Home Blog Page 1797

Mahasiswa Samosir Apresiasi Kejatisu Usut Kembali Penggelapan Tanah di Tele

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO- Aliansi Mahasiswa asal Kabupaten Samosir yang dikomandoi Ambrin Simbolon, mengapresiasi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) yang mengusut kembali kasus dugaan penggelapan tanah negara di Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Pihak-pihak yang diduga terlibat juga telah dipanggil dan diperiksa kembali, guna memproses penggelapan hutan negara ini.

“Berdasarkan surat panggilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tanggal 30 Januari 2023, pihak-pihak yang terlibat dimintai keterangan dan membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi penggelapan tanah negara seluas 519 hektare, hutan lindung seluas 230 hektare, dan APL seluas 285 wilayah hektare di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir,” kata Ambrin Simbolon dalam siaran persnya, Jumat (24/2/2023).

Disebutnya, adapun beberapa orang yang dipanggil yaitu mantan Kadis Kehutanan Tobasa yang juga Mantan Bupati Samosir MS, mantan Camat Harian WS, mantan Kabag Hukum Tobasa TS, mantan Sekda HS, dan Plt Kabag Hukum Setdakab SLN. “Mengenai dipanggilnya kembali mantan Kadis Kehutanan Tobasa yang juga mantan Bupati Samosir (2005-2015) MS, mereka itu diperiksa atau diminta keterangannya pada 9 dan 13 Februari 2023. Kasus hutan Tele ini harus dibuka seluas-luasnya. Para pelaku penggelapan tanah negara harus diusut tuntas, tidak boleh dibiarkan,” ungkap Ambrin.

Sebagaimana diketahui, pada 29 November 2022 lalu Aliansi Mahasiswa Asal Samosir dikomandoi Ambrin Simbolon telah melakukan aksi di Kejaksaan Tinggi Sumatara Utara, guna mendesak agar yang terlibat penggelapan tanah negara di Tele Kecamatan Harian Kabupaten Samosir segera ditetapkan tersangka.

Sebelumnya, Kejari Samosir juga telah merilis daftar nama pemilik SHM yang diterbitkan BPN Samosir. Terdapat sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat, di antaranya atas nama TS, SHM NOMOR: 8/2003, dengan luas 19.611 m2; atas nama HS, SHM nomor: 20/2013, dengan luas 9.850 m2, atas nama DS, SHM nomor: 32/2013 dengan luas 9.908, SHM nomor: M.41/2014 dengan luas 9.722 m2, SHM nomor: 43/2014 dengan luas 4.826 m2, SHM 47/2014 dengan luas 9.749 m2

Atas nama MS, SHM nomor: 51/2014 dengan luas 9.632 m2, SHM nomor: 54/2014 dengan luas 9.632 m2, SHM nomor: 55/2014 dengan luas 9.632 m2, SHM nomor: 57/2014 dengan luas 9.632 m2 dan SHM nomor: 58 dengan luas 9.632 m2.

Atas nama BP, SHM nomor: 186/2014 dengan luas 10.084 m2, SHM nomor: 193/2014 dengan luas 4.603 m2, SHM nomor: 196/2014 dengan luas 6.803 m2. Atas nama WS, SHM nomor: 194/2014 dengan luas 16.760 m2, SHM nomor: 195/2014 denga luas 2.918 m2. (rel/adz)

Serahkan Penghargaan Kepala Pasar Berprestasi, PUD Pasar Minta Jajaran Kembangkan Inovasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna meningkatkan semua potensi yang ada, jajaran PUD Pasar Medan diminta untuk mengembangkan inovasi. Hal itu ditegaskan Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno, Jumat (24/2/2023) pada penyerahan penghargaan kepala pasar berprestasi wilayah Cabang I yang mencapai target di tahun anggaran 2022 dan penghargaan kepada penanggung jawab jaga malam terbaik.

“Pemberian penghargaan yang dilakukan ini satu inovasi yang baik. Semoga ini bisa memacu semangat untuk mendongkrak kinerja menjadi lebih baik lagi,” ucap Suwarno.

