31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 15412

Warga Minta Kepling Dicopot

MEDAN- Puluhan warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Kasih, Lingkungan V, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimon, menggelar unjuk rasa di kantor Lurah Sei Mati, Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB. Mereka menuntut Kepling mereka dicopot dari jatannya karena tidak transparan dan arogan terhadap warga.

Unjuk rasa ini bermula dari penolakan warga atas berdirinya tower di salah satu bangunan rumah toko milik warga yang diduga tidak memiliki izin dan tidak ada kordinasi dengan warga sekitar.

“Seharusnya mereka koordinasi dengan warga yang berjarak 40 meter dari lokasi, karena dari dampak radiasi tower sudah menimbulkan gejala dan pengaruh terhadap warga,” kata Erwin Siregar kepada wartawan.
Menurut warga, sebelumnya pada Desember 2010 lalu, mereka sudah pernah melaporkan hal ini kepada kepling mereka. “Kepling hanya menyarankan untuk membuat proposal yang tidak jelas untuk diajukan ke pihak perusahaan,” ujar Erwin lagi.

Menanggapi tuntutan warga, Hasbian Siregar Lurah Sei Mati yang baru menjabat selama 2 minggu berjanji akan mencopot Kepling V. Perjanjian itu dituangkan di atas selembar kertas yang ditandatangani lurah dan pejabat kelurahan. “Bila tanggapan kami juga tak dijalankan, kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, dan tidak hanya itu, upaya hukum juga akan kami lakukan,” tambah Erwin.(adl)

Motor Turing Jarak Jauh

Kawasaki Ninja 1000

Kawasaki meluncurkan Ninja 1000 baru yang dirancang perpaduan untuk turing, tapi dengan performa mesin yang galak. Basis moge ini dipakai dari Z1000 dengan model naked. Pengembangan diberikan pada Ninja 1000.

Perubahan paling mencolok dari Ninja 1000  tampak pada fairing. Desainnya menyatu, mulai dari lampu depan sampai menutup mesin, yang dikombinasi dengan lubang angin. Begitu juga dengan tangki bensinnya memiliki muatan 19 liter. Dengan kapasitas tangki segitu bisa menempuh jarak perjalanan 300 km  karena konsumsi bahan bakarnya 7,5 liter per 100 km.

Motor ini berpendingin cairan, DOHC, 4 silinder segaris dan mempunyai tenaga 133HP pada 9.600 rpm dengan torsi 110 Nm pada 7.800 rpm. Termasuk juga sistem bahan bakar masih menggunakan karburator Keihin 38 mm. Hanya, sproket belakang dikurangi 4 gigi dengan tujuan agar tenaga mesin bisa didapat pada putaran rendah (putaran bawahnya galak). Ditambah dengan buka tutup gas yang halus, sangat membantu penghematan bahan bakar. Harga dibanderol Rp148 juta lebih. (net/jpnn)

Harganya Dipatok Rp254 Juta

Motor Horex VR6 Pabrikan Jerman

Salah satu merek sepeda motor Jerman, Horex kembali masuk jalur pasar (setelah berhenti pada 1950-an) akan memasarkan produknya akhir 2011 yang kini sedang menjalani tes.

Mesin yang digendong kendaraan berotot ini cukup radikal, berkonvigurasi “V” dan punya tenaga 200 HP, juga lagi dalam pengembangan. Motor ini dikatakan radikal karena, jantung pacu Horex berkapasitas 1.218 cc V6 (bore 68 mm dan stroke 55 mm) dilengkapi supercharged ini, terinspirasi dari kesuksesan mesin VR6 VW. Jika dilihat dari luar penampilannya seperti tiga silinder, padahal multisilinder segaris.

Mesin ini digarap oleh insinyur Jerman Clemens Neese bersama mitra bisnisnya, Frank Fischer. Pengembangannya sudah dilakukan selama lima tahun terakhir secara rahasia. “Ini mesin 6 silinder yang halus, tapi hentakannya ganas dengan mengeluarkan suara yang khas,” bangga Fischer. Sedang desain motor dikerjakan oleh Peter Naumann dengan karya besarnya seperti Moto Guzzi MZ 1000 dan 1000SF. Dan paling fenomenal skuter BMW C1 dan konsep tiga roda Clever dengan kedua roda depan dimiringkan saat hendak membelok.

