Home Blog Page 1793

Meriahkan F1H2O, Kemenkumham Sumut Buka Stan Sosialisasi Layanan AHU dan KI

Kemenkumham Sumut Buka Stan Sosialisasi Layanan AHU dan KI di venue F1H2O di Balige.(ist/SUMUT POS)

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Memasuki hari ke-3, Kanwil Kemenkumham Sumut semakin mendekatkan diri dengan para pelaku UKM. Pada event international F1 Powerboat (F1H2O), Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar dan ikut Pameran dan Sosialisasi Layanan AHU serta layanan Kekayaan Intelektual (KI).

Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang balap perahu super cepat atau F1H2O (F1 Powerboat) pada tahun 2023 ini. Perhelatan bertaraf internasional tersebut diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara pada 24-26 Februari 2023. Seri balapan F1H2O diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Kesempatan ini tentu saja tidak disia-siakan oleh Kanwil Kemenkumham dengan turut berpartisipasi dalam memperkenalkan program-program layanan yang ada pada Kanwil Kemenkumham khususnya layanan AHU dan layanan KI.

Kegiatan Pameran dan Sosialisasi Layanan AHU dilaksanakan dengan menerima konsultasi terkait layanan AHU seperti Perseroan Perorangan, Apostille, Kenotariatan, Kewarganegaraan, Fidusia dan Badan Hukum serta Layanan Kekayaan Intelektual dilaksanakan dengan menerima konsultasi dan permohonan pendaftaran dari masyarakat langsung.

Turut berpartisipasi dalam pameran ini para pelaku usaha/UMK dan juga masyarakat setempat dengan memperkenalkan produk unggulan masing-masing yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Penyelenggaraan Pameran dan Sosialisasi Layanan AHU dan Layanan Kekayaan Intelektual ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai layanan Administrasi Hukum Umum dan Kekayaan Intelektual yang ada pada Kementerian Hukum dan HAM.(gus)

Jangan Sampai Rakyat Malas Bayar Pajak karena Lihat Gaya Hidup Mewah Anak Pejabat Pajak

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, H Hidayatullah SE

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Hidayatullah SE, angkat bicara mengenai kasus anak pejabat kantor pajak yang menganiaya korbannya sampai koma. Ditambah lagi aksi pamer harta di media sosial yang sering dilakukan pelaku yang bernama Dandy Satrio. Menurut Hidayatullah, ini jelas melukai hati masyarakat di tengah kondisi sulit seperti sekarang ini.

“Gaya hidup mewah pejabat dan keluarganya, kontraproduktif dengan tujuan dan tanggung jawabnya. Pajak itu kuat korelasinya dengan kepercayaan membayar pajak. Kasus ini berpotensi menggerus kepercayaan publik, ketidakpatuhan pajak bisa saja meningkat,” kata Hidayatullah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/2).

Legislator Sumatera Utara ini mengingatkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu terkait pembenahan internal. Dikatakannya, masih segar kasus Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak yang diduga menerima gratifikasi puluhan miliar dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ini seolah belum ada pembenahan secara internal dan perbaikan sistem pengawasan oleh pimpinan. “Saya setuju jika KPK akan mengklarifikasi harta pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tersebut,” jelas anggota dewan yang juga tokoh ekonomi Syariah Sumatera Utara ini.

Meskipun idealnya menyeluruh tidak hanya berhenti pada yang bersangkutan, tetapi para pejabat pajak yang hartanya dinilai tidak wajar perlu ditelusuri juga. Pemerintah harus fokus memperbaiki institusi pemungut pajak dari sisi kuantitas dan kualitasnya agar Tax ratio semakin tinggi sehingga porsi hutang pada APBN dapat dikurangi pungkasnya. (rel/adz)

Bersama CKC Organizer Tingkatkan Team Work Melalui Outbound 

Direktur CKC Organizer, Chandra Syarif Berfoto Bersama Tim Outbound CKC Organizer

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kesadaran terhadap manfaat outbound dalam meningatkan team work di Sumatera Utara sepertinya terus meningkat. Hal itu disampaikan Direktur Chandra Karya Cipta (CKC) Organizer, Chandra Syarif saat berbincang dengan Wartawan, Sabtu (25/2/2023).

