Home Blog Page 1736

Petani Jadi Tersangka karena Keluhkan Mahalnya Pupuk Bersubsidi, PDIP Minta Polres Asahan Adil

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Firman Siahaan, seorang petani di Desa Sialau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Asahan dengan Surat Panggilan Ke-II bernomor SP-Gil/65.A/II2023/Reskim pertanggal 25 Februari 2023 dalam perkara tindak pidana perekonomian Jo peredaran dan pendistribusian pupuk bersubsidi Jo penetapan barang bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan pemerintah. Firman ditersangkakan karena mengeluh saat membeli pupuk di kios penjual pupuk bersubsidi di Kecamatan Setia Janji.

Di kios tersebut, harga pupuk bersubsidi dijual sangat mahal dari harga sebenarnya. Pupuk bersubsidi seharusnya harga Rp100.000 – Rp115.000/sak dijual seharga Rp175.000/sak. Ditambah lagi, Firman harus membeli pupuk gandingan yaitu pupuk nonsubsisi yang tidak dibutuhkan oleh petani dengan harga Rp210.000/sak.

Keluhan Firman ini dinilai telah membuat kegaduhan di kios penjual pupuk tersebut dan dia dilaporkan oleh penjual ke Polres Asahan. Sayangnya, tanpa gelar perkara dan pemeriksaan lebih dulu, Polres Asahan langsung menetapkan Firman Siahaan sebagai tersangka.

Merespon peristiwa tersebut, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Ustad, Syahrul Effendi Siregar mengecam tindakan gegabah Polres Asahan yang menetapkan seorang petani kecil menjadi tersangka tanpa proses hukum yang seharusnya. Syahrul mendesak Polres Asahan mencabut status tersangka kepada yang bersangkutan.

“Polres harus bertindak adil dalam menegakkan hukum. Dalami dulu perkara sebelum membuat status kepada yang terlibat dalam perkara. Banyak petani yang sedang menderita akibat pupuk subsidi mahal. Polres Asahan juga harus memanggil dan memeriksa setiap penjual dan distributor pupuk subsidi, mengapa menjadi sangat mahal di pasaran,” kata Ustad Syahrul Siregar melalui siaran persnya, Kamis (2/3/2023).

Menurut Syahrul, kasus pupuk bersubsidi yang dijual mahal dan menjadi langka ini sudah lama disampaikan kepada pemerintah, tetapi hingga saat ini belum menemukan solusinya. “Di tengah penderitaan petani akibat pupuk bersubsidi mahal, seharusnya pihak kepolisian bertindak melindungi petani bukan malah memijak petani lalu memihak ke pengusaha. Ini tidak adil namanya. Penjual dan distributor hanya memikirkan keuntungan semata tanpa mau peduli dengan nasib petani,” lanjut anggota DPRD Sumut dari Dapil Tabagsel ini.

Menyikapi kasus ini, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Aswan Jaya juga menyampaikan, langka dan mahalnya pupuk bersubsidi akan menjadi persoalan pokok dari ancaman gagalnya program kedaulatan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Petani merupakan garda terdepan keberhasilan program kedaulatan pangan, karenanya petani harus dilindungi dan diberikan banyak kemudahan,

“Petani merupakan garda terdepan keberhasilan program kedaulatan pangan, karenanya harus kita lindungi dan diberi kemudahan, bukan ditekan dengan harus membeli pupuk dengan harga mahal, saat petani protes malah diberlakukan sebagai orang asing dirumahnya sendiri, Polisi dan Pemerintah harus bertindak dan berpihak kepada petani dan masyarakat kecil,” tegas Aswan Jaya

Terakhir Aswan Jaya menyatakan bahwa Polres Asahan harus mencabut status tersangka Firman Siahaan dan harus memanggil setiap distributor dan penjual pupuk bersubsidi, “Polres Asahan harus segera panggil dan periksa semua distributor dan penjual pupuk bersubsidi, mengapa menjadi sangat mahal dan langka,” pungkas Aswan Jaya. (adz)

Warga Keluhkan Jalan Medan – Brastagi, Ketua DPRD Sumut Ultimatum BBPJN

Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, memberikan tanggapan atas keluhan warga soal kondisi Jalan Medan -Brastagi yang rusak parah dan memprihatinkan. Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan, warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak tersebut, baik secara langsung maupun melalui media sosial, termasik beberapa titik yang rusak parah.