Jadi, lanjutnya, ini satu-satunya cara bisa mengevaluasi respon mesin di semua kondisi, dan mengetahui bagaimana kerja per dan kerangka dengan beban yang berbeda di jalanan aspal.  Kemudian, untuk menekan efisiensi (biaya), banyak komponen komersil dipakai saat pengujian, kecuali sistem exhaust yang tampaknya belum siap diproduksi. Horex diberi  teknologi tough rubber belt untuk mengirim daya yang disalurkan ke roda belakang. Horex akan dipasarkan akhir 2011 dengan harga diperkirakan Rp234 juta, masih lebih murah ketimbang pesaingnya Yamaha V-Max yang dibenderol Rp254 juta. (net/jpnn)

RSU Pirngadi Rawan Curanmor

MEDAN- RSUD dr Pirngadi Medan mulai tidak aman bagi para pengendara sepeda motor yang memarkirkan sepeda motornya di rumah sakit itu. Pasalnya, kasus kehilangan kenderaan kembali terjadi lagi di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut. Kejadian kali ini dialami salah seorang pegawai RSUD dr Pirngadi Medan, Haris Purwadi (41), Warga Marelan Pasar IV.

Saat ditemui di kawasan rumah sakit, Selasa siang (12/4), Haris menyebutkan, sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya memarkirkan sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BK 5581 XY di parkiran yang tak jauh dari kantin rumah sakit.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, ketika dirinya kembali ke lokasi parkir, dia sudah tidak melihat lagi sepeda motornya terparkir di sana. “Sepeda motor saya parkirkan di tempat parkir kendaraan pegawai yang berada di dekat kantin belakang rumah sakit. Ketika turun dan mau ngurus paman saya yang sakit. Taunya kereta saya sudah nggak ada lagi diparkiran. Dan kejadian ini sudah dua kali terjadi dalam waktu berdekatan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Padahal, sepeda motor second tersebut baru dua bulan dibeli Haris secara kredit.

“Saya sudah biasa parkir di tempat itu, tapi nggak nyangka hari ini kok bisa apes. Dan kasus seperti ini juga pernah terjadi dalam waktu yang berdekatan,” sebut Haris. Atas kejadian itu Haris selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Polresta Medan.

Sementara itu direktur utama RSUD dr Pirngadi Medan, Dewi F Syahnan saat dikonfirmasi via ponselnya membenarkan perihal hilangnya sepeda motor yang dialami salah seorang pegawai pirngadi.

Dewi juga mengatakan, kehilangan sepeda motor yang dialmi pegawainya bukanlah tanggung jawab rumah sakit. Selain sepeda motor yang tidak diparkir di tempat parkiran resmi,  pengelolaan perparkiran rumah sakit milik Pemko itu juga bukan ditangani pihak rumah sakit melainkan Dinas Perhubungan Kota Medan. Untuk itu lanjut Dewi, upaya yang akan dilakukan manajemen rumah sakit saat ini adalah meminta Pemerintah Kota Medan agar memberikan keleluasaan untuk pihak RSUD dr Pirngadi Medan mengelola perparkirannya sendiri.(uma)

Karyawan HDTI Diimbau Bekerja Kembali

MEDAN-Seluruh karyawan PT Hotel Danau Toba International diimbau untuk tidak takut terhadap isu-isu pemecatan dan diminta kembali bekerja seperti biasa. Hal ini terkait kekisruhan yang terjadi di manajemen PT Hotel Danau Toba International.

“Kita imbau karyawan untuk bekerja seperti biasa pada manajemen yang sah yakni yang dipilih sesuai hasil rapat umum pemegang saham, isu-isu pemecatan tolong dikesampingkan. Kepada kepolisian untuk memberikan perlindungan hukum kepada managemen yang sah,” kata pengacara manajemen PT HDTI Ojak Nainggolan saat temu pers di loby Hotel Danau Toba Medan, Selasa (12/4) sore pukul 17.00 WIB.

Kepada wartawan koran ini Ojak Nainggolan menuturkan, sejak terjadi kekisruhan di PT Hotel Danau Toba International hanya 150 orang dari 500 karyawan yang bekerja. Ini tentu saja, berdampak pada pemasukan hotel. “Kondisi sekarang hanya Rp100 juta per sepuluh hari, sedangkan gaji seluruh karyawan sebesar Rp1 miliar, uang listrik, air mencapai Rp600 juta,” jelas Nainggolan.

