Home Blog Page 1692

Jalani Ramadhan, Bulan Kesabaran Penuh Berkah Bersama KFC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bulan Ramadan yang penuh berkah bagi umat Muslim, sebentar lagi akan tiba. Bulan Ramadan menjadi momentum bagi Umat Islam dalam meningkatkan kesabaran lewat berpuasa yang tidak hanya menahan haus dan lapar, namun juga hawa nafsu.

Bicara tentang kesabaran, KFC Indonesia melanjutkan kampanye #JagonyaSabar yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Namun kali ini ada yang berbeda, yaitu munculnya menu baru; Ayam Rendang.

Chief Executive Officer PT Fast Food Indonesia Tbk, pemegang merek KFC di Indonesia, Eric Leong mengatakan, lewat #JagonyaSabar dan #JagonyaBerbagi, KFC Indonesia ingin menghadirkan sesuatu yang dapat membuat konsumen menjalani Ramadan dengan penuh makna. “Masuknya ayam rendang dalam menu terbaru di KFC, merupakan salah satu bentuk kebanggaan pada khasanah kuliner Indonesia. Rendang sendiri merupakan makanan khas Indonesia yang mendunia dan menduduki posisi teratas dalam daftar 50 makanan terenak dunia,” ujar Eric Leong dalam siaran persnya yang diterima SumutPos.co, Rabu (15/3).

Dijelaskannya, KFC Indonesia kemudian melakukan inovasi terhadap resep rendang. Jika aslinya menggunakan daging sapi, KFC memadukannya dengan ayam goreng crispy yang menjadi favorit semua orang. Menu hasil inovasi terbaru KFC Indonesia yang menyandingkan bumbu-bumbu asli Indonesia itu, terasa nikmat menyatu dengan ayam goreng crispy. “Bayangkan, setelah seharian berpuasa, dengan penuh kesabaran menahan haus dan lapar, konsumen disuguhkan dengan ayam goreng crispy yang dibalut dengan bumbu rendang yang penuh cita rasa, berbuka puasa menjadi sebuah kemenangan tersendiri,” ucapnya.

Tidak hanya Ayam Rendang, hadir pula Avocado Coffee Jelly Float, minuman dingin rasa alpukat yang dipadukan jelly dengan aroma kopi ditambah es krim lembut sebagai topping pelengkap. Yang pasti akan menjadi pembatal puasa yang manis, segar dan sempurna setelah menahan haus ketika berpuasa. “Kehadiran Ayam Rendang dan Avocado Coffee Jelly Float juga program donasi untuk pembangunan SDN Banjarwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat akan menjadi sesuatu yang berbeda bagi konsumen setia KFC dalam menjalani ibadah Puasa kali ini,” ucapnya.

Kenikmatan Ayam Rendang dan kesegaran Avocado Coffee Jelly Float dapat diperoleh dalam menu ala carte atau paket Super Duk Duk. Untuk ala carte, Ayam Rendang dapat dinikmati dengan harga mulai dari Rp25.000 (sudah termasuk pajak) sementara Avocado Coffee Jelly Float dapat menjadi pembatal puasa mulai dari harga Rp16.000 (sudah termasuk pajak).

Sedangkan untuk paket Super Duk Duk, konsumen dapat memilih Super Duk Duk 1 yang berisi 1 nasi, 1 Ayam Rendang dan 1 Avocado Coffee Jelly Float dengan harga mulai dari Rp 45.000. Atau paket Super Duk Duk 2 yang terdiri dari 1 nasi, 2 Ayam Rendang dan 1 Avocado Coffee Jelly Float dengan harga mulai dari Rp62.000 saja.

Selain menu Alacarte dan Paket Super Duk Duk bisa didapatkan di seluruh gerai KFC, menu Ayam Rendang juga dapat diperoleh melalui layanan KFC Catering dengan beberapa pilihan paket lengkap mulai dari paket 10 orang sampai dengan paket untuk grup besar yang sangat cocok untuk acara buka bersama teman di kantor, buka bersama dengan keluarga, kerabat, maupun untuk kegiatan berbagi kepada sesama yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.

Tidak lengkap rasanya jika Bulan Ramadan yang penuh berkah ini tidak diisi dengan aksi berbagi untuk sesama. Oleh karena itu KFC Indonesia juga menjalankan sebuah kampanye sosial lewat #JagonyaBerbagi, dimana akan mengajak konsumen KFC Indonesia untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik, KFC Indonesia akan merenovasi SDN Banjarwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat yang rusak termakan usia. Pembangunan dan renovasi sekolah tersebut akan sangat bermanfaat karena dapat memberi kenyamanan dan keamanan saat bersekolah.

