Home Blog Page 1722

Liga 2 Jadi Liga Nusantara, PSMS Terpaksa Legowo

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hasil sarasehan sepak bola nasional yang digelar di Jawa Timur, Sabtu (4/3) yang memutuskan Liga 2 musim 2022/2023 dihentikan total. Kemudian Liga 2 bakal memasuki musim 2023/2024 yang rencananya bergulir mulai November 2023 mendatang.

PSMS Medan yang selama ini masih berharap agar Liga 2 musim 2022/2023 dilanjutkan, dengan terpaksa menerima dengan legowo. Ayam Kinantan pun fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi musim baru.

“Pasa sarasehan kemarin PSSI tidak ada lagi membicarakan Liga 2 musim 2022/2023, tapi musim depan. Tidak mungkin kita sendirian ngotot,” ujar Manajer Tim PSMS, Mulyadi Simatupang kepada Sumut Pos, Minggu (5/3).

Mulyadi menjelaskan, pada sarasehan kemarin juga diputuskan beberapa hal. Selain jadwal, Liga 2 musim depan akan berubah nama. “Namanya nanti Liga Nusantara. Untuk Liga 1 berubah menjadi Liga Indonesia,” ungkapnya.

Liga Nusantara nantinya akan diikuti 28 tim, yang dibagi dalam empat grup. Setiap grup akan berisi tujuh tim. “Liga Nusantara nantinya akan memperebutkan Piala Presiden RI, sama dengan Liga 1 yang berubah menjadi Liga Indonesia,” tambahnya.

Regulasi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan juga akan berubah. Liga Nusantara bakal diperkuat dua pemain asing dan satu naturalisasi. “Pemain asingnya satu bebas dan satu lagi wajib berasal dari Asia,” jelas Mulyadi.

Pria yang akrab dipanggil Pak Mul ini mendukung penuh penerapan pemain asing. Pasalnya ini akan menarik bagi penonton dan juga contoh bagi pemain lokal. “Kita mendukung penggunaan pemain asing di Liga 2, karena akan memberikan dampak postif kepada penonton dan pemain lokal,” tandasnya.

Mulyadi juga menjelaskan PSSI akan memberikan kontribusi berupa uang tunai kepada seluruh klub yang berkompetisi di Liga 2 sebesar Rp 500.000.000 juta. Dia menegaskan uang tersebut bukan merupakan uang ganti rugi melainkan uang kontribusi dari PSSI.

“Uang kontribusi ini akan diberikan antara Maret hingga Oktober mendatang. Itu diberikan oleh PSSI. Sedangkan uang kompensasi dihentikannya Liga 2 merupakan urusan PT LIB,” sebutnya.

Dengan situasi ini, Mulyadi menambahkan, PSMS fokus ke musim depan. Rencananya manajemen akan mulai membentuk tim setelah Lebaran.

“Setelah Lebaran nanti, kita akan mulai mengambil ancang-ancang membentuk tim. Kita akan mulai negoisasi dengan pelatih dan juga pemain,” pungkasnya. (dek)

Karyawan Perusahaan Tak Bisa Pakai Program UHC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan setiap warga Kota Medan atau memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Medan, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit (RS) yang menjadi provider atau bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, meskipun warga tersebut tidak memiliki BPJS Kesehatan atau menunggak iurannya.

Pasalnya sejak 1 Desember 2022 lalu, Pemko Medan telah menerapkan program Universal Healt Coverage (UHC) sejak 1 Desember 2022. Sejak saat itu, setiap warga Kota Medan bisa berobat ke puskesmas maupun RS yang menjadi provider BPJS Kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP/KK Kota Medan.

Namun, tidak semua warga Kota Medan bisa menggunakan program UHC. Salah satunya, warga yang berstatus sebagai pegawai perusahaan. Pasalnya, pemerintah telah mewajibkan perusahaan atau badan usaha untuk memberikan jaminan sosial kepada setiap pegawainya, termasuk jaminan kesehatan dengan mendaftarkan pegawainya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Golkar, M. Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (5/3/2023) sore.

