Home Blog Page 1853

Usai Kunjungan Jokowi Hadiri HPN 2023, Pemprovsu Tertibkan Bangunan di Bumper Sibolangit

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

SUMUTPOS.CO – Rencana penertiban bangunan yang berada di lahan Bumi Perkemahan (Bumper) Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, akan dilaksanakan usai kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kepada wartawan usai menghadiri acara Pelantikan Pengurus SMSI Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Selasa (7/2) sore.

“Habis (datang) Presiden kita lanjutkan (penertiban Bumper),” kata Gubernur Edy dengan singkat.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tetap ngotot untuk menertibkan bangunan di lahan Bumper, dengan alasan untuk mengembalikan fungsi lahan tersebut untuk pramuka.

Sebelumnya, Pemprov Sumatera Utara berencana akan melaksanakan penertiban kembali Bumper Sibolangit pada bulan Januari 2023. Namun mendapatkan penolakan dari Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting.

Alasan politisi senior PDI Perjuangan itu, karena banyak masyarakat mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka di Bumper tersebut. Baik berjualan dan menyediakan sewa alat-alat perkemahan bagi pengunjung.

“Saya terus terang tidak setuju itu. Masyarakat membutuhkan mencari makan, membutuhkan rumah. Eh, tiba-tiba sekarang diusir begitu saja kan enggak pas juga. Saya selaku Ketua DPRD tidak setuju itu,” ucap Baskami kepada wartawan, Jumat (13/1).

Baskami menjelaskan sudah berkordinasi dan berkomunikasi, meminta agar Pemprov Sumut melakukan dialog dengan masyarakat. Namun permintaan tersebut belum juga dilakukan oleh pihak Pemprov Sumut.

“Sampai sekarang mereka belum ada melakukan dialog dengan masyarakat. Saya sudah minta dilakulan dialog dulu. Undang dulu tokoh-tokoh masyarakatnya, tokoh adatnya, tokoh agamanya, tokoh pemudanya. Ayo ngomong bersama bagaimana, apa langkah yang bisa pemerintah lakukan,” jelas Baskami.

Baskami mengungkapkan bahwa Pemprov Sumut sudah terlalu lama melakukan pembiaran lahan bumi perkemahan Sibolangit. Sehingga Pemprov Sumut tidak bisa secara langsung mengusir masyarakat yang sudah tinggal selama puluhan tahun.

“Karena mereka kan juga perlu tempat tinggal, perlu untuk cari makan, dia tanam ubi, tanam jagung, tanam tomat, kan untuk mencari makan itu mereka,” kata Baskami.(gus/han)

Wabup Labuhanbatu Sambut Tim Supervisi TP PKK Sumut

SAMBUT: Wakil Bupati Labuhanbatu menyambut Kedatangan Tim Supervisi dan Rombongan TP PKK Provinsi Sumatera Utara. fajardame/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar menyambut Kedatangan Tim Supervisi dan Rombongan TP PKK Provinsi Sumatera Utara, di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Selasa (7/2)

Kedatangan Tim Supervisi dan Rombongan TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Labuhanbatu, dalam rangka kegiatan Supervisi Pelaksana kegiatan lomba Tertib Administrasi PKK, PAAR, UP2K PKK, Hatinya PKK dan Iva Test Tahun 2023.

Wabup selaku wakil ketua pembina PKK Kabupaten Labuhanbatu berharap kedatangan Tim Supervisi dan Rombongan TP PKK Sumut menjadi penyemangat untuk para kader dan pengurus PKK yang ada di Labuhanbatu dalam setiap menjalankan program kerja PKK.

“Kehadiran Tim Supervisi dan Rombongan TP PKK Provinsi Sumut adalah sebagai supervisi PKK Labuhanbatu yang akan mengikuti lomba HKG PKK di tingkat Provinsi,” ujarnya. Ketua TP PKK Labuhanbatu Maya Hasmita Erik Adtrada mengucapkan terima kasih kepada Tim Supervisi dan rombongan TP PKK Sumatera Utara yang berkenan meluangkan waktu untuk datang di Kabupaten Labuhanbatu.

Dijelaskan Maya, PKK Labuhanbatu dan para OPD terkait terus bersinergis menjalankan program PKK dan program OPD, serta memberikan pembinaan kepada PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Setiap tahun PKK Labuhanbatu telah banyak melakukan kegiatan – kegiatan, baik di tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan,” ucapnya.