Peran serta konsumen dalam program #JagonyaBerbagi ini cukup dengan membeli paket Super Duk Duk, dimana setiap paket yang terjual akan disisihkan Rp 1.000 untuk donasi. Semakin banyak paket Super Duk Duk yang terjual, maka akan semakin banyak pula donasi yang dapat terkumpul. “Kampanye yang bergulir selama bulan Ramadhan diharapkan dapat membuat konsumen tetap semangat dalam berbuat baik sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan penuh gembira,” tandas Eric Leong. (adz)

AHY: 8 Tahun, Utang Negara Naik Tiga Kali Lipat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti inflasi Indonesia yang melawati ambang batas yakni di atas 5 persen. Hal ini memicu kenaikan harga beras dan kebutuhan pokok serta terjadinya kelangkaan pupuk subsidi di sejumlah propinsi.

Demikian salah satu poin pidato dari AHY yang ditayangkan melalui tiga saluran TV Nasional, TV One, Metro TV, dan CNN Indonesia dari Lapangan Tenis Indor, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023). Di kantor DPD Partai Demokrat Sumut, para pengurus dan kader menyaksikan, menyimak serta memberikan dukungan atas perjuangan perubahan dan perbaikan untuk rakyat. Tak jarang, setiap AHY menyampaikan informasi tentang arah pergerakan perubahan dan perbaikan, segenap kader yang menyaksikan sambil mengkonsumsi kacang rebus dan jagung rebus serta putu mayong itu, menyatakan S14P berjuang bersama Ketum AHY dan Partai Demokrat.

Dalam pidatonya, AHY menyampaikan, setelah berkeliling ke sejumlah provinsi di Indonesia, diketahui harga beras dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan. Hal ini dipicu karena angka inflasi melampaui 5 persen. Kendala lainnya, pupuk subsidi yang langka dan harga pupuk yang tinggi. Tak hanya itu, hasil pertanian dipermainkan oleh para tengkulak. Akibatnya pendapatan para petani semakin minim.

“Ini semua dampak dari kenaikan BBM pada tahun lalu, imbasnya ada kenaikan harga Sembako. Seperti yang saya temui Ibu Yanti di Sulawesi Tengah menyampaikan, harga beras 50 Kg saat ini mencapai Rp1 juta. Artinya harga beras per kg Rp20 ribu, ini adalah harga yang melebihi dari harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. Masyarakat saat ini menjerit dengan harga beras tersebut. Begitu juga saya mendengar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali dan Sulawesi para petani mengeluhkan harga pupuk yang mahal, sedangkan pupuk subsidi langka. Sementara itu, nelayan kesulitan berlayar karena langkanya solar, kesulitan ini dirasakan oleh para nelayan kita di Indonesia bagian Timur,” paparnya.

Dia menambahkan, para pelaku UMKM kesulitan bangkit dari keterpurukan akibat pandemic. Hal ini akibat sulitnya menjangkau bantuan permodalan. Selanjutnya, di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, para guru honorer menangis karena tak kunjung diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Belum lagi bantuan Pendidikan kepada orang yang kurang mampu.

Hal lainnya, Putra Sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menyoroti para generasi Z yang saat ini kesulitan mendapatkan pekerjaan, belum lagi saat ini gempuran digitalisasi dan otomasi. Kondisi ini diakibatkan akses digital antara masyarakat di kota dan di desa tidak sama atau ada perbedaan yang cukup besar.

AHY menyebutkan, saat ini masih ada juga yang berdalih, krisis yang kita alami masih lebih baik dari negara lainnya. Padahal, saat ini faktanya daya beli masyarakat menurun drastis, kemiskinan dan ketimpangan memburuk. Memang, krisis di Tanah Air tidak bisa dipisahkan dari krisis global. “Saya ikut bicara dalam forum Internasional, Berlin Policy Dialog, di Jerman awal November 2022 bersama 44 mantan pemimpin dunia, kami menyerukan untuk hentikan tragedy kemanusian di Ukraina yang mengakibatkan krisis energi, pangan dan krisis keuangan dunia,” ucapnya.

“Masalahnya bukan hanya krisis global, persoalan ekonomi kita semakin rumit karena anggaran negara tidak dikelola dengan baik. Anggaran terlalu banyak digunakan untuk proyek-proyek mercusuar yang tidak banyak berdampak kepada kehidupan wong cilik, tidak berdampak kepada saudara-saudara kita yang masuk kategori miskin dan kurang mampu,” tambahnya.

Sementara itu, AHY juga menyoroti tentang utang negara. Dalam 8 tahun terakhir ini utang Pemerintah Indonesia mengalami kenaikan tiga kali lipat. Menurut Kementerian Keuangan di awal tahun 2023 ini angkanya mencapai Rp7.733 triliun, belum lagi utang BUMN yang semakin menggunung sebesar Rp1.640 tirliun. Faktanya pula rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) semakin tinggi.

