Home Blog Page 1804

Sekda Binjai Lantik 77 Kepala Sekolah

LANTIK: Sekda Binjai, H Irwansyah Nasution melantik 77 kepala sekolah di Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota. (IST)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution melantik 77 kepala sekolah tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, Rabu (22/2). Pelantikan tersebut digelar di Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota.

Sekda mengawali pelantikan dengan pembacaan Keputusan Wali Kota Binjai Nomor: 188.45-104/K/Tahun 2023. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji penugasan serta pemindahan tugas pelantikan oleh Sekda Binjai.

Irwansyah berharap, para kepala sekolah yang baru saja dilantok dapat memimpin dan mengelola sekolah dengan baik, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Dia juga menekankan bahwa para kepala sekolah harus memahami regulasi dengan baik, tegas, dan disiplin.

Namun juga tetap harus humanis. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah memiliki Sertifikat Cakep dan Guru Penggerak.

Irwansyah juga berharap, agar para kepala sekolah dapat terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas. Tujuannya, agar dapat mewujudkan Core Value berorientasi pada pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Saya harapkan kepada Kepala Sekolah yang menerima SK hari ini untuk bisa menyesuaikan pada tempat yang baru, mampu memberi pelayanan yang terbaik baik lingkungan sekolah dan masyarakat serta mampu untuk memberikan menagerial yang baik di lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

Jumlah yang dilantik pada hari ini sebanyak 77 orang, terdiri dari 3 orang Kepala TK, 62 orang Kepala SD, dan 12 orang Kepala SMP. Pelantikan ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif bagi dunia pendidikan di Kota Binjai, sehingga dapat membawa Kota Binjai menjadi kota yang maju, berbudaya, dan religius. (ted)

Gelar Sidang Tatap Muka, PN Binjai Tunggu Kesiapan JPU

SIDANG: JPU saat sidang secara online di PN Binjai, sementara terdakwa dari lembaga pemasyarakatan. Sidang secara online dinilai kurang efektif. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri Binjai menyatakan siap menggelar sidang secara tatap muka. Sejalan dengan itu, PN Binjai pun berbenah dalam pelayanan maupun sarana dan prasarananya untuk menyambut kesiapan sidang offline atau tatap muka.

“Memang sudah ada aturan baru yang dikeluarkan Depkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia-red) bahwa memperbolehkan sidang digelar secara offline atau tatap muka,” kata Ketua PN Binjai, Fauzi ketika diminta tanggapannya, Rabu (22/2).

Adapun sejumlah pembenahan dilakukan PN Binjai dengan menunjukkan kerapian pada sarpras. Saat ini, seluruh sudut dan sisi Gedung PN Binjai juga tengah direvitalisasi dengan dicat ulang.

Kemudian ruang sidang juga dibuat lebih rapi lagi agar tamu atau pengunjung, Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa hingga majelis hakim dapat menggelar sidang secara nyaman. Begitu juga akses website sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) milik PN Binjai, yang semula sulit diakses.

Kini, masyarakat atau keluarga terdakwa sudah dapat mengaksesnya untuk mendapat informasi lebih lanjut terkait perkara. Selain akses informasi pada SIPP, ruang tahanan sementara untuk terdakwa sembari nunggu sidang juga sudah dibenahi.

“Kami sudah siap kalau memang sidang mau digelar secara tatap muka. Tinggal lagi kesiapan dari Jaksa Penuntut Umum,” kata Fauzi.

Saat ini, PN Binjai masih menggelar sidang secara online. Terkadang terdakwa yang mendengar perkataan majelis hakim dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai pun samar-samar.

Akibatnya, majelis hakim ataupun JPU harus mengulangi perkataannya agar terdakwa mendengar secara jelas. Singkat cerita, sidang online yang digelar karena alasan pandemi dinilai kurang efektif.

“Memang kurang efektif sidang online ini. Harus mengulang-ngulang ngomongnya,” kata Fauzi mengakui sidang online yang digelar kurang efektif.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Adre Wanda Ginting menyebut, pihaknya sudah ada melakukan pembahasan terkait sidang online yang digelar saat ini akan berubah menjadi tatap muka. “Sudah dibahas di internal kami dan kemungkinan akan dilakukan pembahasan bersama antara kejari, lembaga pemasyarakatan dan pengadilan negeri terkait persidangan offline tersebut. Juga kami menunggu petunjuk dari Kejati Sumut terkait hal ini,” pungkasnya.

