Home Blog Page 15259

Tertibkan Kandang Ayam

082165813xxx

Yth Bapak Camat Medan Kota dan Ibu Lurah Teladan Timur, kami warga Gang Istimewa I mohon kepada Bapak/Ibu untuk menertibkan kandang ayam dan tumpukan pasir yang ada di jalan umum di depan rumah No 5. Kami sudah beberapa kali memberitahukan hal ini kepada Kepling X untuk menertibkannya tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut atau mungkin Kepling kami memang tidak peduli dengan lingkungannya dan keluhan warganya. Kami sangat berterima kasih bila Bapak/Ibu menindaklanjuti keluhan kami karena hal ini sangat mengganggu setiap pengguna jalan dan tidak mendukung program Wali Kota menjadikan Kota Medan menjadi kota metropolitan.

Selesaikan Secara Dialog

Terimakasih, kami jelaskan kepada pengirim SMS ini untuk sama-sama memahaminya. Sebelumnya, kami sudah menerima laporan yang sama. Selanjutnya, saya sebagai camat sudah menugaskan lurah setempat untuk melakukan pertemuan dengan warga dan pemilik kandang aya. Hasilnya, lurah menyimpulkan bisa diselesaikan secara dialog antara pemilik kandang ayam dengan warga sekitar.

Untuk penyelesaian secara dialog ini, kami meminta warga sekitar kandang ayam membuat laporan langsung ke kantor camat secara tertulis, sehingga ada dasar kami memanggil dari si pemilik kandang ayam.

H Irvan Syarief Siregar SH M Hum
Camat Medan Kota

Jaga Ketentraman

Menjaga kawasan menjadi tertib, asri dan aman serta religius merupakan tugas bersama antara warga dengan pemangku pemerintahan di suatu wilayah. Apabila ditemukan, bahwa ada prihal persoalan kekecewaan atas jenis usaha dari warga. Tentunya, sudah menjadi tugas bersama untuk diselesaikan secara bijaksana.
Bagi pemilik kandang ayam yang disebutkan pelapor, sebaiknya menunjukkan pola yang bersih serta tak mengganggu warga sekitar. Selanjutnya, bagi warga yang keberatan atas adanya ternak itu sebaiknya membuat laporan tertulis dan ditandatangani warga yang juga merasa keberatan. Sebab, apa yang menjadi tuntutan warga bisa diselesaikan dengan jalan dialog.

H Ahmad Arif SE MM
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Ambil Raskin Tunjukkan PBB

085296956xxx

Mohon perhatian Bapak Wali Kota Medan kenapa pengambilan beras miskin (raskin) di Kelurahan Teladan Timur, Medan Kota pakai bukti pembayaran PBB? Kami yang miskin ini jangankan punya rumah untuk nyewa sajapun susah.

Tidak Syarat Mutlak

Terimakasih pertanyaannya, pada prinsipnya kami tidak menetapkan syarat mutlak untuk pengambilan beras miskin harus menunjukkan bukti pembayaran PBB. Tapi, kami melalui Kepala Lingkungan di masing-masing wilayah di seluruh Medan Kota untuk bekerjasama dengan lurah khususnya dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PBB. Penerapan tersebut dilakukan khususnya kepada beberapa temuan saja, lantaran hingga kini pemilik bangunan belum membayar PBB. Ketepatan, tempat yang menjadi temuan kami tersebut merupakan tanah dan bangunan rumah sewa.

H Irvan Syarief Siregar SH M Hum
Camat Medan Kota

Bangunan Rumah Tanpa SIMB

081396849xxx

Kepada Yth Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan Pemko Medan apa boleh membangun tanpa SIMB? Karena di Kompleks Taman Sakura Indah Tanjung Selamat, Medan Tuntungan banyak warga lagi membangun tanpa SIMB dan ada yang berdiri di atas parit mohon ditertibkan. Terima kasih.

Kami Teruskan

Terimakasih informasinya, kami teruskan ke instansi terkait, karena secara teknis SIMB itu dikeluarkan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Medan. Dari instansi tersebut nantinya bisa segera diambil kebijakan.