Meski begitu, Suwarno berharap agar semangat dalam bekerja tak harus terpengaruh dengan penghargaan, namun dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Lakukan pekerjaan dengan fokus, sungguh-sungguh, jangan malah karena ada hadiah atau piagamnya kita baru semangat kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang I Agus Syahputra menjelaskan, untuk kategori pasar berprestasi diraih oleh Pasar Kemiri, Pasar Sukaramai, Pasar Sambas dan Pusat Pasar. Untuk kategori penanggungjawab jaga malam terdiri dari Pasar Titi Kuning, Pasar Kemiri, Pasar Timah, dan Pasar Sambas.

“Seperti arahan Bapak Dirut, semoga penghargaan ini dapat menambah semangat kawan-kawan semua untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tandas Agus.

Seperti diketahui, kegiatan yang dirangkai dengan peluncuran aplikasi layanan e-Staf Cabang I itu turut dihadiri Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, para Kepala Cabang, para Kepala Bagian, para Kepala Pasar Cabang I dan para pengelola di Cabang I. (map)

Batal Dibangun Jadi Mall Pelayanan Publik, Bagaimana Nasib Gedung Eks Perisai Plaza?

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) di tahun ini. Namun belakangan, Pemko Medan memastikan bahwa MPP tersebut akan dibangun di gedung Eks Plaza Medan Baru, Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru.

Padahal sebelumnya, Pemko Medan sempat berencana akan membangun Mall Pelayanan Publik di gedung eks Perisai Plaza, Jalan Pegadaian, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun.

Ditanya Sumut Pos terkait hal ini, Pemko Medan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan mengaku bahwa MPP memang akan dibangun di gedung Eks Plaza Medan Baru, bukan di gedung Eks Perisai Plaza. Dalam kata lain, Pemko Medan memastikan bahwa gedung Eks Perisai Plaza batal dibangun menjadi MPP.

“Benar, Perisai Plaza tidak jadi dibangun Mall Pelayanan Publik, yang akan dibangun Mall Pelayanan Publik adalah gedung Eks Plaza Medan Baru,” ucap Kepala BKAD Kota Medan, Dr. Zulkarnain Lubis Msi kepada Sumut Pos, Jumat (24/2/2023).

Dijelaskan Zulkarnain, ada dua aset Pemko Medan yang saat ini tidak sedang dimanfaatkan dan telah diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk dibangun menjadi MPP, yakni gedung Eks Perisai Plaza dan gedung Eks Plaza Medan Baru.

Setelah diajukan, pihak Kemenpan kemudian melakukan survey ke dua gedung tersebut. Kemudian Kemenpan pun memberikan penilaian dan rekomendasi, bahwa gedung Eks Perisai Plaza lebih memenuhi kategori untuk dijadikan MPP.

“Jadi untuk membangun MPP itu, harus ada keterlibatan Kemenpan RB, sebab ada kategori yang harus dipenuhi untuk membangun MPP. Dan sebenarnya gedung Eks Perisai Plaza itu juga kita ajukan ke Kemenpan untuk jadi MPP, bukan hanya gedung Eks Plaza Medan Baru. Setelah kita ajukan, Kemenpan kemudian melakukan survey. Dari hasil survey yang dilakukan, Kemenpan menilai gedung Eks Plaza Medan Baru lebih memenuhi kategori,” ujarnya.

Lantas, apa yang akan dilakukan Pemko Medan terhadap bangunan Eks Perisai Plaza bila gedung tersebut batal dibangun menjadi MPP? Zulkarnain menyebutkan, pihaknya belum dapat memastikan hal itu.

“Untuk gedung Eks Perisai Plaza, itu sedang kita bahas akan kita manfaatkan untuk apa kedepannya, apakah akan kita manfaatkan untuk kantor pelayanan, kantor pemerintahan, atau hal lainnya,” jawabnya.

Pemko Medan juga belum dapat memastikan, apakah gedung tersebut akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau tidak.

“Kemungkinan untuk dikerjasamakan juga belum tahu, itu semua sedang kita bahas,” tuturnya.

Zulkarnain menerangkan, pembangunan gedung Eks Plaza Medan Baru tersebut menjadi MPP akan dimulai pada tahun ini juga melalui APBD Kota Medan. Saat ini, Pemko Medan sedang mempersiapkan rencana pembangunan tersebut, sembari memberikan waktu kepada pihak yang sampai saat ini masih beroperasi di gedung tersebut.

“Gedung Eks Plaza Medan baru itu saat ini belum kosong, kita beri waktu kepada pihak yang saat ini masih beroperasi disana paling lama sampai bulan empat (April) untuk mengosongkannya. Setelah itu, baru kita bangun. Sembari menunggu itu kosong, saat ini kita tengah mematangkan rencana persiapan pembangunannya,” terangnya.

