29 C
Medan
Sunday, January 11, 2026
Home Blog Page 156

Untuk PAW Kades Harapan Maju, Camat Seilepan Tunggu Keputusan Dinas PMD

Teddy Akbari/Sumut Pos TAK ADA KADES DEFINITIF: Kantor Desa Harapan Maju di Kecamatan Seilepan, Kabupaten Langkat, tidak memiliki kades definitif selama tujuh tahun.
Teddy Akbari/Sumut Pos TAK ADA KADES DEFINITIF: Kantor Desa Harapan Maju di Kecamatan Seilepan, Kabupaten Langkat, tidak memiliki kades definitif selama tujuh tahun.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Camat Sei Lepan M Iqbal Ramadhan, sudah mengusulkan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Langkat, terkait jabatan Kepala Desa (Kades) Harapan Maju.

Pasalnya, Desa Harapan Maju terus diisi pelaksana tugas (Plt) atau bukan pejabat definitif selama tujuh tahun belakangan.

Namun, usulannya belum langsung terealisasi. Adapun usulan dimaksud, yakni melakukan pergantian antar waktu (PAW) untuk jabatan Kades Harapan Maju. Iqbal mengakui, saat ini dia memang menjabat sebagai Plt Kades Harapan Maju.

“Masalah Desa Harapan Maju, sebelumnya ada instruksi saya untuk pelaksanaan PAW,” ungkap Iqbal, Jumat (11/7).

Iqbal mengatakan, sudah mau meletakkan jabatan Plt Kades Harapan Maju pada Oktober 2024 lalu. Namun, hal itu terkendala di Dinas PMD Kabupaten Langkat.
“Hasil koordinasi dengan Dinas PMD, akan dilaksanakan PAW tahun ini, untuk seluruh desa di Langkat, yang tidak ada kadesnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan kegiatan desa, mulai yang berkaitan dengan keagamaan dan adat, Iqbal sudah menyerukan kepada masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai Kades Harapan Maju. Juga menyampaikan kepada masyarakat segera menyiapkan calon terbaik untuk menjabat sebagai Kades Harapan Maju.

Ditanya kapan PAW dilakukan? Iqbal mengkau belum tahu. “Untuk pastinya, kami masih menunggu dari PMD. Tapi, tahun ini juga dilaksanakan (PAW),” bebernya.

Berembus kabar tak sedap, terkait terjadi dugaan perilaku kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) di tubuh perangkat Desa Harapan Maju. Bahkan disebut-sebut, Iqbal mau mundur dari jabatan Plt Kades Harapan Maju karena persoalan tersebut. Ditanyakan terkait hal tersebut, Iqbal menepisnya.

“Kalau dibilang KKN, silakan saja diperiksa. Sekdes ini memang orang tuanya sudah keturunan “orang senang”,” jelasnya.

“Toh, uang saya di Desa Harapan Maju ada Rp25 juta untuk menimbun jalan waktu keadaan banjir, dan itu saja belum balik,” kata Iqbal lagi.
Iqbal menjelaskan, perangkat desa masih merealisasikan dana desa sesuai dengan perencanaan. Sebab, menurutnya, dia terus memantau hal itu.

“In sya Allah masih saya pantau, dan belum ada berita miring-miring tentang korupsi. Jadi, silakan kalau mau buka anggaran, dan kami selalu transparan, selalu bertanya ke kepala dusun (kadus) atau RT/RW masing-masing,” ujarnya.

Diketahui, kosongnya jabatan Kades Harapan Maju selama tujuh tahun terakhir, diisi oleh dua Camat Seilepan sebagai Plt. Sebelum M Iqbal Ramadhan, Faizal Matondang mantan Camat Seilepan yang kini Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Langkat, pun pernah mengisi kursi Plt Kades Harapan Maju. (ted/saz)

RSU Haji Medan Ukir Prestasi di Tengah Keterbatasan

Dirut RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati di S.SI, Apt, MKes.
Dirut RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati di S.SI, Apt, MKes.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan terus menunjukkan kemajuan signifikan di tengah berbagai keterbatasan. Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, S.Si., Apt., M.Kes., menyampaikan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya telah meraih sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satunya adalah penghargaan bintang tiga dari BPJS Kesehatan, sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan mutu layanan. “Kita sudah mendapat penghargaan bintang tiga dari BPJS. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dan capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Sri Suriani saat menerima audiensi Forwakes Sumut, Jumat (11/7/2025).