Dijelaskannya, sejak berdiri pada tahun 2015, CKC Organizer sudah menjadi fasilitator outbound bagi ratusan perusahaan dan instansi pemerintah yang ada di Sumatera Utara diantaranya, BBPPMV BBL MEDAN, Bagian Kerjasama Pemko Medan, PT Wika Beton WP 1, Dinas Perumahan Kawasan

Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan, PT Industry Nabati Lestari, PT Permodalan Nasional Madani Regional Medan 3, LAPAS Narkotika Pematang Siantar, Dinas Sosial Kabupaten Batubara, KPU Kabupaten Asahan, PT Inpola Meka Energy dan Dinas Kominfo Kota Binjai . Disebutnya, hampir seluruh customer CKC Organizer, bertujuan meningkatkan kekompakan.

“ Memang dalam setiap game outbound yang kita fasilitasi, kita mengemas game sedemikian rupa agar peserta dapat berfikir sistematis sehingga mampu menyelesaikan permainan secara bersama-sama dengan kelompoknya dan tentunya dengan cara yang sportif, “ ungkap Chandra.

Bahkan, diakui Chandra tidak jarang melalui kegiatan outbound yang difasilitasi pihaknya, dapat memperbaiki hubungan yang sudah lama rusak. Dikatakannya, biasanya hal itu juga berdasarkan informasi dan permintaan perusahaan yang menjadi customer CKC Organizer.

“ Biasanya customer request agar si A dan si B dibuat dalam satu kelompok karena hubungan keduanya kurang baik sehingga berpengaruh terhadap pekerjaan. Oleh karena itu, kita dituntut membuat satu game agar si A dan si B harus bekerjasama dalam menyelesaikan misi. Saat moment seperti itu, secara spontan si A dan si B akan berbaikan, “ sambung Chandra.

Disinggung soal game yang sampai dapat memaksa harus bekerjasama dalam tim, Chandara menyebut dalam setiap game yang ada dalam outbound, merupakan game yang memacu adrenalin seperti, night train, building pyramid, the ring, rafting dan paintball. Oleh karena itu, dikatakannya akan muncul semangat, motivasi dan komitmen bagi masing-masing anggota kelompok.

“ Harapannya, semangat, motivasi dan komitmen yang tumbuh pada seluruh peserta dapat terus tumbuh sampai ke dunia kerja. Dengan begitu, kita selaku fasilitator mengharapkan tumbuhnya etos

kerja yang lebih baik lagi di instansi pemerintah ataupun perusahaan yang telah mengikuti outbound yang kita fasilitasi, “ tambah Chandra.

Sebelum mengakhiri, Chandra menjelaskan awal berdirinya CKC Organizer. Disebutnya, pada tahun 2011, dirinya bersama sejumlah rekan Mahasiswa Pecinta Alam membuat sebuat komunitas outbound. Seiring waktu, pihaknya bekerjasama dengan sebuah perusahaan outbound hingga akhirnya dirinya bersama sejumlah rekan Mapala nya, sepakat mendirikian perusahaan outbound pada tahun 2015.

“ Oleh karena itu, Insya Allah kita optimis dengan tingkat keselamatan dari pelayanan kita. Begitu juga dengan personil kita, Insya Allah sudah terlatih dan berpengalaman serta ada yang sudah bersertifikat, “ tandas Chandra mengakhiri.

Terpisah, seorang Psikolog dari Universitas Medan Area (UMA), Lisa Aprianti S.Psi yang dimintai tanggapan terhadap manfaat outbound dalam meningkatkan team work mengatakan dalam setiap permainan yang ada di outbound, terdapat edukasi bagi para peserta, sehingga akan tercipta character building. Dengan begitu, disebutnya akan terbentuk keinginan untuk lebih produktif dari para peserta outbound tersebut.

