29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 15436

Pirngadi Bantah Temuan BPK

MEDAN- Adanya temuan BPK mengenai kelebihan pembayaran pelaksanaan pengawasan pengerjaan lanjutan proyek pembangunan gedung kelas III RSUD dr Pirngadi TA 2009 senilai Rp412,69juta, dibantah manajemen pihak rumah sakit. Data yang disampaikan BPK tersebut bukanlah TA 2009 melainkan TA 2010, dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat itu dipegang langsung Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Dewi F Syahnan.

Bahkan anggaran senilai Rp412,69juta yang disebutkan, merupakan anggaran yang diserahkan Pemko Medan melalui KPA, kepada Konsultan Pengawas Pelaksana Proyek yang dipercaya PT Alpha Rho Delta sebagai pemenang tender. Hal ini disampaikan Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Dewi F Syahnan, didampingi Wadir Keuangan Yasin Sidabutar saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (8/4).

“Temuan adanya kelebihan pembayaran pelaksanaan pengawasan pengerjaan lanjutan proyek pembangunan gedung kelas III adalah bentuk kesalahpahaman antara petugas BPK dengan pengawas konsultan pelaksana tender. Di mana saat itu petugas BPK melihat adanya sejumlah staf ahli dalam pengerjaan proyek yang tidak mengisi daftar hadir, sementara para staf ahli dinyatakan konsultan pengawas selalu berada di lokasi sesuai tugas dan pengerjaan,” sebut Yasin. (uma)

Kadishub Medan Dicecar Dewan

MEDAN- Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis yang didampingi segenap jajaran Dishub Medan, mendapat shock therapy dari para anggota Komisi D DPRD Medan.
Shock therapy ini diterimanya saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Medan di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan, Jum’at (8/4).

Banyak persoalan yang disoroti anggota Komisi D DPRD Medan, mulai dari tidak diterimanya anggota Komisi D DPRD Medan saat kunjungan kerja (Kunker) ke kantor Dishub beberapa hari lalu, hingga persoalan penataan lalulintas di Kota Medan. Dimana, kenyataan itu sudah menunjukkan bukti bahwa Dishub Medan tidak memiliki pelayanan yang baik terhadap tamu dan lain sebagainya.

Bagian lain yang disoroti khususnya oleh Sekretaris Komis D DPRD Medan Muslim Maksum adalah mengenai keberadaan parkir yang antah berantah di Medan ini, menjadi faktor penyumbang kemacetan terbesar. Belum lagi persoalan adanya pungutan liar (pungli).(ari)

Ibu dan 3 Anaknya Terbakar di Kelambu

MEDAN- Amelia Purba (4), warga Jalan Badak Selambo, Gang Setia, Dusun III Amplas, mengalami luka bakar cukup parah akibat lampu teplok jatuh dan membakar kelambu, Kamis (7/4) dini hari pukul 00.15 WIB. Selain Amelia, ibu dan dua adiknya Tasya (2) dan adiknya yang baru lahir juga mengalami luka bakar.

Awalnya, Amelia dan kedua adiknya tidur bersama ibunya menggunakan kelambu. Sedangkan kakaknya, Monica, tidur di lantai dekat dengan lampu teplok yang diletakkan di atas meja yang berdekatan dengan tempat tidur.

Tanpa sadar, Monica menyenggol meja sehingga lampu teplok tersebut terjatuh membakar kelambu dan keempat orang yang ada di dalamnya. Amelia yang tidur paling pinggir dan paling dekat dengan api mengalami luka bakar paling parah.

Harapan Purba, ayah Amelia yang bekerja sebagai seorang petani saat itu berada di luar kamar. Melihat istri dan tiga anaknya terbakar, dia berlari berusaha menolong dengan mengambil air dari kamar mandi dan menyiramkannya ke kelambu. Setelah api padam, Harapan dan warga membawa korban ke klinik terdekat dan RS Ekstomi, tapi ditolak karena tak sanggup menanganinya.

