Home Blog Page 1723

Perkuat Kolaborasi dengan NEXI – Jepang, PLN Peroleh Dukungan Penjaminan Pinjaman USD500 juta

TOKYO, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) memperoleh dukungan penjaminan pinjaman sebesar USD500 juta dari Nippon Export and Investment Insurance (NEXI). Hal ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dijalin kedua pihak dalam menjalankan program dekarbonisasi.

Kerja sama ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo bersama Atsuo Kuroda, selaku Chairman dan CEO NEXI dalam agenda Asia Zero Emissions Community (AZEC) Ministrial Meeting and Public-Private Investment Forum pada 3 Maret 2023, di Tokyo, Jepang.

Darmawan menjelaskan melalui kerja sama dengan NEXI, PLN mendapatkan dukungan penjaminan pinjaman sebesar USD200 juta untuk tahap awal. Dukungan penjaminan pinjaman ini dikhususkan untuk proyek energi bersih dan agenda dekarbonisasi yang dilakukan oleh PLN dalam rangka menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.

“Melalui kerja sama ini, selain PLN mendapatkan penjaminan pinjaman, nantinya juga akan ada kerja sama teknologi terkait energi bersih. Adaptasi teknologi dari Jepang yang terdepan inilah yang dibutuhkan Indonesia dalam transisi energi,” ujar Darmawan.

Tujuan dari kesepakatan ini juga untuk menegaskan syarat dan ketentuan pinjaman, dan penggunaan dana sebesar USD200 juta dari NEXI sebagai tahap awal dari dukungan asuransi pembiayaan sebesar total USD500 juta yang diberikan kepada PLN. Kolaborasi ini sejalan dengan Inisiatif LEAD NEXI yang diluncurkan pada Desember 2020, yakni untuk memfasilitasi dekarbonisasi di Indonesia.

Darmawan juga menambahkan, melalui kerja sama ini, diharapkan hubungan antara PLN dan NEXI semakin erat.

“Kesepakatan penjaminan ini dapat meningkatkan kepercayaan investor, dan diharapkan dapat juga mempererat hubungan ekonomi antara Jepang dan Indonesia melalui kerja sama yang solid antara PLN dengan NEXI,” kata Darmawan.

Chairman dan CEO NEXI Atsuo Kuroda mengatakan, MoU ini akan mengkonsolidasikan kerja sama PLN dan NEXI di dalam sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Khususnya, kerja sama memfasilitasi pasokan transisi energi, pembangunan ekonomi, dan mendukung dekarbonisasi yang realistis di Indonesia.

“NEXI akan mendukung upaya dekarbonisasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia dengan meningkatkan Kolaborasi antara NEXI dan PLN,” kata Kuroda.

Sebelumnya, Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama di Bidang Penjaminan dan Asuransi Kredit Ekspor disepakati antara NEXI dan PLN pada 25 April 2022, dan kemudian diamandemen pertama kali pada 15 November 2022. (ila)

Dirut PLN Ajak Kekuatan Internasional Berkolaborasi dalam Transisi Energi

BARCELONA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menjadi pembicara pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2023 di Barcelona guna mengajak kekuatan internasional berkolaborasi dalam transisi energi.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula sebagai pembicara Profesor National Technical University of Athens – Yunani Nikos Hatziargyriou, Director of Asset Management Department of IPTO – Yunani, Dimitris Zografos, Chief Operating Officer of Electric Power Digitalization Business Unit Huwaei EBG, Zhou Haojie dan Director of Comision Federal de Electricidad – Meksiko, Jose Said Flores Alonso.

Darmawan Prasodjo memaparkan langkah transformasi digital PLN sebagai salah satu solusi dalam transisi energi. Dirinya mengungkapkan sejak tahun 2020 PLN melakukan transformasi digital. Langkah ini dilakukan PLN dari hulu hingga hilir, baik digitalisasi sistem transmisi, distribusi, pembangkit, pengadaan bahkan hingga pelayanan pelanggan.

