Home Blog Page 1521

Unpar Bandung Buka Jalur USM 3 Bagi Calon Mahasiswa Baru 2023, Ada Beasiswa KIP Kuliah

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung telah membuka jalur Ujian Saringan Masuk (USM) 3 bagi calon mahasiswa baru 2023 hingga 20 Juni 2023 mendatang. Tak hanya itu, calon maba pun bisa memilih skema beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk melanjutkan studi di Unpar.

Kepala Kantor Pemasaran dan Admisi (KPA) UNPAR Stefanus Edy Panca mengatakan, pendaftaran melalui jalur USM 3 dibuka untuk semua program studi dan peminatan S1 dan DIII melalui laman pmb.unpar.ac.id. Melalui laman tersebut, ujarnya, calon mahasiswa baru dapat mengisi/melengkapi formulir isian yang tersedia sesuai dengan petunjuk.

Ditambahkan Stefanus, persyaratan umum bagi peserta jalur USM 3 adalah sebagai berikut : menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan studi di Unpar. Calon mahasiswa dapat memilih hingga 3 pilihan program studi (kecuali Program Studi Manajemen, Hukum, Hubungan Internasional, dan Arsitektur tidak dapat menjadi pilihan ketiga); dan membayar biaya formulir pendaftaran sebesar Rp250.000 untuk program Sarjana dan Rp150.000 untuk program Diploma.

Calon mahasiswa yang berminat dapat mendaftar melalui jalur USM 3 dengan memenuhi persyaratan berkas pendaftaran berikut: fotokopi Akta Kelahiran; Surat Keterangan Jurusan SMA atau Ijazah SMA yang dilegalisir; Fotokopi (dilegalisir) Nilai Raport Kelas 10-12. Bagi yang memilih Program Studi Teknik Kimia, harus melampirkan Surat Keterangan Tidak Buta Warna dari Dokter Spesialis Mata/DokterUmum; dan bagi yang memilih Program Studi Teknik Elektro, harusmelampirkan Surat Keterangan Hasil Tes Buta Warna dari Dokter Spesialis Mata.

Siswa yang bersekolah di sekolah internasional harus menyertakan penyetaraan ijazah (setara SMA) saat melakukan daftar ulang jika dinyatakan lolos. Selain itu, siswa yang berijazah paket C harus menyerahkan legalisir ijazah beserta fotokopi rapor kelas 10 hingga kelas 12 saat melakukan daftar ulang jika dinyatakan lolos.
Lebih lanjut, berikut adalah alur pendaftaran mahasiswa baru melaluijalur USM 3 Online: Pendaftaran peserta USM 3 melalui situs web PMB Unpar: 26 Mei 2023 – 20 Juni 2023. Kemudian melakukan pembayaran biaya pendaftaran USM 3: 26 Mei 2023 – 21 Juni 2023, mengunggah berkas pendaftaran melalui situs web PMB Unpar: 26 Mei 2023 – 21 Juni 2023. Periode Ujian Saringan Masuk (sesuai jadwal yang tertera di Kartu Tanda Peserta): 23 Juni 2023 – 26 Juni 2023 dan Pengumuman hasil USM 3 di laman unpar.ac.id atau pmb.unpar.ac.id: 28 Juni 2023.

Unpar juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024. Terdapat enam program beasiswa, termasuk skema KIP Kuliah yang dapat dipilih oleh lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Unpar. Program beasiswa ini menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari keringanan hingga bantuan biaya studi.

Informasi lebih lanjut, termasuk tata cara pelaksanaan USM 3 Online dan biaya studi, dapat ditemukan di laman pmb.unpar.ac.id atau melaluiakun media sosial resmi Unpar, yaitu@unparofficial (Instagram) dan @unpar (LINE Official Account). Jika diperlukan, Layanan Informasi PMB Unpar juga dapat dihubungi melalui e-mail admisi@unpar.ac.id, telepon (022) 2032655, atau hotline PMB Unpar 0815-7010-000 (Chat Only). (rel/sih)

Wali Kota Tanjung Balai Bersihkan Sampah Plastik Di Sungai Asahan

Wali Kota Tanjung Balai, H Waris Tholib bersama para pecinta lingkungan saat melakukan aksi bersih sampah di muara sungai Asahan, Selasa (6/6)

TANJUNG BALAI,SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tanjung Balai, H Waris Tholib bersama para pecinta lingkungan melakukan aksi bersih sampah di muara sungai Asahan, Selasa (6/6). Aksi bersih sampah ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia tahun 2023 mengusung tema “Beat Plastic Pollution”, yakni seruan untuk bertindak guna menangani sampah plastik dan mencari solusi terkait polusi plastik.