“Sejatinya pegawai perusahaan tidak bisa menggunakan program UHC, karena tentu setiap pegawai telah didaftarkan perusahaan tempatnya bekerja sebagai peserta BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan pegawai negeri, pegawai BUMN/BUMD, hingga TNI/Polri, pasti memiliki jaminan kesehatan sehingga tidak membutuhkan program UHC ini,” ucap Rizki Lubis.

Untuk itu, sambung Rizki, saat ini Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan terus mendata setiap perusahaan yang ada di Kota Medan.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap perusahaan telah memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh karyawannya dengan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan,” ujarnya dalam kegiatan yang dihadiri Sektetaris Lurah Polonia Rafian Arif, perwakilan BPJS Kesehatan Guruh Baladewa Nasution, dan perwakilan Puskesmas Medan Polonia Eka Putri Anggraini tersebut.

Rizki Lubis juga mengatakan, bahwa seyogiyanya program UHC ditujukan bagi warga Kota Medan yang tidak mampu, khususnya warga yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan atau menunggak iuran BPJS Kesehatannya karena ketiadaan biaya.

“Jadi program UHC ini adalah bentuk kepedulian dan rasa tanggungjawab Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution terhadap warganya. Intinya, program UHC diterapkan agar tidak ada lagi warga Kota Medan yang tidak berobat karena tidak ada biaya. Dengan adanya UHC, sesulit apapun ekonominya, warga tersebut tetap bisa berobat di puskesmas dan RS,” katanya.

Senada dengan Rizki, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Guruh Baladewa Nasution alias Dewa menjelaskan bahwa warga Kota Medan bisa berobat secara gratis dengan hanya menunjukkan KTP/KK Medan. Namun untuk berobat jalan, warga harus terlebih dahulu ke puskesmas.

“Nantinya bila pihak puskesmas menilai bahwa pasien tersebut harus mendapatkan perawatan lebih lanjut ke RS, maka puskesmas akan memberikan surat rujukan. Bila tidak, maka cukup hanya di puskesmas. Namun dalam kondisi darurat, warga bisa langsung ke RS melalui UGD/IGD tanpa harus ke puskesmas terlebih dahulu. Jadi bila tidak darurat, tidak bisa ujug-ujug berobat ke RS tanpa adanya rujukan dari puskesmas,” pungkasnya.
(map/azw)

SD Negeri se-Seibingai Gelar Isra Mikraj

BERSAMA: Para kepala SD negeri se-Seibingai diabadikan bersama usai gelaran Isra Mikraj di Masjid Nurul Iman Karo Indah, Lingkungan 4, Namoukur Selatan, Kecamatan Seibingai, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/3).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – SD negeri se-Kecamatan Seibingai merayakan peringatan Isra Mikraj 1444 Hijriah di Masjid Nurul Iman Karo indah, Lingkungan 4, Namoukur Selatan, Kecamatan Seibingai, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/3).

Turut hadir Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kiki Evi Yanti, Bendahara Dedi Surya Winda, Sektaris Nurhayani, dan para kepala sekolah serta guru.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Acara, Ahmad Khairi menyampaikan terima kasih, kepada para kepala sekolah yang telah dapat hadir, sekaligus ikut membantu pendanaan kegiatan.

“Kami juga berterima kasih kepada K3S yang dapat hadir dan memberikan dukungan, sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik serta sukses,” ungkap Kahiri.

Kegiatan ini dirangkai dengan acara pemberian penilaian dan penghargaan kepada para siswa yang mengikuti perlombaan jelang perayaan Isra Mikraj tersebut. Lomba ini telah dilaksanakan pada 22 Februari 2023 lalu di Masjid Jami’ Namoukur.

Adapun pemenangnya, yakni pada lomba adzan Subuh, juara pertama Rendi dari Asrama Linud, di peringkat kedua Reza dari Purwobinangun, dan di posisi ketiga ada Ilham dari Batumenjah. Untuk Harapan pertama ada Akbar dari Namoukur, tempat kedua Kania Sembiring dari Simpang Kutabuluh, dan posisi ketiga diisi Ridho dari Simpang Yon Linud.

