27 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 178

Biaya Remitansi Global Masih Tinggi, Flip Tawarkan Solusi Jauh Lebih Murah dan Transparan

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tengah masih tingginya biaya remitansi global, Flip memperkuat komitmennya terhadap layanan keuangan yang adil dan transparan dengan menghadirkan layanan pengiriman uang ke luar negeri yang dijamin jauh lebih murah. Layanan ini semakin memperkuat layanan Flip Globe sebagai salah satu penyedia remitansi non-bank terdepan di Indonesia, dengan solusi yang cepat, mudah dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengirimkan uang ke rekening bank maupun e-wallet luar negeri.

Menurut data Bank Dunia, biaya rata-rata pengiriman uang secara global masih berada di angka 6%, dua kali lipat lebih tinggi dari target Sustainable Development Goals (SDGs) sebesar 3%. Di sisi lain, data Statista mencatat bahwa pengiriman uang personal dari Indonesia ke luar negeri terus meningkat dan mencapai USD 9,8 miliar sepanjang tahun 2023.

Biaya tersembunyi, nilai tukar yang tidak transparan, dan potongan tambahan sering kali menjadi penghalang bagi mereka yang ingin mengirim uang ke keluarga atau mitra bisnis di luar negeri.

Co-Founder Flip Group Rafi Putra Arriyan mengatakan, setelah memperluas destinasi dan meluncurkan fitur jaminan tepat waktu, Flip terus memastikan layanan Flip Globe menjadi layanan remitansi paling terjangkau dan transparan. “Kami berharap setiap pengguna, baik individu maupun bisnis dapat mengirim uang tanpa khawatir akan biaya tersembunyi atau nilai tukar yang tinggi. Hal ini adalah bagian dari komitmen Flip untuk menyediakan layanan keuangan yang fair dan mudah diakses untuk semua,” ujar Rafi Putra Arriyan dalam rilis yang diterima wartawan, Rabu (11/6/2025).

Flip menjamin biaya transfer dan nilai tukar terbaik berdasarkan perbandingan harga pasar dan kompetitor. Pengguna bahkan didorong untuk membandingkan tarif dengan platform lain sebelum mengirim uang, untuk memastikan Flip memberikan nilai terbaik tanpa biaya tersembunyi. Berdasarkan analisis internal, Flip Globe menawarkan biaya pengiriman hingga 90% lebih murah dibanding layanan remitansi konvensional, dengan nilai tukar yang kompetitif dan transparan.

Sejak diluncurkan, fokus Flip pada pengembangan Flip Globe telah menghasilkan pertumbuhan yang signifikan, termasuk ke Malaysia, yang dikenal sebagai tujuan populer untuk medical tourism, wisata, pendidikan, serta mitra bisnis yang andal. Data internal Flip menunjukkan bahwa transaksi dan nilai total pengiriman uang ke Malaysia melalui Flip Globe telah meningkat lebih dari 5 kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Di Indonesia sendiri, wilayah Sumatera juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam penggunaan layanan Flip Globe. Pengguna dari Sumatera hampir tumbuh 5 kali lipat dalam dua tahun terakhir, dengan Sumatera Utara dan Sumatera Barat mencatat peningkatan hampir 6 kali lipat dalam periode yang sama.

“Flip berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan internasional. Kedepannya, kami akan terus mengembangkan layanan remitansi Flip Globe dan terus memastikan layanan yang handal dan terjangkau, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” tutup Rafi.

Flip berawal dari layanan transfer antar bank gratis yang revolusioner. Kini, Flip telah berkembang menjadi platform layanan keuangan yang komprehensif, menawarkan berbagai layanan seperti pembayaran tagihan, pembelian produk digital hingga kirim uang ke luar negeri bagi individu maupun UKM. Flip berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyediakan layanan keuangan yang fair dan mudah diakses bagi seluruh masyarakat Indonesia. (dek)

