Home Blog Page 1546

Pengurus Parbato Dilantik, Harus Besar untuk Bangun Dairi

DAIRI, SUMUTPoS.CO – Pengurus Besar Partukkoan Batak Toba (Parbato) Kabupaten Dairi Periode 2023-2028 dilantik. Acara deklarasi sekaligus pelantikan digelar di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang, Minggu (7/5).

Sebelum deklarasi dan pelantikan, acara diawali dengan kebaktian singkat. Kotbah dipimpin Pendeta Jingles Pasaribu. Selaku pimpinan Gereja Sidang Jemaat Allah di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, dia menyampaikan, kunci deklarasi dan pelantikan Pengurus Parbato ini harus bersatu.

“Harus ada kedamaian, satu hati dan saling melengkapi dan saling membesarkan Parbato, yang didasari kasih Tuhan,” ungkap Jingles.

Ketua Panitia, Monang Habeahan, menyampaikan terima kasih kepada semua pengurus dan tamu undangan dari berbagai perkumpulan marga, suku, yang ada di Kabupaten Dairi. Serta organisasi kepemudaan lainnya yang turut hadir dalam acara.

Deklarasi Parbato dibacakan Sekretaris Umum dr Daniel Sianturi. Seremoni pelantikan Pengurus Parbato dipimpin Ketua Dewan Penasehat Parbato, Kedaulatan Sihombing, didampingi penasehat lainnya.

Adapun pengurus Parbato Periode 2023-2028 yang dilantik, yakni Ketua Umum David Najogi Tambunan, Sekretaris Daniel Sianturi, dan Bendahara Luat Darson Simanulang. Juga Wakil KSB, semua koordinator bidang, dan anggota.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua Umum Parbato melantik kepengurusan PARBATO tingkat kecamatan. Dalam sambutanya, Ketum Parbato, Jogi Tambunan menegaskan, pembentukan Parbato merupakan sebuah kerinduan semua suku Batak Toba di Kabupaten Dairi.

“Sebab, selama ini belum ada terbentuk perkumpulan atau organisasi yang menaungi semua etnis Toba di Dairi. Atas kerinduan itulah, kita sekarang sudah bersatu dalam wadah Parbato. Mari kita besarkan Parbato ini,” harap Jogi.

“Parbato didirikan sejak 7 Juni 2022 lalu. Karena sesuatu hal, baru kali ini bisa dideklarasikan dan dilantik,” imbuhnya.

Dia juga mengimbau untuk satukan seluruh kekuatan Parbato dalam membangun Kabupaten Dairi. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), jangan takut bergabung ke Parbato. Jangan anda takut dimutasi. PARBATO harus dibesarkan menjadi kekuatan untuk mengayomi semua masyarakat, khususnya Toba dan masyarakat Kabupaten Dairi secara keseluruhan.

“Saya tidak mau hanya kepengurusan yang jadi besar, tapi harus kompak. Kita patut bersyukur punya putra Dairi sebagai wakil rakyat, yakni Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI, Junimart Girsang, yang peduli dengan Dairi, termasuk Parbato,” jelas Jogi.

Jogi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pengurus, panitia dan tokoh maupun ketua semua marga, para ketua suku lainnya, yang berdiam di Kabupaten Dairi, karena bisa menghadiri deklarasi dan pelantikan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Parbato, Junimart mengaku, sebagai putra Kabupaten Dairi, dia bangga bangso Batak bisa bersatu.

“Karena dengan bersatu, kita bisa membangun Dairi. Harus putra Dairi yang membangun Dairi. Pendatang hanya ingin mencari kerja,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan Parbato ke depan sangat berat. Karena itu dia mengimbau harus bersatu. Junimart pun menyayangkan, unsur Forkopimda tidak hadir pada acara tersebut.

