Home Blog Page 1775

Papan Bunga Dukung Plt Kepala Dinas PUPR Bertebaran, Proyek di Siantar Bakal tanpa Pungli

DUKUNGAN: Sejumlah kendaraan melintas di samping deretan papan bunga yang memberikan dukungan atas pernyataan Plt Kepala Dinas PUPR Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, di depan Kantor DPRD Pematangsiantar, Rabu (1/3).Pra Evasi/Sumut Pos.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Munculnya sejumlah papan bunga di sekitaran Kantor DPRD Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Rabu (1/3), mengundang perhatian warga.

Pasalnya, pesan yang terdapat di papan bunga tersebut, bentuk dukungan kepada Plt Kepala Dinas PUPR Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, yang sempat menyebutkan, tidak ada kewajiban (kw) atau fee, untuk bisa mendapatkan proyek dari pemerintah.

Dari amatan wartawan, sedikitnya ada 10 papan bunga berjejer di pinggir jalan kawasan tersebut. Umumnya, isi papan bunga itu bertuliskan, ‘Mendukung pernyataan Plt Kadis PUPR Junaedi Sitanggang SSIP, proyek tanpa kw (Kewajiban) dan pungutan liar’. Adapun yang membuat papan bunga ini, berasal dari sejumlah elemen masyarakat.

Seperti dari Aliansi Rekanan Pengusaha, Aliansi Kontraktor Siantar, pemerhati Kota Pematangsiantar, Aliansi Mahasiswa Siantar, masyarakat antikorupsi, dan Pemuda Milenial Kognitif. Ada juga dari Aktivis Bersatu Siantar, Aliansi UMKM Siantar, serta elemen masyarakat lainnya.

Mencuatnya pernyataan proyek tanpa kw ini, berawal saat Junaedi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 3 DPRD Pematangsiantar pada 23 Februari 2023 lalu. Saat itu dia menegaskan, ke depan akan mengundang seluruh kontraktor untuk membicarakan pelaksanaan proyek.

Dan Junaedi menegaskan, tidak ada kw atau pungutan liar (pungli) kepada kontraktor maupun pengusaha. Nah, pernyataan ini kemudian mendapat beragam tanggapan publik. Ada yang mengaku tidak yakin bakal tidak ada kw untuk mendapatkan proyek. Ada juga yang mendukung pernyataan Junaedi tersebut.

Ketua BPC Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi (Gapensi) Siantar-Simalungun, Teddy Silalahi mendukung komitmen Junaedi, agar para pengusaha kontraktor dikumpulkan dan membahas tentang pekerjaan di Kota Pematangsiantar. Disinggung apakah ada kw selama ini untuk mendapatkan proyek? Dia menjawab sekenanya.

“Bagaimana ya? Kalau saya, memang langsung mendapat pekerjaan dari dinas. Kalau kw tidak ada. Nanti kalau saya bilang ada, buktinya tidak ada, seperti kuitansi dan lain-lain,” ungkap Teddy seraya tertawa.

Namun, Teddy tak menampik, ada juga kontraktor anggota Gapensi mendapatkan proyek atau pekerjaan dari pihak ketiga atau pihak keempat.

“Nah, pihak ketiga inilah yang ada isitiah kw. Seperti jasa atau fee. Soal besarannya, saya tidak tau. Nah, ini adalah cerita anggota di Gapensi. Soal dari mana dan bagaimana pihak ketiga ini bisa mendapat proyek pemerintah, dan kemudian diberi kepada pemborong, saya kurang tahu,” tuturnya.

“Kalau di Siantar, istilahnya kw. Kalau di daerah Jawa sana, istilahnya succes fee,” jelas Teddy.

Teddy pun enggan mengomentari lebih jauh soal kw tersebut. Namun apa yang dikatakan Plt Kepala Dinas PUPR Pematang siantar itu, harus didukung, terkait proyek tanpa kw ataupun pungli.

Sebagaimana diketahui, Junaedi merupakan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Pematangsiantar. Dia juga diberi amanah sebagai Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pematangsiantar, karena Dedi Setiawan, mengikuti ujian asesmen di Kota Medan.

Sementara itu, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pematangsiantar, Denny Siahaan, pun mendukung komitmen Junaedi.

“Saat beliau (Junaedi) menyebut ke depan tidak ada kw untuk mendapat proyek, kami sangat mendukung dan mengapresiasi. Semoga apa yang disebutkan terlaksana. Karena kami akan melakukan pengawasan,” katanya.