H Waris mengungkapkan, Sungai Silau dan Sungai Asahan merupakan sungai besar yang membentang dari ujung selatan Kabupaten Asahan, bermuara di Kota Tanjung Balai untuk selanjutnya mengalir ke Selat Malaka. Sampah plastik yang terbawa dari hulu di kedua sungai ini bermuara dan bertemu di hamparan sungai yang menjadi gerbang Kota Tanjung Balai.

“Sampah plastik merupakan persoalan yang ditemui di hulu sungai, kami yang tinggal di muara sungai menerima dampaknya”, ujarnya.

Wali Kota Tanjung Balai ini menambahkan, sampah plastik menjadi permasalahan serius saat ini dan harus segera diatasi. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momen yang dapat memicu semua pihak untuk berkolaborasi menjaga lingkungan terutama kebersihan sungai.

“Semoga kegiatan ini menjadi trigger bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga sungai, termasuk masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan”, tuturnya.

Sebagai salah satu gerbang Sumatera Utara, lanjut H Waris, Kota Tanjung Balai harus berbenah dan memperindah kota agar tampak selalu bersih. “ Misi ini tidaklah mudah, namun jika bersama-sama kita pasti bisa seperti semboyan “Berlayar Satujuan Batambat Satangkahan” yang artinya seia sekata dalam mencapai tujuan”, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tanjung Balai, H Waris Tholib menyempatkan berbincang dengan masyarakat yang bermukim di pinggir sungai untuk menyampaikan pesan agar tidak membuang sampah di sungai. “Peran masyarakat sangat penting dalam memelihara lingkungan, terutama tidak membuang sampah di sungai”, harapnya.

Penggiat lingkungan, Alex Al Zuhri mengapresiasi Wali Kota Tanjung Balai, H Waris Tholib, menurutnya, gerakan ini menjadi tradisi yang baik.“ Sebagai pimpinan, beliau berupaya melayani dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, agar menjadi penyadartahuan kepada warga Kota Tanjung Balai untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Tanjung Balai memiliki luas wilayah 60, 52 km persegi dengan jumlah penduduk 172.233 jiwa pada tahun 2019. Sungai Silau merupakan sungai terbesar kedua setelah S ungai Asahan dan memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat yang dilaluinya.

Meski bermuara di Kota Tanjung Balai, namun sungai besar yang airnya berwarna kuning kecoklatan ini berasal dari salah satu pengunungan Bukit Barisan. Sementara, Sungai Asahan merupakan sungai terpanjang di Sumatera Utara yang hulunya dari Danau Toba.(rel/tri)

TGS Ganjar Sumut Lestarikan Aksara Arab Melayu Agar Tak Tergerus Zaman

Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut bersama jemaah Majelis Taklim Nashoihul Ibad saat menggelar pelatihan membaca kitab arab melayu di Jalan Lukah, Gang Masjid No43, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumut, Senin (5/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) bersama jemaah Majelis Taklim Nashoihul Ibad menggelar pelatihan membaca kitab arab melayu di Jalan Lukah, Gang Masjid No43, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumut, Senin (5/6).

Kegiatan ini merupakan upaya mempertahankan aksara arab melayu supaya tidak lekang oleh zaman. Loyalis Ganjar pranowo itu menghadirkan Ustad Khairul Fahmi sebagai mentor pada pelatihan ini.

Koordinator Wilayah TGS Ganjar Sumut, Zulfi Andika mengatakan agenda edukatif ini diikuti oleh jemaah kalangan bapak hingga ibu untuk memudahkan memahami dan mengaplikasikan hal-hal positif yang terkandung di kitab.