Disitu, Maya juga memaparkan dari hasil supervisi yang dilaksanakan tahun 2022 untuk dijadikan lomba tahun 2023 adalah pertama kelurahan Sirandorung kecamatan Rantau Utara sebagai pelaksana kegiatan lomba tertib administrasi PKK. Kedua Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir sebagai pelaksana kegiatan lomba pola asuh anak dan remaja. Ketiga Kelurahan Ujung Bandar kecamatan Rantau Selatan sebagai pelaksana kegiatan lomba usaha peningkatan pendapatan Keluarga.

Lalu, keempat kelurahan Pulo Padang kecamatan Rantau Utara sebagai pelaksana kegiatan lomba hatinya PKK dan kelima kecamatan Bilah Barat sebagai pelaksana kegiatan lomba iva test.

Maya juga mengharapkan bimbingan, arahan sekaligus supervisi dari tim supervisi Sumut, demi mewujudkan program PKK dalam hal kesejahteraan keluarga di Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/han)

Dinilai Gagal Urus RSUD Sidikalang, Bupati Dairi Didesak Letakkan Jabatan

UNJUK RASA: Puluhan masyarakat yang tergabung AP2AN saat gelar aksi di depan Kantor Bupati Dairi, Selasa (7/2).Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Penggunaan Anggaran Negara (AP2AN), menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD dan Bupati Dairi di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Selasa (7/2).

Di Kantor DPRD Dairi, AP2AN menyampaikan aspirasi terkait buruknya pelayanan medis di RSUD Sidikalang, yang menyebabkan masih terus bertambahnya korban kemanusiaan, khususnya bagi ibu melahirkan dan bayi. Saat berorasi, massa AP2AN meminta, supaya 35 anggota dewan menemui mereka. Namun, mereka akhirnya hanya ditemui Ketua Fraksi Partai NasDem, Nasib Marudur Sihombing, didampingi Sekretaris DPRD Dairi, Yon Hendrik.

Pada kesempatan itu, Nasib menyampaikan, ke-34 anggota dewan lainnya sedang mengikuti agenda penting di luar kabupaten, sehingga hanya dia yang tinggal di Kabupaten Dairi.

Kepada Nasib, masyarakat mendesak agar dibuat rekomendasi pencopotan Direktur RSUD Sidikalang, dr Pesalmen Saragih. Karena di bawah kepemimpinannya, pelayanan rumah sakit pelat merah itu dinilai semakin buruk. Sejak Januari hingga awal Februari, sudah ada 3 bayi meninggal dunia di dalam kandungan, diduga akibat terlambat ditangani. Massa pun menganggap Pemkab Dairi semena-mena menonaktifkan dokter spesialis kandungan.

Orator aksi, Sennang Berampu dan Robinson Simbolon, menuturkan, pelayanan di RSUD Sidikalang sudah semakin memprihatikan. Karena itu, mereka meminta anggota dewan untuk membentuk panitia khusus (pansus), dan tetap melibatkan masyarakat dalam pembahasan masalah tersebut. Serta turut memanggil stakeholder terkait dengan rumah sakit.

“Kami melakukan aksi ini, untuk memperbaiki pelayanan rumah sakit. Sehingga tidak ada lagi korban meninggal, karena kurang baiknya pelayanan di RSUD Sidikalang,” ungkap Sennang.

Selain itu, menurut Sennang, penonaktifan dokter spesialis kandungan/obgin dr Saut Simanjuntak, merupakan kebijakan yang salah. Karena dokter spesialis kandungan di RSUD Sidikalang sangat minim, dan hal itu akibatnya fatal. Dia mengatakan, akibat penonaktifan Saut yang digantikan dokter lain, telah merengut nyawa 3 bayi.

“Penonaktifan dr Saut sangat merugikan masyarakat, karena tidak melalui pemeriksaan Komite Medik. Kemudian, terkait kontrak kerja dr Tarmizi yang sudah disepakati di rapat dengar pendapat (RDP) yakni dilakukan per triwulan, tapi faktanya mengangkangi keputusan DPRD, dengan mengubah kontrak kerja menjadi per satu bulan,” tuturnya.

Karena itu, Sennang menuding eksekutif tidak menghargai DPRD Dairi. Dia pun mengimbau, agar Direktur RSUD Sidikalang harus berjiwa besar, untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Menerima pengunjuk rasa, Nasib pun memberikan apresiasi karena mereka menyampaikan aspirasi dengan tertib. Dia pun mengaku, akan menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada pimpinan DPRD Dairi.