RSU Haji Medan juga menjadi salah satu rumah sakit penerima WSO Angels Award Platinum dari World Stroke Organization atas pencapaian luar biasa dalam penanganan stroke akut. Penghargaan ini diberikan kepada rumah sakit yang berhasil memenuhi standar tinggi dalam pelaksanaan trombolisis — sebuah prosedur penting untuk pasien stroke akut.

Penilaian dilakukan sepanjang Januari hingga Juni 2025, dan hasilnya menunjukkan hanya empat rumah sakit di Sumut yang menerima penghargaan tersebut:

1. RS Siloam (Gold)

2. RSU Haji Medan (Platinum)

3. RSUP H. Adam Malik (Platinum)

4. RS Bunda Thamrin (Platinum)

“Ini membuktikan bahwa RSU Haji Medan mampu bersaing dengan rumah sakit besar lainnya, meskipun dengan keterbatasan yang ada,” ungkap Sri Suriani.

Ia menekankan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk terus berinovasi. Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan RSU Haji Medan adalah obgin sosial, yaitu layanan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk menangani kasus-kasus sosial seperti kehamilan di luar nikah atau kekerasan terhadap perempuan dan remaja.

“Obgin sosial ini sangat penting. Belum banyak rumah sakit yang memiliki layanan seperti ini. Di RSU Haji Medan, layanan ini ditangani oleh dr. Errol Hamzah, Sp.OG, yang bahkan diundang sebagai narasumber ke KBRI Australia untuk memaparkan pengalaman penanganan kasus-kasus sosial secara humanis,” jelasnya.

Selain itu, RSU Haji Medan juga terus menjalin berbagai kemitraan strategis dengan organisasi masyarakat seperti BKOW dan Aisyiyah. Rumah sakit ini juga aktif mengembangkan layanan Medical Check Up (MCU) ke berbagai lembaga. Namun, kerja sama dengan Angkasa Pura hingga saat ini masih dalam tahap negosiasi dan belum mulai dilaksanakan. Sedangkan MCU dengan BPKP sudah terlaksana.

“Kita tidak hanya menunggu pasien datang, tapi juga melakukan pendekatan jemput bola melalui layanan MCU. Sudah ada ratusan pegawai dari berbagai instansi yang kita layani,” ujarnya.

Dalam upaya peningkatan kualitas SDM, RSU Haji Medan juga rutin menyelenggarakan pelatihan dan seminar, termasuk in-house training dengan melibatkan tenaga medis internal sebagai narasumber.

Di bidang operatif, rumah sakit ini mencatat volume tinggi, dengan rata-rata 20 hingga 30 tindakan operasi setiap harinya. Kinerja pelayanan tersebut juga sejalan dengan pencapaian keuangan. “Hingga semester pertama 2025, kami telah merealisasikan anggaran 49,88 persen,” sebut Sri Suriani.

Ia berharap seluruh pihak dapat terus mendukung kemajuan RSU Haji Medan. “Kami mohon dukungan dari semua pihak. RSU Haji Medan punya potensi besar untuk menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, tidak hanya di Sumatera Utara, tapi juga bertaraf internasional,” pungkasnya. (ila)

Tukar Poin, Menangkan Hadiah! Undi Undi Hepi Juli 2025 Hadir Lagi dengan Hadiah Spektakuler