Digitalisasi proses ini membuahkan hasil, sistem kelistrikan PLN saat ini merupakan salah satu yang paling andal. Digitalisasi seluruh sektor juga memberikan kemudahan layanan pelanggan serta membuat perusahaan semakin efisien sehingga bisa membukukan keuangan yang lebih sehat.

“Tentunya kami juga bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. Kami saat ini bukan hanya menjadi perusahaan listrik saja tetapi semakin berkembang menjadi perusahaan global dalam agenda transisi energi,” ujar Darmawan dalam panel diskusi bertajuk Find the Right Technologies to Drive Global Energy Transition pada Senin (27/2/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Darmawan mengajak semua pihak untuk bisa bersama menuntaskan persoalan iklim. Darmawan menilai, seluruh pihak global mesti berkolaborasi untuk mencari solusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Ia mengatakan emisi satu ton CO2 di Barcelona memiliki efek kerusakaan yang sama dengan emisi satu ton CO2 di Jakarta, Beijing dan Hongkong, bahkan seluruh dunia. Untuk itu, upaya bersama dalam pengurangan emisi karbon menjadi tugas bersama.

“Bagaimana kita akan mengatasi ini? kita tidak akan mampu menanggung polanya sendirian. Satu-satunya cara kita akan dapat mengatasi ini. Kita menggeser komunitas global, dari terpecah-pecah menjadi satu. Itulah satu-satunya cara untuk maju,” ujar Darmawan.

Melalui agenda bersama ini, menurut dia, tak hanya mampu menurunkan emisi karbon saja tetapi juga melalui kolaborasi mampu membuat perusahaan semakin besar.

“Di masa lalu pekerjaan utama kami hanya menyediakan listrik, tetapi dunia yang berubah dan kami menjadi bagian dalam hal ini. Kami adalah bagian dari komunitas global untuk memerangi perubahan iklim,” ujar Darmawan.

Diketahui, MWC adalah ajang internasional tahunan terbesar dan paling berpengaruh untuk ekosistem konektivitas. Event ini dihadiri puluhan ribu eksekutif senior dari perusahaan global teratas dan lembaga internasional mulai dari operator seluler, produsen perangkat, penyedia teknologi, hingga vendor kelas dunia. (ila)

Kota Medan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Metropolitan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan Bank Sampah dinilai mampu memberikan dampak positif pada penanaganan masalah sampah di Kota Medan. Selain dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA karena telah dipilah dan dipilih terlebih dahulu, keberadaan Bank Sampah juga terbukti dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jl. Garu I, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (4/3/2023).

“Keberadaan Bank Sampah jangan sampai kita sia-siakan, sebab keberadaannya terbukti mampu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA. Sementara intensitas jumlah sampah kian hari kian bertambah, dan ini dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan warga,” ucap Dedy Aksyari dalam kegiatan yang dihadiri Bank Sampah Kompos (Komunitas Masyarakat Peduli Sampah).

Dikatakan Dedy yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Medan dalam kegiatan yang turut dihadiri Lurah Harjosari I Sahara Harahap, dan lurah Siti Rejo II Hasrun Syarif Dongoran S.Sos itu, Kota Medan telah berhasil mendapatkam sertifikat Adipura Kategori Kota Metropolitan.

“Hal ini tidak terlepas dari keseriusan Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam menangani masalah sampah, mulai dari hulu hingga hilirnya. Terutama, keberhasilan Pemko Medan dalam mengubah sistem pengelolaan sampah di TPA Kota Medan yang berada di Kelurahan Terjun,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapamperda) DPRD Kota Medan itu mengajak seluruh warga untuk dapat mendukung program Pemko Medan dalam mengelola sampah. Salah satunya, dengan memanfaatkan Bank Sampah yang sudah ada dan membangun Bank Sampah pada wilayah-wilayah yang belum memiliki Bank Sampah.