“Suku Toba adalah etnis terbesar di Kabupaten Dairi, tapi tidak ada unsur Forkopimda yang hadir. Saya sangat kecewa dengan Kapolres, sudah audensi tidak dihargai. Setiap saya hadir di Dairi, Kapolres tidak pernah mau hadir. Ada apa di Dairi ini?” keluhnya.

Dia juga mengatakan, Parbato harus memberi bantuan hukum kepada masyarakat.

“Bikin paguyuban kepala desa, supaya mereka tidak takut menggunakan Dana Desa (DD), sebagai dukungan mereka untuk membangun Dairi. Sebagai organisasi masyarakat, Parbato harus jadi pelopor dalam membangun Dairi,” harap Junimart. (rud/saz)

Istimewa
KIBARKAN: Ketum Parbato Kabupaten Dairi Periode 2023-2028, Jogi Tambunan, mengibarkan pataka Parbato saat deklarasi dan pelantikan pengurus di Gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang, Minggu (7/5).

Warga Diminta Buang Sampah di Waktu Tertentu, Mulai Pukul 06.00 WIB hingga Pukul 10.00 WIB

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, Habiburrahman Sinuraya saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sei Batu Gingging Pasar X No.18, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (7/6/2023)

MEDAN, SMUTPOS.CO – Lingkungan yang bersih menjadi salah satu dari lima program prioritas Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Untuk itu, seluruh warga Kota Medan diminta untuk turut menjaga kebersihan.

Salah satu caranya, dengan membuang sampah pada waktu-waktu tertentu atau waktu-waktu yang telah ditentukan. Waktu yang ditentukan tersebut, yakni mulai Pukul 06.00 WIB hingga Pukul 10.00 WIB.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, Habiburrahman Sinuraya saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sei Batu Gingging Pasar X No.18, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (7/6/2023) sore.

“Silakan buang sampah antara jam 6 pagi sampai jam 10 pagi. InsyaAllah kalau itu dilakukan, maka Kota Medan akan bersih dari sampah,” ucap Habib dalam kegiatan yang turut dihadiri Lurah PB Selayang I dan pihak Kecamatan Medan Selayang tersebut.

Dikatakan Habib, dengan dibuangnya sampah pada jam-jam yang dimaksud, maka sampah-sampah tidak akan menumpuk di TPS ataupun badan-badan jalan. Sebaliknya, bila sampah dibuang di luar jam-jam tersebut, maka sampah akan menumpuk dalam waktu yang cukup lama sehingga akan merusak estetika kota.

“Alhamdulillah, di Kelurahan PB Selayang I ini setiap pagi diangkut sampahnya. Sementara yang kita tahu di kelurahan lain, banyak yang sampahnya tidak diangkut setiap hari,” ujar Anggota Komisi I tersebut.

Habib juga mengingatkan, bahwa di dalam Perda No.6 tahun 2015 tersebut, ada sanksi denda apabila masyarakat membuang sampah sembarangan.

“Mari kita saling menjaga, supaya masalah persampahan ini selesai. Apalagi masalah kebersihan ini adalah salah satu dari lima program prioritas Wali Kota Medan,” katanya.

Pada kegiatan itu, Habiburrahman juga menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, termasuk di Kota Medan, angka Covid-19 kembali mengalami kenaikan.

“Walaupun ini bukan lagi menjadi permasalahan yang besar, saya mengingatkan kepada bapak/ibu yang belum vaksinasi ketiga atau booster untuk segera melakukan vaksinasi booster. Atau kepada masyarakat yang memang belum vaksin sama sekali, mari kita jalani vaksinasi sebagai ikhtiar kita dalam mencegah pendemi Covid-19,” pungkasnya. (map)

Ketua Fraksi Demokrat Minta Wali Kota Segera Angkat Camat Medan Selayang Definitif

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu mendesak Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution segera mengangkat Camat Medan Selayang definitif. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

Menurut Burhanuddin, dirinya beberapa kali sengaja mendatangi Kantor Camat Medan Selayang untuk menemui Plt Camat Andy Mario Siregar. Sayang, sang camat tak berada di tempat. “Padahal saya datang saat jam kerja. Tapi camat tidak di tempat,” kata Burhanuddin Sitepu di sela Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Bunga Mawar Nomor 104, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Minggu (7/5/2023).