Menurut Zulkarnain, kondisi gedung Eks Plaza Medan Baru yang membelakangi Pasar Pringgan, turut menjadi perhatian bagi pihaknya. Sebab nantinya, akan ada penataan terhadap Pasar Pringgan agar tidak mengganggu keberadaan maupun fungsi MPP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Soal Pasar Pringgan yang posisinya di sekitar bangunan Eks Gedung Plaza Medan Baru, itu sudah dalam pembahasan. Kita akan koordinasi dengan PUD Pasar untuk melakukan penataan terhadap Pasar Pringgan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam rangka memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan berbagai pelayanan publik, Pemko Medan akan menghadirkan Mall Pelayanan Publik (MPP). Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No.23/2017 tentang Penyelenggaraan MPP.

Hal ini terungkap dalam Rapat Konsultasi Publik Terkait Mall Pelayanan Publik yang dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman di Ruang Rapat III Balai Kota, Rabu (22/2).

Dikatakan Wiriya, penyediaan sarana MPP dirancang sebagai wadah pelayanan bersama dari berbagai instansi baik dari Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD maupun swasta. Dimana dalam MPP ini, ungkapnya, masyarakat dapat mengurus berbagai layanan dari mulai dokumen administrasi kependudukan, perizinan, perbankan dan lainnya dalam satu tempat.

“MPP ini sebenarnya sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat, khususnya warga Kota Medan. Prinsipnya, MPP ini bukan hanya untuk memberikan pelayanan perizinan di satu tempat saja tetapi juga bagaimana bisa memberikan pelayanan publik baik perizinan maupun non perizinan dalam satu tempat sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” kata Wiriya.

Pemko Medan juga memastikan, pembangunan MPP akan dilakukan di gedung Eks Plaza Medan Baru.

“Pemko Medan rencananya akan membangun MPP di Plaza Medan Baru Jalan Iskandar Muda, sebab gedung tersebut merupakan aset milik Pemko Medan. Gedung sudah ada, tinggal desain interior dan tata letak serta sistem pelayanan publik yang ada di dalamnya yang harus didesain sebaik mungkin,” tutupnya. (map)

Revitalisasi Taman Cadika Buktikan Pemko Medan Manfaatkan Aset untuk Masyarakat

KETERANGAN: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane memberikan keterangan terjait revitalisasi Taman Cadika, di ruang kerjanya, Jumat (24/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan terus menata dan merevitalisasi ruang-ruang terbuka publik. Salah satunya adalah Taman Cadika yang berlokasi di Jalan Karya Wisata Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. Dengan revitalisasi, fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ruang publik dengan berbagai sarana olahraga dan rekreasi dari aset Pemko Medan ini kian optimal.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane, di ruang kerjanya, Jumat (24/2). “Sama kita tahu, Wali Kota Medan Bobby Nasution sangat concern pada keberadaan RTH dan ruang terbuka publik. Dan, sebagai salah satu aset Pemko Medan berdasar Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 1/Pangkalan Mansyur tertanggal 31 Mei 1994, Taman Cadika ini direvitalisasi guna memaksimalkan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau sekaligus ruang publik,” ungkapnya.

Revitalisasi ini, lanjut Arrahmaan, juga sebagai bentuk komitmen Pemko Medan dalam merawat dan memaksimalkan pemanfaatan aset untuk kepentingan masyarakat. “Ruang terbuka publik dengan berbagai sarana olahraga juga dapat dapat menjadi wahana rekreasi, relaksasi, dan edukatif bagi warga Medan,” ungkapnya.

Selain itu, ruang terbuka publik ini akan menjadi semacam ruang pertemuan bagi warga dari berbagai latar belakang. Di ruang ini, warga berkomunikasi dan berinteraksi dengan nyaman. “Rasa kebersamaan dan rasa memiliki Medan pun bisa tumbuh dalam ruang terbuka publik yang ramah bagi setiap kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Medan, Pulungan Harahap menyebutkan, Taman Cadika yang merupakan aset Pemko Medan ini merupakan salah satu RTH dan ruang publik.

Tahun ini, lanjutnya, Taman yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga tersebut akan direvitalisasi. “Dinas Pemuda dan Olahraga juga mempunyai masterplan revitalisasi Taman Cadika. Selanjutnya, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang Kota akan membuat Detail Engineering Design Revitalisasi Taman Cadika ini,” paparnya.