Dijelaskanya, sejak terjadi kekisruhan di pihak manajemen beberapa waktu lalu, para pengunjung hotel yang akan menginap menjadi sepi dari biasanya, dari  200 jumlah kamar yang tersedia seluruhnya terisi. “Saat ini cuma 20 kamar yang terisi,” jelasnya Ojak.(mag-8/mag-7)

Lebih Bertenaga

Cadillac SRX 2012

Setelah pengenalan ke pasar di akhir 2009 silam, sport utility vehicle (SUV) yang memiliki tampilan gagah, Cadillac SRX, nampaknya akan berubah wujudnya di tahun 2011.

Sang induk perusahaan Cadillac, General Motors (GM) mengatakan bahwa yang membuat SRX terbaru ini berbeda dibanding versi lawasnya adalah penggunaan mesin yang lebih kuat serta beberapa fitur canggih.

Untuk mesin, Cadillac SRX akan mengunakan V6 berkapasitas 3.600 cc direct injection yang sanggup menghasilkan tenaga hingga 300 hp dan torsi sebesar 353 Nm.

Mesin baru tersebut menggantikan mesin lama yang memiliki spesifikasi V6 3.000 cc direct injection yang sanggup menghasilkan tenaga hingga 265 hp dan torsi 302 Nm.

Selain output tenaga yang lebih tinggi, GM mengatakan bahwa mesin baru ini memiliki kisaran torsi maksimum yang lebih dahsyat. Selain itu, mobil ini juga memiliki kemamuan FlexFuel, dimana dapat mengkonsumsi bahan bakar bensin konvensional atau etanol 85 maupun kombinasi dari keduanya.

Dengan teknologi baru tersebut, Cadillac SRX baru ini diklaim memiliki konsumsi bahan bakar yang irit dan emisinya ramah lingkungan. Perbaikan lain dapat dilihat pada penggunaan pelek berukuran 20 inci, konektivitas telepon Bluetooth pada semua model, hingga pemanas roda kemudi.

SRX baru ini akan ditawarkan dalam dua versi yakni penggerak roda depan, dan all – wheel drive. Rencananya, SRX akan tiba di dealer Cadiilac pada akhir musim panas dengan harga yang belum, dipastikan. (net/jpnn)

Perintis Triple Cooller pada PC

Fahmi Djaafar

Ketika yang lain enggan tampil, dengan spek yang sederhana Fahmi Djaafar (34) justru membuat sejarah lewat kreativitas di dunia Informasi Teknologi. Triple Cooler buatannya pun mengundang decak kagum saat dipublikasikan di ngobrolaja.com

Ya, di era milenium ini komputer bukanlah barang yang asing. Hampir setiap lapisan masyarakat mengenal dan memiliki komputer minimal dalam bentuk Personal Computer (PC). Hanya saja, kebutuhan informasi yang terus meningkat pun membutuhkan penyesuaian terhadap kemampuan PC yang dimiliki. Memang semua itu bisa dipenuhi dengan sejumlah uang. Tinggal datang ke counter dan memilih komputer dengan spek yang mutakhir.

Namun Fahmi punya cara tersendiri dalam mengoptimalkan kemampuan PC miliknya atau yang dikenal dengan overclocking. Yaitu meningkatkan kecepatan prosessor hingga melampaui batas biasanya. “Namun overclocking juga memiliki dampak panas yang jadi berlebih. Kondisi itu juga akan berpengaruh pada keawetan spek-spek di dalamnya,” jelas tamatan SMA yang mahir komputer secara otodidak ini.

Untuk mengatasi dampak negatif tadi, pria kelahiran Bandung 12 Agustus 1976 ini memasang ‘Triple Cooler’ atau tiga sistem pendingin; kipas, air, dan Telmare Electric Cooling (TEC) pada PC kesayangannya. Hasilnya, prosessor Pentium D945 miliknya dengan mudah menjalankan program game Dirt II yang mensyaratkan prosessor i7 dan VGA 1 Gygabyte (G). Dahsyat!