Akhirnya, dirujuk menuju RSUD dr Pirngadi Medan untuk mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis dan telah menjalani operasi luka bakar dan hingga kemarin (8/4), masih menjalani perawatan di Lantai IV Gedung kelas III RSUD dr Pirngadi Medan dan kondisi korban sudah stabil dan luka bakarnya sudah mulai mengering. (mag-7)

Bayar Dana Bos Sekolah Swasta

085261460xxx
Assalamualaikum, kepada Bapak Wali Kota Medan dana bos triwulan I untuk SD Swasta di Kecamatan Medan Tembung kenapa belum cair, ini berimbas sama kami guru honor belum gajian 2 bulan ini, dan kenapa dibedakan kami ini dengan sekolah negeri, mohon kearifan dari bapak trims Sumut Pos pemerhati nasib guru Kota Medan

081260271xxx
Kapan dana bos kami dibayarkan, sudah 4 bulan tidak mendapat gaji, sedangkan anak dan istri kami mau makan apa.
Tolonglah kami Pak bagaimana nasib guru  honor yang gaji sedikit di tunda lagi.

Datang Langsung ke Dinas Pendidikan
Terimakasih kepada pengirim SMS ini, kami beritahukan kepada pihak sekolah untuk mengecek langsung ke Dinas Pendidikan Kota Medan, apa yang menjadi kendalanya. Sebab, setahu kami Dinas Pendidikan sudah menyalurkannya ke pihak sekolah melalui bank yang ada sesuai rekening masing-masing sekolah.
Sesuai laporan kepada kami, penyaluran tahap satu telah selesai dibayarkan ke seluruh sekolah di Kota Medan.

Syaiful BahriSekda Medan

———–

Sudah Kami Salurkan
Kami beritahukan kepada pihak sekolah yang ada di Kota Medan, bahwa dana BOS untuk tahap pertama sudah kami salurkan kepada setiap sekolah, jadi ada baiknya cek langsung di masing-masing rekening. Apabila ada kendala atau pergantian nomor rekening, sebaiknya segera melaporkannya ke Dinas Pendidikan, sehingga bisa dilakukan perubahan nomor rekening. Terimakasih

Hasan Basri
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan

———–

Segera Bayarkan
Pembayaran dana BOS tidak boleh ditunda-tunda, bila benar ada kendala teknis ataupun perubahan nomor rekening. Sebaiknya Dinas Pendidikan membuat surat edaran kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan di setiap kecamatan atau melalui pengawas sekolah. Sehingga, pihak sekolah tidak menunggu-nunggu dana BOS yang semakin tidak jelas penyalurannya.
Secara khusus di wilayah sekolah negeri memang telah diterima, namun untuk sekolah swasta seperti yang saya terima laporannya belum juga dicairkan. Padahal, dari dana BOS inilah bisa diharapkan operasional sekolah tersebut. Apalagi sekarang ini waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sangat dekat, sudah pasti kebutuhan sekolah khususnya untuk menyediakan fasilitas siswa.
Kami minta ke Dinas Pendidikan untuk segera mungkin melaksanakan pembayaran dana BOS, tanpa harus melalui proses yang panjang dan berbelit.

HT Bahrumsyah
Anggota Komisi B DPRD Medan

Parit Belum Dikorek

081375238xxx
Bapak Wali Kota yth, kenapa parit-parit pada penuh dengan sampah belum di korek, apalagi banyak parit yang di tutup dengan disemen atau ditutup papan dan berjualan di atas parit, karena sudah bayar ke Pemko. Ingat pak, Medan rawan banjir Sumut Pos mantap.

Awal Mei Kami Bersihkan
Terimakasih, kami sampaikan kepada warga bahwsannya pelaksanaan pengorekan parit ini dilakukan secara bertahap tidak bisa serta merta langsung keseluruhan di wilayah Kota Medan. Karena, panjang drinase milik Kota Medan lebih dari 3 ribu Kilometer.
Terkait parit yang ditutup memakai papan atau beton, kami dari Pemko Medan melarangnya, karena bertentangan dengan aturan Perda dan Peraturan Wali Kota serta Undang-undang tentang jalan.

