Home Blog Page 1534

PDI Perjuangan Sumut Daftarkan 100 Kadernya ke KPU Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumut mendaftarkan bakal calon anggota legislatifnya (Bacaleg) ke KPU, Kamis (11/5). Hal ini sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar seluruh kepengurusan PDI Perjuangan se-Indonesia mendaftarkan bacaleg secara serentak.

Dengan berjalan kaki, pendaftaran bacaleg PDI Perjuangan ke KPU Sumut dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon didampingi Sekretaris Sutarto dan fungsionaris lainnya, serta diikuti seluruh Bacaleg DPRD Sumut, sayap partai, kader, dan Satgas serta 10 orang dara melinial berpakaian adat yang merepresentasikan etnis di Sumut. Di samping itu, juga menampilkan atraksi Seni Pencak Silat sebagai seni bela diri asli Indonesia dan Paskibraka dengan membawa Bendera Merah Putih dan Bendera PDI Perjuangan.

Sepanjang jalan menuju kantor KPU, sekitar 1 km, rombangan kader PDI Perjuangan yang berbaris dan berjalan dengan tertib, mendapat perhatian khusus dari warga yang melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. Usai pendaftaran, Rapidin Simbolon menyampaikan, mereka mendaftarkan 100 orang Bacaleg PDI Perjuangan Sumut lengkap dengan memenuhi keterwakilan perempuan. “Tahapan berikutnya, tentunya kita menghormati seluruh tahapan dan mekanisme sesuai regulasi KPU,” kata Rapidin.

Rapidin mengungkapkan, PDI Perjuangan mendaftar ke KPU Sumut yang ketiga, sesuai nomor urut PDI Perjuangan yakni Nomor 3. “Ini tanda-tanda kemenangan,” ujarnya optimis.

Ketika ditanyakan terkait target PDI Perjuangan untuk menang di Sumut, Rapidin menjawab secara realistis. “Dengan solidnya tiga pilar partai (struktur partai, legislatif, dan kader di eksekutif) dan trend tingkat kepercayaan publik kepada PDI Perjuangan yang semakin meningkat, serta figur calon presiden yang telah diumumkan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yakni Gandjar Pronowo, kami menargetkan kemenangan 25 persen hingga 30 persen di Sumut,” tandasnya. (adz)

Bupati Asahan Pimpin Upacara Hardiknas

PIMPIN: ABupati Asahan Surya saat memimpin upara Hardiknas.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc memimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman UPTD SMP Negeri 3 Kisaran, Asahan, Selasa (2/05/2023).

Upacara yang diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila oleh Bupati, berjalan cukup khidmat.

Tak hanya rangkaian kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Asahan juga menyerahkan Piagam penghargaan kepada insan/stakeholder peduli Pendidikan dan berdedikasi tinggi terhadap dunia Pendidikan di Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia menyampaikan bahwa selama tiga tahun terakhir banyak perubahan besar telah terjadi.

“Dari ujung barat, sampai ujung timur Indonesia, sebanyak 24 episode Merdeka belajar yang sudah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu Pendidikan yang menuntun bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat,” ujar Surya.

Surya mengatakan, hari ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, khususnya di dunia pendidikan.

“Dengan merefleksikan hal-hal yang telah kita lakukan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita ke depan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar,” terangnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta upacara, para pendidik dan tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh penjuru Nusantara, khususnya di Kabupaten Asahan untuk memaknai momentum peringatan Hardiknas dengan meningkatkan kreasi dan inovasi demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Asahan.

“Perjalanan harus kita lanjutkan, perjuangan mesti kita teruskan, agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar dan bercita-cita. Oleh karena itu, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan Pendidikan, serta menuju masyarakat Asahan yang sejahtera, religius dan berkarakter,” punglasnya. (mag-10/ila)

Seleksi Menuju Peparnas 2024, Peparprovsu 2023 Diikuti 438 Atlet

BUKA: Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi ketika membuka Peparprovsu tahun 2023 di GOR Mini Futsal Jalan Pancing, Kamis (11/5) pagi. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 348 atlet dari 16 kabupaten/ kota bakal bersaing pada Pekan Pralimpik Provinsi Sumatera Utara (Peparprovsu) II tahun 2023. Mereka akan bersaing pada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Peparprovsu 2023 ini dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sumut, H Baharuddin Siagian MSi di GOR Mini Futsal Jalan Pancing, Kamis (11/5) pagi. Dalam sambutannya, Baharuddin Siagian meminta Peparprov kali kedua ini adalah momentum bagi NPC Sumut untuk menjaring atlet terbaik dari daerah.