“Saya meminta dengan tegas agar Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut segera perbaiki jalan nasional di Medan-Brastagi,” ucap Baskami, (1/3).

Baskami juga menjelaskan, jalan Medan – Brastagi sangat penting sebagai penghubung daerah pemasok komoditas pertanian ke Medan dan sekitarnya.

“Tak hanya itu, juga mengenai akses ke beberapa destinasi pariwisata kita,” ujarnya.

Baskami juga meminta, BBPJN harus memperhatikan kondisi struktur jalan, agar nantinya perbaikan jalan dapat bertahan lama.

“Terkait aliran air dan drainase juga harus berfungsi optimal. Sehingga genangan-genangan air itu tidak merusak permukaan jalan,” katanya.

Baskami juga mendesak perbaikan tata kelola dan penambahan jumlah jembatan timbang. Ia meminta pemerintah mencari solusi, soal pengelolaan jembatan timbang yang saat ini sebagai kewenangan pemerintah pusat.

Menurut Baskami, banyaknya kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) disinyalir masih berseliweran di seputar jalan Sumatera Utara.

“Truk yang mengalami kelebihan tonase, diduga menjadi satu diantara penyebab rusaknya jalan. Kita harus perkuat fungsi jembatan timbang,” tegasnya.

Baskami menyebutkan, pihaknya saat ini juga terus memantau progres pembangunan jalan alternatif Medan -Tanah Karo via Kutalimbaru.

“Kami harapkan ini segera selesai, agar bisa mengurangi beban pada jalan utama yang acapkali bermasalah,” pungkasnya. (map/ram)

Peringatan Bulan K3, PLN UIP Sumbagut Gelar Apel di PLTA Asahan 3

BERSAMA: General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha, para Manager UPP, Manajemen PLN, Perwakilan Pegawai, dan Stakeholder termasuk pihak Nippon Koei, SAJO, Andritz, Voith berfoto bersama pada Apel Bulan K3, rabu (15/2).fajar/Sumutpos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Jajaran PLN UIP Sumbagut menggelar apel Bulan K3, Rabu (15/2). Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kesiapsiagaan insan PLN di unit ini untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.

Hadir dalam kegiatan yang digelar di Intake Tunnel PLTA Asahan 3, antara lain General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha, para Manager UPP, Manajemen PLN, Perwakilan Pegawai, dan Stakeholder termasuk pihak Nippon Koei, SAJO, Andritz, Voith.

Pembina apel K3 adalah General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumbagut, Octavianus Duha, dan bertindak sebagai pemimpin barisan adalah AMN PK OPK4, Edward Simanihuruk.

Dalam amanatnya, GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha menjelaskan, apel ini digelar dalam memperingati Bulan K3 Nasional yang berlangsung pada 12 Januari – 12 Februari.

“Di momen ini, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara melaksanakan berbagai kegiatan untuk meningkatan kepatuhan terhadap norma-norma K3 yang diharapkan menjadi budaya di seluruh tempat kerja. menjalankan sejumlah kegiatan sebagai upaya peningkatan kesiapan implementasi K3 di wilayah kerjanya,” imbau Octavianus.  Ia juga mengatakan, peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2023 mengusung tema Terwujudnya pekerjaan layak yang berbudaya K3 guna mendukung keberlangsungan usaha di setiap tempat kerja.  Mengawali Amanah dari Menteri Tenaga Kerja, ia menyemangati seluruh peserta apel Pembina Apel mengajak untuk yel-yel dengan semangat. Setelah membacakan Amanah dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, Duha juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah berkomitmen untuk meimplementasikan K3 dui tempat kerja dan pada tahun 2022  sehingga tidak terdapat kecelakaan kerja (Zero Accident).