Bila diketahui sekarang ini sampah menumpuk di dalam parit, kemudian tak dikorek. Sebenarnya, pengerjaannya hanya menunggu waktu saja. Karena, kami masih melakukan penghitungan harga sendiri terkait pengorekan drainase ini. Kami perkirakan pada awal Mei 2011 ini sudah bisa dilaksanakan pekerjaannya.

Gunawan Surya Lubis
Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan

Kabel Listrik di Papan Reklame Ditinggalkan

08126039xxx
Kepada Yth Bapak Erwin Lubis, Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan mohon perhatiannya agar kabel listrik di papan reklame/bilboard yang sudah dibongkar jangan ditinggal begitu saja atau hanya diselotip saja akan membahayakan, apalagi musim hujan dan banjir bisa korsleting. Terima kasih.

Kami Cek Langsung
Terimakasih kami sampaikan kepada pengirim SMS ini, kami terima sarannya untuk kami tindak lanjuti. Saya juga akan meninjau langsung wilayah tersebut untuk diketahui seberapa besar dampak bahayanya.
Kemudian, kami ingatkan kepada warga untuk sama-sama menjaga wilayah tersebut agar tidak terjadi kerusakan terhadap fasilitas publik.

Erwin Lubis
Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan

Bangun Jalan Kami

087868990xxx
Kepada yth Bapak Bupati Deli Serdang dan Bapak Camat Batang Kuis, tolong Pak jalan kami di perumahan Cendana Asri, Desa Sena Dusun 10 Kecamatan Batang Kuis. Di jalan tersebut sudah menjadi lumpur diakibatkan banjir menimpa kami, kini tidak bisa lagi dilalui kenderaan tolong Pak diperhatikan. Atas perhatian dan kebijakan dari Bapak diucapkan terima kasih.

Kami Teruskan
Terimakasih laporannya, kami dari Pemkab Deli Serdang akan menghubungi langsung camatnya untuk ditindak lanjuti. Kemudian, saya akan sampaikan pesan ini ke Dinas Pekerjaan Umum untuk ditinjau serta diteruskan sebagai untuk dilakukan peningkatan infrastruktur.

Neken Ketaren
Kabag Humas Pemkab Deli Serdang

Narkoba Senilai Rp1,3M Dibakar

Poldasu Musnahkan Barang Bukti

MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) musnahkan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja dari sembilan tersangka senilai Rp1.394.96.000, Jum’at (8/4).

Berdasarkan data yang diterima, sejumlah barang bukti narkotika yang dimusnahkan tersebut, sabu-sabu sebanyak 1.158,33 gram dengan nominal Rp1.389.996.000 dan ganja sebanyak 4.500 gram dengan nominal Rp4.500.00.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol John Turman Panjaitan memaparkan, dari jumlah yang dimusnahkan tersebut, sebenarnya ada sebanyak 4.800 gram ganja dan 1.370,49 gram sabu-sabu. “Selisih antara barang bukti yang disita dengan barang bukti yang dimusnahkan itu, digunakan untuk barang bukti dipersidangan. Tapi, sebagian besarnya sudah kami musnahkan,” sebutnya kepada wartawan.

Pemusnahan tersebut digelar di halaman Ditresnarkoba Polda Sumut dihadapan ke 9 tersangka. Masing-masing tersangka, yakni, Horas Jauhari Lubis alias Horas ditangkap dirumahnya Jalan Damar XVI Kelurahan Simalingkar, Medan Tuntungan. Polisi menyita 4.800 gram ganja. Tersangka lainnya, Ainsyiah yang ditangkap di bandara Polonia Medan,setelah barang bawaannya dari Malaysia terdeteksi membawa sabu-sabu seberat 1.085 gram.