Menurut Burhanuddin, jika sang camat jarang di kantor, dia khawatir pelayanan kepada masyarakat akan terganggu. “Plt camat ini kan rangkap jabatan (Kabag Tapem), jadi akan sangat tidak efektif. Makanya kita minta Wali Kota Medan Bobby Nasution segera mengangkat Camat definitif. Saya yakin, masih banyak yang berpotensi untuk mengisi jabatan Camat Medan Selayang,” tegas anggota DPRD Medan tiga periode ini.

Burhanuddin juga mengaku dapat merasakan ketidakharmonisan antar sesama pegawai kecamatan atas kinerja Plt Camat saat ini. “Saya melihat dan rasakan sendiri, keharmonisan di jajarannya tidak terlihat. Banyak yang bisik-bisik terkait kinerja Plt Camat. Makanya saya minta segera diangkat camat definitif,” tandasnya.

Sementara, Ida Royani Koordinator PKH Medan Selayang juga mengaku merasakan apa yang dirasakan Burhanuddin Sitepu. Menurutnya, dia juga sangat sulit untuk menemui Camat Medan Selayang, karena Plt Camat sering tidak berada di tempat. (adz)

STOK Bina Guna-USM Jalin Kerja Sama Internasional, Laksanakan Penelitian Kolaboratif

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS MOA: Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspasari SPd MKes dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan USM Prof Dr Wan Rosli bin Wan Ishak menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) di Hotel Grandhika Medan, Jumat (5/5).

UNTUK pengembangan akademik, pendidikan dan pengabdian masyarakat, Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna menjalin kerja sama internasional dengan Universiti Sains Malaysia (USM).

MoA juga dilakukan dua program studi di STOK Bina Guna yakni Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) dan Ilmu Keolahragaan (Ikor) dengan USM.

Kerja sama ini bertujuan melaksanakan penelitian kolaboratif dan penerapan isu-isu yang berkaitan dengan akrivitas fisik di Indonesia dan Malaysia. Kemudian bersama-sama mempublikasikan penelitian kolaboratif.

”Tujuan berikutnya untuk berpartisipasi bersama melalui workshop, program pelatihan dan seminar. Memfasilitasi pertukaran mahasiswa STOK Bina Guna dan USM,” kata Liliana Puspasari.

Ditegaskan ketua STOK Bina Guna, kedua perguruan tinggi memiliki komitmen yang kuat dalam menciptakan iklim positif mengembangkan olahraga. ”Agenda besar STOK Bina Guna berperan aktif dan inovatif dalam mengembangkan olahraga di Sumut hingga mampu memberikan kontribusi tingkat nasional,” katanya.

Liliana Puspasari berterima kasih atas dukungan semua pihak yang mendukung STOK Bina Guna menjadi center of excellent dari semua program studi olahraga di Sumut. ”Secara terus menerus untuk tiada henti berinovasi dalam pengembangan dan perkembangan keolahragaan,” tegas ketua STOK Bina Guna.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan USM Prof Dr Wan Rosli bin Wan Ishak berharap kerja sama internasional ini dapat memberi manfaat pada kedua negara terutama dalam bidang pendidikan. ”Majelis ini penting untuk kolaborasi yang lebih erat,” katanya.

Prof Dr Wan Rosli bin Wan Ishak pun bernostalgia karena pada 12 tahun lalu juga pernah datang ke Medan. Ia berharap kerja sama pihaknya dengan STOK Bina Guna dapat meningkatkan rangking perguruan tinggi.

Dalam kesempatan ini, STOK Bina Guna juga melanjutkan kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan. Ketua KONI Kota Medan Drs Edy H Sibarani MM mengutarakan bahwa STOK Bina Guna telah banyak berkontribusi untuk kemajuan olahraga di Sumut termasuk Medan.

Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis mengungkapkan bahwa dalam pertandingan mempertemukan Indonesia dan Malaysia sering diwarnai perseteruan. Untuk itu kerja sama semacam ini diharapkan dapat merasuki para atlet dua negara serumpun untuk saling menghargai dan menjaga sportivitas. ”KONI Sumut juga telah menjalin kerja sama dengan majelis sukan Malaysia,” katanya.

Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan Kadispora Kota Binjai H Iwan Setiawan MPd, Sekum KONI Kota Binjai, dan para peserta dosen, pemerhati olahraga, atlet, pelatih, psikolog dari KONI Sumut, NPC Sumut, PPLP Sumut, KONI Kota Medan, KONI Kota Binjai, KONI Kota Serdangbedagai dan undangan lainnya. (dmp)

Psikologi Olahraga Tentukan Prestasi Atlet

DEDDI MULIA PURBA/SUMUTPOS WORKSHOP: Dr dr Dr dr Hj Liliana Puspasari SPd MKes bersama peserta workshop di Hotel Grandhika Medan.

JIKA dipandang dari aspek kondisi kejiwaan seseorang dapat dikatakan bahwa faktor psikologi merupakan elemen penting dalam menentukan karakter diri hingga pada akhirnya dapat menjadi motivasi, emosi, kepercayaan diri dan interaksi sosial pada atlet.

Hal ini dikemukakan Ketua Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspasari SPd MKes pada kegiatan Workshop Introduction to Sport Psychology for Performance Enhancement Level 1 di Hotel Grandhika Jalan Dr Mansyur Medan, Jumat (5/5).

Workshop ini diadakan STOK Bina Guna bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia (USM). Workshop diikuti pelatih dan atlet KONI Sumut, KONI Medan, KONI Serdangbedagai, NPC Sumut, PPLP Sumut, Dispora Binjai serta sicvitas akademika STOK Bina Guna.

Liliana Puspasari menyebutkan bahwa langkah awal dalam mengelola psikologi diri menjadi cikal bakal perkembangan diri dapat dipahami melalui membaca psikologi konsep STIFin yang terdiri dari sensing, thingking, intuiting, feeling dan insting.

”Lima konsep tersebut merupakan mesin kecerdasan yang diperoleh melalui penggunaan sistem otak oleh para atlet yang terdiri dari tiga bagian kiri, kanan dan tengah,” katanya.

Dirincikan ketua STOK Bina Guna, atlet berpikir cenderung pada otak kiri bagian belakang (kecerdasan indrawi) memiliki karakter praktis, konkrit dan sesuai jangkauan. Atlet berpikir cenderung pada otak kiri bagian depan (kecerdasan berpikir) memiliki karakter berpikir logis, objektif dan efektif.

Atlet berpikir cenderung pada otak kanan bagian depan (kecerdasan indra keenam) memiliki karakter berpikir panjang, optimis dan terkonsep. Kemudian atlet berpikir cenderung pada otak kanan bagian depan (kecerdasan perasaan) memiliki karakter mengandalkan perasaan dan mengutamakan rasa.

”Dan terakhir atlet berpikir cenderung pada otak tengah (kecerdasan indra ketujuh) memiliki karakter spontan, pragramatis dan rela berkorban. Dengan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan atlet nantinya mengetahui posisi kecenderungan karakter sikapnya, ” sebut ketua STOK Bina Guna.

Liliana Puspasari juga mengutarakan bahwa psikologi diri pada prestasi olahraga yaitu personal factors (atlet), motivational factors (pelatih dan orangtua) dan environmental factors (lingkungan).

”Ketiga faktor ini memiliki keterkaitan faktor psikologis satu dengan lainnya. Dalam kegiatan olahraga, interaksi atlet dengan atlet, atlet dengan pelatih dan atlet dengan anggota tim lainnya dapat menimbulkan dampak psikologis,” katanya.