“Disiplin dalam penerapan K3 merupakan salah satu upaya nyata untuk mendukung keberlanjutan penyediaan tenaga listrik. “Implementasi K3 harus terus dan selalu dijalankan dengan disiplin oleh pegawai, stakeholder dan juga masyarakat. Setiap insan PLN yang sehat dan selamat akan mampu menjalankan tugas dan perannya dalam menyediakan tenaga listrik yang andal bagi pelanggan. PLN terus berkomitmen untuk mewujudkan kepedulian terhadap K3 demi mewujudkan Zero Accident di wilayah lingkungan kerja,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama turut dilaksanakan gelar APD/ peralatan K3 dan penandatanganan Komitmen K3 antara manajemen PLN UIP, perwakilan pegawai dan mitra kerja. (ila/ram)

Habib Sinuraya Bantah, Sebut Polisi Siagakan Preman

Anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya, membantah adanya pemberitaan di satu media online, yang menyebutkan, dia menuduh pihak kepolisian menyiapkan oknum diduga preman untuk mengamankan kegiatan pra-rekonstruksi pada satu tempat hiburan malam Jalan Abdullah Lubis Medan.

Seperti diketahui, kegiatan pra-rekonstruksi yang digelar pada 27 Februari 2023 lalu itu, turut dihadiri Habib, sapaan karib Habiburrahman Sinuraya, dan rekannya sesama Anggota DPRD Medan, David Roni Ganda Sinaga, terkait kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan keduanya.

Kegiatan itu sempat diwarnai insiden kekerasan yang dilakukan seoeang oknum diduga preman, bernama Rakesh, terhadap para wartawan yang sedang menjalankan tugas-tugas jusrnalistik.

“Ini perlu saya klarifikasi. Yang pertama, saya tidak pernah mengucapkan, polisi yang menyiagakan preman di lokasi pra-rekonstruksi, seperti yang dimuat di satu media online. Saya bantah dengan tegas, saya tidak pernah bilang begitu,” ungkap Habib, Rabu (1/3) malam.

Habib menjelaskan, oknum preman yang disebut-sebut bernama Rakesh itu, merupakan abang dari seorang saksi berinisial S, yang bekerja sebagai juru parkir, dan dihadirkan pada saat pra-rekonstruksi saat itu.

“Dia (Rakesh) hadir ke situ atas permintaan adiknya si S untuk mendampingi, karena dia membutuhkan teman. Bukan polisi yang menyiagakan dia (Rakesh) di situ,” jelasnya.

Yang ada, sambung Habib, pada saat pelaksanaan pra-rekonstruksi itu, Rakesh berdiri dan berinisiatif untuk membantu polisi dalam mengamankan lalu lintas.

“Artinya, dia (Rakesh) sendiri yang berimprovisasi untuk mengamankan lalu lintas di lokasi. Kemudian terjadilah peristiwa (keributan) antara Rakesh dengan teman-teman wartawan, yang terakhir berdampak pada pengancaman dan lain-lain. Tapi saya tidak mau membahas masalah (Rakesh dan wartawan) itu, saya hanya mau menegaskan, saya tidak pernah bilang kalau polisi yang menyiagakan si Rakesh di situ. Saya bantah tegas pemberitaan itu,” katanya lagi.

Seperti diketahui, Habib dan David menghadiri kegiatan pra-rekonstruksi pada satu tempat hiburan malam di Jalan Abdullah Lubis Medan, Senin (27/2). Sayangnya pada kegiatan itu, Khalid Fadzuani sebagai pihak lawan, tidak menghadiri kegiatan tersebut, yang dijadwalkan mulai pada pukul 11.00 WIB. (map/saz)

KPPN dan Pemko Tebingtinggi Deklarasi Kolaborasi Dukung UMKM

Kepala KPPN Tebingtinggi, Mercy Monika R Sitompul.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Tebingtinggi bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi dan ASN, serta bersinergi dengan Bank Indonesia, OJK, Perbankan akan mengadakan kegiatan Deklarasi Kolaborasi Gerakan Dukung UMKM di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi pada Jumat (3/3).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM di Tebingtinggi. Adapun tema yang diambil yakni Jalan Sehat, Makan Nikmat, Super Hemat menggunakan QRIS senilai Rp 1 (Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Kepala KPPN Tebingtinggi, Mercy Monika R Sitompul, mengatakan bahwa kegiatan ini karena kepedulian pemerintah dengan UMKM yang menjadi tonggak perekonomian. “Kalau besar UMKM kita, maju UMKM kita, majulah perekonomian kita. Oleh karena itu seluruh aparatur yang berkecimpung di bidang APBN ditambah juga perbankan khususnya Himbara dalam mengelola uang APBN, bersama para Forkompinda kita sepakat mempunyai gerakan yang sama, semangat yang sama untuk mendukung UMKM,” kata Mercy Monika, di Kantornya Jalan Sutomo 2 Tebingtinggi, Selasa (28/2).