Diketahui, beberapa pengadilan negeri di I Indonesia sudah dapat menggelar sidang secara tatap muka. Seperti halnya kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua yang digelar secara tatap muka.

Namun di PN Binjai, sidang masih digelar secara online bagi terdakwa. Sementara saksi sejauh ini sudah diizinkan datang jika memang dipanggil JPU untuk memberikan kesaksiannya. (ted)

Dinkes Sumut Siapkan 17 Pos Kesehatan Dilengkapi 53 Ambulance di Venue F1H2O

Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara, mendirikan 17 pos kesehatan terpadu pada venue penyelenggaraan F1 Powerboat atau F1H2O di Balige, Kabupaten Toba, Sumut.

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, Alwi Mujahit kepada wartawan di Kota Medan, Rabu (22/2). Dia mengatakan untuk personil kesehatan terdiri Kemenkes RI, Dinkes Sumut dan Dinkes Kabupaten Toba.

“Ada 17 titik pos kesehatan kita dirikan di arena F1 Powerboat untuk melayani masyarakat, pengunjung hingga pembalap F1H2O,” kata Alwi, sembari mengungkapkan pos pelayan kesehatan untuk melayani tamu VVIP yang hadir untuk menonton langsung.

Untuk ambulance, Alwi mengungkapkan ada 53 unit disiapkan dari ambulance emergency hingga ambulance pendukung. Kemudian, juga disiapkan peralatan medis disiapkan. Bila ada diperlukan penanganan medis selama penyelenggaraan kejuaraan dunia balapan motor perahu itu.

“Ambulance kita kirim dari berbagai daerah, ada dari Dinkes Sumut, Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Toba dan daerah yang lain,” jelas Alwi.

Dalam penyelenggaraan F1H2O yang akan berlangsung sejak 24 hingga 26 Februari 2023 ini. Alwi ada beberapa hal menjadi fokus antisipasi seperti penanganan bila terjadi kecelakaan bagi peserta saat menjalani pertandingan.

“Kita penanganan dilakukan bersama nanti, bersama Biddokes Polda Sumut, unsur lainnya,” tutur Alwi.

Selain itu, antisipasi dilakukan pihak Dinkes Sumut. Alwi mengatakan karena terjadi kerumunan masa, yang menjadi fokus pengawasan penyebaran penyakit antar manusia saat pelaksanaan F1H20 berlangsung.

“Ya, kita minta tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh bagi masyarakat, yang menonton langsung,” kata Alwi.

Untuk diketahui, pihak panitia penyelenggara F1H2O juga sudah menyiapkan sejumlah helikopter, disiapkan sebagai transportasi untuk mengevakuasi peserta, bila mana terjadi kecelakaan.

Sedangkan, rumah sakit rujukan ditunjuk Kemenkes yakni RSUPH Adam Malik, Kota Medan. Termasuk, menyiapkan helipad tidak jauh rumah sakit milik pemerintah pusat itu. (gus)

Surya Paloh Sambangi Demokrat, AHY: Kami Ingin Kapal Koalisi Ini Berlayar dan Menang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh, bersilaturahim ke kantor DPP Partai Demokrat, Rabu (22/2). Kedatangan Surya Paloh di tengah guyuran hujan, disambut hangat dan dipayungi langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam konferensi pers bersama usai makan siang, AHY memaparkan kesamaan pandangan Demokrat dan NasDem dalam menyikapi berbagai isu nasional, salah satunya terkait wacana sistem pemilu proporsional tertutup. Demokrat dan Nasdem sepakat menolak upaya mengembalikan demokrasi yang sentralistik.

“Sejatinya, kita yang terus mengalami perubahan-perubahan sepanjang zaman telah meyakini bahwa sistem pemilu proporsional terbuka adalah yang terbaik, yang relevan, yang dibutuhkan dalam demokrasi semajemuk dan sedinamis Indonesia ini. Kalau kita kembali lagi ke sistem proporsional tertutup, artinya kita set back, mundur sekian belas tahun ke belakang,” jelas AHY.

