Home Blog Page 1536

SAE Kembangkan Potensi Pertanian dan Perkebunan, WBP Rutan Kabanjahe Panen Jagung

KARO, SUMUTPOS.CO – Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas 2B Kabanjahe, terus mengembangkan potensinya, terutama dalam bidang pertanian dan perkebunan. Pengoptimalan lahan kosong dalam budidaya berbagai jenis tanaman, gencar dilakukan. Satu di antaranya tanaman jagung pioner. Varietes ini tumbuh subur di lahan SAE dan sukses panen dengan hasil memuaskan, meski dengan lahan yang terbilang minim.

Rabu (10/5) pagi, Kepala Rutan Kelas 2B Kabanjahe, Chandra Syahputra Tarigan, ikut melakukan panen jagung di lahan SAE tersebut. Diikuti staf bimker dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) asimilasi. Panen tersebut, pun menghasilkan 300 kilogram jagung.

Terhadap hasil panen, Chandra mengapresiasi kerja keras WBP asimilasi, serta kinerja petugas dalam melakukan pembinaan dan pendampingan selama proses budidaya jagung.

“Ini merupakan kesekian kalinya SAE melakukan panen. Panen ini menunjukkan keberhasilan kegiatan pembinaan di SAE, dengan tujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada WBP sebelum mereka bebas. Sehingga dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat ketika bebas nanti,” ungkap Chandra.

Lebih lanjut, Chandra menuturkan, budidaya jagung merupakan wujud kontribusi Rutan Kabanjahe dalam mendukung ketahanan pangan nasional, melalui peningkatan produksi jagung.

Diketahui, sebanyak 5 WBP menjalani program pembinaan di SAE, dengan pengawasan dan pembinaan oleh petugas. Selain jagung, berbagai jenis tanaman dibudidayakan di SAE, seperti sawi pahit dan cabe. Selain itu, juga dibudidayakan ikan lele dengan metode bioflog. (deo/saz)

Film Tulang Belulang Tulang, Gelar Syuting Perdana di Humbahas

POTONG TUMPENG: Unsur pendukung film Tulang Belulang Tulang saat melakukan pemotongan nasi tumpeng sebagai syukuran syuting perdana di Coffee Hotel Ayola Doloksanggul, Selasa (9/5) malam.Dedy Simbolon/Sumut Pos.

SUMUTPOS.CO – Film berjudul ‘Tulang Belulang Tulang’, yang merupakan karya Sammaria Sari Simanjuntak, syuting perdana di Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Selasa (9/5) lalu. Dan syuting film ini akan berlangsung selama 22 hari di kawasan Danau Toba.

Tulang Belulang Tulang yang merupakan hasil karya Sammaria bersama Lies Nanci Supangkat, diproduksi Adhya Pictures dan Pomp Films, serta didukung Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek.

Menurut Sammaria, film ini terinspirasi dari upacara adat Batak, yakni mangokkal holi. Yang merupakan adat istiadat kebanggaan suku Batak, dalam pemindahan tulang belulang leluhur.

Upacara adat ini, dilakukan dengan membongkar kembali makam (udean) untuk mengumpulkan sisa tulang belulang (holi-holi) dan menempatkannya ke tugu (simin). Mangokkal holi berlangsung dalam rangkaian upacara adat, baik sebelum, saat, dan setelah makam digali dan tulang belulang dikumpulkan.

“Pelaksanaan mangokkal holi ini bukanlah tradisi sembarangan, karena harus dilakukan sesuai dengan adat Batak. Hal ini karena marga yang menggelar mangokkal holi harus menjamu seluruh keluarga besar dan tetangga kampung yang ada,” ungkap Sammaria.

Di samping itu, Stering Committe Indonesiana Film, Ricky Pesik mengatakan, dalam film ini juga disediakan kain ulos yang dilambangkan sebagai simbol pengharapan, agar keturunan orang yang sudah meninggal tersebut, selalu diiringi dengan keberkahan.