Kemudian pengendalian diri atlet meliputi emosi, konsentrasi, agresivitas dan kepercayaan diri. Untuk tips mengelola psikologi diri yakni berpikir positif, membuat catatan harian latihan mental (ketakutan, emosi dan percaya diri), penetapan sasaran, latihan relaksasi, latihan visualisasi dan imajeri serta latihan konsentrasi.

”Persiapkan kondisi mental melalui latihan terencana dengan baik seperti mental training dan mental preparation,” ungkap ketua STOK Bina Guna pada workshop pengantar psikologi olahraga untuk peningkatan kinerja level 1 tersebut.

Pentingnya psikologi olahraga untuk prestasi atlet juga diamini Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Jhon Ismadi Lubis dan Ketua KONI Kota Medan Drs Edy H Sibarani MM. ”Kami menyadari bahwa salah satu faktor yang bisa mendongkrak prestasi lebih baik adalah psikolog. Disamping teknik, fisik dan sebagainya,” kata Sibarani sembari menceritakan pengalaman atlet bertarung PON di Kalimantan Timur.

Jhon Ismadi Lubis menambahkan pihaknya telah mendampingi atlet Sumut dengan tim psikolog untuk membawa peningkatan prestasi olahraga. Apalagi tahun depan Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

”Sebanyak 752 atlet saat ini ikut Pelatda PON XXI 2004. Nanti 1 Juli, jadi seribu atlet. Mereka juga mendapatkan pembinaan karakter bangsa di Kodam I Bukit Barisan,” sebutnya.

Pemateri workshop, Ass Prof Garry Kuan dari Universiti Sains Malaysia secara detail menjabarkan manfaat dan teknis penanganan psikologi olahraga untuk meningkatkan prestasi. Ia juga melakukan demontrasi teknik psikologi pada mahasiswa STOK Bina Guna.

Garry Kuan yang berpengalaman banyak mendampingi atlet Malaysia dalam even internasional ini juga berujar pentingnya rasa percaya diri dan meningkatkan semangat bertanding. (dmp)

Sultan Deli XIV Berharap Fajri Akbar Kelak Majukan Kawasan Medan Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sultan Deli XIV Sri Paduka Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah menyatakan, Fajri Akbar SH adalah salah satu tokoh muda putra daerah kebanggaan warga Melayu Deli dan dianggap famili oleh kesultanan Deli. Berkaitan dengan itu, Sri Paduka Sulan Deli mendukung bahkan ikut mendoakan Fajri Akbar sukses duduk menjadi anggota DPRD Sumut dalam Pileg 2024 mendatang.

“Pesan saya sekaligus harapan kita bersama, kiranya kelak keberadaan Fajri Akbar di legislatif bisa membawa perubahan dan kebaikan di kawasan Medan Utara, karena cukup banyak saudara kita dari suku Melayu yang berada di sana,” tegas Sultan Deli XIV Sri Paduka Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah saat bertemu Caleg DPRD Sumut dari Partai Demokrat Fajri Akbar di Halalbihalal Persaudaraan Pemuda Melayu Indonesia (PPMI) di Jalan Amaliun Medan, Sabtu (6/5).

Sultan Deli juga optimis, Fajri sebagai putra daerah akan mengenal kondisi daerah baik peluang dan tantangan sehingga diyakini bisa memberi solusi dan perbaikan bagi keberkahan masyarakat Sumatera Utara.

Fajri Akbar dalam kesempatan tersebut menyampaikan salam hormat kepada Sultan Deli serta kepada para tokoh masyarakat maupun anggota PPMI yang hadir. “Saya hadir di sini sebagai seorang anak yang memohon doa dan bimbingan dari para orang tua,” ucapnya.

Ketua Umum PPMI Datuk Yans Abdullah SE didampingi Sekretaris Umum Datuk Ismail Usman SH MH dan Bendahara Umum Datuk Dedy Arief SPt dalam pertemuan itu menyampaikan, halalbihalal ini diadakan sebagai upaya meningkatkan silaturahmi dan komunikasi.

