Home Blog Page 1711

Sepanjang 400 KM Badan Jalan di Dairi Kondisi Rusak

RUSAK PARAH: Jalan yang menghubungkan Desa Sopobutar-Desa Pardomuan tepatnya di Dusun Barisan Sirait, Desa Sopobutar, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi rusak parah. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sepanjang 400 kilometer dari total 1.608 km, ruas badan jalan di Kabupaten Dairi kondisinya rusak. Akibatnya, pengguna jalan mengeluh.

Amatan wartawan pada Rabu (8/3) kerusakan badan jalan tanpak pada ruas jalan menghubungkan Sidikalang, Kecamatan Sidikalang-Parongil, Kecamatan Silima Pungga.

Kini, sebagian besar badan jalan sudah dipenuhi lubang besar sehingga menyulitkan pengguna jalan.

Selain pada ruas itu, terlihat kerusakan parah juga terdapat di ruas badan jalan menghubungkan Desa Sopobutar menuju Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir. Badan jalan lebih kurang 20 kilometer itu, kini kondisinya rusak berat. Masyarakat dan pengendara cukup mengeluhkan kondisi kerusakan itu.

Salahsatu warga Desa Pardomuan, Sahala Simbolon kepada wartawan mengaku, masyarakat setempat sangat dirugikan akibat kerusakan jalan tersebut.

“Akibat kerusakan jalan harga jual hasil panen jadi lebih rendah dibanding daerah lain. Agen pengumpul hasil bumi (toke), berdalih jalan rusak karena kenderaan mereka sulit menjangkau perkampungan,” kata Sahala.

Sekretaris Dinas PUTR Dairi, Frianto Naibaho kepada wartawan, Rabu (8/3) mengatakan, jalan Kabupaten dalam pengawasan Dinas PUTR sepanjang 1.608 kilometer.

Dari jumlah total tersebut, ada 400 km mengalami rusak parah akibat termakan usia dan berbagai faktor lainnya.

“Saat ini, untuk sebagian ruas jalan sudah diplot dana perbaikan pada APBD tahun 2023 ini,” ujarnya.

Adapun ruas jalan yang mendapat perbaikan tahun ini, sebut Frianto, ruas jalan menghubungkan Sidikalang-Parongil serta beberapa ruas jalan lainnya sesuai kemampuan APBD. (rud/ram)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Dukung YPI Jabal Nur Wujudkan Generasi Berilmu dan Berakhlak

Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi ketika meresmikan gedung sekolah YPI Jabal Nur di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengapresiasi Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Jabal Nur dalam upayanya mewujudkan masyarakat yang berilmu dan berakhlakul karimah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada YPI Jabal Nur. Hal ini dalam rangka mewujudkan masyarakat Kota Tebingtinggi yang berilmu dan berakhlakul kharimah, bertakwa kepada Allah SWT,” kata Muhammad Dimiyathi saat meresmikan gedung sekolah Jabal Nur, Jalan Syech Beringin, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Kamis (9/3).

Dimiyathi menyarankan, YPI Jabal Nur agar selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, mengikuti perkembangan kurikulum serta melakukan peningkatan kualitas guru sehingga yayasan dapat terus maju dan berkembang serta nantinya lulusan dari yayasan ini dapat berkompetensi dan mampu menjadi teladan siswa-siswi dari Kota Tebingtinggi. “Sehingga yayasan ini bisa lebih berkembang karena mendapat kepercayaan masyarakat. Insya Allah pendidikan ini semakin maju, menghasilkan generasi muda Islam yang bisa berkiprah baik tingkat provinsi, nasional dan ditingkat internasional,” papar Dimiyathi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua YPI Jabal Nur, Vivila Windu menyampaikan yayasan yang dipimpinnya berkeinginan yang sangat besar untuk bisa berkarya dan berkontribusi bagi Kota Tebingtinggi dalam rangka mencetak anak-anak generasi di Kota Tebingtinggi menjadi anak Quran yang rabbani, yang bermanfaat bagi agama, Nusa dan Bangsa. “Insya Allah ini juga menjadi amal jariyah untuk kami pulang nanti menghadap Illahi,” bilang Windu.

