya.

Menurut Cathy, dia  sengaja tak membuka masalah pribadinya agar tak menjadi konsumsi publik. “Selama ini saya tidak pernah menjawab ya atau tidak soal status saya. Saya hanya menjaga rahasia kehidupan pribadi saya sendiri. Biar saya sendiri saja yang tahu. Biar saya bisa menjaga hal-hal yang pribadi,” kata Cathy.
Cathy tak memberikan alasan pasti kenapa dirinya tertutup soal kehidupan pribadinya. “Biar seru saja,” jawabnya tertawa. (bcg/jpnn)

Bikin Ketar-ketir, Pengamanan Habis Rp40 Juta

Tingkah Polah Para Supporter Ba’asyir Selama Sidang Pembacaan Vonis

Sidang Abu Bakar Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak pernah sepi dari kehadiran para pendukungnya. Kebanyakan mereka berasal dari Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Kemarin semakin banyak pendukung setia Ba’asyir yang hadir. Ulah mereka selama sidang berlangsung membuat petugas keamanan ketir-ketir.

DHIMAS G-AGUNG P, Jakarta

KEMARIN siang (16/6) Ana Lestari benar-benar terpukul. Berulang-ulang tangan kanannya mencoba menyeka air matanya dengan tisu. Dia menjerit ketika telinganya mendengar hakim memvonis Abu Bakar Ba’asyir harus berada di balik jeruji 15 tahun.

Bukan hanya Ana yang berteriak histeris. Di sebelah perempuan dari Ciputat, Tangerang, itu ada dua perempuan. Seorang berjilbab hitam dan seorang lagi berjilbab hijau. Mereka juga menangis keras. “Ya Allah, kenapa bisa seperti itu. Ustad bukan teroris,” teriak Ana sambil menahan air mata.

Dengan sesenggukan, perempuan bercadar tersebut tak henti-henti mengecam hakim yang menjatuhkan vonis untuk Ba’asyir. Beberapa perempuan bercadar lain mengucap sumpah bahwa pengadilan manusia tidak bersih dan penuh rekayasa. “Hakim yang mengadili Ustad Abu adalah mereka yang telah diperiksa Komisi Yudisial (KY) karena tak bersih ketika mengadili Antasari (Antasari Azhar, mantan ketua KPK, Red),” tutur perempuan di sebelah Ana.

Para perempuan itu semakin terpukul karena merasa hakim tidak memberikan kesempatan kepada Ba’asyir untuk berbicara. Saat itu suara hakim yang terdengar melalui speaker menyatakan bahwa amir JAT tersebut hanya boleh mengatakan langkah hukum selanjutnya. “Dia (Ba’asyir, Red) sudah tua, dibebaskan pun tidak berbahaya,” imbuh Ana.

Tak lama berselang, para perempuan yang kebanyakan bercadar tersebut tiba-tiba berdiri sambil meneriakkan takbir berkali-kali. Itu terjadi ketika Ba’asyir menyatakan akan mengajukan banding. “Kami tidak akan pernah menyerah,” teriak para pendukung perempuan tersebut. Jumlah mereka tak sampai 40 orang. Tapi, selama sidang, kehadiran mereka menarik perhatian sejumlah wartawan yang meliput. Maklum, mereka duduk di barisan paling depan dan kerap mengobarkan semangat dengan pekikan takbir.

Kehadiran para pendukung Ba’asyir itu memang memberikan warna tersendiri dalam setiap sidang. Saat membeludaknya para pengunjung kemarin, misalnya. Kala itu para pendukung pria yang biasa dipanggil ikhwan memberikan peringatan untuk tidak dekat-dekat dengan para perempuan. “Bukan muhrim, jangan dekat-dekat woi!” teriak salah seorang ikhwan.

Bukan hanya itu. Cara mereka memberikan dukungan juga kadang membuat orang lain heran. Dalam sidang kemarin, para pendukung pria yang berada di luar ruang sidang tiba-tiba melakukan push-up sepuluh kali. Itu terjadi setelah Abu Bilal selaku koordinator lapangan massa tersebut mengatakan bahwa mereka harus siaga. “Agar mereka siap,” tuturnya.

Saat perintah itu keluar dari Abu Bilal, tidak ada yang membantah. Secara terstruktur, mereka langsung mengatur barisan dan mengambil posisi untuk push-up. Panasnya hawa tidak membuat mereka ragu untuk menempelkan tangan di halaman yang mulai menghangat karena sengatan matahari.

