24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 15374

Bahan Evaluasi

Medan Chiefs vs Batavia Union

MEDAN-Meskipun bermain di depan pendukung setianya, Medan Chiefs hanya mampu bermain imbang 2-2 dalam lanjutan Liga Primer Indonesia di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Minggu (1/5) sore.
Tim tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke lima lewat gol yang diciptakan Lakkad melalui tendangan penalti.

Gol berawal saat penjaga gawang Batavia Union Fauzi Toldo, dianggap wasit Goran asal Serbia dengan sengaja mengganjal Syahril saat berada di dalam kotak penalty dan langsung menunjuk titik putih. Lakkad yang mendapatkan kepercayaan untuk mengeksekusi tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mampu membuka keunggulan sementara 1-0 untuk tim tuan rumah.

Sayangnya keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama, dua menit berikutnya tim tamu mengejutkan barisan pertahanan Medan Chiefs.

Melalaui serangan cepat dari sisi kiri yang dibangun barisan pemain depan Batavia Union, tim tamu mampu menyamakan keudukuan melalaui tendangan mendatar yang dilesakkan Tantan pada menit ke-7 dan merubah kedudukan sementara 1-1.

Permainan cepat terus diperagakan anak asuh Bianchi sepanjang awal babak pertama, dan  terbukti sangat merepotkan barisan pertahanan Medan Chiefs yang digalang Baihakki kaizan dan Ferd Pasaribu.
Bahkan pada menit 32, tim tamu berbalik unggul melalui gol yang diciptakan M.Nur Iskandar.

Memanfaatkan kelengahan pemain belakang Medan Chiefs,  M.Nur yang berdiri bebas di jantung pertahanan lawan dengan leluasa melesakkan bola mendatar yang mampu memperdaya penjaga gawang Medan Chiefs yang dikawal Yudha. Unggul 2-1 membuat tim tamu semakin beringas dan terus mengambil inisiatif penyerangan. Namun hingga berakhirnya pertandingan babak pertama skor 1-2 untuk keunggulan tim  tamu tidak berubah. Memasuki babak kedua pelatih kepala Medan Chiefs Amran, melakukan beberapa perubahan strategi dengan menarik keluar Baihakki Kaizan yang tidak mampu menunjukkan performanya. Strategi tersebut  ternyata cukup efektif, terbukti pada menit ke 55 Laakkad berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mampu melesakkan bola ke gawang Batavia Union yang dikawal Toldo. Hingga peluit wasit dibunyikan  kedudukan imbang 2-2 tidak berubah di babak kedua.
Hasil pertandingan tersebut membuat pelatih Medan Chiefs Amran kecewa dengan perfoma buruk yang ditunjukkan anak asuhnya.  “Anak-anak tidak bermain seperti biasanya dan terlihat adanya penurunan performa, dan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi kedepan.” akunya. (uma)

SMAN 1 Pangururan Wakili Sumut

Cerdas Cermat Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Anggota DPD RI Rahmat Shah mengatakan, pemahaman dan penghayatan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan hal yang amat sangat penting dilakukan terutama kepada generasi muda. Hal ini dikatakan Rahmat Shah saat menjadi Dewan Juri Babak Semi Final dan Final Cerdas Cermat Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Republik Indonesia (Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesa (NRI) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika) yang diikuti perwakilan Sekolah Menengah Atas atau sederajat se-Sumatera Utara.

Menurut Rahmat, anak muda adalah calon-calon pemimpin masa depan yang belum terkontaminasi buruknya sikap dan mental sebahagian oknum pemimpin yang ada sekarang. “Mereka wajib dibekali dengan wawasan dan kesadaran akan persatuan dan kesatuan serta semangat perjuangan dan keberanian untuk mengambil langkah-langkah tegas meneruskan perjuangan pembangunan Indonesia,” ujarnya.

Rahmat juga berpesan kepada para siswa yang mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi Cerdas Cermat Tingkat Provinsi ini, agar tidak melihat kepentingan kegiatan hanya untuk melihat siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Tapi, jauh lebih penting adalah agar semua siswa/i dapat menjadi duta-duta pencerahan yang mengemban amanah mensosialisasikan wawasan kebangsaan ini kepada teman-tema di sekolahnya dan orang-orang di lingkungan tempat mereka sehari-hari beraktivitas. “Yang menang bertanggungjawab untuk melakukan sosialisasi dan yang kalah juga ikut melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Cerdas Cermat Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Republik Indonesia ini merupakan agenda rutin tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal MPR RI.
Kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan seleksi propinsi yang berhasil  menempatkan peserta dari SMAN 1 Pangururan, Kabupaten Samosir, sebagai pemenang sekaligus menjadi utusan Sumatera Utara dalam Cerdas Cermat tingkat nasional yang akan diselenggarakan  pada bulan Agustus mendatang.