“ Dalam setiap organisasi pasti ada gab yang berdampak pada produktifitas. Melalui outbound, diharapkan bagaimana intrik dan gab dapat terselesaikan dengan baik karena komunikasi yang tertutup, akan menjadi lebih terbuka, “ ungkap Lisa singkat. (rel/tri)

KAI Sumut Tertibkan Rumah Perusahaan untuk Amankan Aset

TERTIBKANKAI: Sumut Tertibkan Rumah Perusahaan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara melakukan penertiban terhadap salah satu aset milik PT KAI berupa Rumah Perusahaan yang berada di jalan H.M Said No.13 Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sabtu 25 Februari 2023.

Penertiban dengan tindakan pengosongan rumah ini dilakukan PT KAI Divre I Sumatera Utara berdasarkan adanya tindakan penyerobotan aset Rumah Perusahaan milik KAI oleh perorangan yang digunakan untuk tempat tinggal dan usaha tanpa melakukan perjanjian kontrak dengan PT KAI sejak tahun 2015.

Penghuni rumah yang tidak melakukan kontrak sewa dengan PT KAI tersebut merupakan anak dari Purwandi, orang yang pernah dipekerjakan oleh PT KAI sebagai karyawan.

Adapun aset berupa Rumah Perusahaan yang ditertibkan memiliki luas tanah 1.085 m2, luas bangunan 131 m2 dan alas hak Groundkaart No. IJ 135E.

PT KAI Divre I telah melakukan upaya persuasif kepada penghuni, agar segera melakukan proses izin legalitas persewaan kepada PT KAI. Namun justru penghuni Rumah Perusahaan tidak ada itikad untuk melakukan kontrak persewaan aset.

Penghuni rumah perusahaan juga tidak mengindahkan surat peringatan 1, 2, dan 3 yang telah dilayangkan PT KAI Divre I SU, hingga akhirnya dilakukan penertiban pada hari ini.

“PT KAI Divre I Sumut, melakukan penertiban atas aset berupa Rumah Perusahaan. Penertiban ini selaras dengan komitmen PT KAI untuk melakukan penjagaan aset perusahaan dengan tujuan untuk mengamankan dan menjaga aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut,” ucap Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Solikhin dalam keterangan tertulis, Minggu (26/2/2023).

Penertiban dilakukan oleh PT KAI dengan dibantu aparat kewilayahan, beserta TNI dan Polri dengan total 250 personel. Penertiban yang dilakukan PT KAI Divre I SU ini sendiri mempunyai payung hukum dan sudah sesuai dengan;

Surat Edaran Meneg BUMN No. SE-09/MBU/2009 Tanggal 25 Mei 2009 Tentang Tindak Lanjut Penertiban Aset BUMN. Surat KPK Nomor: R-1027 H/01-12/03/2009 TANGGAL: 17 Maret 2009 Perihal: Tindak lanjut penertiban barang milik negara (BMN).

Peraturan Menteri BUMN PER-13/MBU/09/2014 Tanggal 10 September 2014 Tentang Pedoman Pendayagunaan Aset Tetap BUMN. Surat KPK Nomor: R4002/10-12/09/2014 Tanggal 16 September 2014 Tentang Tindak Lanjut Penertiban Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero);

Surat Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) No. KEP.U/JB.312/IV/11/KA-2013 Tanggal 13 April 2013 Tentang Pedoman Penertiban Bangunan di Atas Aset Tanah,

Surat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Nomor: SK.VP.DV.1./KL.501/1/6/DV.1-2021 Tanggal 22 Januari 2021 Perihal: Pembetukan Tim Penertiban Aset Tanah dan Bangunan di Lingkungan Divisi Regional Divre I Sumatera Utara;

“PT KAI Divre I SU komitmen serius dan fokus dalam menjaga aset negara. Dan akan terus melakukan upaya penataan aset yang dikelolanya, sekaligus melakukan optimalisasi aset tersebut,” tutur Anwar.(gus)

Juara MTQ Medan ke-56, Dijamin Masuk USU Tanpa Seleksi

Rektor USU, Dr Muryanto Amin.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) menjamin bagi peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan ke-56. Yang keluar sebagai juara, bisa melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di USU tanpa seleksi dan dipastikan lolos.

