Home Blog Page 15286

Tolak Rujuk, Adik Ipar Dipukul

BELAWAN- Tak terima atas perlakuan abang ipar, Delima Ayu (23) warga Jalan Yos Sudarso, Lingkungan VIII Gang Pulau Tarakan, Medan Labuhan melaporkan abang iparnya, Nadin (30) ke Polsek Medan Labuhan.

Keterangan yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) menyebutkan, Nadin yang telah pisah ranjang selama setahun dengan Ida (28) mendatangi kembali Ida untuk meminta rujuk, tapi permintaan itu ditolak keluarga Ida.

Penolakan itu disampaikan langsung Delima untuk membela kakak kandungnya. Saat menyampaikan itulah, emosi Nadin berada dipuncaknya, akibatnya langsung menghajar Delima dengan menumbuk dan memukuli wanita itu.  “Kami keluarga memang sudah nggak suka dengan Nadin itu, karena itu kerjanya nggak jelas, tak bertanggung jawab dengan kakak aku, makanya kami tak mau dia rujukan dengan kakak kami,” kata Delima di kantor polisi. (ril/smg)

Ciptakan Alumni Mandiri

Poltekkes Fisioterapi YRSU Dr Rusdi

MEDAN- Di usianya ke-23 tahun, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Yayasan Rumah Sakit Umum (YRSU) Dr Rusdi Medan Jurusan Fisioterapi telah menamatkan 20 angkatan. Dari seluruh angkatan itu, 95 persen lebih telah terserap dunia kerja baik di institusi pemerintah, swasta maupun membuka praktek sendiri yang tersebar di seluruh provinsi di tanah air.

Hal ini disampaikan Ketua Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Dr Rusdi Medan, Harryjun K Siregar,Sst FT SPd, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa siang (10/5).

“Mengingat Jurusan Fisioterapi masih jarang dan hanya tersedia 20 institusi di Indonesia. Sehingga  membuka kesemptan  yang cukup besar bagi peserta didik untuk dapat bekerja di institusi pemerintah maupun swasta yang sangat membutuhkan tenaga SDM Physio terampil bagi program DIII, dan Physio Ahli, bagi program DIV, yang jarang tersedia. Bahkan tak jarang tamatan kita juga mampu mandiri dengan membuka praktek sendiri sesuai izin menteri kesehatan,” sebutnya.Dengan demikian, setiap alumni kita bisa juga hidup mandiri dengan membuka praktik, tanpa menjadi PNS.

Sesuai dengan kompetensinya, Poltekkes Dr Rusdi Medan masih terus konsen dalam menghasilkan lulusan fisioterapi yang handal dan siap bekerja.

Diantaranya yaitu dengan terus menjalin kerjasama dengan beberapa instansi pendidikan, rumah sakit, baik  di dalam maupun luar daerah Medan.

“Beberapa instansi yang masih menjalin kerja sama dengan kita, diantaranya Poltekkes Surakarta dan Fakultas Kesehtan Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam melakukan kegiatan praktek belajar,” sebutnya. Sehingga   dengan bentuk kerja sama itu, lanjut Harryjun, dapat menambah keterampilan mahasiswa sekaligus menyiapkan SDM yang handal professional.

Setidaknya hingga kini kampus yang berada di kawasan Jalan H Adam malik Medan, No 140-142 ini akan terus berusaha meningkatkan kegiatan belajar mengajar, produktifitas, dan kualitas lulusannya.
Sehingga ke depannya setiap lulusan Poltekkes Dr Rusdi Medan akan mampu menerapkan ilmu yang telah didapatnya sesuai dengan kapasitas ilmu yang telah didapatnya.(uma)

Selayang Pandang Tentang Alat Peraga

Telah sama kita maklumi bahwa minat peserta didik dalam belajar akan semakin besar apabila penyajiannya dilakukan dengan metoda-metoda yang menarik. Dewasa ini lazim disebut dengan istilah PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan serta Gembira dan Berbobot).

Satu diantaranya ialah melalui penggunaan alat-alat peraga. Dengan kata lain, di samping dapat mengkondisikan suasana KBM yang menyenangkan, maka alat-alat peraga juga akan berdampak ‘mendongkrak’ minat belajar dan daya nalar para siswa sehingga mereka pun memiliki kemampuan dalam melihat dan memahami hubungan antara ilmu yamg sedang dipelajari dengan lingkungan sekitarnya.