Semangat gerakan itu dideklarasikan dan sepakat untuk mendukung UMKM, dengan melibatkan BI, karena BI juga perlu terlibat untuk perluasan digitalisasinya.

“Kita bangga dengan Kota Tebingtinggi yang berhasil dan juara dalam perluasan penggunaan digitalisasi. Karena itu kita berada di suasana yang tepat. (ian/ram)

IIMS 2023, Mitsubishi Kenalkan XFC Concept

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Partisipasi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Pada event ini MMKSI meng-highlight dan perkenalkan Mitsubishi XFC Concept, sebuah mobil konsep compact SUV terbaru dari Mitsubishi Motors, untuk pertama kalinya di Indonesia mendapatkan antusiasme yang sangat positif dari konsumen.

Melihat penerimaan sangat positif dari pengunjung dan media massa nasional terhadap Mitsubishi XFC Concept, pihak penyelenggara IIMS 2023 menganugerahkan penghargaan ‘Best Concept Car’ kepada MMKSI pada seremoni penutupan pameran.

Selama 11 hari gelaran pameran, 16-26 Februari 2023, MMKSI berhasil membukukan 1.738 unit pesanan kendaraan (SPK). Sebagai gambaran pembukuan penjualan kendaraan MMKSI di ajang IIMS 2023, model Mitsubishi New Xpander (termasuk Xpander Cross), berkontribusi lebih dari 62 persen. Sementara itu model Mitsubishi Pajero Sport memberikan kontribusi sebesar 36 persen, dan sisanya dikontribusikan oleh Mitsubishi Triton dan model lainnya.

Tidak hanya dari sisi penjualan, program dan aktivitas menarik yang dihadirkan MMKSI selama IIMS 2023, juga mampu menarik minat pengunjung, terbukti dari sisi jumlah pengunjung booth Mitsubishi Motors, maupun jumlah pengunjung yang melakukan test drive sebanyak 260 kali pada 3 model Mitsubishi Motors, dengan detail, New Xpander Ultimate CVT sebanyak 46 test drive; New Xpander Cross CVT Premium 136 kali; dan Pajero Sport Ultimate Dakar 4×2 78 kali test drive.

“Kami mengapresiasi antusiasme konsumen yang tinggi terhadap brand dan model Mitsubishi Motors di Indonesia, terutama pada ajang IIMS 2023. Kami juga secara perdana memperkenalkan Mitsubishi XFC Concept di Indonesia. Selanjutnya kami akan memperkenalkan mobil konsep ini kepada masyarakat Indonesia lebih luas melalui aktivitas roadshow di 6 kota besar di Indonesia secara bergilir. Yakni Pekanbaru, Medan, Palembang, Bandung, Surabaya, Semarang, pada periode 5 Maret sampai 2 April 2023. Kami mengundang Anda untuk dapat melihat dan mendapatkan impresi langsung Mitsubishi XFC Concept di kota Anda,” ungkap Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Di ajang IIMS 2023, MMKSI juga mengumumkan rencana Mitsubishi Motors untuk memproduksi model Minicab-MiEV pada awal 2024, di fasilitas produksi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), yang terletak di Cikarang, Jawa Barat. Hal ini akan mengukuhkan Mitsubishi Motors sebagai brand otomotif Jepang yang memulai produksi lokal untuk BEV di Indonesia.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia mengucapkan terima kasih atas dukungan serta kepercayaan konsumen dan media massa, terhadap produk kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors. (rel/saz)

Sambut Kunjungan Tamu, Wakil Bupati Asahan Perkenalkan Pengolahan Pohon Pisang

PISANG: Wakil Bupati Asahan saat memperkenalkan pengolahan pohon pisang di Kabupaten Asahan pada manajemen Hotel Grand Mercure.ist/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – General Manager Hotel Grand Marcure Medan Angkasa Rachmad Suwardi beserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Asahan. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, beserta para Kepala Desa Di Kecamatan Sei Dadap, Rabu (1/3).