Mereka nantinya akan dipantau oleh tim talent Scouting untuk perkuat Sumut pada Peparnas 2024. Harapannya, mereka akan menjadi atlet andalan Sumut untuk mengantarkan target yang terbaik di Peparnas.

“Maka, Peparprov NPC Sumut tahun ini adalah kesempatan untuk mencari bibit-bibit atlet sekaligus penerus seniornya yang sudah malang melintang ke event internasional. Nantinya, dari sinilah kita cari atlet itu, terutama untuk berlaga di Peparnas 2024 saat kita (Sumut) jadi tuan rumah,” pesan Baharuddin.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua KORMI Sumut ini optimis, Sumut bisa menjadi tuan rumah yang baik sekaligus sukses meraih prestasi terbaik pada Peparnas nanti. Apalagi, Sumut sejak awal targetkan bisa meraih juara umum pada Peparnas.

“Kalau pada peparnas di Papua dengan kekuatan atlet dan official 100 orang bisa masuk posisi lima besar. Saya yakin, pada Perparnas nanti dengan kekuatan yang lebih banyak Sumut bukan tidak mungkin tampil sebagai juara umum,” optimis Baharuddin.

Sebelumnya Sekjen NPC Indonesia, Ukun Rukaendi menilai Sumut merupakan salah satu provinsi yang selalu memberikan kontribusi bagi Indonesia terutama di event internasional. Maka, Ukun sangat optimis ajang Peparprov ini bisa menjaring atlet potensial yang nantinya menjadi harapan bagi Indonesia.

“Selama ini Sumut salah satu daerah yang berkontribusi besar mengirimkan atletnya untuk Indonesia. Maka, kami sangat berharap besar event seperti ini kiranya menjadi kalender event tetap sekaligus ini adalah pemanasan bagi Sumut untuk persiapan tuan rumah Peparnas 2024,” ucap Ukun.

Apalagi, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun sangat menginginkan Sumut bisa membuktikan menjadi tuan rumah terbaik dari provinsi lain yang sebelumnya ditunjuk menjadi tuan rumah Peparnas. Ukun juga berkeyakinan NPC Sumut bisa meraih juara umum pada Peparnas 2024, jika pembinaan atlet bisa dilakukan secara berjenjang.
“Tapi, juara umum harus diraih juga dengan sportivitas. Kita semua juga mendorong nantinya, Sumut bisa menyiapkan sarana dan prasarana venue cabang olahraga yang ramah lingkungan dan disabilitas. Kami optimis Sumut pasti bisa,” kata Ukun.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting berpesan kiranya seluruh pelatih dan pengurus sama-sama ikut memantau proses perlombaan di semua cabor guna melihat potensi peserta. Ajang Peparprov tahun ini sangat penting, karena akan diambil atlet-atlet terbaik yang nantinya bisa membela Sumut di Peparnas.

“Sekarang ini kita telah menyiapkan atlet Program Sumut Juara (PSJ) yang sebentar lagi akan membela Indonesia di ASEAN Para Games Kamboja. Makanya, mereka ini nantinya bakal mengikuti jejak – jejak seniornya di kancah internasional. Makanya kami NPC Sumut melihat event ini sangat penting untuk melihat apakah ada potensi atlet yang selanjutnya bisa kita bina lebih jauh,” kata Alan.

Ketua PB Peparprov Sumut, Maimun Masri menjelaskan event ini akan berlangsung selama 10-14 Mei. Total diikuti 438 atlet dan 77 official dengan total peserta mencapai 694 orang. Adapun 12 cabor yang dipertandingkan, yakni atletik, taekwondo, tenis meja, boccia, catur, panahan, angkat berat, tenis kursi roda, lawn bowls, bulutangkis, blind judo, dan renang.