Maka sudah sepatutnya-lah kita selaku guru  menyadari sepenuhnya bahwa alat-alat peraga tersebut memang diperlukan dalam KBM yang akan kita lakukan, terutama untuk topik-topik (Standar Kompetensi/Kompetensi Dasar) tertentu.

Menyikapi hal dimaksud tentunya kita harus pula berusaha mencari, membuat atau bahkan sedikit berkorban dengan ‘merogoh kocek sendiri’ guna memperoleh bahan-bahan ataupun benda-benda yang akan dijadikan alat-alat peraga.  Terlebih lagi para guru yang lokasi sekolahnya berada di pelosok desa dan pemerintah atau pihak sekolah belum menyediakannya.

Maka segala sesuatu yang kita gunakan untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang dibicarakan adalah berfungsi sebagai alat peraga. Malah jika situasi dan kondisinya memungkinkan maka sebenarnya alat peraga yang terbaik ialah benda aslinya.

Rabindranath Tagore (seorang tokoh terkenal dari India) pernah menulis sebagai berikut:  “Kita dipaksa melepaskan dunia dan menerima sebagai gantinya sebuah tas tempat buku penuh dengan petunjuk-petunjuk. Bumi kita rampas dari tangan anak-anak untuk mengajarkan Ilmu Bumi

Bahasanya kita rebut untuk mengajarkan Tata Bahasa. Mereka haus akan penghayatan tetapi yang diberikan hanyalah deretan kejadian dengan tahun-tahun yang tidak sedikit jumlahnya”.
Tentu kita mengerti apa yang tersirat pada puisi di atas. Namun, juga tentunya akan sangat berat dan ada kalanya mustahil untuk menghadirkan sesuatu yang asli di depan mata.

Oleh karena itu, kata kuncinya adalah kemauan yang tulus. Mau meluangkan waktu dan menyumbangkan tenaga untuk berkreatifitas serta ikhlas dan rela menyisihkan dana yang sebetulnya tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan banyaknya fungsi dan manfaat yang bisa didapat, baik untuk kita sendiri sebagai guru maupun bagi anak-anak didik kita.

Sehelai kertas atau karton bekas, misalnya. Gambar-gambar yang kita gunting dari majalah atau surat- kabar. Juga benda-benda lain yang mungkin sekilas nampak tak berharaga dan terbuang percuma, sesungguhnya bisa kita pergunakan langsung atau dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi sebentuk ataupun berbagai macam alat peraga. Dan kalau kita ‘telaten’ menyimpannya (dikeluarkan dan dipakai pada saat memang diperlukan saja) tentu barang-barang tersebut akan awet dan tahan lama. Singkat kata, sekali atau satu macan alat yang dibuat maka akan terus bermanfaat sampai kita pensiun nanti.  Sekadar demikianlah serba sedikit yang dapat penulis paparkan tentang alat peraga. Seperti tertera pada judul tulisan:” Selayang Pandang” saja.(*)

Oleh: Drs Halim Mansyur Siregar
Guru SMP Negeri-2 Pegajahan, Serdang Bedagai

Pep Temui Keluarga Fabregas

AMBISI membawa pulang Cesc Fabregas ke Nou Camp, tak pernah lekang dari benak Barcelona. Setelah gagal dalam dua musim terakhir, klub kebanggaan Catalan itu kembali menyiapkan langkah baru menggaet kapten Arsenal tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, demi memuluskan langkah Barca merekrut Fabregas, pelatih Barca Josep Guardiola turun langsung.

Surat kabar terbitan Catalan GOL mengklaim, Guardiola sudah bertemu dengan keluarga pemain timnas Spanyol itu.
Langkah itu diambil Guardiola karena dalam beberapa pekan terakhir Fabregas mulai dikaitkan dengan beberapa klub lain seperti Real Madrid dan Chelsea.

Barca tidak ingin ketinggalan start dalam berburu Fabregas kendati mereka dianggap berada di urutan terdepan.
Tidak diungkap apa saja yang dibicarakan Guardiola dengan keluarga Fabregas. Namun, tersiar kabar bahwa mereka merencanakan pertemuan dengan Fabregas saat Barca bertanding di final Liga Champions melawan Manchester United di Wembley, 28 Mei nanti.

