Home Blog Page 1657

Republik Irlandia vs Prancis: Malu Parkir Bus

DUBLIN, SUMUTPOS.CO – Prancis sudah menunjukkan daya ledak luar biasa saat memulai Kualifikasi Piala Eropa 2024. Namun, Republik Irlandia malu untuk parkir bus di Stadion Aviva, dini hari nanti.

Kylian Mbappe dan kawan-kawan menggulung Belanda empat gol tanpa balas di partai pembuka Grup B, pekan lalu. Kemenangan besar itu menjadi bukti bagaimana berbahayanya taji Tim Ayam Jantan.

Menjelang pertemuan mereka di Dublin, Manajer Republik Irlandia Stephen Kenny mengingatkan anak asuhnya tentang tantangan berat yang harus mereka hadapi untuk membendung Mbappe dkk.

Kendati begitu, Stephen Kenny memastikan mereka tetap pada rencana permainan melawan finalis Piala Dunia itu. Stephen Kenny yakin timnya juga memiliki banyak hal untuk ditawarkan di hadapan publik sendiri.

Menurut Kenny, siapapun yang mengetahui kualitas skuat yang ia pilih, pasti paham bahwa mereka tidak akan bermain dengan blok rendah. “Itu bukan bagian dari tim yang kami kumpulkan. Kami tidak ingin melakukan itu, bukan itu yang kami lakukan,” tegasnya di The Independent.ie.

Kenny menjelaskan, mereka tidak berasumsi bahwa hanya karena sebuah tim lebih unggul dari timnya maka Irlandia pasti akan memiliki lebih sedikit penguasaan bola dan harus bertahan lebih dalam kemudian berharap punya kesempatan melakukan serangan balik. Ia mencontohkan laga kontra Portugal di mana penguasaan bola hampir imbang.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan. Tentu saja kami harus membuat rencana untuk ancaman Prancis, kami tidak cukup naif untuk tidak melakukannya. Kita harus menangkalnya, tetapi itu tidak berarti kita tidak dapat membawa ancaman sendiri. Kita bisa,” tegasnya.

Sayangnya, Irlandia yang menang 3-2 atas Latvia di laga uji coba Rabu lalu kemungkinan tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya. Kapten mereka, Seamus Coleman dilaporkan mengalami cedera paha dan masih berjuang untuk pulih tepat waktu.

“Saat ini saya tidak memiliki kejelasan 100% tentang Séamus. Dia pasti akan menjadi bagian dari rencana kami, jadi saya hanya menunggu untuk melihat bagaimana situasinya,” jelasnya di Sport Joe.

Namun, meski bek veteran Everton itu akan absen, Kenny tetap percaya mereka bisa meladeni Prancis. “Akan ideal untuk memilikinya, tetapi terlepas dari itu kami memiliki kapasitas untuk menampilkan performa yang kuat. Kami hanya harus beradaptasi,” tandasnya.

Di kubu Prancis, nyaris tidak ada yang perlu dipertanyakan soal kesiapan mereka. Cara mereka menggulung Belanda menunjukkan mereka tim yang haus kemenangan.

Meski begitu, Didier Deschamps dan pasukannya tidak mau meremehkan Irlandia yang selalu tampil spartan di kandang sendiri. “Saya pikir Irlandia mengawasi kami dari kenyamanan kursi mereka dan kami harus bertarung lagi pada Senin malam (Selasa),” tegas Deschamps di situs FFF.

Dengan tuan rumah dipastikan mengirim tim untuk memantau mereka saat berduel dengan Belanda, Deschamps mungkin akan melakukan rotasi. “Saya akan menunggu untuk melihat kondisi semua orang. Mungkin ada beberapa perubahan,” bebernya.

Sejak takluk 3-2 dari Boys in Green di kualifikasi Piala Dunia 1982, Prancis tidak terkalahkan dalam tujuh pertemuan terakhir mereka dengan Irlandia. Termasuk memenangkan empat dari lima duel terakhir.