Di lapangan, Ustad Akhwan sebagai pelaksana amir JAT langsung berorasi begitu vonis dijatuhkan. Sambil terbata-bata dan menahan air mata, dia mengeluhkan diskriminasi terhadap umat Islam. Menurut dia, seruan dakwah terhadap tauhid yang disuarakan oleh Ba’asyir justru dianggap melawan negara.
“Saya merasa sangat bingung dan sangat kecewa. Mengapa agama lain diberikan ruang yang luas, tapi umat Islam dibatasi, bahkan tidak pernah diberikan porsi yang seimbang?” katanya.

Dia menambahkan, sebenarnya Ba’asyir adalah seseorang nasionalis sejati. Dia peduli bangsa dan arena itu harus diatur secara Islami. Selama ini negara hanya dilihat dari kacamata politik. Itu yang membuat kasus korupsi dan persoalan sosial tidak pernah selesai. “Kendati Ba’asyir dipenjara, perjuangan kami tidak akan berakhir,” tegasnya.
Begitu juga saat sidang dibubarkan. Para pendukung pria tidak langsung meninggalkan tempat secara biasa. Mereka malah berlari kecil mengelilingi halaman PN Jakarta Selatan yang luasnya tidak jauh beda dengan lapangan basket itu. Setelah tiga kali mengelilingi sambil bernyanyi ala militer, mereka baru keluar gerbang dengan kondisi masih berlari kecil.

Beberapa yel-yel yang mereka nyanyikan adalah khaibar-khaibar ya Yahud (ancaman terhadap kaum Yahudi) dan kecaman-kecaman terhadap Detasemen Khusus 88 seperti Densus Laknatullah. Mereka juga membawa selebaran berisi dukungan terhadap Ba’asyir. Di antaranya, Mujahidin Indonesia, Bebaskan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Jangan Macam-Macam.

Meski para pendukung saat sidang kemarin tidak sampai menimbulkan kericuhan, mereka selalu mendapat perhatian penuh dari aparat. Para petugas keamanan itu pun ketir-ketir karena ada di antara pendukung yang nakal dan berpotensi memperkeruh suasana. “Ada yang membawa ketapel dan sudah diamankan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespol Baharudin Djafar.

Potensi kerusuhan juga muncul karena anggota JAT biasanya tidak menolerasi adanya penyusup. Bahkan, salah seorang wartawan media lokal Jakarta ada yang dituduh sebagai intel kepolisian. “Rapatkan barisan. Ada yang berdandan seperti kita, tetapi tidak ada yang mengenalnya,” teriak seorang perempuan bercadar yang tidak mau disebut namanya.

Kombespol Baharudin Djafar mengaku lega dengan kondusifnya sidang kemarin. Sebanyak 2.886 personel dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan plus 550 personel Mabes Polri serta 395 prajurit TNI tidak percuma diturunkan. “Sempat ada kabar bakal muncul masalah, tapi ternyata tidak benar,” urainya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pengamanan sidang Abu Bakar Ba’asyir memakan anggaran hingga Rp40 juta. Anggaran setiap pengamanan sidang Ba’asyir diakuinya selalu berkisar di angka itu. “Dananya tinggi karena selalu melibatkan personel dalam jumlah besar dan persenjataan lengkap,” aparnya.

Secara terpisah, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno mengatakan, besarnya anggaran pengamanan bergantung pada tingkat ancamannya. Anggaran itu biasanya terserap pada makan juga. “Taruhlah satu personel makannya Rp10 ribu. Kalau butuh 2.000 personel, berarti butuh Rp20 jutaan,” terang Sujarno.(c2/kum/jpnn)

Dinkes-Distan Sumut Disorot

Dugaan Penyelewengan Dana Proyek Puluhan Miliar Rupiah

MEDAN-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan AH Nasution Medan memang menjadi institusi favorit masyarakat menyuarakan aspirasi terkait penegakan hukum, khususnya penanganan dugaan korupsi. Kemarin, Kamis (16/6), institusi yang dipimpin AK Basuni Masyarif itu didatangi massa dari Gerakan Rakyat Daerah (Garda) Sumut. Mereka menyuarakan sejumlah dugaan korupsi di beberapa dinas instansi pemerintahan di Sumut yang melibatkan baik kepala dinas atau kepala daerah kabupaten/kota.

Salah satu yang menjadi sorotan Garda adalah dugaan penyelewengan anggaran di Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) pemprovsu.