“Semua ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat, bahwa kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat penting. Alhamdulillah, saya melihat antusias warga untuk peduli dengan kelestarian lingkungan terus meningkat, semoga hal ini dapat menjadikan Kota Medan menjadi bersih dan betul-betul terbebas dari sampah,” pungkasnya.
(map/azw)

Seminar Memberantas Predator Anak, LPA Kota Medan Undang Ketua DPRD Medan

BERKUNJUNG: LPA Kota Medan saat berkunjung ke ruang kerja Ketua DPRD Medan, Hasyim SE di gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Jumat (3/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Medan mengundang Ketua DPRD Medan, Hasyim SE untuk hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Strategis Memberantas Predator Anak yang merupakan rangkaian ‘Action Rush LPA Medan’ mulai 15 Maret sampai 15 April 2023 mendatang.

 Undangan itu disampaikan secara langsung oleh LPA Kota Medan saat berkunjung ke ruang kerja Ketua DPRD Medan, Hasyim SE di gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Jumat (3/3/2023) sore.

 Atas hal itu,  Hasyim mengaku sangat mengapresiasi rencana LPA Kota Medan yang akan menggelar kegiatan ‘Action Rush LPA Medan’. Mengingat, kegiatan tersebut dinilai sangat sejalan bahkan diharapkan dapat menjadi tambahan referensi bagi DPRD Kota Medan yang saat ini sedang sibuk membahas pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

 “Saya sangat mendukung kegiatan semacam ini. Terlebih, saat ini DPRD Kota Medan tengah melakukan pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Tentunya, hal ini sejalan dengan pembentukan Ranperda Perlindungan Anak,” ucap Hasyim.

 Hasyim pun mengaku siap dan bersedia untuk hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Startegis Memberantas Predator Anak tersebut.”Ini suatu kehormatan bagi saya. Kita dukung sekaligus apresiasi kepada LPA yang eksis dengan program perlindungan anak,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Medan itu.

 Ditambahkan Hasyim, kegiatan itu sangat penting dalam upaya perlindungan kepada anak yang sejalan juga dengan langkah dilakukan DPRD Medan.”Mohon dukungan dan doa supaya Ranperda ini bisa segera tuntas di bahas dan segera disahkan menjadi Perda,” harap Hasyim.

 Dijelaskan LPA Kota Medan, adapun sejumlah rangkaian agenda dalam kegiatan Action Rush LPA Medan, antara lain LPA Medan Award, Seminar Nasional, Buka Puasa dan Santunan Yatim Piatu, Berbagi Sembako, dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak. (rel)

Ganjar Milenial Sumut Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Labuhan Batu

GMC Sumut menggelar sosialisasi soal bahaya dan cara pencegahan stunting di Tanjung Haloban, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Sabtu (4/3/2023).(Ist)

LABUHAN BATU, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) tak henti-hentinya menebar manfaat kebaikan kepada masyarakat luas.

Terbaru, mereka menggelar sosialisasi soal bahaya dan cara pencegahan stunting di Tanjung Haloban Kec Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Sabtu (4/3/2023).

Kordinator Wilayah Ganjar Milenial Center Sumut, Yusuf Elpa Sagala mengatakan dalam kegiatan itu mereka juga meresmikan kampung kolaborasi yang mereka bina.

Menurut Yusuf, kegiatan itu juga dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional,

Kemudian, peresmian kampung kolaborasi sebagai upaya bersama untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya stunting pada anak di Desa Tanjung Haloban.

“Kami melaksanakan kegiatan ini dengan menggandeng Posyandu dan SMK Kesehatan Imelda Ritonga Labuhan Batu dengan kegiatan cek kesehatan gratis, sosialisasi pencegahan stunting dan pengecekan stunting pada anak,” ujar Yusuf siaran persnya, Sabtu (4/3/2023)

Yusuf menambahkan selain kegiatan itu, mereka juga meresmikan kampung kolaborasi yang bertujuan menjadikan desa binaan GMC Sumut.

“Dan kami akan bersama-sama mendukung dan membimbing masyarakat dalam pengembangan SDM dan ekonomi lokal dan kreatif di Desa Tanjung Haloban ini,” kata dia.