Namun, Irlandia yang absen di Euro 2020 jelas akan berusaha memperbaiki rekor pertemuan itu. Apalagi, mereka sudah tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan kandang terakhirnya. (amr/jpg)

Literasi Digital di SMP Deliserdang, Pentingnya Teknologi Mendukung Proses Belajar Mengajar

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Rangkaian webinar Literasi Digital di Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, akan kembali bergulir. Pada Selasa, 28 Maret pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, akan dilangsungkan webinar bertajuk “Teknologi untuk Mendukung Proses Belajar dan Mengajar”. Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan SMP di Kabupaten Deliserdang, diantaranya SMPN 2 Percut Sei Tuan, SMPN 1 Labuhan Deli, SMPN 1 Patumbak, SMPN 2 Batangkuis Satu Atap dengan melibatkan para siswa sebagai audiensnya.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal Tahun 2022 mencapai 204,7 juta orang atau meningkat 2,1 juta dari tahun sebelumnya. Namun, penggunaan internet tersebut membawa berbagai risiko, karena itu peningkatan penggunaan teknologi internet perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan bijak dan tepat. Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dan Katadata Insight Center pada tahun 2021 menunjukkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari 5,00.

Kemudian pada 2022, hasil survei Indeks Literasi Digital Nasional mengalami kenaikan dari 3,49 poin menjadi 3,54 poin dari skala 5,00. Hasil ini dianggap menunjukkan bahwa literasi digital masyarakat Indonesia saat ini berada di kategori sedang dibandingkan dengan tahun lalu. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menilai indeks literasi digital Indonesia belum mencapai kategori baik. “Angka ini perlu terus kita tingkatkan dan menjadi tugas kita bersama untuk membekali masyarakat kita dengan kemampuan literasi digital,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital. Pada webinar yang menyasar target segmen pelajar ini, rencananya akan diisi secara virtual oleh beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya.

Kegiatan webinar diawali dengan sambutan dari Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan dan ada narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Dian Ikha Pramayanti SPt MSi (Dosen, Writerpreneur, dan Entrepreneur), Yudy Hilmawan SE MM (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang), kemudian Reni Risti Yanti (Presenter) bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan Siti Kusherkatun SPdI (Asih) sebagai juru bahasa isyarat. Para narasumber tersebut akan memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Webinar ini akan memperbincangkan tentang Teknologi untuk Mendukung Proses Belajar dan Mengajar. Teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Teknologi telah berkembang pesat dan memungkinkan penggunaan berbagai perangkat dan aplikasi yang dapat digunakan dalam proses belajar dan mengajar. Salah satu manfaat teknologi dalam pendidikan adalah meningkatkan aksesibilitas dan fleksibilitas dalam pembelajaran. Dalam model tradisional, siswa harus hadir di kelas secara fisik, namun dengan penggunaan teknologi, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja.

Namun, penggunaan teknologi dalam proses belajar dan mengajar juga dapat menghadirkan tantangan dan risiko misalnya masalah keamanan data, di mana informasi siswa atau guru dapat dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengatasi tantangan dan risiko ini, perlu adanya pengaturan dan kebijakan yang tepat dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan. Institusi pendidikan perlu memiliki kebijakan tentang privasi dan keamanan data, serta penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan seimbang. Siswa dan guru juga perlu mendapatkan pendidikan dan pelatihan tentang penggunaan teknologi yang aman dan efektif.

Dalam rangka memaksimalkan manfaat teknologi dalam proses belajar dan mengajar, diperlukan kolaborasi antara pihak-pihak yang terlibat, termasuk guru, siswa, orang tua, dan institusi pendidikan. Kegiatan webinar ini diharapkan menjadi sarana yang efektif dan berharga dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang semakin digital.

Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta hanya perlu melakukan pendaftaran melalui tautan berikut https://s.id/pendidikan_sumut2803 dan mengikuti webinar melalui link zoom https://s.id/rzoom_1sumut2803.
Kegiatan Literasi Digital Sektor Pendidikan di Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024. Adapun Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui website: literasidigital.id (https://literasidigital.id/) dan media sosial Instagram: @literasidigitalkominfo (https://www.instagram.com/literasidigitalkominfo/), Facebook Page: Literasi Digital Kominfo/@literasidigitalkominfo (https://www.facebook.com/literasidigitalkominfo),
Youtube: @literasidigitalkominfo (https://www.youtube.com/@literasidigitalkominfo). (rel/adz)

Pelaku Curat Diamankan Polisi, BB Hasil Curian Dibuang ke Barak Tanjungpamah

DIAMANKAN: Pelaku Handoko ditangkap Unit Reskrim Polsek Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit Reskrim Polsek Binjai melakukan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Namun, proses penyidikan lanjut seolah digantung dengan alasan kasus tidak duduk.

Informasi dirangkum, peristiwa curat ini terjadi di Jalan Saudara, Desa Tandamhulu II, Hamparanperak, Rabu (22/3/2023) lalu. Pelapor berinisial Y tidak lagi menemukan Yamaha RX King BK 4340 IP.

Oleh pelapor kemudian melihat CCTV dan menemukan bahwa sepeda motornya telah dicuri. Merasa dirugikan, peristiwa curat ini dilaporkan ke Polsek Binjai.

Oleh polisi yang menerima laporan, kemudian melakukan penyelidikan. Berbekal petunjuk rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi, seorang pria atas nama Handoko alias Buntiong ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi kemudian mencari keberadaan pelaku. Diperoleh informasi kalau pelaku berada di Desa Tandamhulu II, Hamparanperak.

Tak mau buruannya lepas, polisi kemudian meluncur ke lokasi dimaksud dan menangkap Handoko, Kamis (23/3/2023). Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah membenarkan adanya penangkapan pelaku curat.

“Ya benar, sudah diamankan pelakunya,” kata dia, Minggu (26/3/2023).

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Binjai, Ipda Alex Pasaribu juga mengakui, pihaknya ada melakukan pengungkapan kasus curat.

Bahkan, kata dia, pelaku juga mengakui perbuatannya. “Ada 3 sepeda motor yang dipetiknya. Baru 1 ini yang ketemu. Perkaranya duduk kali,” pungkasnya.

Usai diinterogasi dan mengakui perbuatannya, polisi bersama pelaku melakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor korban. Pelaku ternyata membuang hasil curian ke barak penampungan yang berada di pinggiran Kota Binjai, Dusun Tanjungpamah, Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang.

Oleh polisi, pelaku disangkakan pasal 363 KUHPidana dan ditahan di Polsek Binjai. (ted)

Kejari Binjai Buru 2 DPO Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV

DPO: Juanda Prastowo, DPO Kejari Binjai yang masih bebas berkeliaran. Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dua orang daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Binjai, Juanda Prastowo dan Candra Surya Atmaja, masih bebas berkeliaran, Minggu (26/3/2023). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV pada Dinas Perhubungan Kota Binjai.

Juanda Prastowo saat itu merupakan Aparatur Sipil Negara Dishub Binjai. Sementara Candra Surya Atmaja merupakan Direktur CV Tunas Asli Mulia yang kini sudah kabur, tidak diketahui di mana rimbanya.

Kepala Seksi Intelijen, Adre Wanda Ginting mengakui, ada 2 orang tersangka yang masih tercatat sebagai DPO Kejari Binjai. Berembus kabar, Juanda Prastowo berkegiatan di Langkat.

Disoal ini, Adre bilang, pihaknya akan menelusuri informasi tersebut. “Nanti akan kita cek keberadaan JP ini, dan akan saya sampaikan ke Pak Kajari,” ujar Adre.

Dia mengakui, Juanda Prastowo yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dan Direktur CV Tunas Asli Mulia, Candra Surya Atmaja masih diburon. “Memang DPO kita ada dua ini, pertama JP dan kedua CSA yang merupakan pemborongnya,” ujarnya.