Telkomsel kembali menghadirkan program spesial Undi Undi Hepi edisi Juli 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pelanggan setianya. Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menukarkan Telkomsel Poin yang dimiliki dengan kupon undian, guna memenangkan berbagai hadiah menarik baik periode bulanan maupun 2 mingguan seperti Grand Prize 1 Suzuki New XL 7 Zeta AT, 6 Honda BeAT CBS, 6 Honda Genio CBS, 2 unit IPhone 15, 2 unit Samsung S25, 42 unit Redmi Note 14, dan 42 unit Samsung Galaxy A06.
Telkomsel kembali menghadirkan program spesial Undi Undi Hepi edisi Juli 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pelanggan setianya. Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menukarkan Telkomsel Poin yang dimiliki dengan kupon undian, guna memenangkan berbagai hadiah menarik baik periode bulanan maupun 2 mingguan seperti Grand Prize 1 Suzuki New XL 7 Zeta AT, 6 Honda BeAT CBS, 6 Honda Genio CBS, 2 unit IPhone 15, 2 unit Samsung S25, 42 unit Redmi Note 14, dan 42 unit Samsung Galaxy A06.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali menghadirkan program spesial Undi Undi Hepi edisi Juli 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pelanggan setianya. Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menukarkan Telkomsel Poin yang dimiliki dengan kupon undian, guna memenangkan berbagai hadiah menarik baik periode bulanan maupun 2 mingguan seperti Grand Prize 1 Suzuki New XL 7 Zeta AT, 6 Honda BeAT CBS, 6 Honda Genio CBS, 2 unit IPhone 15, 2 unit Samsung S25, 42 unit Redmi Note 14, dan 42 unit Samsung Galaxy A06.

General Manager Consumer Business Region Sumbagut Telkomsel Agung E Setyobudi, menyampaikan, “Melalui program Undi Undi Hepi Juli, Telkomsel ingin terus memberikan nilai tambah dan pengalaman menarik kepada para pelanggan. Kami berharap program ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tapi juga memberikan momen kebahagiaan melalui hadiah-hadiah spesial.”

Undi Undi Hepi merupakan program undian berbasis Telkomsel Poin yang berlaku bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk pengguna simPATI, Telkomsel Halo, dan IndiHome. Cukup dengan menukarkan 1 (satu) Telkomsel Poin melalui aplikasi My Telkomsel, pelanggan akan mendapatkan 1 kupon undian untuk berpartisipasi dalam program ini. Semakin banyak poin yang ditukarkan, semakin besar pula peluang untuk menang.

Untuk meningkatkan peluang menang, pelanggan dapat memanfaatkan berbagai promo yang menawarkan poin tambahan kemudian menukarkan ke kupon Undi Undi Hepi. Pastikan untuk rutin mengecek jumlah Telkomsel Poin yang dimiliki, dan segera tukarkan melalui aplikasi MyTelkomsel.

Periode undian berlaku dua mingguan, mulai dari 1 hingga 15 Juli dan juga periode bulanan hingga akhir Juli 2025. Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Segera kumpulkan dan tukarkan Telkomsel Poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin ditukar, semakin besar peluang menang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, pelanggan dapat mengunjungi aplikasi MyTelkomsel atau website resmi telkomsel.com/undi-undi-hepi. (rel)

Naik Kapal Laut, Pejudo Sumut Raih 3 Perak dan 1 Perunggu di Kejurnas Pelajar

Ketua Pengprov PJSI Sumut, M Arief Fadhillah bersama atlet peraih medali di Kejurnas Pelajar 2025. (dok PJSI Sumut)
Ketua Pengprov PJSI Sumut, M Arief Fadhillah bersama atlet peraih medali di Kejurnas Pelajar 2025. (dok PJSI Sumut)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet judo Sumatra Utara menujukkan semangat pantang menyerah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Pelajar di Ciloto, Jawa Barat, 1-4 Juli 2025. Meski berangkat naik kapal laut akibat keterbatasan dana, mereka masih mampu meraih 3 medali perak dan 1 perunggu.

Medali perak diraih dari kategori SMA atas nama Inoue Al Aqsha Firdaus di kelas -90 kg, Marta Marito Lumbanbatu di kelas -63 kg, dan Muhammad Daffin Prayoga di kelas -81 kg. Sementara medali perunggu diraih Jantika Abigael br Tamba di kelas +70 kg.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatra Utara Muhammad Arief Fadhillah mengatakan sebenarnya belum puas dengan raihan tersebut. Apalagi dari tiga kesempatan pejudonya semua kalah di final.

“Hasil yang kurang memuaskan. Tiga kali masuk final tapi 3 kali kalah. Tapi persaingan di sini menjadi gambaran Popnas sesungguhnya. Apapun ceritanya tanpa latih tanding kita pasti ketinggalan,” kata Arief.