General Manager Hotel Grand Marcure Medan Angkasa Rachmad Suwardi menyampaikan tujuan dari kunjungannya adalah untuk bersilaturahim sekaligus ingin menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Hotel Grand Marcure Medan Angkasa ingin menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memperkenalkan kultur kuliner lokal yang dimiliki Kabupaten Asahan kepada para pengunjung Hotel Grand Marcure Medan Angkasa baik domestik maupun internasional,” ucapnya.

Rachmad mengatakan, dengan diperkenalkannya kultur kuliner lokal yang dimiliki Kabupaten Asahan kepada para pengunjung hotel, secara tidak langsung Kabupaten Asahan akan dikenal sebagai tempat penghasil bahan kuliner tersebut. Semakin dikenalnya Kabupaten Asahan sebagai penghasil bahan kuliner ini, maka banyak orang yang akan meminta bahan kuliner tersebut, sehingga dapat menambah PAD Kabupaten Asahan.

Sementara Wakil Bupati Asahan mengucapkan terima kasih kepada Hotel Grand Marcure Medan Angkasa yang berkenan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Diharapkan kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi Pemerintah maupun masyarakat Kabupaten Asahan,” harap Wakil Bupati

Wakil juga mengatakan, banyak kultur kuliner lokal yang dimiliki Kabupaten Asahan seperti halnya buah pisang yang dapat dijadikan aneka jenis makanan.

“Di Kabupaten Asahan ada sebuah PT yang mengelola pohon pisang dari bibit sampai pohon pisang tersebut dapat menghasilkan buah yakni PT Hijau Surya Biotechindo di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat. Dan buah ini memiliki keunggulan dari buah pisang lainnya, baik itu dari segi ukuran, warna maupun yang lainnya,” ucapnya.

Maka dari itu Wakil Bupati Asahan di dampingi Lurah Sei Renggas membawa General Manager Hotel Grand Marcure Medan Angkasa beserta rombongan menuju lokasi PT Hijau Surya Biotechindo untuk melihat secara langsung pengelolaan pohon pisang tersebut. Dan terakhir Wakil Bupati Asahan membawa General Manager Hotel Grand Marcure Medan Angkasa menuju lokasi tempat pengolahan serabut kelapa yang akan dijadikan cocopeat dan Fiber untuk menjadi media tanam bibit pisang di PT Hijau Surya Biotechindo yang lokasinya berada di Desa Air Joman Baru Kecamatan Air Joman. (dat/ram)

Papan Bunga Dukung Plt Kepala Dinas PUPR Bertebaran, Proyek di Siantar Bakal tanpa Pungli

DUKUNGAN: Sejumlah kendaraan melintas di samping deretan papan bunga yang memberikan dukungan atas pernyataan Plt Kepala Dinas PUPR Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, di depan Kantor DPRD Pematangsiantar, Rabu (1/3).Pra Evasi/Sumut Pos.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Munculnya sejumlah papan bunga di sekitaran Kantor DPRD Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Rabu (1/3), mengundang perhatian warga.

Pasalnya, pesan yang terdapat di papan bunga tersebut, bentuk dukungan kepada Plt Kepala Dinas PUPR Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, yang sempat menyebutkan, tidak ada kewajiban (kw) atau fee, untuk bisa mendapatkan proyek dari pemerintah.

Dari amatan wartawan, sedikitnya ada 10 papan bunga berjejer di pinggir jalan kawasan tersebut. Umumnya, isi papan bunga itu bertuliskan, ‘Mendukung pernyataan Plt Kadis PUPR Junaedi Sitanggang SSIP, proyek tanpa kw (Kewajiban) dan pungutan liar’. Adapun yang membuat papan bunga ini, berasal dari sejumlah elemen masyarakat.

Seperti dari Aliansi Rekanan Pengusaha, Aliansi Kontraktor Siantar, pemerhati Kota Pematangsiantar, Aliansi Mahasiswa Siantar, masyarakat antikorupsi, dan Pemuda Milenial Kognitif. Ada juga dari Aktivis Bersatu Siantar, Aliansi UMKM Siantar, serta elemen masyarakat lainnya.

