Home Blog Page 15168

Pemilu Raya UMN Al-Washliyah

Jalin Kebersamaan Antarmahasiswa

UNIVERSITAS Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah menggelar pemilu raya guna memilih presiden dan wakil presiden mahasiswa (pema) perguruan tinggi tersebut, Rabu (1/6). Tercatat sebanyak 3.338 mahasiswa menjadi pemilih tetap pada pemilu yang dipimpin Ketua KPU UMN Al-Washliyah, Arief Iskandar.

Kontestan pemilu raya ini terdiri pasangan Anwar Saputra Sipahutar (mahasiswa FKIP) dan Rusdi (mahasiswa Fakultas Farmasi) serta pasangan Indra Satria dan Habib Faisal (keduanya mahasiswa FKIP).

Pemilu untuk memilih presiden dan wapres mahasiswa UMN Al-Washliyah ini untuk periodesasi 2011-2012. Pemilu diresmikan Rektor UMN Al-Washliyah diwakili Pembantu Rektor III Drs H Kondar Siregar MA didampingi Dekan Fakultas Pertanian Ir Zulkarnain Lubis MSi dan sejumlah dosen.

Kondar Siregar mengingatkan presiden mahasiswa yang terpilih dapat menjalankan program kerja pema UMN Al-Washliyah yang disepakati mahasiswa yang bermitra dengan universitas dalam rangka pengembangan kualitas intelektual dan profesionalisme mahasiswa untuk meraih masa depan lebih baik.

Ia mengingatkan para mahasiswa dapat menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ditengah kehidupan bermasyarakat. ‘’Presiden dapat membuat kegiatan menumbuhkan persatuan, persaudaraaan dan kebersamaan baik antarmahasiswa UMN Al-Washliyah maupun dengan kampus lain,’’ ucapnya.

Sedangkan Anwar Saputra Sipahutar menyebutkan dirinya mencalonkan agar tatanan presiden mahasiswa dapat menampung aspirasi mahasiswa. Sebab komunikasi antarmahasiswa perlu ditingkatkan termasuk persamaan hak antarmahasiswa dalam berorganisasi sehingga terbentuk kampus yang marhamah.

Indra Satria berkeyakinan pihaknya dapat mentransformasikan keberadaan Pema UMN Al-Wahliyah menjadi lembaga profesional dan akademis. ‘’Mahasiswa harus profesional untuk memajukan perguruan tinggi agar tidak ada perselisihan,’’ katanya. (sih)

LBH Medan Dikepung Polisi

Terkait Penembakan Warga di Barak PT Sorik Mas Mining Madina

MEDAN- Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, di Jalan Hindu, dikepung petugas Sat Reskrim Polda Sumut, untuk menjemput korban PT Sorik Mas Mining, Rabu (1/6) siang 15.00 WIB.

Pengepungan kantor LBH itu, diakui Direktur LBH Medan Nuryono SH kepada wartawan. Dikatakan Nuryono, dia tidak mengetahui persis tujuan dari petugas melakukan pengepungan di kantor mereka.

Diketahuinya kantor tersebut dikepung petugas, karena salah seorang anggota LBH, mengenali seorang petugas. “Mereka mengeliling kantor kita dan kita tidak tahu tujuan mereka. Semua tempat mereka keliling dan kalau tidak salah, mereka berjumlah 15 orang,” katanya.
Nuryono menuturkan, mereka (Petugas, Red) sudah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan mengintimidasi. “Yang mereka lakukan itu sudah intimidasi. Kita akan ajukan hal ini ke Polda Sumut,” tegasnya.

Informasinya, sambung Nuryono, mereka hendak menangkap Amdani Lubis (43), salah satu korban kasus demo di PT Sorik Mas Mining sebagai tersangka di kantornya. “Tapi bagi kita, itu jelas korban bukan tersangka,” sebutnya.

Koordinator Kontras Sumut M Rizal menegaskan, dengan adanya pengepungan di kantor LBH, merupakan bentuk arogansi ditunjukan pihak Poldasu.

Rizal mengaku, pihaknya akan melaporkan hal itu ke Propam Polda Sumut dan Provost Brimob Polda terkait penembakan warga Mandina.
Amdani Lubis (43) korban yang dianggap tersangka oleh Poldasu mengatakan, dia sangat terkejut dijadikan tersangka.