“Sedangkan 16 kabupaten dan kota yang berpartisipasi, yakni Medan, Deliserdang, Binjai, Langkat, Sergai, Karo, Tebingtinggi, Asahan, Samosir, Padangsidempuan, Tapanuli Utara, Dairi, Tanjungbalai, Tapanuli Selatan, Batubara, dan Mandailing Natal,” jelasnya. (dek)

Posko THR Disnaker Medan Tangani 100 Kasus

Ilyan Chandra Simbolon.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H, Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) membuka posko layanan pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2023. Total, sebanyak 100 kasus masuk ke dalam layanan pengaduan THR Disnaker Kota Medan.

“Dari 100 kasus tersebut, sebanyak 65 kasus telah selesai kita tangani, 25 kasus masih dalam proses penanganan dan 10 kasus lainnya kita limpahkan ke Pemerintah Provinsi (Sumut),” ucap Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chandra Simbolon, Rabu (10/5).

Dikatakan Chandra, ada bermacam jenis masalah pembayaran THR yang disampaikan pekerja. Menindaklanjuti pengaduan itu, petugas Posko THR memanggil dan secara persuasif mendorong pihak perusahaan untuk memenuhi hak para pekerja tersebut.

“Untuk menindaklanjuti pengaduan pekerja, petugas Posko juga mendatangi pihak perusahaan dan meminta mereka mematuhi ketentuan soal pemberian THR,” ujarnya.

Dalam menjalankan Posko THR ini, sebelumnya Disnaker Medan telah membuka 7 nomor layanan pengaduan pengaduan untuk para pekerja yang terkendala dalam mendapatkan haknya tersebut sesuai dengan ketentuan peraturanperundangan yang berlaku.

Adapun ketujuh nomor layanan pengaduan THR itu, yakni 082166765529 (Marisi Sumatri Sinaga), 081263462281 (Marliana Yunita Sitanggang), 081284352150 (Maymoonah RM Sitanggang), 08116366603 (Jones Prapat), 085270720515 (Luhut Purba), 081376439444 (Lodewik Marpaung), dan 085262374485 (Arnold Pangaribuan).

“Ketujuh call center ini buka selama 24 jam dan setiap pengaduan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Itu semua nomor pegawai Disnaker yang bertugas untuk memastikan pemberian THR kepada pekerja berjalan dengan lancar dan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan layanan pengaduan ini, diharapkan pekerja yang mengalami masalah tidak terhalang ruang dan waktu untuk mengadukan permasalahan untuk kita tindaklanjuti.

“Jika satu nomor tidak menanggapi, bisa hubungi nomor lain. Artinya, dengan 7 nomor layanan ini kita berharap pekerja yang mengalami masalah dapat dengan mudah menyampaikan pengaduannya, serta tidak terbatas oleh ruang dan waktu,” ungkapnya.

Call center ini, lanjutnya, tidak hanya menangani pengaduan dari pekerja yang mengalami masalah dalam mendapatkan THR.

“Tapi lebih dari itu, pekerja juga dapat berkonsultasi tentang THR. Terbukti, pekerja dapat mengadukan keluhannya terkait THR dan aduan tersebut langsung kita tindaklanjuti,” pungkasnya. (map/ila)

Pemko Medan Perbaiki Jalan Rusak, Siapkan Anggaran Rp600 Miliar

KETERANGAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan keterangan kepada wartawan.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski telah melakukan banyak perbaikan, namun Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengakui masih adanya jalan-jalan rusak di Kota Medan, baik jalan rusak akibat proses sejumlah pembangunan yang tengah dilakukan, maupun jalan rusak karena sudah bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan.

Atas kondisi itu, Bobby menegaskan bahwa Pemko Medan akan segera memperbaiki jalan-jalan di Kota Medan yang masih mengalami kerusakan. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

“Pastinya sampai hari ini jalan rusak di Kota Medan masih ada, baik jalan rusak yang terjadi akibat pembangunan, maupun jalan rusak yang bertahun-tahun tidak diperbaiki.

Untuk jalan-jalan yang rusak akibat pembangunan, akan langsung kita perbaiki setelah pembangunan selesai. Yang lain juga akan kita perbaiki,” ucap Bobby, Selasa (10/5) sore.

Sebagai contoh jalan rusak yang terjadi akibat pembangunan, kata Bobby, yakni di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Saat mengunjungi Danau Martubung pada Senin (8/5) lalu, Bobby melihat adanya infrastruktur jalan yang rusak akibat pembangunan yang tengah berlangsung, yaitu pembangunan kolam retensi.