“Lagi-lagi ada pihak yang berdalih bahwa rasio utang masih aman. Bukan itu soalnya, saat ini kita kesulitan membayar utang, karena kondisi keuangan kita tengah menghadapi tekanan. Sejatinya, rakyat jugalah yang akan menanggung utang, lewat pajak yang rakyat bayar. Karena beban utang tersebut, ruang fiskal menjadi terbatas, tidak adil jika akibat utang yang terlalu tinggi tersebut akhirnya tidak adil jika pemerintahan mendatang tidak leluasa membiayai kehidupan dan pembangunan nasional. Janganlah menghukum pihak yang tidak bersalah,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, AHY juga mengatakan, pengelolan pajak belum dilakukan dengan baik, bahkan rawan disalahgunakan, padahal 80 persen pendapatan negara berasal dari pajak yang dikumpulkan dari keringat rakyat, akibatnya kepercayaan rakyat kepada pemerintahan semakin turun. Untuk itu, kembalikan kredibilitas pengelolaan pajak, perbaiki system pengawasannya, rakyat harus diyakinkan uang disetor benar-benar masuk ke kas negara dan digunakan tepat sasaran. “Kita semua wajib pajak, punya hak untuk tahu kemana saja uang itu digunakan oleh pemerintah,” ucapnya.

AHY juga menyebutkan, mengapa kondisi ekonomi menjadi fokus utama kita, karena hal ini menyangkut kehidupan rakyat sekaligus sebagai prasyarat terlaksananya pesta demokrasi. Tentunya, jika ekonomi Indonesia satu tahun ke depan baik, maka pemilu tahun 2024 bisa dilaksanakan dengan baik pula. “Partai Demokrat berharap ekonomi di tahun politik ini bisa dikelola dengan baik. Utamanya, kebijakan fiskal yang meliputi pengelolaan APBN dan APBD, kalau fiskal baik, Insya Allah ekonomi bisa membaik. Misalnya, mengatasi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mencapai 1 juta orang dan pengangguran yang mencapai 8,4 juta orang. Melalui kebijakan fiskal yang tepat, alokasi APBN bisa dialirkan job security atau mencegah terjadinya PHK dan guna membuka lapangan pekerjaan yang baru,” paparnya.

Ketum Partai Demokrat juga memberikan rekomendasi untuk pemilu 2024 mendatang, Pemilu itu milik rakyat, yang berdaulat adalah rakyat, hak itu adalah memilih dan untuk dipilih. Jangan diganggu. Dengan demikian berikanlah hak itu kepada rakyat. Agar pemilu 2024 berjalan dengan damai, Partai Demokrat merekomendasikan agar fair play sesuai dengan aturan yang berlaku. Elemen fair play yakni aparatur negara harus benar-benar netral.

“Baik TNI, Polri, BIN, Kejaksaan dan Lembaga penegak hukum lainnya serta BUMN bersikap netral. Kami juga berharap, penyelenggara Pemilu khususnya KPU dan Bawaslu bisa menjalankan tugasnya dengan Independen. Jika kondisi itu terjadi, maka pemilu kita fair play karena tidak ada kecurangan. Sehingga menang atau kalah bisa diterima,” katanya.

Lebih lanjut, AHY juga berpesan kepada para kader untuk bekerja sungguh-sungguh menghadirkan perubahan dan perbaikan. Guna mengubah Nasib dan masa depan kita, karena kita ingin kepada kepemimpinan pemerintahan nasional dan kuat di parlemen. “Artinya kita ingin menang pada pemilu dan pemilihan presiden,” sebutnya.

Menjelang Bulan Suci Ramadan tahun 2023 ini, AHY menyampaikan, para kader Partai Demokrat harus menjadikan Bulan suci Ramadan ini menjadi ruang untuk membantu kesulitan banyak orang.
AHY juga mengingatkan, semakin dekat dengan Pemilu 2024, semakin banyak pula gangguan, tantangan dan ujiannya. Para kader Partai Demokrat harus berani dan Bersatu menghadapinya Bersama. “Dalam semangat ini, izinkan saya memberikan penghormatan secara khusus kepada patriot bangsa, beliau-beliau adalah senior saya, para jenderal, marsekal, laksamana, purnawirawan TNI dan Polri. Yang siap berjuang bersama kita, Bersama rakyat Indonesia, menghadirkan perubahan dan perbaikan. Thank You For Your Service,” ucapnya. (adz)

TGS Ganjar Gelar Kajian Pendidikan Jiwa dan Akhlak Bagi Jemaah Majelis Talim di Angkola Timur

TGS Ganjar menggelar kegiatan zikir, Shalawat, sekaligus kajian pendidikan jiwa dan akhlak bagi masyarakat dan jemaah di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Sumut, Selasa (14/3/2023).(ist)

TAPANULI SELATAN, SUMUTPOS.CO – Tuan Guru Sahabat Ganjar (TGSG) menggelar kegiatan zikir, Shalawat, sekaligus kajian pendidikan jiwa dan akhlak bagi masyarakat dan jemaah di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Selasa (14/3/2023).

Kegiatan kali ini dilakukan untuk membentuk karakter manusia yang berguna bagi bangsa dan negara serta sesuai ajaran agama Islam.