Khairul Buchari
Plt Kabag Humas Pemko Medan

Telkomsel Hadirkan iPhone 4 White Edition

MEDAN – Telkomsel menghadirkan iPhone 4 White Edition dengan berbagai pilihan paket harga yang lebih menarik sesuai kebutuhan pelanggan. Pelanggan dapat menikmati gratis unlimited data, serta gratis waktu bicara dan SMS yang lebih banyak selama 12 bulan.

Mulai 13 Mei 2011, iPhone 4 White Edition Telkomsel tersedia di 15 GraPARI di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Manado, dan Makassar.
Paket iPhone 4 Telkomsel spesial berwarna putih ini juga bisa diperoleh di seluruh outlet resmi Apple Premium Reseller (iBox, eStore, EMAX, PCMax, Infinite), Oke Shop, Sarindo, Telesindo Shop, Global Teleshop, dan Selular Shop. Saat ini Telkomsel memiliki komunitas pelanggan iPhone terbesar di Indonesia dengan 150.000 pelanggan. VP Channel Management Telkomsel Gideon Edie Purnomo mengatakan, iPhone 4 kini hadir dengan warna baru yang elegan, dilengkapi berbagai kemanfaatan yang lebih bernilai tambah, di mana pelanggan bisa menikmati unlimited data, waktu bicara, dan SMS yang lebih banyak secara gratis tanpa dibatasi kuota harian.

Telkomsel menawarkan berbagai pilihan harga paket iPhone 4 White Edition, sudah termasuk perdana simPATI Turbo yang dilengkapi bonus berbagai layanan setiap bulannya selama 12 bulan. Yakni: gratis unlimited data, gratis bicara hingga 600 menit, serta gratis SMS hingga 2.000 SMS.

Untuk mendapatkan iPhone 4, Telkomsel menyediakan metode pembelian cicilan 0 persen selama 6 bulan bagi pemegang kartu kredit BCA, BNI, Mandiri, dan Citibank, serta bank-bank yang menyediakan EDC cicilan 0 persen di GraPARI dan gerai resmi iPhone Telkomsel.

iPhone 4 menampilkan fitur FaceTime yang membuat aktivitas video call semakin nyata dan Retina display Apple terbaru yang menakjubkan, yang merupakan tampilan berresolusi tertinggi pada ponsel dan kedalaman piksel sampai 4 kali lebih tinggi dibanding iPhone sebelumnya untuk menghasilkan teks, gambar, dan video yang sangat tajam.

iPhone 4 dilengkapi  dengan kamera 5 megapiksel dengan flash LED yang mampu memotret dengan tingkat cahaya yang rendah, serta fitur perekam video high-definition. iPhone 4 juga didukung A4 chip pada prosesor A4 Apple untuk menghadirkan kemampuan tenaga mobile processor yang efisien.

iPhone 4 hadir dengan iOS 4, versi terbaru dari sistem operasi mobile terdepan, yang mencakup lebih dari 100 fitur baru. App Store yang revolusioner menyediakan akses ke lebih dari 300.000 aplikasi, termasuk aplikasi iMovie. Pengalaman mobile lifestyle yang revolusioner dalam memanfaatkan beragam fitur canggih dan aplikasi menarik di iPhone 4 didukung jaringan broadband berkualitas Telkomsel.  (sih)

Polisi Tangkap Korban Pemukulan

Puluhan Warga Datangi Polsek Medan Labuhan

Merasa tak senang atas tindakan aparat kepolisian di Polsek Medan Labuhan, puluhan warga mendatang Mapolsek Labuhan atas penangkapan seorang warga yang dituduh merusak kafe.

Kedatangan puluhan warga Pasar VI, Desa Manunggal, Labuhan Deli, Deli Serdang itu, Minggu (15/5) pagi, menuntut dibebaskannya seorang warga Putra (36) atas tuduhan pengrusakan kafe remang-remang milik P Sijabat.
Seorang warga, Manik (35) saat ditemui dalam aksi unjuk rasa di Polsek Medan Labuhan membeberkan, kehadirannya sebagai bagian untuk menuntut keadilan di Polsek Medan Labuhan, sebab Putra bukanlah orang yang merusak kafe melainkan menjadi korban pemukulan, P Sijabat pemilik kafe tersebut.

