Home Blog Page 1799

Pemkab Humbahas Dukung Program Perhutani Sosial

RAPAT: Peserta Rapat Koordinasi Profiling Kebutuhan Pemberdayaan Perhutani Sosial dan Kebutuhan Lapangan, serta Deputi 2 Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan, saat di Ruang Rapat Setdakab Humbahas, Senin (20/2).Dedy Effendi Simbolon/Sumut Pos.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemkab Humbanghasundutan (Humbahas), mendukung Program Pemberdayaan Perhutani Sosial, yang merupakan program nasional dengan tujuan mensejahterakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, melalui Sekdakab Tonny Sihombing pada Rapat Koordinasi Profiling Kebutuhan Pemberdayaan Perhutani Sosial dan Kebutuhan Lapangan, yang turut dihadiri Deputi 2 Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan di Ruang Rapat Setdakab Humbahas, Senin (20/2) lalu.

Turut hadir, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), para kepala desa, kepala OPD, Kepala UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) 13 Doloksanggul, Kepala UPT KPH 12 Tarutung, serta para camat.

Pada kesempatan itu, Tonny lebih lanjut mengatakan, program ini merupakan program nasional dengan tujuan melakukan pemerataan ekonomi melalui 3 pilar, yakni lahan, kesempatan usaha, dan sumber daya manusia.

“Hal ini berazas keadilan dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya hutan, untuk dijadikan tempat berusaha bagi masyarakat. Serta, dapat mengembangkan sumber kehidupan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Tonny.

Menurut Tonny, masyarakat sebagai pengelola sumber daya hutan, memiliki kepastian berusaha dan agar dapat dikelola secara berkesinambungan.

“Program ini untuk mensejahterakan masyarakat. Masyarakat sebagai pengelola sumber daya hutan, memiliki kepastian berusaha, dan agar (hutan) dapat dikelola secara berkesinambungan,” jelasnya.

Perlu diketahui, dalam Program Pemberdayaan Perhutani Sosial ini, terdapat 9 kabupaten terpilih. Kesembilan daerah ini, sebagai lokus tervensi pemberdayaan. Adapun 9 daerah tersebut, yakni Kabupaten Langkat, Simalungun, Serdangbedagai (Sergai), Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Utara (Taput), Mandailingnatal (Madina), Samosir, Deliserdang, dan Humbahas. Dan dari 9 daerah ini, ada 3 kabupaten menjadi lokus intervensi pemberdayaan, yakni Kabupaten Humbahas, Taput, dan Samosir.

Diketahui, lokus intervensi pemberdayaan pertama ini, dipilih berdasarkan ketersediaan KUPS dan kualitasnya. Dan keaktifan Pemda dalam mendukung Program Pemberdayaan Perhutani Sosial, kuantitas SK per kabupaten, ketersediaan pemetaan sosial (kebutuhan pemberdayaan dan komoditi), insan dengan lokasi yang diserahkan SK-nya oleh presiden, aksesibilitas serta kondusivitas atau minimnya konflik sosial/tenurial di lapangan. (des/saz)

Sekda Binjai Lantik 77 Kepala TK, SD dan SMP, Irwansyah: Harus Paham Regulasi, Tegas, dan Disiplin

LANTIK: Sekda Kota Binjai Irwansyah Nasution, melantik 77 kepala sekolah tingkat taman kanak-kanak (TK), SD, dan SMP di Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, Rabu (22/2).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai Irwansyah Nasution, melantik 77 kepala sekolah tingkat taman kanak-kanak (TK), SD, dan SMP di Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, Rabu (22/2) lalu.

Sekda mengawali pelantikan dengan pembacaan Keputusan Wali Kota Binjai Nomor: 188.45-104/K/Tahun 2023. Dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji penugasan serta pemindahan tugas pelantikan.

Pada kesempatan itu, Irwansyah berharap, para kepala sekolah yang baru saja dilantik tersebut, dapat memimpin dan mengelola sekolah dengan baik, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kota Binjai.