“Dalam kegiatan ini terdapat kajian tasawuf tentang kajian pendidikan jiwa dan akhlak. Lewat perantara majelis talim, kami membentuk karakter supaya berakhlak sesuai yang ajaran agama Islam,” ujar Sekretaris Tuan Guru Sahabat Ganjar, Ustaz Rizal Dasuki.

Ustaz Rizal berharap setelah para jemaah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mengamalkan ajaran yang diberikan para pemateri.

“Harapan kami bersama yaitu semoga semua yang hadir mendapatkan ilmu tambahan, khususnya ilmu tasawuf. Sehingga mereka mentaati arti makna sesungguhnya manusia dalam kehidupan di masa depan dan sekarang,” ungkapnya.

Selain menggelar kajian, Tuan Guru Sahabat Ganjar juga memberikan bantuan bagi majelis taklim di Desa Panompuan berupa alat pengeras suara, karpet, dan buku kitab.

“Diharapkan pemberian kami nantinya supaya berguna dan bermanfaat bagi masyarakat di sini, agar lebih semangat menuntut ilmu agama,” ucapnya.

Sementara, salah satu peserta majelis taklim Rozuna Nasution menilai kegiatan yang digelar oleh Tuan Guru Sahabat Ganjar sangat bermanfaat. Dia berharap materi yang diberikan dapat berguna di dunia dan akhirat.

“Mudah-mudahan apa yang diterangkan oleh guru kami dapat dibawa pulang ke rumah dan diamalkan. Sehingga bisa bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” kata Rozuna.(rel/tri)

Wakil Presiden RI Berikan Penghargaan Pemda Berstatus Universal Health Coverage  

PENGHARGAAN: Kota Medan saat menerima penghargaan Pemda Berstatus Universal Health Coverage, yang diwakili Wakil Wali Kota Medan Aulia Pohan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin memberikan penghargaan kepada 22 Provinsi, 334 Kabupaten dan Kota yang telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai program strategis nasional dengan mendorong terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia.

Dengan tercapainya UHC di setiap daerah, Wapres juga mengapresiasi komitmen Pemda khususnya dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam Inpres Nomor 1 tahun 2022, salah satu instruksi Presiden kepada Gubernur dan Bupati/Walikota adalah mendorong target RPJMN. Target tersebut yaitu 98% penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS pada tahun 2024, dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah. Sampai  dengan 1 Maret 2023 jumlah penduduk Indonesia yang sudah dijamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN-KIS sebanyak 252,1 juta jiwa atau lebih dari 90% dari seluruh penduduk Indonesia.

Penghargaan UHC ini diberikan langsung oleh Wapres didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, serta Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional, di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, BPJS Kesehatan bekerja keras melakukan berbagai advokasi kepada Pemerintah Daerah agar seluruh penduduk di masing-masing wilayah dapat diintegrasikan dengan Program JKN-KIS.

Namun Ghufron menekankan tercapainya predikat UHC juga harus memastikan bahwa setiap penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil, merata dan bermutu, baik itu layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Untuk itu, BPJS Kesehatan juga berupaya memperluas akses layanan kesehatan tersebut dengan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan (rumah sakit). BPJS Kesehatan mendorong Kementerian dan Pemda terkait dalam hal memenuhan sarana dan prasarana di daerah agar mutu layanan kesehatan dapat dirasakan sama, dimanapun peserta itu berada,” ujar Ghufron.

Ghufron juga menekankan, penyelenggaraan Program JKN-KIS saat ini sudah on the track dan telah terbangun sebuah ekosistem JKN-KIS yang kuat dan andal yang juga didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi serta digitaliasi layanan yang terus dikembangkan.

BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik juga telah menjalankan tugas selama hampir 10 tahun dengan baik, sesuai dengan amanat UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian kinerja organisasi yang kian positif mulai dari predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) sebanyak 8 kali berturut sejak program bergulir tahun 2014 atau 30 kali sejak era PT Askes (Persero), kepuasan peserta yang semakin meningkat, serta yang tidak kalah penting adalah kondisi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang sehat.

“Dengan kondisi finansial yang sehat, tidak ada gagal bayar klaim kepada fasilitas kesehatan bahkan BPJS Kesehatan memberikan uang muka layanan untuk memastikan terjaganya cashflow rumah sakit. Harapannya fasilitas lebih nyaman dalam memberikan layanan kepada peserta tanpa ribet dan tanpa diskriminasi,” kata Ghufron.

BPJS Kesehatan juga mendukung upaya Pemerintah dalam hal menyesuaikan tarif layanan fasilitas kesehatan, melalui Permenkes Nomor 03 Tahun 2023 yang mengakomodir kesesuaian biaya layanan kesehatan dan perbaikan anomali struktur tarif lama. Aturan ini mendorong penguatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS juga telah menjadi episentrum baru di dunia jaminan sosial dan menjadi contoh negara lain karena memiliki kepesertaan terbanyak dan pencapaian UHC tercepat di dunia untuk satu skema yang terintegrasi. Pengelolaan Program JKN-KIS di Indonesia juga sudah diakui dengan mendapatkan penghargaan tertinggi tingkat Asia Pasifik dalam ISSA Good Practice Award dari Internasional Social Security Association (ISSA).