“Kalau divideoin dan dilaporkan sama Pak Presiden, mungkin Pak Presiden tidak mengira kalau itu bukan di Kota Medan,” ujarnya.

Selain kolam retensi, sambung Bobby, pembangunan turap Parit Belanda yang menggunakan alat-alat berat yang intens melintas juga menyebabkan jalan tersebut mengalami kerusakan. “Begitu juga dengan pembangunan Islamic Centre,” katanya.

Untuk itu, Bobby kembali berjanji bahwa perbaikan jalan yang rusak akan segera dilakukan usai pembangunan selesai.

“Kami pun berupaya semasa pembangunan berlangsung, minimal jalan yang ada jangan sampai rusak sekali,” tuturnya.

Begitu juga dengan jalan rusak yang selama ini belum diperbaiki, Bobby Nasution mengatakan bahwa Pemko Medan juga akan memperbaikinya guna meminimalisir jalan rusak yang ada.

Untuk merealisasikannya, Pemko Medan telah menganggarkan Rp600 Miliar untuk perbaikan jalan melalui APBD Kota Medan tahun 2023.

“Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi telah menganggarkan Rp.1,4 triliun untuk perbaikan infrastruktur baik jalan dan drainase. Khusus perbaikan jalan, anggarannya sekitar Rp.600 miliar,” pungkasnya. (map/ila)

Hari ke-11 Pendaftaran, PDIP Medan Jadi Parpol Pertama Mendaftar ke KPU

DAFTAR: Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyam, Sekretaris Robi Barus, Bendahara Boydo, saat mendaftar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC PDI Perjuangan Kota Medan mendaftarkan nama-nama Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) nya untuk bertarung pada pemilihan legislatif Kota Medan yang merupakan bagian dari rangkaian Pemilu 2024 mendatang ke kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan No.37, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (11/5/2023) pagi.

Pendaftaran tersebut dilakukan langsung Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE didampingi Sekretaris Robi Barus, Bendahara Boydo H.K. Panjaitan, serta sejumlah pengurus DPC PDIP Kota Medan lainnya.

Seperti diketahui, PDIP Kota Medan menjadi parpol pertama yang mendaftarkan nama-nama Bacaleg nya ke KPU Medan untuk mengikuti proses verifikasi data Pemilu 2024 ke KPU Kota Medan. Sebab meski dibuka sejak 1 Mei 2023 lalu, belum ada satu parpol pun yang mendaftarkan nama-nama Bacalegnya ke KPU Medan hingga 10 Mei 2023.

“Sesuai instruksi dari pimpinan, hari ini kami mendaftar serentak secara nasional. Dan terima kasih, kami disambut dengan baik dan penuh keakraban oleh Ketua KPU Kota Medan, Ketua Bawaslu dan segenap jajaran,” ucap Hasyim.

Menurut Hasyim yang juga Ketua DPRD Medan tersebut, saat ini pengurus DPC PDI-P kota Medan telah menetapkan 50 orang Bacaleg potensial dari 5 Dapil di Kota Medan. Hasyim mengatakan, bahwa data yang disampaikan pihaknya ke KPU Medan telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh KPU Medan.

Terkait target, Hasyim mengatakan bahwa PDIP Kota Medan menargetkan raihan 14 kursi di DPRD Medan untuk periodesasi 2024 – 2029 atau naik 4 kursi dari raihan 10 kursi yang didapatkan PDIP Medan pada periodesasi 2019 – 2024.

“Data yang kita serahkan tadi telah selesai diverifikasi, dan dinyatakan lengkap oleh KPU Medan. Untuk target, kami optimis akan merebut 14 kursi dilembaga Legeslatif dalam pesta demokrasi 2024 nanti,” ujar Pimpinan DPRD Kota Medan tersebut.

Hasyim pun menjelaskan, dari 10 Anggota Legislatif di DPRD Medan saat ini, 9 diantaranya akan kembali mengikuti kontestasi pileg di tingkat Kota Medan (DPRD Medan). Sedangkan 1 orang lainnya, yakni dirinya sendiri (Hasyim SE), akan mengikuti kontestasi pileg di tingkat Provinsi Sumut (DPRD Sumut).

