Home Blog Page 15154

Staf Kelurahan Minta Rp5 Juta Agar Tetap Jadi Kepling

087867854xxx

Assalamualaikum, saya puas pernyataan dari Lurah Sudirejo II, Medan Kota tentang pemberhentian secara hormat tiga kepala lingkungan (kepling), tapi ada  satu oknum bawahan lurah yang menemui tiga kepling untuk bisa bertahan harus bayar Rp5 juta dengan menjual nama bapak lurah dan oknum tersebut. Dia menyebut bukan lurah saja yang bisa diberhentikan dia pun bisa para kepling yang lain, tolong bapak sekda memanggil oknum berinisial As karena oknum itu yang membuat polemik panjang di kantor Lurah Sudirejo II dan dia juga yang beri keputusan tentang pengangkatan kepling lingkungan II dan mempunyai tiga calon karena sebelum pengangkatan oknum tersebut.

Calon kepling menjumpai mantan pimpinan OKP di kelurahan tersebut, sekali lagi saya aplus atas pernyataan bapak lurah, saya sebagai tokoh pemuda di kelurahan siap dan mendukung kebijakan Bapak Barita Laut Dalimunte dan satu pesan, saya dukung remaja masjid di Kelurahan Sudirejo II bisa jadi pelopor bangsa ke depan.  Terima kasih Sumut Pos  yang telah memuat SMS saya. Wassalam.

Buat Laporan Tertulis

Terima kasih informasinya, kami dari Pemko Medan tetap melaksanakan kinerja sesuai aturan. Apabila ada ditemukan pelanggaran atas aturan, maka kami berikan sanksi sesuai aturan yang ada.
Berkaitan kepada laporan  via SMS yang menyebutkan adanya oknum staf kelurahan meminta uang kepada kepling, sebaiknya buat laporan tertulis kepada camat, inspektorat dan wali kota. Dengan adanya laporan tertulis itu, maka bisa dilakukan penindakan. Selanjutnya, tunjukkan juga bukti-buktinya.

Syaiful Bahri, Sekda Medan

Inspektorat Harus Turun
Sekecil apapun informasi masyarakat untuk Pemko Medan harus ditanggapi, karena suara rakyat adalah suara hati. Dengan adanya bentuk laporan pungutan biaya untuk mempertahankan jabatan kepling, hal itu sudah sangat luar biasa. Apalagi permintaan itu dilakukan oknum staf kelurahan.

Selanjutnya, wali kota juga harus memerintahkan inspektorat segera turun ke kelurahan itu dan memeriksa nama yang disebutkan. Dengan turunnya tim itu, bisa diketahui bentuk pelanggarannya. Karena bila benar terbukti adanya pungut memungut untuk mempertahankan jabatan, sangat jelas itu sudah melanggar aturan.

Ilhamsyah SH
Ketua Komisi A DPRD Medan

Ada Penzaliman di SMP Negeri 1 Sunggal

087867690xxx

Yth DPRD/Pemkab Deli Serdang mengamati situasi di SMP N 1 Sunggal via media cetak dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kezaliman secara berkelanjutan sebagaimana yang telah disuarakan, yakni pemotongan insentif, pemotongan pinjaman Bank Sumut 2 persen, penggelapan insentif, pembocoran kunci jawaban UN 2010/2011 hal ini menjadi tanggung jawab anda selaku wakil rakyat dan Pemkab selaku abdi masyarakat. Anda adalah kepercayaan rakyat, ucapan anda didengar dan dilaksanakan rakyat, tapi ketika rakyat berucap bahkan menjerit anda hanya berkilah (harus membuat laporan tertulis) padahal indikasi kezaliman sudah sangat kuat dari warga Sei Semayang.

Laporan Tertulis Jadi Dasar

Terima kasih, kami sampaikan sebenarnya laporan tertulis itu sebagai bagian yang wajib. Karena dengan dasar laporan tertulis itulah bisa menjadi bukti untuk ditindak lanjuti.

Tapi, apabila pelapor enggan membuat laporan tertulis, kami dari DPRD Deli Serdang melalui Komisi D DPRD Deli Serdang akan memanggil kepala sekolah, kepala dinas dan oknum guru yang merasa terzalimi.

Dwi Andi Syahputra
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang

Penarol ke Final Libertadores

BUENOS AIRES – Penarol mencatat sejarah di Copa Libertadores 2011. Klub Uruguay itu menjadi klub yang paling sering tampil di final dengan sepuluh kali tampil, melampaui capaian raksasa Argentina Boca Juniors dengan sembilan kali tampil.