DPR RI Bersama BGN Gelar Sosialisasi Program MBG di Desa Lubuk Kasih

SOSIALISASI: Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Dedi Suprijadi dan tokoh masyarakat bersama warga saat melakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lubuk Kasih, Langkat, Sumatera Utara, Selasa (10/6/2025). (Dok Pribadi)
SOSIALISASI: Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Dedi Suprijadi dan tokoh masyarakat bersama warga saat melakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lubuk Kasih, Langkat, Sumatera Utara, Selasa (10/6/2025). (Dok Pribadi)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lubuk Kasih, Langkat, Sumatera Utara, Selasa (10/6/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Sekitar 300-an warga Desa Lubuk Kasih mengikuti sosialiasai yang mengambil tema ‘Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Turut hadir Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Dedi Suprijadi, serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu menekankan bahwa perhatian terhadap gizi kesehatan anak-anak dan ibu hamil sangat penting. Ini dilakukan untuk memastikan perkembangan yang sehat dan optimal.

“Dengan kehadiran Badan Gizi Nasional akan sangat membantu dalam menangani masalah gizi buruk, khususnya di Sumatera Utara. Apalagi sosialisasi ini baru pertama kali diadakan di daerah kami,” ucap Delia Pratiwi.

Delia Pratiwi mengungkapkan, kolaborasi antara BGN dan DPR sangat penting untuk mempercepat proses pengentasan masalah gizi buruk melalui pendekatan bertahap. “Salah satu upaya yang sedang dijalankan adalah pemberian makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat, sebagai langkah awal dalam meningkatkan kualitas gizi,” jelasnya.

Dengan adanya sosialisasi program MBG, Delia berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan cerdas, yang berkontribusi pada kemajuan bangsa.

DPR RI menegaskan, dengan memastikan gizi yang baik bagi generasi mendatang, Indonesia dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Dedi Suprijadi menekankan bahwa modal manusia yang berkualitas merupakan aspek krusial dalam mencapai kemajuan bangsa. Untuk itu, perlu memastikan setiap individu, terutama generasi penerus bangsa, mendapatkan gizi yang baik sejak dini.

BGN menyatakan bahwa memastikan gizi yang baik bagi setiap lapisan masyarakat adalah langkah fundamental menuju Indonesia Emas 2045. Itu akan membentuk sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.

“Kolaborasi dalam penanggulangan masalah gizi, BGN menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, dalam menangani masalah gizi buruk secara efektif dan menyeluruh,” terang Dedi.

Kualitas gizi yang merupakan fondasi utama terhadap kemajuan bangsa dimasa mendatang. Dengan asupan gizi yang tepat juga akan menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif, yang pada gilirannya akan mendorong kemajuan bangsa.

“BGN menekankan perlunya tindakan konkret dalam penanganan masalah gizi, seperti melalui program-program yang memberikan akses langsung kepada masyarakat untuk memperoleh makanan bergizi dan mendukung perbaikan status gizi di seluruh Indonesia,” papar Dedi.

Kasitrantib Irwansyah yang mewakili warga setempat mengakui hadirnya BGN di Sumatera Utara diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi, terutama dalam menjaga kesehatan dan perkembangan generasi muda.

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dampak dari program ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Langkat, dengan meningkatnya pemahaman mengenai gizi sehat yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,” ucap Irwansyah.

Selain itu, program ini diharapkan dapat mempercepat penanggulangan masalah gizi buruk yang masih terjadi, serta memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi ini juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya Indonesia Emas 2045 dengan menghasilkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas, yang akan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (dek)