Lalu, tersangka lainnya. Ismail Pohan ditangkap atas kepemilikan sabu 40,8 gram. Ia ditangkap di Jalan Karya Darma Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan Johor. Kemudian, tersangka Iswadi alias Is ditangkap di Kamar Hotel Delta Jalan Ir Juanda lantai 3 No 311, Medan Maimun.
Is ditangkap bersama oknum Brimob Briptu Luqman, dari tangannya disita sebanyak 45,16 gram sabu-sabu. Kasus tersebut dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua tersangka lainnya. Yakni, Bahrum Nazar Tarihoran alias Ucok dan Amri Hasyim alias Amri.

Dari penggembangan ini, sebanyak 148,53 gram sabu disita. Terakhir, tersangka Abdul Rahim Lubis dan Armen Lubis ditangkap dipinggir Jalan AR Hakim Gang Belenga Kelurahan Sukarame I, Medan Area. Petugas menyita sabu-sabu dari keduanya sebanyak 51 gram.

John membeberkan, pemusnahan tersebut merupakan tangkapan dan penyerahan kepada pihaknya sejak 18 Februari hingga 7 Maret 2011. Pemusnahan ini juga merupakan perintah undang-undang No 35/2009 tentang narkoba.

Sebelum dilakukan pemusnahan, barang bukti dilakukan uji klinis terhadap narkotika jenis sabu-sabu dan ganja di hadapan seluruh tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka diamankan di Ditresnarkoba Poldasu. Saat ini, sedang proses pemberkasan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejatisu beserta tersangkanya.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 115 ayat 2 UU No 35/2009, dengan ancaman minimal 5 tahun,” bebernya. (adl)

Tepati Janji kepada Masyarakat Medan

Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri MUI Kota Medan Al-Ustadz KH Zulfiqar Hajar Lc  berharap kepada Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM agar memfokuskan diri dalam membangun dan membenahi Kota Medan yang lebih baik dan maju di masa mendatang.

“Apa yang pernah dijanjikan Pak Walikota kepada masyarakat saat kampanye Pilkada agar ditepati, meskipun dilaksanakan secara bertahap,”katanya kepada wartawan yang meminta tanggapannya di Medan, kemarin, tentang program kerja Walikota Medan untuk 5 tahun ke depan.

Menurutnya, banyak hal yang harus dibenahi Walikota dan Wakil Walikota Medan agar kota ini lebih baik dan maju untuk menjadi kota yang metropolitan, modern, madani, religus dan Bestari.
Di antaranya, sambung KH Zulfiqar Hajar, Pemko Medan harus dapat mengatasi masalah banjir yang selalu terjadi jika datang hujan. Karena itu, perlu dibuat drainase agar air berjalan lancar.

Begitu juga dalam mengatasi banyaknya jalan raya yang berlubang, kemacetan arus lalu lintas, masalah pedagang dan lain-lain yang hingga kini masih menjadi problema. Sedangkan dalam menjaga kebersihan, Walikota bisa mengajak masyarakat agar melakukan Gerakan Gotong-royong di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Banyak masalah yang harus diatasi. Belum lagi masalah kehidupan umat beragama dengan banyaknya muncul aliran-aliran sesat. Jika semua masalah itu dapat diatasi Walikota bersama Wakil Walikota Medan serta seluruh pimpinan SKPD, saya yakin kepercayaan dan kecintaan masyarakat  akan semakin besar, ”ujar KH Zulfiqar Hajar yang juga Pimpinan Malis Ta’lim Jabal Noor.

“Sementara masalah tanah wakaf yang sudah padat di Medan, Pak Wali bisa mencari lahan untuk pekuburan” tambahnya.

Dikemukakanya, tugas lainnya yang menjadi prioritas Walikota Medan agar mendeteksi pohon-pohon yang berusia lanjut berada di kawasan kota dengan alat pendeteksi. Jika ternyata pohon-pohon tua itu tidak berpotensi lagi, maka seharusnya ditebang agar tidak membahayakan bagi masyarakat pejalan kaki dan pengendara kendaraan bermotor yang melintas. Karena itu, lanjutnya, Walikota Medan harus membuktikan komitmennya untuk membangun Kota Medan agar lebih baik dan maju.