“Bapak ibu para kepala sekolah, harus memahami regulasi dengan baik, tegas, dan disiplin,” imbau Irwansyah.

Namun, Irwansyah juga berharap, agar para kepala sekolah tetap harus berlaku humanis. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah memiliki Sertifikat Cakep dan Guru Penggerak.

Dia mengatakan, para kepala sekolah harus dapat terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas. Tujuannya, agar dapat mewujudkan core value berorientasi pada pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Saya harapkan kepada para kepala sekolah yang menerima SK hari ini (Rabu), untuk bisa menyesuaikan pada tempat yang baru. Serta mampu memberi pelayanan terbaik, baik untuk lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dan mampu memberikan menajerial yang baik di lingkungan sekolah yang baru,” tegas Irwansyah.

Jumlah kepala sekolah yang dilantik ada sebanyak 77 orang, terdiri dari 3 kepala TK, 62 kepala SD, dan 12 kepala SMP. Pelantikan ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif bagi dunia pendidikan di Kota Binjai, sehingga dapat membawa Kota Binjai menjadi kota yang maju, berbudaya, dan religius. (ted/saz)

Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja, Ketua 1 TP PKK Binjai Lakukan Monitoring

SAMBUTAN: Ketua 1 TP PKK Kota Binjai Winda Widya Rizky Yunanda Sitepu, saat menyampaikan sambutan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ketua 1 TP PKK Kota Binjai, Winda Widya Rizky Yunanda Sitepu, beserta jajaran pengurusnya, hadir dalam kegiatan monitoring Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) Tingkat Kota Binjai di Kelurahan Damai, Binjai Utara, Rabu (22/2) lalu.

Dalam sambutannya, Winda menjelaskan, kegiatan monitoring merupakan satu bagian dari rangkaian Lomba PKK, dan bertujuan untuk meninjau sejauh mana 10 Program Pokok PKK diterapkan serta dilaksanakan.

Winda pun berharap, agar TP PKK kecamatan dan kelurahan, yang jadi pelaksana lomba, dapat menyampaikan dengan baik semua yang telah dilaksanakan. Juga mampu menunjukkan kelengkapan administrasi PKK yang diperlukan di setiap masing-masing lomba kepada tim monitoring.

“10 Program Pokok PKK sangat penting untuk dipahami seluruh kader PKK di setiap jenjang. Melalui kegiatan Lomba PKK ini, diharapkan dapat meningkatkan komitmen TP PKK kecamatan dan kelurahan, dalam mengimplementasikan Program Pokok PKK kepada para kader dan masyarakat luas,” pungkasnya. (ted/saz)

Syah Afandin Mendukung Pelaksanaan Porseni Raudhatul Athfal

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Langkat 2023 di Halaman Kantor Kementrian Agama Kabupaten Langkat, Jalan Diponegoro No.1 Kelurahan Kwala Bingai Stabat, Kamis (23/2/2023)

Porseni ini mengambil tema Kita siapkan generasi anak Indonesia yang cerdas, berkualitas, aktif, kreatif dan mandiri melalui olahraga dan seni.

Syah Afandin mengatakan, Personi bertujuan untuk membangun kreativitas dan kemampuan anak didik sebagai bagian hasil dari pembelajaran yang di lakukan serta sebagai penggalian bakat dan potensi yang dimiliki. “Kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran sejak dini anak-anak untuk mencapai prestasi,” ujarnya.

Plt Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setulus-tulusnya disertai penghargaan yang tinggi pada PD IGRA Kabupaten Langkat beserta jajarannya yang telah bekerja sama menggelar acara ini.

“Lebih dari itu, harapan kita bersama agar dalam Porseni ini muncul bibit-bibit berbakat. Marilah kita tetap memberikan perhatian yang besar bagi terbinanya generasi Langkat yang religius sejak dini sehingga masa depan Kabupaten Langkat diisi oleh generasi yang tidak saja beriman dan berakhlak, tetapi memiliki ilmu dan prestasi,” jelasnya.

