Home Blog Page 1660

PAC PP Kecamatan Stabat Berikan Sembako Kepada Orang Tua Jompo.

Ketua Riki Sapariza di dampingi pengurus PAC PP Kecamatan Stabat, Facharuddin Rambe saat memberikan bantuan kepada orang tua jompo, Jumat (24/3/2023).(ist)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Hari kedua bulan Ramadhan Ketua Perwakilan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Stabat Riki Sapariza menggelar kegiatan bakti sosial dengan tema ‘Jumat Barokah’, Jumat (24/3/2023).

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan di Desa Pantai Gemi Dusun III Kecamatan Stabat,Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Bakti sosial ini diisi dengan kegiatan membagikan bantuan sembako kepada orang tua jompo sebanyak sebelas orang dalam Tiga Dusun yaitu Dusun IV, Dusun V dan Dusun VI Kecamatan Stabat, Sumut.

Bantuan sembak yang dibagikan kepada orang tua jompo tersebut antara lain berupa beras, gula dan minyak goreng.

Selain Ketua PAC PP Stabat Riki Sapariza,
turut hadir juga dalam kegiatan bakti sosial ini sosial pengurus PAC PP Kecamatan Stabat, Facharuddin Rambe.

Riki Sapariza berharap semoga bantuan yang di berikan ini dapat bermafaat dan istiqomah kepada orang tua yang mendapatkan bantuan

“Saya doakan semoga bapak – bapak sehat selalu, panjang umur dalam menjalan ibadah di bulan suci Ramdhan yang penuh berkah ini, dan saya sebagai pimpinan Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Stabat juga mohon doa dari bapak bapak ,karena doa orang tua itu cepat terkabul dengan ada nya doa bapak nanti nya kita bisa bersilaturahmi lagi,”ujarnya

Riki menambahkan Jumat Barokah ini sangat baik untuk berbagi kepada sesama umat Islam sebab berbagi di bulan suci Ramadhan untuk amal kita kelak diakhirat.

“Semoga bapak bapak/orangtua saya yang mendapatkan bantuan tadi semoga berkah dan istiqomah,” ucapnya

Di akhir kegiatan, warga Desa Pantai Gemi, mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan pengurus PAC PP Stabat atas bantuan yang di berikan.

“Terima kasih kepada bapak Riki Sapariza yang selalu peduli kepada kami,dan semoga beliau di beri berkat yang melimpah,” ucap salah seorang warga.(mag-6/tri)

14 WBP Lapas 1 Medan Terima Remisi Khusus

Kabid Pembinaan Narapidana Lapas I Medan memberikan SK remisi kepada narapidana. (Ist)

MEDAN, SIMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) I Medan, memberikan remisi khusus Hari Raya Nyepi tahun 2023, kepada 14 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP),

Bertempat di Vihara Lapas Kelas I Medan, sebanyak 14 orang WBP beragama Hindu, menerima SK Remisi Khusus, yang diserahkan oleh Kabid Pembinaan Narapidana, Peristiwa br Sembiring, didampingi Kasie Registrasi, Raymond Rumahorbo, dan beberapa orang staf jajaran Seksi Registrasi.

“Pemberian Remisi ini adalah salah satu wujud nyata Lapas Kelas I Medan dalam memenuhi Hak-Hak para WBP, yang salah satunya adalah Hak mendapatkan Integrasi dan Remisi,” ujar Peristiwa.

Sebelumnya, sebanyak 43 narapidana (napi) bergama Hindu di Sumatera Utara (Sumut) mendapat remisi khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2023.

Ke 43 napi yang mendapat remisi sesuai aturan dalam PP 99 Tahun 2012. Seluruh napi tersebut mendapat remisi khusus sebagian atau RK I. Sementara, untuk remisi khusus seluruhnya atau RK II nihil.

Para narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2023 sudah memenuhi syarat-syarat mendapatkan remisi. Di antaranya berkelakuan baik selama menjalani pidana sekurang-kurangnya 6 bulan.

