Home Blog Page 1789

Warga Huta Rakyat Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup

DEMO: Puluhan warga Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi meminta tempat hiburan malam ditutup di Jalan Ringroad, Sidikalang, Minggu (26/2).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu mendatangi lokasi tempat hiburan malam yang berada di Jalan Ringroad, Sidikalang, Minggu (26/2). Puluhan masyarakat itu sambil berteriak meminta pihak pengelola hiburan malam untuk menutup tempat usahanya, karena dianggap menganggu kenyamanan masyarakat.

Kepada wartawan seorang warga, boru Saragih mengatakan, tempat hiburan malam itu kerap menggangu kenyamanan warga, di mana bunyi musik selalu menimbulkan suara berisik hingga pagi.

“Kami sangat terganggu, karena tempat hiburan malam membuat kebisingan hingga jam 4 pagi, sehingga mengganggu warga yang akan beristirahat,” kata Boru Saragih.

Selain itu menurutnya, dengan adanya tempat hiburan malam didekat pemukiman warga, mereka takut anak-anak mereka akan terpengaruh dan merusak moral anak-anaknya.

“Kami takut moral anak kami menjadi rusak dengan adanya tempat hiburan malam yang menyediakan minuman keras dan wanita,” ucapnya.

“Untuk itu kami meminta agar tempat hiburan malam ini ditutup,” sambungnya.

Boru Saragih menyebutkan, tempat hiburan malam sebelumnya sempat di demo warga dan sempat ditutup, karena desakan warga. Namun malam ini mau kembali beroperasi.

“Tempat hiburan malam ini sempat tutup selama 6 bulan. Namun, malam ini mau beroperasi lagi,” ujarnya.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi tentang adanya keributan di tempat hiburan malam langsung turun ke tempat lokasi perkara (TKP).

Kepala Desa Hutarakyat Garang Sihombing juga terlihat mendatangi lokasi untuk menenangkan warganya.

Pihak kepolisian yang mendatangi pengusaha/pemilik tempat hiburan malam itu dan langsung menanyakan tentang izin usaha.

Dari keterangan pemilik tempat hiburan malam itu, mereka sudah mengantongi izin usaha dari Kementerian.

Namun, pemilik tidak dapat menunjukkan izin dari pemerintah Kabupaten Dairi.

Menghindari keributan dan kemarahan warga, pihak kepolisian dan kepala desa meminta kepada pengelola untuk sementara waktu menutup tempat hiburan malam sampai ada izin dari Pemkab setempat.

Kepada warga, Kasat Sabhara Polres Dairi, AKP Tugono menegaskan pihak tempat hiburan malam sepakat untuk tutup, dan meminta warga untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing

“Kami meminta para pengusaha untuk menutup tempat hiburan malam, dam meminta warga untuk pulang ke rumah masing-masing karena tempat ini sudah di tutup,” tegas Tugono.

Setelah tempat hiburan malam ditutup, warga pun membubarkan diri dan pulang.(jpc/mbs/azw)

Bagi Sang Juara MTQ Medan ke-56, Dijamin Masuk USU Tanpa Seleksi

STAND: Stand dari beberapa kecamatan Kota Medan yang hadir pada kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan ke-56 di Universita Sumatera Utara (USU).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) menjamin bagi peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan ke-56 yang keluar sebagai juara, bisa melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di USU tanpa seleksi dan dipastikan lolos

Hal itu disampaikan oleh Rektor USU, Dr. Muryanto Amin S.Sos M.Si pada pembukaan acara MTQ Kota Medan ke-56 yang diselenggarakan di Stadion Mini USU, Kota Medan, Sabtu (25/2) kemarin.

“Apresiasi ini, kami berikan sebagai bentuk komitmen USU terhadap pendidikan akhlak dan budi pekerti yang bersumber dari agama,” ucap Muryanto dalam sambutannya di hadapan Wali Kota Medan M. Bobby Afif Nasution beserta Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman.