Ketua Panitia Amir Hamzah melaporkan, Porseni ini diikuti 115 RA dari 273 RA yang ada di Kabupaten Langkat dengan jumlah peserta 225 anak-anak. Porseni memperlombakan mewarnai, surah pendek, tari daerah, busana adat, adzan, pidato, puisi, sholat berjamaah.

Ketua IGRA Kabupaten Langkat, Wirayanti SPdi M Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Langkat atas kehadiranya serta dukungan yg di berikan sehingga terlaksananya kegiatan ini.

“Ajang ini untuk pancarian bakat bagi anak-anak kita RA dan hari ini mereka sedang memperjuangkan nama baik sekolah mereka,” ujarnya.

Kakan Kemenag Langkat H Ainul Aswad MA menyampaikan bahwa, kegiatan ini memberikan peluang kepada guru dan seluruh siswa-siswi khususnya yang saat ini berada di Raudhatul Athfal. Momentum kegiatan Porseni yang kelima ini sebagai bentuk apresiasi dan inovasi dari guru-guru madrasah dan inovasi guru-guru madrasah.

“Oleh karena itu teruslah kita bersama pemerintah daerah bahwa menjadikan masyarakat Kabupaten Langkat ini yang religius,” pesannya. (mag-6)

Satu Pemain PSMS Direkomendasikan Ikuti Seleksi Timnas SEA Games 2023

DISKUSI: Asisten Pelatih PSMS Legimin Raharjo mengikuti diskusi pembentukan Timnas SEA Games 2023. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu pemain yang memperkuat PSMS Medan pada Liga 2 musim 2022/2023 bakal mengikuti seleksi pembentukan Timnas U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2023.

Hal ini terungkap usai Diskusi Virtual Pembentukan Timnas SEA Games 2023, Kamis (23/2/2023). Diskusi ini diikuti seluruh klub-klub Liga 2 2022/2023 dengan pimpin langsung oleh Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri.

Indra Sjafri merupakan sosok yang dipercaya oleh PSSI menjadi pelatih kepala untuk gelaran pesta olahraga dua tahunan antar negara se-Asia Tenggara tersebut. Sementara Shin Tae-yong difokuskan untuk persiapan Timnas di Piala Dunia U20 yang digelar di Indonesia pada Mei-Juni 2023.

Dalam kesempatan itu, PSMS Medan diwakili asisten pelatih, Legimin Raharjo. “Klub boleh mengajukan (rekomendasi) nama atau tidak, tapi pemain-pemain yang dikirim benar-benar yang bermain di Liga 2,” kata Indra Sjafri.

“Persiapannya dua bulan dan TC (training camp) awal diperkirakan pada 1 Maret. Selain klub Liga 2, klub Liga 1 juga kita minta rekomendasi pemainnya,” sambungnya.

Sementara, Legimin Raharjo, mengatakan bahwa pemain-pemain yang direkomendasikan PSSI merupakan kelahiran tahun 2001 dan 2002.

“Namun berdasarkan yang disampaikan oleh Coach Indra Sjafri tadi boleh tahun 2003 kalau pemain tersebut benar-benar potensial. Tapi prioritas tahun 2001 dan 2002,” ucap Legimin.

Lebih lanjut, Legimin menyebut sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, PSMS hanya bisa merekomendasikan satu pemain saja.