“Inikan aneh, seorang Putra itu jadi korban pemukulan P Sijabat dan kawan-kawannya, kenapa ditahan atas tuduhan pengrusakan kafe?,” ucapnya bertanya di Polsek Medan Labuhan.

Di depan aparat kepolisian yang berjaga di Polsek itu, Manik menuturkan permasalahan itu muncul berawal dari pendirian sebuah kafe remang-remang di dekat pemukiman warga di Pasar VI Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang sekitar dua bulan lalu.

Sejak hadirnya kafe tersebut, banyak aktivitas mesum ada di kafe tersebut bahkan menimbulkan kebisingan. Karena warga sudah merasa terusi, sejumlah warga, remaja masjid dan Pemerintahan setempat membuat larangan pendirian kafe tersebut. “Pemilik kafe sangat bandel. Kami sudah berulangkali melarang jangan buka kafe, tetapi tetap saja dibuka,” sebutnya.

Kemudian, Sabtu (14/5) dini hari, paparnya tak tahu siapa yang memulai, tiba-tiba saja warga marah. Selanjutnya, warga emosi dan merusak kafe tersebut. P Sijabat selaku pemilik kafe tidak terima dan berusaha mencari tahu pelaku pengrusakan tersebut.

“Sabtu (14/5) sore, dua orang lelaki yakni B Sijabat dan temannya mendatangi rumah Putra dan membawanya ke kafe milik P Sijabat. Di kafe tersebut Putra dipukuli hingga bibir dan rahangnya memar,” ujarnya.

Mengetahui ada pemukulan itu, Manik menyampaikan kelurga Putra pada Minggu (15/5) sekitar  pukul 00.15 didampingi keluarganya melaporkan perlakuan P Sijabat dan teman-temannya  ke Polsek Medan Labuhan. “Setelah laporannya diterima, anehnya Putra ditahan polisi atas laporan P Sijabat tentang pengrusakan kafe,” ucapnya.
Alasan itulah, sebut Manik warga mendatangi Mapolsek Medan Labuhan, Minggu (15/5) pagi untuk menuntut dibebaskannya Putra, setelah adanya desakan warga pihak kepolisian Polsek Labuhan pihak kepolisian akhirnya memebaskan Putra.

Setelah bebas, Putra mengaku kecewa dengan pelayanan petugas Polsek Medan Labuhan. Pasalnya, laporannya mengenai pemukulan yang dilakukan P Sijabat dan temannya tidak ditindak lanjuti dan ditanggapi polisi.
“Pelaku pemukulan terhadap diriku jelas dan sudah kulaporkan. Sedangkan laporan P Sijabat ditanggapi padahal pelakunya belum jelas,”ujarnya

Warga akhirnya membubarkan diri setelah Putra dilepaskan polisi, selanjutnya warga meminta agar aparat kepolisian di Polsek Medan Labuhan lebih bersikap profesional dalam menegakkan hukum yang adil.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan komentar terkait prihal penangkapan Putra. “Lebih baik tanyakan saja ke Kapolsek ya. Saya tidak bisa komentar,” ucapnya kepada wartawan koran ini.

Sementara itu, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Sugeng Riyadi ketika dihubungi via telpon selulernya tak memberikan jawaban, bahkan ketik dikirimi pesan singkat juga tak membalas hingga berita ini diterbitkan.(mag-11)

Pemko tak Maksimal Tertibkan Babi

MEDAN- Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali berjanji menertibkan ternak kaki empat (babi, Red) di Kota Medan bisa tuntas sebelum Bulan Ramahan. Praktis, Bulan Ramadan tingal dua bulan lagi, namun hinga kini penertiban ternak kaki empat belum terealisasi secara maksimal.

Uniknya, Pemko Medan selalu berdalih ketika ditanyakan mengenai penertiban ternak kaki empat. Dalih yang dikeluarkan Pemko Medan selalu masih rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (muspida), guna membahas strategi. Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Kota Medan, Ir Wahid kepada Sumut Pos, Minggu (15/5).

