Home Blog Page 1666

Inggris vs Italia: Sama-sama sedang Loyo

NAPLES, SUMUTPOS.CO – Italia bertekad memetik kemenangan di laga pertama penyisihan Grup C kualifikasi EURO saat menjamu Inggris di Stadion Diego Maradona, Naples, Jumat (24/3) dini hari pukul 02.45 WIB. Tim yang berstatus sebagai juara bertahan Eropa ini tentu tak ingin mengulangi kegagalan lolos ke Piala Dunia 2022 lalu. Apalagi, rekor pertemuan kedua tim memihak kubu Gli Azzurri.

Sementara itu, Inggris bakal berupaya membalas sejumlah kekalahan menyakitkan kontra Italia di berbagai kesempatan The Three Lions tercatat belum lagi memetik kemenangan kontra Italia dalam 6 pertemuan terakhir, termasuk kekalahan di Wembley dalam EURO 2020 (2021) serta pertemuan terakhir di September tahun lalu.

Jelang pertemuan kontra Italia, Inggris mencoret sejumlah nama di antaranya Marcus Rashford, Nick Pope, dan Mason Mount karena masalah kebugaran dan cedera. Keputusan yang mengejutkan, pasalnya, nama-nama ini, terutama Marcus Rashford yang tengah on fire, diperkirakan bakal menjadi andalan skuad Tiga Singa.

Terlebih, opsi Inggris di sektor sayap juga makin menipis setelah mereka sejak awal tak menyertakan Raheem Sterling karena masalah kebugaran. Inggris sebelumnya kelebihan stok di sektor ini saat Piala Dunia 2022 lalu.

Selain masalah kebugaran sejumlah pemain, Inggris tampaknya juga kesulitan memilih nama-nama pengganti. Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, sendiri menilai telah terjadi penurunan kedalaman skuadnya.

Menurutnya, hanya 32 persen dari skuadnya yang tampil sebagai starter di level klub, menurun dari sebelumnya sekitar 35 persen dan sekira 38 persen sejak Southgate membesut The Three Lions 2016 lalu. “Jika Anda melihat menit Liga Champions tahun ini, kami berada di urutan ke-6 dalam daftar itu – kami sebenarnya berada di belakang Brasil dan Portugal,” terang Southgate juga menambahkan penurunan berdasar penampilan pemain di Liga Champions, dilansir dari Sky Sports, Jumat (17/3).

Hal ini juga bisa dilihat dari kembalinya sejumlah pemain yang jarang diberi ruang di tim seperti Harry Maguire. Kapten Man United itu hanya tampil sekitar 1.181 menit musim ini, atau sekira 13 pertandingan penuh. Angka yang terbilang rendah, mengingat Man United telah memainkan lebih dari 40 laga di musim ini. Namun, ia masih mendapatkan tempat di skuad Inggris.

Sedangkan, pemain-pemain yang tampil reguler justru datang dengan situasi kurang fit. Southgate menilai tak memiliki masalah terkait situasi tersebut untuk di laga-laga ke depan. Hanya saja, ia mengkhawatirkan jangka panjang penurunan skuad. “Saya senang dengan kualitas yang harus kami pilih, tetapi dalam posisi tertentu kita kekurangan kedalaman,” kata Southgate.

“Angka-angka itu memburuk dengan cepat di Liga Premier, itu bukan masalah bagi saya dalam 18 bulan ke depan tetapi dalam waktu empat dari lima tahun, kami harus sangat berhati-hati dalam hal itu,” tambahnya.

Terlepas dari hal itu, Southgate sendiri masih memiliki nama-nama segar seperti Ivan Toney, striker Brentford yang dipanggil ke Timnas. Ia sejauh ini mampu bersaing di level klub dengan menempel persaingan perebutan top skor Erling Haaland dan Harry Kane lewat 16 gol yang ia lesakkan di Liga Inggris.