Pulungan mengatakan, selama ini Taman Cadika juga telah menjadi salah satu lokasi rekreasi yang diminati masyarakat. “Bukan hanya dari Medan, warga luar kota juga banyak berkunjung ke Taman Cadika. Taman ini telah salah satu tempat rekreasi menarik minat pengunjung,” ungkapnya.

Pulungan mengatakan, saat ini Taman Cadika telah memiliki berbagai sarana olahraga. Ini juga merupakan salah satu daya tarik Taman Cadika yang kian menarik minat warga berkunjung ke sana.

Sarana olahraga yang ada di Taman Cadika ini, kata dia, antara lain lapangan sepak bola, arena BMX, skateboard, arena sepatu roda, olahraga berkuda, lapangan basket, lapangan panah, jogging track, serta olahraga air. Di samping itu, tambah Pulungan, Taman Cadika juga mempunyai lahan perkemahan pemuda dan pramuka.

“Dalam memanfaatkan dan memberdayakan aset untuk kepentingan masyarakat, Pemko Medan akan semakin memaksimalkan fungsi Taman Cadika sebagai ruang terbuka hijau, ruang publik, sarana olahraga, rekreasi, serta edukasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (rel)

Sarasehan pada Pengelola Wisata Sawah Pematangjohar, Prodi Agribisnis FP UMA Beri Media Edukasi 

MEDIA EDUKASI: Dosen dan mahasiswa Prodi Agribisnis FP UMA sarasehan pada masyarakat pengelola Wisata Sawah Pematangjohar, baru-baru ini.ISTIMEWA.

DOSEN dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Medan Area (FP UMA) menggelar sarasehan dan pemberian media edukasi, baru-baru ini. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut hasil penelitian pada masyarakat pengelola wisata sawah di Pematangjohar, Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang.

Sarasehan dosen dan mahasiswa ini dilaksanakan dalam rangka menyampaikan hasil penelitian dosen dan mahasisiwa Prodi Agribisnis  FP UMA yang melakukan penelitian di Wisata Sawah Pematangjohar.

Pelaksanaan kegiatan dihadiri Dekan FP UMA Dr. Ir. Zoelheri Noer, MP didampingi Khairul Saleh, S.P, MMA, Rahma Sari Siregar, S.P, M.Si, dan Rika Fitri Ilvira, S,TP, M.Sc, bersama dengan empat mahasiswa yang melakukan penelitian dilokasi tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pihak pengelola menghadirkan beberapa orang pengurus dan pengelola Kampung Wisata Sawah Pematangjohar serta masyarakat sekitar wisata.

Adapun hal yang disampaikan dalam kegiatan sarasehan tersebut adalah hasil penelitian dosen dan mahasiswa yang membahas kepuasan konsumen terhadap keberadaan objek wisata dan dampak sosial ekonomi masyarakat terhadap keberadaan Wisata Sawah Pematangjohar terhadap masyarakat.

Kegiatan dimulai dengan menyampaikan hasil penelitian, kemudian dilanjutkan dengan diskusi. Saat diskusi, muncul beberapa hal yang diperlukan pihak pengelola untuk yang laksanakan menindaklanjuti hasil penelitian.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan media edukasi berupa poster dengan informasi budidaya padi sawah untuk ditempatkan di titik-titik strategis yang sering dilalui pengunjung. Tujuannya agar pengunjung mengetahui jenis dan teknik budidaya padi yang dilaksanakan di kampung wisata sawah Pematangjohar.

Berdasarkan hasil diskusi pihak pengelola berharap agar terus dilaksanakan kegiatan lain yang mendukung pengembangan wisata sawah Pematangjohar dan mengatasi permasalahan yang dihadapi pengelola demi tercapainya keberlanjutan kampung Wisata Sawah Pematangjohar.

Hal ini menjadi dasar bagi dosen Pdi Agribisnis FP UMA untuk dilanjutkannya kegiatan dengan tema dan topik lain melalui penelitian dan pengabdian. (dmp)

Ganjar Milenial Sumut Gelar Diskusi Entrepreneurship dan Pelatihan Barista

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Utara melanjutkan kegiatan positif dengan tujuan merangkul seluruh kalangan.