Menurutnya, ide cerita film itu sangat menarik. Sebuah drama komedi keluarga yang sarat dengan pesan moral dan muatan lokal. Tidak menggurui, namun sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, karena kemasannya yang ringan.

“Kami yakin film ini bisa menjadi hiburan dan penambah pengetahuan budaya lokal,” jelas Ricky, didampingi Shierly Kosasi selaku VP Adhya Pictures.

Sementara itu, Direktur Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, mengapresiasi pelaksanaan produksi film itu, sebagai satu cara pelestarian dan pemajuan kebudayaan. Terlebih Indonesia memiliki budaya yang dapat dipublikasikan melalui film.

Selain menggambarkan nilai-nilai hidup pada masyarakat adat, film ini juga memiliki nilai kearifan lokal yang menarik untuk masyarakat.

“Kemendikbudristek terus memprioritaskan kebebasan masyarakat dalam berkarya, tentunya untuk mengembangkan nilai-nilai budaya, satu di antaranya melalui film,” tegas jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kemendikbudristek akan terus berkomitmen melalui berbagai program strategis, guna mendukung film berbasis lokal yang bernilai global. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kesempatan yang diberikan, serta dukungan kepada para sisneas Indonesia, untuk bersaing di kancah internasional.

“Contohnya, beberapa film hasil kompetisi produksi film pendek dari 2021 dan 2022 yang memenangkan penghargaan bergengsi di luar negeri. Seperti ‘Kabar dari Kubur’ yang menang pada Viddsee Jureee Asia 2022; ‘Heirlooms’ yang menembus Gandhara Independent Film Festival 2023; ‘Teh Tawar untuk Akong’; serta ‘Toya dan Roh Seninya’ yang keduanya mendapatkan kesempatan tayang di market screening pada festival film Clermont-Ferrand,” beber Mahendra.

Mahendra juga mengatakan, pelaksanaan produksi film yang bermuatan lokal ini, perlu menjadi program utama yang perlu terus dilanjutkan. Film ini, menurutnya, memiliki narasi muatan lokal yang sangat baik, dan dapat dinikmati oleh seluruh pihak.

Selain itu, film ini dapat memenangkan hati penonton, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Sehingga, karya seperti itu diharapkan tetap dilanjutkan.

“Besar harapan kami untuk film ini diterima dan diapresiasi oleh masyarakat, baik dalam maupun luar negeri,” harap Mahendra. (des/saz)

Latsarmil Komcad 2023, Diikuti 500 Pemuda Sumut

UPACARA: Gelaran Upacara Latsarmil Komponen Cadangan (Komcad) TA 2023 di Resimen Induk Kodam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, Senin (8/5).

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 500 pemuda asal Sumatera Utara (Sumut), mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) TA 2023, melalui upacara yang digelar di Resimen Induk Kodam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, Senin (8/5) lalu.

Upacara yang dipimpin langsung Pangdam I/BB Mayjen TNI A Daniel Chardin ini, juga dihadiri Danrem 022/PT, Danrem 023/KS, Danrindam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, unsur Forkopimda, dan pihak terkait lainnya.

Daniel yang membacakan amanat Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi dan bangga kepada 500 orang asal Sumut, yang merupakan bagian dari 2.500 orang secara nasional, yang telah dinyatakan lulus seleksi dan bergabung menjadi anggota Komcad.

“Ini adalah wujud bela negara yang saudara-saudara lakukan untuk Tanah Air. Karena bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemhan dan TNI, tapi juga tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk saudara-saudara sekalian,” ungkap Daniel, dalam siaran pers yang diterima Sumut Pos, Rabu (10/5).

Daniel juga mengatakan, pembentukan Komcad merupakan satu penerapan strategi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang dianut Indonesia. Sistem ini, lanjutnya, diyakini mampu menangkal segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi, yakni dengan melibatkan seluruh komponen bangsa untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komcad bersifat sukarela (voluntary), dengan rekrutmen melalui pendaftaran/aplikasi yang bersumber dari ASN Kemhan/TNI/Pemda/instansi/Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, pegawai BUMN/swasta, maupun warga lainnya.