Pada lomba cerdas cermat, juara pertama diisi Chika Duri Ivana dari Mencirim, posisi kedua Malayna dari Namoukur, dan tempat ketiga ada Nayli Itgiyana Malis dari Mencirim. Harapan pertama Kiren Sembiring dari Simpang Kutabuluh, dan harapan kedua Widuri Cahyani dari Namoukur.

Sementara itu, dalam tausyiahnya, ustad Herry Permana menjelaskan, Isra Mikraj merupakan 2 perjalanan yang dilakukan Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dalam waktu satu malam.

“Kejadian ini merupakan satu peristiwa penting bagi umat Islam,” tuturnya.
Dia juga mengingatkan kepada para kepala sekolah, untuk menguatkan iman pada Ramadan yang sebentar lagi tiba.

“Mari kita tegakkan disiplin terhadap anak-anak kita, agar mereka kelak menjadi anak-anak yang saleh,” imbau Herry. (mag-6/saz)

Kafilah Kecamatan Binjai Kota Jalani TC

Kafilah Kecamatan Binjai Kota

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 65 qori dan qoriah kafilah Kecamatan Binjai Kota mengikuti training center untuk persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota. Acara training center (TC) tersebut dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Binjai, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, pada Sabtu (4/3/2023) malam.

Wawako Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu yang membuka pelaksanaan training center tersebut. Sementara para qori dan qoriah diuji kemampuannya dan dapat pembekalan oleh tutor Ustaz Hapriansyah.

Dalam sambutannya, Rizky mengingatkan agar para peserta tetap berlatih dan menjaga kesehatan. Hal tersebut dilakukan demi menampilkan hasil maksimal pada MTQ nanti.

Rizky berharap, Kota Binjai dapat menjadi salah satu barometer untuk Provinsi Sumatera Utara dalam memunculkan generasi penghafal Al-quran. Hal ini didukung dengan dibangunnya Al-quran Center di Kota Binjai yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat.

“Dengan adanya Al-quran center ini, masyarakat diharapkan dapat bangga dengan pencapaian Kota Binjai, dalam memelihara ajaran agama Islam dan pembelajaran Al-quran di kota ini,” ujar dia.

Sementara, Ketua LPTQ Kecamatan Binjai Kota, Sofyan Siregar mengharapkan agar acara ini dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik pada Musabaqah Tilawatil Quran yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023 sampai dengan 19 Maret 2023 mendatang. “Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat kepada adik-adik semua untuk memberikan yang terbaik pada MTQ tingkat kota nanti,” tukasnya. (ted/azw)

Srikandi Ganjar Bersama Ikatan Remaja Mesjid Lakukan Aksi Bersih Makam

Srikandi Ganjar Sumut berkolaborasi dengan Ikatan Remaja Mesjid Baitul Makmur melakukan kegiatan bersih-bersih makam di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/3).(Ist)

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, segenap umat muslim di Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan aksi sosial bersih-bersih makam di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/3).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh relawan Srikandi Ganjar yang berkolaborasi dengan Ikatan Remaja Mesjid Baitul Makmur.

Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar Sumatera Utara (Sumut), Firda Annisa Sirait mengungkapkan kegiatan tersebut murni aksi sosial Srikandi Ganjar di tengah masyarakat, serta wujud rasa syukur karena masih ikut perayaan Ramadhan 2023.

“Kami bersama puluhan remaja lainnya melakukan kegiatan aksi sosial bersih-bersih di makam. Sebetulnya kegiatan tersebut rutin dilakukan para warga setempat menjelang Ramadan, kami coba membantu supaya ketika mereka ke sini area makamnya sudah nyaman dan rapih,” buka Firda.

Aksi gotong royong tersebut cukup antusias diikuti para pemuda, tak sedikit para warga sekitar ikut membantu membersihkan makam tersebut dengan peralatan sederhana.

“Mereka tampak guyub dan seolah-olah sudah tahu tugasnya masing-masing. Ada yang memotomg rumput, membersihkan dan merapikan tanaman liar, bahkan memungut sampah di areal TPU,” lanjutnya.