Kali ini, pendukung Ganjar Pranowo itu mengadakan Pelatihan Barista dan Diskusi Entrepreneurship di Hening Cafe, Jalan Pimpinan, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumut, Jumat (24/2)

Koordinator GMC Sumut Yusuf Elpa Sagala mengatakan dalam pelatihan itu, mereka melibatkan komunitas Pencinta Kopi (KPK) Kota Medan.

“Kami juga undang sejumlah pemuda dan warga sekitar. Semuanya mengikuti diskusi dan pelatihan dengan seksama,” kata Yusuf.

Dalam kegiatan itu, para peserta diberikan pelatihan pembuatan kopi secara manual dan menggunakan mesin.

“Dalam kegiatan itu diselipkan diskusi enterpreneurship. Harapannya bisa menumbuhkan jiwa usaha para pemuda,” kata Yusuf.

Dalam kegiatan itu, GMC Sumut juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta.

“Harapannya, sosok Ayah Ganjar Pranowo bisa lebih dikenal masyarakat yang ada di Medan, Sumut,” kata dia.

Selain itu, GMC Sumut juga ingin mengembangkan bakat para pemuda di bidang Kewirausahaan.

“Diskusi dan pelatihan ini sekaligus untuk menjaga tali silaturahmi antara GMC Sumut dengan milenial di Medan,” ujarnya.

Andre (22), salah satu pemuda yang ikut dalam diskusi dan pelatihan menyambut positif kegiatan dari GMC Sumut.

“Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat dan ilmu yang diterima berguna,” kata dia.

Dia pun mengaku sangat mendukung upaya dari GMC untuk mengembangkan bakat kewirausahaan anak muda di Medan.

“Ya saya harap acara seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas dia. (rel/tri)

Teks Foto:
Pelatihan Barista dan Diskusi Entrepreneurship di Hening Cafe, Jalan Pimpinan, Kecamatan Medan Perjuangangan, Sumut, Jumat (24/2).(Ist)

Dukung Ajang F1 Powerboat Danau Toba, Batik Air Siapkan 15.912 Kursi

Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mendukung perhelatan F1 Powerboat di Danau Toba, Kabupaten Tobasa, Sumut dengan menyediakan 15.912 kursi atau 102 frekuensi terbang pergi pulang (PP) periode 23-28 Februari 2023.

“Ini dapat menjadi instrumen strategis bagi semua pihak untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional, pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antar wilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperlancar pelayanan publik,” ujar Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, Kamis (23/2).

Dijelaskannya, tawaran penerbangan yang diberikan Batik Air, yakni tujuan Bandar Udara Sisimangaraja XII, Silangit (DTB), dari Jakarta-Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK). “Ini terdapat 32 frekuensi terbang, dengan total kursi 4.992,” imbuhnya.

Kemudian, tujuan Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deliserdang (KNO), dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ada 50 kali frekuensi terbang dengan 7.800 kursi. Dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma tersedia 20 frekuensi terbang dengan 3.120 kursi.

Selain itu, Batik Air mengoperasikan armada generasi terbaru dan modern berkonsep full service airlines, yaitu Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), Airbus 320-200NEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), serta Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 156 kelas ekonomi).

Dijelaskannya, setiap penumpang memperoleh makanan dan minuman (inflight meals) gratis bagasi 20kg untuk kelas ekonomi dan 30kg kelas bisnis, dengan dilengkapi hiburan gratis inflight entertainment on demand serta hiburan yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet didukung oleh Tripper.

“Caranya mudah, download aplikasi Tripper sekarang. Hiburan gratis tersedia beragam film seperti Indonesia, Hollywood, sampai Korea. Para tamu dapat bermain games, membaca majalah digital dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, terang Danang, penerbangan ke Silangit dan Kualanamu memberikan keuntungan bagi pemain F1 dan tim, pebisnis, wisatawan dan masyarakat dalam bentuk peningkatan pariwisata. Silangit terkenal dengan objek wisata Danau Toba, merupakan salah satu objek wisata terpopuler di Indonesia.

“Jumlah frekuensi penerbangan ke Bandar Udara Sisimangaraja XII, Silangit menjadikan akses ke Danau Toba menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut sejalan progam Pemerintah, yakni ‘Bangga Berwisata di Indonesia’.

Lalu, pengembangan ekonomi. Penerbangan Batik Air ke Sumatera Utara (Sumut) diharapkan lebih terhubung dengan kota-kota besar di Indonesia, sehingga memudahkan aktivitas perdagangan dan bisnis di kawasan Sumut bagian selatan.