Terkait Koalisi Perubahan, AHY menegaskan, komunikasi Demokrat , Nasdem, dan PKS makin baik dan intensif. Menurut AHY, ketiga parpol telah memiliki semangat yang sama untuk mendorong perubahan dan perbaikan demi masa depan Indonesia yang lebih baik ke depan.

AHY juga menegaskan, sikap dan posisi politik Partai Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bacapres sebagaimana yang disampaikan pada tanggal 26 Januari 2023 lalu bukan hanya sekadar test the water. Sikap Demokrat telah melewati proses, konsultasi, komunikasi yang intensif di internal dan struktur Demokrat dari pusat hingga daerah.

“Kami sepakat bahwa untuk mengusung perubahan dan perbaikan, kita juga harus bisa memberikan ruang kepada Saudara Anies Baswedan untuk bisa menjadi calon presiden, atau bakal calon presiden yang juga diyakini bisa membawa atau merepresentasi gerakan perubahan,” jelas AHY.

“Yang jelas kami ingin kapal koalisi ini bisa berlayar, dan mudah-mudahan tidak hanya berlayar, tapi bisa menang. Memenangkan suara, hati dan pikiran masyarakat kita untuk perubahan menuju Indonesia lebih baik ke depan,” tegasnya.

AHY juga menyampaikan kedekatan antara Partai Demokrat dan Surya Paloh yang sudah terjalin lama. Tepatnya, ketika Surya Paloh berjuang bersama SBY pada Pilpres 2004. “Sebagai sahabat dan juga sebagai negarawan, beliau berdua (SBY dan Surya Paloh) ingin terus meyakinkan bahwa regenerasi terjadi dengan baik, dan tentunya semua bertanggung jawab untuk menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik,” kata AHY. (rel/adz)

Bank BTPN Miliki Jenius, Inovasi Digital Perbankan Terkini

Regional Head Sumatera Bank BTPN, Odik Purnama dalam pemaparannya dalam jumpa pers di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank BTPN wilayah Sumatera terutama Sumatera Utara memiliki potensi untuk menggaet nasabah pensiunan. Meski untuk BTPN sendiri, sektor ini sedikit mengalami penurunan karena penerimaan ASN berkurang yang membuat pensiunan semakin sedikit.

Hal itu, disampaikan Regional Head Sumatera Bank BTPN, Odik Purnama dalam jumpa pers di Kota Medan, Rabu (22/2). Namun, ia mengatakan Portofolio Bank BTPN sebesar 80 persen adalan pensiunan.

“Namun peluangnya masih bisa digarap. Apalagi ini memang pasar yang menjadi unggulan BTPN. Portofolio BTPN sebesar 80 persen adalan pensiunan. Sisanya 20 persen adalah mikro dan yang lainnya,” sebut Odik.

Didampingi Corporate Communications Head Bank BTPN, Meta Rostiawati. Odik mengungkapkan pertumbuhan secara bisnis keseluruhan kalau dilihat saat ini ada penurunan.

“Secara yoy ada penurunan. Melihat kompetisi yang cukup kuat, sebagian besar industri fokus menggarap program pensiunan,” jelas Odik.

Begitupun, tambahnya, Bank BTPN tidak hanya sekadar melihat potensi bisnis saja tetapi keterlibatan langsung dalam memberdayakan nasabah adalah kunci pertumbuhan kinerja bisnis yang prima dan berkelanjutan. Dan ada empat pilar program yakni literasi keuangan, pengembangan kapasitas diri, peningkatan kapasitas usaha dan kehidupan berkelanjutan.

“Daya merupakan program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan. Daya membantu pengusaha UMKM untuk meningkatkan usahanya melalui program khusus berdasarkan kurikulum tertentu,” jelasnya.

Communications and Daya Head Bank BTPN, Andrie Darusman menambahkan, Bank BTPN telah menyalurkan pembiayaan hijau Rp6,7 triliun hingga 30 September 2022. Sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan menjadi yang dominan, sebesar Rp3,1 triliun.

“Kami sudah menyalurkan Rp6,7 triliun untuk membiayai kegiatan bisnis berkelanjutan seperti yang ditetapkan POJK 51/2017,” sebutnya.