“Komcad yang merupakan subsistem pertahanan negara, harus dipersiapkan sejak dini. Hal ini dimaksudkan agar pada saat dibutuhkan, saudara-saudara mampu memperbesar dan memperkuat komponen utama (TNI),” jelas Daniel.

Sampai 2022 lalu, Kemhan RI telah berhasil memiliki Komcad sebanyak 6.077 orang. Pada 2023, Kemhan RI kembali menambah jumlah Komcad sebanyak 2.500 orang dari matra darat, laut, dan udara. Dari matra darat, yakni Rindam I/BB 500 orang, Kodam XII/Mdk 300 orang, Kodam IX/Udy 500 orang, dan Kodam XVIII/Ksr 500 orang. Matra laut dari Komando Pendidikan Marinir sebanyak 500 orang, dan matra udara dari Wingdik 800/Pasgat sebanyak 500 orang. (dwi/saz)

Alumni Tahun 1992 SMA Negeri 5 Medan Gelar Reuni pada 20 Mei, Mengenang Kisah Kasih

REUNI: SMA Negeri 5 Jalan Pelajar Medan.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – 31 Tahun pasca menamatkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Medan, alumni tahun 1992 akan menggelar reuni pada 20 Mei 2023.

Reuni yang mempertemukan alumni yang kini telah berdomisili diberbagai daerah diantaranya Jakarta, Jawa Barat, Kepri, Riau, Sumut dan daerah lainnya ini akan dilaksanakan di Balai Zeqita Jalan Djamin Ginting Medan.

Temu alumni ini diharapkan akan meningkatkan silaturahim lulusan SMA Negeri 5 Medan yang kini berkiprah diberbagai pekerjaan. Diantaranya dosen, dokter, pejabat pemerintahan, polisi, jurnalis dan pengusaha.

”31 Tahun alumni tahun 1992 SMA Negeri 5 Medan. Untuk itu, kita mengundang seluruh alumni tahun 1992 untuk memeriahkan reuni yang akan diadakan 20 Mei 2023,” kata Marisi Simorangkir selaku ketua panitia reuni, kemarin.

Diutarakan Marisi Simorangkir, reuni nantinya dikemas dengan baik sehingga memberikan kenangan indah pada semua alumni. ”Mengenang kisah kasih dan kisruh di SMA Negeri 5 Medan,” ucapnya.

Panitia reuni alumni tahun 1992 SMA Negeri 5 Medan ini juga menambahkan lokasi acara yang nyaman diharapkan membawa kenyamanan bersilaturahim setelah tamat sekolah 31 tahun lalu.

”Banyak kenangan semasa sekolah, banyak kisah setelah tamat sekolah dan bekerja. Kedepan kita harapkan persaudaraan semakin kokoh. Kita pun dapat saling memberikan dukungan,” ungkap ketua panitia.

Kemeriahan acara nantinya diwarnai dengan adanya hadiah lucky draw dari panitia bagi peserta beruntung. ”Reuni ini penting bagi kita para alumni. Karenanya kami menunggu kehadiran para alumni. Untuk konfirmasi kehadiran alumni dapat mendaftar melalui telepon 0811 755 704,” kata Marisi Simorangkir.

Dari pendataan panitia, alumni yang telah terdaftar adalah: Heber Tambunan dan Elita Situmorang (Fisika 1). Herry Hamid, Suman Silaban, Hadriman dan R Zainal Abidin (Fisika 2). Kemudian Mecca R, Victor Silalahi, Leonard Batubara, Surya Effendi,
Indra Dasopang dan Frans Napitupulu (Fisika 3).

Dari Fisika 4 tercatat Hendrico, Lodewyk, Jusro T, dr Lenny Silvia Sinaga, Henny Y, Nelly S,
Johansen, Indra, Deddi Mulia Purba, Muhammad Arsyad, Leo Sibarani dan Mawardi

Dari Biologi 1 ada Syahrul R, Henny A, Anis,
Meri Novita, Finalia, Elisabet, Nita, Lithaviani dan Susi Malau serta alumni Biologi 2: Younedi.