Mereka akan bertarung melawan klub Brazil Santos yang sehari sebelumnya memastikan diri lolos ke final dengan menyingkirkan klub Paraguay Cerro Porteno dengan agregat 4-3. Penarol sendiri lolos dengan keunggulan gol tandang.

Ya, agregat menunjukkan angka sama 2-2, tapi satu gol yang mampu dicatat Penarol pada saat kalah 1-2 (1-1) dari klub Argentina Velez Sasrsfield di Stadion Jose Amalfitani, Buenos Aires, kemarin dini hari, menjadi penentu lolosnya Penarol.

Sebab, pada first leg semifinal di Stadion Centenario, 26 Mei lalu, Penarol menang 1-0 atas Velez. “Kembali ke final Libertadores menjadi prestasi yang luar biasa bagi kami,” bilang Diego Aguirre, pelatih Penarol, seperti dilansir Associated Press.

“Saya bangga dengan skuad kami sekarang yang mampu membawa klub ini kembali ke era kejayaan seperti waktu lampau,” lanjut Aguirre.

Gelandang Henry Mier patut dianggap sebagai pahlawan bagi Penarol. Dia lah yang mencetak gol Penarol ke gawang Velez pada menit ke-33 dan membawa Penarol lebih dulu unggul. Velez mencetak dua gol melalui Fernando Tobio (45’) dan Santiago Silva (66’).

Sejatinya, Velez punya peluang besar untuk lolos ke final. Sayang peluang dari penalti gagal dimanfaatkan. Apalagi satu pemain dikartumerahkan.

Lolosnya ke final, membuat Penarol berpeluang menyamai rekor Boca, yakni enam kali menjuarai Libertadores. Penarol hingga saat ini sudah mengemas lima gelar pada 1960, 1961, 1966, dan 1982. “Sangat menyenangkan bisa mencapai final,” kata Mier.

Di pentas Lobertadores, Penarol merupakan klub tersukses ketiga di belakang dua klub Argentina Independiente (tujuh kali) dan Boca. Sedangkan Santos baru tiga kali tampil di final dan dua kali menjadi juara pada 1962 dan 1963. Ini bukan final pertama yang mempertemukan kedua tim. Pada 1962, kedua tim pernah bersua di final dan hasilnya Santos yang ketika itu dibela Pele mampu mengalahkan Penarol. Akankah hasil 49 tahun lalu itu kembali berulang? Tunggu saja jawabnya di  final 15 Juni di Stadion Centenario, Montevideo, markas Penarol, dan pada 22 Juni di Stadion Morumbi, markas Sao Paulo. (ham/jpnn)

Coentrao Menuju Santiago Bernabeu

AROMA Portugal di Real Madrid bakal semakin kental musim depan. Bek kiri timnas Portugal Fabio Coentrao, sepertinya, hanya tinggal menunggu waktu untuk segera bergabung dengan klub asal Santiago Bernabeu. Itu setelah klub Coentrao saat ini, Benfica, tidak lagi ngotot mempertahankan pemain 23 tahun tersebut.

Benfica bahkan sudah mendekati bek kiri Osasuna Nacho Monreal sebagai pengganti Coentrao. “Kami akan meningkatkan negosiasi dengan Real (untuk Coentrao, Red) setelah pertandingan Portugal lawan Norwegia. Saya harap ada sesuatu yang penting yang bisa dicapai,” ujar Presiden Benfica Luis Filipe Vieira kepada Diario de Noticias.
Dalam negosiasi awal, Benfica membanderol Coentrao 30 juta euro. Itu sesuai dengan klausul buyout pemain 23 tahun itu. Namun, Real berharap bisa mendapatkan Coentrao dengan 25 juta euro atau harga yang sama ketika Los Merengues – sebutan Real – memboyong Angel di Maria dari Benfica musim lalu.

Di skuad Real saat ini sudah dihuni tiga pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, Ricardo Carvalho, dan Pepe. Ketiganya sekaligus rekan Coentrao di timnas. Itu masih ditambah pelatih Real Jose Mourinho yang juga berkewarganegaraan Portugal.