Menurut Windu, sekolah Jabal Nur ini berdiri sejak tahun 2018 dengan memiliki siswa berjumlah 33 orang. Di Tahun 2022-2023, jumlah siswa meningkat, dimana untuk siswa TK berjumlah 69 orang dan SD berjumlah 127 orang. ‘”Alhamdulillah bangunan sekolah ini sudah selesai. Terimakasih kepada Bapak Pj Wali Kota dan Bapak Rudianto atas jasa membantu mendirikan gedung sekolah ini dan kepada orang tua murid yang sudah mempercayakan anaknya untuk kami bimbing,” tutup Windu.

Ketua Panitia Tri Kencono dalam laporannya mengatakan, maksud acara adalah untuk mengenalkan sekolah Jabal Nur kepada khalayak umum, khususnya kepada masyarakat yang hadir, agar lebih mengetahui naungan YPI Jabal Nur. “Semoga ini bentuk awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Jabal Nur khususnya dan Kota Tebingtinggi secara umum. Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan dengan lancar dan diridhoi oleh Allah SWT,” tutupnya. (ian/adz)

Bobby Nasution Sukses Bawa UMKM Medan Go Ekspo

PELEPASAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memecahan kendi sebagai tanda pelepasan produk untuk diekspor, di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Kamis (9/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah produk hasil dari pelaku UMKM yang menjadi binaan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan berhasil menembus pasar global. Hal ini dibuktikan dengan dieksportnya sejumlah produk ke berbagai negara.

Pelepasan sejumlah produk ekspor yang dimuat ke dalam satu unit truk kontainer tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan ditandai pemecahan kendi di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Kamis (9/3/2023).

Dalam acara bertajuk pelaku usaha dan UMKM Go Eksport ini Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutanya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pelaku UMKM Kota Medan yang masih terus bersemangat dalam berusaha meskipun selama dua tahun kemarin dilanda covid-19.

Menurut Bobby Nasution keterlambatan akibat dari covid-19 yang lalu kini harus dapat dikejar kembali salah satunya dengan cara memanfaat jaringan internet. “Keterlambatan akibat covid-19 yang melanda kemarin harus bisa kita kejar, tadi saya menanyakan kepada pelaku UMKM yang hari ini ikut mengekspor produknya, bahwa mereka memanfaatkan jaringan internet untuk mencari market penjualan hingga ke pasar dunia,” kata Wali Kota Medan.

Artinya saat ini dengan adanya jaringan internet pasar global sudah tidak ada batasannya lagi. Untuk itu Wali Kota Medan Bobby Nasution berpesan kepada pelaku UMKM agar memanfaatkan peluang ini untuk membuat produk-produk inovatif yang dibutuhkan oleh masyarakat global.

“Peluang ini harus bisa diambil oleh para pelaku UMKM kita agar bagaimana mereka dapat membuat produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat dunia. Karena itu saya terus mendorong agar pelaku UMKM kita melek digital. Sebab dengan digitalisasi mereka dapat menemukan pasarnya.”ujar Bobby Nasution.

Dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution lagi, Pemko Medan juga akan terus mendukung dan membantu para pelaku UMKM untuk dapat go eksport khususnya dalam membantu syarat-syarat dan perizinan yang diperlukan dalam mengekspor produk ke berbagai negara.

“Saya sudah minta kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan agar terus melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM sampai dengan ekspor untuk melihat masing-masing negara tujuan ekspor. Nanti dilihat ke negara tujuan mana kita paling banyak mengekspor barang, lalu kita lihat syarat-syarat dari negara tersebut agar kita mudah memasukan produk UMKM kita ke pasar global,” jelas Wali Kota Medan sembari berharap produk yang diekspor ke pasar global dapat terus bertambah baik itu dari kuantiti produk maupun kuantitas pelaku usahanya.