“Banyak kitab-kitab yang bertuliskan arab-arab melayu dan kitab-kitab ini sangat jarang bisa dibaca gitu. Kebanyakan (masyarakat) sekarang membaca kitab-kitab terjemahan,” ucap Andika.

Menurut Andika, pemahaman membaca aksara arab melayu perlu dilestarikan oleh masyarakat dewasa ini guna menjaga eksistensinya sebagai salah satu budaya yang memiliki sejarah tersendiri.

Arab melayu merupakan salah satu peninggalan yang sangat berharga dari peradaban Islam di Indonesia masa lampau. Aksara tersebut adalah bentuk modifikasi dari abjad Arab yang disesuaikan dengan bahasa orang-orang Melayu di seluruh wilayah nusantara.

“Jadi, tujuan kami melaksanakan kegiatan ini adalah untuk kembali menyemarakkan atau kembali menstimulasi lah supaya ilmu-ilmu yang seperti ini tetap ada di masyarakat,” ungkap dia.

Di sela-sela kegiatan, TGS Ganjar Sumut bersama jemaah majelis taklim turut melakukan doa bersama agar kedamaian dan keselamatan selalu terjaga dalam lindungan Allah SWT.

Mereka pun juga menyerahkan sejumlah stimulus berupa seperangkat alat pengeras suara serta tikar untuk menunjang kegiatan-kegiatan majelis taklim maupun masyarakat sekitar.

Ketua Majelis Taklim Nashoihul Ibad, Syawaluddin Harahap (58) menyatakan kegiatan yang digagas oleh loyalis Ganjar Pranowo tersebut sangat bermanfaat bagi para jemaah dan perlu diselenggarakan secara masif ke majelis-majelis taklim lain.

“Kegiatan ini alhamdulillah sangat positif dan mudah-mudahan ke depannya terus berlanjut jangan di sini saja. Kami sangat mendukung, bagus,” ucap Syawaluddin. (rel/tri)

Ternyata Under Pass Dibangun Bukan di Jalan HM Yamin, tapi di Jalan Ini

Underpass Simpang Titi Kuning, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah memastikan, rencana pembangunan dua under pass di Kota Medan yang bersumber dari APBD Kota Medan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan saat ini, DED (Detail Engineering Desain) kedua under pass tersebut telah rampung.

Dari hasil DED yang sudah difinalisasi, terdapat perubahan rencana pembangunan, khususnya untuk pembangunan under pass di Simpang Jalan HM Yamin. Sebab sebelumnya, Pemko Medan dikabarkan akan membangun under pass di Jalan HM Yamin, melintasi simpang Jalan Gaharu dan Jalan Jawa.

Namun berdasarkan DED yang telah difinalisasi, pembangunan justru akan dilakukan dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa atau melintasi simpang Jalan HM Yamin. Sementara di Jalan HM Yamin, akan dibuat crossing.

“Untuk underpass simpang H.M Yamin akan dibangun dari Jalan Gaharu ke Jalan Jawa, crossing di Jalan HM Yamin,” kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Willy Irawan kepada Sumut Pos, Selasa (6/6/2023).

Perubahan tersebut ditengarai karena adanya rel kereta api yang melintang di Jalan H.M Yamin. Sementara bila dibangun dari Jalan Gaharu ke Jalan Jawa, pembangunan under pass tidak akan mengganggu keberadaan rel kereta api. Terkait hal itu, Willy enggan berkomentar jauh.

Namun Willy membenarkan, bila under pass dibangun dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa, maka tidak ada lahan yang harus dibebaskan. Sebab, tidak ada lahan masyarakat yang terdampak atas pembangunan under pass dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa. “Ya, (pembangunan under pass dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa) tanpa pembebasan lahan,” ujarnya.

Saat ini, sambung Willy, pihaknya tengah mempersiapkan proses lelang tender pembangunan under pass simpang Jalan H.M Yamin. Ia juga memastikan bahwa proses lelang pembangunan under pass simpang Jalan H.M Yamin tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lelang under pass simpang Jalan Juanda. “Segera kita lelang keduanya (under pass H.M Yamin dan Simpang Juanda) dalam waktu dekat,” katanya.