Sementara itu, saat Amdani akan dievakuasi LBH Medan ke sesuatu tempat aman, petugas langsung mendekati pengurus dan anggota LBH Medan untuk menjemput korban. Tapi penjemputan tidak berhasil dilakukan.

Kasubdit Sat Reskrim Polda Sumut AKBP Rudi Rifani, membantah melakukan pengepungan, hanya berkoordinasi dengan LBH Medan. “Tidak benar, kita hanya koordinasi saja, kalau mau lebih jelas, tanya saja ke Kabid Humas Poldasu,” kata Rifani.
Kabid Humas Poldasu AKBP Heru Prakoso  sudah mengidentifikasi  provokator nya.(jon/adl/rud)

Rumah Aspirasi PKS Percut Sei Tuan Diresmikan

Percut Seituan- Untuk lebih mendekatan para konsituwennya Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera Kecamatan Percut Sei Tuan, mendirikan rumah aspirasi rakyat yang juga menjadi kantor DPC PKS Percut Sei Tuan, Jumat, (29/5).

Kantor DPC PKS Percut Sei Tuan yang beralamat di Jalan Besar Tembung Gang Pisang, diresmikan oleh  Sekretaris Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD)  PKS Kabupaten Deli Serdang Mhd. Darwis Batubara, S.Pd ditandai dengan pembacaan  surah Al Fatihah.

Mhd. Darwis Batubara, S.Pd dalam kata sambutannya mengatakan selain berfungsi sebagai kantor DPC PKS Kecamatan Percut Seitaun, kantor tersebut juga berfungsi menjadi rumah aspirasi yang harus didukung seluruh kader yang berdomisili di Percut Sei Tuan.

Ketua DPC PKS Percut Setuan Efron Joni  menghimbau agar kader dapat meramaikan rumah ini sebagai tempat berkumpulnya kader dan masyarakat. Kedepan seluruh fasilitas akan dilengkapi untuk membuat para kader lebih betah dan nyaman..

Turut hadir pada peresmian rumah aspirasi tersebut yakni Al Ustadz   H. Abdul Latif Khan, S.Ag yang juga sebagai anggota DPRD Deli Serdang Dapil Percut Sei Tuan. Bahkan  Al Ustadz   H. Abdul Latif Khan, S.Ag akan segera merespon permintaan para kader terkait fasilitas saran kantor serta menyumbangkan satu unit televisi yang kedepanya dapat dipakai untuk kegiatan nonton bareng. ”Baik itu siaran olahraga dan siaran lain yang bersifat edukasi yang dapat memberikan kontribusi kepada warga secara umumnya,”terangnya. (*/btr)

DPD RI Gelar Kegiatan Donor Darah

MEDAN – Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dalam mewujudkan kepeduliannya melalui peringatan Hari Palang Merah Indonesia (PMI), menyelenggarakan kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh unsur pimpinan, anggota, staf dan karyawan sekretariat DPD RI pada Senin (31/5)di lobi DPD RI.

Ketua DPD RI, Irman Gusman dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan donor darah dilaksanakan sebagai bentuk perhatian DPD RI terhadap persoalan kesehatan, terutama soal kelangkaan darah. “Kunci pesan kegiatan ini yaitu Darah Untuk Indonesia, Darah Senator Untuk Rakyat, dan Senator Sehat Rakyat Juga Sehat,” kata dia.

Sementara itu, penggagas kegiatan donor darah, DR H Rahmat Shah mengucapkan terimakasih kepada palang Merah Indonesia (PMI) yang telah memfasilitasi dalam mewujudkan kepedulian anggota serta keluarga besar lingkungan DPD RI untuk berkontribusi dalam upaya menjaga kesehatan bangsa.

Oleh karena, lanjut Rahmat, kesehatan merupakan hak dasar dari setiap warga negara, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 dan juga merupakan tujuan dari pembangunan nasional.
“Dengan mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing sehingga upaya-upaya seperti ini senantiasa kita giatkan, dimana sasaran pembangunan kesehatan pada tahun 2014 adalah menigkatnya derajat kesehatan masyarakat melalui percepatan pencapaian target-target Millenium Development Goals,” ujar Ketua Yayasan Rahmat Indonesia ini.