PTAR Ciptakan Peluang Ekonomi Berkelanjutan Bagi Warga Lingkar Tambang

DIABADIKAN: Manager Community Development PTAR Rohani Simbolon (enam kanan), Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Tapsel Novita Sari Wahyuni (lima kanan), dan Kepala Dinas Perindustrian Tapsel Zulfahmi (kiri), diabadikan bersama para pemenang Lomba Memasak Martabe Food Court di Sopo Daganak, Batangtoru, baru-baru ini. (Dokumen PTAR)
DIABADIKAN: Manager Community Development PTAR Rohani Simbolon (enam kanan), Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Tapsel Novita Sari Wahyuni (lima kanan), dan Kepala Dinas Perindustrian Tapsel Zulfahmi (kiri), diabadikan bersama para pemenang Lomba Memasak Martabe Food Court di Sopo Daganak, Batangtoru, baru-baru ini. (Dokumen PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 23 peserta terbaik dari Batangtoru dan Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), unjuk kreativitas dalam Lomba Memasak Martabe Food Court yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR), Senin, 2 Juni 2025 lalu. Dengan total hadiah Rp22,5 juta, pemenang bakal berpeluang menjadi pengelola gerai dan koki utama di pusat kuliner yang segera dibangun. Inisiatif ini, pun mendapat apresiasi dari Pemkab Tapsel, karena dinilai mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis menegaskan, PTAR ingin menciptakan model bisnis yang mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Living in Harmony” yang menyeimbangkan operasional perusahaan dengan pembangunan sosial masyarakat.

“Kami ingin menciptakan model bisnis yang bisa diwariskan, dikelola mandiri, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inisiatif tersebut dirancang untuk menjadi ruang tumbuh pelaku wirausaha lokal,” ungkap Rahmat.

Pada 2024 lalu, PTAR tercatat telah bermitra dengan 56 pelaku usaha lokal dari Kabupaten Tapsel, dengan nilai transaksi mencapai USD9,2 juta. Program seperti lomba memasak dan pelatihan teknisi AC, menjadi wujud konkret bagaimana PTAR, pengelola Tambang Emas Martabe, mampu mendorong pertumbuhan pelaku wirausaha baru di luar sektor tambang.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapsel, Zulfahmi menilai, kegiatan Lomba Memasak Martabe Food Court bisa memperkuat daya saing UMKM lokal, melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Kabupaten Tapsel, Novita Sari Wahyuni berharap, para peserta dapat menularkan ilmu ke masyarakat sekitarnya.

“Bayangkan kalau chef-chef lokal ini bisa melatih ibu-ibu PKK, remaja putri, atau pelaku UMKM lainnya. Dampaknya akan besar sekali,” tuturnya.

Juara Kategori Koki, yang juga warga Kelurahan Aek Pining, Adrian Saputra mengatakan, kompetisi ini menjadi lompatan penting bagi pelaku kuliner lokal untuk terus belajar.

“Terima kasih kepada PTAR atas peluang ini. Semoga kegiatan seperti ini, makin sering digelar agar lebih banyak UMKM bisa berkembang,” harapnya.

Atas kemenangannya, Adrian akan menjadi koki di Dapur Utama Martabe Food Court.

Juara dan pemenang kedua dan ketiga, Kategori Dessert serta Snack, akan mengisi gerai di area kuliner tersebut.

Seiring dengan penguatan sektor kuliner, PTAR juga menyelenggarakan pelatihan vokasi, bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan.

Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah menuturkan, sebanyak 32 peserta dari 15 desa lingkar tambang di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, mengikuti pelatihan instalasi listrik rumah tangga serta perawatan pendingin udara (AC) di Medan, sejak 21 April hingga 23 Mei 2025, lengkap dengan uji kompetensi dari Balai Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan kualitas lulusan.

“Pelatihan ini adalah bagian dari strategi kami mencetak tenaga kerja muda yang terampil dan siap bersaing di dunia kerja. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga pengusaha yang menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

Kepala BBPVP Medan, Faried Abdurahman Nur Yuliono menyebutkan, program ini sebagai contoh nyata kolaborasi sektor industri dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Selain belajar keterampilan teknis, peserta juga dibekali soft skills dan etika kerja sebagai bekal menghadapi dunia profesional,” pungkasnya. (dek/saz)

Reses, Maruli Siahaan Tampung Usulan Pembangunan Lapas Baru di Sergai

RESES: Dr Maruli Siahaan saat menggelar reses dan seminar di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Selasa (10/6).
RESES: Dr Maruli Siahaan saat menggelar reses dan seminar di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Selasa (10/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH MH menggelar reses Tahun Sidang III dan Seminar Nasional tentang Strategi Penanggulangan Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatn (Lapas) Sumatera Utara (Sumut) di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Selasa (10/6).

Dalam kegiatan Anggota Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) I Sumatera Utara (Sumut) itu didampingi Tenaga Ahli & Ketua Relawan Palito, Bangun Siahaan SE dan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU, Dr Hatta Ridho SSos MSP.