Dinas SDABMBK Kota Medan menargetkan, pembangunan fisik kedua under pass dengan anggaran multiyears yang bersumber dari APBD Kota Medan dengan total Rp400 Miliar tersebut akan dikerjakan pada Triwulan 3 Tahun Anggaran 2023. “Targetnya di triwulan 3 atau sekitar Bulan Juli sudah mulai dikerjakan pembangunan fisiknya,” pungkasnya. (map)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Ingatkan CJH Jaga Pola Hidup Sehat

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani kembali melepas 19 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Tebingtinggi yang tergabung di kloter 14 di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (5/6) petang. Ke-19 CJH Kota Tebingtinggi yang terdiri dari 11 jamaah perempuan dan 8 jamaah laki-laki ini akan bergabung dengan CJH asal Kabupaten Serdangbedagai dan Kota Medan.

Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani mendoakan 19 warga Tebingtinggi yang berangkat ibadah haji ini supaya menjalankan ibadah hajinya dengan khusyuk. “Kesehatan tentunya sangat penting, kami mengingatkan untuk pola hidup sehat, mudah-mudahan apa yang ibu doakan dikabulkan oleh Allah SWT,” jelasnya.

Syarmadani juga memohon doa dari para CJH agar Kota Tebingtinggi aman dan kondusif. “Jangan pergi sendirian tapi tetaplah dalam ikatan kebersamaan, kalau bisa ibadah kita jangan berpisah dengan rombongan,” imbaunya.

Dikatakannya, perjalanan ibadah haji ini adalah perjalanan yang mulia. “Tidak semua orang bisa menjalankan tetapi banyak semua orang yang ingin menjalankan, maka dari itu doakan kita selalu agar dapat menjalankan,” pungkasnya.

Sedangkan Kakan Kemenag Kota Tebingtinggi Muhammad David Saragih mengatakan, jumlah jamaah calon haji kloter 14 asal Kota Tebingtinggi sebanyak 19 orang dengan rincian 8 orang laki laki dan 11 orang perempuan. Nantinya jamaah calon haji asal Kota Tebingtinggi akan diterima di Asrama Haji Medan pada pukul 16.00 WIB sesuai dengan jadwal. “Rencana berangkat dari Asrama Haji Medan menuju ke Bandara Jeddah pada Selasa tanggal 6 Juni 2023 pukul 16.55 WIB dan tiba di Jeddah pukul 21.50 WIB,” paparnya. Tampak hadir Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Basyaruddin Nasution dan OPD. (ian)

Warga Medan Johor Kesulitan Air Bersih, DPRD Medan Segera Panggil Perumda Tirtanadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelanggan air bersih dari Perumda Tirtanadi, Maslina Siregar mengeluhkan krisis air bersih yang dialaminya. Warga Eka Jaya 2 lingkungan 2, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor itu, mengaku kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, air tidak mengalir lancar, bahkan seringkali hanya menetes.

“Untuk keperluan air wudhu mau salat saja susah, begitu juga untuk kebutuhan masak, cuci dan mandi,” ucap Masliana kepada wartawan, Selasa (6/6/2023).

Menurut Masliana, kriris air bukan hanya terjadi di rumahnya. Akan tetapi, seluruh warga di lingkungan 2 mengalami hal yang sama. “Warga di sini kekurangan air bersih, kami terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Masih menurut pengakuan Maslina, macetnya distribusi air dari Perumda Tirtanadi sudah berlangsung lama. “Sudah bertahun-tahun, tetapi beberapa bulan terakhir ini yang paling parah. Kalau kita buka kran, hanya suara angin yang keluar,” ungkapnya.

Menyikapi keluhan warga, Anggota Komisi III DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga. Untuk itu, politisi Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya di Komisi III DPRD Medan akan segera memanggil Perumda Tirtanadi untuk rapat dengar pendapat. Karena menurut Mulia, krisis air bersih bukan hanya terjadi di Kelurahan Gedung Johor.