Sebagai informasi, kegiatan bersih-bersih makam sebetulnya sudah jadi tradisi masyarakat Indonesia berbarengan dengan tradisi ziarah kubur. Masyarakat biasanya berdatangan ke makam untuk berdoa dan membersihkan makam leluhur mereka.

“Mungkin istilahnya nyekar ya, biasanya memang dilakukan sebelum Ramadhan. Alhamdullilah pada kesempatan ini kami bisa terlibat di tengah warga,” ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan tabur bunga kepada makam para warga leluhur wilayah setempat.

Selain itu, Srikandi Ganjar melalui Firda pun memberikan satu paket bantuan pengeras suara dalam menunjang aktifitas remaja dalam melakukan kegiatan di Ramadhan nanti. (rel/tri)

Muhammad Rizqi Mubarok Raih Juara 1 Hafidz 30 Juz di Acara MTQ ke-56 Kota Medan

JUARA: Muhammad Rizqi Mubarok Raih Juara 1 Hafidz 30 Juz.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyelenggaraan MTQ ke-56 tingkat Kota Medan secara resmi telah ditutup oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution pada Sabtu (4/3) malam. Nama-nama para pemenang pun telah diumumkan oleh dewan hakim salah satunya yang berhasil menjadi juara ialah Muhammad Rizqi Mubarok juara 1 Hafiz 30 juz yang berasal dari Kecamatan Medan baru.

Saat ditemui di sela-sela penutupan MTQ tadi malam, Muhammad Rizqi Mubarok peraih juara pertama Hafiz 30 juz dari Kecamatan Medan baru mengungkapkan rasa syukurnya dapat meraih juara pertama hafiz 30 juz. Dirinya pun berharap di MTQ selanjutnya dapat kembali meraih prestasi yang lebih membanggakan lagi.

“Saya sangat bersyukur sekali bisa menjadi juara, saya optimis kedepan akan bisa meraih prestasi yang lebih membanggakan lagi,” kata Muhammad Rizqi Mubarok.

Saat disinggung mengenai cara dirinya menghafal Al-Qur’an, Muhammad Rizqi Mubarok mengungkapkan kunci suksesnya menjadi juara adalah dengan selalu menghafal Al-Qur’an bersama dengan orang tuanya satu hari satu halaman.

“Jadi saya sering menghafal bersama orangtua satu hari satu halaman disekolah maupun dirumah sampai 23 juz, lalu saya melanjutkan belajar di pondok Pesantren sampai khatam 30 Juz, setelah itu saya murojaah 3 juz setiap hari bersama orangtua sehingga selama satu bulan saya bisa khatam Al-Quran tiga kali,” jelasnya sembari mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menyelenggarakan MTQ ini dengan hadiah yang cukup besar.

Sementara itu Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutanya pada saat penutupan MTQ ke 56 tingkat Kota Medan berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan MTQ tahun ini, walaupun acara ini sudah ditutup namun tugasnya belum selesai.

Artinya semua pihak yang terlibat hari ini harusnya juga bisa melihat para peserta dan para juara agar dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan baik itu kegiatan Pemerintahan, kegiatan ekonomi, kegiatan pembinaan dan khususnya kegiatan keagamaan.

“Saya ingin para peserta dan para juara MTQ mendapat perhatian yang khusus oleh kita semua. saya melihat banyak stand-stand yang terlibat disini mulai dari Perangkat Daerah, Kecamatan, dan organisasi ekonomi, untuk itu mari kita libatkan para peserta dan juara MTQ ini dalam berbagai kegiatan kita,” kata Wali Kota Medan.

Pesan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution tersebut menjadi perhatian Camat Medan Baru Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan yang akan mengajak seluruh unsur yang ada di Kecamatan Medan Baru untuk memberikan perhatian khusus kepada Muhammad Rizqi Mubarok yang telah berhasil menjadi juara pertama Hafiz 30 juz dari Kecamatan Medan baru.