Muryanto mengungkapkan, rasa suka cita dan penghargaan kepada pemerintah Kota Medan sehubungan terpilihnya USU menjadi tempat penyelenggaraan MTQ ke-56. “Kepercayaan ini juga kami sambut dengan penuh kebahagiaan agar pelaksanaan MTQ ke-56 Kota Medan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang telah kita rencanakan,” jelas Rektor USU. Menurutnya, perhelatan MTQ ini memiliki makna penting terutama di dunia pendidikan, mengingat pengajaran mengenai akhlak dan budi pekerti yang bersumber dari agama.

“Pendidikan bukan hanya bagian mengejar ilmu pengetahuan, tapi juga di dalamnya dimasukkan nilai pekerti yang sumbernya dari agama, oleh karena itu kami mendukung pelaksanaan MTQ ini,” kata Muryanto Amin.

Dukungan USU terhadap kegiatan ini juga tergambar pada komitmen USU yang siap menerima para juara MTQ untuk mendaftar menjadi mahasiswa USU tanpa seleksi.

“Mudah-mudahan tahun ini hal itu bisa berlanjut kembali, kami menunggu para peserta yang menang pada perlombaan ini untuk masuk ke USU tanpa tes,” kata Muryanto.

Acara pembukaan MTQ Kota Medan ke-56 ini, berlangsung meriah. Sebanyak 20.000 kafilah dari 21 kecamatan di Kota Medan menyemarakkan pawai taaruf.

Sementara itu, Wali Kota Medan berharap perlombaan MTQ ke-56 dapat berlangsung secara objektif. Selain itu ia ingin tagar Kolaborasi Medan Berkah yang digaungkan dapat terwujud melalui penyelenggaraan kegiatan ini.

Bertemakan “Dengan Musabaqah Tilawatil Quran Kita Bangun Generasi yang Unggul dan Berakhlaqul Karimah”, MTQ ke-56 ini diikuti oleh sebanyak 685 peserta dan berlangsung hingga 4 Maret 2023.

MTQ ke-56 tahun 2023 ini disambut meriah segenap lapisan masyarakat Medan setelah 2 tahun sebelumnya diselenggarakan terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat akibat pandemi Covid-19.(gus/ila)

Tak Didaftarkan ke LHKPN, Oknum Hakim Pamer Mobil Rubicon ke PN Medan

Oknum Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, berinisial MN tengah ramai jadi perbincangan di lingkungan PN Medan. Pasalnya, hakim baru bertugas di PN Medan dengan jabatan Hakim Madya Utama itu, menjadi gunjingan lantaran pamer mobil mewah Jeep Wrangler Rubicon saat ngantor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Oknum Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, berinisial MN tengah ramai jadi perbincangan di lingkungan PN Medan. Pasalnya, hakim baru bertugas di PN Medan dengan jabatan Hakim Madya Utama itu, menjadi gunjingan lantaran pamer mobil mewah Jeep Wrangler Rubicon saat ngantor.

Ternyata, dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mantan Wakil Ketua PN Binjai ini, tidak mendaftarkan mobil Rubicon tersebut.

Diketahui, MN pernah menjabat sebagai Ketua PN Lhokseumawe sejak 28 Juni 2021. Pada tahun 2022, jabatan Ketua PN Lhokseumawe itu, diserahterimakan kepada Bakhtiar. Sebab dirinya berpindah tugas menjadi Hakim di PN Medan.

Menelisik harta kekayaannya LHKPN pada laman elhkpn.kpk.go.id, Sabtu, (25/2), memiliki total harta kekayaan mencapai miliaran rupiah. LHKPN itu dilaporkan MN, pada 27 Januari 2022 untuk periodik 2021.

MN tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak tujuh bidang yang terletak di wilayah Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar, Bireuen, Banda Aceh dan Medan. Total harta kekayaan berupa properti itu senilai Rp3.170.000.000.

Selain itu, MN juga tercatat memiliki alat transportasi berupa 2 mobil Honda CRV yakni tahun 2017 dan 2019, mobil Agya tahun 2020 dan sepeda motor Honda Vario tahun 2015 serta Honda Scopy tahun 2018. Total harta bergerak milik Nazir sejumlah Rp947 juta. Sementara mobil Rubicon yang dipakainya ke PN Medan tidak tercantum di LHKPN.

Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sejumlah Rp146 Juta. Sementara kas dan setara Rp172.208.658 atau serta harta lainnya sejumlah Rp250 juta, sub total harta kekayaan milik MN mencapai Rp4.685.288.658.

Selain melaporkan harta kekayaannya, MN juga mencatatkan hutangnya di LHKPN dengan jumlah Rp2.115.245.000, dari jumlah harta dikurangi utang, MN memiliki harta dengan total Rp2.570.043.658.

Sebelumnya, Humas PN Medan Soniady Drajat Sadarisman membenarkan, mobil tersebut dipakai oleh salah satu hakim di PN Medan. “Benar. Itu mobil yang dipakai salah satu hakim PN Medan, soal kepemilikan kita belum tahu,” ujarnya. (man/ila)

PUD Pasar Medan Cabang 1 Launching Aplikasi, Serahkan Hadiah bagi Penanggung Jawab Jaga Malam

FOTO BERSAMA: Kepala PUD Pasar Medan Cabang 1, Agus (paling kiri) berfoto bersama Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno, SE(5 dari kiri) dan Kepala Pasar di Cabang 1 yang berprestasi.Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan Cabang 1 melaunching aplikasi layanan e staf cabang bit.ly/e.stafcab1 yang berlangsung di Aula Kantor PUD Pasar Medan Cabang 1 Pasar Sukaramai Jalan Sukarami, Jumat ( 22/2).

Tak hanya, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan hadiah dan piagam pengharagaan kepada kepala pasar berprestasi wilayah cabang 1 yang telah mencapai target pendapatan di tahun Anggaran 2022.

Kepala PUD Pasar Medan Cabang 1 Kota Medan, Agus Sahputra , S, Pi, M. Si mengatakan, ada empat kepala pasar wilayah cabang 1 yang berprestasi berhak mendapatkan hadiah dan piagam penghargaan karena telah mencapai target pendapatan baik, pencairan tunggakan di tahun 2022.

Keempat kepala pasar tersebut masing-masing, Kepala Pasar Sukaramai Diky Mandra, Kepala Pasar Kemiri Ronal Sihotang, Kepala Pasar Sambas Aprial Sahputra, dan Kepala Pusat Pasar Khairul Azhar Daulay.

Kemudian, untuk empat penanggung jawab jaga malam yang mendapat penghargaan terbaik seperti Penanggung Jawab Pasar Timah Chairum Lubis, SH, Pasar Sambas Johan, Pasar Titi Kuning Muhklis, dan Pasar Kemiri Mahwam Ginting.

“Tentulah Penghargaan yang diberikan ini bertujuan untuk semangat buat rekan-rekan untuk meraih kesuksesan baik dlm kinerja Ini juga dilakukan secara berkesinambungan agar pasar dapat maju dan berkembang,” ujar Agus.

Dilanjutkan pria yang akrab disapa Agus ini, tujuan dilakukan launching aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan administrasi para pegawai PUD Pasar Medan Cabang 1 Kota Medan.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno, SE menyambut baik atas apresiasi dan gagasan acara yang diselanggarakan pihak Kepala PUD Pasar Cabang 1 Kota Medan Agus Sahputra.

“Acara pemberian penghargaan ini sangat bagus. Ini dapat membuat kawan-kawan kepala pasar semakin berpacu dalam bekerja untuk kemajuan PUD Pasar Kota Medan,” katan Suwarno.

Suwarno mengatakan, untuk launching aplikasi juga merupakan harapan bersama karena merupakan salah satu program Pemerintah Kota Medan oleh Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. “Programnya Kota Medan ini harus betul-betul melek digitalisasi dan jangan acara seremonial saja,” tegasnya.

Suwarno berharap agar pasar ke depannya dapat memakai sistem pembayaran retribusi digitalisasi seperti kris yang bekerja sama dengan pihak perbankan yang ada.