Dengan bertumbuhnya cakupan kepesertaan JKN-KIS, angka pemanfaatan pelayanan kesehatan pun turut meningkat. Dari 92,3 juta pemanfaatan pada tahun 2014, menjadi 502,8 juta pemanfaatan pada tahun 2022. Kehadiran Program JKN-KIS tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam hal membuka akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, namun juga melindungi masyarakat dari kemiskinan.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh LPEM FEB UI, di tahun 2019 didapatkan hasil bahwa Program JKN-KIS telah menyelamatkan 8,1 juta orang dari kemiskinan serta 1,6 juta orang miskin dari kemiskinan yang lebih dalam dan ekstrim.

“Untuk itu kami mendorong Pemda lain untuk dapat segera mengejar cakupan kepesertaan di daerahnya dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS. Sebab, salah satu keuntungan Program JKN-KIS adalah memiliki asas portabilitas dan dapat dimanfaatkan meskipun dalam keadaan sehat. Masyarakat bisa berobat di seluruh wilayah Indonesia ketika membutuhkan. Perwakilan kantor kami di tiap kabupaten/kota diharapkan mempermudah sinergi dengan Pemda, kami sangat siap berkolaborasi dan bersama mewujudkan UHC di Indonesia,” ujar Ghufron.

Kota Medan Dorong Capaian UHC di Indonesia

Pemerintah Kota Medan sukses mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage. Terhitung sejak 01 November 2022, sebanyak 2.402.192 jiwa penduduk Kota Medan telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari total jumlah penduduk 2.527.050 jiwa atau sebesar 95.06%. Artinya, hampir seluruh warga masyarakat di Kota Medan telah memiliki payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Medan M. Bobby Afif Nasution mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian UHC di daerahnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Medan yang telah bekerja keras agar masyarakat Kota Medan bisa terjamin ke dalam Program JKN.

“UHC merupan program yang diprioritaskan karena kami percaya kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan adanya perlindungan yang baik dari pemerintah, salah satunya di bidang kesehatan. Dengan telah tercapainya UHC di Kota Medan maka fasilitas kesehatan juga harus kian optimal dalam melayani. Ke depan kami akan terus memastikan seluruh penduduk Medan tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui Program JKN,” ujar Bobby. (rel/ila)

Komisi I Minta Semua Pihak Hormati Pengangkatan Kepling 7 di Pulo Brayan Bengkel

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus, meminta semua pihak untuk menghormati pengangkatan Kepala Lingkungan 7, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur. Menurut Robi, masalah pengangkatan Kepala Lingkungan 7 tersebut tidak perlu dipermasalahkan sehingga menjadi polemik yang berlarut-larut.

“Pro dan kontra itu adalah hal yang biasa, sebab ini negara demokrasi. Namun saat Kepala Lingkungan sudah diangkat, maka tidak ada lagi yang harus dipersoalkan. Seharusnya semua pihak kembali bersatu serta menghormati pengangkatan kepling yang sudah dilakukan,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Selasa (14/3/2023).

Dikatakan Robi Barus, selaku ketua Komisi I DPRD Medan, dirinya telah berkomunikasi secara langsung dengan Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane.

Menurut keterangan yang didapatkan Robi dari Camat Medan Timur, proses pengangkatan Kepling 7 di Pulo Brayan Bengkel tersebut telah melalui SOP dan tidak ada poin yang melanggar Perda No.9 Tahun 2017 serta Perwal No.21 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Lingkungan.

“Sudah kita klarifikasi, beliau sudah menjelaskan bahwa semua prosedur pengangkatan sudah melalui SOP yang berlaku. Perlu diketahui bersama bahwa kepala lingkungan itu diangkat, bukan dipilih. Sementara, camat adalah pihak yang berhak untuk mengangkat kepling, dan itu harus kita hargai,” ujarnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu pun mengaku sepakat dengan pendapat Wali Kota Medan Bobby Nasution, bahwa kebanyakan masalah pengangkatan kepling muncul karena ketidakpuasan pihak calon kepala lingkungan yang kalah.

“Untuk itu mari kita saling menghormati dengan mendukung kepling yang sudah diangkat oleh Camat Medan Timur dan sama-sama kita kawal kinerjanya. Bila nanti ada yang harus dievaluasi dari kinerjanya, maka akan kita evaluasi bersama. Namun saat ini, mari kita dukung pengangkatan kepling yang sudah dilakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, terkait polemik Kepling 7 di Kelurahan Pulo Brayan, Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengatakan akan memperhatikan polemik pemilihan kepling tersebut.

