31 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 165

Peringati HAN ke-41 di Batubara, Syafrizal: Anak-anak adalah Investasi Masa Depan

HADIR: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tingkat Kabupaten Batubara di Aula Kantor Bupati Batubara, Kamis (18/9).(Dokumen Diskominfo Batubara)
HADIR: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tingkat Kabupaten Batubara di Aula Kantor Bupati Batubara, Kamis (18/9).(Dokumen Diskominfo Batubara)

SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Batubara Syafrizal, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan anak-anak sebagai pusat perhatian dan perlindungan, karena mereka merupakan investasi masa depan.

Hal itu disampaikan Syafrizal pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tingkat Kabupaten Batubara, yang digelar di Aula Kantor Bupati Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (18/9) lalu.

Dengan mengusung tema “Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Syafrizal menekankan pentingnya peran orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat dalam mendampingi anak agar tumbuh sehat, bahagia, serta merdeka dalam belajar dan berekspresi.

“Jika hari ini anak-anak tumbuh dengan baik, maka 20 tahun lagi Batubara akan dipimpin generasi yang kuat secara karakter dan cemerlang secara akal,” ungkap Syafrizal.

Syafrizal pun berharap, setiap ruang menjadi tempat tumbuh yang ramah anak, serta budaya mendengarkan suara anak semakin diperkuat. Kepada anak-anak Batubara, dia berpesan, agar memanfaatkan waktu dengan baik, menghormati orang tua dan guru, serta mencintai bangsa dan negara.

Selain peringatan HAN, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang Lomba Video Vlog Kreatif dan Lomba Puisi Berantai.

Pada kategori Lomba Video Vlog Kreatif tingkat SMA/MA sederajat, para pemenangnya, yakni juaranya dari SMA Negeri 1 Tanjung Tiram (Grup 1), diwakili oleh Firsyah Nabila; posisi kedua dirah SMA Negeri 1 Talawi (Grup PIK-R), diwakili Dafa Ahmad Suwandi; tempat ketiga disabet SMA Negeri 1 Tanjung Tiram (Grup 2), diwakili Pandu Pratama; dan posisi keempat ditempati SMK Budi Dharma, diwakili Reyhan Widyah.

Sementara itu, pada kategori Lomba Puisi Berantai tingkat SMP/MTs sederajat, para pemenangnya, yakni jawara dari SMP Negeri 1 Sei Suka, diwakili Desi Yusnizar; tempat kedua disabet SMP Negeri 1 Laut Tador, diwakili Syifa Anggraini; posisi ketiga dirah SMP Negeri 1 Nibung Hangus, diwakili Leily Nirwani; dan tempat keempat diraih SMP Negeri 1 Talawi, diwakili Ainun Haqi. (mag-3/saz)

Harapan Wali Kota Tebingtinggi, Advokat Beri Bantuan Hukum untuk Masyarakat

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih saat menerima audiensi dari Paguyuban Advokat Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Tebingtinggi, Kamis (18/9).
TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih saat menerima audiensi dari Paguyuban Advokat Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Tebingtinggi, Kamis (18/9).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, berharap para advokat, agar dapat hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Dia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan advokat, untuk menjalankan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang merupakan inisiasi dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Iman, saat menerima audiensi dari Paguyuban Advokat Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Tebingtinggi, Kamis (18/9) sore.

“Karena kita sudah menyosialisasikan Posbankum sampai ke tingkat kelurahan, dan ini juga merupakan program dari Bapak Presiden, maka kami berharap para advokat dapat hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Dari pemerintah pusat, provinsi, sampai ke tingkat pemerintah kabupaten kota harus berkolaborasi, agar ada tindak lanjut dari pertemuan ini,” harap Iman.

Mengenai pendanaan bantuan hukum, akan dialokasikan dari APBD Kota Tebingtinggi.
“Saat ini belum ada payung hukum (Perda) terkait hal ini (bantuan hukum untuk masyarakat). Karena itu, kami akan melakukan kajian mendalam terkait hal tersebut dengan pihak-pihak terkait,” kata Iman lagi.
Kabag Hukum Setdako Tebingtinggi, Siti Masitah Saragih menjelaskan, selama ini bantuan hukum untuk masyarakat tidak mampu disalurkan melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ke pengadilan. Menurutnya, Kantor Wilayah Kemenkumham sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar membuat Perda sebagai payung hukum.