“Dari 10 orang kader kita di DPRD Medan, 9 orang tetap di daftarkan ke KPU Medan. Sedangkan 1 orang lagi, saya sendiri, dipercaya ke DPRD Sumut. Kita doakan saja agar tercapai,” kata Hasyim.

Seperti diketahui, adapun nama ke-10 kader PDIP yang duduk saat ini sebagai Anggota DPRD Medan, yakni Hasyim SE, Robi Barus, Daniel Pinem, Margaret MS, Hendri Duin, Edward Hutabarat, Johannes Haratua Hutagalung, Wong Cun Sen, Paul Mei Anton Simanjuntak, dan David Roni Ganda Sinaga.

Total kuota kursi DPRD Medan berjumlah 50 kursi. Dari 50 kursi tersebut dibagi menjadi 5 daerah pemilihan (dapil) yakni Dapil Medan 1 sebanyak 7 kursi, Dapil Medan 2 sebanyak 9 kursi, Dapil Medan 3 sebanyak 12 kursi, Dapil Medan 4 sebanyak 10 kursi dan Dapil Medan 5 sebanyak 12 kursi.

Berikut Dapil Kecamatan Pemilu 2024 di Medan :

Dapil 1 (Alokasi 7 Kursi), Kecamatan Medan Helvetia, Kecamatan Medan Barat, Kecamatan Medan Baru, Kecamatan Medan Petisah.

Dapil 2 (Alokasi 9 Kursi), Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Marelan, dan Kecamatan Medan Labuhan.

Dapil 3 (Alokasi 12 Kursi) yaknk Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur.

Dapil 4 (Alokasi 10 Kursi) yaitu, Kecamatan Medan Kota, Kecamatan Medan Denai, Kecamatan Medan Amplas, Kecamatan Medan Area.

Dapil 5 (Alokasi 12 Kursi), yakni Kecamatan Medan Sunggal, Kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Maimun, Kecamatan Medan Poloniadan Kecamatan Medan Selayang.

Amatan wartawan, pendaftaran tersebut diterima langsung Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik didampingi komisioner KPU Medan, Rinaldi Khair.
(map/ila)

TGS Ganjar Sumut Gelar Pelatihan Menyembelih Hewan Kurban Jelang Idul Adha

TGS Ganjar Sumut saat menggelar pelatihan menyembelih Hewan Kurban Jelang Iduladha di Majelis Taklim Musyawarah Kecamatan Medan Johor, Sumut, Rabu sore (10/5/2023). (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelatihan menyembelih hewan kurban jadi cara relawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di Majelis Taklim Musyawarah Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu sore (10/5/2023).

Koordinator Wilayah (Korwil) Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumatera Utara, Zulpi Andika mengatakan kegiatan kali ini berjalan lancar sesuai sasaran yakni kelompok keagamaan.

“Yang menjadi sasaran kami adalah, pertama, majelis-majelis taklim, BKM (Badan Kemakmuran Masjid) dan remaja-remaja masjid yang ada di Sumatera Utara,” kata Zulpi.

Dari beberapa kegiatan yang diselenggarakan relawan Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumatera Utara, masyarakat mulai menyukai sosok Ganjar Pranowo.

“Alhamdulillah respons masyarakat mulai positif, mulai membaik. Artinya, ada harapan-harapan masyarakat kepada Pak Ganjar,” ujar Zulpi.

Kelompok relawan tersebut bertekad untuk terus melaksanakan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat di Sumatera Utara.

Di antaranya, akan menggelar pelatihan mendidik anak bagi orang tua hingga pelatihan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar.

Selain itu, relawan Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumatera Utara juga kerap membagikan bantuan bagi masyarakat. Seperti halnya pada kesempatan kali ini, mereka memberikan buku-buku pelajaran agama hingga alat menyembelih hewan.

“Insyaallah dalam beberapa waktu lagi kami akan menghadapi hari raya kurban. Itulah salah satu alasan kami membuat pelatihan ini. Karena memang, secara umum masyarakat sangat minim mengetahui teknik cara penyembelihan,” tutur Zulpi.

Tak heran, kegiatan pelatihan menyembelih hewan kurban tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh para peserta yang hadir, baik kaum laki-laki maupun perempuan.

Salah seorang peserta pelatihan tersebut, M Ilyas mengaku banyak mendapatkan ilmu dalam pelatihan yang disampaikan Ustaz Muhammad Thohir selaku pemateri.