Andrie merinci, selain sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan, pembiayaan juga untuk kegiatan bisnis energi terbarukan sebesar Rp1,9 triliun. Kemudian, efisiensi energi Rp0,53 triliun, transportasi ramah lingkungan Rp0,34 triliun, dan properti hijau Rp0,76 triliun.

Kemudian, tambahnya, untuk pertumbuhan registered user atau pengguna yang terdaftar di Jenius hampir menembus 4,2 juta nasabah di 2022 secara nasional. Diharapkan pengguna Jenius terus tumbuh lebih baik lagi karena memudahkan nasabah bertransaksi seperti para purnabakti.

“Selama ini, mereka harus menunggu lama di bank untuk menerima uang pensiun maupun mengirim uang, setelah menggunakan aplikasi ini jauh lebih cepat. Dan kami terus memperkenalkan Jenius kepada nasabah baru,” pungkasnya.(gus)

Undang Pakar Kesehatan Jiwa, Fakultas Ilmu Kesehatan Unhaj Gelar Seminar Nasional

SEBANYAK 840 peserta terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Haji Sumatera Utara (Unhaj) dan peserta umum yang berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara (Medan, Panyabungan, Tapsel dan Nias), Pekanbaru Riau dan Bekasi Jawa Barat mengikuti seminar nasional secara hybrid (luring dan daring).

Kegiatan diadakan di Aula Growth Center LLDikti Wilayah I Sumut, Selasa (21/2). Seminar nasional mental health mengangkat tema: Young, happiness, and successful for Z generation.

Hadir dalam acara ini pakar spesialis jiwa dr. Ricky Tarigan, M.Ked.(KJ), Sp.KJ dan Lodiana Ayu, M.Psi sebagai narasumber, Rektor Unhaj Prof. Dian Armanto, M.Pd, MA, M.Sc, Ph.D Wakil Rektor Bidang Akademik Juita Sari, SST, SKM, M.Kes dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Fitriani Fadillah, S.Kep, Ns, M.Kep.

Kemudian Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Yetti Fauziah Silalahi, S.Kep, Ns, M.Kep, Kaprodi Keperawatan Sukma Yunita, S.Kep, Ns, M.Kep, Kaprodi Kebidanan Herlia Sumardha Nasution, SST, M.Keb, Kaprodi Farmasi Apt. Robiatun Rambe, S.Farm, M.Si, Kaprodi IKM Khodijah Tussolihin Dalimunthe, SKM, M.Kes, Humas Unhaj Hermanto, SE, seluruh undangan panitia dan peserta.

Ketua panitia seminar Apt. Robiatun Rambe, S.Farm, M.Si mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang sudah hadir memenuhi undangan untuk mengisi acara ini. Berdasarkan data banyaknya remaja yang mengalami tingkat depresi di era digital saat ini membuat panitia mengundang pakar spesialis jiwa untuk membahas dan mendiskusikan masalah ini.

”Terima kasih kepada narasumber, peserta dan seluruh panitia sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Rektor Universitas Haji Sumatera Utara Prof. Dian Armanto M.Pd, MA, M.Sc, Ph.D mengapresiasi panitia seminar dapat melaksanakan acara yang meriah ini. ”Bapak dan Ibu narasumber kita doakan sehat selalu dan mudah-mudahan sukses dimasa depan. Semoga acara ini bermanfaat menambah pengetahuan kita, khususnya adik-adik mahasiswa peserta seminar. Saya buka acara ini dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim,” ucap beliau.

dr. Ricky memberikan materi mengenai kesehatan jiwa dan tips untuk menghindari strees. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator Yetti Fauziah Silalahi, S.Kep, Ns, M.Kep.

Sekitar 60 menit menyampaikan materi, sebagai kata motivasi dari pakar spesialis jiwa ini, belia mengatakan “jadilah diri sendiri karena diri kita tidak ada duanya di dunia ini”, disambut tepuk tangan yang meriah oleh peserta.

Sesi selanjutnya materi seputar generasi Z dan permasalahannya disampaikan oleh psikolog Lodiana Ayu diisi dengan cerita seputar kehidupan remaja, keluarga dan lingkungannya. Kemudian diskusi dan tanya jawab. Sebelum mengakhiri seminar pesan beliau kepada seluruh peserta, “semua kita berhak bahagia, karena bahagia itu sederhana”, seluruh peserta tepuk tangan.