Ia juga menyebutkan, acara halalbihalal tahun ini cukup istimewa dengan hadirnya tokoh yang memiliki kedekatan dengan Melayu seperti Fajri Akbar, H Abdillah (mantan Wali Kota Medan), Afif Abdillah (anggota DPRD Medan, serta Deddy Iskandar Batubara (anggota DPD RI). “Ustadz Deddy Iskandar Batubara, H Abdillah, Afif Abdillah dan Fajri Akbar adalah keluarga besar dari PPMI yang wajib kita dukung dan menangkan,” kata Yans Abdullah.

Suasana keakraban dan penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bi Halal. Sejumlah warga terutama dari kaum ibu terlihat antusias menyapa para tokoh yang hadir termasuk melakukan foto bersama Fajri Akbar. (adz)

Terbukti, ALMA Dapat Turunkan Biaya Operasional Kapal di Pelabuhan Tanjung Balai Asahan

MEDAN, SUMITPOS.CO – PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara meninjau penggunaan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA). Kali ini, PLN meninjau penggunaan ALMA di Dermaga Panton Bagan Asahan (5/5). Hal ini sebagai bentuk komitmen PLN dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan sektor maritim.

Anjungan listrik mandiri (ALMA) merupakan stasiun penyediaan listrik umum yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku perikanan dan kelautan untuk memenuhi kebutuhan listrik maupun cold storage yang semula berbasis bahan bakar minyak.

Andri Susanto, kapten Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) merupakan salah satu pengguna ALMA bercerita sebelum adanya ALMA untuk kebutuhan listrik di kapal saat bersandar mereka salalu menggunakan genset menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Tidak jarang mereka harus memeriksa secara rutin ketersediaan BBM di genset yang dipergunakan.

Sejak dibangun ALMA di Dermaga Panton, kebutuhan penerangan kapal Basarnas saat bersandar di dermaga tidak lagi menggunakan genset. Kini kebutuhan penerangan kapal telah menggunakan listrik dari PLN.

“Saat menggunakan genset kami membutuhkan biaya sebesar 176 juta rupiah untuk membeli bahan bakar minyak. Sejak menggunakan listrik dari ALMA kami bisa menekan biaya operasional hingga 85 persen dari biaya operasional sebelumnya,” ujar Andri.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menyampaikan PLN telah membangun Ajungan Listrik Mandiri di Dermaga Panton Bagan Asahan. Pembangunan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor pariwisata perairan dan kelautan.

“Pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret pelaksanaan program Electrifying Marine PLN. Hal ini guna memenuhi kebutuhan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, coldstorage, serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI),” ungkap Awaluddin.

Pelaksana Tugas (PLT) General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Tanjung Balai, Sprita Tiurdina mengapresiasi langkah PLN dalam memberikan fasilitas Anjungan Listrik Mandiri di Dermaga Panton Bagan Asahan. Langkah ini sejalan dengan misi pelindo dalam mengimplementasi green port.

“Apresiasi buat PLN UID Sumatera Utara dalam mendukung program Electrifying Marine. PLN sangat mendukung Pelindo dalam mengimplementasi _green port_ dan Pelindo sangat mendukung sinergitas PLN dalam meningkatkan pelayanan bagi kapal bersandar di pelabuhan kami”, kata Sprita.

“Dalam mendorong program Electrifying Marine di Sumatera Utara. PLN UID Sumatera Utara telah telah membangun tujuh unit ALMA yang tersebar di beberapa lokasi berbeda yakni Pelabuhan Simanindo-Samosir, Pelabuan Balige, Pelabuhan Muara, Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Pelabuhan Ajibata-Parapata, Pelabuhan Tigaras-Parapat dan Pelabuhan Belawan. PLN akan terus bersinergi dengan Pelindo agar green port dapat terwujud dengan menyediakan ALMA di pelabuhan – pelabuhan lainnya,” pungkas Awaluddin.