“Sistem digitalisasi ini harus betul-betul kita jalankan, supaya pendapatan Anggaran daerah (PAD) PUD Pasar Medan semakin meningkat untuk pendapatan Kota Medan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, mewakili penanggungjawab jaga malam Chairum Lubis, SH juga memberikan apresiasi kepada Cabang 1 sebagai penggagas atas pemberian penghargaan yang dilakukan PUD Pasar Cabang 1 Kota Medan dan launching Aplikasi Administrasi bebasis Web.

Adapun yang hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH, Direktur Utama PD Pasar Kota Medan Suwarno, SE Kepala Cabang 1 PUD Pasar Medan Agus Sahputra, Direktur Administrasi/Keuangan Pernando Napitupulu, Direktur Operasional Ismail Pardede.

Kemudian, Direktur SDM Imam Abdul Hadi,Kapolsek Medan Area Kompol Ali Irsan Hasibuan, Wakapolsek AKP Khairuddin, Direktur PT Pikar Zea Camat Medan Area Irfan Srg pejabat struktural di PD Pasar Kota Medan, Ka Pasar seluruh cabang 1 , para ka psr yg meraih juar psr terbersih dan dan pengelola (omi/ila)

KAI Sumut Tertibkan Rumah Perusahaan

TERTIBKAN: Petugas dari KAI Sumut menertibkan rumah perusahaan yang dihuni warga di Jalan H.M Said No.13 Kelurahan Perintis, Medan Timur, Sabtu (25/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara melakukan penertiban terhadap salah satu aset milik PT KAI berupa Rumah Perusahaan yang berada di Jalan H.M Said No.13 Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sabtu (25/2).

Penertiban dengan tindakan pengosongan rumah ini dilakukan PT KAI Divre I Sumatera Utara berdasarkan adanya tindakan penyerobotan aset Rumah Perusahaan milik KAI oleh perorangan yang digunakan untuk tempat tinggal dan usaha tanpa melakukan perjanjian kontrak dengan PT KAI sejak tahun 2015.

Penghuni rumah yang tidak melakukan kontrak sewa dengan PT KAI tersebut merupakan anak dari Purwandi, orang yang pernah dipekerjakan oleh PT KAI sebagai karyawan.

Adapun aset berupa Rumah Perusahaan yang ditertibkan memiliki luas tanah 1.085 m2, luas bangunan 131 m2 dan alas hak Groundkaart No. IJ 135E.

PT KAI Divre I telah melakukan upaya persuasif kepada penghuni agar segera melakukan proses izin legalitas persewaan kepada PT KAI. Namun justru penghuni Rumah Perusahaan tidak ada itikad untuk melakukan kontrak persewaan aset.

Penghuni rumah perusahaan juga tidak mengindahkan surat peringatan 1, 2, dan 3 yang telah dilayangkan PT KAI Divre I SU, hingga akhirnya dilakukan penertiban pada hari ini.

“PT KAI Divre I Sumut, melakukan penertiban atas aset berupa Rumah Perusahaan. Penertiban ini selaras dengan komitmen PT KAI untuk melakukan penjagaan aset perusahaan dengan tujuan untuk mengamankan dan menjaga aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut,” ucap Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Solikhin dalam keterangan tertulis, Minggu (26/2).

Penertiban dilakukan oleh PT KAI dengan dibantu aparat kewilayahan, beserta TNI dan Polri dengan total 250 personel. Penertiban yang dilakukan PT KAI Divre I SU ini sendiri mempunyai payung hukum.

“PT KAI Divre I SU komitmen serius dan fokus dalam menjaga aset negara. Dan akan terus melakukan upaya penataan aset yang dikelolanya, sekaligus melakukan optimalisasi aset tersebut,” ujar Anwar.(gus/ila)

Belum Punya NIK, Anak dan Balita Tetap Dapat Gunakan Program UHC

SOSIALISASI: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn di Jl. Selebes Gg.10 Lingkungan 32, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (26/2/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan, memastikan bahwa seluruh warga Kota Medan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program Universal Coverage Health (UHC) tanpa terkecuali. Dengan program UHC, warga Medan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP atau KK guna melihat Nomor Induk Kependudukan (NIK), meskipun warga tersebut tidak memiliki BPJS Kesehatan atau menunggak iuran.

