27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 15125

Urus Kartu Keluarga 4 Bulan tak Selesai

087867207xxx

Yth Bapak Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. Saya mengurus Kartu Keluarga (KK) untuk pembuatan KK anak saya yang baru menikah. Saya mulai mengusur Januari 2011 melalui Kelurahan Pahlawan, Me dan Perjuangan. Anehnya, sampai saat ini belum selesai. Sudah saya ta nyakan kepada kelurahan via kep ling, jawabannya masih belum selesai di kantor Disdukcapil apa begitu lamanya Pak pengurusan KK? Wassalam.

Cuma 4 Hari

Terimakasih pertanyaannya, kami jelaskan untuk pengurusan dipenerbitan KK tetap melalui surat pengantar dari kecamatan. Apabila sudah ada pengantar dari camat, kami baru menerbitkan KK-nya. Jadi, kepada masyarakat silahkan cek surat pengantar camat-nya apakah sudah dikirimkan.

Di Kota Medan, untuk pengurusan KK hanya 4 hari paling lama 7 hari, pengurusan hanya dilakukan apabila ada surat pengantar dari kecamatan. Kemudian, kami tak akan selama 4 bulan dalam pengurusan KK.

Kami minta, jangan ada yang menjual-jual nama Disdukcapil atas pengurusan KK yang tak tuntas. Semua kami tuntaskan, apabila ada surat pengantar kecamatan.

Darussalam Pohan
Kadisdukcapil Kota Medan

Datangi Kantor Camat

Persoalan pengurusan Kartu Keluarga (KK) memang tetap menjadi keluhan di kalangan masyarakat. Bila selama ini pihak kecamatan sebagai pencetak KTP dan Disdukcapil sebagai pencetak KK, sebenarnya sudah cukup baik sistemnya.

Perlu diketahui bersama, sekarang ini sistem pengurusan KTP dan KK juga sudah sistem on-line. Jadi, untuk pola pengurusannya sudah sangat lebih baik. Apabila masih ditemukannya keterlambatan penyelesaian pengurusan KK, sebaiknya masyarakat mendatangi ke kantor camat setempat untuk mempertanyakan langsung urusan KK. Karena dengan cara seperti itu diketahui urusannya sudah tuntas, ditahan atau memang tak ada yang mengurus.

Ilhamsyah SH
Ketua Komisi A DPRD Medan

Padukan Sains dan Keimanan

Islamic International School Darul Ilmi Murni

Belakangan ini mutu sumber daya manusia (SDM)  dinilai lemah. Satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah membenahi informasi teknologi, edukasi maupun segi keagamaan.

Pendiri Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPI HM) Islamic International School Darul Ilmi Murni (IIS DIM) H Masri Nur diwakili Ketua Umum H Dedi Masri mengatakan, hampir semua lembaga pendidikan Islam berorientasi kepada program keagamaan.

“Padahal untuk bersaing di tengah-tengah persaingan global diperlukan penguasaan sain dan teknologi, di samping keimanan dan ketaqwaan,” jelasnya, Rabu (8/6).

IIS DIM yang beralamat di Jalan Besar Namorambe Titikuning Deli Serdang ini juga berusaha menerapkan lembaga pendidikan berwawasan internasional yang diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi qurani, menguasai Iptek dan mampu menjadi insani pelopor pembangunan.
“Dengan moto ‘Religious-Smart-Responsible’ kami berusaha berpacu seoptimal mungkin mencapai harapan-harapan tadi,” terang Dedi.

Sekolah yang berdiri Maret 2003 ini mengasuh pendidikan dari jenjang Play Group, TK, SD, SMP, SMA dan SMK Pariwisata Plus serta Institut Al Quran.
“Orangtua siswa boleh memilih sistem pembelajaran yang mereka minati. Seperti fullday school, boarding school atau asrama. Dengan menerapkan konsep belajar serta praktik, siswa diharapkan memiliki pengalaman lebih di bidangnya masing-masing,” tutur Dedi.