“Harapan kita Pemko Medan dan Perumda Tirtanadi dapat menyikapi dan berkolaborasi untuk mencari solusi, sehingga warga segera terhindar dari krisis air bersih,” pungkasnya. (map)

Lima Kepala OPD Lowong, Komisi I Dorong Wali Kota Medan Segera Lelang Jabatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan diminta segera mengisi kekosongan lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemko Medan. Dikhawatirkan, kekosongan posisi kelima jabatan eselon II itu akan mempengaruhi kinerja OPD tersebut.

Adapun kelima jabatan eselon II di lingkungan Pemko Medan yang masih kosong hingga saat ini, yakni Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau yang sering disebut Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, serta Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan.

“Kita mendorong Pemko Medan untuk segera mengisi kelima jabatan eselon II yang masih kosong hingga saat ini,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Rani SH kepada Sumut Pos, Selasa (6/6/2023).

Ketua DPC PPP Kota Medan itu meminta agar Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dapat segera melelang kelima jabatan yang kosong tersebut. Menurut Rani, melelang kelima jabatan eselon II tersebut sangat penting untuk segera dilakukan. Pasalnya, ketiadaan pejabat eselon II sebagai pejabat tinggi pratama yang memimpin OPD-OPD tersebut akan membuat perangkat yang dimaksud tidak bekerja secara maksimal.

Sementara seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan diharapkan tidak hanya dapat bekerja secara maksimal, namun juga bisa bergerak cepat agar dapat mengikuti gerak cepat Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam merealisasikan program-program kerja yang ada.

“Kalau di dinas itu tidak ada kadis definitifnya, bagaimana mungkin dinas tersebut bisa bergerak cepat seperti yang diharapkan Wali Kota. Kita ingin semua perangkat di Pemko Medan bekerja maksimal, untuk itu jabatan eselon II tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu yang lama, harus segera diisi,,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Rani, dari kelima OPD yang dimaksud, tiga diantaranya merupakan OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, yakni Dinas PMPTSP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta RSUD dr Pirngadi Medan.

Selanjutnya, kinerja Dinas Pariwisata juga sangat penting untuk mendukung program kerja Wali Kota Medan dalam meningkatkan PAD Kota Medan dari sektor pariwisata. “Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Medan juga diharapkan dapat bekerja maksimal dalam menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau. Tentunya hal ini sangat berpengaruh dalam menjaga inflasi dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Dimintai tanggapan oleh Sumut Pos terkait hal itu, Kepala BKPSDM Kota Medan Sutan Tolang Lubis, belum berkenan menjawabnya. Pesan yang dikirim Sumut Pos belum juga dijawab hingga berita ini diturunkan. (map)

Jabatan Kadis PUPR Sumut Dilelang, ASN di Luar Pemprovsu Boleh Ikut

Kepala BKD Sumut, Safruddin

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak Bambang Pardede dicopot Gubsu Edy Rahmayadi dari jabatannya, kursi Kadis PUPR Sumut masih lowong. Untuk mengisi kekosongan jabatan itu, Pemprov Sumut membuka seleksi melalui proses open bidding. Di mana pendaftaran seleksi sudah diumumkan sejak, Senin (5/6) lalu.

“Yang terbaru Dinas PUPR Sumut, mulai dibuka pendaftaran mulai hari ini,” sebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Safruddin kepada wartawan, Selasa (6/6) siang.

Untuk diketahui, seleksi itu diumumkan tertanggal 5 Juni 2023 oleh Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Arief Sudarto Trinugroho dengan nomor surat : 004/SJPTP-2/VI/2023. Seleksi jabatan ini terbuka untuk seluruh ASN yang memenuhi persyaratan dalam mengikuti seleksi ini. Tidak terkecuali, bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumut. “Seleksi terbuka, diluar ASN Pemprov Sumut juga bisa ikut. Namanya, seleksi terbuka,” kata Safruddin.

Dalam tahapan seleksi mengisi jabatan tertinggi di Dinas PUPR Sumut ini. Dimana, masa pendaftaran mulai 5-19 Juni 2023. Tahapan seleksi diantaranya pengumuman hasil seleksi administrasi dan rekam jejak pada 20 Juni 2023.