Untuk tindak pidana umum harus telah menjalani pidana minimal 6 bulan dihitung sejak tanggal penahanan sampai dengan tanggal 15 Mei 2023. Untuk tindak pidana terkait dengan PP 99 Tahun 2012 pasal 34A tetap harus menjalani pidana minimal 6 bulan dengan melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan.

Sedangkan untuk tindak pidana terkait PP 28 Tahun 2006 pasal 34 ayat 3 tetap harus menajalani 1/3 masa pidana dan melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan. (man/tri)

GMC Sumut Beri Santunan untuk Anak Panti Asuhan Saat Gelar Buka Puasa Bersama

GMC Sumut bersama anak anak Panti Asuhan saat buka puasa bersama di Yayasan Panti Asuhan Darul Aitam Aceh Sepakat Jalan Medan Area Selatan, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2023).(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan pemberian santunan dan buka puasa bersama anak-anak yatim Panti Asuhan.

Kegiatan itu berlangsung di Yayasan Panti Asuhan Darul Aitam Aceh Sepakat Jalan Medan Area Selatan, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2023).

Pengurus GMC Sumut Muhammad Aulia mengatakan, santunan ini bertujuan untuk berbagi kebaikan dengan sesama di bulan yang penuh berkah ini.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini, kami mengadopsi dari salah satu hadis bahwa setiap kebaikan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan. Maka itu yang menjadi dasar kami menebar kebaikan di seluruh penjuru negeri ini,” ujar Aulia saat acara.

GMC Sumut, kata Aulia, akan terus berkomitmen berbagi kebaikan dimana pun berada. Terlebih pada momen bulan suci ini, nilai kebaikan sekecil apapun akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

“Karena pas momennya adalah momen Ramadan. Biasanya Ramadan di kenal dengan berbagi kebaikan dimana pun berada,” jelas Aulia.

Ia berharap dengan kehadiran para sukarelawan ke panti asuhan, dapat memberikan semangat bagi para anak didik.

Selain menambah wawasan ilmu agama melalui tausyiah yang diberikan ustaz, Aulia juga berharap anak didik tersebut makin semangat dalam belajar ke depannya.

“Salah satunya adalah kami menghadirkan ustaz tausyiah sebagai penghibur, penyemangat, dan edukasi kegiatan hari ini,” lanjut Aulia.

Apresiasi untuk GMC Sumut

Sementara itu, Pengasuh Yayasan Panti Asuhan Darul Aitam Aceh Sepakat bernama Rois Hamid Siregar mengapresiasi kehadiran GMC Sumatera Utara.

Menurut Rois, kegiatan yang digelar GMC ini sangat bernilai positif mengenai makna Ramadan.

“Alhamdulillah kegiatan ini mengandung kegiatan yang positif, ada ceramah ustaz lebih lanjut tentang puasa Ramadan. Sejauh ini saya mengikuti kegiatan-kegiatan (relawan) Pak Ganjar semuanya mengandung positif, seluruh kegiatan itu memang betul-betul mengayomi masyarakat,” kata Rois.

Ia pun kemudian mendoakan hal-hal baik bagi para sukarelawan terutama untuk Ganjar Pranowo. Rois mendoakan semoga GMC semakin maju.

Selain itu, mereka juga mendoakan agar Ganjar Pranowo bisa terpilih menjadi Presiden 2024.

“Harapannya semoga GMC ini semakin maju, semoga Pak Ganjar nanti dilancarkan urusannya dikabulkan cita-citanya menjadi Presiden 2024. Semoga dengan kegiatan di sini anak-anak panti asuhan semakin semangat belajar dan menjadi anak bangsa yang berakhlakul karimah,” tutur Rois.

Di penghujung acara mereka tutup dengan doa bersama untuk kemajuan negeri. Acara itu juga sebagai bentuk sosialisasi secara door to door kepada warga setempat mengenai sosok Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden 2024-2029.(rel/tri)

Bulan Ramadhan, Bank Mandiri Hadirkan berbagai Promo Menarik untuk Nasabah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 kembali menghadirkan berbagai program menarik di bulan Ramadhan 1444 H dengan mengusung tema Bedug Mandiri (Berkah dan Untung Bersama Mandiri). Kick off program Bedug Mandiri yang secara resmi dibuka oleh Regional CEO Bank Mandiri Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto ditandai dengan pemukulan bedug bersama jajaran pimpinan di Ruang Sosmed Lantai 6 Gedung Menara Mandiri Jalan Pulau Pinang No. 1 Medan, Jumat (24/3).