Fabregas sendiri sudah mulai frustasi dengan Arsenal. Sebab, bersama klub berjuluk The Gunners tersebut, mereka gagal meraih gelar selama enam tahun terakhir. Yang menyakitkan, pada  final Piala Carling,  Arsenal kalah atas Birmingham. (ham/jpnn)

Siapkan Pesta

Levante vs Barcelona

BARCELONA-Gelar juara La Liga Primera tampaknya tak berpindah ke klub lain. Juara bertahan Barcelona hanya menunggu waktu saja. Dan waktu yang paling tepat untuk itu adalah dinihari nanti saat bertandang ke markas Levante di Stadion  Ciutat de Valencia.

Saat ini Los Blaugranas (julukan Barcelona) mengungguli Madrid dengan selisih delapan angka dengan tiga laga tersisa. Barcelona menempati posisi teratas dengan nilai 91 dari 35 pertandingan.
Pesaing terdekatnya adalah Real Madrid yang mengoleksi 83 poin juga dari 35 laga. Artinya, satu angka saja sudah memastikan Lionel Messi dkk dimahkotai gelar.

Satu angka ini sepertinya bukan hal yang sulit untuk diraih tim arahan Pep Guardiola. Apalagi, di atas kertas Levante bukanlah lawan yang setara.

“Saya tidak peduli bagaimana cara kami memenangi (gelar), tetapi lebih cepat lebih baik,” kata Valdes dalam wawancara dengan situs klub.

Ambisi Blaugranas untuk meraih kemenangan atas Levante juga semakin tersulut karena tim ini berniat menyamakan rekor meraih 99  poin dalam semusim yang mereka petik tahun lalu.

Dengan tiga laga tersisa dan sembilan poin untuk dimenangi, maka Barca bisa melewati rekor tersebut dan maksimal merengkuh 100 poin. Sebagai catatan, usai menghadapi Levante, Los Cules akan menjamu Deportivo La Coruna dan tandang ke Malaga.

Untungnya, ketika ambisi kia membubung, di saat itu pula Barcelona bakal tampil komplet pasca pulihnya cedera yang dialami Bojan Krkick dan Maxwell.

Bojan Krkic menderita cedera lutut pada akhir bulan lalu ketika klubnya bersua Almeria. Sementara itu Maxwell menderita pergelangan  kunci paha sejak dua minggu yang lalu.

Seperti disitat dari Goal, Selasa (10/5) kubu Blaugrana  tampaknya siap untuk menurunkan dua pilarnya ketika bersua Levante,  Rabu (11/5).

Keberadaan mereka di tim tentu memicu semangat para pemain lain untuk meraih kemenangan.
Kini tim racikan Pep Guardioala ini tinggal menunggu kesembuhan Charles Puyol dan Adriano.
Sang Kapten sedang berjuang untuk dapat pulih lebih cepat agar dapat berlaga di partai final Liga Champions melawan Manchester United.

Terpisah striker Levante, Cristian Stuani mengatakan bahwa timnya takkan gentar menghadapi Barcelona.
“Pertandingan melawan Barcelona jelas laga yang sulit. Selain karena mereka calon juara La Liga Primera, tim ini pun finalis Liga Champions. Ini cukup untuk membuktikan kapasitas tim ini,” bilang Stuani.
Sementara itu pelatih Levante Luis garcia menuturkan bahwa timnya tidak dapat menurunkan Juanlu dan Asier del Horno akibat cedera.

“Del Horno segera menjalani operasi pada hari Selasa (17/5) guna memulihkan cedera achilles tendon,” ungkap Luis Garcia.

Absennya dua pemain senior ini tentunya mempermudah kerja pemain Barcelona yang menginginkan kemenangan, sehingga  gelar yang mereka raih musim ini terasa semakin sempurna, dan pesta pun menjadi lebih berkesan. (jun/bbs)

Lewati Target

PAMPLONA-Usai takluk 0-2 atas Barcelona pada 23 April lalu, Osasuna sukses meraih dua kemenangan beruntun, masing-masing atas Valencia (1-0) dan Real Zaragoza (3-1).

Menurut pelatih Osasuna Jose Luis Mendilibar, kemenangan atas Zaragoza merupakan sebuah bukti jika anak asuhnya mampu bersaing dengan tim manapun.

“Sebelum mengalahkan mereka (Osasuna, Red) kami juga mengalahkan tim papan atas Valencia. Saat itu banyak yang mengatakan bahwa kemenangan itu sebuah kebetulan, Tapi ketika sepekan kemudian kami meraih kemenangan di kandang Zaragoza, maka semua tudingan tadi pun sirna,” bilang Mendilibar.