Sementara itu, Pelatih Italia, Roberto Mancini, juga mengeluhkan masalah serupa terhadap penurunan skuad Gli Azzuri. Penurunan ini terlihat saat Italia memanggil Mateo Reategui, pemain kelahiran Argentina yang memiliki paspor dan keturunan Italia. Retugui sendiri juga tak merumput di Eropa dan saat ini bermain untuk Tigre, tim di Liga Argentina. “Kami lebih buruk dari (Gareth) Southgate. Jika ada kemungkinan untuk mengambil pemain baru, kami akan mengambilnya,” terang eks pelatih Manchester City itu dilansir dari Daily Mail, Selasa (21/3) kemarin.

Bahkan menurutnya, bukan tak mungkin Italia bakal kembali mengambil bakat-bakat yang lahir di luar Italia. Kegagalan lolos ke 2 Piala Dunia secara beruntun memang menjadi sinyal bahaya bagi Italia, meski di satu sisi mereka masih tangguh di EURO 2020 lalu. “Di Italia tidak ada yang bermain di jalanan lagi. Kami dulu bermain tiga-empat jam di jalan, lalu kami pergi berlatih, hari ini hal itu tidak terjadi lagi,” katanya.

“Bukan kebetulan bahwa pemain masih lahir di negara-negara tersebut, seperti Uruguay, Argentina atau Brasil, di mana mereka masih banyak bermain di jalan,” terangnya.

Terlepas dari hal itu, skuad Italia tahun ini dihuni beberapa nama-nama segar. Termasuk Wilfried Gnonto dan Gianluca Scamacca yang bermain di Liga Inggris. Sebaliknya, Southgate tak memanggil 2 pemain Inggris yang mentas di Serie A. Sementara, skuad Italia masih mempertahankan beberapa nama lawas yang sebelumnya menjadi tumpuan di EURO 2020 lalu seperti Federico Chiesa, Jorginho, hingga Leonardo Bonucci. Terlepas dari penurunan kualitas dari kedua tim, mental bermain bisa jadi penentu lain pemenang antara Italia dan Inggris. (trt/adz)

6 Petugas Pantarlih Terima Penghargaan dari KPU Binjai

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Binjai, Robby Effendi, saat memberikan penghargaan kepada petugas pantarlih yang tercepat melakukan coklit.(Tedy Akbari)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai memberikan penghargaan kepada 6 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih), Rabu (22/3). Alasannya, mereka merupakan petugas pantarlih tercepat dalam menyelesaikan pencocokan dan penelitian (coklit).

“Penghargaan ini sebagai bentuk ucapan terima kasih KPU Binjai kepada petugas pantarlih,” ungkap Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Binjai, Robby Effendi.

Robby juga mengatakan, pemberian penghargaan ini dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) persiapan rapat pleno rekapitulasi daftar perubahan pemilih hasil pemutakhiran data pemilih.

“Materi bimtek ini dipandu oleh Kordiv Data dan Informasi Abdullah Arkam, yang diikuti 25
orang PPK di Binjai,” tuturnya.

Ketua KPU Kota Binjai Zulfan Effendi, mengapresiasi kinerja para bawahannya. Baik itu PPK, PPS, dan pantarlih, yang telah menyukseskan tahapan pemutakhiran data pemilih.

“Dalam waktu dekat tahapan Pemilu lainnya juga akan kita hadapi dan sukseskan. Seperti
tahapan verifikasi faktual calon DPD, hingga menunggu kehadiran kirab nasional yang 14
April 2023 akan hadir di Binjai,” bebernya.

Tahapan coklit yang dilakukan oleh petugas pantarlih berakhir 14 Maret 2023 lalu. KPU Binjai pun menerjunkan 807 petugas pantarlih untuk coklit bagi 219.165 penduduk di 5 kecamatan.

Adapun nama-nama petugas pantarlih tercepat menyelesaikan coklit, yakni Wahyu Juliati
Tanjung, warga Sumber Karya, Binjai Timur ini, yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah
tangga dan berjualan. Dia menuntaskan kerjanya per 18 Februari 2023, atau hanya 6 hari setelah dilantik pada 12 Februari 2023. Wahyu juga tercepat mewakili KPU Kota Binjai saat menerima penghargaan tercepat dari KPU Sumut beberapa waktu lalu.