Acara yang dikemas dalam Bingkai Empat Pilar Kebangsaan itu, Dr Maruli Siahaan membahas mengenai strategi penanggulangan overkapasitas lapas di Sumut.
Para narasumber juga mendorong adanya pembangunan lapas baru untuk daerah Serdang Bedagai (Sergai) dan sekitarnya.
Para mahasiswa dan mahasiswi sangat mengapresiasi kegiatan dan usulan anggota DPR RI tersebut.

Terlihat, mereka sangat antusias menyampaikan pertanyaan-pertanyaan dan ide menyangkut reses Dr Maruli Siahaan beserta rombongan.
“Saya berharap reses dan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan bangsa ini,” tutur Maruli Siahaan.

Dalam acara ini dihadir sekitar 200 mahasiswa/mahasiswi USU dari beberapa fakultas.
Kegiatan ini juga diisi oleh narasumber Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut Hamdi Hasibuan ST SH MHum, Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU Dr Fernanda Putra Adela SSos MA, dan moderator Ira Rizka Aisyah Lubis SSos MSi (azw)

Kejari Sergai Gelar Pelatihan PBB untuk CPNS, Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini

PELATIHAN: CPNS Kejari Serdang Bedagai mengikuti pelatihan PBB yang dibuka resmi dengan pembinaan dari Koramil Sei Rampah. (FADLY/SUMUT POS )
PELATIHAN: CPNS Kejari Serdang Bedagai mengikuti pelatihan PBB yang dibuka resmi dengan pembinaan dari Koramil Sei Rampah. (FADLY/SUMUT POS )

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai gelar kegiatan Pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan, sebagai bagian dari pembinaan mental, fisik, dan kedisiplinan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Subbagian Pembinaan, Bapak Ade Jaya Ismanto, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, dan kerja sama tim sejak dini kepada para CPNS yang akan mengabdi di institusi penegakan hukum.

“Pembekalan ini bukan sekadar baris-berbaris, namun sebagai simbol pentingnya kedisiplinan, ketegasan, dan tanggung jawab yang harus dimiliki setiap aparatur kejaksaan,” ujarnya.

Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 10 hingga 20 Juni 2025, bertempat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari anggota Koramil Sei Rampah, yang dikenal berpengalaman dalam pelatihan kedisiplinan dan PBB.

Para CPNS tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan, dengan semangat tinggi dalam menjalani pembekalan fisik maupun mental. Pelatihan ini diharapkan mampu membentuk karakter CPNS yang tangguh, berintegritas, dan siap mengemban tugas sebagai abdi negara.

Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai terus berkomitmen dalam mewujudkan aparatur kejaksaan yang profesional, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.(fad/han)

Pelapor Dugaan Pemalsuan Data Kecewa Kinerja Polres Langkat, Komisi III DPR RI Merespon

TUNJUKKAN: Vantony Huang menunjukkan SP2HP dari Polres Langkat yang kinerjanya mengecewakan. Istimewa/Sumut Pos
TUNJUKKAN: Vantony Huang menunjukkan SP2HP dari Polres Langkat yang kinerjanya mengecewakan. Istimewa/Sumut Pos

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pelapor dugaan pemalsuan data, Vantony Huang menyoroti kinerja penyelidik dan penyidik pada Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat. Soalnya, laporan yang dilayangkan atas dugaan pemalsuan data itu tak menunjukkan perkembangan.

Vantony pun kecewa melihat kinerja Polres Langkat. Kekecewaan itu diungkapkan Vantony usai menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari penyidik Polres Langkat.

Dalam SP2HP yang dilihat wartawan, penyelidik sudah meminta klarifikasi kepada pelapor, saksi dan terlapor. Namun, perkaranya tidak juga naik status ke tahap penyidikan.

Justru sebaliknya, penyelidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memfaktakan dugaan tindak pidana yang dilaporkan oleh pelapor. “SP2HP yang saya peroleh dari Polres Langkat tanggal 5 Juni 2025, saya sangat kecewa berat karena belum ada perkembangan dari keterangan yang ada di dalam SP2HP,” ujar Vantony saat diwawancarai di Kecamatan Tanjungpura, Selasa (10/6/2025).