“Kami terus jalan. Tapi sebelum dimulai penertiban, Pak Wali (Rahudman, Red), menginstruksikan agar ada rapat muspida dulu. Jadi, kita akan rapat dulu. Waktunya dalam jangka waktu dekat ini,” ungkapnya.
Menanggapi niatan Distanla itu, Ketua Komisi D DPRD Medan,  Parlaungan Simangunsong menilai, belum terselesaikannya penertiban ternak kaki empat di Medan, disebabkan Pemko Medan tidak maksimal dalam upaya merealisasikan penertiban.

Padahal, pendapatnya seharusnya dengan peraturan yang ada yakni, Peraturan Wali Kota Medan tentang larangan dan pengawasan hewan ber kaki empat No. 23/2009 kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Wali Kota No 524/757 K Tanggal 29 Juni 2010 tentang tim pengawasan usaha peternakan hewan kaki empat yang mengisyaratkan warga mengosongkan kandang dan tidak beternak atau berdagang babi di wilayah Medan.
“Ini karena Pemko Medan memang tidak maksimal dalam upaya melakukan penertiban itu. Seharusnya sudah ada hasilnya, namun sampai sekarang belum kelihatan,” ungkapnya.

Ketidakmaksimalan Pemko Medan sebutnya sudah terlihat pada upaya relokasi yang diinginkan peternak.  Pemko Medan tak bisa menyiapkan lahan relokasi yang tak jauh dari rumah peternak. “Beberapa solusi yang diberikan, dan peternak meminta relokasi. Menurut saya, harus tetap win-win solution. Artinya, lahan relokasi yang diberikan jangan terlalu jauh. Agar peternak bisa melanjutkan kehidupannya,”  tegasnya (ari).

Pesta Rossoneri

AC Milan vs Cagliari

MILAN – Pesta scudetto ke-18 AC Milan di San Siro, kemarin dinihari, juga diwarnai dengan kemenangan telak 4-1 (3-1) atas tamunya Cagliari. Meski telah mengunci gelar, tapi tim berjuluk Rossoneri tersebut enggan mengendurkan tenaga.

Ya, tim besutan Massimiliano Allegri itu tidak ingin perayaan pesta mereka di depan publik sendiri diwarnai dengan kekalahan. Makanya, sejak babak pertama intensitas serang Milan sudah tinggi dan mereka akhirnya unggul 3-1.
Striker asal Brazil Robinho mencetak dua gol pada menit ke-22 dan 35, kemudian gelandang enerjik Gennaro Gattuso menambah satu gol pada menit ke-23. Cagliari sempat mencetak gol di menit ke-38 melalui Andrea Cossu.
Pada babak kedua, giliran Clarence Seedorf yang menambah gol pada menit ke-77.

“Kami semua ingin para pemain mengakhiri dengan mantap di kandang di hadapan fans dan pemilik klub,” bilang Allegri, seperti dilansir Football Italia.

Sejak pekan ke-36, dengan hasil seri tanpa gol di Olimpico, Roma, dengan tuan rumah AS Roma saja sudah cukup mengunci gelar. Makanya, laga kemarin dini hari sudah tidak lagi menentukan, hanya menjaga gengsi belaka.
Dari kubu Cagliari harus mengakui ketangguhan sang juara. “Kali ini kami menyaksikan bagaimana kami perlu bermain pada level tinggi ketika melawan tim seperti Milan. Anda akan sulit bangkit saat sudah tertinggal 0-2,” kata Roberto Donadoni, pelatih Cagliari.

Setelah memastikan kemenangan, skuad Milan kemudian menerima trofi dan penyerahan medali. Para pemain membawa keluarga mereka ke lapangan untuk merayakan scudetto. Juga gelandang Kevin Prince Boateng memenuhi nazar menari moonwalk ala Michael Jackson.

Rombongan skuad Milan juga sempat melakukan parade keliling kota Milan menggunakan bus dengan atap terbuka. Selain itu, Milan membentang spanduk yang tulisannya menyindir rival sekotanya Inter Milan yang sempat dominan sejak skandal Calciopoli terungkap pada 2006.

“18 Scudetto, semua kami dapatkan di lapangan,” tulis spanduk yang dibawa rombongan Milan. Yang dimaksud mereka adalah semua gelar Milan murni didapat di lapangan, berbeda dengan Inter yang mendapat satu gelar pemberian karena Juventus dihukum pada 2005-2006.