JSementara itu, adanya pihak-pihak yang “berseberangan” dengan Walikota Medan, KH Zulfiqar Hajar mengimbau agar mereka yang “berseberangan” itu dalam mengkritik kinerja Walikota Medan hendaknya bersifat membangun serta menyampaikannya secara santun.

Jika seorang Kepala Daerah masih mau berbuat dalam membangun kota ini, tetapi terus-menerus dihujat dan “digoyang”, apalagi sampai memperoloknya, bagaimana dia bisa membangun Kota Medan. Sebab, dalam ajaran Islam, seorang mukmin dan muslim dilarang memperolok pihak lain dengan cara apa pun.  “Jika ada permasalahan hukum, kita serahkan saja kepada penagak hukum sebagai pihak yang berwenang,’’ujarnya.  (*/rel/sih)

Jikson Manik Pimpin DPW PPRN Sumut

MEDAN- Ketua Umum Partai Pedulu Rakyat Nasional (PPRN), Amelia Ahmad Yani mengajak semua kader dan pengurus PPRN kiranya dapat saling membahu membesarkan partai serta menyiapkan bekal dan semua syarat verifikasi partai politik didaerah masing masing.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPRN Sumut Jikson Manik didampingi Sekretaris Drs Irwanto Tampubolon, kepada wartawan di Medan kemarin. Harapan ini disampaikan Jikson Manik mengutip pernyataan Ketua Umum PPRN Amelia Ahmad Yani saat pengukuhan kepengurusan 10 DPW PPRN di kantor pusat PPRN Jl Jambu, No 1 A Jakarta Pusat, (1-2/4).

Ke 10 DPW yang dilantik Ketua Umum PPRN Ahmad Yani, termasuk DPW PPRN Sumut yakni Ketua Jikson Manik dan Sekretaris Irwanto Tampubolon dan DPW lainnya yakni DPW PPRN Provinsi Papua, Kalimantan Tengah, Bali, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu dan Jawa Timur. Mereka dilantik dihadapan Ketua DPP PPRN Dicky Ms Lantu. Ketua DPR RI Marzukie Ali dan Direktur Hukum Tata Negara Kementerian Hukum (Kemenkum) dan HAM, Asyarie Syihabudin.

Dikatakan Irwanto Tampubolon, mengutip pernyataan Ketua Umum PPRN Ahmad Yani konflik dualisme kepengurusan PPRN sudah berakhir dengan keluarnya  Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM. “Apalagi gugatan gugatan yang diajukan pihak penggugat semua kandas”, ujar Irwanto menirukan ucapan Yani.

“Paska Munas Bandung, PPRN mengalami krisis kepemimpinan. Maka para Ketua DPW yang setia saat itu ditunjuk Ketua Umum, sekarang 10 DPW sudah muswil, sisanya dalam waktu dekat. Pokoknya sebelum verifikasi ditutup PPRN sudah siap”, imbuh Irwanto.

Disebutkan lagi, pelantikan pengurus ke 10 DPW PPRN yang tersebar di seluruh Indonesia itu juga dihadiri Sekjen DPP PPRN, Maludin Sitorus. Maludin  menyebutkan bahwa konsolidasi dan evaluasi yang dilakukan DPP merupakan tahap awal dan evaluasi akhir akan berlangsung tanggal 31 Juni mendatang.

“Saat ini kita fokus untuk sukses verifikasi dulu. Bagaimana PPRN bisa melengkapi berkas yang disyaratkan Kementerian Hukum dan HAM agar bisa lolos menjadi peserta Pemilu 2014”, tambah Irwanto mengulangi pernyataan Maludin.

Dijelaskan Irwanto Tampubolon yang juga anggota DPRD Medan ini, selain agenda pelantikan ke 10 DPW PPRN pekan lalu, PPRN juga mengelar rapat evaluasi dan konsolidasi internal. Rapat ini dihadiri para pengurus DPP dan Ketua DPW PPRN seluruh Indonesia. Ditambahkan, pada kesempatan itu, Ketua DPR RI Marzuki Alie turut hadir memberi wejangan.   (*/ari)