Regional CEO Bank Mandiri Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto menyampaikan bahwa Program Bedug Mandiri ini merupakan berbagai program transaksi seperti pemberian potongan harga kepada nasabah Bank Mandiri pengguna Mandiri Debit, Mandiri Kartu Kredit dan aplikasi Livin’ by Mandiri, antara lain: discount up to 50% dengan Livin’ Poin, cicilan 0%, potongan harga langsung, pemberian voucher menggunakan Mandiri Kartu Kredit, serta program Cashback 50% QRIS Livin’ by Mandiri. Sebagai tambahan, Bank Mandiri juga mengadakan program yang mendukung merchant berupa pemberian Reward Insentif dan juga program Racing Transaksi Mandiri QRIS sebagai bentuk dukungan agar merchant turut mendorong masyarakat mulai bertransaksi secara cashless,” pungkasnya.

Aris juga menambahkan bahwa program ini dapat dinikmati oleh nasabah Bank Mandiri di 700 merchant yang tersebar di beberapa kota wilayah kerja Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 (Medan,Pekanbaru,Batam,Pematangsiantar, Dumai, Rantauprapat), dengan beragam kategori merchant mulai dari café/restaurant, fashion, hotel, toko perhiasan, groceries, healthcare, hobbies dan lainnya. Program Bedug Mandiri ini akan berlangsung di sepanjang bulan Ramadhan 1444 H, mulai dari hari ini Jumat tangal 24 Maret hingga 30 April 2023 nanti,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang belum memiliki produk Bank Mandiri namun ingin menikmati promo Bedug Mandiri di bulan Ramadhan ini, dapat langsung melakukan pembukaan rekening tabungan Mandiri secara online, dengan cara mengunduh aplikasi Livin’ by Mandiri (logo kuning) dari Appstore atau Playstore. Demikian juga dengan pengajuan Mandiri Kartu Kredit, dapat diajukan dengan sangat mudah melalui aplikasi yang sama, yaitu Livin’ by Mandiri.

Program Bedug Mandiri ini diselenggarakan untuk mempererat hubungan dengan nasabah Bank Mandiri agar senantiasa menggunakan product channel Bank Mandiri untuk memenuhi segala kebutuhan finansial hariannya. Karena Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengedepankan kepuasan dan kemudahan pelanggan dari setiap product yang dikembangkan. (rel)

Korban Geng Motor Luka 8 Jahitan di Kepala, Sepeda Motor Dilarikan

Foto luka bacok di kepala diduga diserang gerombolan geng motor.(ist)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai sudah menerima laporan dari korban geng motor berinisial NF (20). Korban yang mengalami luka serius pada kepalanya harus mendapat 8 jahitan oleh petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai.

“Ya benar, sudah ada laporannya masuk,” kata Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah ketika dikonfirmasi, Jum’at (24/3/2023).

Dia menjelaskan, korban sendiri langsung membuat laporannya. Dalam laporannya ke Polres Binjai, kata Riswansyah, sepeda motor Yamaha Mio Soul BK 3647 RAF juga dibawa lari.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, anggota Satreskrim Polres Binjai sudah di lapangan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan,” kata dia.

Terpisah, wartawan berkesempatan melakukan wawancara kepada korban berinisial NF warga Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Pemuda 20 tahun ini pun akhirnya tidak dapat puasa karena harus mengkonsumsi obat untuk meredakan sakit pada kepala dan sejumlah daerah tubuhnya yang memar akibat penganiayaan oleh segerombolan geng motor.

“Saya sama kawan berinisial F yang jadi korban,” kata NF.

Korban terkena bacokan senjata tajam pada bagian belakang kepalanya, hingga mengalami luka sepanjang 8 sentimeter. Ceritanya, korban bersama keempat temannya baru pulang dari Pasar Kaget, Kamis (23/3/2023) dini hari atau jelang sahur 1 Ramadan 1444 Hijriah.