Alumni Biologi 3: Budi Nainggolan, Agam M, Ramot Simanjuntak, Rumintang Simamora, Rentina Panjaitan, Pinta, Margaret, Tuting, Leo, Supriono, Mansur, Lampito, Renaldi, Murni dan Rona Siregar.

Alumni Biologi 4: Yanti Faradillah Siahaan, Hartanti, Yati Siregar, Jahrona Harahap, Burju Simatupang, Anne Roseva dan Donal Manurung. Sedangkan alumni Sosial 1: Irwan Siahaan dan Ferri Yudo Sinaga serta alumni Sosial 2: Marisi, Swasta Dian dan Ervin Sihombing.

Perlu diketahui bahwa SMA Negeri 5 Medan ini didirikan di tanggal 2 Februari 1986. Sekolah ini beralamat di belakang Stadion Teladan, tepatnya di Jalan Pelajar Nomor 17 Medan. (dmp)

Guna Meningkat Pelayanan, Pelindo menerapkan STID di Pelabuhan Belawan

Truk peti kemas saat menggunakan sitem STID di pelabuhan belawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Belawan, Pelindo bersama dengan Kementerian Perhubungan, Kantor Otoritas Pelabuhan Belawan dan Dinas-dinas terkait di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara telah melakukan kolaborasi dan sinergi terkait Implementasi Single Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkat Muat (SIMON TKBM).

STID merupakan sistem elektronik pendatan setiap truk yang beroperasi di Pelabuhan guna menunjang truck booking system dan terminal operating system, sedangkan SIMON TKBM merupakan aplikasi pendataan yang tersentalisasi untuk memonitor keluar masuk TKBM di area lini 1 sebagai media akses di Pelabuhan.

Sosialisasi awal penerapan STID di Pelabuhan Belawan telah dilaksanakan melalui media-media informasi seperti Surat Edaran, spanduk, banner maupun media sosial.

Go live penerapan STID dan SIMON TKBM di Pelabuhan Belawan telah dilaksanakan (4 /7/2022) lalu, dimana pada tahap awal dilaksanakan pada angkutan petikemas di Terminal Petikemas Belawan.

General Manager (GM) Pelindo Belawan, Jonedi Ramli mengatakan bahwa saat ini, Terminal Petikemas Belawan telah menerapkan STID pada gate 4 dan telah mencetak 2000 unit kartu TID serta akan terus melakukan sosialisasi sampai secara penuh kegiatan STID dan pendaftaran Simon TKBM dapat diterapkan di Pelabuhan Belawan.

“Untuk tahapan pengembangan penerapan STID di pelabuhan khusus di Terminal petikemas Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik, selanjutnya segera akan ditetapkan di Pelabuhan ujung baru, IKD dan Belawan lama, dengan diawali dengan tahapan sosialisasi, pendaftaran, penerapan dan selanjutnya akan ditetapkan waktu dan tanggal STID mandatori / wajib di masing masing lokasi di pelabuhan Belawan tersebut”, jelasnya.

“Mengenai penerapan STID di Pelabuhan Ujung Baru Belawan yang awak media sampaikan melalui beritanya, dapat kami konfirmasi bahwa tidak ada tebang pilih terhadap penerapan STID, dimana saat ini sedang dalam tahapan pelaksanaan sosialisasi melalui media-media informasi seperti Surat Edaran, spanduk, banner maupun media sosial, sehingga para perusahaan pengangkutan juga akan melakukan persiapan, untuk itu Pelindo bersama stakeholder kepelabuhanan terkait akan terus berkoordinasi dalam mengimplementasikan STID di seluruh gate pada Pelabuhan Belawan”, tambahnya.