Ronaldo pun menyebut Coentrao sebagai pemain yang harus menjadi rekannya di Real musim depan. “Dia adalah pemain hebat dan multifungsi sehingga akan sangat berguna bagi Real. Saya akan sangat senang apabila dia menjadi rekan setim saya tidak hanya di timnas,” ungkapnya kepada radio Cadena SER. (dns/jpnn)

IDI: Izin Praktek Dicabut

Oknum dokter tersangka Penjual Bayi

MEDAN- Pasca ditetapkannya status tersangka kepada seorang dokter berinisial BB (58) warga Jalan Perjuangan, Medan Helvetia atas kasus penjualan bayi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Medan akan mencabut izin prakteknya.

Demikian disampaikan Ketua IDI cabang Kota Medan, dr Syah Mirsya Warli, Jumat (3/6). Menurutnya, terlebih dahulu dipastikan dokter tersebut anggota IDI cabang Medan, selanjutnya bila dokter yang sudah ditetapkan tersangka itu merupakan anggota  IDI cabang Kota Medan, maka akan diberikan sanksi kode etik profesi dokter serta akan dicabut izin prakteknya.

Dia menyebutkan, pencabutan izin praktek itu dilakukan selama satu tahun dan dokter yang itu tetap harus menjalani pembinaan dari IDI cabang Kota Medan.

Lebih lanjut, Warli menjelaskan biarlah polisi yang memprosesnya secara hukum sesuai dengan perbuatan, kerena organisasi profesi IDI sangat melarang perbuatan perdagangan bayi dengan motif apapun, termasuk praktek penjualan organ tubuh dan aborsi.

penuturan dia di media massa bahwa orang tua bayi tersebut menitipkan bayinya dengan alasan memperbolehkan orang lain mengadopsi bayi dengan kompensasi uang.hal ini kita larang perjualan bayi, organ tubuh serta melakukan praktek arborsi.

Terpisah, Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan KPAID Sumut, Muslim Harahap mengatakan tindakan itu sangat memprihatinkan, dokter sebagai profesi yang mulia tetapi hal itu tercoret akibat dokter yang  tega menjual bayi tanpa dosa itu. “Kami minta polisi harus mengusut kasusnya,” pintanya. Dia merinci ada dua faktor mengapa ada penjualan bayi, yakni minim pengetahuan dan terjepit ekonomi. Tapi, harusnya sekarang tak terjadi lagi bila program pemerintah berjalan baik. (mag-7)

Di Liga Inggris Messi tak Ada Apa-apanya

Striker Manchester United, Wayne Rooney memang tak menampik kalau pemain Barcelona, Lionel Messi sebagai pemain terbaik dunia. Tapi menurut Rooney, jika Messi bermain di Liga Inggris, maka Messi dipastikan bakal kesulitan.
La Pulga – julukan Messi, membawa Barca menghancurkan Manchester United di final Liga Champions akhir pekan kemarin – performa memukau yang juga diapresiasi positif oleh seorang Rooney. Namun menurut Rooney, otak permainan Barca sesungguhnya adalah Xavi serta Andres Iniesta, dan merekalah yang memudahkan segalanya untuk Messi – meski itu pun tak mungkin berjalan sempurna di Liga Inggris.

“Jika Anda membawa Xavi dan Iniesta bersamanya ke Inggris, maka Messi akan memiliki pengaruh yang sama dengan Cristiano Ronaldo,” tegas Rooney.

“Tapi gaya sepak bola yang dimainkan Barcelona amat cocok dengan Messi dan hampir mustahil melakukannya di negara ini.” “Di sini semua lebih menekankan fisik, Liga Premier – seperti tandang ke Stoke atau Birmingham adalah laga yang amat sulit. Saya kira jika Anda melihat kedua pemain, Ronaldo lebih cocok di sepak bola Inggris ketimbang Messi.”
“Fisik Ronaldo bagus dan ia cocok dengan permainan di sini. Sepak bola Inggris lebih condong kepada serangan balik dan sepak bola Spanyol adalah tentang penguasaan bola,” pungkas Rooney.

Meski demikian, Messi sendiri tampaknya tak berkeinginan untuk mencicipi atmosfer pertandingan di Inggris karena ia sudah menekankan ingin bertahan selama mungkin bersama Barcelona. (net/jpnn)

PSSI Sumut Berikan Bantuan

Tanggapi Keluhan Pemain

MEDAN-Tim sepak bola Sumut yang sedang dipersiapkan berlaga di ajang Pra PON mendatang terus digejot secara serius oleh trio pelatih Rudi Saari, Subono AT dan Mardiyanto.