“Langkah pertama sudah kami lakukan, yakni dengan menggelar RDP dan sudah ada catatannya. Kami akan mengusulkan ke pimpinan, agar dibentuk pansus untuk masalah ini,” katanya.

Setelah menyerahkan pernyataan sikap dan aspirasi, massa bergerak menuju Kantor Bupati Dairi. Pada kesempatan itu, Robinson dalam orasinya, berharap agar Bupati Dairi, hadir menemui mereka.

“Aspirasi yang kami bawa adalah persoalan kemanusiaan, karena buruknya pelayanan rumah sakit dan berakibat fatal,” ujarnya.

Menurutnya, di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy Andrea Lukita Sihombing, Direktur RSUD Sidikalang sudah beberapa kali diganti. Namun, pelayanan tak kunjung membaik. Bahkan, sesuai hasil identifikasi yang dilakukan, ada ketidakharmonisan antara petugas medis dan ketimpangan dalam pembagian uang jasa medis.

“Harusnya, hal itu bisa diselesaikan bupati, sebagai pembina kepegawaian di lingkup Pemkab Dairi. Dan kalau tak diurus, dampaknya seperti yang terjadi saat ini. Sejak Januari hingga awal Februari ini, sudah ada 3 bayi meninggal, diduga akibat terlambat ditangani pihak rumah sakit. Jika tak bisa mengurus pelayanan rumah sakit, bupati silakan letakkan jabatan,” imbau Robinson, yang diamini massa.

Tak lama, Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, didampingi Sekda Budianta Pinem, Asisten 1 Jonny Hutasoit, dan Asisten 3 Eddy Banurea, pun datang menemui massa. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekurangan pemerintah dalam pelayanan publik.

“Kekurangan dan perbaikan adalah tanggung jawab Pemkab Dairi. Permintaan maaf ini, tentu tak sebanding dengan jiwa yang melayang. Kami berkomitmen, pelayanan dasar bagi masyarakat akan semakin baik ke depannya,” janjinya.

Dia pun mengaku tidak pernah mendapat laporan, terkait penonaktifan dokter spesialis kandungan dr Saut Simanjuntak. “Aspirasi AP2AN akan kami teruskan ke Bapak Bupati. Harapan kami, agar pelayanan rumah sakit semakin membaik mulai saat ini hingga seterusnya,” pungkas Jimmy.

Usai mendapatkan jawaban tersebut, massa pun membubarkan diri dengan tertib. Selama aksi, unjuk rasa tetap dikawal pihak kepolisian. (rud/saz)

Samakan Presepsi Cegah Virus Polio

Istimewa HADIR: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, saat megnhadiri gelaran Advokasi dan Sosialisasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Sumut.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri Advokasi dan Sosialisasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Sumut di Hotel Grand Aston City Hall Medan, Selasa (7/2).

Kegiatan ini untuk menyamakan persepsi terhadap pentingnya pelaksanaan Sub PIN Vaksin Novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2), agar diperoleh dukungan kebijakan dan operasional dari pemerintah daerah dan stakeholder, dalam pelaksanaan Sub PIN Vaksin nOPV2. Serta untuk memutus dan mencegah terjadinya penularan virus polio tipe 2 di Sumut dan sekitarnya.

Merespons Kejadian Luar Biasa (KLB) virus polio Vaccine-Derived Poliovirus Type 2 (VDPV2) di Kabupaten Pidie, Aceh, pemerintah telah melakukan pemberian imunisasi Vaksin nOPV2 kepada seluruh anak usia 0 bulan-12 tahun se-Aceh. Putaran pertama dimulai pada November 2022 lalu, dan putaran kedua dimulai pada 31 Januari 2023.

Hasil putaran pertama Sub PIN Vaksin noPV2 Aceh, berhasil mengimunisasi sebanyak 1,1 juta anak (93,9 persen). Namun jumlah tersebut belum memenuhi rekomendasi WHO, yang harus mencapai 2-4 juta sasaran terimunisasi Vaksin nOPV2. Hal ini dimaksud agar dapat memutus rantai penularan, sehingga pelaksanaan Sub PIN noPV2 ini perlu diperluas ke wilayah yang berdekatan/berbatasan dengan Aceh.