Bagi Perusahaan Trucking yang ingin melakukan pendaftaran STID harus memiliki nomor Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha (PMKU) dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu melalui inportnet. Pendaftaran STID dapat dilakukan mandiri maupun melalui asosiasi yang kemudian validasi dilakukan oleh admin Otoritas Pelabuhan berdasarkan data yang masuk kedalam sistem STID, setelah validasi data di approve oleh admin otoritas pelabuhan, maka admin STID Centre akan melakukan aktivasi kartu dan pencetakan kartu yang kemudian dilakukan penyerahan kartu kepada pemilik truk atau asosiasi atau yang mewakili untuk selanjutnya dapat dilakukan pencetakan sticker.

Penerapan STID akan sangat bermanfaat bagi semua pihak. Seluruh truk yang beroperasi harus sesuai dengan ketentuan kelaikan kendaraan jalan dan adanya kejelasan operator dan awak angkutnya serta akan memberikan kenyamanan bagi para pengguna barang yang menggunakan angkutan tersebut. (rel/tri)

DPRD Medan Dorong Pemko Bangun Panti Rehabilitasi

BICARA: Anggota Komisi II DPRD Medan, Johannes Haratua Hutagalung saat bicara maraknya peredaran Narkoba.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tingginya tingkat peredaran narkoba di Sumatera Utara, terkhusus di Kota Medan, membuat banyak masyarakat menjadi korban. Sayangnya, banyak masyarakat kurang mampu yang terjerat dan tidak bisa keluar dari belenggu narkoba.

Mirisnya, Kota Medan tidak memiliki panti rehabilitasi narkoba selain panti-panti rehabilitasi swasta yang bebiaya mahal. Alhasil, banyak warga yang tidak sanggup membayar biaya rehabilitasi tersebut dan membiarkan diri atau keluarganya tidak direhabilitasi sehingga semakin membuatnya terjerumus.

Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat Kota Medan terkait mahalnya biaya rehabilitasi narkoba, Anggota Komisi II DPRD Medan, Johannes Haratua Hutagalung angkat bicara

Politisi muda PDI Perjuangan ini mengaku prihatin dengan maraknya peredaran Narkoba di tengah masyarakat, namun tidak tersedianya panti rehabilitasi oleh Pemko Medan.

Untuk itu, dalam melindungi dan menyelamatkan warga Medan dari pecandu narkoba, Johannes meminta Pemko Medan agar mendirikan panti rehabilitasi narkoba. “Ini perlu dan menjadi suatu tanggungjawab pemerintah terhadap warganya,” ucap Johannes, Rabu (10/5/2023).

Dikatakan Johannes, dengan adanya tempat rehabilitasi pecandu narkoba milik Pemko Medan, warga Medan yang merupakan orang tua yang memiliki anak pecandu narkoba dapat menitipkan anaknya di panti rehabilitasi guna mendapatkan kesembuhan.

“Mungkin anggaran kesana cukup besar, tetapi sangat penting menyahuti keluhan warga pra sejahtera yang anaknya terjerumus narkoba. Generasi muda penerus bangsa ke depan harus kita selamatkan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang ada di salah satu tempat rehabilitasi narkoba milik swasta di Kota Medan, adapun rincian biaya rehabilitasi, yakni biaya pembangunan, biaya urine test, rapid test, dan 1 pcs baju seragam wajib dibayar saat registrasi sekitar Rp1.000.000.

Kemudian, terdapat biaya rawat inap, kamar, dan makan sebesar Rp4.000.000 per bulan. Selanjutnua, masih ada biaya penjemputan Rp1.000.000 untuk daerah Medan dan sekitarnya. Sesuai ketentuan, residen wajib mengikuti program rehabilitasi minimal 9 bulan. (map)

Check Point SPKLU, GM PLN UID Sumatera Utara Uji Efektivitas Lokasi SPKLU di Jalur Lintas Sumatera

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jumlah pengguna mobil listrik di Sumatera Utara terus bertambah. Mobil listrik yang identik sebagai kendaraan yang cocok di perkotaan, ternyata nyaman digunakan untuk perjalanan jauh. Tidak hanya itu, dalam menjawab kebutuhan pengisian daya baterai mobil ini dalam perjalanan jauh, PLN telah membangun sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sumatera Utara.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid dalam inspeksi Siaga Lebaran melakukan touring menggunakan mobil listrik menyambangi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berada di lintas Sumatera Utara dari tanggal 23 hingga 26 April 2023.