Meski tim-tim lain mulai mewaspadai kekuatan Osasuna, namun Mendilibar menampik jika hal itu membuat timnya besar kepala. “Kami masih berpijak di bumi. Kami akan mengalahkan semua lawan, termasuk  Sevilla,” tambah Mendilibar.

Jika Mendilibar mampu membawa timnya meraih kemenangan atas Sevilla, maka dirinya telah melewati target yang diembankan manajemen, yakni meraih poin maksimal 41.

“Kami masih punya tiga pertandingan lagi ketika kami telah mencapai target yang dibebankan kepada kami” bilangnya.

Dari kutipan pelatih Osasuna tadi terbetik jika Osasuna pun mengincar kemenangan saat menjamu Sevilla di Stadion Reyno de Navarra, dinihari nanti. Pertanyaannya, akankah kubu Sevilla takut dengan gertakan kubu Osasuna?
“Tak sepantasnya kami absen di kompetisi Eropa, sebab sebelumnya kami merasakan persaingan di ajang Liga Champions. Kami harus meraih kemenangan atas tim mana pun sehingga kami bisa berlaga di kompetisi Eropa,” bilang pelatih Sevilla Gregorio Monzano.

Sayangnya, ketika Monzano mengapungkan tekadnya, di saat itu pula Sevilla kehilangan sejumlah pemain kunci akibat cedera. sebut saja nama-nama seperti Fernando Navarro yang menderita sobek tendon adduktor.
Cederanya Navarro menambah panjang daftar pemain yang cedera karena sebelumnya Sevilla telah kehilangan Jesus Navas, Ivan Rakitic, Alexis Ruano dan Martin Caceres.
“Akan kami maksimalkan skuad yang ada,” bilang Monzano. (jun)

Tevez Buruan Nomor Satu Madrid

MADRID – Bukan Florentino Perez, presiden Real Madrid, namanya bila cepat puas dengan bintang yang sudah dimiliki klubnya. Setelah mendapat Nuri Sahin dari Borussia Dortmund, Real langsung melakukan perburuan lanjutan.

Nah, untuk persiapan musim depan, menurut kabar yang dilansir El Mundo Deportivo, yang menjadi buruan utama klub berjuluk Los Blancos tersebut adalah striker Manchester City Carlos Tevez. Kebetulan, dia tidak betah di City.
Lagipula, entrenador Real Jose Mourinho juga sepakat yang menjadi target adalah Tevez. Setelah itu, disusul beberapa nama lainnya sebagai alternatif, seperti striker Athletic Bilbao Fernando Llorente dan penyerang Atletico Madrid Sergio Aguero.

Namun, Real harus bersaing dengan raksasa Italia Inter Milan dalam upaya menggaet Tevez. Demi mantan striker Manchester United tersebut Real menyiapkan 35 juta pounds atau setara Rp 490 miliar. Pendekatan Real juga cukup gencar.

Berdasarkan kabar yang dilansir Daily Mirror, manajer umum Real Jorge Valdano sudah melakukan pendekatan dengan Kia Joorabchian yang merupakan agen Tevez. Saat musim kompetisi berakhir, Real berencana melayangkan tawaran resmi ke City.

Kontrak Tevez sejatinya masih tersisa hingga 2013, tapi hubungannya yang buruk dengan manajer City Roberto Mancini membuat peluang Tevez hengkang sangat terbuka. Apalagi, pada Januari lalu dia sempat meminta agar dimasukkan dalam daftar jual.

Ketika Tevez masuk dalam daftar buruan utama, striker Real asal Prancis Karim Benzema dirumorkan akan dilepas. Begitu juga dengan striker pinjaman dari City Emmanuel Adebayor yang akan kembali ke klub asalnya.
Benzema sempat bersinar pada tengah musim ini ketika Gonzalo Higuain absen. Tapi, begitu Higuain kembali, dia harus duduk lagi di bangku cadangan. Apalagi dengan keberadaan Adebayor yang terkadang menjadi pemecah kebuntuan.