Sementara itu salah satu pelaku UMKM Richard yang ikut mengekspor produknya berupa sambal gerilya mengaku bahwa Pemko Medan hari ini sangat membantu para pelaku UMKM agar dapat go ekspor.

“Pemko Medan sangat membantu kami pelaku UMKM untuk go eksport mulai dari pengirimannya sampai dengan legalitasnya semua dibantu dengan baik oleh Pemerintah,” kata Richard.

Dirinya berharap program ini dapat terus dijalankan sehingga seluruh pelaku UMKM yang ada di Kota Medan mendapat kesempatan untuk go eksport.

“Kami selaku pelaku UMKM mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Medan atas program go eksport ini, kami sangat terbantu sekali dengan adanya program ini karena dapat membantu produk kami naik kelas hingga ke mancanegara,” ujarnya.

Ucapan terimakasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution juga disampaikan oleh Putri Nasution pelaku UMKM yang juga turut serta dalam go eksport ini. Dirinya mengaku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan telah banyak membantu dalam mengembangkan UMKM baik dari sisi materi berupa pemberian bantuan peralatan maupun pelatihan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemko Medan dan juga Bapak Wali Kota Medan yang telah memberikan support kepada kami pelaku UMKM. Saya merasakan sendiri bagaimana Pemko Medan membantu kami dalam menyediakan peralatan-peralatan yang memudahkan kami membuat produk-produk UMKM maupun berbagai pelatihan lainya yang membantu kami menemukan pembeli dan juga mengajari kami menyiapkan dokumen-dokumen persyaratan ekspor,” ujar Putri Nasution yang menjual produk aren sugar dan aren cair.

Sebelumnya Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Benny Iskandar Nasution mengatakan ada sembilan produk yang akan diekspor ke beberapa negara di luar negeri seperti Jepang, Australia, India, Belanda, Arab Saudi, Amerika, Zimbabwe dan Jerman.

Adapun sejumlah produk yang akan diekspor tersebut diantaranya produk Kulit Pinus dengan jumlah ekspor sebanyak 5 ton tujuan Jepang, produk Sekam dengan jumlah ekspor sebanyak 2 ton tujuan Jepang, lalu produk Daun Kelor dengan jumlah ekspor sebanyak 500 kg tujuan Australia.

Selanjutnya produk Sapu Lidi dengan jumlah ekspor sebanyak 20 ton tujuan India, produk Sambal Gerilya dengan jumlah ekspor sebanyak 300 kg tujuan Belanda dan produk Bunga Telang dengan jumlah ekspor sebanyak 700 kg tujuan Arab.

Selain itu ada juga produk Aren Sugar dan Aren Cair dengan jumlah ekspor sebanyak 500 kg tujuan Belanda, produk kopi dengan jumlah ekspor sebanyak 19 ton tujuan Amerika, dan yang terakhir produk Kain Ulos dengan jumlah ekspor sebanyak 1000 pcs tujuan Zimbabwe dan Jerman.

“Jadi untuk bulan ini produk-produk ini yang akan kita ekspor ke berbagai negara,” kata Benny Iskandar Nasution sembari mengatakan di bulan depan akan ada produk lainya yang akan diekspor.

Benny Iskandar Nasution juga mengatakan, pembinaan kepada pelaku UMKM ini terus dilakukan agar dapat bersaing di pasar global baik dari segi rasa maupun kemasanya.