Tak hanya dari segi akademik, lanjut Masri , IIS DIM juga memfasilitasi setiap siswa yang memiliki bakat dan kemampuan khusus, baik di bidang akademik maupun seni budaya dan olahraga. “Kami menyediakan banyak program ekskul yang didukung fasilitas, sarana dan prasarana yang cukup lengkap. Seperti laboratorium IPA, komputer, bahasa, seni dan berbagai sarana pendukung lainnya,” tuturnya.
IIS DIM juga menggelar studi tour dan wisata ke luar negeri maupun dalam negeri. Hal ini untuk mempererat kerjasama dengan relasi-relasi baik dalam bidang pertukaran sistem pendidikan dan budaya serta praktik-praktik usaha dan industri. “Siswa juga selalu dibimbing untuk mengikuti program kegiatan siswa seperti kebahasaan yang terdiri dari English Day, English Morning, English Creative Program dan sebagainya,” ujar Masri. (saz)

Honda Gelar Adu Jagoan Irit Revo 2011

MEDAN-Kota Medan kembali akan dihebohkan dengan ajang spektakuler dari Honda yang menggelar acara Adu Jagoan Irit Revo(AJIR) 2011 pada 12 Juni 2011 mendatang.

Gelaran acara tersebut akan berlangsung di Carrefour Jalan Djamin Ginting Medan diyakini akan mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat, khususnya para pengguna Honda Absolute Revo 110 cc yang secara langsung dapat membuktikan sendiri keiritan motor jagoannya dan berkesempatan membawa pulang hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Ajang AJIR 2011 sendiri telah diadakan sejak 22 Mei sampai 12 juni 2011 di 10 kota besar di indonesia, yakni Tanggerang, Cirebon, Sidoarjo, Semarang, Sleman, Pekanbaru, Makassar, Lampung, Medan dan Palembang.
Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co, selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, mengungkapkan, sangat menyambut baik gelaran AJIR 2011 di Kota Medan, karena masyarakat khususnya pengguna Absolute Revo 110 cc akan dapat membuktikan sendiri keiritan motor Honda.

“Selama ini predikat sebagai motor irit memang dipegang Honda. Ajang ini kami harapkan semakin mengukuhkan bahwa teknologi keiritan Honda bukan hanya sekadar slogan, namun benar-benar dapat dibuktikan,” ujar Arifin Posmadi.

Untuk mengikuti AJIR 2011, Honda menetapkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta. Di antaranya pria/wanita berpasangan, diwajibkan memiliki KTP dan SIM C yang masih berlaku dan boleh menggunakan Varian Honda Absolute Revo 110 cc (tahun 2009 ke atas).

Kemudian, keabsahan sepeda motor dibuktikan dari STNK yang masih berlaku, kondisi motor dalam keadaan standar, demikian juga dengan perlengkapannya seperti spion, body motor dan yang lainnya masih terpasang lengkap, serta beberapa persyaratan lainnya.

Pelaksanaan lomba terbagi dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Hari pertama, semua motor peserta akan diperiksa dan oli serta busi akan diganti, kemudian dilanjutkan dengan memberikan penjelasan soal safety riding, aturan dan rute lomba  pada peserta.

Tepat di hari kedua, panitia akan memasangkan tabung bensin dan pengukuran awal BBM. Selain berboncengan, rute yang digunakan juga menyerupai perjalanan sehari-hari, sehingga tidak ada jalur khusus yang memuluskan perjalanan para peserta.

Di garis finish, panitia akan melepas tabung bensin sekaligus melakukan pengukuran akhir BBM untuk menentukan pemenang lomba. Dalam gelaran Adu Jagoan irit revo tersebut para peserta nantinya dapat menikmati suguhan acara serta games-games menarik, hingga di akhir acara para peserta akan dihibur oleh penampilan group Band papan atas tanah air Yovie & Nuno.

Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co, mengungkapkan, selain memberi kesempatan konsumen membuktikan keiritan Honda Revo, Adu Jagoan Irit Revo 2011 juga bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penghematan BBM. ”Kami berharap kegiatan ini nantinya dapat berjalan baik dan memberikan nilai positif bagi kita semua.  Silakan hubungi dealer-dealer Honda terdekat untuk mendapatkan informasi  lebih jelas,” pungkas Gunarko Hartoyo. (rel/mag-9)

Motor Pertama Mesin 4 Valve DTS-i

Bajaj Pulsar

MEDAN- Bajaj Pulsar merupakan motor pertama yang menggunakan mesin 4 Valve DTS-i. Mesin ini dapat menghasilkan 13,5 SHP di 9000 rpm dan torsi 11.4 Nm di 7500 rpm. Dengan kata lain, akselerasi dari 0-60 Km/jam hanya dalam 5,1 detik.