Wilayah perluasan tersebut yang telah ditetapkan adalah Sumut, dengan melaksanakan Sub PIN nOPV2 sebanyak 2 putaran. Selanjutnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, menyelenggarakan kegiatan pertemuan Advokasi dan Sosialisasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut, agar pelaksanaan Sub PIN noPV2 Sumut berjalan dengan baik, dan dapat mencapai target yang ditetapkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Karo Vera Rika, Kepala Dinkes Karo drg Irna Safrina br Milala, dan Kepala DPMD Karo Data Martina br Ginting. (deo/saz)

Penghargaan Pembangunan Daerah 2023, Karo Masuk Penilaian Tahap 2

HADIR: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang saat menghadiri penilaian tahap kedua Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 di Kantor Bappelitbang Sumut, Kota Medan, Senin (6/2).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menghadiri penilaian tahap kedua Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023, yang dilaksanakan di Kantor Bappelitbang Sumut, Kota Medan, Senin (6/2) lalu.

PPD merupakan sebuah kegiatan evaluasi kreatif terhadap perencanaan dan pencapaian pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Dalam paparannya pada penilaian tahap kedua PPD 2023 ini, Cory didampingi Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo Nasib Sianturi. Di hadapan tim penilai, yakni Tim Penilai Independen (TPI) serta Tim Penilai Utama (TPU), dia memaparkan beberapa prestasi dan pencapaian Pemkab Karo pada 2022 lalu. Serta inovasi yang telah dilakukan, satu di antaranya yakni kentang bertingkat.

“Ketersediaan benih kentang yang cukup, baik dari jumlah, mutu, varietas, dan harga, selalu menjadi permasalahan petani di Karo, setiap tahunnya. Hal ini yang mendorong Pemkab Karo melalui Dinas Pertanian, melakukan terobosan dengan sebuah inovasi. Sesuai dengan tema RKP 2023, ‘Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’, yakni budidaya kentang bertingkat,” ungkap Cory.

Adapun kabupaten kota lain yang masuk dalam penilaian tahap kedua, yakni Labuhanbatu Utara, Deliserdang, Toba, Serdangbedagai, Samosir, Langkat, Labuhanbatu, Padangsidimpuan, Pematangsiantar, Binjai, dan Medan. (deo/saz)

PT PND Raih Penghargaan The Best Morigage Achievement 2022 dari BTN Syariah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BTN Syariah Cabang Medan memberikan penghargaan The Best Morigage Achievement 2022 kepada PT Propernas Nusa Dua (PND). Penghargaan ini diberikan, karena anak usaha hasil sinergi Perum Perumnas dan PTPN II ini, tercatat sebagai perusahaan properti dengan realisasi Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) terbanyak, tingkat keterhunian konsumen yang sudah akad dan kedisiplinan konsumen untuk membayar angsuran juga tinggi.

Penghargaan ini diserahkan Branch Manager Kantor Cabang Syariah Medan, Edwin Barki kepada Direktur PT PND Rizqi Aswaransyah Pratama dalam acara Developer Gathering Silaturahmi Membangun Sinergi Percepatan Bisnis Perumahan bersama BTN Syariah di Srikandi Medan, Selasa (7/2/2023).

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan penjualan produk properti di tahun 2023, seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen yang ingin memanfaatkan sejumlah insentif kebijakan Pemerintah,“ kata Direktur PT Propernas Nusa Dua Rizqi Aswaransyah Pratama.

Diketahui, penjualan properti di Kota Mandiri Bekala, Desa Simalingkar A, Pancurbatu, Deliserdang, yang dikembangkan PT PND, menunjukkan tren meningkat bahkan capaiannya melebih target selama tahun 2022. Menurut catatan Sumut Pos, capaian maksimal saat ini, tak lepas dari gerak cepat yang dilakukan Rizqi Aswaransyah Pratamasejak awal diamanahkan sebagai Dirut PT PND pada 19 September 2019, dimana ia melakukan ground breaking proyek Kota Mandiri Bekala yang diselenggarakan di tiga titik yakni Kantor Perumnas Regional I, Kantor PTPN II, dan Kantor Proyek Bekala pada 29 Oktober 2019.

Gerak cepat ini dilakukannya, karena melihat animo masyarakat yang sangat tinggi. Selanjutnya, terbit sertifikat HGB Nomor 1938 dan 1939 seluas 241,74 Ha serta Izin mendirikan bangunan (IMB) sehingga bisa tercapai akad KPR perdana untuk Proyek Kota Mandiri Bekala pada 15 Oktober 2021.

