Home Blog Page 15260

United Untung Rp1 Triliun

BELUM pernah ada klub sepak bola di dunia yang sukses meraup pemasukan 100 juta pounds (Rp1,38 triliun) dalam semusim. Namun, Manchester United berpotensi merealisasikannya musim ini (2010-2011). Parameternya, laporan keuangan United yang diumumkan kemarin.

Sampai tiga perempat musim atau catatan pembukuan hingga 31 Maret 2011, United sudah mengantongi keuntungan 75,3 juta pounds atau lebih dari Rp1 triliun. Itu berarti mengalami kenaikan 33 persen dibandingkan periode yang sama musim lalu.

Sebagai catatan, keuntungan itu belum termasuk pundi-pundi uang yang dikeruk dari sukses menjuarai Premier League. Juga apabila memenangi Liga Champions di Wembley 28 Mei nanti.

Naiknya income United tak lepas dari kontribusi sektor sponsor. Sebagai catatan, Setan Merah “ sebutan United “ menggandeng 24 sponsor musim ini. Juga pemasukan tambahan 5,5 juta pounds (Rp 76 miliar) dari penjualan saham dari nilai total 29,5 juta pounds (Rp 409 miliar).

“Kenaikan pemasukan dari sponsorhip mampu menutup penurunan pemasukan dari tiket dan hak siar televisi dengan nominal 5 juta pounds (Rp 69 miliar)”. Demikian rilis United di situs resmi klub seperti dikutip di Soccernet.
Ya, turunnya penonton di Old Trafford musim ini merupakan imbas dari aksi protes fans United terhadap keluarga Glazer sebagai pemilik klub.

Fans menganggap Glazer-lah biang keladi atas utang menumpuk yang menjerat kubu Setan Merah sekarang ini. (dns/jpnn)

Gelar Sempurna

LISBON – Sungguh luar biasa performa FC Porto musim ini di Primeira Liga Portugal.
Kemenangan 2-0 (2-0) atas Maritimo pada pekan terakhir, membuat mereka mengakhiri musim tanpa terkalahkan. Modal berharga jelang final Europa League, 18 Mei nanti.

Meski sudah mengunci juara sejak kompetisi masih tersisa tujuh laga, tapi sama sekali Porto tidak mengendurkan permainannya saat bertandang ke Estadio dos Barreiros. Mereka langsung menggebrak sejak awal laga dan unggul 2-0 di babak pertama.

Gol kemenangan Porto diceploskan Varela di menit ke-21 dan Walter pada menit ke-32.
Porto pun mencatat 84 poin dari 27 kemenangan dan tiga kali seri. Mereka menjadi tim pertama yang melakukannya dalam 33 tahun terakhir di Liga Portugal.

Sebelumnya, klub yang mampu mencatat hasil fantastis dengan tidak terkalahkan sepanjang satu musim adalah Benfica ketika masih diperkuat Eusebio.

Sejatinya Benfica pernah mengakhiri musim tanpa kalah pada 1978 tapi gagal jadi juara.
“Apa yang kami capai sekarang sangat sulit dicapai dan kami bakal terus menyimpan kenangan ini selamanya,” bilang Andres Villas Boas, pelatih Porto, kepada SportTV.
“Kami sangat bangga atas setiap usaha yang telah kami kerjakan,” pungkasnya. (ham/jpnn)

Taylor Gagalkan Kemenangan Chelsea

Dramatis, sundulan Steven Taylor menggagalkan kemenangan Chelsea pada lanjutan Engkish Premier League (EPL) matchday ke-37 yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge.

Pada pertandingan kemarin (15/5) Newcastle United sukses mencuri satu poin di kandang Chelsea berkat sundulan kepala Steven Taylor di masa injury time sehingga memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2, Minggu (15/5).
Alhasil Chelsea gagal memetik poin penuh atas tamunya itu. Walau, sebelumnya tuan rumah sempat dua kali unggul namun akhirnya klub berjuluk The Blues harus puas mengakhiri laga dengan skor 2-2. Posisi Frank Lampard dkk. di urutan kedua pun belum aman.

Ya, dalam laga kemarin tuan rumah unggul duluan lewat gol cepat Branislav Ivanovic. Newcastle menyamakan skor di menit sepuluh lewat Jonas Gutierrez.