Musim depan, bila Tevez didatangkan, semakin sulit bagi Benzema untuk mendapatkan tempat. Namun, striker timnas Prancis itu tidak perlu khawatir. Marca mengklaim, Arsenal terpikat untuk mendatangkan Benzema untuk menjadi tandem bagi Robin van Persie.
The Gunners, julukan Arsenal, menyiapkan dana sebesar 22 juta pounds atau setara Rp 308 miliar untuk menggaet Benzema. Namun, segalanya masih bergantung kepada sukses atau tidaknya pembelian Tevez di bursa transfer musim panas nanti. (ham/jpnn)

Perebutan Terakhir

Inter Milan vs AS Roma

MILAN – Kepastian AC Milan merengkuh scudetto pada pekan ke-36 Serie A Liga Italia (7/5), membuat Coppa Italia menjadi satu-satunya gelar tersisa di ajang domestik Italia. Ini adalah kesempatan terakhir bagi Inter Milan dan AS Roma berjaya di akhir musim.Bagi Inter, setidaknya mereka sudah merebut Piala Dunia Antarklub 2010 lalu dan Piala Super Italia di awal musim. Namun, bagi Roma, inilah satu-satunya hadiah yang pantas dipersembahkan untuk pemilik anyar asal Amerika Serikat Thomas Di Benedetto.

Bicara peluang, Inter punya kans lebih besar untuk melaju ke partai puncak. Setidaknya, dini hari nanti, ketika menjamu Roma di Giuseppe Meazza, mereka hanya butuh seri. Sebab, mereka menang 1-0 pada first leg semifinal di Olimpico, Roma (19/4).

Sedangkan bagi Roma, kemenangan adalah harga mati. Untunglah, tim berjuluk Giallorossi itu mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Simone Perrotta dan Daniele De Rossi ke lapangan hijau. Keduanya tidak bisa bermain di Serie A karena skorsing tiga laga.

Sayang, sang kapten Francesco Totti masih belum bisa turun lapangan karena skorsing empat pertandingan di Coppa Italia. Sanksi itu dijatuhkan karena pelanggaran keras yang dilakukannya kepada striker bengal Mario Balotelli saat masih membela Inter.

Tanpa Totti, lini depan Roma akan dihuni Marco Borriello. Striker pinjaman dari AC Milan itu akan ditopang oleh Mirko Vucinic, Simone Perrotta, dan Fabio Simplicio. “Saya yakin Roma bisa memenangkannya,” kata John Arne Riise, bek Roma, seperti dikutip Goal.

Seiring dengan sulitnya Roma mengakhiri musim ini di empat besar, maka penebusan yang paling tepat adalah dengan memenangkan gelar. Saat ini di Serie A, Roma berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 60 poin.

Mereka tertinggal dua angka di belakang Udinese yang berada di posisi keempat. “Tampil di Liga Champions musim depan adalah tujuan kami. Juga kami ingin mencapai final Coppa Italia dan memenangkan sesuatu,” lanjut Riise.
Tugas lebih ringan diemban Inter. Cukup seri saja mereka sudah melaju ke final Coppa Italia. Inilah kesempatan bagi Leonardo untuk mengakhiri musim ini dengan gelar. Pembuktian bahwa keputusan Massimo Moratti, presiden Inter, memilihnya adalah tepat.

“Lupakan scudetto, itu sudah menjadi milik Milan. Kami harus berjuang lagi pada musim mendatang. Namun, kami masih punya peluang lain untuk berprestasi. Kami ingin memenangkan Coppa Italia,” kata Esteban Cambiasso, gelandang Inter, seperti dikutip Soccernet.

Sayang, menjamu Roma, Leonardo terpaksa harus mengubah pakem 4-3-1-2 ke 4-4-2. Penyebabnya, daftar panjang pemain yang cedera. Dejan Stankovic tidak berada dalam kondisi fit serta Weslet Sneijder dan Thiago Motta .
Sementara bek Yuto Nagatomo sudah kembali dari flu yang dideritanya. Tapi  Leonardo tampaknya akan memberikan kepercayaan kepada Christian Chivu untuk mengisi posisi bek kiri. (ham/jpnn)

Juve Melepas Zona Impian

TURIN – Juventus tampaknya harus kembali absen di pentas Liga Champions musim depan.  Peluang itu makin tipis setelah kemarin dini hari anak asuh Luigi Del Neri tersebut gagal meraih hasil maksimal.  I Bianconeri-julukan Juventus yang menjamu Chievo Verona di Olimpico, Turin, dipaksa bermain imbang 2-2.  Hasil seri ini sangat disesali pendukung Nyonya Tua-julukan lain Juventus.  Pasalnya, tuan rumah sempat memimpin 2-0.  Gol pertama lahir lewat eksekusi penalti Alessandro Del Piero pada menit ke-13.  Penalti diberikan wasit setelah terjadi pelanggaran pemain belakang Chievo terhadap Simone Pepe. Alessandro Matri menggandakan keunggulan pada menit ke-55.  Tapi, hanya dalam rentang waktu satu menit, Chievo mampu menceploskan dua gol.  Masing-masing lewat Fernando Uribe dan Gennari Sardo pada menit ke-68 dan 69.