Saat ditanya apakah selama ini anggota DPRD mendapat jatah proyek dari pemerintah? Denny mengatakan, tidak ada mendapat proyek. (mag-7/saz)

Mutasi 6 Pejabat Administrator di Pemkab Dairi, Bupati Serahkan 286 SK ASN Formasi 2019

SERAHKAN SK: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan SK kepada seorang guru yang dikukuhkan menjadi ASN untuk formasi 2019, dan melantik pejabat administrator serta fungsional di GOR Sidikalang, Selasa (28/2). Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, memutasi 6 pejabat administrator atau setingkat kepala bagian (kabag) dan pejabat fungsional di RSUD Sidikalang. Sekaligus mengukuhkan dan menyerahkan SK pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2019, yang berjumlah 286 orang.

Seremoni pelantikan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sidikalang, Selasa (28/2) lalu. Adapun para pejabat administrator yang dimutasi, yakni Kabag Umum di Setdakab Dairi, yang sebelumnya dijabat Rayanda Pasi digantikan Mery Debora Saragih, yang sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Selanjutnya, Rayanda Pasi dimutasi menjadi Kabag Umum dan Keuangan pada Sekretariat DPRD Dairi. Posisi ditempati Rayanda sebelumnya, dijabat Jusri Sinaga, yang sebelumnya merupakan Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Dairi. Sementara pejabat sebelumnya yang digantikan Jusri, yakni Sitor digeser menjadi Kabag Persidangan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Dairi.

Agnes MD Tambunan, sebelumnya Analisis Gizi pada UPT RSUD Sidikalang, dimutasi menjadi Kabid Pengendalian dan Informasi pada UPT RSUD Sidikalang. Dan pejabat sebelumnya, Natalina Sitohang, menjadi Analis Penagihan pada UPT RSUD Sidikalang, dan yang bersangkutan bermohon pindah.

Sementara ke 286 ASN yang dikukuhkan dan menerima SK, merupakan formasi guru 2019. Dalam kesempatan itu, Eddy mengajak ASN yang baru dilantik untuk menjaga wibawa dan nama baik.

“Jangan rusak citra ASN. Mari sama-sama menjaga citra positif ASN. Tunjukkan integritas dan loyalitas tinggi di setiap unit kerja kalian,” imbau Eddy.

“Begitu juga kepada pejabat administrator dan fungsional yang dimutasi, supaya terus meningkatkan kinerja. Mutasi dan rotasi adalah hal biasa untuk penyegaran dalam rangka meningkatkan etos kerja,” pungkasnya. (rud/saz)

Madrid vs Barcelona: Timpang

MADRID, SUMUTPOS.CO – El Clasico bakal tersaji pada babak semifinal leg 1 Copa del Rey 2023 di Santiago Bernabeu, Jumat (3/3) dini hari pukul 03.00 WIB. Sayangnya, kondisi kedua tim saat ini sedang timpang. Sang tamu diprediksi  tampil tanpa sejumlah pilar penting, termasuk sang mesin gol, Robert Lewandowski.

Madrid meraih hasil yang lebih bagus dibandingkan Barcelona jelang semifinal Copa del Rey 2022/2023 leg pertama ini. Sebelum ditahan seri 1-1 oleh Atletico Madrid di laga terakhir Los Blancos berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 2-5 dalam babak 16 besar Liga Champions.

Sementara Barcelona justru kalah dalam 2 laga terakhir. Barca tumbang 1-0 dari Almeria di LaLiga 2022/2023 pada 27 Februari, kemarin. Hasil negatif itu melanjutkan tren negatif Blaugrana yang sebelumnya kalah 2-1 dari Manchester United di Liga Eropa 2022/2023.

Berbeda dengan Barcelona yang fokus di kompetisi domestik, Real Madrid masih bertanding di Liga Champion 2022/2023. Meskipun sudah unggul 2-5 atas Liverpool di leg 1 babak 16 besar UCL, Los Blancos harus tetap bermain maksimal di laga kedua.

Makanya, Madrid tetap perlu melakukan rotasi pemain di tiap laga pada bulan ini. Langkah itu pun sudah dilakukan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dalam beberapa laga pada Februari, kemarin.

Ancelotti kerap mengistirahatkan Luka Modric, Toni Kroos, dan Karim Benzema, secara bergantian untuk menjaga kondisi kebugaran mereka.