Touring menggunakan mobil listrik ini memiliki rute Medan menuju Parapat dilanjutkan menuju Berastagi melalui Dolok Sanggul dan kembali lagi ke Medan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk pembuktian dan sosialisasi kepada masyarakat Sumatera Utara bahwa pemilik kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan baterai kendaraannya saat melakukan perjalanan jauh. Tidak hanya itu, touring ini dilakukan untuk mengetahui berapa konsumsi baterai yang dihabiskan mobil listrik selama perjalanan jauh tersebut,” kata Awaluddin.

Perjalanan dimulai dari Medan dengan kondisi baterai seratus persen. Perjalanan ke Parapat menempuh jarak 175 kilometer. Perjalanan dari Medan menuju Pematang Siantar dilalui dengan arus jalan ramai lancar. Selanjutnya perjalanan dari Pematang Siantar menuju Parapat mengalami kendala kemacetan hingga 5 jam. Setiba di Parapat kondisi baterai mobil listrik tersisa 47 persen. Perjalanan ini menghabiskan baterai kendaraan mobil listrik sebanyak 44,22 kilowatt hour (kWh). Selanjutnya, Pengisian baterai dilakukan di SPKLU Parapat.

Keesokan harinya, perjalanan ke Balige menempuh jarak 59,8 kilometer. Setiba di Balige kondisi baterai mobil listrik tersisa 82 persen. Perjalanan ini menghabiskan baterai sebanyak 14,9 kilowatt hour (kWh). Sebelum melanjutkan perjalanan, mobil listrik melakukan pengisian baterai di SPKLU Balige.

Perjalanan dilanjutkan dari Balige menuju Berastagi melewati Dolok Sanggul, perjalanan ini menempuh jarak 205 kilometer. Tiba di Berastagi kondisi baterai mobil listrik tersisa 49 persen. Perjalanan menuju Berastagi menghabiskan baterai sebanyak 39,69 kilowatt hour (kWh). Selanjutnya, Pengisian baterai dilakukan di SPKLU Berastagi.

Perjalanan dilanjutkan dari Berastagi menuju Medan, perjalanan menempuh jarak 63,2 kilometer. Perjalanan dari Berastagi menuju Medan dilalui dengan arus jalan ramai lancar. Tiba di Medan kondisi baterai mobil listrik tersisa 88 persen. Perjalanan menuju Medan menghabiskan baterai sebanyak 12 kilowatt hour (kWh), jika dikonversi ke rupiah sebesar 29.601 rupiah.

“Touring menggunakan mobil listrik ini menempuh jarak 439,8 kilometer dengan total konsumsi baterai sebesar 110,81 kilowatt hour (kWh). Apabila di konversi ke dalam rupiah, perjalanan ini menghabiskan biaya sebesar 268.118 rupiah. Touring ini membuktikan bahwa menggunakan kendaraan listrik jauh lebih murah daripada menggunakan kendaraan konvensional. Mari beralih ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan sehingga Net Zero Emission dapat terwujud,” pungkas Awaluddin. (Ila)

10 Hari Dibuka, Belum Ada Parpol Mendaftar ke KPU Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak dibuka pada 1 Mei 2023, belum ada satupun partai politik (parpol) tingkat Kota Medan yang sudah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) nya ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan di Jalan Kejaksaan No.37, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (10/5/2023).

Padahal, pendafataran Bacaleg DPRD Medan periodesasi 2024 – 2029 itu akan ditutup pada Minggu (14/5/2023) mendatang, atau tinggal menyisakan 4 hari lagi.