“Pembinaan terus kita lakukan kepada UMKM kita baik dari segi rasa maupun kemasan, kita juga membantu menyiapkan persyaratan eksportnya, walupun itu sulit namun kita terus upayakan agar produk UMKM kita dapat menembus pasar global,” ujar Benny Iskandar Nasution sembari berharap kedepannya akan semakin banyak lagi produk UMKM yang bisa go ekspor. (rel)

Rekonstruksi Pembunuhan Eks Anggota DPRD Langkat Digelar di 7 Lokasi

Penyidik Satreskrim Polres Langkat bersama penuntut umum melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap Anggota DPRD Langkat periode 2014-2019 di 7 lokasi terpisah yang semuanya rekonstruksi langsung dilakukan di TKP. (Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Langkat bersama jaksa penuntut umum (JPU) melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat periode 2014-2019 yang dibunuh dengan cara ditembak. Ada 91 adegan yang diperagakan kelima tersangka dalam rekonstruksi tersebut, Rabu (8/3/2023) siang hingga malam.

Rekontruksi tersebut dilakukan di 7 tempat kejadian perkara di kawasan Desa Besilam Bukit Lambasa, Kecamatan Wampu, Langkat. Adapun yang menjadi TKP pertama yaitu, di Dusun I Karya Sakti, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Langkat, didekat tepi sungai pinggir jalan.

Lokasi kedua masih di alamat yang sama, tapi berpindah tempat ke warung Amiran. Begitu juga dengan lokasi ketiga, masih di alamat yang sama, tetapi berpindah ke rumah salah satu rumah warga bernama Ganda.

Kemudian lokasi keempat dan kelima masih di alamat yang sama. Namun lokasi ke empat di titi rusak perkebunan sawit, dan lokasi kelima di Simpang Bukit Hati.

Pada lokasi keenam rekontruksi berpindah ke Dusun VII Karya Sakti, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Langkat, atau di rumah Mpok Atik. Kemudian, di lokasi ketujuh yang menjadi tempat terakhir yaitu di gudang sawit milik tersangka Luhur Sentosa Ginting alias Tosa yang juga merupakan otak pembunuhan.

Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang dan Kajari Langkat, Mei Abeto Harahap tampak hadir saat rekonstruksi berlangsung. “Rekonstruksi perkara tindak pidana diperagakan 91 adegan. Di mana menggambarkan kronologis adegan dari awal perencanaan tindak pidana, sampai dengan selesai terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh masing-masing tersangka,” ujar Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, Kamis (9/3/2023).

Selama rekonstruksi berlangsung, sebanyak 100 personel yang dilibatkan untuk pengamanan. Bahkan personel dari Brimob Polda Sumut juga dikerahkan. “Ada 100 personel yang kita libatkan dalam rekontruksi. Kuasa hukum terdakwa dan korban juga kita libatkan,” pungkasnya.

Rekontruksi yang dilakukan pun berjalan dengan aman dan lancar. Kelima tersangka disangkakan pasal 340 KUHPidana subsider pasal 338 KUHPidana jo pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHPidana.

Diketahui, tim gabungan mengungkap kasus penembakan yang dialami Almarhum Paino dengan menetapkan 5 orang sebagai tersangka. Adapun mereka yakni, Luhur Sentosa Ginting alias Tosa (26), yang disangkakan polisi sebagai otak pelaku, Dedi Bangun (38) sebagai eksekutor penembakan, Persadanta Sembiring (43), Heriska Wantenero alias Tio (27), dan Sulhanda Yahya alias Tato (27).

Mereka ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Langkat dari lokasi terpisah. Diketahui, korban yang meninggalkan 4 orang anak ini ditemukan tewas diduga ditembak di Devisi 1 Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu, Kamis (26/1/2023) malam.

Korban mengalami luka tembak di dada kanan. Korban dihabisi di atas sepeda motor saat jalan pulang usai dari warung. Di sekitar lokasi korban roboh, ditemukan diduga selongsong peluru. (ted/adz)

Mr Ng Ngee Khiang Jadi Managing Director Epson Indonesia yang Baru

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson Indonesia menunjuk Ng Ngee Khiang sebagai pemimpin dalam babak baru pada Fiscal Year kali ini. Jabatan baru Ngee Khiang tersebut telah efektif sejak tanggal 23 Februari 2023. Jabatan Managing Director Epson Indonesia sebelumnya diemban oleh Muto Yusuke.