Arief melihat perlunya keseriusan dari pihak terkait agar atlet Sumut bisa berprestasi di Popnas. Soalnya persaingan semakin kompetitif. “Dari Sumatra, Lampung saja dapat satu emas. Kalau Dispora (Sumut) tidak serius. Sumut bisa melorot di Popnas. Selama ini kita berangkat dengan biaya mandiri. Tanpa bantuan dari pihak terkait,” tambahnya.

Diketahui atlet judo Sumut harus berangkat naik kapal laut untuk berangkat ke Jakarta. Ini pertama kali dilakukan karena keterbatasan biaya. Para atlet harus berangkat dengan biaya mandiri dari Pengprov dan bantuan orangtua atlet. Tak ada bantuan dari pemerintah dalam hal ini Dispora Sumut.

Waktu yang dibutuhkan pun menjadi lebih lama karena harus menjalani 4 hari 3 malam untuk sampai ke Jakarta dibanding biasanya naik pesawat. Tentu saja hal ini menguras fisik atlet.

PJSI Sumut sebelumnya sudah melayangkan surat permohonan bantuan ke Dispora Sumut. Namun tak gelontoran dana yang diberikan. “Kita harapkan ke depannya jangan sampai seperti ini. Agenda Popnas kian dekat dan kita dituntut prestasi, tapi tak ada support,” pungkas Arif. (dek)

Pemerintah Beri 10 Ribu Ton Beras untuk Palestina, M Nuh: Semoga Allah SWT Memberkahi Indonesia…

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sumatera Utara (Sumut) KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang memberikan bantuan kepada Rakyat Palestina berupa 10 ribu ton beras.

Bantuan pangan untuk Rakyat Palestina ini diberikan secara simbolis oleh Menteri Pertanian Indonesia Andi Amran Sulaiman kepada Menteri Pertanian Palestina Rezq Basheer-Salimia di Jakarta, Senin (7/72025) lalu.

“Selama ini pemerintah dan masyarakat Indonesia secara sadar dan aktif memberikan perhatian besar kepada rakyat dan bangsa Palestina,” kata M Nuh melalui pesan tertulisnya, Kamis (10/7/2025).

Menurut Nuh, secara eksplisit, UUD 1945 menyebutkan, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan dari muka bumi ini. Dengan tegas dan jelas, Indonesia menyatakan, Israel penjajah bagi wilayah dan Rakyat Palestina.

” Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat Indonesia tidak pernah berhenti mendukung Palestina untuk meraih kemerdekaannya secara utuh,” ujar Nuh.

Dalam forum Internasional, lanjut mantan anggota DPRD Sumut ini, Indonesia menunjukkan keberpihakannya kepada perjuangan rakyat Palestina. “Di kalangan masyarakat, sampai ke tingkat akar rumput, menyuarakan dan biasa menggalang bantuan untuk Palestina,” sebutnya.

Ketua Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara ini juga mengatakan, sejak Prabowo Subianto masih menjadi Menteri Pertahanan, juga sudah mengirimkan rumah sakit terapung ke Palestina.

“Kini, sesudah menjadi Presiden Indonesia, Pak Prabowo menugaskan Menteri Pertanian untuk mengirim bantuan 10.000 ton beras bagi rakyat Palestina yang sedang mengalami kesusahan.
Kita berharap, upaya Indonesia ini dapat meringankan derita saudara-saudara kita di Palestina,” harapnya.

Untuk itu, Nuh mendorong agar pemerintah mengawal pengiriman bantuan tersebut, untuk memastikan bantuan tersebut sampai kepada rakyat Palestina yang amat memerlukan bantuan tersebut. “Apalagi Israel selalu dengan arogan dan tidak manusiawi, menghalangi bantuan dari berbagai negara,” harapnya.

Nuh menegaskan, di samping dukungan politik dan bantuan kemanusiaan, yang juga perlu dipikirkan adalah dukungan yang lebih nyata lagi . “Jika Presiden Amerika Donald Trump dengan sombongnya memberikan bantuan militer kepada Israel, Indonesia dan negara-negara Islam serta negara-negara di dunia, harus menekan kebiadaban Israel secara seimbang,” tegasnya.