Hadir dalam babak final Cerdas Cermat tersebut, Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin, Sekjend MPR RI Drs Eddie Siregar, MSi, serta Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumut  Syaiful Syafri yang mewakili Gubernur Sumatera Utara. (*/ila)

Jenderal Mesti Turun Tangan

Kesuksesan skuad PSMS lolos ke babak delapan besar telah ditanggapi bak juara. Meski jalan masih panjang menuju ISL, namun Warga Medan di manapun berada turut merasa senang dengan awal kebangkitan ini.

Perasaan gegap gempita pun dirasakan jenderal bintang dua asal Kota Medan bernama Mayjen AY Nasution yang kini bertugas sebagai Aster di Mabes TNI. Sebelum laga, Mayjen AY Nasution memang sempat memberikan semangat kepada Affan Lubis dkk. Dan beruntung PSMS tampil luar biasa hingga bisa mengamankan tiga angka di kandang Persikabo Bogor dengan skor 3-2.

“Begitulah seharusnya PSMS main. Memang saya tak bisa nonton langsung tapi menit demi menit saya selalu koordinasi dengan anggota untuk mengetahui hasil pertandingan kalian lalu,” papar AY Nasution saat menjamu PSMS makan siang di sebuah rumah makan Padang di Jakarta Selatan kemarin. “Ternyata harus jenderal juga turun tangan untuk memberikan semangat ya,” sambung AY Nasution yang langsung disambut gelak tawa para pemain dan offisial PSMS. “Saya berharap segenap warga Medan harus peduli kepada PSMS,” serunya.(ful)

Jalan Masih Panjang

JAKARTA- Hegemoni lolosnya PSMS ke babak delapan besar mesti segera disudahi. Jalan menuju liga kasta tertinggi tanah air: Indonesian Super League (ISL) masih panjang. Jangan terlena, itulah pesan arsitek tim kepada Affan Lubis dkk.

Memang lolos ke babak delapan besar merupakan anugerah terindah bagi skuad berjuluk Ayam Kinantan. Dua musim sejak jatuh dari ISL, PSMS baru punya kesempatan mendaki kembali liga tertinggi Indonesia itu. Itupun meski melewati prosesi panjang.

Di babak delapan besar, PSMS masih menanti bidding tuan rumah. Manajemen PSMS turut meramaikan bursa tuan rumah bersaing bersama Persiraja, Mitra Kukar, dan Bantul. Keputusan bidding tuan rumah sendiri baru akan diumumkan hari ini di kantor PT Liga Indonesia.

“Kita sudah ajukan untuk turut menjadi tuan rumah. Semoga ada pertimbangan baik agar kita dipilih jadi tuan rumah,” kata Benny Tomasoa, Asisten Manajer PSMS kemarin. Benny optimis kalau Medan bisa melaksanakan babak delapan besar dengan baik. Dari segi teknis, Stadion Teladan yang akan jadi venue pelaksanaan babak delapan besar seandainya disetujui, sangat memadai. Pertama kedekatan dengan hotel, rumah sakit, dan akses menuju stadion dan pusat kota sangat dekat dan penuh dengan line transportasi. “Apalagi stadion kita sudah dilengkapi lampu yang mampu menerangi pertandingan di malam hari. Kalau sehari ada dua laga, maka kita bisa main sore dan malam. Itu salah satu kelebihan kita,” sambung Benny.

Kembali ke persoalan teknis, pihak PSMS masih akan terus berbenah untuk memuluskan langkah di babak delapan besar. Soal tuan rumah mesti dipikirkan belakangan. Yang terpenting adalah membenahi kemampuan tim. Beruntung pada laga pertama babak delapan besar yang direncanakan 12 Mei, tak ada skuad yang cedera. Akumulasi kartu juga kabarnya akan dihapuskan. (ful)

HDCI Sumut Gelar Bakti Sosial

MEDAN-Klub olah raga otomotif penggemar motor besar Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumut menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) di Medan, Minggu (1/5) dengan menyalurkan bantuan kepada warga, siswa sekolah dan juga rumah ibadah.

Eddy Handoko dari bidang Bakti Sosial HDCI Sumut mengatakan di Medan, kegiatan bakti sosial digelar sebagai rasa syukur atas rencana peresmian dealer resmi motor Harley Davidson di Medan, yakni pembukaan gerai Mabua Harley Davidson Medan, yang berlokasi di Jl. S. Parman, pada 7 Mei nanti.