Panitia juga membagikan lucky draw bagi peserta yang beruntung mendapatkan hadiah hiburan. Kegiatan seminar nasional ini diisi dengan tarian modern wonderland Indonesia yang dibawakan oleh mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Sumatera Utara.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci al-qur’an oleh Fatih Hawari Lubis, saritilawah oleh Jihan Fadia dan doa disampaikan oleh ustadz Aswan Pangondian, S.Farm, M.Farm. (dmp)

Keluarga Minta Kapolres Sibolga Proses Hukum Oknum Penganiaya EEP

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Netty Sondang Romata br Siahaan, saudara ipar EEP (residivis narkoba) yang tewas setelah disergap polisi terkait kasus narkoba, Selasa (21/2/2023) sore, meminta Kapolres Sibolga untuk memperoses hukum oknum yang diduga menganiaya EEP.

“Kalau bisa yang nangkap, yang melakukan penganiayaan itu, tolong diproses hukum,” kata Nety kepada sejumlah wartawan di Sibolga, Selasa (21/2/2023).

Menurut Nety, setelah mendapat informasi ada penggerebekan di Km 5, Jalan Sibolga-Tarutung, dia mengajak istri korban, Agusta br Sitanggang, untuk melihat kondisi suaminya tersebut.

“Eda (kakak ipar), kau di mana? Ayo kita lihat di Km 5, ditangkap suamimu. Eda, ku sudah sampai duluan, dia melihat suaminya sudah diangkat dan dimasukkan ke mobil polisi,” katanya.

Mereka sempat bertanya kepada polisi, namun tidak ada jawaban dan EEP langsung dibawa. “Kami tanya, pak kok bisa sampai kayak gini kejadiannya? Kok parah kali? Tapi gak dijawab, langsung dibawa,” katanya.

Keduanya pun mengejar mobil polisi tersebut, ternyata tujuannya ke RSU FL Tobing Sibolga. Tetapi sampai di rumah sakit, EEP langsung divonis dokter sudah meninggal dunia.

“Kami tidak melihat kejadiannya. Kami cuma dapat kabar saja bahwa Pangaribuan ditangkap. Kalau ada pemukulan kami tidak lihat,” katanya.

Menurut Nety, almarhum sebelumnya terlihat sehat-sehat saja dan tidak ada penyakitnya.

“Kalau pemakai, ya mungkin pemakai, mungkin pak polisi rencana ke situ mau penggerebekan, tapi kita kan gak nyangka jadi kayak gini,” katanya.

Nety mengaku tidak mengetahui persis kejadian tersebut, tetapi mereka mendengar terjadi pemukulan terhadap EEP. Terdapat luka memar di bagian atas kepala EEP, kemudian matanya juga memar.

Kematian EEP sempat menimbulkan kericuhan. Pihak keluarga EEP beserta warga menuding ada pelanggaran standard operasional prosedur (SOP) dalam proses penangkapan.

Bahkan, jenazah EEP sempat diarak keluarga dan ratusan warga ke Mapolres Sibolga yang berjarak puluhan meter dari RSU dr FL Tobing.

“Kami sudah berupaya meminta kepada keluarga korban agar dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian (EEP). Tetapi, keluarga bersama massa menolak,” kata Kapolres Taryono Raharja.

Karenanya, dibuatlah surat pernyataan. Bahwa, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Kemudian, keluarga korban bersedia dilakukan ekshumasi (penggalian mayat) ketika dibutuhkan untuk proses penyidikan.

Terkait dugaan pelanggaran SOP, Kapolres Taryono Raharja menyatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang melakukan penangkapan.

“Keluarga EEP menuntut anggota saya untuk diproses lebih lanjut. Saya sudah mengintrogasi anggota saya, dan saya pastikan anggota saya dilakukan pemeriksaan,” katanya. (mag-5)

Peringatan HPSN, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Lingkungan

PEMENANG: Wali Kota Medan Bobby Nasution foto bersama para pemenang kebersihan lingkugan dalam rangka Peringatan Hari Sampah Nasional (HPSN).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringatan Hari Sampah Nasional (HPSN) diharapkan menjadi refleksi tentang perlakuan terhadap sampah yang setiap hari dihasilkan oleh manusia dan menumbuhsuburkan kepedulian terhadap lingkungan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution pada Peringatan HPSN Tingkat Kota Medan, di pelataran parkir Plaza Medan Fair, Rabu (22/2/2023).