Apalagi, kata Rahmat, agama apapun mengamanatkan agar setiap manusia dapat hidup dalam rasa peduli dan kasih sayang kepada sesama. “Oleh karena itu donor darah menjadi bentuk pengamalan terhadap amanat yang Tuhan berikan kepada kita semua. Setetes darah yang disumbangkan akan berarti penting bagi sesame, karenanya itu merupakan amal yang besar,” ujar Rahmat.

Donor darah ini melibatkan lebih kurang dua ratusan pimpinan, anggota DPD, staf dan karyawan secretariat.  ‘’Banyak manfaat yang didapat baik pendonor maupun bagi resipien. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi penyambung hidup bagi orang yang membutuhkan, sebagaimana motto Yayasan Rahmat “Kecil tapi ada, nyata, dan berharga,” pungkasnya. (*/ila)

20 Ruas Jalan Kota Binjai Diperbaiki

Tanggapi Keluhan Masyarakat

Tidak bisa dipungkiri kalau jalan menjadi begitu penting dalam kehidupan. Bagaimana tidak, segala unsur kehidupan tentunya berhubungan dengan fasilitas tersebut. Pemerintahan Kota (Pemko) Binjai menyadari itu. Buktinya, 20 ruas jalan yang kondisinya tak maksimal langsung diperbaiki.

Ya, setelah berbulan-bulan masyarakat Kota Binjai mengeluhkan atas kerusakan sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Binjai. Kini, masyarakat tentunya sudah dapat bernafas lega. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binjai, sudah melakukan perbaikan sebanyak 20 ruas jalan yang ada di Kota Rambutan itu.

Persoalan jalan yang tersebar di Kota Binjai, tentunya sempat menjadi gunjingan setiap kalangan masyarakat. Sebab, kerusakan jalan yang ada di Kota Binjai terlihat cukup parah. Akibatnya, nyawa pengguna jalan menjadi terancam. Bahkan, sudah banyak yang menelan korban jiwa.
Kerusakan jalan di Kota Binjai ini, juga sempat membuat kondisi Binjai menjadi tidak kondusif.
Menyadari itu, para aktivis atau mahasiswa, kerap kali melakukan aksi unjuk rasa guna meminta perbaikan jalan.

Dalam setiap orasinya, keluhan yang selalu dimunculkan seperti debu, tidak berjalannya usaha makanan dan minuman, serta kecelakaan lalu lintas.

Akibat orasi yang dilakukan mahasiswa ini, tak jarang intansi terkait serta petugas kemanan selalu direpotkan. Sebab, setiap kali melakukan orasi, jalan yang menjadi problema itu selalu diblokir dan terjadi kemacetan.
Tak jarang, Wali Kota Binjai, HM Idaham SH Msi, harus turun langsung ke lokasi pemblokiran jalan guna memberikan arahan.

Nah, setelah banyaknya gunjingan dari kalangan masyrakat dan mahasiswa. Pemko Binjai, melalui Dinas PU Binjai, langsung melakukan pendataan terhadap ruas jalan yang ada di Kota Binjai, guna dimasukan ke dalam proses tender.

Untuk selanjutnya, tepat pada 15 februari 2011, Dinas PU Binjai membuka tender untuk perbaikan jalan yang dianggap sudah layak untuk diperbaiki.

Kemudian, tepat pada tanggal 14 April 2011, Dinas PU Binjai mengeluarkan pengumuan pemanang bagi setiap CV yang mendaftar. Usai pengumuman, barulah dilakukan pengerjaan pada Mei 2011 ini.
Untuk pengerjaannya sendiri, para pemanang tender sudah mulai melakukan penggalian terhadap ruas jalan yang rusak.

Bahkan, sejumlah alat berat dan bahan-bahan material berupa batu juga sudah tampak di setiap jalan yang diperbaiki. “Kita tetap terus pantau proses jalannya pengerjaan. Hal ini kita lakukan agar pengerjaannya sesuai dengan bestek,”ujar Kepala Dinas PU Binjai, Alfi Syahriza, melalui Kepala Seksi (Kasi) perbaikan jalan dan drainase, Ali Fikri. (dan)

—-

Cukup 60 Hari
Perbaikan ruas jalan yang ada di Kota Binjai memang baru dimulai. Namun, dipastikan akan selesai sesuai jadwal, yakni 60 hari.