Hal ini dikatakan Chairul Azwar, Marketing Executive Premier Motor Utama, main dealer of Bajaj di Jalan M Yamin Medan. “Motor sporti ini memiliki tenaga besar yang memberikan kepuasan dalam berkendara,” ujar Chairul.
Kelebihan lain yang dimiliki Bajaj Pulsar ini, terletak pada karburator, dimana suplai bahan bakar diperoleh melalui sebuah venturi karburator Ucal Mikuni berukuran 26mm. Evolusi lanjutan dilakukan dalam desain ruang bakar sehingga mesin dapat beroperasi dalam rasio 9:8:1.

Selain itu, dengan teknologi ExhausTEC, sistem gas buang  mampu meningkatkan torsi mesin secara drastis saat putaran rendah sehingga pengendara tidak perlu mengoper gigi terlalu sering. Knalpotnya juga mempunyai kualitas suara yang khas dan unik. “Kami telah memberikan hak paten atas inovasi ExhausTEC,” tambah Chairul.
Bajaj ini menggunakan Digital Twin Spark Ignition (DTS-i) yang merupakan sebuah revolusi dalam era berkendara motor modern. Teknologi yang menggunakan busi kembar ini memberikan performa yang fenomenal. Dan DTS-i juga dipatenkan oleh bajaj Auto.

Motor ini juga dilengkapi pengamanan sempurna dengan rem cakram berdiameter 240 mm di roda depan dan rem teromol diameter 130 mm di roda belakang. Untuk bentuk bodi, motor ini mengusung konsep motor sporti dengan tangki bensin berbentuk klasik dengan lekukan lutut. Saat dikendarai, dudukannya membuat paha lebih nyaman, sayap tangki yang tajam dan model tutup tangki seperti pada pesawat. Dengan bentuk stang, posisi pengendara akan tetap nyaman. Sedangkan joknya terpisah (split-seat) yang merupakan ciri  motor semua Pulsar.

Suspensi dengan 2 tipe berbeda membawa motor ini sangat nyaman dikendarai walau pada jalanan bergelombang. Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik terbaru (stroke 130). Sedangkan bagian belakangnya memakai suspensi NitroX. Keduanya dirancang untuk meredam guncangan. “Sebagian teknologi pada motor Pulsar merupakan hak paten sendiri, karena itu, semua teknologi terbaru ada pada motor ini,” pungkas Chairul. (mag-9)

Desain Mewah, Harga Rp874 Juta

New Mazda CX-9

Mazda kembali mengeluarkan jenis tipe SUV yang mengusung kenyamanan dan menawarkan kemewahan, New MAzda CX-9. Mobil pabrikan Jepang ini memiliki kapasitas mesin 2.500 cc

Business Consultant Mazda Medan Ririn mengatakan, banyak kelebihan yang dimiliki New MAzda CX-9. Salah satu keunggulannya ada pada audionya. Sebab, mobil ini memiliki audio merk BOSE. “Merk ini merupakan salah satu merk terbaik untuk audio mobil. Selain itu, merk audio keluaran dari Amerika ini juga sangat bagus, karena suara yang dihasilkan tidak akan berpengaruh pada getaran yang ditimbulkan oleh mobil,” kata dia.
Dikatakannya, pada interior kemewahannya bisa dilihat dari jok mobil yang terbuat dari kulit sehingga membuat para penumpang  lebih nyaman duduk. Selain itu warna interior mobil disenadakan dengan warna eksterior mobil. Mobil yang bisa menampung 7 penumpang ini juga dilengkapi sensor kamera yang terletak di audio (dekat dengan pengemudi).  Teknologi lainnya adalah Teknologi Smart Key, yakni teknologi yang lebih memudahkan menghidupkan mobil.