“Nanti saya tanya kepada Tapem dan Asisten Pemerintahan. Itu kalau memang merekayasa, nanti kita lihat dari sisi mananya. Akan kita cek lebih lanjut,” kata Bobby Nasution, Kamis (9/3/2023) lalu.

Namun, lanjut Bobby, kebanyakan masalah pemilihan kepling akhir-akhir ini adalah karena ketidakpuasan pihak yang kalah.

“Kita tahulah, bahwa yang namanya pemilihan pasti ada yang menang dan kalah. Nah, biasanya yang kalah nggak terima dan ngompor- ngomporin,” katanya.

Jika masyarakat Kota Medan terbiasa dengan hal itu, Bobby khawatir banyak orang yang takut untuk menang.

“Kalau pemikiran seperti itu, nanti orang takut menang, bukan takut kalah. Karena setiap menang ada aja kejadian seperti ini,” jelasnya.

Bobby menegaskan, bahwa Pemko Medan akan melihat terlebih dahulu permasalahan yang terjadi baik dari sisi Camat, Lurah maupun Kepling yang bersangkutan.

“Nanti kita lihat dulu, saya bukan membela, saya tidak tahu case permasalahannya seperti apa. Saya tidak memihak siapapun, tapi akan kita lihat dulu,” pungkasnya.
(map/ila)

Bos Zoom KTV Akan Jalani Sidang Perdana Terkait Kepemilikan Ekstasi

Alexander alias Alex. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bos KTV Zoom Alexander alias Alex (40) terdakwa kasus kepemilikan 10 butir ekstasi dijadwalkan akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan pada, Selasa (21/3/2023) mendatang.

Ditelusuri dari website PN Medan, Selasa (14/3), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Trian Adhitya Izmail akan membacakan dakwaan di sidang perdana terhadap terdakwa Alexander di ruang Cakra VII PN Medan.

Dalam dakwaannya, JPU Trian menilai perbuatan terdakwa Alexander melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Diketahui, kasus bermula pada Jumat 30 Desember 2022 sekira pukul 10.00 WIB, petugas Polsek Medan Baru mendapat informasi adanya peredaran narkotika jenis pil ekstasi di Komplek CBD Polonia Blok DD Nomor 86-87, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan di lokasi tepatnya di Parkiran Reddoorz CBD Polonia, lalu petugas melihat 1 unit Mobil Daihatsu Sigra warna putih yang terparkir di Reddoorz CBD Polonia.

Selanjutnya, mobil tersebut diketahui milik dari terdakwa Alexander, lalu petugas melakukan penggeledahan terhadap mobil tersebut dan ditemukan 10 butir narkotika jenis pil ekstasi dengan berat bersih seberat 3,7 gram di dalam dashboard tengah mobil milik terdakwa Alexander.

Ketika diinterogasi, terdakwa Alexander mengaku telah menggunakan narkotika jenis pil ekstasi sejak tahun 2017. Selanjutnya, terdakwa Alexander beserta barang bukti diamankan ke Polsek Medan Baru guna diproses lebih lanjut. (man/ila)

DPD Golkar Langkat Dilantik, Syah Afandin Pesankan Jaga Kekompakan

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH menghadiri pelantikan DPD Partai Golkar dan DPD HWK Partai Golkar Kabupaten Langkat, di Alun-alun T Amir Hamzah, Stabat, Selasa 14 Maret 2023.

Syah Afandin, SH Selaku Plt Bupati Langkat menyampaikan selamat kepada Tiorita Br. Surbakti dan seluruh jajaran pengurus yang baru di lantik.

“Harapan kami ke depan agar partai Golkar Kabupaten Langkat solid dan jaga kekompakkan dan tetap memberikan pencerdasan di tengah-tengah masyarakat kabupaten Langkat,” pesannya.

Syah Afandin berharap semoga kehadiran semua menjadi sebuah mempererat tali silaturahmi.

Ahmad Senang, selaku Ketua Panitia Pelantikan DPD Partai Golkar menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah membantu, mendukung, serta mendoakan kelancaran acara hingga berjalan dengan sukses dan lancar.

Sementara itu, Juli Maulina, M.Si selaku Ketua DPD HWK Kabupaten Langkat menyatakan rasa bahagianya. “Saya ucapkan selamat pada ibu Tiorita Br Surbakti, SH dilantik sebagai Ketua DPD kabupaten Langkat telah mendapatkan amanah. Selamat berkerja, semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan Berkah kepada kita semua,” ucapnya.

Sedangkan Tiorita Br. Surbakti, SH selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat menyampaikan bahwa dalam kesempatan yang baik ini, ia selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat berupaya sekuat dan semaksimal mungkin akan memenuhi harapan para kader dan masyarakat Kabupaten Langkat.

“Insha Allah amanah ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya dan mudah-mudahan tugas dan tanggung jawab yang saya emban nantinya tidak mengecewakan kita semua, khususnya teman-teman DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat. Mari berkerja sama dan sama-sama berkerja kerjas, kerja ikhlas, guna menjadikan partai Golkar semakin berkembang jaya di 2024,” jelasnya.