Hal ini, diutarakan langsung oleh Ali Fikri, selaku Kasi perbaikan jalan dan drainase di sela-sela melakukan pengawasan, Rabu (1/6). Lebih jauh dikatakan Ali, perbaikan jalan di Kota Binjai sebenarnya ada 23 paket. Namun, tiga paket lainnya masih ditender ulang. “Kemarin itu ada kesalahan sedikit, makanya ditender ulang. Tapi, sebentar lagi akan selesai dan segera melakukan pengerjaan,” ungkapnya.

Selain itu, Ali menerangkan, pengerjaan jalan yang dilakukan saat ini anggarannya diambil dari DAK. BDB dan DAU tahun 2011. “Untuk setiap anggaran, tentunya sudah memiliki paket masing-masing. Kalau anggaran dari DAK ada 14 paket dan dari 14 paket ini, satu ditender ulang, untuk anggaran BDB ada 3 paket dan untuk anggaran DAU ada enam paket yang ditender ulang ada 2 paket,” paparnya.

Ali juga menjelaskan, untuk Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, panjang jalan yang diperbaiki mencapai 2 kilometer. Jalan Juanda, Kecamatan Binjai Timur, mencapai 500 meter dan untuk Jalan Umar Baki, Kecamatan Binjai Barat, mencapai 700 meter.

“Kalau untuk ketebalannya mulai dari 3 cm sampai dengan 5 cm. Tapi, saya tidak tahu berapa tonase muatan yang dibenarkan melintas dengan ketebalan jalan seperti ini. Nah, kalau untuk perbaikan Jalan Perintis, pengerjaannya akan selesai dalam waktu 90 hari,” ucapnya, seraya menambahkan, Jalan Umar Baki akan diadakan tender kedua dan sebentar lagi akan selesai.

Untuk itu, Ali mewakili Dinas PU, berharap kepada masyarakat dan pengguna jalan, agar bersabar atas perbaikan jalan yang sedang dilakukan. “Kami juga minta maaf. Sebab, selama pengerjaan dilakukan, lalu lintas sedikit terganggu,”ujar Ali. (dan)

Bakteri Titanic

Ini adalah bakteri yang ditemukan oleh para ilmuwan dari Dalhousie University Kanada dan University of Sevilla Spanyol pada bangkai kapal RMS Titanic.

Bakteri dengan nama latin halomonas titanicae itu mengkonsumsi besi dan baja, ditemukan melekat di permukaan sisa-sisa Titanic yang tenggelam di Samudra Atlantik.(net/jpnn)

Unpab Ramaikan Pekan Raya Lingkungan Hidup

MEDAN- Dalam empat tahun terakhir, Universitas Panca Budi (Unpab) menjadi satu diantara banyak institusi pendidikan tinggi yang digandeng Badan Lingkungan Hidup (BLH) dalam menggelar berbagai kegiatan. Selasa (24/5) lalu, BLH Sumut menggelar Pekan Raya Lingkungan Hidup dan CSR Expo di Lapangan Benteng Medan.

Dalam kegiatan itu, Universitas Panca Budi memiliki stan yang mempromosikan berbagai hasil karya mahasiswanya. “Kegiatan ini untuk merayakan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, 5 Juni setiap tahunnya,” jelas Ketua Pelaksana Pameran Universitas Panca Budi Medan Robi Krisna, Rabu (1/6).

Lebih lanjut Robi menjelaskan, satu alasan mengapa Universitas Panca Budi terus diajak kerjasama karena memiliki visi dan misi yang sama dengan BLH Sumut yang menginginkan pelestarian lingkungan hidup. “Selain itu, BLH Sumut juga berpendapat Universitas Panca Budi merupakan satu institusi pendidikan tinggi yang peduli dengan lingkungan hidup. Karena sudah banyak program yang kita jalankan dalam hal ini, seperti seminar hingga penanaman pohon mangrove serta berbagai kegiatan lain,” jelasnya.