“Biasanya untuk menghidupkan mobil dibutuhkan kunci, tetapi dengan smart key cukup menggunakan tombol yang terletak di dekat pengemudi,” paparnya.
Selain itu, lanjutnya, mobil ini juga menyediakan rain sensor atau sensor hujan. Dengan teknologi ini start engine yang terletak di kaca depan mobil akan bergerak sesuai dengan kekuatan atau deras hujan.
Untuk keamanan mobil,  pengereman menggunakan ABS-EBD serta dilengkapi  6 air bag.   Mobil ini dipasarkan Rp874 juta. “Standar keamanan Mazda sudah mencapai standar Eropa,” pungkas Ririn. (mag-9)

Mati Lampu Berjam-jam

0812657xxx

Kepada PLN Medan, saya mau tanya. Akhir-akhir ini di lingkungan saya, kawasan Jalan Pancing Medan sering mati lampu hingga berjam-jam. Bahkan, berulang kali sempat mati lampu dari pagi hingga malam hari. Selain itu, di beberapa kawasan Kota Medan juga sering mati lampu. Apakah penyebab matinya lampu Pak, bu? Sebab, kalau mati lampu berjam-jam membuat aktivitas kami terganggu. Mohon penjelasan Pak, Bu? Dari Sarifah di Jalan Pancing, Medan

Kami Sedang Pemeliharaan Terpadu

Mati lampu yang terjadi di wilayah Kota Medan karena PLN di tiap-tiap Rayon di Medan sedang melakukan perbaikan/perawatan pemeliharaan terpadu atau yang disebut Gerakan Bersih Jaringan. Seperti di kawasan Rayon Medan Timur pada 26 Mei (kemarin) dilakukan perawatan mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Makanya di kawasan Medan Timur tersebut mati lampu.

Sedangkan di PLN Cabang Medan ada 9 Rayon yang juga melakukan perbaikan. Nah, perbaikan itu dilakukan masing-masing rayon dengan jadwal berbeda atau tidak secara serentak. Hal inilah yang menyebabkan mati lampu hingga beberapa jam karena Rayon di wilayah tersebut melakukan perbaikan.

Meski demikian, jika ada mati lampu di luar dari teknis perbaikanatau perawatan jaringan, maka hal itu disebabkan karena faktor alam membuat jaringan listrik padam. Misalnya, ranting pohon menyentuh kabel listrik yang membuat padam listrik, atau travo listrik mati akibat hujan atau tersambar petir. Jika ditemui kasus seperti ini kami harapkan masyarakat melapor kepada ranting rayon pelayanan PLN  terdekat. Karena, tanpa ada laporan masyarakat petugas tidak bisa secara serta merta mengetahui seluruh wilayahnya. Untuk itu, partisipasi masyarakat sangat diharapkan.

Rosnah Lubis
Humas PLN Cabang Medan

Tambah Daya Listrik

081370522xxx

Kepada PLN Wilayah Sumut, saya mau tanya pak, bagaimana syaratnya untuk mengajukan permohon penambahan daya listrik. Sebab, saya lihat iklan di Harian Sumut kalau penambahan daya listrik hingga Juni 2011 ini digratiskan dari daya 450/900 VA ke 1300 VA/2200 VA?

Kami Gratiskan

Memang benar saat ini PLN secara nasional meluncurkan program gratis penambahan daya listrik dari daya 450/900 VA ke 1300 VA/2200 VA.

Adapun syaratnya yakni pelanggan datang langsung ke Kantor Pelayanan PLN terdekat dengan domisili atau lokasi bangunan yang akan dirubah atau ditambah dayanya. Adapun persyaratan yang harus dilengkapi yakni, fotocopy kartu identitas pemilik/pengguna bangunan (KTP/SIM) yang masih berlaku, denah/peta lokasi bangunan (diperlukan untuk memudahkan dalam proses survey lapangan), pelunasan tagihan listrik bulan terakhir dan pengajuan permohonan sambungan baru juga dapat dilakukan melalui saluran telepon Call Center PLN 123.

Raidir Sigalingging
Deputi Manager Komunikasi
PLN Wilayah Sumut

Jadi Tuan Rumah OSN

Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPI HM) Jalan Besar Namorambe Titi Kuning Deli Serdang menjadi satu dari tiga tuan rumah pelaksana Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMA se-Sumut.

Ketua Umum YPI Haji Masri, Dedi Masri menjelaskan walau tak ada perwakilan dari yayasan untuk bersaing pada OSN kali ini, ia tetap mengimbau seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.  “Yang menjadi peserta OSN kali ini merupakan siswa-siswa yang meraih juara pertama hingga ketiga dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut,” ungkap Dedi Masri.