Lantas, bagaimana dengan anak atau balita yang belum memiliki KTP bahkan belum terdaftar di KK atau belum memiliki NIK? Dinkes Medan menegaskan, bahwa anak atau balita tetap bisa mendapatkan program UHC meskipun belum memiliki NIK.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang diselenggarakan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn di Jl. Selebes Gg.10 Lingkungan 32, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (26/2/2023) sore.

“Untuk anak yang belum masuk ke dalam KK atau punya NIK, tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program UHC di Puskesmas. Caranya, bisa dengan membawa Akte Kelahiran atau bisa juga dengan membawa surat kelahirannya. Jangan lupa, orangtuanya bawa KK atau KTP Medan,” ucap perwakilan Dinkes Medan, Fatmawati kepada ratusan warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dilanjutkan Fatmawati, nantinya bila membutuhkan pelayanan lebih lanjut ke RS, baik untuk rawat jalan ataupun opname, maka akan dirujuk oleh pihak puskesmas.

“Itu nanti secara otomatis sekeluarga akan masuk dalam program UHC. Masyarakat tersebut akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis melalui pelayanan BPJS Kesehatan kelas III,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fatmawati juga membahas masalah stunting. Mengingat, Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sangat fokus dalam menangani masalah stunting. Sementara, Kecamatan Medan Belawan merupakan kecamatan dengan angka stunting tertinggi di Kota Medan.

Ia menjelaskan, bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak. Hal itu bisa dilihat dari berat dan tinggi badan anak yang tidak tumbuh sesuai umur, dan perbaikan nutrisi adalah solusinya. Disarankan bagi ibu yang punya anak baru lahir, agar memberikan ASI eksklusif. Selain itu, ibu yang sedang hamil juga wajib memeriksaan kehamilannya di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kebetulan di Kelurahan Belawan II ini banyak anak stuntingnya, dan ini kita pantau terus. Program ‘bapak asuh’ juga terus kita kembangkan, supaya perbaikan nutrisi pada anak guna menekan angka stunting dapat kita maksimalkan,” tutupnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Medan, T Edriansyah Rendy, meminta setiap warga di Kecamatan Medan Belawan untuk ikut serta dan proaktif dalam penanganan masalah stunting. Caranya, dengan mengikuti semua program penanganan stunting yang saat ini sedang difokuskan Pemko Medan.

“Selain memperbaiki masalah nutrisi, kita juga harus rutin membawa anak-anak kita untuk melakukan penimbangan berat badan sesuai instruksi dari Pemko Medan. Jangan berkecil hati dengan kondisi anak-anak kita yang stunting, tapi kita harus semangat, bekerja keras dan berkolaborasi agar masalah stunting ini dapat segara teratasi,” tuturnya dalam kegiatan yang hanya dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan tersebut.

Usai menggelar kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan tersebut, Rendy yang merupakan Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Medan itu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pihak Dinas Sosial Kota Medan, Kecamatan Medan Belawan, dan Kelurahan Belawan II yang tidak memenuhi undangan kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan Sosialisasi Perda ini kita juga mengundang pihak Dinas Sosial Kota Medan, Kecamatan Medan Belawan, dan Kelurahan Belawan II, tapi mereka tidak hadir, bahkan perwakilannya pun tidak ada,” cetusnya.

Sementara, lanjut Rendy, ratusan warga yang hadir ingin menyampaikan keluh kesahnya. Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab sikap tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap masyarakat.

“Hal ini juga harus menjadi perhatian serius bagi Pemko Medan, bahwa disaat Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution meminta semua perangkatnya untuk maksimal dalam melayani masyarakat, masih ada saja perangkat di Pemko Medan yang tidak mau melayani bahkan menjumpai masyarakat. Sementara untuk Dinas Kesehatan, kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya,” pungkasnya.
(map)

Kapolres Sergai Gowes Sekaligus Pantau Situasi Kamtibmas

GOWES: Kapolres Sergai AKBP dr Ali Machfud,S.Ik,M.Ik beserta rombongan saat gowes di Kecamatan Sei Rampah.fadly/SUMUT POS.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Tingkatkan imunitas tubuh, Kapolres Serdangbedagai AKBP Dr Ali Machfud, SIK, MIK bersama PJU Polres Sergai berolahraga sepeda (Gowes) sekaligus mengecek situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Serdang Bedagai , Sabtu (25/02/2023) sekira pukul 07.00 wib