Dalam Pekan Raya Lingkungan Hidup dan CSR Expo ini, Universitas Panca Budi memamerkan hasil karya mahasiswa , seperti  tas dan sendal dengan corak plastik. Tak hanya itu, pupuk organik yang diberi nama bokashi juga dipamerkan.(saz)

Penggagas PAUD di Sumut

Yayasan Bharlind School

MEDAN- Pentingnya karakter pendidikan terhadap anak usia dini, melatarbelakangi berdirinya Yayasan Bharlind School Jalan Letjen Jamin Ginting. Awal kali didirikan tahun 2003, yayasan Bharlind School hanya membuka program Taman Kanak-Kanak (TK), namun karena tingginya minat untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi, Yayasan Bharlind School membuka Sekolah Dasar (SD). Tak sampai di situ, Yayasan Bharlind School juga membuka LPGTK (lembaga pendidikan guru TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dra Roslinda Br Ginting MPd, Pimpinan Yayasan Bharlind School mengatakan, LPGTK merupakan program pendidikan nongelar yang memberikan pelatihan terhadap peserta didik menjadi guru play group dan TK yang profesional. “Setiap peserta didik diberikan pelatihan selama enam bulan untuk ditempa menjadi guru TK dan play group yang siap pakai dan sesuai kebutuhan,” sebutnya. Selain memiliki peluang besar untuk menjadi guru di Yayasan Bharlind School, tak jarang beberapa PAUD meminta ke LPTK Yayasan Bharlind School untuk menjadi tenaga pendidik mereka.

“Setiap tamatan kita hampir seluruhnya telah terserap di dunia kerja sesuai bidang yang ditekuninya. Jika ditemukan tamatan yang belum bekerja maka kita akan merekomendasikan langsung ke beberapa lembaga khusus pendidikan yang membutuhkan tenaganya,” ungkap Rosalinda.

Tingginya peluang kerja bagi alumni LPGTK Yayasan Bharlind School sebuah pembuktian sebagai inspirator bagi lembaga PAUD yang lainnya. Mengingat Bharlind School merupakan lembaga pertama yang ada di Sumatera Utara yang mendirikan program pendidikan bagi anak usia dini. “Untuk daerah Sumatera Utara, yayasan kita merupakan penggagas berdirinya lembaga pendidikan bagi anak usia dini. Sehingga kita memiliki program pendidikan yang lebih fokus dan terarah. Bahkan lembaga  kita  juga sering dijadikan sebagai tampat magang lembaga pendidikan lain yang  sejenis,” ungkapnya.(uma)

Utamakan Pelayanan

Trumon Salasi Budiman

Menjunjung tinggi profesionalisme dalam usaha adalah wajib hukumnya. Begitupun dengan Trumon Salasi Budiman (43). Di tangannya, Delta Spa, Karaoke & Hotel Medan menjadi terdepan di antara 28 cabang perusahaan Delta Group di Indonesia.

Ya, siapa yang tidak kenal dengan Delta Spa yang terletak di Jalan Juanda Medan. Hiruk pikuk demonstrasi yang mengiringi kehadirannya 2008 lalu sempat menarik perhatian masyarakat Kota Medan. Meskipun hal itu pula yang menjadikan bagian ke-15 Delta Group ini terus melaju.

Setahun keberadaannya, Delta Spa berkembang dengan menambah fasilitas karaoke. Dua tahun setelah itu, Delta Cabang Kota Medan melengkapi fasilitasnya menuju One Stop Entertaiment dengan hotel berbintang empat di dalamnya. Lengkap dengan pelayanan yang profesional baik dari fasilitas dan sumber daya manusia yang menjadi andalan. Kian mempertegas keberadaan Delta Group sebagai market leader tertua di Indonesia.

“Industri pariwisata adalah sesuatu yang abstrak seperti keramahtamahan yang hanya dapat dirasakan oleh para pelanggan. Jadi, dengan pelayanan yang profesional ini kita optimis dalam merambah bisnis baru,” kata Trumon, Jumat (27/5).

Trumon mengawali perannya di industri pariwisata sejak lulus dari SMA di Surabaya merantau ke Bali. Di situ, ayah dari dua anak ini bekerja sebagai pencuci piring di restauran. Melalui program leader asignment dirinya menjadi waiter, captain, hingga menjadi front boy supervisor. Menolak ditempatkan di bagian administrasi, karir Trumon turun sebagai buttler atau asisten pribadi tamu hotel.

Dengan menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan, dirinya berhasil meraih dua lisensi dari Kedutaan Inggris dan Amerika dan terpilih sebagai buttler keluarga kerajaan Inggris saat berkunjung ke Bali beberapa tahun silam. Dimana dirinya bisa berkomunikasi dengan Lady Diana..