Hal itu, disampaikan oleh Rektor USU, Dr. Muryanto Amin S.Sos M.Si, jamin lolos pada pembukaan acara MTQ Kota Medan ke-56 yang diselenggarakan di Stadion Mini USU, Kota Medan, Sabtu (25/2/2023)

“Apresiasi ini, kami berikan sebagai bentuk komitmen USU terhadap pendidikan akhlak dan budi pekerti yang bersumber dari agama,” ucap Muryanto dalam sambutannya.

Dalam acara itu, dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan M. Bobby Afif Nasution beserta Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman. Lanjut, Muryanto mengungkapkan bahwa rasa suka cita dan penghargaan kepada pemerintah Kota Medan sehubungan terpilihnya USU menjadi tempat penyelenggaraan MTQ ke-56.

“Kepercayaan ini juga kami sambut dengan penuh kebahagiaan agar pelaksanaan MTQ ke-56 Kota Medan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang telah kita rencanakan,” jelas Rektor USU.

Menurut rektor, perhelatan MTQ ini memiliki makna penting terutama di dunia pendidikan, mengingat pengajaran mengenai akhlak dan budi pekerti yang bersumber dari agama.

“Pendidikan bukan hanya bagian mengejar ilmu pengetahuan, tapi juga di dalamnya dimasukkan nilai pekerti yang sumbernya dari agama, oleh karena itu kami mendukung pelaksanaan MTQ ini,” kata Muryanto Amin.

Dukungan USU terhadap kegiatan ini juga tergambar pada komitmen USU yang siap menerima para juara MTQ untuk mendaftar menjadi mahasiswa USU tanpa seleksi.

“Mudah-mudahan tahun ini hal itu bisa berlanjut kembali, kami menunggu para peserta yang menang pada perlombaan ini untuk masuk ke USU tanpa tes,” jelas Muryanto.

Untuk informasi lebih lanjut, mengenai prestasi, beasiswa, program, dan berbagai hal terkait USU dapat diakses melalui usu.ac.id.

Acara pembukaan MTQ Kota Medan ke-56 ini, berlangsung meriah. Sebanyak 20.000 kafilah dari 21 kecamatan di Kota Medan menyemarakkan pawai taaruf.

Sementara itu, Wali Kota Medan berharap perlombaan MTQ ke-56 dapat berlangsung secara objektif. Selain itu ia ingin tagar Kolaborasi Medan Berkah yang digaungkan dapat terwujud melalui penyelenggaraan kegiatan ini.

“Karena itu, penilaian dewan juri yang begitu aktif sangat dibutuhkan dari sisi perlombaannya, tapi dari sisi manfaatnya kami inginkan tentunya ini bisa membuat slogan kita Kolaborasi Medan Berkah ini bisa lebih cepat terwujud,” tegasnya.

Bertemakan “Dengan Musabaqah Tilawatil Quran Kita Bangun Generasi yang Unggul dan Berakhlaqul Karimah”, MTQ ke-56 ini diikuti oleh sebanyak 685 peserta dan berlangsung hingga 4 Maret 2023.

MTQ ke-56 tahun 2023 ini disambut meriah segenap lapisan masyarakat Medan setelah 2 tahun sebelumnya diselenggarakan terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat akibat pandemi Covid-19.(gus)

Pelaku UMKM Kelurahan Baru Ladang Bambu Didorong Bentuk KUBe

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH, meminta warga Kelurahan Baru Ladang Bambu, kecamatan Medan Tuntungan yang berprofesi sebagai pelaku UMKM untuk segera membentuk dan tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBe).

Pasalnya dengan tergabung di dalam KUBe, pelaku UMKM bisa mendapatkan berbagai program bantuan usaha yang saat ini disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Medan.

Hal itu diungkapkan Mulia Syahputra Nasution saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di Jalan Bunga Pariama Lingkungan V, Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (26/3/2023).

“Kecamatan Medan Tuntungan, termasuk Kelurahan Baru Ladang Bambu ini sangat terkenal dengan produk UMKM kulinernya, diantaranya tape dan keripik. Sangat kita sayangkan apabila masih ada pelaku UMKM yang belum membentuk atau belum menjadi anggota KUBe, sebab hanya pelaku UMKM yang tergabung dalam kelompok usaha yang bisa mendapatkan bantuan usaha,” ucap Mulia.