Risma, salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting GMC Sumut di Labuhan Batu sangat mengapresiasi kegiatan itu,

“Saya bersama ibu-ibu posyandu dan peserta lainnya ikut menyambut kegiatan itu dengan penuh antusias,” kata dia.

Risma menilai kegiatan Ganjar Milenial Center Sumut itu bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan kesehatan anak dengan mencegah terjadi \nya stunting pada anak.

“Sebab, Desa Tanjung Haloban ini menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat stunting tertinggi di Kabupaten Labuhan Batu,” kata dia.

Dalam acara itu, mereka tak lupa untuk menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta dan warga setempat. (rel/tri)

Besok, Konser Hajatan Anak Medan 2023 Hadirkan Nadin Amzah hingga Kerispatih

BERSAMA: Jajaran manajemen EO Mudakom berfoto bersama usai konferensi pers mengenai konser dengan tema Hajatan Anak Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Festival musik bertajuk Hajatan Anak Medan 2023 bakal berlangsung di J Garden, Jalan Setia Budi Ujung, Simpang Selayang, Tanjung Sari, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (5/3/2023).

Sejumlah musisi hits tanah air seperti Nadin Amzah, Last Child, Rai, Kerispatih, ditambah talent lokal, Hexa Band dan Andjas, bakal meriahkan acara yang dimulai pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB.
M Rakeza selaku Program Director, didampingi Arya, Rangga, dan Zaki, selaku stakeholder, mengatakan, Hajatan Anak Medan merupakan salah satu festival musik terbesar di Medan yang mendatangkan musisi Ibu Kota Jakarta.
“Selain festival musik, di Hajatan Anak Medan 2023 juga akan diramaikan komunitas, art exhibition, kegiatan seni, dan lain-lain,” kata Rakeza, saat konferensi pers, Sabtu (4/3/2023).

Salah satu stakeholder, kata Rangga, banyak festival musik yang diadakan akhir-akhir ini di Kota Medan. Yang membedakan di Hajatan Anak Medan 2023, Event Organizer (EO) dari Medan, sedangkan value dan branding membawa standar dari Jakarta, melalui partnership dan marketing.
“Bisa dilihat, beberapa brand yang masuk ke kita. Intinya, kita akan memberikan experience atau pengalaman baru dengan aktivitas yang banyak, dan akan mengangkat standar event di Medan,” ujarnya.
“Ke depan, kita bakal melaksanakan acara-acara lebih wow, dibungkus dengan hal-hal ikonik khas Medan. Mungkin, bakal melaksanakan event berikutnya dengan artis spektakuler,” tutur Arya menambahkan.

Sementara Zaki menyebut, Hajatan Anak Medan berdiri salah satunya untuk mendukung industri event di Medan, dengan harapan event-event di Medan terus bergulir. Sehingga anak-anak muda terus berkolaborasi dan berkreasi.
Hajatan Anak Medan 2023 juga bakal dimeriahkan dengan kehadiran 30 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di luar sponsor, dan didukung 30 media partner. Juga menyediakan aktivitas seperti games dan lain-lain.

“Ada juga beberapa komunitas seperti BMX dan HDCI. Juga kita libatkan stakeholder pemerintahan untuk mendukung festival musik, kreasi, dan seni. Apalgi, Nadin Amizah dan Rai baru pertama kali tampil di Medan,” kata Rakeza.
Soal tiket, salah satu stakeholder Hazatan Anak Medan 2023, Rangga menuturkan, penjualan dilakukan melalui platform mereka sendiri. Sedangkan on the spot untuk tiket kategori Festival Rp220.000 per orang. Dan untuk VIP on the spot Rp350.000 per orang.
“Benefitnya, ada tiga kategori tiket. Festival benefitnya ada cendera mata, barang-barang yang diberikan partner kita. Bisa tukar tiket dari jam 9 pagi sampai 8.30 WIB malam,” ujarnya.
“VIP, mendapatkan berbagai macam benefit, line antrian khusus tidak antre, dan posisinya berada di depan panggung. Juga disediakan toilet portabel sendiri, serta cendera mata mata berlebih. Sedangkan ala carte tidak dapat benefit apa-apa. Hanya bisa tukar tiket jam 9 pagi sampai 12 siang. Harganya Rp150.000 hingga Rp170.000 per orang,” sambungnya.