“Sampai hari ini, belum ada satu parpol pun yang mendaftar,” ucap Anggota KPU Medan, Nana Miranti kepada Sumut Pos, Rabu (10/5/2023).

Namun, kata Nana, setidaknya ada 3 parpol yang telah memberitahukan KPU Medan bahwa ketiga parpol tersebut akan mendaftarkan bacalegnya pada hari ini, Kamis (11/5/2023). Adapun ketiga parpol tersebut, yakni PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Demokrat.

“Namun, infonya besok (hari ini) Nasdem, PDIP dan demokrat akan mendaftar. Tapi pastinya kita lihat besok,” ujar Komisioner KPU Medan divisi Program, Data, dan Informasi tersebut.

Untuk itu, Nana kembali mengimbau kepada setiap parpol di Kota Medan untuk segera mendaftarkan nama-nama bacalegnya dan tidak mendaftar di akhir waktu.

“Sebab bila didaftarkan di awal waktu, parpol yang bersangkutan memiliki waktu yang lapang untuk memperbaiki berkas bila ada yang kurang lengkap,” katanya.

Terpisah, dikonfirmasi Sumut Pos, Ketua DPD NasDem Kota Medan, Afif Abdillah membenarkan rencana pendaftaran yang akan dilakukan pihaknya pada hari ini.

“Benar, besok rencanannya kita akan mendaftar ke KPU Medan. Rencananya kita akan mendaftar ke KPU Medan Pukul 11.00 WIB,” jawabnya.

Seperti diketahui, KPU Kota Medan mulai membuka pendaftaran Bacalon DPRD Medan selama 14 hari, yakni mulai 1 – 14 Mei 2023. Pada tanggal 1 hingga 13 Mei 2023, KPU Kota Medan membuka pendaftaran mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB. Sementara di hari terakhir atau tanggal 14 Mei 2023, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 hingga 23.59 WIB.

Total ada 18 parpol yang berhak mendaftarkan Bacalegnya di KPU Kota Medan, yakni:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan)
4. Partai Golongan Karya (Golkar)
5. Partai NasDem
6. Partai Buruh
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
11. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
12. Partai Amanat Nasional (PAN)
13. Partai Bulan Bintang (PBB) 14. Partai Demokrat
15. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
16. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan
18. Partai Ummat.

Setiap parpol dapat mengajukan Bacalegnya sebanyak jumlah kuota kursi DPRD Medan, yakni 50 kursi. Dari 50 kursi tersebut dibagi menjadi 5 daerah pemilihan (dapil), yaitu Dapil Medan 1 sebanyak 7 kursi, Dapil Medan 2 sebanyak 9 kursi, Dapil Medan 3 sebanyak 12 kursi, Dapil Medan 4 sebanyak 10 kursi dan Dapil Medan 5 sebanyak 12 kursi.
(map/ila)

Justinus Lhaksana: Logikanya AFP yang Berwenang Bentuk Tim

KOMENTAR: Justinus Lhaksana (kiri) beri komentar terkait kisruh AFP Sumut dengan Asprov PSSI. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mengomentari kisruh pembentukan tim futsal dalam rangka persiapan PON 2024 mendatang antara AFP Sumut dan Asprov PSSI Sumut, Justinus Lhaksana, mantan pelatih timnas futsal Indonesia yang juga pernah menjadi pengurus BFN (cikal bakal FFI) memberikan komentarnya lewat akun twitternya.

“PSSI sudah melepas pengelolaan futsal ke FFI, berarti AFP sebagai anak cabang dari FFI yang berhak membentuk team. Bukan Asprov yang masih di bawah PSSI. Menurut saya logikanya begitu,” sebutnya menanggapi tweet dari akun @futsalmedan yang menyampaikan perihal kekisruhan mengenai futsal di Sumatera Utara.

“Kami di AFK Medan berharap preseden ini menjadi titik balik kejelasan pengelolaan futsal di Indonesia, baik dari level nasional sampai tingkat kabupaten/kota. Karena kisruh ini bukan yang pertama terjadi, bahkan sering terjadi di level kota Medan” tambah Ingan H. Pane, Sekretaris AFK Medan.