Turut serta dalam kegiatan gowes yakni, Kabag Ops KOMPOL L. S. Siregar SH , Kabag Log KOMPOL R. Hutagalung, SH, Kasat Reskrim AKP Yoga Made Yoga Mahendra, S.IK. Kasat Intelkam AKP Siswoyo, Kasat Binmas AKP R. Panjaitan, S.E, Kasat Res Narkoba AKP Juriadi, Kasat Lantas AKP Andita Sitepu, SH, MH, dan Kasat Samapta AKP S. Butar – butar.

Kapolres Serdang Bedagai bersama rombongan melintasi sejumlah lokasi di di seputaran Kecamatan Sei Rampah yakni mulai dari Desa Firdaus, Desa Cempedak Lobang, Desa Simpang Amapat dan Kembali Ke Mapolres Serdang Bedagai dengan mengendarai sepeda dan sekaligus pengecekan situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Serdang Bedagai

“Kegiatan Gowes ini kita laksanakan untuk meningkatkan Imunitas tubuh personel kita sekaligus menyapa warga masyarakat” bilang AKBP Ali “

Dalam kesempatan ini, AKBP Ali juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai

“Kita juga mengimbau untuk masyarakat agar bersama menjaga lingkungannya tetap kondusif, serta kita juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap tertib dlm berlalu lintas di jalan raya serta melengkapi dengan surat kendaraannya,” Kata Kapolres.(fad/han)

RSU Kabanjahe Raih Penghargaan dari Kemenkes

DIABADIKAN: Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Ketahanan Industri, Obat dan Alkes diabadikan pada kegiatan Bussiness Matching Dalam Rangka Percepatan Belanja Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri dan Pameran Alat Kesehatan Produksi Indonesia. solideo/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI di Medan, baru-baru ini.

Penghargaan yang diterima RSUD Kabanjahe dari Kementerian Kesehatan RI tersebut pada acara Kegiatan Bussiness Matching Dalam Rangka Percepatan Belanja Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri dan Pameran Alat Kesehatan Produksi Indonesia yang berlangsung Selasa s/d Kamis, di Medan.

Penghargaan ini diserahkan oleh Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Ketahanan Industri, Obat dan Alkes kepada Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe Kabupaten Karo. Business Matching, dalam kegiatan ini juga berlangsung acara Pameran Alat Kesehatan dalam negeri yang dihadiri oleh perusahaan alat kesehatan dalam negeri.

Dalam pameran tersebut mereka menampilkan produk alat kesehatan Indonesia seperti USG, antropometri, ventilator, anesthesia machine, dan aneka BMHP (syringe, infusion, dan sebagainya), khususnya produk-produk yang banyak digunakan di rumah sakit umum daerah.

Kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Namun, berdasarkan data eKatalog LKPP tahun 2019-2020, transaksi alat kesehatan masih didominasi produk impor, yakni mencapai 88 persen dari total nilai transaksi alat kesehatan.

Oleh karena itu, meningkatkan resiliensi atau ketahanan alat kesehatan menjadi salah satu program prioritas Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan dalam kerangka Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan.

Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan. (deo)

FK USU dan Perki Sumut akan Melakukan Pengabdian Masyarakat di Tebingtinggi

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menerima FK USU dan Perki Sumut yang akan melakukan pengabdian kepada masyarakat di Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (Perki) Sumut akan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Tebingtinggi pada Rabu (8/3) mendatang di Gedung Balai Pertemuan Kartini, Jalan Gunung Leuser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.

Hal ini disampaikan Staf Departemen Kardiologi USU dr Abdul Halim Reynaldo selaku ketua tim kegiatan pengabdian masyarakat, saat melakukan audiensi ke Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi di rumah dinas Wali Kota, Jumat (24/2).