Kata dia, sejumlah bukti sudah diserahkannya kepada penyelidik dalam bentuk file atau dokumen. Juga dokumen pendukung lainnya, sudah diserahkan Vantony.

“Bukti-bukti telah diberikan kepada penyidik. Dan bahkan dari pihak call center sudah ada pernyataan,” kata dia.

“SP2HP ini masih jalan ditempat, belum naik ke tahap penyidikan. Padahal sudah 5 bulan laporan saya, sudah gak tau saya bagaimana kerja penyidik Polres Langkat,” ujar Vantony.

Namun demikian, Vantony tetap berupaya dengan mengadukan hal ini kepada DPR RI. Pengaduan Vantony mendapat respon dari DPR RI yang ditemukan kepada Komisi III.

Karenanya, dia meminta kepada Komisi III DPR RI untuk memberi perhatian serius dan prioritaskan masalah yang dialaminya. “Saya meminta kepada Ketua Komisi III DPR RI, memohon bantuan dan memprioritaskan masalah yang saya alami, untuk segera mengundang dan mempertemukan dengan pihak-pihak yang bersangkutan dengan masalah saya ini,” kata Vantony.

“Bukan saya tidak percaya institusi, saya kira perlu campur tangan dari Komisi III DPR RI, untuk menyelesaikan masalah saya yang sudah bertahun-tahun tanpa kepastian hukum,” sambungnya.

Dugaan pemalsuan data kartu pasca prabayar yang dialami Vantony juga sudah diadukannya kepada Kapolda dan Waka Polda Sumut. “Saya sudah sampai menghubungi Kapolda, Waka Polda Sumut, melalui WhatsApp terkait SP2HP untuk ditindaklanjuti. Saya juga sudah menghubungi Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo. Di mana kapolres mengatakan kepada saya, agar mempercayai proses hukum,” ujar Vantony.

Pun begitu, ia menduga, SP2HP yang diterimanya ada unsur kesengajaan, agar tak naik ke tahap penyidikan. Laporan Vantony dalam bentuk pengaduan masyarakat atau dumas itu dengan terlapor berinisial S, dilayangkan pada 21 Januari 2025.

Tidak hanya dugaan pemalsuan, juga ada manipulasi data hingga penyalahgunaan Kartu Halo yang diketahui sejak tahun 2023. Pada medio pertengahan Februari 2025 kemarin, Vantony sudah diambil keterangan oleh penyelidik.

Sebelumnya, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo saat dikonfirmasi meminta wartawan untuk menanyakan ke penyidik terkait laporan Vantony.

“Yakin ditanyakan ke saya, kalau masalah teknis tanyakan ke penyidik,” ucap David.

Gitu pun David menekankan kepada penyidik, dalam menangani semua pengaduan atau laporan masyarakat, agar secara professional, prosedural, transparan, dan akuntabel.

“Dan kalau ada masyarakat yang tidak puas, silahkan laporkan (penyidik), pasti akan saya tindak kalau dia (penyidik) melakukan kesalahan,” tukasnya. (ted/han)

Dua Kurir Sabu 29 Kg dan 39.000 Butir Ekstasi Divonis Mati

PUTUSAN: Hakim membacakan putusan terhadap kedua terdakwa kurir sabu dan ekstasi, secara virtual di PN Medan, Selasa (10/6). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS
PUTUSAN: Hakim membacakan putusan terhadap kedua terdakwa kurir sabu dan ekstasi, secara virtual di PN Medan, Selasa (10/6). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dua terdakwa Muhammad Fauzi (31) dan Kiki Rezeki Siregar (30) masing-masing divonis mati. Kedua warga Kota Medan dan Kota Tanjungbalai itu, terbukti bersalah menjadi kurir sabu seberat 29 kilogram dan 39.000 butir ekstasi.

Majelis hakim diketuai Cipto Hosari Parsaoran Nababan dalam amar putusannya, perbuatan kedua terdakwa diyakini melanggar dakwaan primer sebagaimana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menjatuhkan kepada kedua terdakwa oleh karenanya dengan pidana mati,” tegasnya dalam sidang berlangsung virtual di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (10/6).