“Kita sebenarnya memiliki beberapa pemain muda yang potensial, namun karena terbatas kriteria tadi jadi tak bisa kita ajukan yang lainnya. Karena pemain muda kita yang lainnya kelahiran 2004 dan 2005,” pungkasnya. (dek)

Gelapkan Uang Rp 5,7 Miliar, Advokat Sri Falmen Siregar Divonis 3 Tahun Penjara

PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap Sri Falmen Siregar, terdakwa kasus penggelapan secara virtual, Kamis (23/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Advokat Sri Falmen Siregar dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun. Warga Jalan Kutilang, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai itu dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan Rp5,7 miliar di PT Cinta Raja.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Sri Falmen Siregar dengan pidana penjara selama 3 tahun,” kata majelis hakim yang diketuai Oloan Silalahi dalam persidangan yang digelar secara virtual di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri Medan, Kamis, (23/2).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menilai perbuatan terdakwa Sri Falmen Siregar terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHPidana.

“Yakni dengan maksud untuk menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan mempergunakan sebuah nama palsu atau suatu sifat palsu dengan mempergunakan tipu muslihat ataupun dengan mempergunakan susunan kata-kata bohong menggerakkan seseorang untuk menyerahkan sesuatu benda untuk mengadakan perjanjian utang ataupun meniadakan piutang,” kata hakim Oloan.

Menanggapi putusan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evi Yanti Panggabean maupun terdakwa masih menyatakan pikir-pikir apakah mengajukan banding atau terima.

Diketahui, putusan itu lebih rendah dari tuntutan JPU Evi Yanti Panggabean yang sebelumnya menuntut terdakwa Sri Falmen Siregar dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Mengutip dakwaan JPU, perkara bermula pada tahun 2022, saksi korban Alex Purwanto selaku Direktur PT Cinta Raja berkenalan dengan terdakwa Sri Falmen. Terdakwa Sri Falmen mengaku dapat mengerjakan Legal audit dan mengaudit karyawan (audit Ketenagakerjaan) dalam rangka menunjang kinerja dan efektivitas usaha.

Kemudian korban dan terdakwa sepakat membuat Perjanjian Kerjasama. Namun, beberapa bulan berjalan semua perkataan terdakwa tidak sesuai dengan kenyataannya.

Merasa curiga, saksi korban pun meminta bagian keuangan yakni saksi Pratiwi Eka agar menghitung dan melengkapi bukti-bukti penyerahan uang atau permintaan uang dari terdakwa Sri Falmen Siregar. Dari hasil audit sementara diperoleh, bahwa jumlah uang yang yang sudah diterima oleh terdakwa Sri Falmen sebanyak Rp5.732.650.000.

Mendapat informasi tersebut, saksi korban Alex Purwanto merasa keberatan dan membuat Laporan ke Polrestabes Medan guna diproses lebih lanjut. Bahwa akibat perbuatan terdakwa saksi korban Alex Purwanto mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp5.732.650.000. (man)

Notaris Elviera Diduga Berkeliaran Bebas Meski Berstatus Tahanan Kota

SIDANG: Notaris Elviera saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan, beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Notaris Elviera (52) terdakwa perkara korupsi senilai Rp39,5 miliar terpantau bebas berkeliaran. Padahal, saat ini kasusnya sedang dalam proses banding di Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Hal itu terlihat dari akun Tiktok pribadinya dengan nama @elvieras, Kamis (23/2).

Dalam video atau foto Tiktok itu, terlihat Elviera selalu mengunggah aktifas kesehariannya, baik sedang liburan, bekerja, hingga foto bareng bersama salah satu anggota DPR RI. Padahal saat ini statusnya masih sebagai tahanan kota.

Notaris Elviera mengakui, kalau video atau foto tersebut memang bener berada diluar kota. Namun pengakuannya, itu merupakan video lama.

Menanggapi itu, Pengamat Hukum Kota Medan Muslim Muis, menegaskan jika bener status Elviera saat ini tahanan kota dan berkeliaran diluar kota, jaksa seharusnya punya hak untuk menangkapnya. Karena menurut dia, orang yang berstatus tahanan kota dilarang untuk pergi keluar kota. Jika masih nekat, itu sudah melanggar peraturan yang ada.

“Itu sudah melanggar, seharusnya ditangkap sama jaksa kalau memang bener keluar kota,” tegasnya.