Allegri yang baru kali pertama merayakan scudetto sepanjang karirnya sebagai pemain maupun pelatih, sangat antusias. “Ini memang pengalaman pertama saya dan saya sangat bersemangat merayakannya,” kata Allegri.
Kemudian, owner Milan sekaligus perdana menteri Italia Silvio Berlusconi dalam pidatonya kembali mengumbar janji akan membeli pemain anyar pada awal musim depan.
“Senang melihat tahun lalu membeli sederet bintang, musim depan akan kami lakukan lagi,” katanya. (ham/jpnn)

Ubah Citra MTs Jadi Sekolah Favorit

MTs Al Ittihadiyah Jalan Karya Jaya

MEDAN- Untuk menyiapkan peserta didik yang terampil, mandiri dan memiliki keimanan, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Ittihadiyah mulai melakukan berbagai terobosan.

Beberapa langkah yang dilakukan sekolah yang berada di Jalan Karya Jaya Gang Karya VII, Pangkalan Masyhur ini diantaranya dengan menerapkan program pendidikan yang memadukan pendidikan umum dan agama.
Hal ini disampaikan Kepala Sekolah MTs, Al Ittihadiyah, Pamonoran  Siregar SPdi saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

“Selama ini orang masih beranggapan jika sekolah MTs Al Ittihidayah hanya diperuntukkan bagi orang  yang ingin ‘mengaji’ saja. Untuk itulah tugas kami kedepan untuk merubah pandangan masyarakat dengan terus melakukan perubahan pola pendidikan dengan menyeimbangkan pelajaran umum dan agama,” ungkapnya.

Adapun prosesnya itu sendiri lanjut Pamonoran, telah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan ini. Bahkan beberapa kemajuan telah dirasakan MTs Al Itthadiyah sejak empat tahun belakangan.

Terbukti jumlah peserta didik hampir setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Tentu saja menurut Pamonoran,  ini tak lain dikarenakan  tingkat kepercayaan orangtua dan wali siswa yang juga mengalami peningkatan.

“Empat tahun yang lalu kita sempat mengalami kemunduran baik sistem dan pola pendidikan maupun jumlah siswa yang hanya berkisar 54 orang. Namun hingga saat ini kita terus mengalami banyak kemajuan dengan peningkatan jumlah siswa menjadi 200-an lebih,” terangnya.

Dengan tetap memberikan pemahaman pendidikan secara Islami tanpa mengabaikan pendidikan umum, MTs Al Ittihadiyah merasa yakin kedepannya sekolah yang berdiri sejak tahun 1996 lalu itu akan terus mengalami peningkatan dengan melakukan berbagai pembenahan.

Kemajuan yang diraih MTs Al Ittihadiyah juga menurut Pamonoran karena sekolah itu juga menyediakan staf pengajar yang profesional dan terampil sesuai bidang yang dimilikinya.

Menurut Pamonoran sendiri hingga saat ini seluruh staf pengajar MTs Al Ittihadiyah merupakan lulusan S1 dari berbagai jurusan.

“Bahkan dari jumlah 17 staf pengajar yang masih aktif di MTs Al Ittihadiyah, lima orang diantaranya sedang persiapan dalam penyelesaian program S2,” tuturnya.

Namun peningkatan segi kualitas staf pengajar tak akan berjalan seimbang tanpa sarana yang memadai. Sehingga langkah kedepan yang akan terus dilakukan Yayasan MTs Alttihadiyah adalah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana dalam mendukung program pendidikan yang tengah dilakukan.
Salah satunya dengan menyediakan sarana laboratorium komputer dan internet  perpustakaan sesuai perkembangan zaman. (uma)

Lille Akhiri Puasa Gelar 56 Tahun

PARIS – Penantian panjang Lille OSC akan gelar akhirnya berakhir. Klub berjuluk Les Dogues itu menjuarai Piala Prancis setelah mengalahkan juara bertahan Paris Saint Germain 1-0 (0-0) pada final yang dihelat di Stade De France, kemarin dini hari.

Sukses mereka tersebut mengakhiri puasa gelar selama 56 tahun. Kali terakhir Lille berpesta gelar adalah pada 1955 di ajang yang sama. Makanya, keberhasilan itu disambut antusias dan juga menjadi modal berharga dalam upaya menjuarai Ligue 1 musim ini.