Di babak kedua Chelsea praktis menguasai pertandingan. Namun baru di menit ke-83 mereka berhasil menjaringkan bola. Tendangan bebas Frank Lampard gagal dijangkau kiper Tim Krul. Bola disambar Alex untuk membawa The Blues unggul 2-1.

Steven Taylor membuyarkan kemenangan tuan rumah berkat gol-nya di masa injury time.
Hasil ini membuat koleksi poin Chelsea menjadi 71 dan berada di urutan kedua. (net/jpnn)

PSB Lebih Cepat, Terima 225 Siswa Baru

SMP Negeri 1 Medan Terapkan Sistem RSBI

MEDAN-  Alumni SMP Negeri 1 Medan, dipersiapkan untuk bisa bersaing dengan alumni sekolah lain, khususnya sekolah yang berstandar internasional dalam melanjutkan pendidikan ke sekolah tingkat atas.

Kepala SMP Negeri 1 Medan, Drs H Ahmad Siregar mengatakan, tahun ini merupakan angkatan ke-5, yang bakal diterima di SMP Negeri 1 Medan dengan sistem Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

“Kami di SMP Negeri 1 Medan ini, sistem Penerimaan Siswa Baru (PSB) berbeda dengan 44 sekolah negeri lainnya yang ada di Kota Medan. Jadi kami lebih cepat PSB- Nya dibanding mereka,” ungkap Ahmad Siregar kepada wartawan koran ini di sekolahnya Jalan Bunga Asoka Medan.

Saat ini saja, sambung Ahmad Siregar proses PSB sudah masuk tahap seleksi administrasi. Tahun ini  calon siswa yang berminat sangat banyak, sementara siswa baru yang bakal diterima cuma 225 orang.

Namun demikian, kata Ahmad Siregar para pendaftar tersebut bakal diseleksi lagi sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Sesuai jadwal 30 Mei hingga 1 Juni mendatang, akan diadakan tes potensi akademik MIPA (Matematika dan IPA). Kemudian sambung Ahmad Siregar dilanjutkan dengan tes potensi akademik pengetahuan umum (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS dan PKn). Selain itu ada juga tes potensi non akademik yang meliputi tes kemampuan dasar komputer (Ms Word dan operator dasar Komputer).  Sebelum diumumkan pendaftar yang dinyatakan lulus pada 27 Juni mendatang, calon siswa juga wajib mengikuti tes wawancara dengan materi tentang pendidikan Matematika, IPA dan Bahasa Inggris.

Lantas apa yang membedakan RSBI dengan sekolah reguler lainnya? Ditanya begitu Ahmad Siregar menjawab banyak perbedaanya. Salah satu yang  mendasar adalah soal jam belajar di RSBI jam belajarnya 50 jam sehingga siswa pulang sekolah pukul 15.30 WIB, sementara sekolah reguler cuma 32 jam sehingga pulang sekolah pukul 14.00 WIB.

Selain itu, RSBI bahasa pengantar di kelas menggunakan bahasa Inggris, sementara sekolah reguler masih menggunakan bahasa Indonesia. Demikian juga sarana dan prasarana di RSBI yakni berbasis teknologi informasi seperti laptop, internet dan lain sebagainya. (dra)

ISL Makin Jauh

Mitra Kukar vs PSMS

TENGGARONG- Langkah PSMS lolos ke Indonesian Super  League (ISL) semakin berat. Kekalahan telak 3-1 atas Mitra Kukar di Babak Delapan Besar Liga Indonesia Minggu (15/5) membuat peluang ke semi final kian tipis.
Laga di Grup B tinggal sekali lagi. PSMS harus melewati hadangan Persiba Bantul di laga pamungkas yang digelar bersamaan Rabu (18/5) mendatang. Tentu bukan perkara mudah karena Persiba merupakan tim kuat dengan sejumlah pemain bagus.

Pada laga kontra tuan rumah Mitra Kukar, PSMS bermain cukup baik. Namun koordinasi di lini belakang dan tak berkutiknya lini depan menjadi masalah besar.  Tertinggal satu bola, PSMS tak menyerah untuk terus menyerang. Salah satu cara menyerang yang coba diperagakan PSMS adalah dengan memainkan umpan-umpan terobosan. Dan PSMS berhasil memperagakan cara menyerang seperti itu dengan target man, Gaston Castano. Sayang wasit berkali-kali menggagalkan serangan PSMS dan menaggapnya sebagai bentuk pelanggaran karena offiside. Dari layar kaca, tampak peluang dari Nopianto di babak pertama yang berhasil lolos dari jebakan offiside, namun lines man angkat bendera tanda offside. Selanjutnya ada peluang dari Gaston dan Donny Fernando Siregar yang juga dianulir lantaran offside. Sepanjang laga tercatat ada tiga umpan terobos manis yang lolos namun dianggap offside. Bahkan komentator laga sampai melontarkan tanda tanya terhadap keputusan wasit.