Dia menuturkan, selain  Islamic International School Darul Ilmi Murni ada juga dua tuan rumah lagi sebagai tempat pelaksanaan OSN yakni LPMP Sumut Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan dan Wisma Naniko Jalan Kutilang Medan. Di Yayasan DIM sendiri bidang yang diujikan adalah Matematika, Fisika, Ekonomi dan Komputer.  “Kita memiliki sarana dan prasanan yang menunjang pelaksanaan OSN. Dengan begitu kita juga sangat bangga bisa menjadi satu dari tiga tuan rumah tempat pelaksanaan OSN,” jelas Dedi.(saz)

22 Amplop Judi Disita Propam Polda

Seluruh Perwira ‘Penerima Setoran’ akan Diperiksa

BINJAI- Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting hingga kemarin (7/6) masih membantah empat Kapolsek dan sejumlah Kanit di jajaran Polres Binjai menerima amplop setoran judi. Menurutnya, amplop tidak ada sampai ke tangan anggotanya sehingga dia tidak mengakuinya. Sementara, Direktorat Poldasu sudah menyita seluruh barang bukti termasuk 22 amplop yang sebagian ditujukan kepada para pejabat Polres Binjai itu.

“Kenapa saya selalu masih mengelak? Sebab, selama ini amplop itu dikabarkan sudah sampai di tangan anggota. Sementara, amplop itu masih di tangan para tersangka,” ujar Dra Rina Sari Ginting via selulernya, kemarin (7/6).
Kapolres menegaskan, pihaknya tidak mau terburu-buru mengekspos dugaan perwira di jajaran Polres Binjai menerima upeti dari bandar judi togel Binjai. “Kalau sudah ada hasil pemeriksaan (dari Dit Propam Poldasu, Red), barulah kita ekspos. Kita juga tidak bisa langsung memvonis bahwa itu diterima oleh anggota saya,” ujarnya.

Menurut Kapolres, bisa saja para terangka yang sudah diamankan menulis nama-nama perwira di jajaran Polres Binjai tanpa sepengetahuan perwira yang bersangkutan. “Tersangka itu bisa saja menulis nama siapa saja. Itu makanya, masih perlu pembuktikan,” bilangnya.

Mengenai sanksi, Kapolres memastikan, siapa pun tidak akan luput dari sanksi bila perwira yang bersangkut terbukti menerima upeti.  Rina Sari meminta media massa tidak membesar-besarkan berita judi dan dugaan perwira menerima upeti dari bandar judi togel. “Semua ini hanya pemberitaan yang selalu membesar-besarkan. Yang jelas, kalau dituding anggota saya menerima, saya tetap menyangkal,” ujarnya.

Terkait Acien yang dikabarkan lari ke Malaysia, ia dan jajaran Polres Binjai berjanji akan terus memburu pelaku. “Acien sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), dan akan terus dikejar sampai dapat,” kata wanita berpangkat dua melati itu.

Disinggung pengejaran terhadap bandar judi berinsial A, Kapolres mengakui, bahwa kasus ini belum sampai terhadap bandar judi tersebut. “Keterlibatan bandar lainnya akan kita kembangkan setelah Acien berhasil diamankan,” terang Kapolres.

Menurut Rina Sari, nama A belum terungkap dari pemeriksaan para saksi.  “Kalau bandar berinisial A itu belum ada terucap dari tersangka-tersangka yang kita amankan,” tukas Rina.

Sementara, informasi keterlibatan anggota polisi yang bertugas di jajaran Polres Binjai menerima suap dari pembiaran praktik judi, ditindaklanjuti Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dengan instruksi mendalami informasi tersebut. Kapolda berjanji akan mengambil tindakan tegas bila terbukti ada anggotanya menerima suap dalam pembiaran praktik judi di wilayah Binjai.

“Beliau memerintahkan untuk mendalami penyelidikan keterkaitan anggota yang menerima suap setoran judi. Bila terbukti, akan ditindak tegas,” ujar Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, kemarin.

Terkait hal itu, petugas Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) Poldasu sudah turun dan melakukan penyitaan seluruh barang bukti yang diamankan tim khusus Polres Binjai pada saat penangkapan para pelaku praktik judi.
Barang bukti yang disita, diantaranya 22 amplop beruliskan nama pejabat utama Polres Binjai, empat Kapolsek dan Kanit Reskrimnya serta uang tunai. “Propam sudah menyita amplop dan uang sebagai barang bukti,” ucapnya.