Rotasi skuad menjadi pilihan logis mengingat mayoritas pemain Real Madrid sudah berusia di atas 30 tahun sehingga rentan mengalami cedera. Bahkan, Karim Benzema dan Toni Kroos pada musim ini sudah beberapa kali absen karena cedera.

Di sisi lain, Barcelona juga mengalami situasi tidak jauh berbeda. Dalam semifinal Copa del Rey 2022/2023 yang menjadi El Clasico ke-3 musim ini, Blaugrana tidak dapat memainkan Pedri serta Robert Lewandowski yang dipastikan absen karena cedera. Absennya Lewandowski diprediksi bakal berpengaruh bagi lini depan Barca karena pemain Timnas Polandia tersebut merupakan andalan utama timnya dalam mencetak gol.

Sementara posisi Pedri, masih bisa diisi oleh pemain-pemain lain seperti Franck Kessie. Karena itu, posisi penyerang tengah diprediksi akan diisi oleh Ferran Torres, atau Ansu Fati. Meski begitu, keduanya bisa dimainkan bersama dan bergantian mengisi sisi kiri dan penyerang tengah. “Kami berharap Ansu Fati, siap bermain sebagai penyerang untuk El Clasico di Copa del Rey,” kata pelatih Barcelona Xavi Hernandez, dikutip dari laman 90min. (bbs/adz)

Aturan Baru, Daftar Nikah Wajib Ikuti Binwin Catin

Triadi wibowo/Sumut pos_ Salah satu acara pernikahan di medan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Segera menikah. Pasalnya Kementerian Agama (Kemenag) bersiap mengeluarkan aturan baru. Yaitu pasangan calon pengantin yang mau daftar ke KUA, wajib sudah mengikuti bimbingan perkawinan bagi calon pengantin atau Binwin Catin.

Rencana pemberlakuan aturan baru itu disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta kemarin (1/3). “Rencananya tahun ini. Setidaknya pertengahan tahun ini,” katanya.

Dia mengatakan saat ini baru sekitar 40 persen pasangan mendaftar nikah dengan status sudah mengikuti Binwin Catin. Kamaruddin mengungkapkan regulasi Kemenag saat ini sejatinya sudah mewajibkan calon pengantin mengikuti Binwin Catin. “Yang di dalamnya ada materi tentang kesehatan reproduksi,” katanya.

Dengan mengikuti Binwin Catin itu, harapannya calon pengantin akan mempunyai health awarness atau kesadaran kesehatan dan mengisi aplikasi Elsimil milik BKKBN sebagai instrumennya. Mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag itu mengatakan, Kemenag juga sedang mendorong sekencang-kencangnya agar setiap calon pengantin memeriksakan kesehatannya sebelum pelaksanaan akad nikah.

Serta mengisi aplikasi Elsimil sebagai instrumen kondisi kesehatan calon pengantin. “Saat ini kami sedang pada tahapan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, agar calon pengantin mempunyai kesadaran kesehatan bagi dirinya dan calon anaknya,” kata dia.

Kamaruddin mengatakan ke depan pemeriksaan kesehatan dan mengisi aplikasi Elsimil merupakan bagian dari persyaratan pendaftaran nikah yg sifatnya wajib. Saat ini, calon pengantin masih dapat dinikahkan oleh KUA meskipun belum mempunyai sertifikat Elsimil. Tetapi dengan catatan harus didampingi oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) setelah menikah.

Sebelumnya, BKKBN meluncurkan sertifikat elektronik siap menikah dan siap hamil (Elsimil) bagi calon pengantin. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirjen Bimas Islam untuk mengaplikasikan Elsimil. Dengan kondisi catin yang siap menikah dan hamil diharapkan dapat menurunkan angka stunting.

Hasto menyatakan bahwa komitmen untuk menurunkan stunting sudah tinggi. “Yang perlu dibangun adalah in action,” katanya. Dia mereview daerah yang angka stuntingnya turun pada Survei SSGI 2022 karena pemerintah daerahnya sudah melakukan tindakan yang tepat untuk intervensi. “Oleh karena itu komitmen yang sudah bagus harus kita kontrol bersama sampai ke tingkat desa dan sasaran,” imbuhnya.

Sertifikat Elsimil yang sudah disiapkan BKKBN pun telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak agar terlaksana. Sertifikat Elsimil didapat calon pengantin dari hasil pemeriksaan kesehatan. Diantaranya apakah calon pengantin perempuan memiliki anemia atau tidak. Setelah periksa, data kesehatan calon pengantin dimasukan dalam aplikasi. “Menunjukkan tanda (sertifikat) itu menunjukan bahwa ini (calon pengantin) sudah diperiksa dan ini menjadi syarat,” katanya.