“Memang sepele masalah penyembelihan hewan, (tapi) kita khawatir penyembelihan itu halal atau haram. Bukan sekadar (disembelih sampai) mati saja,” ujar Ilyas.

Dalam pemaparannya, Ustadz Thohir menjelaskan penyembelihan hewan pada momentum Kurban atau selain itu, harus sesuai dengan syariat Islam. Sebab, hewan yang disembelih asal-asalan bisa membuat daging hewan tersebut haram untuk dikonsumsi.

Dalam pelaksanaannya, penyembelihan hewan bisa dilakukan laki-laki maupun perempuan yang beragama Islam. Namun, dalam momentum Kurban hanya dilakukan oleh laki-laki dengan syarat tertentu.

Ustaz Thohir mengatakan penyembelihan hewan dimulai dengan membaca bismillah sebagai salah satu syarat sahnya menurut sebagian besar mazhab.

Penyembelihan itu pun diharuskan memotong dua urat nadi untuk memastikan hewan tewas dalam waktu singkat. Karena itu, Ustadz Thohir menyarankan pisau yang digunakan itu sangat tajam sehingga tidak menyiksa hewan yang akan disembelih.

Lebih lanjut, ia menjelaskan waktu penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Iduladha. Apabila diperlukan bisa pada malam hari, tapi kalau tidak ada kebutuhan mendesak hukumnya makruh. (rel/tri)

Kadis Pendidikan Provinsi Sumut Kunjungi SMA Negeri 1 Telukdalam

Menyaksikan : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera, Dr. H. Asren Nasution, MA ketika menyaksikan lompat batu dari siswa SMA Negeri 1 Telukdalam.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Asren Nasution, MA meng unjungi sekolah SMA Negeri 1 Telukdalam. Kamis, (11/5/2023) dalam rangka rapat koordinasi di wilayah cabang XIV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Kadis Provinsi Sumatera Utara disambut hangat dengan tarian-tarian dan lompat batu oleh siswa/siswi SMA Negeri 1 Telukdalam, dan seluruh kepala sekolah SMA/SMK di Kabupaten Nias Selatan wilayah cabang XIV Provinsi Sumatera Utara.

Dr. H. Asren Nasution, MA ketika diwawancarai sejumlah awak media mengatakan bahwa kunjungan kali ini untuk mendampingi pansus LKPJ Provinsi Sumatera Utara di Kepulauan Nias. Tetapi di sela itu juga sudah lama ia menginginkan untuk datang di Wilayah Cabang XIV, khususnya di Kabupaten Nias.

“Tujuan kunjungan saya di Kabupaten Nias Selatan wilayah cabang XIV adalah untuk mendampingi pansus LKPJ Provinsi Sumatera Utara, dan sekaligus juga menempatkan melihat sekolah SMA Negeri 1 Telukdalam,” kata Dr. H. Asren Nasution, MA.

Kadis Provinsi Sumut mengaku kaget dan tidak menduga jika penyambutan semeriah ini dari siswa/siswi SMA Negeri 1 Telukdalam.

“Tapi hari ini saya menyampaikan kekaguman dan hormat saya kepada sekolah SMA Negeri 1 Telukdalam dimana anak-anak yang jauh dari ibu kota memberikan kehormatan bagi kami,” ungkapnya.

Dr. H. Asren Nasution, MA menyampaikan, dengan kunjungan seperti ini, apalagi melihat antusias anak-anak begitu besar, tentu menjadi agendanya untuk melihat prospek pendidikan khususnya di Kabupaten Nias Selatan.

“Kita punya wakil rakyat yang pro aktif yang sering tempat kita diskusi, dan akan diskusikan lagi dengan komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara terutama kepada wakil rakyat dari Kepulauan Nias apa langkah-langkah kita ke depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama di SMA Negeri 1 Telukdalam yang kunjungi ini,” ujarnya.

“Luar biasa, saya mohon maaf sudah sangat banyak sekolah yang saya kunjungi tak terhitung lagi termasuk di kota-kota besar, tetapi begitu saya menginjak atau berkunjung di Sekolah SMA Negeri 1 Telukdalam luar biasa tertibnya anak-anak dalam penyambutan yang meraih,” imbuhnya lagi.