‘’Di dinas Pertanian, dari anggaran TA 2009 dan 2010 adanya dugaan markup dan korupsi belanja pakaian dinas harian dan pakaian khusus sehari-hari. Dugaan mark-up belanja operasional roda empat eselon III tahun 2009-2010 berupa mobil Kabid dan Kepala UPT senilai Rp2 miliar,” teriak Andika S, koordinator aksi.

Selain itu, dugaan mark-up dan fiktif rehabilitasi pagar pengaman, pekerjaan jalan lingkungan kantor dan renovasi ruang kerja staf kantor di Dinas Pertanian Sumut pada anggaran tahun 2009,2010, dan 2011.
“Dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana kantor dinas Pertanian Sumut tahun 2009 dan 2010 senilai Rp1 miliar, dugaan korupsi renovasi gedung kantor UPT BTPH-1 tahun 2010. Pengadaan benih padi non hibrida Rp70 ribu perkilogram tahun 2009 dan 2010, dugaan korupsi pengadaan benih padi dan palawija dalam program peningkatan produktivitas tanaman pangan Sumut tahun 2010. Korupsi peningkatan produksi tanaman jagung di beberapa kabupaten/kota tahun 2009 dan 2010 diantaranya, Kabupaten Karo, Samosir, Taput, Tapsel dan Simalungun,’’ beber Andika.

Dinkes Sumut juga menjadi saran pengunjuk rasa. Di dinas itu diduga terjadi penyimpangan anggaran berupa pengadaan obat-obatan buffer stok dan bencana yang tidak direalisasi oknum-oknum di dinas pada proyek pengadaan 2006,2007, dan 2008.

Anggaran 2006 pengadaan obat-obatan Rp784,1 juta digunakan tidak sesuai peruntukan dimana berkas usulan dan perencanaan pengadaan obat buffer stok dan bencana. Tahun 2007 pengadaan obat-obatan buffer stok bencana Rp405,3 juta lebih tidak dapat dilaksanakan oleh rekanan. Sedangkan pengadaan obat-obatan buffer stok 2007 sebesar Rp1,6 miliar masih berada di gudang, belum didistribusikan. (rud)

Libya Pemilu Ulang

Jet NATO Kembali Serang Rumah Kadhafi

TRIPOLI-Pemimpin Libya Muammar Kadhafi akhirnya mau berkompromi. Kamis(16/6) Saif al-Islam, putra Kadhafi, mengusulkan pemilihan umum (pemilu) sebagai solusi atas krisis politik di negerinya. Bersamaan itu, utusan Rusia tiba di Kota Tripoli untuk menjadi mediator terkait situasi di negeri Afrika Utara tersebut.

“Pemilu di bawah pengawasan pemantau internasional akan menjadi satu-satunya solusi yang tidak menyakitkan bagi kedua belah pihak,”terang Saif dalam wawancara dengan harian Italia, Corriere della Sera, Kamis (16/6).
Putra kedua Kadhafi  itu yakin bahwa pemilu akan mengembalikan stabilitas politik di dalam negeri Libya. Kepada koran tersebut, Saif menegaskan ayahnya tak akan meninggalkan Libya atau tinggal di pengasingan. Karena, pemilu di bawah pengawasan internasional bisa menjadi jalan keluar. Dengan begitu, transparansi proses dan hasil pemilu dijamin.

Pemilu itu sebaiknya diselenggarakan dalam tiga bulan mendatang. Atau, paling lambat akhir tahun ini,” tegas pria 38 tahun itu. “Asal mekanismenya sesuai prosedur, kami tak keberatan dengan kehadiran pengawas dari Uni Eropa atau Uni Afrika. Bahkan, pengawas dari PBB atau NATO sekalipun tak masalah asal mereka menjalankan tugas dengan baik,”paparnya di satu hotel di Tripoli.

Menurutnya, ayahnya seharusnya mundur jika kalah perang. Tetapi, itu mustahil dilakukan Kadhafi. Meski demikian,  Saif mengakui bahwa rezim  ayahnya telah kehilangan legitimasi.  Dia memiliki Libya kelak akan menjadi negara federal dengan otonomi yang kuat di tangan pemerintah lokal. Sementara itu, pemerintah pusat di Tripoli tak lagi pegang kendali seperti selama ini. Dalam kesempatan itu, dia mengimbau rakyat Libya untuk mendukung pemilu. Sebab, hanya pemilu yang akan menjadi solusi paling aman bagi oposisi dan pemerintah. “Ayo kita beramai-ramai memberikan suara. Biarkan yang terbaik keluar sebagai pemenang,” tandas Saif.