Pada kegiatan yang dihadiri pimpinan Forkopimda, Konsul Belanda, Konsul Jepang, pimpinan perangkat daerah, camat, komunitas pegiat lingkungan Kota Medan itu, Bobby Nasution menyampaikan harapan agar Peringatan HPSN ini tidak terjebak seremoni, namun dapat menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

“Hari ini kita coba ingat, apakah setahun belakangan ini kita sudah peduli lingkungan? Bagaimana kita memperlakukan dan mengelola sampah yang kita hasilkan? Inilah esensi dari kegiatan ini. Jangan sampai hari ini kita bersih-bersih sungai, besok kita buang sampah sembarangan lagi, besok kita tidak peduli lingkungan lagi,” ungkap Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menekankan kepada Dinas Lingkungan Hidup Medan agar bisa memasifkan gerakan pilah sampah mulai dari rumah tangga. Diharapkan dengan gerakan ini masyarakat menjadi terbiasa memilah sampah organik dan anorganik, mana yang berpotensi diolah dan mana yang tidak berpotensi diolah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suryadi Panjaitan mengatakan, peringatan HPSN Tahun 2023 yang bertema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini momentum membangkitkan semangat kota medan untuk meraih penghargaan Adipura. “Mari bersama- sama kita gabungkan, dengan semangat kolaborasi bawa pulang kembali adipura ke Kota Medan,” ucapnya.

Guna mewujudkan harapan itu, lanjutnya, berbagai upaya dilakukan, diantaranya merevitalisasi metode pengolahan TPA dari open dumping menjadi sanitary landfill dan mengembangkan kawasan TPA Terjun menjadi kawasan wisata.

“Dalam waktu dekat, dinas lingkungan hidup kota medan akan mengembangkan kerja sama dan berkolaborasi dengan pihak duta besar belanda dalam menangani sampah mulai dari sumber hingga ke Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA,” tambahnya.

Suryadi mengatakan, kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk kecamatan, dalam menangani permasalahan sampah sangat diharapkan agar harapan tersebut dapat terwujud.

Perhelatan yang dihadiri pelajar-pelajar Medan ini ditandai dengan pengumuman dan penyerahan hadiah oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada bank sampah, kecamatan, sekolah, pasar, terbaik dalam penanganan dan pengelolaan sampah.

Untuk kategori bank sampah Juara I Bank Sampah Induk New Normal, Juara II TPS3R Mahkota, dan Bank Sampah Berkah. Kategori sekolah Juara I SD Swasta Siti Hajar, Juara II SDN 060925, Juara III SD Swasta Nur Cahaya, Harapan I SDN 068008, Harapan II SD Swasta Model Al Azhar.

Sedangkan kategori pasar Juara I Pasar Titi Kuning, Juara 2 Pasar Sentosa Baru, Juara III Pasar Padang Bulan, Harapan I Pasar Induk Tuntungan, Harapan II Pasar Muara Takus. Kategori Kecamatan Juara I Kecamatan Medan Tuntungan, Juara II Kecamatan Medan Johor, Juara III Kecamatan Medan Baru.

Plt Camat Medan Tuntungan, Hendra Arjudanto, saat dihubungi mengungkapkan, prestasi ini menjadi motivasi yang sangat berharga untuk terus menjaga lingkungan serta berinovasi dalam penanganan serta pengelolaan sampah.

Hendra mengatakan, partisipasi komponen masyarakat di wilayah Medan Tuntungan dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah ini cukup baik. Masyarakat kian menyadari pentingnya menjaga lingkungan, termasuk kesadaran memilah sampah yang berpotensi diolah lagi atau tidak.

“Di wilayah kami terdapat bank-bank sampah. Selain itu lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta juga mendukung upaya penanganan dan pengelolaan sampah. Begitu juga dengan perkantoran dan pasar,” ungkapnya.