Hingga 1993 dirinya memutuskan berhenti dan membuka usaha travel 1999 yang kemudian menjadi korban tragedi bom Bali pertama. Dengan kerugian Rp8-Rp9 miliar, menjadi pukulan berat baginya. Pencarian yang panjang itu kemudian berakhir dengan pemahaman baru. “Waktu itu saya belajar agama. Akhirnya saya sadar bahwa semua yang kita lakukan bukan untuk mencari uang. Akan tetapi lebih pada belajar memberikan pelayanan kepada siapapun,” tegasnya.

Kini Trumon tak lain adalah General Manager Delta Spa, Karaoke, dan Hotel Medan. Tantangan baru terbentang di depan mata. Dan, setidaknya dia telah membuktikan kinerja. “Jujur saja untuk hotel ini awalnya coba-coba dan ternyata memperlihatkan antusias yang tinggi,” tutur Trumon lagi.

Meskipun coba-coba, seperti fasilitas lainnya yang menggunakan istilah bisnis, keberadaan hotel dilengkapi fasilitas yang menjamin kenyamanan bagi tamu. Salah satunya akses internet gratis (Wifi) pada 52 kamar dengan kategori Delux (44), Superior (4), Bisnis Suite (3), dan Grand Suite (1). Terletak di lantai III, V, dan VI yang dapat dinikmati mulai dari Rp605 ribu/net hingga Rp1.815.000/net.

Sementara itu Delta Karaoke yang terletak di lantai V juga menawarkan kenyamanan yang sama. Seperti paket Jumat dan Sabtu untuk ketiga kamar yang ada. Deluxe room dapat dinikmati dari Rp2.500.000 hingga Rp4 juta, superior room dari Rp3.750.000 hingga Rp5 juta. Sementara untuk suite room yang dilengkapi dengan fasilitas biliar dapat dinikmati mulai Rp4.750.000 hingga Rp6 juta. Semua pelayanan tadi disempurnakan pada Delta Spa yang merupakan andalan sejak 2008 lalu.

Di samping semua fasilitas tadi, Delta Spa, Karaoke & Hotel ini menerapkan aturan ketat bagi karyawan dan tenaga terapi yang ada, yaitu tidak diperkenankan menerima uang tip. Sanksi tegas bahkan disiapkan untuk tindakan yang melanggar aturan yang tercantum dalam kontrak karyawan. Untuk tindakan asusila, Delta Group tidak akan sungkan untuk menggunduli therapy di hadapan orangtua lalu diarak-arak, dan membayar denda sebesar Rp40 juta.

Dengan dasar itu suami dari dr Asamirietta Kumala ini tidak beraksi berlebihan menghadapi gempuran demonstrasi di awal operasi.  “Sebagai perusahaan yang sudah dikenal akan sangat sulit untuk bangkit bila sudah jatuh. Kalau pun jatuh jangan sampai ke dasar. Jadi ketika itu saya lebih fokus untuk pembenahan di dalam dan kita undang siapapun untuk melihat sendiri pelayanan yang kita berikan,” pungkasnya. (jul)

B

Adopsi Metode Belajar dari Luar Negeri

UNTUK membantu program pemerintah untuk menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini, Yayasan Bharlind School memprakarsai program pembelajaran berbasis Beyond Centers And Circle Times (BCCT). Kurikulum berbasis kompetensi dengan pendekatan BCCT ini dimulai dengan sistem pembelajaran secara melingkar yang diterapkan guru kepada siswa didiknya.

Dra Roslinda Br Ginting MPd mengatakan, sistem BCCT ini memberikan pemahaman pendidikan yang merata. “Dimana setiap siswa didik yang mengikuti proses pendidikan akan memiliki kesetaraan jarak yang sama antara guru dan murid. Sehingga tidak ada alasan siswa tidak memahami mata pelajaran yang disampaikan guru,” ungkapnya.

Bahkan menurut Roslinda, pembelajaran berbasis BCCT ini mengadopsi metode pembelajaran yang dilakukan di luar negeri. Penerapan BCCT ini juga pertama kalinya diperkenalkan di Sumut. Penerapan sistem ini akan berjalan efektif, jika diseimbangkan dengan fasilitas yang memadai. “Untuk memaksimalkannya, anak  akan mendapatkan pembelajaran melalui centra-centra yang difasilitasi alat pendukung yang beraneka ragam, diantaranya centra persiapan dan centra balok.(uma)