Menurut Heru, pengakuan dari ketiga tersangka yang diperiksa tim khusus bentukan Kapolres Binjai, tersangka mengaku sudah dua kali memberikan setoran tersebut kepada para perwira di jajaran Polres Binjai. “Tetapi tersangka tidak mengenal wajah dari kapolsek (dan perwira) dimaksud. Dia hannya tahu namanya yang kemudian akan dititip kepada seorang anggota polisi,” cetus Heru lagi.

Dengan demikian, Propam Poldasu akan memeriksa para perwira yang namanya tercantum di amplop tersebut. “Nama yang tertera di amplop akan didalami juga di pemeriksa,” ungkapnya.Terkait keberadaan tim khusus, mantan Wadir Lantas Poldasu ini melihat pembentukannya sebagai apresiasi Kapolres atas instruksi Kapolda untuk tegas dalam memberantas judi. “Tim dibentuk supaya maksimal bekerja, sedangkan anggota yang lama sudah tidak maksimal lagi bekerja,” beber Heru yang kemudian beranjak karena dipanggil Kapolda untuk rapat rutin.

Mengenai rencana pemanggilan 22 perwira Polres Binjai oleh petugas Dit Propam Polda, Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting megaku belum mendapat kabar. “Belum ada peberitahun kepada saya. Ya sudahlah, kalau mau menulis, tulis saja, tapi jangan tuduh anggota saya sudah terima ya,” kata Kapolres.
Sementara itu, pantauan Sumut Pos di Polres Binjai, suasana tampak lebih tegang dari biasanya. Tim dari Dit Propam Poldasu terlihat yang sudah beberapa hari berada di Mapolres Binjai, terlihat mencari bukti-bukti otentik dugaan keterlibatan puluhan perwira polisi yang menerima upeti dari bandar judi togel.

Bahkan, banyak dari oknum polisi di Polres Binjai, bertanya-tanya kepada para wartawan lainnya, atas pemberitaan yang selama ini diterbitkan. Hal itu dilakukan oknum polisi, guna mengetahui siapa orang yang telah menulis pemberitaan tersebut.

Seorang oknum polisi berinisial R sempat bertanya kepada salah seorang wartawan yang bekerja di media elektronik. R memperlihatkan ekspresi berang atas pemberitaan yang selama ini diterbitkan oleh media cetak.
Adanya dugaan beberapa oknum perwira di jajaran Polres Binjai menerima uang suap dari bandar judi togel berinisial A tampaknya akan terkuak. Namun akibat pemberitaan ini membuat seorang oknum polisi berinisial R yang bertugas di Polres Bijai merasa gerah. Bahkan pria yang disebut-sebut ajudan Kapolres Binjai ini mencoba mencari tahu siapa orang yang telah membuat pemberitaan tersebut.

Hal itu terjadi ketika wartawan Koran ini mencoba mencari tahu sejauh mana perkembangan kasus ini ditangani pihak Polres di Mapolres Binjai. Tiba-tiba datang sebuah mobil Hoda Jazz berwarna hitam.
Mobil yang ditumpangi dua pria tersebut lalu berhenti tepat berada di depan wartawan yang kebetulan berada di daerah tersebut. Dengan nada agak berang, ia mencoba menayakan keberadaan orang yang telah membongkar kasus suap-meyuap ini.

“Siapa yang buat berita di itu, yang mana orangnya?” Tanya oknum polisi tersebut sembari melihat satu per satu para wartawan yang sedang duduk-duduk di bawah sebuah pohon.

Setelah memperhatikan satu per satu dan mecari tahu siapa yang telah membuat berita tersebut kepada salah seorang wartawan, mobil tersebut langsung tancap gas. (adl/dan)

Sumut Harus Bersih dari Judi

Suara Masyarakat dan Pakar Hukum

Indikasi keterlibatan 22 perwira di jajaran Polres Binjai dalam praktik pembekingan judi toto gelap membuat prihatin masyarakat dan pakar hukum dan akademisi di Medan. Untuk itu, Kapoldasu diminta segera menindak tegas anggotanya yang terlibat pembekingan perjudian. Komintmen dan ketegasan Kapolda ini sangat dibutuhkann
masyarakat Sumatera Utara yang makin resah atas maraknya aksi judi berbagai bentuk di provinsi ini.
“Kapoldasu harus bertindak tegas demi menegakkan komitmennya membersihkan Sumut dari perjudian,” tegas warga kota Medan, Indrayani Nasution SH di Jalan Amal Medan, kemarin.