Fahmi pun mengawali dengan mengganti casing standar dengan Thermaltake Super Tower yang tidak terlalu mahal namun menawarkan ruang sirkulasi udara yang cukup. Untuk meningkatkan kemampuan prosessor D945 yang terbilang langka ini Fahmi menggunakan dua Power Suplly. Untuk motherboad (MB) dipilih Tagam B2 700 dan untuk VGA dipercayakan pada Thellmatake XpresCard 650 W. Jadilah prosessor dengan kemampuan 4,5 G.

Agar tidak dituntut atas ‘penyiksaan’ yang dilakukan, dirinya pun memasang tiga sistem pendingin sekaligus untuk tiap bagian. Mengingat kinerja prosessor yang demikian besar, Fahmi pun memasang TEC buatan cooler master V10. Kipas standar tak lupa digantikan dengan ukuran yang agak besar. Agar maksimal, tiga unit kipas dipasang sekaligus untuk naple-naple. Nah, giliran water cooling yang dipasang untuk pendingin chepset. Untuk itu dirinya mempercayakan pompa dan reservier buatan thermaltake. Untuk water block dipasang water chill dengan radiator buatan asetec.

“TEC V10 hanya aktif saat suhu mencapai tingkatan yang ekstrim biasanya 65 drajat celcius. Jadi selama suhu masih dibawah, kipas yang berfungsi. Bila sensor sudah mencapai titik ekstrim sensor otomatis aktif,” paparnya.
Dengan hasil yang ada saat ini, Fahmi mengaku puas meskipun untuk itu satu unit sepeda motor Ninja dihabiskan. Belum lagi kelangkaan sparepart yang memaksanya harus menunggu dalam waktu lama. Pasalnya kegiatan PC modding seolah belum mendapat perhatian dari pengusaha-pengusaha komputer di Kota Medan. “Justru aku dapat casingnya dari Binjai dan water colling system malah dari Kalimantan. Padahal banyak juga modder-modder di Kota Medan yang bahkan berprestasi di tingkat nasional,” ketus Fahmi yang juga designer bordir komputer ini.

Ketertarikan pada overclocking sendiri berawal ketika Fahmi berada di Bandung 2007 silam. Untuk memuaskan rasa penasaran itu, prosessor pentium III dengan kemampuan 800 Megahertz (MHz) ke OC  900 MHz. “Awalnya ingin ngerasai overclocking tu gimana. Rasanya prosessor pecah dan memang waktu pertama itu betul-betul pecah,” kenang putra dari Mirzi Djaafar dan Triana ini.

Dari perbincangan dengan beberapa teman di kegiatan moding, Fahmi pun melanjutkan kegemaran tadi. Dirinya semakin antusias saat mengetahui keberadaan pelaku modding di Kota Medan dari satu forum yang diikutinya. Ke depan Fahmi berharap lebih banyak modding Kota Medan yang tampil ke permukaan dengan karya-karyanya fantastisnya. (jul)

Barang Bukti Terlambat,

Sidang Poltekes Medan Ditunda

MEDAN- Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana pembangunan Gedung Poltekes Medan senilai Rp9,3 miliar dari APBN 2007, dengan terdakwa Jeremias Sinaga, ditunda dua pekan mendatang oleh majelis hakim yang diketuai Suhartanto SH.

“Penundaan sidang itu dilakukan karena majelis hakim baru menerima barang bukti yang diserahkan jaksa penuntut umum (JPU). Sehingga untuk mempelajarinya, pihak majelis akan mempelajari selama dua pekan mendatang sebelum memutus perkara dengan terdakwa mantan Kasubdis Tata Bangunan dan Lingkungan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jeremias Sinaga,” ini disampaikan Ketua Majelis Hakim Suhartanto SH pada wartawan, Rabu (13/4).

Setelah menyampaikan penundaan, majelis hakim langsung menutup persidangan. Sementara, kuasa hukum terdakwa Julheri Sinaga SH menegaskan, penundaan dilakukan majelis adalah suatu langkah tepat yang diambil majelis hakim untuk mencermati suatu perkara sehingga bisa diputuskan seadil-adilnya. Apalagi, dalam penilaian penasehat hukum terdakwa, dimana terdakwa dituntut karena kelalaian selaku pengawas pembangunan Poltekes Medan, sehingga saat bertentangan dengan apa yang dituntut jaksa yakni dalam kasus korupsi.  Sebelumnya, terdakwa Jeremias Sinaga dituntut 5 tahun penjara denda Rp50 juta subsidair 6 bulan kurungan oleh JPU Dormian SH.