Kans Lille dobel gelar sangat besar. Pasalnya, saat kompetisi tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi, Lille memimpin klasemen sementara dengan koleksi 69 poin. Mereka unggul empat angka atas pesaing terdekat mereka Olympique Marseille.

Kemenangan Lille atas PSG sungguh dramatis. Bagaimana tidak, gol baru tercipta pada menit ke-89. Yang menjadi pahlawan kemenangan Lille adalah striker asal Polandia Ludovic Obraniak melalui sepakan bebasnya dekat area penalti.

Sejatinya, Lille memiliki peluang lagi untuk menambah keunggulan jelang bubaran dari titik penalti akibat pelanggaran kiper PSG Gregory Coupet terhadap Gervinho. Sayang, Mathieu Debuchy gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

“Saya sejatinya kecewa karena tidak dimainkan sejak menit pertama, tapi saya bangga karena akhirnya mencetak gol penentu kemenangan. Apalagi, ini adalah gelar pertama setelah lebih dari 50 tahun selalu gagal,” kata Obraniak, seperti dikutip Goal.

“Saya sungguh beruntung. Bola kebetulan berada pada posisi yang bagus dan saya menendang sekuat tenaga dengan harapan agar ada pemain lain yang siap menyambutnya, ternyata gol. Sama seperti yang pernah saya lakukan bagi Polandia,” kata Obraniak.

Kebahagiaan terlihat di mata Rudi Garcia, sang pelatih. “Tentu kami bahagia. Gelar ini sebagai penghargaan kepada pendukung,” bilangnya. (ham/jpnn)

Dilirik Liverpool, Inginkan Madrid

MUNICH-Real Madrid bukan satu-satunya klub yang menginginkan Hamit Altintop. Liverpool diam-diam sedang menjajagi kemungkinan memboyong pemain asal Turki itu ke Anfield.

Altintop akan meninggalkan Allianz Arena dengan status bebas transfer. Liverpool bisa mendapatkannya tanpa mengeluarkan sepeser pun, dan menggajinya tidak terlalu tinggi.

Real Madrid juga tertarik mendapatkan Altintop, karena tidak perlu mengeluarkan uang. Karl-Heinz Rummenigge, chairman Bayern Munich, juga menegaskan Los Blancos tertarik memboyong pemain yang akan dilepasnya musim panas ini.

Altintop gagal tampil reguler bersama Bayern sepanjang musim lalu. Ia relatif hanya tiga kali bermain 90 menit, dan belasan kali menjadi cadangan.

Jika Altintop menerima tawaran Real Madrid, pemain berusia 28 tahun itu kemungkinan mengalami hal sama di Santiago Bernabeu. Sedangkan Liverpool kemungkinan bisa memberinya banyak kesempatan bermain.
Namun Liverpool harus bisa meyakinkan Altintop bahwa Anfield adalah tempat yang tepat untuknya melanjutkan karier.

Altintop sendiri sempat dikabarkan akan kembali ke Turki, namun kalau ada tawaran dari Los Blancos, ia bisa saja berubah pikiran dan bergabung dengan tim besutan Jose Mourinho itu.

“Madrid termasuk klub besar dan terbaik di dunia. Tentu saja saya akan sangat senang kalau bisa bergabung dengan mereka. Tapi itu baru sekedar spekulasi karena sama sekali belum ada kontak dari mereka,” ungkapnya pada Marca.
“Saya belum memutuskan masa depan saya, tapi yang pasti saya akan pergi dari Jerman. Saya sendiri merasa terhormat bisa memperkuat Munchen selama empat tahun. Sayangnya di musim ini saya jarang mendapatkan kesempatan bermain sehingga tidak mendapat perpanjangan kontrak.”

Pemain berusia 28 tahun ini menyalahkan mantan pelatih Munchen, Louis van Gaal yang jarang menurunkannya pada musim ini. Ia hanya delapan kali menjadi starter di Bundesliga Jerman. Padahal pemain serba-bisa ini termasuk pemain utama sejak didatangkan dari Schalke pada 2007. Total, Altintop sudah 99 kali bermain dan mencetak 11 gol. (bbs/jpnn)