Selanjutnya PSMS kembali kebobolan lewat Franco Hita menit 28 dan JunaidiTagor Menit 67. Menjelang usai laga PSMS dapat gol hiburan lewat titik putih. Gaston yang ditunjuk jadi algojo mampu melaksanakan tugasnya di menit 86. Hasil itu tak berubah hingga usainya laga.  (ful)

Putra Pespa Tahan Tim Pra PON

MEDAN-Hasil mengejutkan diraih kesebelasan Putra Pespa saat menjamu tim sepak bola Sumut yang sedang melakukan persiapan sebelum berlaga di ajang Pra PON mendatang.

Itu terjadi saat anak asuh trio pelatih Rudi Saari ditahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 pada pertandingan yang berlangsung di lapangan Putra Pespa Marendal I, Sabtu (14/5).

Gol untuk Putra Pespa dilesakkan pemain yang juga kapten tim kesebelasan Pro Titan Suyatno pada menit ke-35, sedangkan gol balasan tim Pra PON Sumut dicetak Safri Koto pada menit ke-88.

Memang, pada pertandingan yang disaksikan tokoh sepak bola daerah setempat hingga Kades Marendal I Kustomo SH, tim Pra PON menguasai jalannya pertandingan, namun sulit menembus lini pertahanan tuan rumah. Jika pun mampu, tetap saja finishing touch Safri Koto dkk tak mampu membobol gawang Putra Pespa.
“Kami tak memikirkan hasil akhir, karena kami ingin mengetahui kelemahan tim ini demi perbaikan ke depan,” bilang Rudi Saari.

Terpisah, tokoh sepak bola Sumut Prof. Johar Arifin Husein mengatakan bahwa grafik naik turunnya performa sebuah tim sepak bola  adalah hal biasa. Untuk mengatasinya, Johar berharap agar tim Pra PON Sumut memperbanyak latih tanding, utamanya menghadapi tim-tim senior dengan kekuatan yang jauh lebih baik.
“Bukan perkara menang atau kalah. Terpenting adalah mengetahui, mengevaluasi dan segera melakukan perbaikan atas kesalahan yang terjadi di lapangan,” bilang Johar.

Kepada para pemain Johar berpesan untuk berlatih seserius mungkin demi meloloskan tim Sumut pada PON XVIII mendatang.

“Empat tahun lalu kita gagal. Itu sungguh memalukan karena sebelumnya Sumut dianggap sebagai salah satu kiblat sepak bola nasional. Jadi, saya berharap agar kegagalan serupa tak terjadi lagi,” imbuh Johar.
Di sisi lain Johar juga berpesan kepada para pemain bahwa bila Sumut mampu lolos ke PON XVIII mendatang, maka para pemain yang terlibat didalamnya akan memiliki masa depan yang cerah, sebab biasanya gelaran PON menjadi ajang pencarian pemain oleh tim pemandu bakat yang berasal dari klub-klub besar di tanah air.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Berlatihlah secara serius demi kejayaan sepak bola Sumut dan kejayaan pribadi menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Johar. (jun)

Arifin Tuding KN Banyak Salah

SURABAYA – Keputusan Komite Normalisasi (KN) PSSI yang mementahkan keputusan Komite Banding Pemilihan (KBP) PSSI diakui mengecewakan kubu Arifin Panigoro dan George Toisutta. Bahkan, Arifin menyebut KN sudah banyak menyalahi aturan.

“Mereka sudah banyak menyalahi aturan. Kalau orang sudah kepepet, jadi segala cara lah,” kata Arifin di Gelora 10 Nopember kemarin (15/5). Sayangnya, pengusaha nasional itu enggan berkomentar banyak ketika disinggung detil kesalahan KN.

Dia mengaku lupa karena kesalahan KN sudah sangat banyak. “Saking banyaknya saya gak hafal, tanya pada lawyer deh,” ujar bos Medco Group itu.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Kelompok 78 yang mendukung Arifin dan George, menggugat FIFA ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court Arbitrase in Sport/CAS) di Lausanne, Swiss. Mereka menggunakan jasa pengacara Patrick Mbaya yang juga mantan hakim CAS.