Meski buron, Jaksa Penuntut Umum tetap mengadili Juanda Prastowo tanpa kehadirannya. Dalam amar putusan majelis hakim, Juanda Prastowo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, melanggar pasal 3 ayat 1 jo pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 KUHP sebagaimana dalam tuntutan JPU.

Terdakwa Juanda yang masih buron ini dijatuhi pidana penjara selama 3 tahun dan membayar denda sebesar Rp100 juta subsider 3 bulan serta uang pengganti Rp353 juta subsider 1 tahun. Atas putusan PN Tipikor Medan JPU mengajukan banding ke PT Medan.

Adre menambahkan, putusan banding dari PT Medan juga sama. “Putusan bandingnya menguatkan putusan pengadilan negeri,” tukasnya.

Diketahui, Kejari Binjai menetapkan tersangka terhadap Kepala Dishub Binjai, Syahrial selaku Pengguna Anggaran (PA), Juanda Prastowo selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Direktur CV Tunas Asli Mulia berinisial CSA. Meski Juanda Prastowo buron, tapi berkasnya sudah diseret ke meja hijau Pengadilan Negeri Tipikor Medan untuk disidangkan tanpa yang bersangkutan.

Syahrial sudah ditahan di Lapas Binjai sejak 9 Desember 2021 atau sudah lebih dari sebulan. Dugaan korupsi ini pada 4 kegiatan masing-masing Pengadaan CCTV PTZ senilai Rp199.100.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia, pemeliharaan video kontroler senilai Rp199.221.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, persiapan lahan pool bus Rp179.000.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, pemeliharaan perangkat pengaman bus Rp47.575.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia serta adanya kegiatan serupa yang dimasukan dalam item perangkat pengaman bus yakni pembelian 50 unit ban dalam, ban luar dan selendang ban untuk Bus Trans Binjai.

Akibat ulah para tersangka, negara dirugikan Rp388.978.739. Ini berdasarkan penghitungan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. (ted)

Pemko Medan Gelar Mudik Gratis ke 12 Kota, Catat Waktu dan Tempat Pendaftarannya..

KETERANGAN: Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar S.SiT MT saat memberikan keterangan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution, kembali menggelar mudik gratis di tahun 2023/1444H. Bertajuk ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’, Pemko Medan siap memberangkatkan 5.000 orang ke 12 kota tujuan di Sumatera Utara.

 Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar S.SiT MT, mengatakan masyarakat yang ingin memanfaatkan program mudik bareng Pemko Medan tersebut sudah dapat menyiapkan diri untuk segera mendaftar sebagai peserta mudik.
“Pendaftaran dibuka mulai tanggal 3 April hingga 6 April 2023. Untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendaftar, pendaftaran akan dibuka lewat dua jalur, yaitu secara online dan offline,” ucap Iswar, Sabtu (25/3/2023).

 Dijelaskan Iswar, untuk pendaftaran secara online, dapat dilakukan dengan menggunakan Google Form lewat alamat http://forms.gle/guAYTWicmXMynJY59 atau melalui scan barcode yang telah disediakan.

Sementara untuk pendaftaran secara offline atau langsung, Dinas Perhubungan Kota Medan akan membuka 3 lokasi tempat pendaftaran, yakni di kantor Dinas Perhubungan Kota Medan (Jalan Pinang Baris No.114 A, Medan Sunggal), Kantor PKB Amplas (Jalan K.H. Rifai A Manaf Lubis, Medan Amplas), dan di Taman Ahmad Yani (Jalan Imam Bonjol, Medan Maimun).