“Kami dari Pemerintahan Kecamatan Medan Baru termasuk juga dari KUA Kecamatan Medan Baru pasti akan memberikan perhatian khusus kepada adik kami yang sudah berhasil menjadi juara,” ungkapnya sembari berharap hadiah yang diterima dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan menimbah ilmu khususnya ilmu agama. (rel)

Rimso Maruli Sinaga Pastikan Maju di Pilkada Dairi 2024

Rimso Maruli Sinaga SH,MH didampingi istri, Meilati boru Pardosi SKM. RUDY SITANGGANG/SUMUTPOS.CO.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Sintua (St) Rimso Mauli Sinaga SH MH dipastikan akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Dairi pada, 24 November 2024 mendatang.

Kepastian dirinya maju sebagai bakal calon (Balon) Bupati Dairi, disampaikan St Rimso Maruli Sinaga SH MH didampingi istri Meilati boru Pardosi SKM kepada wartawan, Sabtu (4/2).

Rimso menuturkan, pengalaman beberapa kali maju dan belum bisa memenangkan pertarungan dalam Pilkada, seperti Pilkada di Kabupaten Samosir, Humbang Hasundutan (Humbahas) dan terakhir Pilkada Dairi Tahun 2018 lalu, tidak menyurutkan keinginannya kembali maju sebagai calon Bupati Dairi 2024 mendatang.

Menurutnya, tidak ada kata menyerah dan bersama rakyat pantang menyerah. Dia mengaku, dia sendiri bertanya dalam hati kenapa saya tidak menyerah.
Untuk bertarung, pasti butuh logistik. Dan itu, diatur dalam Undang-Undang pemilu karena harus punya dana operasional untuk alat peraga, baliho dan lainya.

“Dan kalau tidak punya dana, tidak mungkin bisa kan?,,“ sebut Rimso. Pertanyaanya, apakah bodoh buang uang katakan sebesar Rp20 miliar? Menurutnya, itu tidak mungkin kita lakukan kalau kita tidak serius dan kita lakukan dengan hati yang tulus.

Bagi saya, sebut Rimso, sesuai saya imani sebagai Umat Kristiani ada tertulis dalam Alkitab, Matius 7 ayat 7, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. Carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu,”.

Rimso menegaskan, atas dasar itu, ia tidak akan menyerah. “Saya memiliki 4 anak, 2 lak-laki dan 2 perempuan. Tiga anak saya sudah sarjana, anak paling kecil sudah semester 4 di STT HKBP Siantar,” katanya.
Artinya, kalau hanya untuk keluarga sudah cukup. “Jadi saya datang ke Dairi, bukan mengejar kekayaan. Saya punya usaha sendiri. Ada pertambangan timah kita di Bangka Belitung dan usaha even organizer (EO), tapi itu tidak elok kita anggarkan,” sebut Rimso.

Rimso mau Bupati di Dairi, karena panggilan untuk melayani kepada masyarakat. Sebab, prinsip Rimso, sebelum Tuhan tutup perjalan hidup, pantang menyerah. “Jika diberi mandat, saya akan melayani rakyat dengan sepenuh hati,” tandasnya.

Rakyat punya hak, wewenang kepada Bupati. Dan Bupati hanya regulator melaksanakan pemerintahan. Rimso menyebutkan, keinginannya ini tentu akan banyak menghadapi tantangan.
“Seperti pengalaman sebelumnya, ada bilang, maju mau cari uang mundur. Pertanyaanya, kemana atau sama siapa kita minta uang mundur?” sebutnya.

Logika berpikir, siapa yang mau kasih uang mundur. Jadi inilah pembusukan-pembusukan kepadanya.

Padahal, Rimso berkeyakinan, kegagalan yang dialaminya itu akn diganti Tuhan, sehingga dirinya tetap sehat dan diberi rezeki yang banyak. “Saya tidak pernah menyalahkan siapapun atas kegagalan itu,” tandasnya.

Ditanya soal konsep membangun Dairi kedepan?, Rimso menjelaskan, tidak sulit membangun Dairi. Dia akan membangun Dairi dengan kasih dengan memberdayakan kemampuan SDM yang ada, bukan dengan otak.