Sayangnya, Arifin masih menyimpan rapat-rapat keterangan soal proses gugatan hingga kemarin. Dia hanya mengatakan bahwa proses gugatan tersebut berlangsung cepat. “Menurut berita-berita terakhir, prosesnya sangat cepat. Maju banget, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini hasilnya jelas,” katanya.

Dia meyakini bahwa hasil gugatan itu akan memberikan efek positif untuk jernihnya karut marut Kongres PSSI yang dijadwalkan 20 Mei mendatang. Oleh sebab itu, Arifin juga mengaku optimistis bisa melaju di kongres tersebut.
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa dia (Mbaya) adalah orang yang kompeten. Banyak pengalaman, di dalam proses hukum bola ini,” tutur Arifin. Malahan, lanjut dia, Mbaya direncanakan hadir di Indonesia untuk memberikan penjelasan yang gamblang untuk meluruskan persoalan sepak bola nasional. (uan/jpnn)

Walau Krisis Pemain, Aspac Ngotot Sapu Bersih

JAKARTA-Dell Aspac Jakarta bertekad mencapai hasil terbaik pada turnamen basket internasional LA World Challenge di GOR Kertajaya Surabaya 17-21 Mei mendatang. Kondisi tim yang pincang, tidak membuat Aspac surut bertarung dalam turnamen peringatan ulang tahun ke-65 CLS itu.

Aspac memang tampil tidak dalam kondisi terbaiknya. Tiga pilar utama tim sedang menjalani pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) proyeksi SEA Games XXVI. Mereka adalah center M. Isman Thoyib, shooting guard Xaverius Prawiro, dan forward Pringgo Regowo.

Terakhir point guard utama Aspac Mario Gerungan terpaksa ditinggal di Jakarta. Dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara karena terkena demam berdarah. “Kami sekarang sedang krisis point guard,” kata Manajer Aspac Irawan “Kim Hong” Haryono saat dihubungi kemarin.
Aspac kemungkinan besar akan memainkan Fandi Andika Ramadhani sebagai starter. Dia akan diback-up oleh point guard cadangan Hendry Sudjana. Untunglah shooting guard Oki Wira Sanjaya siap bermain setelah terlempar dari timnas.

“Saya berada dalam kondisi yang fit. Saya termotivasi untuk bermain sebaik-baiknya. Terutama setelah (menjalani character building, Red) di Batujajar bersama timnas,” ujar Oki.

Meski krisis pemain Kim Hong tetap optimis terakit peluang timnya di turnamen ini. Apalagi, Aspac telah mengontrak pemain asal Amerika Serikat yang pernah bermain di Philippine Patriots, Anthony Johnson. Pemain yang sekarang berkair di klub St. Lucia itu akan diplot untuk bermain sebagai guard atau forward.
“Percuma kami mendatangkan pemain asing mahal-mahal kalau tidak juara. Kami yakin dengan pemain yang ada saat ini target itu bisa tercapai,” kata Kim Hong

Dia menilai datangnya Anthony di klubnya bakal membuat sisi pertahanan dan penyerangan semakin kuat. Kim Hong menyebut pemain bertinggi 197 cm itu jago dalam urusan rebound dan memiliki insting bagus untuk mencetak poin.
“Dia top skor di liga Basket Filipina, rata-rata poinnya 34 poin per-game, rebound-nya juga bagus, “diatas 10 rebound per-game,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Kim Hong, dia tidak ingin anak didiknya terlalu percaya diri. Pihaknya tetap menaruh waspada dengan tim-tim yang lain karena memang masih belum paham betul dengan karakter lawan yang akan dihadapi. “Mungkin tim asingnya ya kami harus waspada. Kalau dengan tim lokal yang tampil mungkin anak-anak sudah paham karakternya,” ungkap pria 53 tahun itu.

Sementara itu, pelatih Aspac Tjetjep Firmansyah mengatakan ingin menggabungkan kombinasi antara pemain muda dan pemain berpengalaman. Dengan begitu, lanjut Tjetjep, dalam National basketball League (NBL) Indonesia musim depan, timnya bakal semakin matang.