Dikatakan Anggota Komisi III DPRD Medan itu, saat ini Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution sangat konsen dalam melindungi dan mengembangkan UMKM di Kota Medan. Melalui Diskop UKM Perindag Kota Medan yang merupakan counterpart nya di Komisi III, berbagai bantuan usaha terus digulirkan kepada para pelaku UMKM yang telah terdata.

“Adapun bantuan usaha yang diberikan sangat beragam, mulai dari bantuan peralatan hingga modal usaha. Kalau ini tidak dimanfaatkan, tentu sangat disayangkan,” ujarnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Plt Camat Medan Tuntungan Hendra Arjudanto, Lurah Baru Ladang Bambu Yus Gemala, Perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindag Parlindungan Pulungan, Koordinator PKH Rinaldi Sitorus, dan Ketua DPC Pendawa Medan Karman Anom.

Pada kesempatan itu, Mulia juga meminta masyarakat pelaku UMKM untuk proaktif dalam ‘mengejar’ program-program bantuan UMKM tersebut. Untuk itu, masyarakat diminta untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

Tak hanya masyarakat, Mulia juga meminta kepala lingkungan agar membantu pendataan masyarakatnya dan memastikan semua pelaku UMKM di wilayahnya sudah membentuk atau tergabung dalam KUBe, agar bisa mendapatkan bantuan UMKM.

“Kami di Komisi III sangat mendukung program pengembangan UMKM yang dicanangkan Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution. Untuk itu, kami di Komisi III sangat mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program-program bantuan UMKM yang telah disiapkan,” katanya.

Terakhir, sambung Mulia, saat ini Pemko Medan tengah mempersiapkan lokasi Sentra UMKM Kota Medan di Universitas Sumatera Utara (USU). Nantinya disana, semua pelaku UMKM di Kota Medan dapat menjajakan dan menjual produk-produk UMKM nya.

Sebelumnya, Plt Camat Medan Tuntungan Hendra Arjudanto, mengatakan bahwa saat ini Kecamatan Medan Tuntungan akan membuat sentra UMKM di Kecamatan Medan Tuntungan. Mengingat, Medan Tuntungan memang sangat terkenal dengan produk-produk UMKM nya, khususnya di bidang kuliner.

Selain itu, Lurah Baru Ladang Bambu Yus Gemala, juga mengatakan bahwa pihaknya terus mendata para pelaku UMKM di wilayahnya dan membantu mereka untuk bisa membantu dan tergabung di dalam Kelompok usaha Bersama agar bisa mendapatkan berbagai bantuan UMKM dari Pemko Medan.

Pada kesempatan itu, para pelaku UMKM di Kelurahan Baru Ladang Bambu yang hadir juga tampak antusias dalam menyampaikan aspirasi dan harapannya terhadap usaha-usaha yang sedang mereka jalani. Atas berbagai aspirasi tersebut, Mulia mengaku akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.(map)

Pendistribusian Bantuan Berdasarkan Data, Warga Diminta Lengkapi Dokumen Kependudukan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tahun 2023 ini, pemerintah terus membantu masyarakat dengan berbagai program bantuan sosial (bansos) yang telah disiapkan. Namun dalam menyalurkan atau mendistribusikan setiap bansos, pemerintah selalu menjadikan data sebagai dasar atau acuan.

Oleh sebab itu, masyarakat Kota Medan diminta untuk lebih tertib administrasi, salah satunya dengan melengkapi segala dokumen kependudukan, mulai dari KK, KTP, Akte Kelahiran, Akte Perkawinan, Akte Kematian, dan sejumlah dokumen kependudukan lainnya.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.3 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Jalan Sisingamangaraja Gg Keluarga, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (25/2/2023).

“Dokumen kependudukan ini adalah data yang dibutuhkan dalam banyak hal. Pastikan tidak ada lagi diantara bapak/ibu yang masih belum melengkapi dokumen kependudukan dengan mengurusnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan,” ucap Dedy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Disdukcapil Kota Medan, Herliza dan Hasrul, Dedy meminta agar masyarakat tidak menunda-nunda pengurusan dokumen kependudukan atau baru mengurusnya apabila dokumen tersebut telah dibutuhkan.