Dalam tuntutan yang dibacakan JPU, secara tegas disebutkan, terdakwa tidak terbukti melanggar Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP, namun terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.(rud)

Matic Premium Berteknologi Injeksi

Honda PCX

MEDAN-Motor matic Honda PCX dengan kelas premium ini memiliki kesan mewah, mulai dari bodynya dan teknologi yang mendukungnya. Bahkan motor matic ini merupakan matic pertama yang menggunakan teknologi injeksi yang membuat motor lebih hemat bahan bakar serta ramah lingkungan.

Promotion Manager CV Indako Trading Co Gunarko Hartoyo mengatakan, biasanya motor matic memiliki bagasi yang sedikit sempit. Namun, Honda PCX memiliki ukuran bagasi yang luas hingga 32 L. Pada tangki BBM, berukuran hingga 6,2 L. “Untuk pengisian bahan bakar, pengendara tidak perlu turun dari jok, karena tutup tangki tidak berada di bawah jok melainkan di depan, dekat kaki pengendara,” ujar Gunarko.

Dengan berbagai kelebihan ini, lanjut Gunarko, maka tidak salah bila motor ini dikategorikan sebagai motor dengan kelas premium. Pada teknologinya memiliki IDLE Stop System. Sistem ini membuat mesin motor ini dapat berhenti sendiri, walau bukan melalui kunci.

Sedangkan untuk menghidupkan kembali cukup menarik tuas gas (seperti motor matic pada umumnya). Sementara itu, untuk ban memiliki jenis ban tubless dengan ukuran 14″ atau sama seperti ukuran ban matic pada umumnya. “Bangkunya juga sangat nyaman digunakan untuk tulang belakang karena dilengkapi dengan gundukan busa yang nyaman dan lembut,” tambah Gunarko.

Hal lain pada motor ini, sambung Gunarko, pada pengamanan motor ini dilengkapi CBS hidrolik, yakni membuat pengereman akan tetap dapat dilakukan walau jarak sangat sempit. “Dan ketika pengereman mendadak, motor akan tetap stabil, dan rem tidak terkunci,” paparnya.

Tak hanya itu, bilang Gunarko, untuk keamanan juga dilengkapi alarm anti maling. Sebab, motor akan mengeluarkan suara apabila mendapatkan getaran yang terlalu kuat. Selain itu, dengan mesin 125 cc, matic injeksi pertama ini hadir sesuai dengan gaya hidup yang trendy, mewah dan citra diri yang maksimal.

Kata Gunarko, Honda PCX memang dipromosikan untuk para eksekutif muda karena teknologi yang mendukungnya. Sedangkan untuk pilihan warna, ada 3 varian, yakni warna emas, silver dan hitam. Sedangkan untuk harga dipasarkan sekitar Rp34 jutaan. (mag9)

Balas Dendam, Polisi Malaysia Pukuli Nelayan Indonesia

BELAWAN-Pemerintah Indonesia heran dengan upaya Malaysia yang mengakui wilayah perairan zona ekonomi eksklusif Indonesia sebagai wilayahnya. Pemerintah negara jiran itu bahkan terus mendesak dan telah melayangkan surat protes kepada Indonesia. “Sekarang suratnya ada di tangan Pak Menlu. Saya telah bicara dengan Pak Dubes kita di Malaysia, kita akan proses seperti pada masa-masa yang lalu,” ucap menteri perikanan dan kelautan Fadel Muhammad, kemarin (12/4).

Fadel menegaskan, Indonesia tidak berencana membebaskan 2 kapal berbendera Malaysia yang saat ini ditahan Pangkalan TNI AL di Belawan itu. “Tidak (dibebaskan). Kami sedang memeriksa dan sedang memproses. Beberapa waktu lalu saya ke Belawan, (saya dapat informasi) nelayan kita yang ditahan dan dipukuli polisi Diraja Malaysian
kita sudah layangkan surat ke konjennya dan saya sudah bicara ke konjennya,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamamad di Jakarta, kemarin (12/4).