Menurut hakim, hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana narkotika. Sementara hal meringankan, kata hakim, tidak ditemukan.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan upaya hukum banding.

“Hal yang sama juga berlaku untuk penuntut umum,” pungkas Cipto, seraya mengetuk palu.

Vonis hakim sama (conform) dengan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Belawan, yang semula menuntut pidana mati.

Diketahui, kasus bermula pada Rabu 25 September 2024, saat itu terdakwa Fauzi menerima telepon dari Syawaluddin (DPO), dan menawari pekerjaan untuk membawa narkotika.

Syawaludin mengatakan nantinya terdakwa akan dihubungi terdakwa Kiki untuk memberikan narkoba yang akan diantar ke lokasi yang telah ditentukan.

Sekitar pukul 22.00 WIB, terdakwa Kiki menghubungi terdakwa Fauzi dan memberitahu bahwa dirinya telah sampai di lokasi dengan membawa satu goni dan empat tas berisi narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi.

Keduanya kemudian bertemu di sekitar kawasan CBD Polonia. Saat hendak menentukan tempat serah terima barang, pergerakan kedua terdakwa telah dipantau oleh tim Ditresnarkoba Polda Sumut dan menangkap terdakwa Fauzi.

Sementara terdakwa Kiki melarikan diri dengan mengendarai satu unit mobil Honda Brio, namun petugas akhirnya menangkap terdakwa Kiki di Jalan Ir H Juanda, Medan.

Dari hasil penggeledahan terhadap mobil Honda Brio putih yang dikendarai terdakwa Kiki, petugas menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 29 kilogram dan 39.000 butir ekstasi dengan berat 15.358 gram. (man/han)

Sambut HUT Kota Tebingtinggi, KONI Kota Tebingtinggi Persiapan Kegiatan Olahraga

SILATURAHMI: KONI Kota Tebingtinggi dipimpin Ketua KONI Anton melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih. ISTIMEWA/SUMUT POS
SILATURAHMI: KONI Kota Tebingtinggi dipimpin Ketua KONI Anton melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih. ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tebingtinggi melaksanakan kunjungan ke Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih di ruang kerja Wali Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (10/6).

Kunjungan KONI Kota Tebingtinggi dipimpin Ketua KONI Tebingtinggi Anton didampingi pengurus KONI dan Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Syahdama Yanto diterima Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih terkait persiapan kegiatan olahraga dalam menyambut Hut Kota Tebingtinggi ke 108 dan Hut Bhayangkara ke 79.

Ketua KONI Kota Tebingtinggi, Anton dalam pertemuan tersebut, menyampaikan rencana dan kegiatan yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-108 Kota Tebingtinggi dan Hari Bhayangkara ke-79.

“Kami berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan sesuai dengan semangat olahraga serta mendukung pembangunan daerah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga tersebut.

Iman Irdian menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi mendukung penuh kegiatan olahraga agar tetap dilaksanakan, meskipun di tengah situasi efisiensi anggaran saat ini.

Ditambahkannya, bahwa seluruh kegiatan harus disesuaikan dan diatur sedemikian rupa agar tetap berjalan efektif.

“Dukungan terhadap kegiatan olahraga sangat penting dan kita akan melakukan penyesuaian agar kegiatan ini tetap berjalan dengan baik di tengah efisiensi anggaran,” bilang Iman Irdian.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama antara Pemerintah dan KONI Tebingtinggi untuk memajukan olahraga di Tebingtinggi. (ian/han)

Gubsu Dukung Penuh KONI Sumut

Gubsu Bobby Nasution didampingi beberapa kepala daerah bersama pengurus KONI Sumut periode 2025-2029 saat pelantikan di The Regale International Convention Centre, Selasa (10/6/2025). (Deking Sembiring)
Gubsu Bobby Nasution didampingi beberapa kepala daerah bersama pengurus KONI Sumut peridoe 2025-2029 saat pelantikan di The Regale International Convention Centre, Selasa (10/6/2025). (Deking Sembiring)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan bakal mendukung penuh KONI Sumatera Utara. Dukungan tersebut diharapkan mampu membawa olahraga Sumut lebih baik.