“Kegiatan bakti sosial ini meliputi pemberian bantuan kepada warga sekitar dan siswa-siswa tak mampu baik yang duduk di bangku SD, SMP maupun SMA. Selain itu juga kepada musholla dan kuil, serta kumpulan pengajian ibu-ibu di sana,” ucap Eddy didampingi Uche bagian touring HDCI Sumut.

Dikatakannya, acara penyerahan berlangsung kemarin di lokasi gerai yang dihadiri Ketua HDCI Sumut Ijeck, beserta beberapa pengurus dan anggota HDCI Sumut, diantaranya dengan mengundang tokoh masyarakat di lingkungan 9, Kelurahan Petisah Hulu, Kec. Medan Baru. Terlihat hadir Kombes Pol Verdianto Bitticaca yang juga Dansat Brimob Poldasu, serta Kombes Pol Iwan H. Sugianto, Karo Ops Poldasu, serta Doddy.

“Bantuan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian klub kepada lingkungan dan warga sekitar,” tambah Uche.
Dalam rangkaian peresmian gerai di Medan, papar Uche, HDCI Sumut juga akan menggelar city tour. (jun)

Palmal FC Boyong Piala Kapolresta Belawan

MEDAN-Ambisi tim futsal Harimau Kampung (Harkam) merebut Piala Kapolres Belawan pupus, setelah pada pertandingan final yang digelar Sabtu sore dilapangan futsal Harkam, Kelambir Lima Kampung, Hamparan Perak harus takluk 3-4 dari tim futsal Palmal Deli Serdang.

Tempat ketiga di kelompok umum ini diduduki tim Lego-Lego yang menyudahi perlawanan PDC Denai dengan skor 3-0.

Sementara di kelompok instansi, Macan Tembakau tampil sebagai yang juara sekaligus berhak atas Piala Camat Hamparan Perak, Faisal Nasution, usai menundukan Harimau Deli 2-1. Sementara posisi ketiga ditempati tim Tomas yang menang lewat drama adu pinalti 5-4 setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 2-2.

Gelar top skorer dikelompok umum dan instansii diraih M.Reza dari Harkam FC dengan torehan 19 gol dan Winardi dari Macan Tembakau  dengan torehan 11 gol. Tuan rumah Harkam FC juga menempatkan Wandi sebagai pemain terbaik. Atas keberhasilan tersebut masing-masing tim juara berhak atas piala, piagam dan uang pembinaan.

Kapolres Belawan AKBP Endro Kiswanto mengungkapkan, turnamen ini mendapat sambutan positif ditengah masyarakat. Dan atas kesuksesannya event ini harus menjadi agenda tetap tahunan. Terlebih, sponsor cukup mendukung penuh pelaksanaanya hingga usai kegiatan.

AKBP Endro menambahkan, bila tahun ini yang diperebutkan Piala Kapolres Belawan diharapkan turnamen futsal ini meningkat menjadi Piala Kapoldasu. “Kita lihat dari kesuksesan pelaksaannya, bukan tidak mungkin tahun mendatang Piala Kapoldasu digelar di lapangan ini,”pungkasnya.

Sementara penasehat panitia Jumono SH didampingi ketua panitia pelaksana Simon Pramono mengungkapkan rasa terima kasihnya pada peserta dan Yamaha yang bertindak sebagai sponsor pendukung.
“Semuanya berjalan lancar, karena kami berharap ke depan even ini menjadi acuan untuk menggelar even-even berikutnya,”kata Jumono. (jun)

40 Ormas Islam Sepakati Relokasi Masjid Al-Ikhlas Jalan Timor

Asisten Logistik (Aslog) Kasdam I/BB Kolonel H Broto Guncahyo menegaskan, Masjid Al-Ikhlas di areal eks kantor Hubdam I/BB Jalan Timor No 23 Medan bukan fasilitas sosial untuk umum, tetapi merupakan fasilitas pangkalan Hubdam I/BB.

“Sebelum diruilslag (tukar guling), masjid itu terdaftar dalam IKN (Inventarisasi Kekayaan Negara) berstatus milik TNI-AD Cq Kodam I/BB serta tidak pernah diwakafkan kepada siapa pun,” katanya di hadapan 40 pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kota Medan dalam rapat koordinasi di Aula Manunggal lantai 5 Makodam-I/BB Jalan Binjei, Selasa (27/4) lalu.

Dalam rapat yang dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Murjito serta dimoderatori MUI Medan melalui Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri KH Zulfiqar Hajar dihadiri sejumlah Asisten di lingkungan Kodam I/BB termasuk Kabintal Letkol Drs H Muhammad Nuh dan Waasintel Letkol Hendrawan.