Kedua, Eka Setiawati, warga Timbang Langkat, Binjai Timur. Dia menyelesaikan tugasnya per 22 Februari 2023.

Ketiga, M Zulfirmansyah warga Binjai Selatan, yang menyelesaikan tugasnya 5 hari sejak pelantikan.

Keempat, Prisca Amalia Nanda warga Jati Utomo, Binjai Utara, masih berstatus mahasiswa. Tekadnya adalah ingin menyukseskan Pemilu 2024 dan siap tuntas bekerja selama 15 hari.

Kelima ada Noordin Syah Putra warga Binjai Kota. Laki-laki yang sehari-hari bekerja wiraswasta ini, menuntaskan coklit selama 14 hari.

Dan keenam, Rizki Akbar dari Sukamaju, warga Binjai Barat, bekerja sebagai wiraswasta. Dia tuntas menyelesaikan pendataan selama 14 hari. (ted/saz)

Nek Satinem Baru Memiliki KTP & KK di Usia 105 Tahun

SERAHKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan KTP dan KK kepada Nek Satinem di kediamannya Jalan Marelan IX Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (22/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nek Satinem  tampak terharu. Di saat usianya memasuki 105 tahun, baru kali ini  memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK). Ditambah lagi yang menyerahkan dokumen kependudukan itu langsung Wali Kota Medan Bobby Nasution. Dengan tangan sedikit gemetar, wanita sepuh itu pun menerima KTP dan KK tersebut.

 Menantu Presiden Joko Widodo ini menyerahkan langsung KTP dan KK kepada Nek Satimem yang didampingi kedua anaknya di kediamannya Jalan Marelan IX Lingkungan VII,  Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (22/3/2023).

 Dari pengakuan kedua anaknya, Pariyem dan Misran, ibu kandung mereka itu selama ini tidak pernah memiliki KTP dan KK. Oleh karenanya keduanya mengucapkan terima kasih kepada suami Ketua TPP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut. Di masa kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Wali Kota, keduanya mengaku, barulah ibu mereka diperhatikan dan mendapatkan KTP & KK.

 “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali karena sudah membantu orang tua kami. Selama ini ibu kami tidak memiliki KTP dan KK. Dengan adanya KTP dan KK, semoga  orang tua kami mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Pariyem

 Ungkapan terima kasih juga disampaikan Misran kepada Bobby Nasution karena telah membantu orang tuanya sehingga mendapatkan KTP dan KK. Di samping itu yang membuat perasaannya haru dan gembira karena orang nomor satu di Pemko Medan itu mau mengunjungi rumah mereka.

 “Belum pernah rumah kami dikunjungi Wali Kota, baru Pak Bobby lah yang mau mengunjunginya. Beliau sangat perhatian dan peduli dengan kondisi kehidupan kami. Terus terang, kami sangat bersyukur sekali. Semoga Pak Bobby selalu mengingat kami,” harap Misran.

 Sementara itu Bobby Nasution berharap, usai memiliki KTP dan KK,  Nek Satinem ke depannya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Setelah memiliki KTP dan KK, insya Allah nenek akan mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Bobby Nasution. (rel)

Sikapi Keluhan Sopir Truk, Bobby Nasution Minta Dishub Atasi Kemacetan

HADIRI: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri Kampanye Simpati Penerapan Single Truck Indentification Data (STID) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Belawan Medan, Rabu (22/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution minta Dinas Perhubungan Kota Medan untuk turun mengatur lalu lintas guna mengurai kemacetan yang terjadi di seputaran Pelabuhan Belawan. Pasalnya, mulai pukul 16.00 WIB sampai 19.00 WIB kemacetan kerap terjadi dari Simpang Buaya sampai pintu masuk Pelabuhan Belawan sehingga sangat meresahkan para sopir truk angkutan pelabuhan karena dimanfaatkan bajing loncat untuk menjarah isi truk.

 “Saya minta petugas Dishub turun untuk mengatur arus lalu lintas. Jika kemacetan sudah sampai crowded, kita minta Pak Kapolres Belawan untuk menurunkan personel guna melakukan pengamanan,” kata Bobby Nasution saat menghadiri Kampanye Simpati Penerapan Single Truck Indentification Data (STID) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Belawan Medan, Rabu (22/3/2023).

 Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi sopir truk, menantu Presiden Joko Widodo ini minta agar Dishub dan Polres Belawan berkolaborasi turun di lapangan.

 “Minimal semakin banyak yang mengenakan  pakaian seragam, maka keinginan untuk melakukan tindak kejahatan berkurang. Jika pun ada potensi dan ancaman selama terjadinya antrian kemacetan masuk ke pelabuhan bisa kita kurangi,” ungkapnya.

 Selanjutnya, Bobby Nasution berharap agar Polres Belawan dan Dishub Medan untuk membuat hotline (saluran siaga) khusus  untuk menampung langsung pengaduan para supir saat terjadi kemacetan maupun ketika bajing loncat beraksi.

 Penanganan kemacetan dan memberikan rasa aman bagi para sopir truk, bilang Bobby Nasution, harus secepatnya dilakukan guna mempercepat pergerakan ekonomi pasca Pandemi Covid-19. “Jangan Pandeminya hilang, tapi kegiatan-kegiatan lama justru  menjadi beban untuk pemulihan ekonomi di Kota Medan, termasuk Belawan,” pungkasnya.

 Permintaan ini disampaikan Bobby Nasution menanggapi keluhan yang disampaikan John Samosir, salah seorang sopir truk.

  Dikatakannya, para sopir, termasuk dirinya sering mengalami kemacetan mulai Simpang Buaya sampai pintu masuk Pelabuhan Belawan. “Kemacetan sangat membahayakan para sopir. Sebab bajing lompat beraksi saat kemacetan terjadi. Kami harus bertaruh nyawa untuk mempertahankan barang-barang yang dibawa. Bahkan, salah seorang sopir truk sempat kena tikam saat mempertahankan barangnya yang hendak diambil bajing loncat. Untuk itu kami berharap agar persoalan kemacetan dan aksi bajing loncat ini dapat diatasi,” harapnya.

 Kampanye Simpatik Penerapan STID di Pelabuhan Belawan dirangkaikan dengan Pemberian Paket Sembako Menyambut Ramadan 1444 H kepada 1.000 Supir Angkutan Pelabuhan. Selain itu juga diisi dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemko Medan Cq Dishub Kota Medan dengan Otoritas Pelabuhan Utama Belawan.

 Selain Bobby Nasution, acara turut dihadiri Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan Wisnu Handoko, Letkol Taufan mewakili Lantamal I Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon SH MH, Kepala Regional Head I PT Pelindo Yarham Harid GM PT Pelindo Cabang Belawan Jonedi Ramli dan Ketua Organda Haposan Siallagan. (rel)

Warga Desa Pananggahan Tapanuli Antusias Belajar Menguburkan Jenazah bersama Usbat Ganjar Sumut

Usbat Ganjar Sumut memberikan bantuan pengeras suara kepada masyarkat di Desa Pananggahan, Kelurahan Naipospos, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapteng, Sumut, Senin (20/3/2023).(ist)

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Relawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Pranowo menggelar pelatihan menguburkan jenazah di Desa Pananggahan, Kelurahan Naipospos, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (20/3/2023).

Koordinator Wilayah Usbat Ganjar Sumatera Utara, Syabrun Jukhoir mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara menguburkan jenazah sesuai dengan syariat agama.

“Berdampak untuk edukasi kepada masyarakat serta pemahaman kepada masyarakat terutama majelis taklim dalam tata cara fardu kifayah menguburkan mayit,” ujar Syabrun.

Selama pelatihan berlangsung, masyarakat tampak menyaksikan dengan seksama penjelasan yang diberikan pemateri.

“Alhamdulillah dalam hal ini Usbat Ganjar kegiatan yang dilaksanakan di daerah Desa Pananggahan (masyarakat) sangat antusias, berbondong-bondong datang sebelum acara yang ditetapkan panitia pelaksana sehingga batasan daripada tempat yang disediakan itu memenuhi dan sangat membludak,” jelas Syabrun.