Mencuatnya pernyataan proyek tanpa kw ini, berawal saat Junaedi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 3 DPRD Pematangsiantar pada 23 Februari 2023 lalu. Saat itu dia menegaskan, ke depan akan mengundang seluruh kontraktor untuk membicarakan pelaksanaan proyek.

Dan Junaedi menegaskan, tidak ada kw atau pungutan liar (pungli) kepada kontraktor maupun pengusaha. Nah, pernyataan ini kemudian mendapat beragam tanggapan publik. Ada yang mengaku tidak yakin bakal tidak ada kw untuk mendapatkan proyek. Ada juga yang mendukung pernyataan Junaedi tersebut.

Ketua BPC Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi (Gapensi) Siantar-Simalungun, Teddy Silalahi mendukung komitmen Junaedi, agar para pengusaha kontraktor dikumpulkan dan membahas tentang pekerjaan di Kota Pematangsiantar. Disinggung apakah ada kw selama ini untuk mendapatkan proyek? Dia menjawab sekenanya.

“Bagaimana ya? Kalau saya, memang langsung mendapat pekerjaan dari dinas. Kalau kw tidak ada. Nanti kalau saya bilang ada, buktinya tidak ada, seperti kuitansi dan lain-lain,” ungkap Teddy seraya tertawa.

Namun, Teddy tak menampik, ada juga kontraktor anggota Gapensi mendapatkan proyek atau pekerjaan dari pihak ketiga atau pihak keempat.

“Nah, pihak ketiga inilah yang ada isitiah kw. Seperti jasa atau fee. Soal besarannya, saya tidak tau. Nah, ini adalah cerita anggota di Gapensi. Soal dari mana dan bagaimana pihak ketiga ini bisa mendapat proyek pemerintah, dan kemudian diberi kepada pemborong, saya kurang tahu,” tuturnya.

“Kalau di Siantar, istilahnya kw. Kalau di daerah Jawa sana, istilahnya succes fee,” jelas Teddy.

Teddy pun enggan mengomentari lebih jauh soal kw tersebut. Namun apa yang dikatakan Plt Kepala Dinas PUPR Pematang siantar itu, harus didukung, terkait proyek tanpa kw ataupun pungli.

Sebagaimana diketahui, Junaedi merupakan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Pematangsiantar. Dia juga diberi amanah sebagai Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pematangsiantar, karena Dedi Setiawan, mengikuti ujian asesmen di Kota Medan.

Sementara itu, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pematangsiantar, Denny Siahaan, pun mendukung komitmen Junaedi.

“Saat beliau (Junaedi) menyebut ke depan tidak ada kw untuk mendapat proyek, kami sangat mendukung dan mengapresiasi. Semoga apa yang disebutkan terlaksana. Karena kami akan melakukan pengawasan,” katanya.

Saat ditanya apakah selama ini anggota DPRD mendapat jatah proyek dari pemerintah? Denny mengatakan, tidak ada mendapat proyek. (mag-7/saz)

Mutasi 6 Pejabat Administrator di Pemkab Dairi, Bupati Serahkan 286 SK ASN Formasi 2019

SERAHKAN SK: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan SK kepada seorang guru yang dikukuhkan menjadi ASN untuk formasi 2019, dan melantik pejabat administrator serta fungsional di GOR Sidikalang, Selasa (28/2). Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, memutasi 6 pejabat administrator atau setingkat kepala bagian (kabag) dan pejabat fungsional di RSUD Sidikalang. Sekaligus mengukuhkan dan menyerahkan SK pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2019, yang berjumlah 286 orang.

Seremoni pelantikan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sidikalang, Selasa (28/2) lalu. Adapun para pejabat administrator yang dimutasi, yakni Kabag Umum di Setdakab Dairi, yang sebelumnya dijabat Rayanda Pasi digantikan Mery Debora Saragih, yang sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Selanjutnya, Rayanda Pasi dimutasi menjadi Kabag Umum dan Keuangan pada Sekretariat DPRD Dairi. Posisi ditempati Rayanda sebelumnya, dijabat Jusri Sinaga, yang sebelumnya merupakan Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Dairi. Sementara pejabat sebelumnya yang digantikan Jusri, yakni Sitor digeser menjadi Kabag Persidangan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Dairi.