“Ini memang berkembang dari pemerintah pusat, dan menyalurkannya ke daerah. Namun kalau kita dari Pemda, tentu harus ada payung hukum (terkait bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Paguyuban Advokat Kota Tebingtinggi, Kaharudin Syah menjelaskan, paguyuban ini berfungsi sebagai wadah diskusi bagi para praktisi hukum. Dia pun berharap, paguyuban ini dapat menjadi tempat berkumpul dan berkolaborasinya seluruh anggota.
“Sebagai praktisi hukum, di sinilah wadah kami berkumpul. Untuk anggota dan pengurus yang datang, ini mewakili semua anggota yang ada,” ujarnya.

Anggota paguyuban, Sri Rahayu, pun menyampaikan harapannya agar Pemko Tebingtinggi dapat memfasilitasi dan menjembatani peran advokat dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.
“Jadi kami berharap, Pemko dapat memfasilitasi dan menjembatani kami sebagai pengayom bantuan hukum ke masyarakat,” harapnya. (ian/saz)

Bupati Dairi Koordinasi ke BBPJN Sumut, Percepat Penanganan Jalan Amblas di Lae Pondom

BINCANG: Bupati Dairi Vickner Sinaga (kanan) dan Kabid KPIJ BBPJN Sumut Nuruddin Pujoartanto, berbincang saat kunjungan untuk koordinasi percepatan penanganan jalan amblas di Lae Pondom, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Jumat (19/9).(Istimewa)
BINCANG: Bupati Dairi Vickner Sinaga (kanan) dan Kabid KPIJ BBPJN Sumut Nuruddin Pujoartanto, berbincang saat kunjungan untuk koordinasi percepatan penanganan jalan amblas di Lae Pondom, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Jumat (19/9).(Istimewa)

SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vickner Sinaga, melakukan koordinasi ke Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Wilayah Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Sakti Lubis, Siti Rejo 1, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (19/9).

Kunjungan Vickner diterima Kepala Bidang (Kabid) Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ), Nuruddin Pujoartanto.

Dikutip dari laman media sosial (medsos) Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi, kunjungan Vickner ke BBPJN untuk melakukan koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi meningkatkan kemantapan jalan di wilayah Kabupaten Dairi. Khususnya pascakejadian jalan amblas di Lae Pondom, Kecamatan Sumbul, yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas pada Rabu (17/9) lalu.

Pada kesempatan itu, Vickner meminta BBPJN mempercepat proses perbaikan jalan yang rusak atau amblas tersebut.

“Ini langkah cepat dan tanggap untuk pengurangan risiko ke depannya, atas kondisi jalan nasional di Dairi, khususnya di Lae Pondom,” ungkap Vickner.

Vickner menegaskan, perbaikan atau pemulihan badan jalan amblas itu, harus segera dilakukan, karena sangat berdampak terhadap perekonomian serta daya tarik investor ke Kabupaten Dairi.

Sementara itu, Kabid KPIJ, Nuruddin Pujoartanto menuturkan, proses pengerjaan jalan amblas di Lae Pondom dan Lae Pandaroh merupakan satu paket. Menurutnya, progres pengerjaan perbaikan, masih di angka delapan persen per Juni 2025 lalu. Dan ditargetkan, selesai pada November nanti.

“Ke depan, BBPJN dan Pemkab Dairi dapat memformulasikan strategi percepatan pembangunan infrastruktur jalan dengan fokus memperkuat konektivitas antarwilayah. Dengan demikian, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten kota, bisa jadi kunci dalam mewujudkan infrastruktur yang merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada mobilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (rud/saz)

Teknologi Korea Hadir di Deliserdang, Pilot Projeck Air Sterilizer untuk Udara Sehat

SERAHKAN: Director of Research dari Clean Bio, Kyongshin Park menyerahkan air sterilizer Air Fit kepada Kepala Desa Rumah Gerat, Pengarapen Ginting di di Kenanga Garden, Jumat (18/9/2025). (Dok Pribadi)
SERAHKAN: Director of Research dari Clean Bio, Kyongshin Park menyerahkan air sterilizer Air Fit kepada Kepala Desa Rumah Gerat, Pengarapen Ginting di di Kenanga Garden, Jumat (18/9/2025). (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Upaya meningkatkan kualitas udara bersih dan sehat bagi masyarakat Sumatera Utara mendapat dorongan baru melalui program pilot project alat pemurni atau sterilisasi udara (air sterilizer) Air Fit dari Clean Bio, perusahaan teknologi kesehatan asal Korea Selatan.