H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum selaku Ketua DPD Partai Golkar Sumut, menyampaikan selamat pada Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat serta seluruh jajarannya. “Ibu Tio ini Ketua DPD partai Golkar yang ke-2 perempuan,” ujar pria yang akrab disapa Ijeck ini.

Turut Hadir Ketua DPD Partai Golkar Sumut H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum, Komisi 2 DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, S.Si., M.T, Anggota DPR RI Delia Pratiwi Br. Sitepu, Wakil walikota BinjaiH. Rizky Yunanda Sitepu, S.TP., M.P., Ketua IIPG Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Ketua DPD HWK Sumut I Dr. Hj. Julia Muliana, M. Si., Ketua DPD Partai Golkar Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin, SE, Ketua AMPG Sumut Dedi Dermawan Milaya, Sekjen Partai Golkar Sumut Datok Ilham Syah, Ketua DPD Partai Golkar Medan Rahmadiah Shah, Ketua DPP Partai Golkar Sibolga Jamil Zeb Humoris, Perwakilan Unsur Forkopimda kabupaten Langkat, wakil ketua DPRD Langkat Dr. Donny Setha , ST. SH. MH, Ketua PAN Langkat Ir. Antoni Ginting, Ketua Partai Nasdem Langkat H. Ajai Ismail, SE, Ketua PBB Langkat M. Bahri SH. MH, Ketua PPP Langkat Rinaldi, SE, Ketua Partai Gerindra Langkat Dedek Pradesa, S.Sos. I, Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian LC., MA, Ketua IPHI Langkat H. Irfan Yusuf, Ketua PWI Langkat M Darwis sinulingga, para pengurus Hasta Karya, dan para pengurus Organisasi Sayap Partai Golkar. (mag-6/ila)

Progres Pembangunan Jalan dan U-Ditch di Jalan Karya Jaya Berjalan Baik, Komisi IV Apresiasi Pemko

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan, M. Afri Rizki Lubis S.M., M.IP, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan atas pembangunan jalan dengan metode rigid beton dan pembangunan jalan dengan metode U-Ditch di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Pasalnya saat ini, proses pembangunan di Jalan Karya Jaya tersebut telah menunjukkan progres yang signifikan.

“Bisa dikatakan pembetonan jalan dan pemasangan U-Ditch drainase di Jalan Karya Jaya sudah 90 persen, hal ini patut kita apresiasi. Ini salah satu bentuk keseriusan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam membangun infrastruktur di Kota Medan,” ucap Rizki Lubis kepada Sumut Pos, Selasa (14/3/2023).

Dikatakan politisi Partai Golkar tersebut, sebelumnya kondisi Jalan Karya Jaya terbilang cukup parah, yakni dengan banyaknya lubang dan jalan yang bergelombang. Hal itu pun telah cukup lama menjadi keluhan masyarakat, khususnya warga Medan Johor.

“Keluhan itu pun ditanggapi oleh Kecamatan Medan Johor dan OPD terkait. Alhamdulillah, Jalan Karya Jaya kini sudah dapat digunakan oleh masyarakat dengan nyaman. Banyak masyarakat yang bersyukur atas kondisi Jalan Karya Jaya saat ini,” ujarnya.

Kondisi rusaknya Jalan Karya Jaya dahulu, sambung Rizki, tidak terlepas dari masalah fungsi drainase yang sempat terjadi di kawasan tersebut. Oleh sebab itu, pembetonan jalan dan pembangunan drainase dengan U-Ditch di Jalan Karya Jaya dilakukan Pemko Medan secara bersamaan.

“Dan sekarang kita lihat drainase di Jalan Karya Jaya sudah jauh lebih baik, ukuran drainase U-Ditch yang lebih besar membuat fungsi drainase dalam mengalirkan debit air menjadi jauh lebih lancar dari sebelumnya,” katanya.

Dijelaskan Rizki, kondisi pembangunan tersebut memang belum rampung sepenuhnya. Untuk itu, ia pun berharap agar pekerjaan yang tinggal dalam tahap finishing itu dapat diselesaikan sesegera mungkin.

“Kita yakin dalam waktu dekat pekerjaan di Jalan Karya Jaya dapat rampung 100 persen. Sebab saat ini, kita melihat proses pekerjaan disana terus berlangsung,” pungkasnya.
(map/ila)

Hasil Razia Gabungan, 70 Orang Positif Narkoba, Diantaranya 13 Pelajar

Kepala BNNK Binjai, Kombes Magdalena Sirait saat melihat hasil razia cipta kondisi tim gabungan di Polres Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Narkotika Nasional Kota Binjai sudah melakukan pendataan terhadap 70 orang yang dinyatakan positif narkoba. Hasilnya, 13 orang dari 70 orang yang positif narkoba, ternyata berstatus pelajar.