Diungkapkan Rakeza, event kali ini merupakan yang pertama dilaksanakan. Soal lokasi, di Medan banyak venue, namun lebih memilih J Garden karena area terbuka dan hijau, juga banyak yang belum tahu ada venue ini.

“Kita juga ingin memperkenalkan lokasi ini. Hingga saat ini, total keseluruhan penjualan tiket sudah 3.500-an dari target 4.000. Sedangkan J Garden mampu menampung 8.000 orang. Safety lingkaran areal juga cukup baik,” ungkapnya.
“Untuk teknis, alhamdulillah tidak ada kendala,” tandasnya. (ila)

KSJ Berbagi Sedekah di Area Masjid Nabawi Madinah

SEDEKAH JUMAT: Kegiatan KSJ edisi 187 di pintu masuk 326 Area Masjid Nabawi Kota Madinah, Jumat (3/3).

SUMUTPOS.CO – DITENGAH pelaksanaan ibadah umroh, Saharuddin selaku ketua umum Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) melaksanakan kegiatan rutin KSJ berbagi sedekah. Pada edisi 187, KSJ berbagi sedekah dilakukan di pintu masuk 326 Area Masjid Nabawi, Kota Madinah, Jumat (3/3).

Saharuddin bersama Al-Ustadz H Farhan Pohan SAg (ketua Tim Dai KSJ Pusat) serta didampingi M Danil (konsultan IT) yang tergabung dalam rombongan jamaah umroh membagikan beberapa kotak kurma, puluhan roti dan puluhan botol minyak wangi kasturi kepada pengunjung Taman Raudah dan jamaah Salat Jumat Masjid Nabawi.

Saharuddin juga menyampaikan tali asih kepada sejumlah tenaga kebersihan di Masjid Nabawi tersebut. ”Yang kami lakukan ini meneruskan amanah sedekah dari para donatur KSJ yang telah menitipkan rezekinya guna disalurkan pada saat kami berada di Kota Madinah. Insya Allah pada Jumat (10/3), hal yang sama juga akan dilakukan di Masjidil Haram Mekkah,” tutur Saharuddin.

Ketua Umum KSJ bersyukur dan berterima kasih kepada Allah yang Maha Kaya atas kesempatan dipanggil berkunjung ke Baitullah dan Masjid Nabawi melaksanakan ibadah umroh. ”Saya difasilitasi oleh seorang Hamba Allah bersama keluarga. Semoga selalu dalam keberkahan Allah SWT dan diluaskan rezekinya,” sebut ketua umum KSJ.

Saharuddin menambahkan bahwa dirinya juga mendoakan agar seluruh pejuang-pejuang sedekah KSJ dan donatur dimampukan Allah untuk datang ke Baitullah. (dmp)

Targetkan SPHP 1,2 Juta Ton, Bapanas Diminta Pastikan Outlet Penyaluran Beras Bulog

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan kebijakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras pada 2023 sebesar 1 hingga 1,5 juta ton. Persisnya sebesar 1,2 juta ton. Jumlah ini merujuk pada volume operasi pasar beras 2022.

“Rata-rata 100 ribu ton per bulan. Dua bulan terakhir ini sudah hampir 400 ribu ton lebih, atau 200 ribu ton per bulan. Sesuai kondisi lapangan, pada Januari hingga Februari harga masih tinggi. Panen raya juga belum serempak, sehingga pengeluaran SPHP beras masih cukup tinggi,” kata Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, dalam Alinea Forum bertajuk “Efektivitas SPHP Sebagai Stabilisastor Pasokan dan Harga Beras” yang digelar Jumat (3/3).