“Misalnya saat anak mau masuk sekolah, disitu baru sibuk mau mengurus Akte Kelahiran. Harusnya, begitu anak kita lahir, sesegera mungkin kita urus Akte Kelahirannya. Harus ada kesadaran dari kita untuk tertib administrasi kependudukan,” ujarnya.

Tak hanya terkait masalah bansos, sambung Dedy, dokumen kependudukan juga sangat dibutuhkan untuk banyak kepentingan lainnya. Oleh sebab itu, Disdukcapil Medan dibawah kepemimpinan Bobby Nasution terus meningkatkan pelayanan guna memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan.

“Masyarakat telah dipermudah untuk mengurus dokumen kependudukan di Disdukcapil, mulai dari kepengurusan secara offline maupun secara online (digital),” katanya.

Begitupun, ia mempersilahkan masyarakat untuk datang ke Rumah Aspirasi Dedy Aksyari di Jalan Kemiri II, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota apabila membutuhkan bantuan dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Apalagi kita tahu Kelurahan Timbang Deli ini berbatasan dengan Deliserdang, maka kita harus tertib administrasi. Jangan lagi ada yang tinggal di Timbang Deli, tapi KTP nya justru KTP Deliserdang,” tuturnya.

Terakhir, Dedy juga meminta warga agar dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Mengingat belakangan ini, aksi kriminal terus kembali marak di Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga tampak antusias dalam menyampaikan keluhannya terkait masalah pengurusan dokumen kependudukan. Atas berbagai keluhan itu, Dedy Aksyari meminta perwakilan Disdukcapil Kota Medan untuk menjawab satu persatu keluhan tersebut.

Selain masalah pengurusan dokumen kependudukan, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai keluhan lainnya, mulai dari masalah bantuan sosial, penerangan jalan, fasilitas olahraga, hingga masalah pelayanan kesehatan.

Atas berbagai keluhan tersebut, Dedy yang duduk di Komisi IV mengaku akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.
(map)

Bobby Nasution Harap Kota Medan Selalu Siarkan & Gemakan Baca Al Qur’an

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dihadapan ribuan warga yang menghadiri acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kota Medan Tahun 2023 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Sabtu (25/2/2022) malam, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap agar Kota Medan selalu mesyiarkan dan menggemakan membaca Al Qur’an agar senantiasa membawakan kebaikan.

“Dengan terus mempedomani Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah Kota Medan akan dijauhi dari segala hal yang membuat moral dan akhlak menjadi rusak,” kata Bobby Nasution.

Oleh karenanya menantu Presiden Joko Widodo ini, mengajak seluruh peserta MTQ yang merupakan perwakilan dari 21 kecamatan beserta seluruh masyarakat agar dapat memahami dan menjalankan apa yang terkandung serta diajarkan dalam kitab suci Al Qur’an tersebut.

Selanjutnya, Bobby Nasution berharap gelaran MTQ yang berlangsung selama sepekan ini dapat melahirkan qori-qoriah terbaik sehingga mampu membawa nama Kota Medan tidak hanya tingkat nasional tapi juga internasional.

Di samping itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar seluruh peserta MTQ dapat mempedomani isi dan makna yang terkandung di dalam Al Quran untuk diaplikasikan dalam dunia usaha. Dengan demikian, imbuhnya, sektor ekonomi di Kota Medan dapat berjalan sesuai dengan syariat Islam.

Dengan mengenakan teluk belanga yang merupakan pakaian adat Melayu dengan warna light gold dan songket serta tengkuluk merah, Bobby Nasution yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu selanjutnya mengucapkan terima kasih kepada Rektor USU Muriyanto Amin yang telah memberikan tempat digelarnya MTQ.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor yang telah memberikan tempat digelarnya MTQ ini. Termasuk, memberikan beasiswa kepada salah satu pemenang MTQ Tingkat Kota Medan tahun lalu yang ingin menimba ilmu di USU ini,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bobby Nasution kepada Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad, yang telah membantu salah satu pemenang MTQ tingkat Kota Medan tahun lalu yang ingin masuk TNI Angkatan Darat (AD).