Menurutnya, salah satu kelebihan yang mengesankan baginya adalah mereka paham dalam menunggu tamu akan datang hormatnya luar biasa walaupun tempatnya terbatas tapi mereka berbaris dengan rapi dan pakaian siswi anak SMA Negeri 1 Telukdalam.
Apalagi, sangat bagus pakaian sekolah yang ideal. Ini menjadi catatan khusus baginya untuk SMA Negeri 1 Telukdalam.

“Saya akan minta kepada kepala Cabang XIV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Yasokhi Hia untuk mencatat keperluan sarana prasarana yang mendesak dan penting untuk kita bantu di tiap-tiap sekolah yang di kepulauan Nias,” kata Dr. H. Asren Nasution, MA.

Kemudian ia juga menyampaikan bahwa dari segi anggaran, ia juga akan minta penguatan dari Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara dimana hari ini ikut bersama dirinya. Sebab, Komisi E ini merupakan mitra kerja dari pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. (mag8/ila)

Diduga Curang, 7 Peserta UTBK-SNBT 2023 di USU Diamankan

Barang bukti disita.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Diduga melakukan kecurangan, sebanyak 7 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer, Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) 2023 di Universitas Sumatera Utara (USU) diamankan pengawasan ujian tersebut, Rabu (10/5/2023) kemarin.

Ketujuh peserta itu, mengikuti UTBK-SNBT Fakultas Kedokteran sebanyak 4 peserta, Fakultas Keperawatan 1 peserta, FISIP 1 peserta dan Fakultas Psikologi 1 peserta. Seluruhnya, diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian, untuk dilakukan penyelidikan.

“Kita apresiasi pengawas ruangan yang sigap melakukan pemeriksaan sehingga upaya kecurangan bisa digagalkan. Ke depan, pihak USU akan memperketat prosedur pengawasan,” ucap Wakil Rektor I USU, Dr Edy Ikhsan, Kamis (11/5/2023).

Edy mengungkapkan bahwa temuan tindak kecurangan tersebut pertama kali ditemukan oleh pengawas ruangan yang mencurigai tindak tanduk peserta yang mencurigakan.

“Setelahnya, pihak pengawas melakukan prosedur pemeriksaan menggunakan metal detector dan hasilnya ditemukan beberapa alat rekam yang dipasang di badan mereka,” sebut Edy.

Terkait dengan penanganan dan proses hukum kepada tujuh peserta yang melakukan kecurangan, Edy menegaskan pihak USU menyerahkannya kepada prosedur hukum yang berlaku. USU sendiri berharap polisi bisa membongkar kasus ini karena ada juga dugaan sindikat bimbingan belajar yang bermain.

“Kalau kita lihat pola-pola yang dilakukan sepertinya ini berjaringan. Alat yang mereka gunakan, pakaian yang digunakan serta keterangan dari beberapa pelaku yang seragam mengarah kepada hal itu. Tapi sekali lagi itu ranahnya pihak yang berwajib,” katanya.

Edy yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan UTBK 2023 di USU menjelaskan, kasus juga sudah dilaporkan ke panitia pusat Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menanggungjawabi pelaksanaan UTBK secara nasional.

Edy mengatakan bahwa pengawas yang bertugas di UTBK USU sudah dibekali dengan pemahaman dan pengenalan alat-alat yang biasa digunakan dalam tindak kecurangan UTBK. USU juga menyediakan metal detector untuk mendeteksi kandungan logam yang terdapat dalam alat-alat elektronik seperti handphone, alat rekam visual dan audio.

Untuk diketahui, USU melaksanakan UTBK-SNBT berlangsung sejak 8 hingga 13 Mei 2023 pada gelombang pertama. Kemudian, gelombang kedua akan digelar pada 22 hingga 28 Mei 2023. UTBK USU sendiri dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang dengan total peserta 38.260.

Edy juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan dan apalagi terlibat praktik curang. USU sendiri tidak mentoleransi tindak kecurangan tersebut.

“Sehingga kita mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan agar memberi efek jera kepada para pelaku. Pengungkapan kasus ini juga diharapkan menjadi pembelajaran kepada panitia UTBK di lokasi ujian lainnya untuk lebih waspada terhadap praktik kecurangan,” pungkas Edy.(gus/ila)