Selain menargetkan SPHP beras pada 2023 sebesar 1,2 juta ton, kata Maino, Bapanas menargetkan stok akhir yang dikuasai Bulog sebesar 1,2 juta ton. Artinya Bapanas mengharapkan Bulog bisa mengelola cadangan beras pemerintah (CBP) 2,4 juta ton.

“Kami belajar dari pengalaman akhir 2022. Bagaimana pemerintah dalam hal ini Bulog, hanya memiliki cadangan 400.000 ton. Secara psikologis, pasar bisa melihat pemerintah tidak punya stok, sehingga harga menjadi tinggi,” tutur dia.

Cadangan yang rendah terjadi karena penyerapan gabah/beras oleh Bulog pada 2022 rendah. Agar kejadian serupa tak terulang, kata dia, Bapanas menugaskan Bulog untuk menyerap gabah/beras petani saat panen raya Maret-Mei. Di semester I-2023, jelas Maino, Bapanas berharap Bulog bisa menyerap 60%-70% dari target.

Dia juga menjelaskan, sampai 2 Maret 2023 Bulog telah menyalurkan SPHP beras 420.203.513 kg untuk meredam laju kenaikan harga beras di tingkat konsumen. Namun dia memastikan, pelaksanaan SPHP beras akan dievaluasi setiap bulan.

Bapanas juga telah meminta kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk saling berkolaborasi dalam pelaksanaan program SPHP beras 2023. Agar, kata Maino, manfaat SPHP beras dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

SPHP Tak Jamin Kepastian

Menurut pegiat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori, SPHP beras dengan instrumen operasi pasar beras umum pada dasarnya sama dengan operasi pasar, yakni sama-sama tak menjamin kepastian outlet penyaluran beras Bulog. “Pengelolaan CBP tanpa outlet penyaluran pasti itu perlu perputaran stok yang cepat agar kualitas beras tak turun dan stok tak menumpuk. Sampai saat ini outlet perputaran stok yang cepat, pasti, dan besar itu belum tersedia,” kata dia.

Situasi ini terjadi sejak pemerintah mengubah Raskin/Rastra menjadi Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Ketika Raskin/Rastra masih ada, kata Khudori, kebijakan perberasan terintegrasi hulu-tengah-hilir. Kewajiban pengadaan di hulu yang besar oleh Bulog dijamin oleh kepastian outlet penyaluran di hilir.

Dia mencontohkan pada 2014-2016, Bulog menyalurkan 3.295.022 ton beras. Dari jumlah itu, 2.919.739 ton beras di antaranya terserap untuk Raskin/Rastra. Ketika Raskin/Rastra diubah jadi BPNT, outlet ini hilang. Sebagai gantinya, kata dia, pemerintah menciptakan kebijakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), yang secara prinsip tidak ada bedanya dengan SPHP beras saat ini.

Operasi pasar, kata dia, adalah instrumen untuk menstabilkan harga beras. Keberhasilan operasi pasar amat bergantung pada kondisi pasar. Karena sifatnya yang kondisional, volume operasi pasar tidak bisa ditargetkan. Ketika ditargetkan, bahkan ada target harian, akan membuat penetrasi pasar lemah.

Ia kemudian membeberkan volume KPSH rentang 2018-2022 yang hanya 843.646 ton per tahun atau hanya 28,8% dari rerata penyaluran Raskin/Rastra sebesar 2.919.739 ton beras per tahun. Turunnya penyaluran ini, jelas dia, diikuti oleh penurunan pengadaan beras Bulog: dari rerata 2,16 juta ton jadi 0,811 juta ton beras.

Ketidakpastian KPSH sebagai outlet penyaluran beras Bulog, jelas Khudori, tampak dari volume yang fluktuatif: hanya 544.723 ton beras pada 2018 dan mencapai 1.261.215 ton beras pada 2022. “Ketika SPHP/KPSH yang tidak pasti dijadikan outlet utama penyaluran beras Bulog, ketidakpastian itu ditransfer ke Bulog dalam berbagai bentuk risiko. Salah satunya risiko keuangan,” kata dia.