Di hari yang sama, Humas PT Medan Jhon Pantas Lumban Tobing membenarkan kalau saat ini Notariat Elviera berstatus tahanan kota. “Iya statusnya tahanan kota,” ucapnya.

Saat disinggung video atau foto TikTok Notaris Elviera yang diduga berada diluar kota, Jhon Pantas mengatakan kalau itu kewenangan jaksa selaku eksekutor.

“Itu bukan tanggung jawab kita. Pengawasan itu urusan eksekutornya (jaksa) lah,” ucapnya.

Sementara, Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan saat diminta tanggapannya terkait video atau foto TikTok itu mengatakan saat ini proses upaya hukum banding dan penahanan beralih ke penahanan PT Medan. “Kewenangan PT Medan bang,” tandasnya.

Sebelumnya, PN Medan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp100 juta terhadap Elviera.

Menurut hakim, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf b UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Hukuman yang diberikan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut yang sebelumnya meminta agar terdakwa Elviera dijatuhi hukuman pidana penjara selama 6 tahun. Karena itu pula jaksa mengajukan banding. (man)

Tuan Guru Harap Majelis Taklim Jadi Magnet Generasi Muda Belajar Agama

Dzikir dan Doa Bersama di Lingkungan Juani, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, (23/2).(Ist)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Peran majelis taklim sangat krusial untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa di bidang agama. Keberadaannya cukup penting dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang penuh kedamaian, toleransi serta melestarikan warisan para leluhur.

Namun, di tengah tantangan kehidupan sosial yang demikian komplek, majelis taklim tentu dituntut berinovasi dan berkreasi dalam menyampaikan pesan spiritual sehingga dapat melahirkan tradisi-tradisi baik sesuai kondisi fakta yang dihadapi. Majelis taklim harus mampu menarik minat generasi muda untuk lebih giat belajar agama.

“Saya titip pesan dalam kegiatan itu terutama pada generasi muda yang tengah menghadapi tantangan yang luar biasa. Di sini perlunya majelis taklim bisa menarik generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai keagamaan dengan baik,” tegas Koordinator Wilayah (Korwil) Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar, Zulfi Andika dalam kegiatan Dzikir dan Doa Bersama di Lingkungan Juani, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, (23/2).

Lanjutnya, problem sosial dan munculnya disinformasi tentang pemahaman keagamaan menuntut generasi muda untuk kritis dan berhati-hati.

Termasuk dalam menyikapi kampanye dan propaganda isu yang menyimpang di masyarakat.

“Saat ini banyak bermunculan paham-paham tertentu yang harus kami waspadai, dengan menyebarkan ajaran yang bertolak belakang dengan ajaran Islam,” lanjutnya.

Dengan demikian, Zulfi berharao majelis taklim mampu menyesuaikan aktifitas kegiatannya sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi yang akrab dengan para remaja dengan terus memberikan nilai-nilai kebijakan yang terkandung dalam ajaran Islam.

“Saya berharap dan yakin majelis taklim Al Hidayah mampu memberikan perhatian cukup besar kepada generasi penerus. Sebab, anak muda saat ini akan memegang peranan pembangunan masa depan,” ujarnya.

Zulfi mengapresiasi peran majelis taklim Al Hidayah selama ini yang terus berupaya melakukan kegiatan positif dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan, pendidikan dan mengedepankan kerukunan ke arah yang lebih baik.

“Sejauh ini peranannya sudah baik dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat sekitar, mudah-mudahan komitmen itu terus berlanjut dan menularkan kepada majelis taklimnya di wilayah sekitar,” lanjutnya.

Untuk itu, melalui Tuan Guru, Zulfi merasa kegiatan positif seperti itu harus terus didukung dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana dalam menunjang kegiatan keagamaan yang lebih baik.

“Tuan Guru mendukung penuh segala bentuk pendidikan keagamaan melalui majelis taklim yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara,” ujar dia. (rel/tri)