Saat ini, kata Hendra, pihaknya tengah memasifkan pemilahan sampah mulai dari rumah penduduk. Untuk itu, dilakukan inovasi mendirikan Rumah Pilah Sampah. Dia memaparkan, sebanyak 75 kepala lingkungan di wilayahnya menjadikan rumah mereka masing-masing menjadi Rumah Pilah Sampah. Sedangkan sembilan kantor lurah dan kantor camat akan menjadi Central Pilah Sampah.

Skema kerjanya, lanjut Hendra, kepala lingkungan akan mengumpulkan sampah-sampah dari rumah warga. Kemudian, dipilih di Rumah Pilah Sampah. Setelah itu, sampah yang telah dipilah ini dikumpulkan ke Central Pilah Sampah. Seiring dengan itu, pihaknya juga akan menyosialisasikan dan memberi edukasi kepada masyarakat tentang nilai ekonomis sampah. Dalam menjalankan program ini, lanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan Bank Sampah New Normal.

“Ke depan, kita edukasi masyarakat bahwa masyarakat bisa menabung sampah. Secara bertahap nanti, kita bersama Bank Sampah New Normal akan membuka rekening masyarakat yang mau menabung sampah. Jadi nilai ekonominya bisa dinikmati masyarakat langsung. Siapa yang mau menabung sampah, akan kita berikan pilihan, apakah dirupiahkan atau dikonversikan ke mas,” paparnya.

Dia mengharapkan, inovasi untuk pemilahan sampah di tingkat lingkungan ini dapat berjalan dengan baik sebagai bentuk pelaksanaan program prioritas Wali Kota Medan dalam penanganan kebersihan di kota ini. (rel)

Telkomsel Gelar Acara Celeb on Cam Bersama Stevan Pasaribu

Telkomsel kembali gelar Celeb on Cam, acara hiburan terdepan berkualitas dan bincang inspiratif bersama selebriti. Kegiatan yang juga ditayangkan langsung melalui channel DGOne MAXstream ini menghadirkan sosok musisi sekaligus penyanyi muda Stevan Pasaribu (2/22).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali gelar Celeb on Cam, acara hiburan terdepan berkualitas dan bincang inspiratif bersama selebriti serta rekan-rekan media Sumatera. Kegiatan yang juga ditayangkan langsung melalui channel DGOne MAXstream ini menghadirkan sosok musisi sekaligus penyanyi muda Stevan Pasaribu. Secara khusus Telkomsel menghadirkan acara ini untuk membuka peluang dalam memperkuat adopsi layanan hiburan digital terdepan bagi para media, komunitas dan pelangan di wilayah Sumatera.

Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan “Telkomsel menggelar Celeb on Cam sebagai bentuk apresiasi kepada rekan-rekan media, komunitas dan pelanggan. Melalui kegiatan ini, Telkomsel ingin mengisi beragam konten hiburan berkualitas serta memberikan digital entertainment experience yang menarik dan berkelas. Program ini juga dibuat untuk mendukung celebrity berbakat tanah air yang memiliki karya-karya terbaik dan menginspirasi.”

Di acara Celeb on Cam kali ini Telkomsel menghadirkan Stevan Pasaribu sebagai guest star yang menghibur selama acara. Secara khusus, Stevan juga banyak memberikan berbagai insight menarik dan inspiratif dalam berkarya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyanyi muda, Stevan juga berkomitmen untuk selalu menghadirkan karya-karya yang positif dan menghibur di setiap kalangan masyarakat.

Dalam acara ini, Stevan juga turut menghibur para peserta yang hadir dengan lagu Hits “Seperti Belum Siap Kehilangan” serta mengenalkan lagu barunya yang berjudul “Cinta Tlah Terlambat” dan juga “Tak Pernah Cukup”. Kedua lagu tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia melalui aplikasi Langit Musik yang dapat diunduh di Play Store (Android) dan App Store (Iphone). Selain itu, pelanggan Telkomsel juga dapat mengaktifkan Nada Sambung Pribadi (NSP) lagu tersebut dengan cara kirim SMS ketik CCETK untuk lagu Cinta Tlah Terlambat atau ketik CCDXH untuk lagu yang berjudul Tak Pernah Cukup dan kirim ke 1212 dengan tarif Rp 3885/7hari.