Tjetjep menegaskan bahwa manajemen ini Aspac mencapai target sapu bersih semua kemenangan. Dia mempersiapakan strategi tersendiri terutama untuk mengantisipasi permainan tim asing yakni Melaka Selection Malaysia, Gold Coast Scody All-Star Australia, maupun Sunlot Guang Tian Dui Tiongkok.(nur/aam/jpnn)

Dominasi Casey Stoner

Rossi Raih Podium Pertama

LE MANS – Pembalap Honda Casey Stoner mempertahankan dominasinya sejak free practice I MotoGP Prancis dengan menjadi juara yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (15/5) malam WIB. Sementara pembalap Ducati Valentino Rossi meraih podium pertamanya musim ini.

Stoner yang meraih start pertama sebenarnya sempat gagal mempertahankan posisinya saat balapan berlangsung. Rekan setimnya Dani Pedrosa sempat membayang-bayangi.

Tapi, Stoner terus mencetak fastest lap hingga akhirnya berhasil menyalip pembalap asal Spanyol itu.
Stoner terus mempertahankan jarak dengan Pedrosa, setidaknya hingga sampai sekitar 0,6 detik. Sedangkan Pedrosa mengalami nasib sial. Ketika bertarung dengan pembalap Gresini Honda Marco Simoncelli untuk mengambil alih posisi dua yang ditempati Pedrosa, ban keduanya bersentuhan yang mengakibatkan Pedrosa terpental dan menghantam trek.

Pedrosa tak mampu melanjutkan balapan. Ia berjalan sambil memegang bahu kanannya.
Kabar terakhir yang diertima Pedrosa Pedrosa kembali mengalami cedera. Kali ini di bahu kanannya. Insiden jatuhnya Pedrosa itu pun berdampak pada Simoncelli. Ia dianggap bersalah dan akhirnya harus menjalani hukuman drive-through penalty. Posisi Simoncelli merosot dan menjadi berkah bagi Rossi. The Doctor (sebutan Rossi) memacu motornya untuk melewati pembalap Yamaha Jorge Lorenzo. Namun tidak mudah. Mantan pembalap Yamaha itu terus dibayang-bayangi Lorenzo dan pembalap Repsol Honda Andrea Dovizioso. Rossi berhasil melewati Lorenzo namun tidak untuk Dovizioso. Tak lama setelahnya, Lorenzo kehilangan posisi setelah disalip oleh Andrea Dovizioso. Rossi dan Dovizioso bersaing untuk mendapatkan posisi kedua. Sedangkan Stoner sudah jauh meninggalkan keduanya denga berada di posisi terdepan.

Terjadilah duel antara Rossi dan Dovizioso. Seperti balapan di Portugal, Dovizioso kembali sukses memenangi duel dengan Rossi. Ia mengklaim finis di posisi dua dan jadilah Honda menempatkan dua pembalapnya mengakhiri balapan di dua posisi terdepan.

Namun demikian, kendati hanya finisi di posisi ketiga, Rossi boleh berpuas diri dulu karena ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan podium musim ini. (net/jpnn)

Dipukul Karena tak Mau Cat Rambut

Gara-gara tak mau disuruh mengecat rambut, Zulfikar Harahap (24), warga Jalan Gurila, Medan Tembung, dipukuli oleh temannya sesama anak punk, Muklis dan Dona. Zulfikar dipukul di depan terminal Aksara,
Jalan Aksara, Sabtu (14/5) malam 23.30 WIB. Tak senang atas perlakuan kedua temannya itu, Zulfikar pun membuat pengaduan ke Polsekta Percut Seituan malam itu juga.

Menurut Zulfikar saat membuat pengaduan di SPK Mapolsekta Percut Sei Tuan, dia disuruh Muklis dan Dona untuk mengecatkan rambut mereka. Permintaan tersebut ditolak Zulfikar, karena Mukhlis dan Dona mau terima bersih alias gratis, tanpa keluar uang.

“Karena tidak mau saya cat, tiba-tiba keduanya memukul kepala saya dan muka saya,” ungkapnya. Akibatnya, Zulfikar mengalami luka pada bagian kepala dan wajah.

“Kepala saya bocor dan muka saya bengkak-bengkak karena dipukul mereka. Mereka mau terima bersih tanpa ada keluar uang, siapa yang mau,” tambahnya saat ditanyai petugas SPK Polsekta Percut Seituan.
Kapolsekta Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak SH mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan petugas ke lokasi. “Laporan korban belum ada saya terima. Tapi, anggota sudah diturunkan ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus tersebut,” ungkap Maringan.(jon)