Kemudian, assessment test, seleksi wawancara, pengumuman hasil wawancara dan penilaian makalah, penilaian akhir, penyerahan laporan dan hasil seleksi JPT kepada pejabat pembina kepegawaian dan pengumuman hasil terbuka akan berlangsung pada 22 Juni 2023.

Diberitakan sebelumnya, Bambang Pardede dicopot dari jabatannya, sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Pencopotan tersebut, terkait kinerja buruk mega proyek Rp2,7 triliun. Surat Keputusan pembebastugasan Bambang Pardede ditandatangani oleh Edy Rahmayadi pada Rabu (17/5) sore. (gus)

Diduga Sakit, Pria di Sibolga Ditemukan Tewas di Indekos

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Seorang pria berinisial RHH (25), warga Desa Tanjung Botung, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ditemukan tewas di indekos Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Senin (5/6/2023).

Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas Iptu Suyatno menjelaskan, bermula saat teman dekat korban Romaisa, menelfon dengan korban, tiba-tiba suara korban tidak terdengar. Merasa khawatir dengan korban, kemudian Romaisa mengajak temannya untuk berkunjung ke indekos korban.

“Setelah tiba di kamar kost korban, saksi melihat pintu kamar kost dalam keadaan terbuka dan melihat korban dalam keadaan tidur telentang dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri. Kemudian saksi berupaya membangunkan korban, namun tidak ada respon sama sekali,” kata Suyatno, Selasa (6/6/2023).

Selanjutnya saksi Sri Mayana memanggil karyawan counter di lantai 1 untuk memberitahukan kondisi korban yang sudah meninggal dunia. Selanjutnya sekira pukul 21.00 WIB, pihak kepolisian dan masyarakat mengevakuasi korban dari tempat kejadian menuju Rumah Sakit DR FL Tobing Sibolga menggunakan mobil ambulans.

Adapun barang yang diamankan yakni satu lembar surat keterangan berobat dari Rumah Sakit Umum Daerah Sibuhuan dengan diagnosa Hipertiroit, satu lembar surat kontrol ulang, surat pemeriksaan dari laboratorium klinik Prodia, obat pil dalam kemasan plastik dengan jenis Propylthiouracil dan Propranolol HCI. (mag -5)

175 Alumni Medistra dan Deli Husada Bekerja di Jepang, Arab Saudi dan Jerman

TEPUNG TAWAR: H Edy Rahmayadi didampingi Drs Johannes Sembiring MPd MKes menepungtawari alumni Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Deli Tua yang akan bekerja di Jepang, Arab Saudi dan Jerman -ISTIMEWA

BEKERJA di luar negeri jadi impian sebagian besar lulusan perguruan tinggi. Namun hal ini tidak mudah karena harus profesional dan memenuhi standar internasional.

Kebahagiaan pun terpancar pada 175 alumni Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan Institut Deli Husada Deli Tua yang mampu memenuhi syarat tersebut hingga berhasil bekerja di Jepang, Arab Saudi dan Jerman.

Kebahagiaan semakin lengkap tatkala Gubsu H Edy Rahmayadi dan Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menghadiri kegiatan pelepasan dan tepung tawar alumni dari dua perguruan tinggi terkemuka di Deliserdang tersebut sebelum berangkat ke luar negeri.

Hadir dalam pertemuan di Aula Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam, Senin (5/6) tersebut, Konjen Jepang di Medan Takonai Susumu dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD.

Kemudian Rektor Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua/Ketua Yayasan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Drs Johannes Sembiring MPd MKes, Rektor Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Ns. Rahmad Gurusinga SKep MKep, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumut Harold Harold Hamonangan dan undangan lainnya.

Drs Johannes Sembiring MPd MKes, rektor Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua yang juga ketua Yayasan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam mengungkapkan pengiriman alumni untuk bekerja diluar negeri merupakan program unggulan dari dua institut kesehatan.

Menurut rektor, dua institut kesehatan ini menyediakan tenaga kesehatan yang profesional yang bekerja baik pada tingkat regional hingga tembus tingkat internasional.

Program bekerja ke luar negeri ini sudah berlangsung sejak tahun 2008. Terutama ke Jepang yang telah mengirimkan sebanyak 586 alumni. Lalu pengiriman alumni bekerja ke luar negeri tersebut berkembang ke Arab Saudi dengan total 47 alumni.