Warga lainnya, Pengakuan P br Pardede (50), meminta polisi berlaku adil dan bekerja sesuai tugas dan porsinya. “Dalam memberantas segala bentuk kejahatan dan tindak kriminal, polisi harus tegas. Tapi ingat, polisi jangan ikut terlibat seperti yang terjadi di Binjai,” kata warga Pasar Merah itu.

Hal senada diungkapkan S Damanik (45). “Di Binjai polisinya justru membackingi judi togel. Berarti sudah tidak sesuai lagi dengan semboyan mereka ‘Kami siap melaya Anda’. Dimana harkat dan martabat polisi sekarang?” ujarnya.

Tindak kejahatan di wilayah hukum Sumatera Utara semakin hari menunjukkan peningkatan hingga ke tingkat yang kritis. Pakar hukum Sumut Prof Runtung Sitepu melihat hal ini terkait lemahnya kinerja polisi dalam mengungkap kasus-kasus penting seperti perampokan besar, maraknya perjudian dan lainnya.  Dekan Fakultas Hukum USU ini mengharapkan Poldasu lebih serius menangani berbagai permasalahan yang menjadi tugas pokok kepolisian. “Kepolisian harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman dalam ruang lingkup hukum dan ketatanegaraan. Mereka juga harus lebih tanggap dan serius menghadapi pengaduan dan pelaporan dari masyarakat,” ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum UMSU Farid Wajdi melihat, tiga bulan terakhir masyarakat memang merasakan ada suasana yang tak nyaman terkait keamanan dan penyakit sosial. “Masyarakat menilai pihak kepolisian tak konsisten. Poldasu seperti tak memiliki pola jelas menindaklanjuti masalah keamanan, keselamatan dan penyakit sosial seperti perjudian di masyarakat,” terangnya.

Seperti judi, lanjutnya, polisi malah memberikan kesan basa-basi tanpa komitmen serius untuk menindaknya. “Peluru polisi berasal dari jerih payah, keringat dan darah masyarakat melalui pembayaran pajak. Akan sangat ironis, jika akhirnya polisi tak membela atau keberpihakan pihak kepolisian tak tepat sasaran atau tak mendukung masayrakat,” tegas Farid.

Ia juga mengatakan, masyarakat Sumut merindukan sosok Sutanto yang dengan prestasinya memberantas judi hingga ke akar. “Dulu ada pola yang tegas seperti adanya tim pemburu preman. Memang terlihat sangar dan mengerikan, namun, hal ini memang benar-benar memberikan rasa aman bagi masyarakat. Seperti tersedianya nomor telepon yang bisa dihubungi dan langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat yang melakukan pengaduan dan pelaporan,” kata Farid.

Di bidang sosialisasi, polisi juga terkesan tak memiliki keberpihakan yang jelas kepada masyarakat. Intinya, sambung Farid, harus ada evaluasi di pihak kepolisian. “Harusnya dikembangkan pola dari masyarakat oleh masyarakat untuk masyarakat. Dengan begitu, kinerja kepolisian akan lebih fokus dan serius,” ujarnya.

Sedangkan Dekan Fakultas Hukum UISU Medan, Dr Dra Hj Layli Washliaty SH MHum prihatin dengan banyaknya kasus polisi yang terlibat masalah akhir-akhir ini. Belum lagi selesai kasus polisi menembak Cleaning Service Bank BRI, sudah tambah lagi kasus judi yang melibatkan 20 orang oknum periwa polisi di Binjai.
“Kalau polisi sudah tidak bisa dipercayai lagi, siapa yang bisa dipercayai. Kapolda Sumut harus tegas menindak anggotanya jika terlibat dalam tindak criminal,” cetus wanita yang akrab disapa Umi ini.

Umi khawatir jika hal-hal seperi ini tidak segera diselesaikan, akan menjadi preseden buruk. Kepercayaan masyarakat kepada kepolisian akan luntur. “Sudah pasti masyarakat tidak sulit percaya kepada polisi jika polisinya saja ikut terlibat. Apalagi yang terlibat justru perwiranya,” ungkapnya.(rud/saz/jon)