“Terima kasih kepada Pak Dandim dan TNI AD yang telah memberikan fasilitas luar biasa kepada pemenang MTQ Tingkat Kota Medan tahun lalu yang ingin masuk TNI AD,” ujarnya.

Dalam pembukaan MTQ yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Rektor USU Muryanto Amin, Ketua Dharma Wanita Ny Ismiralda Wiriya Alrahman serta Unsur Forkopimda Kota Medan, Bobby Nasution menyampaikan, sebentar lagi seluruh umat Muslim akan menyambut bulan Ramadhan. Diharapkannya, kehadiran bulan suci itu dapat menjadi motivasi pada diri sendiri untuk khatam Al Qur’an.

“Saya berharap Kota Medan selalu bisa mensyiarkan dan menggemakan membaca Al Qur’an agar membawa kebaikan. Mudah-mudahan Kota Medan dijauhi dari segala hal yang membuat moral dan akhlak menjadi rusak dengan terus mempedomani Al Qur’an,” harapnya.

Pembukaan event pemuliaan kitab suci Al Quran ini diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan pemukulan bedug yang dilakukan Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD Medan, unsur Forkopimda dan Sekda Kota Medan. Kemudian, Bobby Nasution menyerahkan piala bergilir dari Camat Medan Belawan sebagai juara umum tahun lalu kepada panitia.

Sementara itu Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyampaikan, MTQ tahun ini merupakan perhelatan perdana yang dilaksanakan setelah pandemi Covid-19 dan berlangsung sangat meriah menyusul digelarnya pawai taaruf. Hal ini, imbuhnya, menunjukkan Pemko Medan tidak main-main menggelar MTQ ke 56 tingkat Kota Medan.

Terkait itu, Aulia berharap peran peserta MTQ ini dapat ikut serta membantu program pemerintah yakni menjadikan masyarakat Kota Medan menjunjung tinggi moral, agama dan sopan santun yang selama ini mulai berkurang.

“Agama menuntut kita untuk berakhlak dan berbudi pekerti yang baik. Mudah-mudahan kegiatan yang rutin dilaksanakan Pemko Medan setiap tahunnya ini kedepannya dapat menjadikan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif,” harap Aulia.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan M Sofyan dalam laporannya menyampaikan, tujuan digelarnya MTQ untuk mengembangkan kemampuan membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Kemudian, tambahnya, mampu memahami dan mengamalkan makna yang terkandung di dalam Al Qur’an dengan membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan tuntunan Al Qur’an, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Pelaksanaan MTQ ini digelar pada tanggal 25 Februari sampai 4 Maret 2023 dengan jumlah peserta 685 orang yang merupakan utusan dari 21 Kecamatan Kota Medan,” jelas Sofyan. (rel)

UMKM Jurnalis Binaan TPL Hadir Ramaikan F1 Power Boat World Championship 2023

KOPI: Stand Kompak dan Metal yang merupakan UMKM Binaan TPL ikut meramaikan event F1 Powerboat Championship 2023 di Balige, Sumut. Stand ini menyajikan kopi untuk masyarakat.

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Usaha Kecil Menengah (UMKM) Media Binaan PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) Kompak dan Metal ikut berpartisipasi pada kegiatan F1 Powerboat World Championship 2023, Balige Kabupaten Toba. Stand ini akan menyajikan berbagai kopi yang dapat dinikmati.

Kompak adalah singkatan dari Komunitas Penggiat Kopi yang juga tergabung dalam lembaga METAL (Media Tani Lestari) Salah satu

Kompak dan Metal menyajikan minuman bubuk hitam alias kopi dengan cita rasa khas Prapat Kabupaten Simalungun.

Melalui binaan TPL, mereka menyajikan rasa dan aroma tak kalah dengan brand-brand ternama bisnis minuman kopi.

Ada berbagai jenis rasa yang disediakan oleh barista D’bRing’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat.

Salah satu keunggulan minuman kopi yang dapat dicoba adalah Infused Kopi.