Kita melaksanakan pembangunan sesuai musyawarah rencana pembangunan (Musrembang). Pembangunan yang dilaksanakan nanti, harus sesuai usulan dan yang diinginkan rakyat supaya mamfaatnya bisa langsung dinikmati. Sehingga, tidak terjadi pembangunan yang sia-sia atau tidak tepat sasaran. “Selanjutnya, saya tidak akan buat pengusaha Dairi kekurangan,” katanya.
Rimso akan tantang mereka untuk mempersiapkan dirinya menjadi pengusaha profesional.
“Saya akan berdayakan pengusaha lokal, mengerjakan proyek dibiaya APBD sesuai kemampuan dan secara profesional,” beber Rimso.

“Selanjutnya, rumah Dinas Bupati harus dilengkapi dapur umum menyiapkan makanan, bagi masyarak yang sangat membutuhkan. Jadi, ketika saya Bupati nanti, datanglah ke dapur umum itu,” imbuhnya.

Rimso juga akan buat kartu khusus bagi tim yang dapat membantu kinerja saya untuk memberikan masukan sesuai keinginan rakyat.

Sementara itu, disingung soal kendaraan politik untuk maju sebagai calon Bupati Dairi mendatang. Rimso menyampaikan, untuk saat ini, dia ingin menjadi Bupati Dairi, maju lewat jalur perseorangan (Independen).

Tetapi, tidak tertutup kemungkinan, Rimso akan maju lewat partai politik (Parpol). “Komunikasi dengan parpol terus dibangun. Untuk maju sebagai calon Bupati tidak harus hanya lewat parpol, lewat jalur Independen juga diatur UU,” terangnya.

Hanya saja, yang dibangun selama ini jika calon maju lewat jalur perseorangan kurang keren karena partai takut kehilangan pamor. Ketika partai bisa digapanyai, dia akan maju lewat partai.

Rimso juga menggaransi, ketika terpilih jadi Bupati, tidak akan ada campur tangan istri. Rimso menambahkan, ia punya sejarah dengan Kabupaten Dairi. Ayahnya pernah merantau dan tinggal di Desa Perik Mbue, Kecamatan Pegagan Hilir sebelum akhirnya pindah ke kota Medan.

Sampai sekarang, keluarganya banyak di sana. Ia meminta dukungan dari masyarakat Dairi. Dan untuk menyampaikan keinginanya itu, ia berencana akan mengumpulkan semua Pomparan Marga Sinaga yang ada di Kabupaten Dairi.

Terkait Baliho Rimso, yang sudah sempat terpasang di Simpang Salak Sidikalang dan diturunkan, Rimso menegaskan, pemasangan Baliho dia dengan menggunakan lambang Partai Demokrat, bukan tanpa alasan. Menurutnya, beberapa waktu lalu ia ke Kantor DPD Demokrat Sumatera Utara.

Di sana ia bertemu Ketua DPD Demokrat Sumut, Lokot Nasution, keinginan maju sebagai calon Bupati telah diutarakan dan disetujui pasang baliho.

Jika pada akhirnya, ada orang menurunkan balihonya, itu tidak masalah. “Saya tidak terlalu memikirkan itu. Namun yang jelas, saya kader Partai Demokrat dan saya punya kartu tanda anggota (KTA),”pungkasnya.(rud/azw)

Tour de Aceh 2023, Medan Cycling Team Siap Sabet Juara

Atlet Medan Cycling Team siap bertarung adu kecepatan di ajang balap sepeda tour de Aceh 2023.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Medan Cycling Team, merupakan tim sepeda binaan Ikatan Sport Sepeda (ISSI) Kota Medan, siap turun dalam ajang balap sepeda tour de Aceh 2023, di Kota Banda Aceh, Minggu (12/3) pekan depan.

Medan Cycling Team menurunkan 5 atlet elitnya, yakni Selamat Juangga, Iman Karsa, Ahmad Fachreza, Mhd Aziz Sukani, Mhd Mustaqim Lubis. Mereka siap ikut serta di tour de Aceh 2023, dengan melakukan latihan rutin dikomandoi oleh Reza sebagai pelatih kepala.

Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Medan, Muhammad Daffa Satari menjelaskan pihaknya melakukan berbagai tahap, pertama melakukan seleksi dan penjaringan atlet secara terbuka dan umum di Kota Medan.

Kedua, dilakukan latihan selama tiga bulan belakangan ini. Kelima atlet tersebut, dibawah asuhan tim pelatih Medan Cycling Team, dilakukan latihan fisik hingga latihan teknik.

“Dari pertama dilakukan seleksi hingga tiga kali. Kita latih, baik latih fisik, latih teknik,” sebut Daffa dalam acara Launching Medan Cycling Team di Fugu Medan, di Jalan Hasanudin, Kota Medan, Minggu (5/3).

Selain latihan dilakukan terhadap para atlet Medan Cycling Team. Daffa mengungkapkan pihaknya, juga menerapkan penjagaan nutrisi, protein, hingga vitamin dan suplemen. Sehingga stamina para atlet terjaga dengan baik selama mengikuti tour de Aceh 2023.

“Begitu juga, kalorinya dijaga. Biar mereka tidak menambah berat badan, itu jaga juga. Vitamin, suplemen dijaga juga,” jelas Daffa

Daffa, mengatakan ISSI Kota Medan menargetkan Medan Cycling Team juara dan naik podium tour de Aceh 2023.”Sudah siap sampai hari H, target Insyaallah memang,” tutur pria berusia 22 tahun itu.

Selain tour de Aceh 2023, Daffa mengungkapkan jangka panjang ISSI Kota Medan, juga menyiapkan event balapan sepeda internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, September 2023, mendatang.

“Jangka panjang, Insyaallah pada bulan 9 akan mengikuti race diterbangkan ke Kuala Lumpur, akan dilakukan seleksi,” kata Daffa.

Daffa mengatakan seleksi terbuka dilakukan ISSI Kota Medan untuk mengikuti event balap sepeda di Malaysia tersebut. Sehingga memberikan kesempatan kepada para atlet sepeda Kota Medan untuk ikut seleksi dan bergabung dengan Medan Cycling Team.

“Tim tidak sama, biar banyak atlet-atlet di Medan ini, lebih giat latihannya, lebih umum dan terbuka dan memberikan kesempatan yang lain. Bukan lima orang ini saja, tapi memberikan kesempatan atlet sepeda di Kota Medan ini,” ucap Daffa yang baru menjabat sebagai Ketua ISSI Kota Medan, kurun waktu 6 bulan ini.

Daffa mengucapkan terima kasih atas dukungan diberikan Bros, Pertamina, Bank Sumut dan Sunatman. ISSI Kota Medan dibawah naungan dirinya, berjalan independen dan profesional dalam menjalani organisasi dan pembinaan atlet sepeda.

Sementara itu, Atlet Medan Cycling Team, Selamat Juangga, mengungkapkan dirinya bersama 4 atlet lainnya, siap bertarung dengan gowes tercepat di tour de Aceh 2023. Persiapan sudah capai 90 persen.

“Untuk latihan, sudah dilakukan selama tiga bulan. Untuk target pasti menang, tapi dilihat dari lawan-lawannya ada tim besar. Dimana, kompetisi ini sebagai barometer untuk ISSI Medan,” kata Selamat.

Komisaris Bank Sumut Rudi Siregar, mengucapkan selamat bertarung di tour de Aceh 2023. Tim binaan ISSI Kota Medan mampu mencetak prestasi membanggakan.

Hal senada juga disampaikan oleh Owner Bros, Ichsan Batubara. Ia mengatakan di ajang balapan sepeda ini, Medan Cycling Team, keluar sebagai juara.

“Selamat bertarung, semoga dapat mengharumkan nama Kota Medan di tour de Aceh 2023 dengan prestasi juara diraih,” kata Ichsan.(gus/azw)

Soal Lahan Sport Centre, Ilyas Minta Penggarap Kooperatif

Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lahan Sport Centre, Desa Sena, Kabupaten Deliserdang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, mengklaim pembayaran ganti rugi tanaman dan bangunan sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan hasil penilaian Tim Apraisal.