Agar ini tidak terjadi, jelas Khudori, pemerintah diminta mengintegrasikan kembali kebijakan perberasan hulu-tengah-hilir. Caranya, kata dia, mewajibkan penerima BPNT untuk membeli beras Bulog dalam jumlah tertentu. Misalnya, 5 kg per bulan per keluarga. Dengan harga Rp10.000/kg hanya keluar uang Rp50 ribu.

Menurut Khudori, jumlah ini cukup moderat. Karena penerima BPNT masih punya Rp150 ribu sisanya untuk membeli berbagai pangan pokok, seperti telur, minyak goreng atau gula. Agar preferensi konsumsi beras penerima BPNT tetap terjaga, kata dia, Bulog bisa diwajibkan menyediakan beras lebih dari satu kualitas.

Selain itu, Bulog bisa diwajibkan menjual beras dengan harga yang sama di seluruh Indonesia. Khudori menjelaskan, harga aneka pangan, termasuk beras, lebih murah di Jawa ketimbang di luar Jawa. Dengan nilai bantuan sama sebesar Rp200 ribu per bulan per keluarga, nilai tukar penerima BPNT di luar Jawa lebih rendah ketimbang di Jawa. “Harga sama di seluruh Indonesia itu bagian dari keadilan,” jelas dia.

Lewat cara ini, jelas Khudori, setidaknya sebulan ada outlet penyaluran pasti beras Bulog sebesar 100 ribu ton. Bapanas, kata dia, bisa juga mengembangkan outlet lain untuk golongan anggaran, baik PNS/ASN, TNI maupun Polri. Juga pegawai BUMN. Mereka-mereka ini, kata dia, bisa diwajibkan membeli beras Bulog.

Ketika kebijakan perberasan kembali terintegrasi, kata Khudori, secara tidak langsung pemerintah akan punya instrumen stabilisasi harga yang langsung tersambung ke konsumen akhir. Ketika ada gejolak harga, pemerintah bisa menambah volume bantuan BPNT dalam bentuk wajib membeli beras Bulog.

“Instrumen tidak langsung ini terbukti efektif mengendalikan harga beras dan inflasi, seperti saat Raskin/Rastra masih ada. Ini juga akan menekan aneka potensi penyimpangan seperti pada operasi pasar Bulog saat ini,” jelas dia.

Terakhir, Khudori mengusulkan agar pemerintah mengisi CBP dengan beras multikualitas. Sejak 1970-an, jelas dia, CBP diisi beras kualitas medium. Dengan satu jenis kualitas intervensi pasar seringkali tak efektif. “Dengan multikualitas, intervensi lebih efektif dan penggunaan CBP lebih luas,” jelas dia. (rel/adz)

DWH Launching Toko Berbasis Wakaf El-Walad ke-08

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Toko El-Walad berbasis wakaf di bawah binaan Darul Wakaf Al-Hadiy (DWH), resmi dilaunching di Jalan Benteng Hilir, Titi Sewa, Medan, Jumat (3/3/2023). Toko El-Walad ini menjadi wakaf produktif ke-08 binaan DWH yang bergerak bidang pakaian muslim/muslimah.

Launching ini pun langsung dihadiri pembina DWH Ustazdah Dr (c) Mayurida MPd, selaku insiator sekaligus pembinaan pengembangan wakaf yang memiliki sertifikat asesor tingkat nasional. Terlihat juga hadir Ustazdah Leli, Ustadzah Ningsih (Racun), Ustadz Wildan, dan tim penggerak wakaf dari mahasiswa. “Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan dan edukasi wakaf yang diberikan oleh Ustazdah Mayurida,” kata Ustazd Irfawaldi yang diamanahkan dan dijadikan tokonya sebagai pengembangan wakaf.

Ustazd Imran, selaku ketua pengelola Toko Wakaf El-Walad dalam sambutannya berharap untuk terus dibimbing, agar dapat menjalankan amanah. “Harus saya akui kak, bahwa saya masih banyak kekurangan terhadap wawasan wakaf. Karenanya dengan adanya wakaf El-Walad yang ke 08 binaan DWH, menjadi praktik langsung dalam menjalankannya sebagai amal ibadah,” ujar Imran yang masih berstatus mahasiswa, berasal dari Padanglawas Utara ini.