Agnes MD Tambunan, sebelumnya Analisis Gizi pada UPT RSUD Sidikalang, dimutasi menjadi Kabid Pengendalian dan Informasi pada UPT RSUD Sidikalang. Dan pejabat sebelumnya, Natalina Sitohang, menjadi Analis Penagihan pada UPT RSUD Sidikalang, dan yang bersangkutan bermohon pindah.

Sementara ke 286 ASN yang dikukuhkan dan menerima SK, merupakan formasi guru 2019. Dalam kesempatan itu, Eddy mengajak ASN yang baru dilantik untuk menjaga wibawa dan nama baik.

“Jangan rusak citra ASN. Mari sama-sama menjaga citra positif ASN. Tunjukkan integritas dan loyalitas tinggi di setiap unit kerja kalian,” imbau Eddy.

“Begitu juga kepada pejabat administrator dan fungsional yang dimutasi, supaya terus meningkatkan kinerja. Mutasi dan rotasi adalah hal biasa untuk penyegaran dalam rangka meningkatkan etos kerja,” pungkasnya. (rud/saz)

Madrid vs Barcelona: Timpang

MADRID, SUMUTPOS.CO – El Clasico bakal tersaji pada babak semifinal leg 1 Copa del Rey 2023 di Santiago Bernabeu, Jumat (3/3) dini hari pukul 03.00 WIB. Sayangnya, kondisi kedua tim saat ini sedang timpang. Sang tamu diprediksi  tampil tanpa sejumlah pilar penting, termasuk sang mesin gol, Robert Lewandowski.

Madrid meraih hasil yang lebih bagus dibandingkan Barcelona jelang semifinal Copa del Rey 2022/2023 leg pertama ini. Sebelum ditahan seri 1-1 oleh Atletico Madrid di laga terakhir Los Blancos berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 2-5 dalam babak 16 besar Liga Champions.

Sementara Barcelona justru kalah dalam 2 laga terakhir. Barca tumbang 1-0 dari Almeria di LaLiga 2022/2023 pada 27 Februari, kemarin. Hasil negatif itu melanjutkan tren negatif Blaugrana yang sebelumnya kalah 2-1 dari Manchester United di Liga Eropa 2022/2023.

Berbeda dengan Barcelona yang fokus di kompetisi domestik, Real Madrid masih bertanding di Liga Champion 2022/2023. Meskipun sudah unggul 2-5 atas Liverpool di leg 1 babak 16 besar UCL, Los Blancos harus tetap bermain maksimal di laga kedua.

Makanya, Madrid tetap perlu melakukan rotasi pemain di tiap laga pada bulan ini. Langkah itu pun sudah dilakukan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dalam beberapa laga pada Februari, kemarin.

Ancelotti kerap mengistirahatkan Luka Modric, Toni Kroos, dan Karim Benzema, secara bergantian untuk menjaga kondisi kebugaran mereka.

Rotasi skuad menjadi pilihan logis mengingat mayoritas pemain Real Madrid sudah berusia di atas 30 tahun sehingga rentan mengalami cedera. Bahkan, Karim Benzema dan Toni Kroos pada musim ini sudah beberapa kali absen karena cedera.

Di sisi lain, Barcelona juga mengalami situasi tidak jauh berbeda. Dalam semifinal Copa del Rey 2022/2023 yang menjadi El Clasico ke-3 musim ini, Blaugrana tidak dapat memainkan Pedri serta Robert Lewandowski yang dipastikan absen karena cedera. Absennya Lewandowski diprediksi bakal berpengaruh bagi lini depan Barca karena pemain Timnas Polandia tersebut merupakan andalan utama timnya dalam mencetak gol.

Sementara posisi Pedri, masih bisa diisi oleh pemain-pemain lain seperti Franck Kessie. Karena itu, posisi penyerang tengah diprediksi akan diisi oleh Ferran Torres, atau Ansu Fati. Meski begitu, keduanya bisa dimainkan bersama dan bergantian mengisi sisi kiri dan penyerang tengah. “Kami berharap Ansu Fati, siap bermain sebagai penyerang untuk El Clasico di Copa del Rey,” kata pelatih Barcelona Xavi Hernandez, dikutip dari laman 90min. (bbs/adz)