Dukungan itu diungkapkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution saat Pelantikan Kepengurusan KONI Sumut periode 2025-2029 di The Regale International Convention Centre, Selasa (10/6/2025). “Kami akan suport penuh,” ujar Bobby dalam sambutannya.

Namun Bobby memberikan tiga pesan kepada pengurus KONI Sumut. Dia meminta agar KONI Sumut menjaga dan mengembangkan prestasi atlet Sumut.

“PON 2024 memberi hal positif bagi olahraga Sumut. Kita menempati peringkat empat nasional. Namun itu sudah termasuk yang terbaik, karena tiga provinsi di atas sudah tidak tergantikan dari dulu. Jadi ke depan, KONI Sumut juga harus melihat peluang cabor unggulan dari Sumut,” ungkap Gubsu.

Selain itu, Bobby juga meminta agar KONI Sumut ikut berperan dalam menghilangkan narkoba. Dia mengakui Sumut saat ini merupakan nomor satu pengguna narkoba di Indonesia.

“Peran KONI Sumut sangat penting. KONI Sumut bisa memperkuat potensi generasi muda kita. KONI Sumut harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba,” ungkapnya.

KONI Sumut juga diminta agar membawa olahraga Sumut naik level. Olahraga di Sumut harus menjadi industri menjanjikan. Hal itu sudah banyak dilakukan di negera lain.

“Kita harus mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Kita harus membuka peluang ekonomi dan industri olahraga harus terbuka sebaik-baiknya. Kita juga harus memikirkan masa tua atlet,” pesan Bobby seraya memastikan kolaborasi Pemprov Sumut dengan KONI Sumut.

Sebelumnya Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memuji keberhasilan Sumut sebagai tuan rumah PON 2024. Dia menyebutkan keberhasilan itu berkat dukungan Pemprov Sumut dan masyarakat. “PON 2024 tidak bisa sukses tanpa dukungan pemerintah provinsi dan masyarakat,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Marciano berharap agar Pemprov Sumut terus mendukung KONI Sumut. Sebab tanpa dukungan Pemprov, KONI tidak akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dalam membina atlet menjadi juara.

“Pemprov melalui Dispora harus melakukan kolaborasi dengan KONI. Saling mengisi dan saling mengingatkan. Mari kita buat masyarakat Sumut bangga memiliki atlet juara,” pesan Marciano.

Marciano juga mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus KONI Sumut yang baru. Dia berharap pengorbanan para pengurus akan membawa olahraga Sumut semakin Maju.

“Di bawah Gubernur Bobby, Sumut sudah menjadi tuan rumah beberapa event nasional. Kita berharap Pak Gubernur juga memberi kesempatan kepada cabor lainnya untuk menggelar event internasional,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Umum KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar mengatakan, pengurus KONI Sumut periode 2025-2029 berjumlah 55 orang. Ada sedikit perubahan dari sebelumnya, di mana ada penambahan Wakil Ketua Umum membidangi sarana dan prasarana.

“Kami menambah Wakil Ketua Umum sesuai arahan Gubernur Sumatera Utara dan Ketua Umum KONI Pusat agar sarana dan prasarana eks PON 2024 bisa dipergunakan secara maksimal dan dirawat dengan baik,” ungkap Hatunggal.

Hatunggal mengajak seluruh Pengprov Cabor Olahraga secara bersama-sama memasyarakatkan dan mengeliatkan olahraga, demi prestasi atlet Sumut. “Kami juga akan berkolaborasi dan bersinergi dengan KONI kabupaten/kota agar olahraga Sumut berprestasi,” tegas Hatunggal.

Pelantikan ini turut dihadiri Sekda Provinsi Sumatera Utara, mewakili Kapolda Sumut, mewakili Pangdam I/BB, mewakili Kepala Kejati Sumut, Pangkosek III. Ketua DPRD Sumut, Danlantamal I Belawan, beberapa kepala daerah seperti Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Batubara Baharuddin Siagian, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, dan lainnya. (dek)