Sementara Ustazdah Mayurida dalam sambutannya mengatakan, pada 17 Maret mendatang akan diadakan lauching toko yang ke-10. “Saya berharap, kita semua hadir juga nanti untuk launching yang ke-10 nanti di daerah Patumbak,” ajak Ustazdah yang sedang studi doktor di Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan ini. (adz)

Dukung Anies Jadi Capres, Purnawirawan TNI-Polri Usulkan AHY Jadi Cawapres

Dukung Anies Jadi Capres, Purnawirawan TNI-Polri Usulkan AHY Jadi Cawapres

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Puluhan purnawirawan perwira tinggi TNI dan Polri angkatan 1980-1988, dan 1968 mengunjungi kediaman Anies Baswedan di Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2023). Mereka berdiskusi dan menyampaikan dukungan kepada bakal calon presiden (capres) 2024 Koalisi Perubahan tersebut.

“Kami mewakili puluhan purnawirawan Pati TNI-Polri lainnya yang tidak bisa hadir. Kepada saudara Anies, kami menyampaikan dukungan atas pencapresannya yang secara politik sudah dideklarasikan oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS, dalam poros Koalisi Perubahan,” kata mantan Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI (Purn) Ediwan Prabowo usai pertemuan.

Menurut pensiunan jenderal TNI bintang 3 ini, para purnawirawan perwira tinggi melihat perkembangan situasi nasional, khususnya masalah persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka melihat keretakan tajam dan serius pada hubungan persaudaraan antaranak bangsa.

Dalam hal urusan bangsa, ada hal positif, tetapi juga sangat banyak permasalahan yang memprihatinkan. “Kami merasakan situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat saat ini, seperti antara lain kenaikan harga-harga, melemahnya daya beli rakyat, masih besarnya pengangguran di kalangan muda, terus meningkatnya utang pemerintah yang menjadi beban rakyat,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ediwan menyebutkan masih adanya rasa takut dan ketidakadilan yang meresahkan, terjadi gerakan separatisme bersenjata yang semakin eksis, dan lain-lain permasalahan bangsa yang memprihatinkan. “Hal ini membutuhkan kepemimpinan nasional yang baru untuk mengatasi dan juga mampu mengayomi semua elemen serta keberagaman anak bangsa,” tutur mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan itu.

Menurutnya, kepemimpinan nasional harus dipegang oleh sosok-sosok yang memiliki integritas tinggi, memiliki rekam jejak yang kompeten dan bersih, serta membawa semangat perubahan untuk Indonesia yang lebih baik. “Kami memandang Anies Baswedan memenuhi kriteria tersebut untuk menjadi bakal calon Presiden yang handal, dengan rekam jejak di bidang pemerintahan pusat maupun daerah serta akademik,” jelasnya.

Untuk melengkapi Anies, Ediwan menyarankan agar calon wakilnya harus memiliki rekam jejak di bidang militer dan politik, latar belakang akademik yang tinggi, masih muda dan sanggup bekerja di bawah tekanan. “Kami melihat irisan diantara dua kebutuhan tersebut ada kuat pada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum Partai Demokrat,” kata Ediwan.

Menurut dia, AHY sukses memimpin lebih dari sejuta kader Partai Demokrat melawan upaya pengambilalihan kedaulatan partainya dan mengelola manajemen sumber daya partai untuk masuk dalam partai papan atas.

“Pengalaman 5 tahun di bidang politik ini ditambah pengalaman kepemimpinannya di bidang militer yang mempertaruhkan nyawa demi kepentingan bangsa baik di dalam dan luar negeri selama 16 tahun, serta pendidikan tinggi yang mumpuni membuat AHY menjadi sosok yang sangat tepat untuk melengkapi Anies,” pungkas Ediwan. (rel/adz)