“Pendaftaran secara offline atau langsung dibuka mulai Pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Saat melakukan pendaftaran, masyarakat harus membawa identitas diri,” ujarnya.
Setelah melakukan pendaftaran baik secara online maupun offline, peserta dapat melakukan pengambilan tiket secara langsung di Taman Ahmad Yani mulai dari tanggal 10 sampai 14 April 2023, yaitu dari Pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

 “Pemberangkatan akan dilakukan selama 3 hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 19, 20, dan 21 April 2023, setiap Pukul 14.00 WIB di Jalan Masjid Raya Medan. Bagi yang sudah memegang tiket, dapat berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di masing-masing tiket,” katanya.

Iswar pun mengimbau kepada masyarakat Kota Medan maupun yang beraktifitas di Kota Medan dan hendak mudik pada tanggal-tanggal tersebut untuk segera mendaftarkan diri begitu pendaftaran telah dibuka. Sebab kuota peserta mudik dibatasi sampai 5.000 orang, pendaftaran pun akan ditutup jika kuota sudah terpenuhi.

“Artinya walaupun pendaftaran kita buka selama empat hari, yaitu dari tanggal 3 hingga 6 April 2023, namun bila misalnya dua hari saja pendaftaran kita buka kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan langsung kita tutup tanpa harus menunggu sampai tanggal 6 April 2023. Jadi kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan program mudik gratis ini, segera mendaftarkan diri begitu pendaftaran telah dibuka,” imbaunya.

Iswar pun menyebutkan, masyarakat yang mengikuti program ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’ ini tidak hanya bisa menikmati transportasi mudik secara gratis, tetapi juga akan difasilitasi dengan akomodasi gratis.

“Setiap peserta ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’ akan mendapatkan snack box (kue kotak) untuk berbuka puasa, makan sahur, baju kaos, hingga bingkisan lebaran untuk keluarga di rumah,” sebutnya.

Diterangkan Iswar, adapun 12 kota tujuan di Sumatera Utara pada program mudik gratis Pemko Medan di tahun 2023 ini, yakni;

1. Medan – PakPak Bharat (Salak)
2. Medan – Sidikalang
3. Medan – Sibolga
4. Medan – Sipirok
5. Medan – Kota Pinang
6. Medan – Padang Sidempuan
7. Medan – Tarutung
8. Medan – Panyabungan
9. Medan – Natal
10. Medan – Rantau Prapat
11. Medan – Sibuhuan
12. Medan – Gunung Tua.

“Semua ini merupakan bentuk kepedulian dari Wali Kota Medan, Bapak Bobby Nasution. Mari kita manfaatkan program yang telah disiapkan Pemko Medan ini,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pada tahun 2022 lalu Pemko Medan juga menggelar kegiatan mudik gratis dengan kuota 3.500 orang. Atas besarnya antusiasme masyarakat tersebut, Pemko Medan kembali menggelar kegiatan mudik gratis di tahun ini dengan meningkatkan kuota menjadi 5.000 orang. (rel)

Asrama Subuh, Pelajar Tewas Kecelakaan

RINGSEK: Sepeda motor korban ringsek usai kecelakaan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Seorang pelajar berinisial MA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (26/3/2023).

Pelajar dari salah satu sekolah menengah atas negeri di Kota Binjai ini meninggal dunia saat melakukan asmara subuh di Jalan Makalona, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur.

Dari video yang dilihat, korban tak sadarkan diri dalam posisi terbaring. Wajah pelajar berusia 16 tahun ini sudah dipenuhi darah.

Diduga korban melakukan aksi kebut-kebutan dengan menunggangi sepeda motor Satria FU BK 4664 AHA di jalan baru tersebut. Nahas, korban akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Binjai, Iptu Riswansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Korban mengalami kecelakaan tunggal dan kemudian meninggak dunia di tempat kejadian perkara,” kata dia ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, korban kehilangan kendali saat berkendara. “Berdasarkan keterangan saksi seperti itu, mengalami slip out control,” katanya.

Kejadian berawal dari korban yang mengendarai sepeda motornya berjalan dari arah Simpang Tunggurono menuju Simpang Jalan Soekarno-Hatta. Sesampainya di tempat kejadian, korban kehilangan kendali saat berkendara.