Dalam perkembangannya tim ini tetap membutuhkan perhatian sehingga para pemain yang tergabung di dalamnya dapat berkonsentrasi penuh untuk melahap semua menu latihan yang diberikan ketiga pelatih tadi.

Karena hal tersebut, Penasehat tim Pra PON Sumut yang juga Ketua Bidang Kompetisi, Status dan Alih Status Dr M Nur Rasyid Lubis SpB FinanCS didampingi Jhoni Rakasiwi, anggota Biro Kompetisi PSSI Sumut, kemarin (3/6) memantau secara langsung ke lapangan sepak bola Unimed Medan.

Seusai latihan, para pemain yang memang sudah sangat akrab dengan kedua pengurus PSSI Sumut tadi menceritakan semua kendala yang mereka alami selama menjalani pemusatan latihan di Unimed.

Menanggapi keluhan para pemain Dr M Nur Rasyid Lubis meminta para pemain untuk bersabar karena saat ini pihaknya sedang berupaya mencari solusi untuk mengatasi semua kendala yang terjadi.

“Terpenting kalian (para pemain, Red) harus tetap berkonsentrasi dan serius menjalani latihan. Dengan demikian diharap ke depan dapat mendongkrak prestasi kalian sehingga dapat berlaga di level tertinggi sepak bola nasional,” bilang pria yang akrab disapa Dr Mamad itu.

Selain meminta pemain untuk bersabar, Dr Mamad juga meminta agar seluruh pemain tidak terpengaruh dengan banyaknnya rumor yang berseliweran seputar tim Pra PON.

“Kami para pengurus telah berkomitmen bahwa tim ini akan tetap utuh dan takkan tercerai berai seperti yang terjadi empat tahun lalu,” bilang Dr Mamad.

Usai memberikan nasehat,  seluruh pemain menerima sepasang sepatu sport dari Dr Mamad. “Kalau sepatu untuk berlatih akan tiba empat hari lagi, soalnya sekarang sedang libur,” bilang Dr Mamad.
Selain Dr Mamad, Jhoni Rakasiwi pun berjanji akan memberikan satu stel pakaian kepada pemain. “Semoga dengan pakaian itu kamu (pemain, Red) semakin semangat dalam berlatih,” bilang Jhoni. (jun)

Surya Putra Sampali Libas SSB Tumpass

MEDAN-SSB Surya Putra Sampali mengemas hasil sempurna pada laga pembukanya di grup C turnamen antar SSB Piala Specs U-15 dengan mencukur SSB Tumpass Deliserdang 5-0 di Stadion Kebun Bunga Medan, Jumat (3/6).
Selain stamina, anak-anak Sampali juga unggul jauh dari segi postur tubuh dibanding para pemain Tumpass yang menurunkan pemain dengan rata-rata usia 12-13 tahun. Tumpass memang terkesan memaksakan materi pemain yang ada mengingat SSB ini baru terbentuk kurang dari satu tahun.

“Inilah pemain yang kami miliki, tapi setidaknya anak-anak sudah berjuang meski mereka terkesan bermain kurang berani sehingga selalu kalah dalam penguasaan bola,” ujar pelatih SSB Tumpass, Sugarto,  ditemui usai pertandingan, kemarin.

Kemenangan Sampali sudah diprediksi sejak laga dimulai. Mengandalkan kecepatan dan kerjasama yang kompak, Tri Sutrisno cs begitu mudah menguasai jalannya laga. Menit kedelapan, Sampali telah sukses mencetak gol pembuka lewat kaki Teguh Saputra.Sampali menggandakan kemenangan pada menit 23 lewat pemain pengganti Dian sebelum akhirnya Tri Sutrisno mencetak dua gol beruntun untuk menutup babak pertama 4-0. Di babak kedua meski tetap menguasai permainan, Sampali cukup sulit membobol gawang Tumpass. Gol kelima baru tercipta di menit akhir laga yang dicetak Ramadhona.

Pertandingan sebelumnya, SSB Labura yang bersaing di grup A harus menunda kepastian lolos ke babak delapan besar setelah ditahan SSB Putra Melati 1-1.

Dengan hasil itu, Labura total mengemas poin tiga dan butuh kemenangan pada laga terakhirnya menghadapi SSB Kebun Bunga pada Minggu (5/6) besok, guna mengamankan tiket perempatfinal.