Kepala BNNK Binjai, Kombes Magdalena Sirait menjelaskan, pihaknya sudah melakukan asesmen terhadap 70 orang yang dinyatakan positif narkoba. Mereka merupakan hasil dari penjaringan yang dilakukan tim gabungan Polri dan TNI dalam rangka cipta kondisi menyambut bulan suci ramadan.

“Saat di tes urin, ada yang positif narkotika jenis ganja, dan minuman keras, dan kita suruh rawat jalan karena mau ujian. Kenapa yang minum alkohol kita amankan, karena alkohol adiksi juga,” ujar Magdalena, Selasa (14/3/2023).

Karena ada yang masih berstatus pelajar, kata Magdalena, BNNK Binjai akan memanggil para kepala sekolah mereka. Hal tersebut dilakukan untuk lebih meningkatkan pengawasannya.

“Awalnya pelajar ini saat diamankan, mereka tengah mempersiapkan hari jadi salah satu Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP), jadi surat-surat kendaraan mereka tidak lengkap. Setelah itu baru kita tes urinnya,” ujar mantan Kepala BNNK Deliserdang ini.

Dia menambahkan, pihaknya masih melakukan rehabilitasi dengan berbagai cara dan program BNNK Binjai terhadap mereka yang positif narkoba. Namun, kata dia, tidak semua 70 orang yang positif narkoba direhab di Kantor BNNK Binjai, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Binjai Barat.

Alasannya, karena ruangan rehabilitasi tidak mampu menampungnya. “Sebagian kita serahkan ke Rehabilitas Narkotika Yayasan Mutiara Abadi Binjai (MAB). Kita juga melakukan asesmen dengan dokter-dokter kita beberapa hari, dan sekaligus kita bina,” urai dia.

Selama proses rehabilitasi, Magdalena menegaskan, tidak ada kita pungut biaya. “Mungkin yang di MAB paling uang makannya, karena di situ kan swasta,” ucap Magdalena.

Dari 70 orang yang dinyatakan positif narkoba, Magdalena melanjutkan, 17 orang di antaranya sudah dikembalikan kepada keluarga, termasuk para pelajar. Juga seorang wanita yang tengah mengandung, telah dipulangkan.

Menurut Magdalena, wanita yang tengah hamil dinyatakan negatif narkoba. Hal tersebut berdasarkan hasil urinnya.

“15 hari mereka akan menjalani rehabilitas ini. Karena kita BNN ada namanya program Skrining Intervensi Lapangan (SIL). Jadi kita lihat dulu 15 hari ini, misalnya masih belum ada kemajuan, diarahkan lagi untuk rawat jalan sampai pulih. Kita lihat setiap hari perkembangannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, 215 orang terjaring tim gabungan dalam rangka razia cipta kondisi menyambut bulan suci ramadan 1444 Hijriah. Rinciannya, 81 orang diamankan dari hotel di Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur.

Selebihnya, 134 remaja yang diduga tergabung dalam geng motor diamankan tim gabungan di Jalan Tengku Amir Hamzah, Binjai Utara, Sabtu (11/3/2023). Hasil pemeriksaan urin menyatakan, 70 positif narkoba. (ted/ila)

Dituntut Jaksa 6 Tahun, Terdakwa Kasus Sabu Divonis Bebas Hakim

Majelis hakim membacakan putusan terhadap Mulya Chandra, terdakwa kasus sabu secara virtual, Selasa (14/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jaksa Kejari Medan Rahmayani Amir di kangkangi hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pasalnya, Mulya Chandra alias Mul (44) terdakwa kasus sabu seberat 0,07 gram divonis bebas hakim ketua Sayed Tarmizi, lantaran tidak terbukti.

Hakim tak sependapat dengan JPU Rahmayani Amir, yang semula menuntut terdakwa selama 6 tahun penjara, denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan penjara.

“Membebaskan terdakwa Mulya Chandra alias Mul dari dakwaan penuntut umum dan memerintahkan penuntut umum mengeluarkan terdakwa dari tahanan,” tegas hakim, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 3.

Hakim menilai terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan JPU Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas putusan itu, majelis hakim memberikan waktu kepada JPU Rahmayani Amir, untuk mengajukan kasasi dalam waktu 7 hari.

Diketahui, pada 21 September 2022, tiga anggota Polrestabes Medan mendapat informasi adanya peredaran narkotika jenis shabu di Jalan Banten Gang Amal Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.

Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan menghampiri terdakwa dan mengatakan akan membeli sabu. Lalu ketika terdakwa akan menyerahkan 1 bungkus plastik klip berisi sabu, langsung mengamankan terdakwa dan barang bukti sabu seberat 0,07 gram.

Dari tangan sebelah kanan terdakwa ditemukan uang sebesar Rp112.000, dari saku terdakwa. Saat di introgasi, terdakwa mengakui bahwa sabu diperoleh dari Ijul (DPO) yang akan diperjualbelikan terdakwa. Dan uang sebesar Rp112.000, adalah uang hasil penjualan. (man/ila)