Pada kesempatan itu, Ketua Majelis Taklim Nurul Qulub Sawalim Tumanggor menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Usbat Ganjar.

Menurut Sawalim, kegiatan yang dilakukan Usbat Ganjar tersebut sangat bermanfaat dan bermakna bagi para jemaah.

“Kami merasa bangga karena dapat dihadiri dari tim Usbat Ganjar ke desa kami ini. Antusias sekali dapat kita lihat bersama begitu ramainya masyarakat untuk menghadiri acara ini,” kata Sawalim.

Selain itu, warga juga mendapatkan bantuan berupa alat pengeras suara dan tikar.

Sarana prasarana tersebut merupakan kebutuhan Majelis Taklim Nurul Qulub selama ini karena mereka belum memilikinya.

Saat kegiatan keagamaan, mereka biasanya meminjam alat-alat tersebut untuk menunjang berbagai kegiatan.

Kini, mereka sangat bersyukur sudah memiliki sendiri alat itu.

Terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan yang mana akan banyak kegiatan keagamaan yang digelar.

“Mungkin nanti kalau tadarusan bisa kami manfaatkan pengeras suara ini. Jadi bantuan ini sangat penting sekali buat kami untuk kegiatan di bulan Ramadan nanti. Mudah-mudahan ini bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” jelas Sawalim.

Kegiatan itu juga sebagai bentuk sosialisasi secara door to door kepada warga setempat mengenai sosok Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden 2024-2029.

Di penghujung acara pelatihan ditutup dengan istighasah dan doa bersama untuk kemashlahatan Indonesia.(rel/tri)

Team Entu Racing Puas Dengan Hasil di Kejurda Sprint Rally

TROFI: Pembalap dan kru Team Entu Racing Bla Bla Bla bersama trogi yang diraih pada Kejurda Sprint Rally tahun 2023. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Team Entu Racing Bla Bla Bla puas dengan hasil yang dicapai pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sprint Rally tahun 2023 di Sei Putih kebun PTPN 3 Medan, Kabupaten Deliserdang, Minggu (19/3) lalu.

Bahkan, hasil tersebut melebihi target dari team Entu Racing Bla BLA BLA. Pada even itu, pembalap Entu Racing Tengku Mhd. Ryandava Rizky yang merupakan alumni SMA YPSA bersama navigator Damara, Siswa XII Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menjuarai Kelas J2, Kelas Jeep, dan peringkat ketiga over all.

“Ini sangat membanggakan, hasilnya pun melebihi target. Kita awalnya menargetkan bisa finis, tapi di Kejurda tahun 2023, pembalap kami meraih hasil memuaskan”, kata Ketua Team Entu Racing Bla Bla Bla, Tengku Rinel SE MMA, Rabu (22/3).

Team Entu Racing Bla Bla Bla konsisten mendukung peningkatan prestasi pembalapnya baik regional maupun di Indonesia. Selain rutin mengikuti kejuaraan, Tengku Rinel SE MMA mengungkapkan pihaknya terus melakukan pembinaan dan memacu kemampuan pembalap.

“Bahkan sebelumnya pembalap Entu Racing mengikuti even seperti tahun lalu mengikuti Danau Toba Rally dan kejuaraan di Jambi, di mana pembalap kita mendapat juara,” ungkapnya.

Setwlah juara pada Kejurda Sprint Rally 2023, Rinel berharap timnya terus meningkat menghadapi even balapan lain yang lebih menantang di musim ini.

“Senang melihat bahwa kami telah membuat peningkatan. Kami belum berada di tempat yang saya inginkan, tapi kami membuat langkah besar. Mudah-mudahan itu bisa membantu kami,” kata Bendahara IMI Sumut itu

Sementara bagi Ryandava keberhasilan ini merupakan kebanggaan tersendiri. Ryandava sendiri sering ikuti balap dan selalu juara baik Medan, Jakarta, Jambi dan lainnya

Pria yang akrab disapa Dava ini mengaku telah menggemari dunia otomotif sejak masih di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Anak pertama dari pasangan T Rinel SE MMA dengan drg. Laksminita Gamelanyari tersebut mengucapkan bersyukur atas anugrah yang didapatkannya.