Menlu Italia, Franco Frattini mendesak pemimpin suku di Libya bertemu untuk membahas rekonsiliasi.
Dia memperkirakan sekitar 300 orang wakil dari seluruh Libya akan hadir dalam pertemuan tersebut. Frattini tidak menyebutkan tanggal pertemuan. Tapi, kantor berita ANSA menyatakan, pertemuan mungkin berlangsung pekan depan.
Terpisah, Mikhail Margelov kemarin tiba di Tripoli. Diplomat yang menjabat sebagai utusan khusus Presiden Rusia Dmitry Medvedev itu langsung bertemu Perdana Menteri (PM) Baghdadi al-Mahmudi. “Tak ada rencana bertemu Kadhafi,” kata jubir Margelov, Varvara Paal.
Dalam pertemuan tersebut, Margelov menyampaikan kembali imbauan Moskow agar Kadhafi segera mundur. “Kadhafi tidak tercantum sebagai bagian dari masa depan Libya,” tegasnya.

Lantas, Margelov bertemu Menlu Libya, Abdul-Ati al-Obeidi. Keduanya lebih banyak membahas sikap rezim Kadhafi. “Saya diberitahu Kadhafi belum siap dari Libya. Pemerintah hanya mau membahas masa depan Libya setelah tercapai gencatan senjata,” ungkapnya.

Lawatan kemarin merupakan perjalanan kedua Margelov ke Tripoli. Pekan lalu, dia mengunjungi Benghazi, markas oposisi. Lantas, dia menuju Kairo, Mesir, untuk bertemu sepupu Kadhafi, Ahmed Gaddaf al-Dam, dan pejabat pro pemerintah. Saat itu, dia menyatakan kesediaan Moskow untuk menjadi penengah.

Pasukan NATO tak henti membombardir Tripoli. Lagi-lagi, sasarannya adalah kediaman Kadhafi di kawasan Bab al-Aziziyah. Wenzrik Hotel yang berada tak jauh dari Bab al-Aziziyah pun terimbas dampak serangan. Hotel yang memang sudah dikosongkan itu porak-poranda.

Sementara itu, Pemerintah Amerika Serikat (AS) semakin menunjukkan keseriusannya menyerang Libya, hingga kini negara adidaya itu sudah menghabiskan dana hingga US dolar 800 juta atau sekitar Rp6,8 triliun dalam operasi sekutu di Libya. Diperkirakan angka itu bakal terus bertambah hingga miliaran dolar apabila operasi masih diteruskan.

Seperti dilansir dari laman CNN, Kamis (16/6) pernyataan mengenai anggaran itu termuat di dalam laporan setebal 32 halaman yang berjudul “Aktifitas Amerika Serikat di Libya”.
Anggaran Rp6,8 triliun itu mulai dihabiskan selama empat bulan, pasca Resolusi Dewan keamanan (DK) PBB disahkan 17 Maret lalu.

Laporan itu juga menyebutkan total anggaran yang dihabiskan AS jika operasi berlangsung hingga 30 September mendatang mencapai US dolar 1,1 miliar setara Rp9,4 triliun. (afp/ap/hep/dwi)

64 Tewas, 60 Ribu Kabur

Sudan Memanas

KHARTOUM- Serangan udara di negara bagian Kordofan Selatan, perbatasan Sudan, telah menewaskan sebanyak 64 orang. Selain itu, puluhan ribu orang melarikan diri. Demikian disampaikan PBB.

Militer Sudan Utara melumpuhkan kelompok-kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Sudan Selatan di Kordofan Selaran – negara bagian utara, penghasil minyak di perbatasan utara-selatan yang tak jelas – sejak 5 Juni, akibatnya situasi meningkatkan ketegangan di Sudan Selatan bersiap untuk memisahkan diri pada 9 Juli.
Organisasi-organisasi kemanusiaan mengkhawatirkan korban tewas meningkat di negara bagian itu, yang menampung banyak petempur berpihak pada selatan menentang Khartoum dalam perang saudara terakhir.
“Ada rasa panik meningkat di antara sejumlah penduduk yang terlantar  dan mendapati diri mereka terperangkap dalam kekerasan dan garis salah etnik,” kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam sebuah laporan, Kamis (16/6).

Dilaporan itu disampaikan, kekerasan sektarian terhadap warga sipil yang ditargetkan pada anggota kelompok etnik yang berbeda dan juga penjarahan properti telah merintangi kepulangan warga ke desa dan kota asal. Bahkan setelah pertempuran terhenti.

OCHA menyebutkan sekitar 60 ribu orang diperkirakan telah melarikan diri serta sebagian warga lainnya bersembunyi di gunung. Sumber setempat di negara bagian itu mengindikasikan 64 orang telah tewas akibat pembombardiran udara sejak.