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Ilyas Sitorus, Minggu (5/3). Ia mengatakan bahwa bagi masyarakat yang tidak berkenan terhadap hasil penilaian yang telah dilakukan, agar menahan diri karena ganti rugi tersebut, telah diberikan atau dititipkan melalui Pengadilan Negeri Lubukpakam.

“Sebelumnya Tim Apraisal, juga sudah menghitung nilai harga tanaman dan bangunan. Yang masih berdiri di atas lahan Sport Centre Sumut dan dalam waktu dekan akan dilakukan pembangunan venue dan fasilitas olaharaga di lokasi tersebut,” jelas Ilyas.

Ilyas menjelas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut bersama Tim Terpadu telah melakukan upaya penertiban di atas lahan Sport Centre, pada Selasa (21/2) lalu.

“Saat itu, para petugas juga mengimbau kepada para penggarap agar bersikap kooperatif dan tidak memancing provokasi,” sebut Ilyas.

Ilyas, mengatakan saat ini sudah dalam proses penunjukan atau tender pelaksana pembangunan Sport Centre dan dalam waktu dekan rencananya sudah mulai proses pembangunannya. Karena itu, semua pihak diminta dukungan dan kerja samanya.

“Dalam waktu dekat sudah kita mulai membangun sarana di sana. Karenanya kita meminta para penggarap untuk kooperatif. Karena apa yang kita lakukan bukan untuk kepentingan perorangan atau golongan, melainkan untuk Sumatera Utara sebagai kawasan kebanggaan bagi provinsi kita,” sebut Ilyas.

Dari daftar nominatif itu, sebagian besar telah mengambil uang ganti rugi tanaman dan bangunan mereka (penggarap) ke Pengadilan Negeri Lubukpakam (konsinyasi). Memang masih ada yang belum mengambil.

“Disamping itu juga bahwa di atas lahan tersebut akan dibangun venue olahraga untuk dijadikan kawasan Sport Centre Sumut, dengan berbagai fasilitas cabang olahraga dan sarana penunjang lainnya yang terbuka untuk umum,” jelas Ilyas.

Hal itu katanya, sebagaimana program Pemerintah yang sudah terencana di bawah kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Sehingga, harusnya tidak ada alasan untuk menolak, apalagi memprovokasi orang lain untuk melakukan tindakan di luar hukum.

“Terkait laporan yang mereka sampaikan itukan merupakan hak sebagai warga negara dan kita tidak bisa melarangnya, apalagi menghalanginya,” pungkas Ilyas.(gus)

Candi Buddha dan Pewarta Bagi-bagi 600 Paket Sembako

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vihara Candi Buddha bersama Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan menggelar bakti sosial (baksos) pembagian sembako kepada warga kurang mampu di pelataran vihara Jalan HM Said depan Polrestabes Medan, Minggu (5/3).

Tampak hadir dalam kegiatan itu Pimpinan Vihara Candi Biddha Chandra Afifuddin, beserta pengurus lainnya Asiong, Bun Han, Yunita, dan Eli serta Atek Buaya.

Selain itu Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH dan Aiptu Purnawirawan E Simatupang.

Pimpinan Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin menyampaikan, kegiatan baksos pembagian sembako ini dalam rangka ulang tahun Dewi Kwan Im dan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

“Kegiatan Baksos pembagian Sembako HUT Dewi Kwan Im ini kita laksanakan tiga kali dalam setahun. Hari ini baksos yang pertama,” tutur Chandra.

Dalam baksos ini, lanjut Chandra, pihaknya membagikan sebanyak 600 paket sembako kepada warga kurang mampu yang berada di Kota Medan sekitarnya.

Adapun paket sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mi kering, dan gula untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

“Semoga sembako yang kami berikan ini bermanfaat buat warga untuk kebutuhan beberapa ke depan di rumah,” pungkasnya.

Sementara Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH mengapresiasi kegiatan baksos pembagian sembako Vihara Candi Buddha yang peduli terhadap warga kurang mampu.

“Saya mendoakan pimpinan vihara sehat selalu, murah rezeki sehingga bisa berbagi lagi kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut.(azw)