“Best seller kami adalah Infused Kopi. Selain itu ada juga berbagai menu hidangan kopi lainnya, seperti Kopi Hitam; Kopi Susu; Kopi Susu Gula Aren; Vietnam Drip; Americano; Espresso Double; Sanger; Kopi Lemon; Kopi Lesehan; serta Cappucino yang bijih kopinya berasal dari Parapat, Simalungun,” beber barista D’bRing’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat, Martua Hutapea, Jumat, 24 Februari 2023.

Ia mengaku senang bisa berpartisipasi meramaikan event internasional F1 Powerboat Lake Toba yang berlangsung mulai dari 24 – 26 Februari 2023, tentunya juga dengan dukungan TPL dan pemerintah yang selalu membantu dalam setiap event yang mereka ikuti.

“Kami ucapkan terimakasih atas dukungan TPL, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Simalungun yang telah memberikan kesempatan bagi Kompak – Metal dapat mempromosikan sajikan minuman kopi D’bRing’S bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ucap Hutapea.

Wisatawan lokal dan mancanegara yang mengunjungi pagelaran F1 Power Boat World Championship 2023 yang berlangsung di Kelurahan Napitupulu

D’bRing’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat hadir di Ring 1side event perhelatan F1PowerBoat Balige (24-26/2/2023) mendapat dukungan dari TPL (Toba Pulp Lestari), IPJI (Ikatan Penulis Jurnalis Siantar Simalungun) dan METAL (Media Tani Lestari, Kelompok UMKM kaum Jurnalis).

Pemilik D’bring’S Kopi Robusta Parapat Simalungun, Affrenton Sembiring berterima kasih atas dukungan yang diberikan TPL, Metal dan IPJI DPC Siantar Simalungun.

“D’bring’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat Simalungun berterima kasih atas dukungan TPL, Metal dan IPJI Siantar Simalungun pada pelaksanaan Event F1Powerboat di Balige (24-26/2/2023),” ujar Affrenton Sembiring kepada awak media Jum’at (24/2/2023) di Parapat.

Menurutnya, TPL sebagai bapak angkat UKM Jurnalis, dalam beberapa event berskala nasional juga melibatkan Kompak. “Dua kali Kejuaraan Rally Nasional yang berlangsung di konsesi HTI TPL, mengajak Kompak untuk menampilkan ciri khas minuman kopi asal Parapat Simalungun. Kegiatan itu sangat berharga bagi kami,” cetusnya.

Hutapea menerangkan, asal usul kopi yang diracik Kompak berasal dari kebun sendiri dari Desa Simpangan Bolon Kecamatan Parapat Kabupaten Simalungun. “Biji kopinya berasal dari kebun sendiri, petik sendiri dan olahannya juga dilakukan sendiri. Jadi, citra rasa kopi Parapat tidak kalah dengan daerah penghasil kopi lainnya,” beber Hutapea.

Manager Media Relation TPL, Dedy Armaya didampingi Indra Sianipar dan Chistin Tampubolon dalam event F1 Power Boat Lake Toba menyempatkan waktu menyinggahi stand Kompak – D’bring’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat.

Dedy Armaya mencicipi sajian kopi Parapat. “Mantap, citra rasa kopi Parapat ini. Bagi pengunjung perhelatan F1 Powerboat Lake Toba harus mencoba mencicipinya,” sebut Dedy.

Dedy Armaya mengakui, Kompak – D’bring’S Kopi Robusta dan PARKOPI Kopi Arabika Parapat merupakan salah satu binaan perusahaan TPL.

“Kita (TPL) membuka diri bagi komunitas-komunitas UKM Media dan jurnalis yang berada di wilayah operasional perusahaan untuk bersinergi, baik dalam bentuk pembinaan. Salah satunya adalah Kompak yang merupakan komunitas UKM Jurnalis yang telah membentuk kelompok Media Tani Lestari (METAL) Simalungun bersama para peracik kopi yang handal, sudah memiliki kualifikasi 100% halal membuat kami dari pihak TPL semakin tertarik bekerjasama,” ujar Dedy. (rel/ram)