Sertifikat Elsimil ini tidak menjadi syarat hitam di atas putih saja. Bagi calon pengantin yang hasil pemeriksaan kesehatannya ada masalah, harus ditindaklanjuti. Pasangan tetap boleh menikah.

Lebih lanjut Hasto menyatakan koordinasi dengan Dirjen Bimas Islam beberapa waktu lalu telah mengumpulkan penyuluh agama dan kepala KUA. Kurang lebih ada 5000 yang dikumpulkan secara daring. “Kami berkomitmen untuk tidak menikahkan sebelum ada sertifikat pranikah pemeriksaan kesehatan,” katanya. Yang dimaksudkan Hasto adalah sertifikat Elsimil. (wan/lyn/jpg)

Usbat Ganjar Berikan Pelatihan Praktik Salat Sunat Tarawih di Kabupaten Simalungun

Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar mengadakan kegiatan Pelatihan Praktik Salat Sunat Tarawih di Kecamatan Bosar Malingas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (1/3).(Ist)

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka melanjutan konsolidasi dukungan Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024, sejumlah relawan yang tergabung dalam Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar mengadakan kegiatan Pelatihan Praktik Salat Sunat Tarawih di Kecamatan Bosar Malingas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (1/3).

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar Kabupaten Simalungun Abdul Rahman Saragih Sitanggang mengungkapkan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat pemahaman para ibu-ibu majelis taklim dalam praktik salat sunah tarawih.

“Berhubung menjelang Ramadan ya, kami remind kembali praktik salat sunah tarawih ini ya. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman kepada ibu-ibu agar paham makna dari salat sunah tarawih itu,” ujar dia.

Kegiatan tersebut menuai respons positif dari para warga yang hadir. Sebab, Abdul menilai kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat dan semakin memperkuat ilmu spritual menjelang bulan suci Ramadhan.

“Para warga mengaku mendapatkan pemahaman baru ya esensi dari shalat sunnah tarawih tersebut. Ini juga menjadi sarana silaturahmi bagi kami semua untuk berkumpul bersama menjelang Ramadan,” lanjutnya.

Ke depan, melalui Usbat Ganjar Abdul akan menggelar kajian-kajian rutin terutama di bulan Ramadan.

“Yang pasti di bulan Ramadan, untuk temanya nanti kami sesuaikan dengan situasi,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk negeri serta pemberian bantuan pengeras suara, tikar dan bantuan untuk dhuafa. (rel/tri)

Pelantikan PCNU Langkat, PBNU Berharap Kebangkitan NU di Sumut

LANTIK: Sekretaris Umum PWNU Sumut Zulkifli Sitorus, saat membacakan SK pelantikan PCNU Kabupaten Langkat Masa Khidmat 2022-2027 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (1/3).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Langkat Masa Khidmat 2022-2027 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (1/3).

Pada kesempatan itu, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua Umum PBNU Prof Nizar Ali, yang dapat hadir di Bumi Langkat Berseri tersebut. Dia pun berterima kasih kepada Mukhtasar PWNU Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, serta seluruh pengurus PWNU Sumut dan pengurus PCNU Kabupaten Langkat, juga seluruh undangan.

“Hari ini (Rabu), kita dapat menyaksikan pelantikan PCNU Langkat masa khidmat 2022-2027. Atas nama Pemkab Langkat, kami mengucapkan selamat datang kepada saudara Wakil Ketua Umum PBNU, yang kami yakini, dengan kehadirannya, akan memberikan semangat bagi elemen kepemudaan Langkat, khususnya warga nahdliyin, untuk memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan daerah,” ungkap Ondim.

Ondim pun berharap, dengan keberadaan kepengurusan NU Kabupaten Langkat, dapat melahirkan cendekiawan muda yang siap berwirausaha sekaligus bersama membangun daerah dan bangsa, untuk kebaikan di tengah umat.

“Pemkab Langkat sesuai visi yang kami emban, menjadikan daerah ini maju, sejahtera, dan religius, maka peran NU sangat dibutuhkan, bersama dengan komponen organisasi lainnya, untuk memberikan sumbangsih lewat kemampuan yang dimiliki, serta kemampuan dalam membaca keinginan umat. Semoga NU Langkat terus bersinergi dengan kami, untuk memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan negeri, sebagai wujud kematangan organisasi yang sudah mencapai 1 abad. Kepada kepengurusan NU Langkat, kami ucapkan selamat bertugas. Selamat menjaga amanah, dan selamat memberi manfaat bagi umat,” tuturnya.