Pilot project ini ditandai dengan penyerahan air sterilizer Air Fit kepada Desa Rumah Gerat, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara di Kenanga Garden, Jumat (18/9/2025). Ini merupakan program hasil kerja sama antara Public Procurement Service (PPS) Korea dan Desa Rumah Gerat dengan dukungan Clean Bio dan PT Medis Online.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 100 unit air sterilizer Air Fit dipasang di fasilitas publik seperti kantor pemerintahan, puskesmas, rumah sakit, kampus, dan fasilitas umum lainnya di wilayah Kabupaten Deliserdang dan sekitarnya. Alat tersebut menggunakan teknologi UV-C LED dan fotokatalis Ag-TiO₂ yang secara ilmiah terbukti dapat membasmi membasmi virus dan bakteri, termasuk virus corona hingga 99,9% serta menghilangkan bau tidak sedap seperti amonia dan toluena hingga 99%.

“Kami percaya proyek percontohan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Deliserdang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” ujar Director of Research dari Clean Bio, Kyongshin Park.

“Lebih dari sekadar uji coba, program ini diharapkan membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas antara Korea dan Indonesia dalam bidang kesehatan masyarakat,” tambah Park.

Kepala Desa Rumah Gerat, Pengarapen Ginting, turut menyampaikan apresiasinya“Program ini sangat penting bagi kami di Desa Rumah Gerat. Dengan adanya pemasangan air sterilizer, masyarakat bisa merasakan langsung manfaat udara yang lebih sehat, baik di kantor desa, puskesmas, maupun tempat berkumpul warga. Kami berterima kasih kepada pemerintah Korea dan Clean Bio yang telah menjembatani proyek ini,” ungkap Ginting.

Selain pemasangan unit, Clean Bio juga menyelenggarakan acara sosialisasi dan edukasi penggunaan air sterilizer Air Fit. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Bupati Deliserdang, Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, perwakilan dari rumah sakit, puskesmas, klinik, universitas, organisasi masyarakat dan lainnya. (dek)

Pemanfaatan Mangrove Bisa Jadi Alternatif Ekonomi Berkelanjutan bagi Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) bisa menjadi alternatif sumber penghidupan masyarakat sekaligus strategi menjaga kelestarian hutan. Namun tantangannya saat ini, jaminan kualitas dan keamanan produk HHBK.Untuk itu, penting dilakukan riset, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

Baru-baru ini, Pakar Kehutanan dari Universitas Sumatera Utara (USU) Onrizal Ph.d memaparkan hasil risetnya pada Seminar Nasional Optimalisasi Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Secara Berkelanjutan yang digelar Green Justice Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Kehutanan USU,, Senin (15/9/2025).

Akademisi USU itu menjelaskan, pemanfaatan HHBK dinilai mampu menjadi alternatif sumber penghidupan masyarakat sekaligus strategi menjaga kelestarian hutan. Jika dikelola dengan baik, lanjutnya, HHBK dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa harus merusak ekosistem hutan.

“Kalau berhasil, ini akan menjadi alternatif pencarian penghasilan bagi masyarakat sekitar hutan. Dengan begitu, hutan tetap lestari, sementara nilai ekonominya juga mendukung kesejahteraan,” jelasnya.

Namun, ia juga menyoroti sejumlah tantangan, terutama terkait jaminan kualitas dan keamanan produk HHBK, khususnya yang berbentuk makanan, minuman, maupun obat-obatan. “Untuk itu dibutuhkan riset mendalam agar produk dari hutan benar-benar aman dan bermanfaat bagi manusia,” tambahnya.

Lebih jauh, Onrizal menekankan potensi ekosistem mangrove sebagai contoh nyata pemanfaatan HHBK yang berkelanjutan. Mangrove tidak hanya berfungsi menjaga garis pantai dan menjadi habitat biota laut, tetapi juga bernilai ekonomis tinggi. “Kalau mangrovenya baik, makanan tersedia sempurna dan keanekaragaman hayati meningkat. Tapi kalau rusak, populasinya akan punah,” tegasnya.