Dikatakan, di level nasional sudah berjalan lancar, baik di timnas maupun klub. Timnas Futsal Indonesia yang berlaga di ajang SEA Games maupun AFF, yang bentuk adalah FFI. Begitu juga di tingkat klub, baru-baru ini klub Blacksteel Papua berhasil menjadi juara di ajang AFF Futsal Club Championship.

“Yang mana Blacksteel adalah klub anggota FFI dan hasil kompetisi yang diputar oleh FFI. AFF sendiri adalah induk organisasinya PSSI di tingkat Asia Tenggara. Bahkan di level Asia, di ajang AFC Futsal Club Championship nanti. Yang akan mewakili Indonesia adalah Bintang Timur Surabaya, juara kompetisi futsal besutan FFI,” tutupnya. (dek)

Kadispora Sumut Motivasi Atlet Pelatda PON 2024

PANTAU: Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian memantau persiapan atlet Pelatda PON 2024. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selain melakukan pembangunan venue, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) turut memperhatikan persiapan atlet. Mereka memberikan motivasi kepada atlet yang sedang menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada atlet untuk lebih serius mempersiapkan diri menghadapi PON 2024,” ujar Kepada Dinas dan Pemuda Olahraga (Kadispora) Sumut, H Baharuddin Siagian SH MSi saat melakuka kunjungan ke beberapa cabang olahraga, Rabu (10/5).

Sembari berolahraga pagi bersama pejabat eselon III di lingkungan Dispora Sumut, Bahar ditemani Sekdis Ismail, Kabid PPO Budi Syahputra, Kabid PO M Maimun dan lainnya mengunjungi atlet gateball, hoki, dan binaraga.

“Kami sejak pagi, melakukan aktivitas jalan pagi mengunjungi atlet Pelatda. Mulai dari Unimed, kami juga bertemu atlet-atlet Sumut, seperti atlet hoki. Kami melihat porsi latihan belum ketat. sehingga memang perlu dilakukan diskusi dengan cabor,” kata Baharuddin.

Sebelumnya Bahar juga mengunjungi atlet kick boxing dan panjat tebing. “Kita berharap agar para atlet benar-benar memanfaatkan waktu berlatih sebaik dan sekeras mungkin demi tujuan prestasi,” harapnya.

Diakuinya, pelatih dan wasping (pengawas pendamping) wajib hadir setiap hari di tempat latihan. Tujuannya, agar bisa melihat apa yang sudah dikerjakan dan yang akan dikerjakan. “Tentu berkaitan dengan program kerja dan pelatihan PON 2024,” terangnya.

Saat mengunjungi atlet binaraga dan fitness di komplek Sport Centre, Bahar juga memotivasi atlet agar memberi penampilan terbaiknya pada PON 2024.

“Ini momentum Sumut jadi tuan rumah PON. Mari kita serius. Kita harus berlatih. Ini rumah kita. Main di sini, dan ditonton orang Sumut sendiri. Tentu beda. Bisa jadi legacy luar biasa. Itu warisan. Saat jadi tuan rumah raih prestasi, ini lebih punya nilai lebih sehingga bisa jadi motivasi buat adek-adek atau anak kalian nanti,” jelas Bahar.

Kegiatan mengunjungi atlet Pelatda, kata Bahar, akan rutin dilakukan. Pihaknya ingin memastikan atlet berlatih serius. “Jadi kami melakukan monitoring melihat kehadiran atlet, pelatih dan wasping serta untuk memberi motivasi,” paparnya.

Kedatangan Baharuddin ini mendapat sambutan antusias dari para atlet. Mereka menilai tidakan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprovsu kepada atlet. “Terima kasih kepada Pak Bahar yang sudah melihat perkembangan kami,” ujar Ketua PBFI Sumut, Herry Zulkarnaen Hutajulu. (dek)