“Dampak positif lainnya, meningkatkan permintaan produk dan jasa lokal (UMKM) yang dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat setempat. Dalam hal ini, Batik Air turut mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI),” katanya.

Selanjutnya, kelancaran aksesibilitas. Kemudahan perjalanan udara ke Medan, Deliserdang, Tapanuliutara (Taput) dan sekitarnya menjadi lebih nyaman dan cepat, sehingga berkontribusi terhadap mobilitas masyarakat dengan nilai lebih memperpendek waktu perjalanan. Penerbangan akan memperkuat konektivitas antar wilayah yang saling terhubung.

“Harapan utama ialah dapat memperkuat integrasi ekonomi dan sosial antar wilayah mencakup layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan di wilayah lain. Batik Air optimis, penerbangan di jaringan Sumut menjadi instrumen strategis bagi semua pihak untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional, pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antar wilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperlancar pelayanan publik,” tandasnya. (dwi/ram)

Program Super Untung Deals 2022, Sharp Indonesia Serahkan Hadiah Mobil

SHARP: Suwandi (Branch Manager Medan PT Sharp Electronics Indonesia) menyerahkan hadiah kepada Mistazuriani di Batam, Rabu (22/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SHARP merupakan merek barang elektronik rumah tangga ternama dunia, September lalu baru saja merayakan hari jadi nya yang ke 110 tahun. Sebagai rangkaian perayaan hari ulang tahun nya, PT Sharp Electronics Indonesia memberi kejutan kepada konsumen setianya dengan mengadakan program Super Untung Deals 2022, ratusan hadiah disiapkan untuk seluruh pemenang.

Suwandi, selaku Branch Manager Medan PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan untuk mengikuti program Super Untung Deals 2022, pelanggan cukup membeli produk Sharp apa saja dan dimana saja senilai IDR 2.000.000. Pembeli berhak mendapatkan 1 kode unik dan ekstra poin yang dapat ditukarkan e-voucher senilai IDR 100,000 hanya untuk 7.500 pembeli pertama. Kemudian unduh aplikasi Sharp ID di play store atau apps store dan daftarkan.

Pada 17 November 2022 pukul 11.00 wib, Sharp Indonesia telah umumkan 110 pemenang program Super Untung Deals 2022 periode 1 Juni-31 Oktober 2022, disiarkan secara langsung melalui Facebook Fans Page Sharp Electronics Indonesia. Konsumen atas nama Mistazuriani asal Batam, Kepulauan Riau terpilih menjadi pemenang 1 unit mobil program Super Untung Deals 2022.

Mistazuriani, konsumen setia Sharp dan pemenang 1 unit mobil dari program Super Untung Deals 2022. “Saya adalah pelanggan setia Sharp, sudah menggunakan produk Sharp selama 22 tahun, sangat tidak menyangka terpilih menjadi pemenang satu unit mobil dari program tersebut.

”Semoga kedepannya PT Sharp Electronics Indonesia semakin berjaya menjadi perusahaan elektronik yang menghadirkan inovasi dalam setiap produknya. Terus memberikan promo dan hadiah menarik kepada konsumennya,” sebut dia.

Perwakilan Sharp Indonesia Suwandi Branch Manager Medan PT Sharp Electronics Indonesia) dan Sufyan (Coordinator Manager PT Sharp Electronics Indonesia) menyerahkan hadiah mobil Agya kepada Mistazuriani pada 22 Februari 2023. “Kami sangat senang dapat memberikan hadiah ini kepada konsumen setia Sharp. Semoga Sharp tetap menjadi pilihan di hati konsumen setianya,” tutup Suwandi. (dmp)

Permudah Pelayanan Perizinan, Plaza Medan Baru Dijadikan Mal Pelayanan Publik

BUKA RAPAT: Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman saat membuka rapat Konsultasi Publik Terkait Mal Pelayanan Publik di Ruang Rapat III Balai Kota, Rabu (22/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan berbagai pelayanan publik, Pemko Medan akan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No.23/2017 tentang Penyelenggaraan MPP.

Hal ini terungkap dalam Rapat Konsultasi Publik Terkait Mall Pelayanan Publik yang dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman di Ruang Rapat III Balai Kota, Rabu (22/2).