Masyarakat pesisir, lanjut Onrizal, dapat mengembangkan berbagai produk turunan mangrove, mulai dari sirup, dodol, minuman fermentasi nira nipah, hingga pemanfaatan untuk ekowisata. Ia mencontohkan kawasan Nagalawan yang berkembang dengan homestay, kedai kopi berbasis produk mangrove, dan eco print.

“Dengan pengelolaan yang tepat, lahan terbatas pun bisa mendatangkan nilai ekonomi hingga miliaran rupiah,” katanya.

Menurut Onrizal, pengelolaan HHBK, termasuk mangrove, harus memperhatikan keseimbangan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi. Ia juga menekankan pentingnya riset, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

“Keberhasilan pengelolaan mangrove bisa menjadi alternatif nyata bagi masyarakat dibandingkan ketergantungan pada industri ekstraktif seperti tambang atau perkebunan monokultur,” ujarnya. (rel/adz)

LKP DPW PKB Sumut Konsolidasi Kaderisasi di Dapil Sumut VII

Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi DPW PKB Sumut, HA Jabidi Ritonga
Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi DPW PKB Sumut, HA Jabidi Ritonga

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dalam mempersiapkan dan melahirkan kader dan pemimpin politik yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara, Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara (Sumut) menggelar konsolidasi di daerah pemilihan (Dapil) VII Sumut.

Ketua LKP DPW PKB Sumut HA Jabidi Ritonga mengatakan, pengkaderan ini dilaksanakan secara nasional baik di tingkat DPP, DPW, dan DPC, serta melibatkan anggota DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten kota. Di mana untuk Sumatera Utara, PKB memiliki 2 kader yang duduk di DPR RI, 4 kader di DPRD Sumut dan 58 kader di DPRD kabupaten/kota.

“Kaderisasi berfungsi mempersiapkan, memunculkan, dan melahirkan kader serta pemimpin politik yang siap mengabdi bagi bangsa dan negara. Membentuk kader yang ideologis, kompeten, dan berintegritas, serta siap memimpin di berbagai bidang sesuai visi dan misi partai, kader-kader partai yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi sesuai dengan visi dan misi PKB,” kata Jabidi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Kamis (18/9/2025).

Menurut Jabidi, tujuan utama kaderisasi untuk menjaga ideologi partai, cita- cita perjuangan partai, mencetak kader yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap partai, menjamin kelangsungan regenerasi kepemimpinan partai dari pusat hingga daerah secara berkualitas dan berkelanjutan. “Kader juga harus mampu menjadi penyambung lidah untuk memberikan pemahaman dan pendidikan politik bagi masyarakat, menyampaikan program dan perjuangan PKB,” tegas Jabidi.

Dalam kegiatan konsolidasi di Dapil VII, LKP DPW PKB Sumut pertama kali menghadiri kegiatan kaderisasi Sekolah Kader Perubahan ( SKP) yang dilaksanakan Anggota DPR RI H Marwan Dasopang di Natama Hotel di Sidimpuan, Sabtu (13/9/2025).

Selanjutnya LKP DPW PKB Sumut menghadiri Pendidikan Kader Loyalis oleh LKK DPC PKB Kota Padangsidimpuan di PIA Hotel, Minggu (14/9/2025). Dan menghadiri Pendidikan Kader Loyalis oleh LKK DPC PKB Kabupaten Mandailing Natal di Rindang Hotel, Senin (15/9/2025).

Konsolidasi kaderisasi di Dapil Sumut VII tersebut diikuti para instruktur di antaranya Muniruddin Ritonga yang merupakan Anggota DPRD Sumut, Erwin Lubis (Korda Dapil Sumut VII), Khairul Azhar, Faisal Tarigan, CNR Alinurmasyah Kaban, M. Suhairy Lubis

Selanjutnya pada 16 -17 September 2025, kunjungan LKP DPW PKB Sumut dilanjutkan ke LKK DPC PKB Padanglawas dan Padanglawas Utara, terkait menyiapkan kegiatan kaderisasi pada Bulan November mendatang. (omi/adz)