“Semoga Allah SWT memberkahi Indonesia, pemerintah dan rakyatnya, dengan menolong saudara kita di Palestina, in sya Allaah. Aamiin,” pungkasnya. (rel)

Apresiasi Pelayanan RS Regina Maris, Anggota DPRD Medan: Serasa Berobat di Penang

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Kota Medan, Dodi Robert Simangunsong mengapresiasi pelayanan Rumah Sakit Regina Maris Medan kepada masyarakat. Menurut Dodi, pelayanan prima yang diberikan RS Regina Maris sudah dirasakannya sendiri.

Menurut Dodi, pada Hari Minggu, 6 Juli 2025 sekira pukul 19.30 WIB, istrinya Winna Sari Dewi Ambarita melahirkan anak keempat mereka di rumah sakit yang terletak di Jalan Brigjend Katamso Medan ini. Sejak pertama masuk, pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit sudah memberi kesan positif baginya.

“Perawat dan staf rumah sakit yang menyambut kami ramah-ramah dan perhatian. Pelayanannya pun cepat, tidak bertele-tele,” kata Dodi kepada Sumut Pos, Kamis (10/7/2025).

Bukan itu saja, sebut Dodi, dokter di Regina Maris juga memberikan penjelasan yang edukatif kepada pasien. “Saya sangat puas dengan penanganan yang diberikan kepada istri saya. Pokoknya, saya merasa seperti berobat di Penang,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini.

Anggota Komisi III DPRD Medan ini juga mengaku, istrinya juga betah dan merasa nyaman dengan pelayanan dan fasilitas mewah yang diberikan, layaknya hotel. “Istri saya juga dibantu dalam memberikan ASI dan disupport. Istri saya merasa happy, apalagi dokter dan perawatnya baik dan ramah,” ungkap Dodi.

Dodi berharap, manajemen RS Regina Maris dapat mempertahankan pelayanan prima yang diberikan kepada pasien. “Jangan karena saya anggota dewan, makanya pelayanannya prima. Tetapi kepada pasien umum lainnya pun harus demikian juga. Semoga ini bisa dipertahankan,” tandasnya.

Diketahui, RS Regina Maris yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso Medan, merupakan salah satu rumah sakit berstandart Internasional di Kota Medan. Manajemen rumah sakit secara tegas berkomitmen memberikan fasilitas pelayanan terbaik dengan Fasilitas kesehatan yang tidak kalah dengan RS yang ada di luar negeri.

RS yang baru beroperasi Mei 2023 ini, memiliki beberapa tipe kamar perawatan, ruangan intensive care dan operating room yang dilengkapi dengan fasilitas yang baik dan lengkap serta didukung oleh staf ahli dan dokter dokter yang berkompeten. (adz)

Beli Kolor Dapat Mobil Listrik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Dalam rangka memperingati perjalanan panjang 70 tahun sebagai salah satu produk terkemuka di industri dalaman asli produk Indonesia, Rider Underwear mempersembahkan undian berhadiah, “Beli Kolor Dapat Mobil Listrik”.

Sejak tahun 1955, Rider Underwear telah fokus pada dunia pakaian dalam di Indonesia dengan selalu menjaga kualitas bahan. Bahkan, inovasi produk selalu dilakukan mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Public Relations and Marketing Communicatons Rider Underwear, Zaldy Handi Aditia mengatakan, di usia yang ke-70 tahun ini, Rider Underwear telah melewati berbagai fase sejarah dan kejadian-kejadian besar yang ada di Indonesia. “Namun Rider Underwear tetap konsisten berkembang dan melangkah maju atas dukungan dari karyawan dan juga pelanggan setia,” kata Zaldy pada awak media.

Oleh sebab itu, lanjutnya, sebagai bentuk apresiasi pada pengguna dan juga bentuk penghargaan perusahaan pada masyarakat yang selama ini telah menyertai perjalanan, Rider Underwear mengadakan Undian Berhadiah “Beli Kolor Dapat Mobil Listrik selama periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025.

“Semua masyarakat dapat berpartisipasi mengikuti undian berhadiah tersebut, karena caranya sangat mudah sekali. Hanya perlu mengirimkan tiga buah kemasan Rider Underwear dengan menyertakan fotokopi identitas dan tulis nama, nomor telepon aktif dan tempat membeli produk di balik kemasan,” ujarnya.