“Celeb on Cama hadir secara rutin untuk menghibur masyarakat dengan kegiatan yang positif. Telkomsel berkomitmen untuk terus membuka peluang melalui kolaborasi pemanfaatan teknologi digital dalam menghadirkan ragam hiburan yang menarik serta pilihan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan tayangan digital yang berkualitas.” tutup Budiman.(rel)

Alokasi Pupuk Subsidi Samosir Naik 15 Persen jadi 13.931 Ton

Vice President (VP) Penjualan Wilayah 1 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wawan Arjuna mengatakan bahwa alokasi pupuk bersubsidi Kabupaten Samosir akan didistribusikan ke-9 kecamatan sesuai ketentuan yang berlaku.

JAKARTA, SUMUTPOS  – Kabar baik untuk petani di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data e-alokasi, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan alokasi di Kabupaten Samosir sebesar 13.931 ton di tahun 2023, atau meningkat 15,91 persen dari alokasi tahun sebelumnya yang sebesar 12.018 ton untuk dua jenis pupuk yaitu urea dan NPK.

Vice President (VP) Penjualan Wilayah 1 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wawan Arjuna mengatakan bahwa alokasi pupuk bersubsidi Kabupaten Samosir akan didistribusikan ke-9 kecamatan sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun rincian alokasi tersebut terdiri dari jenis pupuk Urea sebesar 7.552 ton dan NPK sebesar 6.378 ton.

“Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Samosir untuk tahun 2023 mencapai 13.931,095 ton untuk jenis pupuk Urea dan NPK. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 15,91% dibandingkan dengan alokasi tahun 2022 yaitu sebesar 12.018 ton untuk jenis pupuk Urea dan NPK,” demikian ungkap Wawan seperti yang dikutip, Rabu (22/2/2023).

Wawan memastikan bahwa seluruh alokasi pupuk bersubsidi tersebut akan diterima kepada petani yang memenuhi kriteria seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi di Sektor Pertanian. Pada aturan ini Pemerintah memfokuskan subsidi pupuk pada dua jenis yaitu Urea dan NPK.

Pada aturan yang baru ini, Wawan mengungkapkan bahwa terjadi perubahan pada komoditas tanaman yang mendapatkan subsidi pupuk, yaitu terdapat 9 komoditas yang mendapat subsidi pupuk mulai dari tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai. Lalu tanaman hortikultura yang terdiri cabai, bawang merah, bawang putih, dan sub sektor perkebunan yang terdiri dari tabu rakyat, kopi, dan kakao. Dengan kata lain, di luar 9 komoditas tersebut tidak lagi berhak mendapat alokasi pupuk bersubsidi.

“Pada tahun 2023, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi juga berubah dari yang sebelumnya diinput dalam e-RDKK, kini menjadi e-Alokasi yang merupakan perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi untuk menghimpun dan menetapkan data alokasi pupuk bersubsidi,” tambah Wawan.

Lebih lanjut Wawan mengungkapkan bahwa stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Samosir tercatat sebesar 663 ton per tanggal 21 Februari 2023, atau 100 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan Pemerintah. Stok pupuk bersubsidi ini akan didistribusikan ke-9 kecamatan mulai dari Sianjur Mula-Mula, Harian, Sitio-tio, Palipi, Nainggolan, Onan Runggu, Pangururan, Ronggur Nihuta, dan Simanunda sesuai dengan alokasi Dinas Pertanian setempat.

Realisasi penyaluran atau pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Samosir tercatat sudah mencapai 2.533 ton yang terdiri dari urea sebesar 1.251 ton dan NPK sebesar 1.302 ton per tanggal 21 Februari 2023.

Sementara secara keseluruhan di Provinsi Sumatera Utara, stok pupuk bersubsidi tercatat sebesar 29.183 ton atau setara 171 persen dari ketentuan stok minimum yaitu 17.009 ton. Dengan begitu, stok pupuk bersubsidi yang disiapkan Pupuk Indonesia mencukupi kebutuhan petani sampai tiga minggu kedepan. Sedangkan dari sisi realisasi penyaluran atau pendistribusian telah disalurkan 31.025 ton yang terdiri dari urea sebesar 16.825 ton dan NPK sebesar 14.200 ton. (rel)