Rektor menambahkan bahwa ke Jerman (10 alumni), Kuwait (4 alumni) serta ke Tiongkok, Singapura,
Australia, Belanda, Thailand dan Malaysia masing-masing negara tersebut telah menerima seorang alumni.

Pengiriman alumni bekerja ke luar negeri, menurut rektor, ikut berkontribusi menambah devisa negara melalui gaji yang diterima.

”Di Jepang bergaji Rp.18 juta hingga Rp.20 juta per bulan. Jerman bergaji Rp.34 juta hingga Rp.40 juta per bulan. Rata-rata bisa kirim ke keluarga Rp.8 juta hingga Rp.10 juta per bulan,” rinci Drs Johannes Sembiring MPd MKes.

Besarnya jumlah alumni yang bekerja di luar negeri dari dua perguruan tinggi dari Deliserdang tersebut, merupakan pengiriman tenaga kesehatan dari perguruan tinggi terbesar se-Indonesia.

Dibagian lain, Drs Johannes Sembiring MPd MKes mengutarakan bahwa pihaknya menerima kepercayaan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dikbud Ristek bahwa pada 29 Maret 2023 telah diterima izin pembukaan Fakultas Kedokteran di Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam.

”Ini merupakan suatu kebanggaan karena menjadi fakultas kedokteran satu-satunya di Deliserdang,” sebut tokoh pendidikan Sumut tersebut.

Johannes Sembiring pun berterima kasih atas dukungan Gubsu dan bupati Deliserdangpada pengembangan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua.

”Medistra telah mendidik 18.886 alumni dengan mahasiswa aktif berjumlah 5.227 orang. Mahasiswa aktif di Deli Husada berjumlah 5.385 orang,” katanya.

Gubsu H Edy Rahmayadi mengapresiasi keberhasilan alumni Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua bekerja ke luar negeri.

Gubernur pun berbagi pengalaman saat bersilaturahim dengan masyarakat di Jepang yang dikenal disiplin, tertib dan memperhatikan kesehatan.

Lansia Jepang berusia 86 tahun, kata Gubsu, bahkan masih ada yang terus produktif menjadi direktur perusahaan. Ia menambahkan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Untuk itu, ia meminta para alumni menunjukan kebolehan sebagai tenaga kesehatan pada masyarakat di negara tempat bekerja. Karenanya harus menyesuaikan diri termasuk dengan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. ”Baik budi di negara orang, taati semua aturan, jaga nama baik alumni kalian ini. Lebih luas lagi nama baik Sumatera Utara dan Indonesia,” pesan gubernur.

Edy Rahmayadi pun berterima kasih pada pimpinan kedua institut kesehatan. ”Saya senang diundang kemari. Selamat berjuang dan amalkan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Kepala LLDikti Sumut juga berbagi pengalaman tinggal di luar negeri kepada para alumni. Ia pun mengingatkan alumni yang bekerja diluar negeri untuk tekun, disiplin dan segera menyesuaikan diri terutama dengan pola makanan.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD yakin dengan bekal pendidikan dan keterampilan dari Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua akan membawa kesuksesan dalam bekerja di luar negeri.

Sementara Konsul Jenderal Jepang di Medan Takonai Susumu mengapresiasi acara pelepasan dan tepung tawar bagi alumni yang bekerja di luar negeri. Ia pun telah tiga kali hadir dalam acara tersebut pada tiga tahun terakhir.

Ditegaskan dia, telah banyak perawat dari kedua institut kesehatan tersebut yang bekerja di Jepang. ”Ini merupakan kemajuan dan kebanggaan buat Institut Kesehatan Medistra dan Deli Husada karena masyarakat Jepang telah menilai alumni yang dihasilkan bekerja dengan baik,” katanya.

Konjen Jepang juga mengutarakan saat ini telah 65 tahun terjalin hubungan persahabatan Indonesia-Jepang. Kerja sama ketenagakerjaan pun terus dibenahi dan dikembangkan. Kerja sama ini dapat menyatukan hati dengan pengertian dan pemahaman budaya,” sebutnya. (dmp)