“Ini pertandingan yang gila.  Dalam satu menit kami mengubur penampilan menawan yang telah kami lakukan. Tapi, saya pikir kami kurang beruntung,” keluh Del Neri kepada Football Italia.

“Kami tidak memiliki kedewasaan atau ketenangan untuk memenangkan pertandingan. Tendangan pemain kami juga mengenai tiang sebanyak dua kali, dan kemudian kami dihukum dalam satu menit,” lanjutnya. Del Piero pun melontarkan kecaman terhadap kinerja timnya. Menurutnya, hasil seri kemarin merupakan gambaran penampilan Juve sepanjang musim ini. “Ada sesuatu yang hilang, tapi jika kami tahu apa yang hilang,  pasti sudah kami perbaiki,” ujarnya.

Juve kini mengoleksi 57 poin.  Mereka masih tertinggal lima poin dari tim penghuni peringkat keempat klasemen (Udinese), yang merupakan batas akhir zona Liga Champions.  Dengan dua laga yang masih tersisa, sangat tipis harapan Juve mengganti posisi Udinese. (bas/jpnn)

Timnas Dilatih Legenda NBA

JAKARTA-Dukungan kepada Indonesia Development Camp (IDC) 2011 terus mengalir. Pada hari perdana Senin (9/5), dua tim yang berbasis di Jakarta Pelita Jaya (PJ) Esia dan Satria Muda (SM) Britama datang untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya yang mengikuti camp. Begitu juga pada hari kedua kemarin (10/5), beberapa pelatih tim NBL Indonesia juga datang ke Basketball Hall Senayan Trade Center (STC) Jakarta.

Pelatih Garuda Flexi Bandung W. Amran sengaja datang untuk menonton perkembangan pemain anggota pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) SEA Games XXVI. Begitu juga dengan asisten Garuda yang juga bekas pemain timnas A.F Rinaldo.

Amran mengatakan bahwa IDC 2011 sangat bagus untuk perkembangan timnas. Kelemahan-kelemahan, terutama segi defense, bisa diperbaiki pada program latihan intensif selama empat hari ini. ‘Secara materi saya lihat kualitasnya sangat bagus. Saya, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, memang memberikan dukungan penuh kepada timnas,’ kata mantan pelatih CLS Knights Surabaya itu.

Sehari sebelumnya, dukungan juga muncul dari pemain PJ dan SM. Mereka datang ke STC untuk menonton timnas dari tribun pinggir lapangan. Kehadiran para pemain itu memberikan suasana meriah. Sebab mereka kerap menyoraki penampilan kawan-kawannya di lapangan.

Kebetulan, komposisi timnas sangat kental diwarnai dua tim tersebut. Dari PJ ada enam pemain timnas seperti Ary Chandra, Dimas Aryo Dewanto, Andy ‘Batam’ Poedjakesuma, Fidyan Dini, Ponsianus ‘Koming’ Nyoman Indrawan, dan Romy C. Chandra.

Di bagian lain, juga terdapat enam pemain SM di timnas. Mereka adalah Faisal Julius Achmad, Amin Prihantono, Wellyanson Situmorang, Rony Gunawan, dan Christian Ronaldo Sitepu. Satu lagi adalah Mario Wuysang yang bermain untuk SM di kompetisi ASEAN Basketball League (ABL).

Pada hari yang sama, owner Dell Aspac Jakarta Irawan Haryono juga hadir. Dia sengaja datang untuk meminta tanda tangan Legenda NBA Ron Harper yang juga masuk jajaran staff pelatih. Kim Hong (begitu Irawan Haryono) dipanggil sengaja menyiapkan spidol, meminta tanda tangan di kaos dan topi.
‘Siapa sih yang tidak tahu Ron Harper. Ada legenda NBA di sini merupakan hal luar biasa. Saya yakin Ron bisa meningkatkan mentalitas beratanding anak-anak,” ujarnya.
Selain melihat Ron, Kim Hong juga memantau perkembangan anak buahnya di timnas. Kebetulan ada tiga pemain Aspac yang dipanggil pelatnas. Mereka adalah Pringgo Regowo, Xaverius Prawiro, dan Muhammad Isman Thoyib. (nur/diq/jpnn)