Sementara itu, seorang juru bicara militer utara tak bersedia berkomentar dengan segera. Militer mengatakan mereka memerangi pemberontakan di negara bagian itu, dan menyalahkan pasukan pemberontak yang bersekutu dengan selatan karena mereka telah memicu bentrokan, dan membantah tindakannya telah melukai warga sipil.
Di Jenewa, seorang juru bicara badan pengungsi PBB mengatakan situasinya dengan jelas memburuk dan koridor kemanusiaan harus dibuat pengiriman bantuan. “Masalahnya adalah pertempuran itu meluas setiap hari,” kata Fataoumala Lejeune-Kaba dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menambahkan bahwa pertempuran itu meluber ke perbatasan Sudan Selatan.

Sudan Selatan memutuskan untuk memisahkan diri Januari lalu, puncak dari perjanjian damai 2005 yang mengakhiri beberapa dasawarsa perang saudara antara kedua belah pihak. (bbs/jpnn)

Al-Zawahiri Resmi Pimpin Al Qaeda

WASHINGTON- Orang kedua di Al Qaeda, Ayman Al-Zawahiri resmi menjadi ketua jaringan militan untuk menggantikan Osama bin Laden yang wafat di tangan pasukan Amerika Serikat (AS). Tapi, Zawahri yang merupakan seorang dokter bedah dinyatakan tak mampu menandingi Osama dalam hal pengumpulan dana.

Demikian dilansir laman Associated Press, Kamis (16/6). Pengumuman itu disampaikan di situs yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan di stasiun televisi Al-Arabiya. Zawahiri lahir di keluarga menengah ke atas di Mesir pada 19 Juni 1951. Ayahnya seorang dokter bedah dan dosen, sementara ibunya lahir di keluarga politisi kaya.
Karir militannya dimulai dari 14 tahun, ketika dia bergabung dengan Ikhwanul Muslimin. Dia bersama dengan kelompok jihad lainnya memiliki misi untuk menumbangkan pemerintahan. “Zawahiri bukan sosok yang terlalu disukai, tidak karismatik, berbeda dengan Osama yang merupakan perekat kelompok itu. Fakta lamanya pemilihan pemimpin baru menunjukkan terdapat keretakan dalam kepemimpinan al Qaeda,” ujar pengamat dari CBS News, Juan Zarate. (bbs/jpnn)

Penari Telanjang Ngaku Dirayu Anggota DPR AS

NEWYORK- Seorang bintang film porno yang juga penari telanjang,  Ginger Lee pada  Rabu waktu Amerika Serikat (AS) mengatakan anggota DPR AS, Anthony Weiner telah menyuruhnya berbohong tentang hubungan email, dengan harapan skandal seks tak terungkap.

Wanita itu menceritakan hubungannya dengan anggota partai Demokrat asal New York itu berawal dari diskusi politik mengenai hak-hak aborsi dan pelayanan kesehatan, tapi Weiner mengarah pembicaraan ke arah seksual, selama seminggu.  Weiner membantah  mengirim  foto yang hanya mengenakan celana dalam ke seorang perempuan di Seattle.  Kiriman itu muncul karena akun twetter miliknya diretas.  Tetapi, pada 6 Juni, dia mengakui dirinya berbohong dan memiliki hubungan terlarang dengan enam perempuan. (bbs/jpnn)

Lagi, Enam Balita Terserang E Coli

PARIS- Bakteri E Coli terus mewabah di Eropa, bila sebelumnya di Jerman ada satu balita berusia 2 tahun tewas akibat terinfeksi E Coli, kini ada enam bocah di rumah sakit di Kota Lille, Prancis utara yang dirawat akibat keracunan makanan yang terkontaminasi bakteri E Coli.

Seperti dilansir AFP, Kamis (16/6). Bocah itu sakit setelah mengkonsumsi daging sapi. Saat ini kondisi 6 pasien cilik itu stabil. Kasus itu muncul menyusul wabah bakteri E Coli yang menewaskan 38 orang, semuanya terjadi di Jerman, kecuali seorang korban wanita yang tewas di Swedia setelah mengunjungi Jerman, dan membuat sakit 3.300 orang di 116 negara.

Untuk di Indonesia, bakteri E.coli yang ada diyakini memiliki strain  yang berbeda dengan yang ada di Eropa. Untuk itu, masyarakat diminta tetap tenang dalam menghadapinya. (bbs/jpnn)