“Saya dan keempat teman saya mau pulang ke rumah setelah habis makan di Pasar Kaget. Terus saat kami lewat Jalan KH Amad Dahlan, Kelurahan Kartini, Binjai Kota, kok ramai kali. Kami kira anak main mercon. Jadi kami lewat saja di depan orang (geng motor) itu, tiba-tiba kami dilempari batu,” ujarnya.

Karena lemparan batu, korban bersama teman-temannya tancap gas meninggalkan segerombolan geng motor tersebut. Beruntung untuk ketiga teman korban.

Sementara korban dan F harus terpaksa dilarikan ke RSUD Djoelham. “Kami terkena beberapa kali lemparan batu dari orang itu,” ujar dia.

Meski sempat memacu sepeda motornya dengan cepat, nahas korban dan temannya terjatuh karena terkena salah seorang geng motor.

“Karena kami dilempari batu dan kawan yang saya bonceng terkena lemparan, kami pun coba ngebut. Tiba-tiba disepak orang (geng motor) itu sepeda motor saya, terjatuh lah kami dan langsung di pukuli kami dan saya terkena bacokan pada bagian kepala belakang,” ujarnya.

“Kami pun mencoba menyelamatkan diri lari ke depan Bakso Mataram. Dan berhasil menyelamatkan diri,” sambungnya.

Menurutnya, kelompok geng motor berjumlah sekitar 20 orang. “Sementara kami cuma 5 orang. Kepala saya harus mendapat 8 jahitan. Juga 1 unit sepeda motor teman saya Yamaha Mio Soul BK 3647 RAF, diambil dan dibawa kabur,” pungkasnya. (ted/tri)

Srikandi Ganjar Sumut Gelar Cooking Class Masakan Ramadan Khas Melayu

Srikandi Ganjar Sumut saat menggelar Cooking Class di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai, Sumut, Jumat (24/3/2023).(ist)

TANJUNGBALAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Srikandi Ganjar Sumut menggelar cooking class membuat masakan ramadan khas Melayu yaitu bubur Podas, Jumat 24 Maret 2023.

Kegiatan ini digelar dengan komunitas Pengopek Kerang (PERANG) di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Korwil Srikandi Ganjar Sumut Firda Annisa Sirait menjelaskan bubur podas atau bubur pedas adalah salah satu kuliner tradisional masyarakat Sumut.

Masyarakat biasanya ketika Ramadan tiba, pasti berbuka dengan makanan manis. Namun pernahkah anda melihat masyarakat berbuka dengan hidangan yang pedas? Nah di Tanjungbalai, biasa mengolah masakan yang namanya Bubur Podas atau Bubur Pedas.

Makanan ini merupakan kuliner kebanggaan masyarakat Melayu pada umumnya,” ujar Firda di lokasi.

Namun, menurutnya, saat ini masih banyak yang belum mengetahui cara membuat bubur podas.

Pada proses pembuatan Bubur Podas ini ada lebih kurang 40 jenis bahan yang harus disiapkan mulai dari bumbu rempah, kelapa, beras, aneka sayuran, aneka lauk hingga dedaunan.

“Hal itu juga yang menjadi ciri khas dan kesulitan tersendiri dari belajar membuat bubur podas ini, selain memiliki bahan yang banyak, cara proses pembuatannya juga terbilang lama. Namun, usaha untuk membuat masakan ini sebanding dengan kelezatan yang dihasilkan,” sambungnya.

Diharapkan makanan ini bisa populer kembali di bulan puasa dan bisa dijadikan sebagai bisnis usaha musiman yang menjanjikan untuk ditekuni.

Kegiatan itu juga sejalan dengan program Pak Ganjar Pranowo yang selalu memberikan edukasi serta pengetahuan kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya baik itu dari kuliner hingga kesenian.

Meta, salah satu warga yang mengikuti cooking class itu mengaku sangat senang karena mendapat ilmu baru dalam hal memasak.

“Biasanya kita hanya makan, sekarang jadi tahu cara membuatnya juga. Bubur ini sudah cukup terkenal di sini. Terima kasih Srikandi Ganjar,” ujar Meta.(rel/tri)