Adapun pembacaan SK dilakukan Sekretaris Umum PWNU Sumut, Zulkifli Sitorus, berdasarkan SK PBNU Nomor: 158/PB.01/A.ll.01.45/99/12/2022, tentang Pengesahan PCNU Kabupaten Langkat Masa Khidmat 2022-2027 yang ditetapkan di Jakarta pada 4 Jumadil Akhir 1444 Hijriah/28 Desember 2022.

Adapun susunan pengurus PCNU Kabupaten Langkat masa khidmat 2022-2027, yakni Ketua Zulfan Efendi, Sekretaris Aidil Fitri, dan Bendahara Syamsul Bahri.

Prosesi pelantikan dan penyerahan bendera pataka serta penyerahan SK, dilakukan oleh Wakil Ketua Umum PBNU Prof Nizar Ali, yang diserahkan kepada Ketua PCNU Kabupaten Langkat Zulfan Efendi.

Dalam sambutannya, Zulfan menyampaikan ribuan terima kasih kepada Wakil Ketua Umum PBNU yang telah hadir dari Jakarta, Plt Bupati Langkat Syah Afandin, Mukhtasar PWNU Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksah, dan seluruh hadirin yang telah hadir pada acara tersebut.

“Kami ingin membuktikan kembali NU di Langkat ini, sebagai bagian pembentuk peradaban dan juga perjuangan untuk Indonesia lebih berkeadaban dan berkemampuan,” katanya.

Sementara Ketua PWNU Sumut Marhalim Harahap, dalam sambutannya, menyampaikan, sehari-hari dia merupakan Wakil Ketua Umum PBNU, sementara tugas sampingannya sebagai Sekjen Kemenag RI. Yang artinya, acara pelantikan saat ini dihadirinya karena kecintaan pada NU di Sumut, yang semakin besar dan berkembang, termasuk di Kabupaten Langkat.

“Khusus PCNU Langkat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat. Pelantikan ini jangan dijadikan kebanggaan, melainkan sebagai tanggung jawab amanah yang diberikan kepada seluruh pengurus. Dengan harapan, NU di Langkat semakin besar dan solid,” harapnya.

Sementara itu, Mukhtasar PWNU Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksah, menyampaikan apresiasinya kepada PCNU Kabupaten Langkat, karena pengurus terpilih karena adanya rasa kekeluargaan, kebersamaan dalam tubuh NU.

“Biasanya kalau mau jadi pimpinan organisasi di Sumut, banyak sekali yang mau jadi ketua, sampai kadang terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi ini tidak terjadi di tubuh NU. Kami senang semua keluarga besar NU menjaga kebersamaan, kekompakan, karena memang tak mungkin kita bisa berbuat apapun tanpa kebersamaan. Ketua pun tak akan bisa bergerak tanpa ada jajaran kepengurusan. Begitu juga pengurus pun tak akan bisa bergerak tanpa ada anggota sampai dengan pengurusan tingkat ranting,” beber Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah.

Wakil Ketua Umum PBNU, Prof Nizar Ali menyampaikan, NU punya potensi untuk berkembang luar biasa di Sumut, sesuai dengan harapan Ijeck dan Ondim.

“PBNU juga mengharap betul kebangkitan kedua NU. Saya rasa diawali di PCNU Langkat untuk Sumut yang lebih bermartabat,” pungkasnya. (mag-6/saz)

Ondim Resmikan Kantor Baru Kelurahan Kwala Bingai

BERSAMA: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, Lurah Kwala Bingai Kartini, dan undangan lainnya, diabadikan bersama pada tasyakuran memasuki kantor baru Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Rabu (1/3).

LANGKAT, SMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menghadiri tasyakuran memasuki kantor baru Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Rabu (1/3).

Pada kesempatan itu, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, menggunting pita peresmian kantor baru tersebut, sekaligus memberikan santunan kepada 50 anak yatim.

Lurah Kwala Bingai, Kartini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Langkat yang telah hadir, serta meresmikan kantor tersebut.

“Semoga dengan kantor baru kami ini, kami mendapatkan keberkahan serta memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kartini.

Selanjutnya Ondim yang didampingi Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin, dan disaksikan tamu undangan lainnya, memotong nasi tumpeng yang kemudian diberikan kepada Lurah Kwala Bingai. (mag-6/saz)