“Kami mengucapkan banyak terima kasih bagi Bapak Pj Wali Kota Tebingtinggi. FK USU bersama Perki Sumut ingin mengadakan pengabdian kepada masyarakat kota Tebingtinggi. Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kesehatan di Kota Tebingtinggi, karena itu kami mengharapkan dukungan kerjasamanya,” bilang Abdul Halim.

Menanggapi hal tersebut Muhammad Dimiyathi meminta kepada jajaran dibawahnya, untuk berkolaborasi dan mendukung kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan oleh tim dokter tersebut. “Terima kasih atas kunjungan dari tim dokter dan apresiasi terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Kota Tebingtinggi ini. Saya meminta kepada Kadis Kesehatan, Kepala RSUD dr Kumpulan Pane dan OPD terkait untuk mendukung berkolaborasi sehingga kegiatan ini nantinya berjalan dengan baik tanpa kendala berarti,” pinta Dimiyathi.

Adapun rencana kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan oleh tim dokter tersebut adalah screening jantung bagi anak-anak usia 12 sampai 18 tahun dan orang dewasa usia 35 tahun ke atas dan pemeriksaan gula, darah tinggi serta penyakit gondok. Dimana nantinya peserta anak-anak untuk kegiatan ini kemungkinan berjumlah 100 orang dan untuk orang dewasa sekitar 50 atau 70 orang.

“InsyaAllah kerja sama ini ke depan bisa berjalan lebih baik lagi untuk masyarakat Kota Tebingtinggi Sehat Sejahtera,” tutup Abdul. (ian)

Lepas Pawai MTQ Tingkat Kecamatan Sunggal, Ali Yusuf: Jadikan MTQ sebagai Edukasi

SERAHKAN: Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar menyerahkan piala bergilir pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Sunggal.

SUMUTPOS.CO – Ratusan peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-56 Tahun 2023 tingkat Kecamatan Sunggal,Sabtu(25/2). Pawai kafilah yang diikuti peserta dari Kepala Desa, Kepala Dusun se-Kecamatan Sunggal, Kader PKK, serta siswa sekolah, dilepas Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar didampingi Camat Sunggal, Danang Purnama Yudha SSTP beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sunggal.

Usai pawai, Wabup membuka MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Sunggal di Gedung MTS Hijmar, Dusun XIII Pondok Miri, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

Dalam sambutannya, Wabup Ali Yusuf Siregar mengatakan, pelaksanaan MTQ jangan hanya dijadikan ajang mengejar kemenangan, namun harus juga sebagai jalan untuk mengedukasi sebagai umat Islam agar semakin mencintai dan membumikan serta menjadikan Alquran menjadi sumber inspirasi dan penuntun landasan berpikir dalam kehidupan.

Wabup berharap penyelenggaraan MTQ bisa menjadi sarana untuk semakin mencintai memahami dan mengerakkan nilai-nilai Alquran, serta mengimplementasikan dan mengembangkan kualitas di masa depan.

Hal itu, sambung Wabup, untuk menyongsong pembangunan generasi muda yang hebat, dan beradab menuju Deliserdang yang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan.

“Tampilkan semua yang kalian miliki. Kalah menang merupakan hal biasa dalam sebuah perlombaan, namun harus tetap yakin hikmah serta manfaat membaca dan mempelajari Al Qur’an lebih besar dari pada status kalah ataupun menang. Jadi, berkompetisilah semaksimal mungkin dan tunjukan sportivitas, agar kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua,” harap Wabup.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Sunggal, H Abdul Rahman SPd yang juga Ketua Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan Sunggal, menjelaskan MTQ kali ini diikuti 103 peserta. Begitu pun, masih banyak peserta yang akan konfirmasi lagi setelah pembukaan pelaksanaan ini.

Cabang yang diperlombakan, sebutnya, Syarhil Qur’an, Tartil Qur’an, dan tilawatil Qur’an tingkat anak-anak, remaja dan dewasa.

“Pelaksanaan MTQ ini untuk membina anak-anak dari banyaknya permintaan dan animo orang ltua dan atas keprihatinan kita akan terus berupaya membina generasi-generasi muda kita,” ujarnya.(btr/han)