Dirut PLN Pastikan Listrik di Semua Lokasi Penyelenggaraan KTT ASEAN Labuan Bajo Siap 100 Persen

LABUAN BAJO, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengecek di lapangan dan memastikan langsung keandalan listrik di semua lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk pengisian daya kendaraan delegasi. Pengecekan tersebut dilakukan pada Sabtu (6/5) di Labuan Bajo.

“Event ini akan menjadi wajah sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia. Sehingga, saya bersama jajaran Direksi hadir langsung di lapangan. Tadi saya sudah mengecek _venue_ utama dan SPKLU. Saya pastikan pada hari ini, seluruh infrastruktur kelistrikan untuk mendukung KTT ASEAN telah siap digunakan 100 persen,” ucap Darmawan.

Sama seperti _event-event_ internasional sebelumnya, PLN juga menerapkan skema listrik tanpa kedip atau Zero Down Time (ZDT) lewat pasokan berlapis pada gelaran KTT ASEAN ini. Khususnya untuk venue prioritas seperti Hotel Meruorah Komodo, Ayana Resort, Hotel Laprima, Sudamala Resort Komodo, Hotel Plataran Komodo, Mice Tanamori, Bandar Udara Komodo, Hotel Sylvia, Puncak Waringin, media center, dan lokasi fasilitas pendukung lainnya.

“Kami mengecek seluruh infrastruktur kelistrikan mulai dari jaringan dan gardu listrik, Uninteruptible Power Supply (UPS), SPKLU, sampai pada ruangan-ruangan yang akan digunakan oleh Kepala Negara,” jelas Darmawan.

Dalam salah satu kunjungannya, Darmawan juga bertemu langsung dengan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi di Kantor Bupati Manggarai Barat. Pada kunjungan tersebut, Darmawan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah berjalan baik antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam mempersiapkan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung KTT ASEAN.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang telah bahu-membahu bersama PLN untuk menyukseskan gelaran KTT ASEAN ini. Salah satunya, dalam penyediaan lahan untuk peralatan kelistrikan dan SPKLU di halaman kantor Bupati,” tutur Darmawan.

Kehadiran SPKLU dalam KTT ASEAN ini menjadi sangat penting, karena mobilisasi seluruh delegasi, pengamanan, dan operasional akan menggunakan kendaraan listrik. PLN telah menyediakan 108 SPKLU guna memenuhi kebutuhan daya listrik untuk 271 unit kendaraan.

“Semua SPKLU telah siap. Untuk operasionalnya, kami akan terus berkoordinasi, khususnya dengan Paspampres dalam mengatur pelaksanaan pengisian daya kendaraan listrik,” kata Darmawan.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi mengapresiasi PLN yang telah menyiapkan sistem kelistrikan di Labuan Bajo untuk mendukung KTT ASEAN. Menurutnya kesuksesan event ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh rakyat Manggarai Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada PLN. Koordinasi dan persiapan PLN ini sudah terlihat dari jauh-jauh hari, jauh sebelum yang lain mulai menyiapkan,” ucap Edistasius.

Edistasius bersama Darmawan juga mencoba langsung pengisian daya kendaraan listrik delegasi menggunakan SPKLU PLN yang berada di Kantor Bupati Manggarai Barat.

“Tadi sudah kami cek SPKLUnya dan sudah kami coba langsung untuk mengisi daya kendaraan listrik. Semuanya berfungsi dengan baik. Pengisiannya juga mudah dan sangat cepat,” pungkas Edistasius. (ila)

Pedagang dan Pemko Harus Pahami Zonasi PK5

PENJELASAN: Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution, saat menggelar Sosialisasi Perda No 5 Tahun 2022 di Jalan Balai Desa, Lingkungan 1, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (6/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PK5) di Kota Medan masih tumpah ruah di badan-badan jalan Kota Medan. Tak hanya mengganggu estetika kota, namun aktivitas PK5 di badan jalan juga kerap menimbulkan gangguan arus lalu lintas. Untuk itu, perlu dilakukan penertiban dan penataan.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No 5 Tahun 2022, tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PK5 yang digelar di Jalan Balai Desa, Lingkungan 1, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (6/5) sore.