Ng Ngee Khiang memiliki pengalaman 30 tahun di bidang Sales and Marketing khususnya di Epson Group. Di mana sebelum bergabung di Epson Indonesia, Ngee Khiang menjabat selama satu tahun sebagai Managing Director Epson Malaysia Sdn Bhd.

Karir Ng Ngee Khiang dimulai pada tahun 1986 sebagai Engineer di Singapura. Sejak itu, ia telah memegang berbagi peran di Singapura dan Negara Asia Tenggara lainnya.

Sebelum perjalanannya di Epson Malaysia, Ngee Khiang telah memegang posisi-posisi komersil kepemimpinan di perjalanan karirnya di Epson Regional di Singapura. Dalam peran barunya, Ngee Khiang akan bertanggung jawab untuk memimpin operasional dan mengembangkan ekspansi bisnis dan market Epson Indonesia, serta melanjutkan target market agar lebih meningkat dari Fiscal Year sebelumnya.

“Ngee Khiang akan membawa pengalamannya selama bertahun-tahun dan Ia memiliki pengetahuan yang luas dalam membangun market bisnis di negara sebelumnya. Kami yakin ia akan melanjutkan pengembangan yang kuat bagi Epson khususnya Epson Indonesia,” kata Siew Jin Kiat, Regional Managing Director dalam keterangannya.

Dalam bekerja sebagai Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang juga akan berperan untuk mampu mempercepat pertumbuhan perusahaan Epson di pasar Indonesia, serta bertanggung jawab dalam mendorong terciptanya strategi-strategi guna mendukung solusi tekonologi end-to-end kepada Distributor, Partner, dan Pelanggan baik berupa layanan, teknologi, maupun solusi kelas bisnis yang mencakup di berbagai wilayah bidang industry.

“Saya bangga dan merasa terhormat atas penunjukan saya pada posisi baru ini dan hal ini merupakan pernyataan atas komitmen saya untuk membawa perusahaan dapat meraih pertumbuhan sekaligus dapat mengajak pelanggan dan mitra Epson untuk dapat melihat peluang bisnis. Saya harap, saya dan Epson Indonesia dapat bersama – sama memberikan solusi terbaik dan juga manfaat baik bagi para konsumen ataupun masyarakat Indonesia,” ujar Ng Ngee Khiang. (rel/adz)

Fasilitas Olahraga tak Memadai, Warga Curhat ke Hanafi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini, problem kesehatan sudah berubah menjadi barang mahal. Biaya perawatan luar biasa, harga obat melambung, ongkos pemeriksaan naik.

Apalagi untuk warga prasejahtera, kesehatan masih seperti fatamorgana buat mereka. Biaya kesehatan yang terus melangit, membuat mereka tak bisa berbuat banyak.

Kesehatan sejatinya bisa didapat dengan rutin berolahraga, baik itu olahraga sepakbola, bulu tangkis, basket, maupun voli. Ini yang menjadi curahan hati (curhat) Suharno, warga Jalan Dame, Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas, pada reses yang digelar anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Hanafi Lc, Minggu (5/3).

“Kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemko Medan maupun Pemprov Sumut untuk bisa membantu Tim Bola Voli kami. Sejauh ini, kami masih membutuhkan beberapa peralatan seperti bola, net, dan kostum. Kami juga ingin hidup sehat, karena kami tahu kalau sakit biayanya akan sangat mahal,” kata Suharno.