Selanjutnya, masyarakat dapat mengirimkan kemasan tersebut melalui PO BOX RIDER JAKARTA 10000 atau melalui DROP BOX yang tersedia pada perwakilan toko-toko Rider yang tersebar di seluruh Indonesia. Para pemenang akan berhak mendapatkan Grand Prize berupa mobil Listrik BYD series M6 dan hadiah-hadiah Utama berupa Kulkas, Mesin Cuci dan Smart TV

Tidak hanya itu terdapat juga hadiah-hadiah hiburan berupa Android Smartphone, Air Fryer, Standing Fan, Kompor Gas, Magic Com, Dispenser, Blender, Oven dan Paket Produk Untuk pengumuman pemenang akan dilakukan pada 30 Januari 2026 dengan syarat dan ketentuan berlaku. Program undian ini memiliki Nomor Registrasi Kemensos: 0505/05-2025.

“Dengan adanya program Undian Berhadiah “Beli Kolor Dapat Mobil Listrik” ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi Rider sebagai brand atau merek pakaian dalam Legend yang ada di Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat menjadi apresiasi kepada para pelanggan yang setia menemani dan dapat berpartisipasi memeriahkan ulang tahun Rider Underwear yang ke 70 tahun,” tutup Zaldy. (adz)

Usai Gelar Perkara Khusus oleh Bareskrim Polri, Tim Jokowi Minta Perdebatan Ijazah Disudahi

WAWANCARA: Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan memberi keterangan kepada wartawan usai mengikuti gelar perkara khusus di Bareskrim Polri, Rabu (9/7).(istimewa/sumutpos)
WAWANCARA: Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan memberi keterangan kepada wartawan usai mengikuti gelar perkara khusus di Bareskrim Polri, Rabu (9/7).(istimewa/sumutpos)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bareskrim Polri melakukan gelar perkara khusus di kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) yang dilayangkan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Rabu (9/7). Tim kuasa hukum Jokowi meminta agar tidak ada lagi perdebatan soal keaslian ijazah UGM setelah dilakukan gelar perkara khusus tersebut.

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengaku, pihaknya telah menyampaikan keberatan terhadap gelar perkara khusus di kasus ini. Pasalnya, kata dia, hal itu tidak diaturn
dalam tahap penyelidikan.

Meski begitu, ia memastikan pihaknya tetap menghormati dan siap mengikuti gelar perkara khusus yang diminta oleh pihak pelapor yakni Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
Hanya saja, Yakup meminta setelah gelar perkara khusus rampung, tidak ada lagi perdebatan terhadap keaslian ijazah UGM milik Jokowi.

“Inikan gelar perkara khusus atas permintaan mereka sehingga setelah gelar perkara khusus ini harapan kami sudah makin jelas, klir dan pihak mereka tidak ada lagi dipertanyakan,” ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Rabu (9/7).

“Kami komitmen apapun hasilnya harus kami hormati. Harapan kami pihak sana sebagai WNI taat hukum, yang semua prosesnya harus sesuai koridor hukum juga harus mentaati gelar perkara nanti,” imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua TPUA Rizal Fadillah, mempersoalkan ketidakhadiran Jokowi dalam gelar perkara khusus kemarin. Rizal dan TPUA juga mempermasalahkan pengacara Jokowi yang tidak membawa dan menampilkan ijazah asli Jokowi dalam gelar perkara khusus ini. “Padahal, dalam gelar perkara khusus yang penting sekali, itu harusnya hadir Pak Jokowi dengan membawa ijazahnya,” ujar Rizal saat konferensi pers di Lobi Bareskrim Polri.

Rizal menilai, ketidakhadiran Jokowi justru mengindikasikan ada yang salah dengan ijazahnya. Selain itu, TPUA menilai, penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri tidak memberikan penjelasan atau bukti baru.

Penjelasan yang diberikan pun, menurutnya, sama seperti penjelasan sebelumnya pada 22 Mei lalu. “Penjelasan dari Dittipidum beserta pihak penyidik, itu tidak ada progres. Isinya persis dengan yang diterangkan, diuraikan pada konferensi pers di 22 Mei yang lalu,” lanjutnya.