Sedangkan pengurus Ormas-ormas Islam yang hadir di antaranya pengurus DDII, FPI, PMI, Ittihadul Muballighin, LDII, Al-Jam’iyyatul Washliyah, Gema Masjid Sumut, ICMI, JBMI, Mathla’ul Abwar dan MPT IPHI.
Dalam rapat koordinasi itu, Aslog Kasdam-I/BB Kolonel H Broto Guncahyo menjelaskan kronologi pembangunan Masjid Al-Ikhlas Hubdam-I/BB hingga terjadinya ruilslag, baik tanah maupun bangunan di areal perkantoran Hubdam I/BB, termasuk masjid itu.

Dijelaskannya, sebelum diruilslag, tanah dan bangunan Masjid Al-Ikhlas merupakan bagian dari areal perkantoran Hubdam-I/BB seluas 9.825 M2 SHP No 847 tahun 2006 atas nama Departemen Pertahanan (Dephan) RI Cq TNI-AD.
Namun, sambungnya, setelah diruilslag, tanah dan bangunan eks kantor Huddam-I/BB di Jalan Timor Medan menjadi milik PT Gandareksa Mulya, termasuk di dalamnya Masjid Al-Ikhlas (sertifikat sampai saat ini masih atas nama TNI-AD). Dikatakannya, niat awalnya Kahubdam-I/BB hanya membangun mushalla seluas 64 M2 pada tahun 1975 untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi prajurit Hubdam-I/BB yang beragama Islam.

Atas inisiatif Dansat, musala dikembangkan menjadi masjid secara swadaya, baik menggunakan dana komando maupun infak umat Islam. Sedangkan proses ruilslag dimulai sejak 2004. Pada 14 September 2004, tanah dan bangunan TNI-AD di Jalan Timor Medan selesai diruilslag dan diserahterimakan kepada PT Gandareksa Mulya. Sementara saldo infak Masjid A-Ikhlas sebesar Rp70 juta yang ditambah bantuan dari PT Gandareksa Mulya sebesar Rp200 juta untuk pembangunan Mushalla Al-Abrar di Jalan Gaharu Medan (150 M dari Masjid Al-Ikhlas) menjadi masjid yang konstruksinya permanen seluas 8×10 M2.

Sementara itu, 40 Ormas Islam melalui perwakilannya dalam rapat koordinasi itu menyepakati beberapa poin Nota Kesepakatan. Yakni, Kodam I/BB, Ormas-ormas Islam dan MUI Medan sepakat merelokasi bangunan Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor tersebut.

Selain itu, menyepakati pembongkarannya paling lambat 1 minggu setelah ditandatangani nota kesepakatan itu. Sedangkan penyaluran dana Rp700 juta paling lambat 3 hari setelah masjid tersebut dibongkar serta diserahkan untuk membangun masjid baru.(*/sih)

Gerak Jalan FUNtastic Yamaha Berlangsung Meriah

MEDAN-Gerak Jalan Beregu 7 tahun FUNtastic Yamaha yang digelar di Lapangan Benteng Medan, Minggu (1/5) pagi, juga bertujuan menyambut Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program “Yamaha Terima Kasih Konsumen.”

Gerak Jalan beregu ini diikuti oleh 63 tim pelajar putra dan putri tingkat SMA sederejat Kota Medan. Gerak Jalan ini mengambil start dari Lapangan Benteng yang dilepas oleh Geral Jonathan, perwakilan dari Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Dari Lapangan Benteng, peserta kemudian melalui Jalan Reden Saleh-Jalan Balaikota-Jalan Guru Patimpus-Bundaran Gatot Subroto-Jalan S Parman dan kembali ke Lapangan Benteng, dengan jarak 6 kilometer. Para peserta tampak antusis mengikuti gerak jalan ini.

Div Manager Promotion dan Motorsport PT Alfa Scorpii Yong Ting Lee ketika ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, Program “Terima Kasih Konsumen” ini mempunyai tiga sub tema yakni, peduli lingkungan, peduli pedidikan dan peduli kesehatan. “Kita memang fokus untuk kegiatan sosial,” tandasnya.

Untuk peduli lingkungan, Yamaha telah melakukan penanaman pohon dan memberikan tong sampah kepada setiap kecamatan di Kota Medan. Selanjutnya, Yamaha juga akan menggelar fogging di setiap kecamatan. “Dan hari ini (kemarin-red) kita menggelar acara khusus peduli pendidikan, sebagai bukti konstribusi Yamaha terhadap dunia pendidikan nasional,” ujar Yong Ting Lee.