Duel antara Labura dan Putra Melati berlangsung ketat. Pertandingan berjalan dua menit, Labura sukses membobol gawang Melatih lewat tendangan bebas Rocky Tri Wibowo dari luar kotak penalti. Putra Melati menyamakan skor pada menit 28 juga memalui tendangan bebas yang dilakukan Andi Rifai. Meski mendominasi serangan di babak kedua, Labura tidak mampu  menambah gol. (jun)

Bakal Coret Dua Karateka

JAKARTA-Indonesia sukses menjadi juara umum dalam kejuaraan karate Indonesia terbuka pada 1-2 Juni lalu di Jakarta. Namun, tugas tugas PB Forki belum berhenti sampai disitu, mereka akan langsung memulai proses pencoretan untuk menemukan tim inti SEA Games 2011, November mendatang.

“Kami langsung bekerja dan melakukan rapat mulai hari ini (kemarin (3/6), Red) Pertengahan bulan ini (Juni) sudah bisa kami umumkan siapa saja  karateka inti yanga kan kami bawa,” ucap ketua Umum PB Forki, Hendardji Soepandji, kemarin.

Menurutnya, bakal ada dua karateka yang dicoret dari pelatnas,namun, dia belum bisa memastikan apakah berasal dari tim Indonesia A atau tim Indonesia B. Sebab, saat ini ada anggota pelatnas Karate yang tergabung di tim Indonesia B, mereka adalah Yulizar, Suryadi, dan Telly Melinda.

Hanya, dia memastikan bahwa Karateka dari tim Indonesia B, meskipun berhasil menundukkan karateka dari tim A , selain nama tadi tidak akan bisa menembus skuad inti pelatnas.

“Tidak ada jalan untuk yang lain. Kalau sebelumnya tim B bisa masuk

ya yang mereka saat ini masih terdaftar di nama-nama pelatnas itu. Karena yang lain kan sudah tidak lolos seleksi,” ucap lelaki yang terakhir berpangkat Mayjen tersebut.

Dengan keputusan bakal ada dua atlet yang dicoret, maka tim pelatnas karate akan mengerucut menjadi 22 karateka dari yang sebelumnya 24 karateka. Besar kemungkinan pencoretan bakal dilakukan dari nomor Kumite.
Setelah pencoretan dilakukan, tim inti SEA Games langsung dipersiapakan untuk diberangkatkan pemusatan latihan di Jepang. Di negeri sakura mereka akan ditempa sekitar sebulan. (aam/jpnn)

DBL Selenggarakan Camp Basket Terbesar dalam Sejarah

Kerja Sama dengan NBL Australia, Libatkan 228 Pemain SMA Terbaik

SURABAYA – Pemusatan latihan (camp) basket terbesar dalam sejarah Indonesia akan diselenggarakan 24-28 Juli mendatang di DBL Arena Surabaya. Development Basketball League (DBL) Camp 2011 itu digelar bekerja sama dengan National Basketball League (NBL) Australia.

Tidak tanggung-tanggung, program itu melibatkan 228 pemain (117 putra, 111 putri) serta 50 pelatih SMA terbaik dari 23 kota, 20 provinsi di Indonesia. Para pemain dan pelatih itu dipilih dari lebih 25 ribu peserta liga basket pelajar terbesar di tanah air, Honda DBL 2011. Selama lima hari, mereka akan mendapatkan materi dari pelatih-pelatih Australia.

Total, sebanyak enam pelatih dari Negeri Kanguru akan hadir di Indonesia untuk DBL Camp 2011 with NBL Australia. Untuk meng-handle begitu banyak peserta camp, mereka akan dibantu pula oleh sejumlah pelatih dan pemain liga tertinggi di tanah air, National Basketball League (NBL) Indonesia.

“DBL Camp 2011 ini sebuah proyek besar. Tidak mudah melakukan pemusatan latihan untuk ratusan pemain. Kami yakin belum ada yang seperti ini di Indonesia. Kami juga yakin mereka akan memberikan segalanya. Sebab, camp ini juga merupakan proses seleksi. Para pemain terbaik di penghujung camp akan kami ajak belajar dan bertanding di Amerika Serikat dan mungkin negara lain,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.

Setiap tahun sejak 2008, liga pelajar terbesar ini memang membentuk DBL Indonesia All-Star Team, putra dan putri. Sejauh ini, mereka telah belajar dan bertanding ke Australia dan Amerika Serikat. Tahun ini, rencananya tim All-Star akan kembali terbang ke Seattle, AS.  (*)