“Bersyukur kepada Allah SWT karena orang tua mendukung penuh hobi dan bakat saya ini,” pungkasnya. (dek)

Institut Kesehatan Helvetia Buka Fakultas Kedokteran

WISUDA: Rektor Institut Kesehatan Helvetia Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi mewisuda lulusan D3, S1 dan S2 di Gedung Selecta Medan, Selasa (21/3).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

SUMUTPOS.CO – INSTITUT Kesehatan Helvetia mewisuda 618 lulusan diploma 3, strata 1 dan strara 2 dari 12 progrsm studi di Gedung Selecta Medan, Selasa (21/3). Usai wisuda juga dilakukan kegiatan capping day bagi 117 mahasiswa Prodi kebidanan dan keperawatan.

Kegiatan ini dihadiri antara lain ketua dan anggota senat Institut Kesehatan Helvetia, Pemilik sekaligus Pembina Yayasan Helvetia Dr dr Razia Begum Suroyo MKes, Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, Ketua ABP-PTSI Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung serta mewakili ketua Aptisi Sumut, ketua IBI Sumut dan PPNI Sumut.

Rektor Institut Kesehatan Helvetia Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi meminta lulusan mengemban tanggung  jawab dalam memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan.

”Pendidikan dan pengalaman belajar selama menjalani kuliah di Institut Kesehatan Helvetia dapat menjadi bekal dalam berpikir dan bertindak sebagai insan intelektual pada bidang kesehatan yang mengedepankan pelayanan yang baik, perilaku yang bermartabat dan berbudaya,” katanya.

Sejalan dengan Program Indonesia Sehat 2025 yang dicanangkan pemerintah, Institut Kesehatan Helvetia dan segenap lulusannya harus bisa mengambil peran aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sesuai dengan kompetensinya, melalui penyuluhan untuk mewujudkan lingkungan dan perilaku hidup sehat serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

Sebagaimana sasaran pembangunan kesehatan tahun 2025 yang ditunjukkan indikator meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) dari 69 tahun pada tahun 2005 menjadi 73,7 tahun pada tahun 2025.

Rektor juga menjelaskan menurunnya angka kematian bayi dari 32,3 per seribu kelahiran hidup pada tahun 2005 menjadi 15,5 per seribu kelahiran hidup pada tahun 2025.

Kemudian menurunnya angka kematian ibu dari 262 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2005 menjadi 74 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2025. Lalu menurunnya prevalensi gizi kurang pada balita dari 26% pada tahun 2005 menjadi 9,5% pada tahun 2025.

”Pada tahun 2023  yang masih menjadi perhatian bagi pemerintah adalah tingginya persentase balita penderita stunting. Yaitu  kondisi ketika balita memiliki tinggi badan dibawah rata-rata. Hal ini diakibatkan asupan gizi yang diberikan, dalam waktu  yang panjang, tidak sesuai dengan kebutuhan,” kata Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi

Stunting berpotensi  memperlambat  perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi hingga obesitas. Padahal, kata rektor Institut Kesehatan Helvetia, Balita inilah yang kelak menjadi tenaga produktif bagi bangsa Indonesia.

Saat ini Yayasan Helvetia   vv kembali diberi kesempatan untuk terus berkembang, hal ini terbukti dari beberapa prestasi yang sudah diraih baik dosen dan mahasiswa.

”Diantaranya 14 dosen sedang menempuh program doktor di Universitas Sultan Zainul Abidin Terangganu Malaysia. Tiga dosen sedang menempuh program doktor di Lincoln University.

Rektor menambahkan saat ini beberapa kampus dibawah naungan Yayasan Helvetia telah diakselerasi  untuk menjadi Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru dan Institut Kesehatan Bina Husada  Serang Banten.

”Ini berarti Yayasan Helvetia memiliki tiga institut kesehatan. Persiapan untuk fakultas jedokteran di Institut Kesehatan Helvetia juga telah melalui proses yang panjang dan hampir final. Harapan kita semoga pada tahun ini rencana pembukaan Fakultas Kedokteran segera terwujud,” ujar rektor. (dmp)