“Untuk itulah, tahun lalu DPRD Medan membuat Perda No 5/2022 ini. Tujuannya, agar warga Medan yang berprofesi sebagai PK5 dapat ditata dengan baik,” ungkap Mulia dalam kegiatan yang turut dihadiri Lurah Lalang Jalaluddin Nasir Pohan, perwakilan kecamatan, perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, serta perwakilan Dinas Sosial.

Di hadapan ratusan warga yang rata-rata berprofesi sebagai PK5 di kawasan Pasar Kampunglalang tersebut, Mulia menjelaskan, dibuatnya Perda No 5/2022 untuk memberi kepastian kepada para PK5, supaya mengetahui dengan pasti tentang mana-mana saja lokasi yang bisa digunakan untuk PK5 berjualan di wilayah Kota Medan.

“Isi di dalamnya sudah memberikan hak-hak kepada PK5. Kemudian sudah ada zona yang ditetapkan, mana yang jadi zona merah, kuning, hingga hijau. Jadi semuanya jelas, nantinya tidak ada lagi perdebatan antara PK5 dengan petugas. Misalnya bila kawasan itu adalah zona hijau, maka tentu PK5 boleh berjualan di situ. Bila zona kuning, juga boleh berjualan dengan berbagai ketentuan,” tuturnya.

Dan bila kawasan tersebut merupakan zona merah, lanjutnya, maka lokasi itu wajib bersih dari aktivitas PK5. Untuk itu, masyarakat harus membaca Perda tersebut, agar mengerti kawasan tempatnya berjualan bukan merupakan kawasan zona merah atau terlarang.

“Utamanya, pihak kelurahan harus sudah memahami tentang zonasi PK5 ini, dan turut mensosialisasikannya ke PK5 yang ada di wilayahnya. Walaupun Perda ini belum memiliki Perwal sebagai juknis, namun sudah harus dipahami dan disosialisasikan,” imbau Mulia.

Dengan adanya Perda ini, sambung Mulia, perangkat kewilayahan, baik kecamatan maupun kelurahan dibantu Satpol PP Kota Medan, tidak perlu lagi ragu dalam melakukan penataan.

“Namun ingat, petugas juga tidak boleh menggusur PK5 secara arogan. Penertiban dan penataan tetap harus dilakukan dengan cara-cara yang humanis,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, dengan adanya Perda ini, para pedagang juga akan terlindungi. Sebab selain untuk memberi kepastian kepada PK5 terkait lokasi yang bisa digunakan untuk berjualan, Perda ini juga menjelaskan tentang hak-hak PK5 dan kewajiban pemerintah terhadap mereka.

“Perda ini juga menjelaskan tentang adanya kewajiban pemerintah, yakni memberikan izin tempat, permodalan, hingga pelatihan-pelatihan. Untuk itu, PK5 harus tahu apa yang menjadi hak kewajibannya,” jelas Mulia.

Karena itu, Mulia meminta OPD terkait, khususnya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan untuk berkolaborasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan, dalam menginformasikan berbagai program Pemko Medan, khususnya program-program bantuan dan pelatihan untuk para PK5 dan pelaku UMKM lainnya.

“Sebab fakta di lapangan, banyak warga yang tidak tahu tentang program-program bantuan dari Pemko Medan. Sayang sekali, padahal Pak Wali Kota telah menyiapkan program-program tersebut. Masih banyak dinas yang tidak berkolaborasi dengan kecamatan dan kelurahan, alhasil informasi bantuan tidak sampai ke masyarakat. Ini akan jadi catatan kami,” pungkasnya. (map/saz)