Fadel tidak setuju dengan sikap pemerintah Malaysia yang mengaku nelayan Malaysia yang ditangkap itu masih berada di wilayah Malaysia. “Yang saya kecewa dari sikap mereka, mereka mengatakan ini di areal mereka. Kan tidak mungkin, kita punya angkatan laut yang ikut di operasi tadi,” kata Fadel kesal.

Menurut Fadel, tidak mungkin angkatan laut Indonesia tidak punya data yang cukup. Saat waktu kapal Indonesia digiring ke pelabuhan di Malaysia, ada helikopter mereka ikut mengintai. “Saya dapat kabar dari teman-teman di Malaysia, Pak Dubes dan media massa. Tadinya kan mau seperti menyerang juga mereka. Tapi setelah kita siapkan kita punya armada ke atas, mereka telepon saya dan saya bilang kita siap saja berhadapan demi kedaulatan rakyat dan kedaultan bangsa,” terang politisi Partai Golkar ini.

Komandan Lantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Amri Husaini menegaskan, posisi kedua kapal nelayan Malaysia sudah masuk ZEEI (Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia). “Kapal Malaysia masuk perairan Indonesia dan melakukan illegal fishing makanya ditangkap petugas PSDKP,” ujarnya didampingi Wadan Lantamal I Kolonel Marinir Suprayogi, Asop Danlantamal I Kolonel Laut Tri Satriya Wijaya dan Kadiskum Mayor Laut L Marpaung di Mako Lantamal I Belawan.

Saat ini pihaknya sedang melakukan proses lebih lanjut kejadian ini. “Kami sudah laporkan ke pimpinan di pusat, kami masih memprosesnya,” jelasnya.

Amri menambahkan, pihak Indonesia menggunakan peta 353 yang sudah diakui dunia internasional. Dengan peta itu, kedua kapal malasyia memang masuk wilayah ZEE Indonesia. “Nakhoda kedua kapal tersebut juga sudah mengakui bahwa mereka berada di wilayah Indonesia. Jadi sudah jelas memang mereka yang bersalah,” tambahnya.
Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Sumut sudah menanggani 11 kasus ilegal fishing di wilayah perairan Sumut sepanjang tahun 2011. “Dari total kasus tersebut, ada tersangka warga negara asing (WNA),” ujar Direktur Dit Polair Polda Sumut, Kombes Pol Thomas Ombeng melalui selulernya, kemarin.

Meski tak merinci kasu-kasus tersebut, Thomas Ombeng memastikan kasus-kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Jika berita acara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap, akan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk kemudian dibawa ke pengadilan.(mag-11/adl)

—-

Malaysia Langgar Kedaulatan Indonesia

l nelayan berbendera Malaysia berhasil ditangkap.

Selasa, 22 Maret 2011
Dua kapal nelayan Malaysia ditangkap Sat Polairud Mabes Polri saat melakukan illegal fishing di perairan Rupat, Kepulauan Riau.

Sabtu, 19 Maret 2011
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengungkapkan, 30 lapal nelayan asing disita dan diamankan di Belawan. Kapal motor ikan tersebut di antaranya berbendera Malaysia, Thailand, Vietnam dan India.

Jumat, 3 Desember 2010
Tiga kapal nelayan berbendera Malaysia ditangkap disekitar ZEE Indonesia atau sekitar 200 mil dari bibir pantai terluar perairan Belawan, Sumatera Utara dinihari tadi.

Rabu, 22 September 2010

KRI Sultan Hasanuddin (HSN-366) menangkap dua kapal nelayan Malaysia saat melaksanakan operasi Tameng Hiu II.

Minggu, 29 Agustus 2010
KRI Hasanuddin menangkap 4 kapal Malaysia di perairan Karang Unarang Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Jumat, 13 Agustus 2010
Tujuh nelayan Malaysia ditangkap saat mencuri ikan di wilayah Indonesia di perairan Kepulauan Riau. Ketika dirazia, Kapal Patroli DKP justru dua kali ditembaki Polisi Marine Diraja Malaysia.

Selasa, 16 Maret 2010
Polres Nunukan menangkap tiga nelayan asal Tawau, Malaysia. Saat ditangkap aparat ketiga nelayan melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan perahu Domfeng.

Minggu, 23 November 2008
Aparat kelautan Indonesia menangkap 2 kapal milik warga Malaysia yang sedang melakukan illegal fishing di wilayah perairan Indonesia di Kepulauan Riau.