Selain gerak jalan beregu, Yamaha juga menggelar kegiatan berbasis pelajar, seperti lomba panjat tebing pelajar, lomba skateboard pejalar, lomba baca puisi pelajar, festival band, lomba kreasi SMK dan lomba mewarnai tingkat SD dan TK. “Yamaha peduli pendidikan ini melibatkan puluhan sekolah, karena bertepatan dengan hari pendidikan nasional,” ungkap Yong Ting Lee.

Untuk umum, juga digelar lomba modifikasi, Servis Gratis khusus sepada motor Yamaha tahun 2005 keatas, seminar tentang lingkungan hidup, pangkas dan salon gratis, cuci sepada motor gratis dan sebagainya.
“Pokoknya, banyak kegiatan yang kita gelar. Ini merupakan bukti kepedulian kita kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini digelar seharian penuh. Hadiah kepada pemenang setiap lomba diserahkan sore harinya, kemudian digelar nonton bareng MotoGP Portugal. (jun)

SSB Kurnia Raih Juara Kampiun

MEDAN-Sekolah sepak bola (SSB) Kurnia berhasil menjadi yang terbaik pada turnamen sepak bola Kebun Bunga Cup ke- III memperebutkan Piala Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM yang berakhir, Minggu (31/4).
SSB Kurnia tampil sebagai juara setelah di partai final menaklukkan SSB Karisma dengan skor 1-0. Satu-satunya gol SSB Kurnia dicetak Rahmadani pada menit ke-15. Terkait kemenangan timnya pelatih SSB Kurnia Yunus Saragih mengaku bangga. “Anak-anak tampil maksimal dan mengeluarkan segenap kemampuan terbaiknya. Ini benar-benar memuaskan kami,” bilang Yunus Saragih.

Terpisah, Manajer Tim SSB Karisma Sumitro mengatakan bahwa pada partai final kemarin penampilan anak asuhnya tidak maksimal karena seluruh pemain mengaku kelelahan usai melakoni babak semifinal menghadapi SSB Kebun Bunga.

“Partai semifinal merupakan partai terberat dari semua pertandingan yang pernah dilakoni SSB Karisma. Jadi, kami tak menyesali kekalahan ini. Terpenting, seluruh pemain telah memperlihatkan mental bertanding yang teruji,” bilang Sumitiro.

Sementara Ketua Panitia H Iswanda Nanda Ramli hadiah kepada para pemenang akan berlangsung Rabu (4/5) pukul 17.00 WIB, yang dilakukan oleh Wali kota Medan. (omi)

Warnet Menjamur, Warga Resah

081264628xxx
Kepada yang terhormat Bapak Wali Kota Medan, kami para orangtua semakin resah dengan maraknya warnet (warung internet) yang semakin merajalela, banyak warnet sekarang yang dijadikan anak-anak untuk tempat bolos sekolah dan tempat mesum. Mohon ditindaklanjuti, jangan sampai keadaan warnet makin mengkhawatirkan buat para orangtua.

Berikan Tindakan

Terimakasih masukannya, karena persoalan ini merupakan kewenangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, kami minta kepada instansi tersebut untuk mengecek kebenaran informasi warga itu. Selanjutnya, apabila ditemukan warnet menjadi tempat bolos atau mesum, hendaknya warnet langsung diberikan tindakan.
Kemudian, Disbudpar kami sarannya untuk membuat imbauan kepada pemilik warnet seperti membuat pengumuman larangan usia pelajar berpakaian sekolah masuk ke warnet, dan membuat larangan berbuat mesum. Apabila ditemukan. Dengan adanya imbauan tersebut, maka kita sama-sama menjaga generasi penerus bangsa.

Khairul Buchari
Plt Kabag Humas Pemko Medan

Gelar Razia

Usaha warung internet (warnet) yang ada di Kota Medan memang sudah sangat ramai, sehingga sangat dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat lagi untuk usaha ini, khususnya dalam hal menjalankan usahanya agar tak menimbulkan permasalahan.

Bila diketahui jalannya usaha warnet sebagai tempat mesum maupun tempat bolos warga, sebaiknya dinas yang mengawasinya menggelar razia dan memberikan sanksi pencabutan izin kepada warnet yang kedapatan menerima pengunjung berpakaian sekolah dan dijadikan tempat mesum.

Tanpa adanya razia dan imbauan yang dibuat, tentunya persoalan yang dihadapi sekarang tak akan bisa tuntas dan makin parah di kemudian harinya.

H T Bachrumsyah
Anggota Komisi B DPRD Medan