Rizal menilai, berdasarkan paparan dalam konferensi pers pada Mei lalu, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro telah melakukan suatu tindak pidana karena menghalangi proses penanganan perkara. “Maka masih berlaku tuntutan kita kepada Kadiv Propam untuk memproses Dirtipidum melakukan obstruction of justice, pelanggaran pidana penghalangan proses penegakan keadilan,” kata Rizal.

Untuk itu, TPUA meyakini, kasus ini seharusnya dilanjutkan ke penyidikan, bahkan hingga ke pengadilan. “Seharusnya kesimpulannya dari pertemuan gelar perkara ini adalah ijazah Joko Widodo tidak identik dengan yang asli. Itulah dorongan kita untuk terus diproses ke penyidikan dibawa ke pengadilan,” tegas Rizal.

Sementara, pakar telematika Roy Suryo dan ahli digital forensik Rismon Sianipar, memaparkan hasil gelar perkara khusus terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Roy Suryo menyatakan, dirinya dan Rismon Sianipar telah memaparkan keahlian dan pengalaman mereka dalam bidang telematika dan digital forensik. “Kami sudah siapkan dulu, jadi supaya membuktikan, nggak usah banyak pertanyaan,” katanya.

Rismon Sianipar menyatakan, pihak Dirtipidum kalah telak dalam gelar perkara khusus. “Mereka tidak berani menunjukkan ijazah Jokowi dalam versi analog atau digital,” terangnya.

Ia juga menyatakan, laboratorium forensik Bareskrim terpaksa ‘ditelanjangi’ karena ingin forensik yang bermartabat dan independen. Roy Suryo dan Rismon Sianipar berharap bahwa hasil gelar perkara khusus dapat diterima dan mengubah apa yang terjadi sebelumnya.

Mereka juga berharap bahwa pihak kepolisian dapat melakukan penyelidikan yang lebih transparan dan independen. “Kesimpulannya pasti kalah telak itu,” bebernya.

Sementara Roy memaparkan hasil analisis teknis yang menyimpulkan bahwa dokumen akademik Jokowi ’99,9 persen palsu’. Analisis ini dilakukan melalui metode forensik digital, termasuk Error Level Analysis (ELA) dan face comparison.

Menurut Roy, ijazah berwarna yang diunggah politisi PSI, Dian Sandi, pada 1 April 2025 menjadi kunci dari pengujian tersebut. “Dari hasil ELA, tampak bagian logo dan pas foto pada ijazah Jokowi mengalami kerusakan digital. Ini menunjukkan adanya rekayasa atau editing,” katanya.

Lebih lanjut, metode face comparison juga menunjukkan ketidaksesuaian antara foto pada ijazah dengan wajah Jokowi saat ini. Roy juga menampilkan tiga ijazah pembanding dengan nomor seri 1115 (milik Frono Jiwo), 1116 (alm. Hary Mulyono), dan 1117 (Sri Murtiningsih).

Ketiga ijazah itu dinyatakan identik dalam elemen desain, seperti posisi huruf dan logo universitas. Sebaliknya, ijazah nomor 1120 yang diklaim milik Jokowi dianggap tidak identik.

Roy juga menyinggung skripsi milik Jokowi yang diperoleh dari Fakultas Kehutanan UGM pada 15 April 2025 secara resmi. Ia menyoroti kejanggalan pada halaman pengesahan yang mencantumkan nama Prof. Dr. Ir. Ahmad Soemitro pada tahun 1985. Padahal, menurut data, Ahmad Soemitro baru dikukuhkan sebagai profesor pada Maret 1986.

Roy mempertanyakan langkah Bareskrim yang disebut-sebut telah menggunakan dokumen pembanding dalam gelar perkara. Ia mengklaim belum pernah dipanggil atau dimintai keterangan secara resmi. “Kami siap menghadirkan Frono Jiwo dan Sri Murtiningsih jika diperlukan,” ucapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan update penanganan perkara yang sedang dilakukan oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Pada Senin, 7 Juli 2025, 6 dari 7 saksi yang dipanggil untuk klarifikasi telah hadir dan menjalani proses klarifikasi,” paparnya. Keenam saksi itu adalah HMRF, Dr. HESK, KTR, Dr. RH, RA, dan RSN. (bbs/adz)