Dikatakan Wiriya, penyediaan sarana MPP dirancang sebagai wadah pelayanan bersama dari berbagai instansi baik dari Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD maupun swasta. Dimana, dalam MPP ini, ungkapnya, masyarakat dapat mengurus berbagai layanan dari mulai dokumen administrasi kependudukan, perizinan, perbankan dan lainnya dalam satu tempat.

“MPP ini sebenarnya sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat, khususnya warga Kota Medan. Prinsipnya, MPP ini bukan hanya untuk memberikan pelayanan perizinan di satu tempat saja tetapi juga bagaimana bisa memberikan pelayanan publik baik perizinan maupun non perizinan dalam satu tempat sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” kata Wiriya.

Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Agus Suriyono dan Asisten Administrasi Umum Ferry Ichsan, Wiriya selanjutnya berharap agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan agar benar-benar menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai wadah untuk menginformasikan bahwa Kota Medan akan membuat MPP.

Di samping itu, kata Wiriya, pihak-pihak yang memberikan pelayanan di Kota Medan sekaligus sebagai peserta rapat juga harus memberikan masukan atas desain MPP ini dengan memperhatikan segalanya secara detail. Dengan demikian kehadiran MPP nantinya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik mungkin.

“Pemko Medan rencananya akan membangun MPP di Plaza Medan Baru Jalan Iskandar Muda. Sebab gedung tersebut merupakan aset milik Pemko Medan. Jadi harapan kami, MPP ini bisa beroperasi secepatnya. Gedung sudah ada tinggal desain interior dan tata letak serta sistem pelayanan publik yang ada di dalamnya yang harus didesain sebaik mungkin,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kadis PMPTSP Kota Medan Nurbaiti Harahap dalam laporannya menyampaikan, penyelenggaraan MPP ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Peraturan Presiden No. 89/2021 tentang Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik dan Permen PanRB Nomor 92/2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik.

Selain itu, kata Nurbaiti, juga sejalan dengan program prioritas Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Medan No.7/2021 tentang RPJMD Kota Medan Tahun 2021-2026 bahwa Kota Medan akan menyelenggarakan layanan publik melalui Mall Pelayanan Publik.

“Dengan adanya MPP ini, kami berharap kualitas layanan dan tingkat kepuasan masyarakat akan layanan publik akan terus meningkat. Disamping itu, MPP ini juga diharapkan dapat memenuhi tujuan penyelenggaraan mall pelayanan publik sebagaimana tertuang dalam Perpres 89/2021 yakni mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan dan keamanan pelayanan meningkatkan daya saing dan memberikan kemudahan berusaha,” papar Nurbaiti.

Rapat Konsultasi Publik Terkait MM dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah narasumber, di antaranya Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Kepala Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan dari DPMPTSP Kota Medan serta dirangkaikan dengan tanya jawab. (map/ila)

Dua Pria Takut-takuti Warga dengan Airsoftgun

DITAHAN: Dua pria pemilik senjata airsoftgun ditahan polisi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua pria yang menakut-nakuti masyarakat, di Jalan S Parman, Medan Petisah dengan menggunakan airsoftgun ditahan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar (SatReskrim Polrestabes) Medan.

Keduanya, Irfan Sahputra (25), warga Jalan Starban, Gang Subur, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, dan Ajai (27), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Pantai Burung I, Keluruhan Aur, Kecamatan Medan Maimun.

“Kedua pemilik senjata Airsofgun dan telah kita tahan serta dikenakan Pasal Undang Undang Darurat dengan ancaman 5 tahun penjara,” kata Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir Mustafa, Kamis (23/2).

Dijelaskannya, pada Sabtu 18 Februari 2023 lalu terjadi keributan di Jalan S Parman, Kecamatan Medan Petisah. Menerima adanya laporan keributan Tim Tawon, Polrestabes Medan turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Fathir, ada dua orang pria kedapatan memiliki senjata Airsofgun sehingga diamankan. “Kedua pemilik senjata airsofgun itu mengaku mengeluarkan senjata untuk menakut-nakuti orang yang terlibat kerusuhan agar membubarkan diri,” bebernya.

Dari tangan kedua pria itu, sambungnya, disita barang bukti airsoftgun glock 19 warna hitam serta peluru 10 butir. “Polisi masih mendalami termasuk tentang izin senjata tersebut,” pungkasnya. (dwi/azw)