“Kemudian korban menabrak pulau jalan (trotoar). Akibat kejadian ini, korban mengalami luka kemudian meninggal dunia di TKP,” pungkasnya.

Penyidik Gakkum Satlantas Polres Binjai mulanya tidak mengetahui identitas korban. Oleh penyidik kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham.

Tak lama berselang, datang keluarga korban melihat jenazah ke rumah sakit milik Pemko Binjai. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan tunggal dibawa ke Kantor Gakkum Satlantas Polres Binjai. (ted)

Wabup Era-Era Hia Tegaskan Pembenahan PAD Semakin Meningkat

RAPAT: Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,MSi Pada Rapat Intensifikasi dan Ekstensifikasi.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Heboh di perbincangkan di media sosial terkait Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,MSi memosting di akun story facebooknya terkait penurunan PAD 2022. Dari kolom komentar, terlihat ada yang pro dan ada yang kontra, Minggu (24/3/2023)

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Nias Barat terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama Khenoki Waruwu-Era Era Hia memimpin Nias Barat.

Tahun 2020 PAD Nias Barat sebesar Rp. 19.578.221.852, namun setelah Khenoki Waruwu memimpin Nias Barat 26 April 2021, PAD Tahun 2021 langsung turun menjadi Rp12.944.200.019. Kemudian Tahun 2022 turun lagi menjadi Rp 12.653.553.069. Penurunan PAD tersebut terungkap pasca dilaksanakan Rapat Intensifikasi dan Ekstensifikasi Peningkatan PAD Tahun 2023.

Turunnya PAD ini, diakui oleh Wakil Bupati Nias Barat Era Era Hia kepada wartawan. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Nias Barat gagal dalam meningkatkan PAD.

” Kalau peningkatan PAD tersebut merupakan salah satu skala prioritas dalam visi, misi dan program saat mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati, yang saat ini telah menjadi RPJMD Nias Barat,” tuturnya

Menurut penjelasan Era Era Hia, sejak tahun lalu dalam rapat membahasan peningkatan PAD, sudah menegaskan agar dilakukan pembenahan di segala bidang, mulai pembenahan aspek kelembagaan/organisasi, aspek tatalaksana, aspek SDM dan aspek regulasi, sebab kelihatannya terdapat masalah dari semua aspek tersebut.
Lebih lanjut dikatakan Ketua DPD Golkar Nias Barat ini, bahwa sejak tahun lalu telah disepakati dibentuk tim khusus guna mengevaluasi semua aspek dimaksud, namun masih belum berjalan sesuai harapan.

” Tanpa evaluasi terhadap pejabat yang membidangi masalah ini, mustahil akan ada perubahan dan peningkatan PAD di tahun mendatang,” Tegasnya

Sambung Era-Era Hia, bahwa pihaknya telah menerima utusan pedagang Pekan Mandrehe tanggal 27 Februari 2023, dan mereka melaporkan kepadanya

” Beberapa kius dikuasai oleh perseorangan padahal kius tersebut dibangun oleh Pemda. Pada saat itu langsung memanggil petugas Kecamatan Mandrehe untuk menindaklanjuti informasi dan mengambil tindakan tegas. Hal seperti inilah yang harus dibenahi dimasa mendatang,” Ujar Wabup.

Berdasarkan pemantauan wartawan, ada beberapa regulasi yang belum selesai sampai saat ini, seperti Perda tentang Persetujuan Bangunan Gedung, SK Bupati terkait regulasi tentang penetapan pajak MBLB dan harga patokan, Perbup tentang pendelegasian sebagian kewenangan penagihan kepada pihak kecamatan, Perda tentang Pajak Persetujuan Bangunan Gedung. Terlambatnya terbitnya regulasi tersebut, menjadi kendala utama dalam meningkatkan PAD, karena petugas dilapangan tidak mungkin bekerja tanpa ada regulasi.(mag-9)