Menyahuti aspirasi konstituennya ini, Hanafi berjanji akan membantu Suharno dan tim bola volinya. “Coba dibuat dulu proposal yang lengkap, nanti prosposal itu akan saya bawa langsung ke Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara. Semoga kawan-kawan bisa segera memperoleh bantuan tersebut,” ujar politisi PKS asal Batubara yang pernah menjadi Direktur Al Fityan School Medan ini. (rel/adz)

Laga Eksebisi Piala Projo 2023: PSWS Tahan Imbang PS Alumni 21

PERBAUNGAN, SUMUTPOS.CO – Sempat unggul lebih dulu, PSWS Sergai akhirnya ditahan imbang imbang PS Alumni 21 dengan skor 2-2. Laga sengit ini tersaji dalam laga eksebisi usai laga final Turnamen Piala Projo U-18 tahun 2023 di Lapangan Melati Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (8/3/2023).

Pada pertandingan ke-156 yang dijalani PSWS Sergai ini, mereka tidak diperkuat dua pilar utamanya, Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan. Pasalnya saat itu, Darma Wijaya sedang berpuasa dan Adlin sedang ada urusan yang tak bisa ditinggalkan.

Sejak awal babak pertama, PS Alumni 21 yang diperkuat para mantan pemain PSDS mendominasi jalannya pertandingan. Mereka sempat mendapat peluang emas untuk mencetak gol, saat striker mereka Irwansyah dilanggar di kotak penalti PSWS Sergai.

Sayang, Irwansyah yang dipercaya mengeksekusi penalti itu, gagal mencetak gol. Tendangannya ditepis kiper PSWS Sergai, Wadi. Skor belum berubah, masih 0-0.

Keasyikan menyerang, PS Alumni malah kebobolan lebih dulu lewat tendangan bebas striker PSWS, Imam Faisal. Tendangan Imam Faisal tak mampu dihalau Darma, kiper PS Alumni 21. Skor 1-0 untuk keunggulan PSWS bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Manajer PSWS Darmawan melakukan pergantian beberapa pemain, termasuk di posisi kiper. Secara mengejutkan, baru beberapa menit babak kedua dimulai, PS Alumni sukses menyamakan skor menjadi 1-1 lewat striker mereka Joshua.

Pemain berjuluk Durian Kondot ini berhasil mengecoh pemain PSWS Andika, kemudian melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya, dan tak mampu dihalau kiper PSWS Abdul Malik.

Setelah gol tersebut, PSWS kembali dikejutkan dengan gol kedua PS Alumni. Kali ini, gol bermula dari kurangnya kordinasi lini pertahanan PSWS yang mampu dimanfaatkan striker PS Alumni, Erdianto. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan PS Alumni.

Seakan tak mengenal lelah, anak-anak PSWS terus berupaya menyamakan kedudukan. Upaya yang dilakukan PSWS akhirnya membuahkan hasil. Beberapa menit sebelum peluit panjang ditiup wasit, PSWS berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Fadly SP.

Tendangan keras dari 20 meter di luar kotak penalti yang dilepaskan pemain bernomor punggung 8 ini, tak mampu dihalau kiper PS Alumni. Sekor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Sebelum laga eksebisi ini, PS Perbaungan sukses menjuarai Turnamen Piala Projo U-18 2023 Kabupaten Serdang Bedagai. Di partai final, mereka mengalahkan SFA Rambung Sialang lewat adu penalti dengan skor 5-4, setelah bermain imbang 1-1.

Usai pertandingan, Ketua DPC PDI Perjuangan Darma Wijaya yang juga Bupati Serdang Bedagai menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Projo Sumut dan Ketua Projo Kabupaten Serdang Bedagai yang telah menyelenggarakan turnamen sepakbola di Kabupaten Sergai. Serta kepada seluruh peserta turnamen dan seluruh pihak yang sudah bekerja luar biasa dari awal turnamen sampai partai final.

“Ishaa Allah turnamen projo ini setiap tahun kita adakan, tujuannya sebagai wadah untuk menyaring pemain-pemain muda asli Serdang Bedagai agar termotivasi, sehingga dapat bersaing dengan daerah lain dalam menggapai mimpinya sebagai pemain nasional serta dapat mengharumkan nama Kabupaten Serdang Bedagai,” pungkasnya. (fad/adz)