Direksi PT PND telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan marketing sales tahun 2023 dan merencanakan sejumlah pengembangan di Kota Mandiri Bekala telah memiliki Cluster Cammelia dan Cluster Elaeis serta produk baru di proyek-proyek yang akan berjalan. (adz)

Kajari Kenalkan Asisten Pidana Militer Kejatisu ke Plt Bupati Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pejabat Asisten Pidana Militer di lingkungan Kejaksaan, saat ini dijabat tentara aktif yang ditunjuk langsung oleh Panglima TNI. Untuk itu, Kajari Langkat melakukan sosialisasi ke pihak terkait, termasuk kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Syah Afandin.

“Ini peraturan perundang-undangan yang baru, yakni Pidana Militer di lingkungan kejaksaan, pelaksana atau pengemban tugasnya bukanlah orang kejaksaan, melainkan tentara yang aktif dan ditunjuk langsung oleh Panglima TNI untuk menjabat,” kata Kajari Langkat Mei Abeto Harahap SH MH saat memperkenalkan Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu) Kolonel CHK Makmur Surbakti kepada Syah Afandin di ruang kerja Bupati Langkat, Senin (6/2/2023).

Menurut Mei Abeto, dalam waktu dekat Kejari Langkat akan menggelar acara sosialisasi dengan mengundang unsur-unsur terkait.

Plt Bupati Langkat, Syah Afandin mengucapkan terima kasih atas kunjungan Asisten Pidana Militer Kejatisu bersama Kajari Langkat. Dia mengaku sangat mendukung apa yang menjadi keputusan dan peraturan yang berlaku.

“Dengan adanya peraturan baru ini, saya sepakat harus disosialisasikan secepatnya. Kami juga siap membantu jalannya sosialisasi yang akan dilaksanakan Kejari Langkat nantinya,” pungkas Afandin. (mag-6)

Dewan Pers Sering Terima Keluhan Sulitnya dapat Konfirmasi dari Pejabat Publik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan, di dalam akuntabilitas, yakni di Pemerintahan, Ninik mengaku seringnya mendapat keluhan dari rekan pers, bahwa sulitnya mendapatkan konfirmasi dari pejabat publik. Padahal menurutnya, untuk mendapatkan berita yang kredibel, tidak bisa tidak. Harus ada konfirmasi dari narasumber untuk kebenarannya.

“Karena itu untuk memenuhi kepentingan yang luar biasa, sementara proses konfirmasi narasumber belum bisa disampaikan, silahkan sebar saja, sambil ditulis belum mendapatkan konfirmasi. Jangan berhenti sampai di situ, sambil dilanjutkan mencari konfirmasi,” imbaunya kepada insan pers, dalam Seminar Seruan Pers dari Sumatera Utara: Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat dan Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro Hari Pers Nasional Sumatera Utara 2023, yang digelar Dewan Pers bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Medan, Selasa (7/2/2023).

Turut hadir, Guru Besar Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran (FIB Unpad) Prof Dr Nina Herlina, Ketua Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr Phil Ichwan Azhari, Sejarawan Indonesia, Df Wannofri Samry, Wartawan Senior Asro Kamal Rokan dan lainnya.

Ninik menilai, selama ini sering sekali cara-cara akuntabilitas ini sulit, tidak mudah. Standard Operating Procedure (SOP) nya terlalu banyak, sementara kerja media tugasnya, memberi informasi, menyampaikan fakta dan meningkatkan kontrol sosial serta meningkatkan intelektual publik. “Bagaimana bisa intelektual publik bisa bagus, jika akuntabilitas tidak dilakukan, tata kelola tidak baik, minimal transparansi, partisipatif dan akuntabilitas,” tegasnya.

Kemudian, lanjutnya, soal rotasi kekuasaan, terutama dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Di sini tentunya menjunjung tinggi demokrasi, sehingga pers melakukan riset terkait calon pemimpin tersebut. Tentu produk jurnalistik menjadi sangat menarik jika publik diajak mengenal calon tersebut, tidak marah saat dibeberkan kelemahan dan kelebihan lawan politiknya. “Di situ salah satu peran media,” ucapnya.

Lalu, sambungnya, terkait hak dasar, yakni hak menyampaikan pendapat, hak bicara, serikat dan berkumpul, tidak ada intimidasi, tidak ada tekanan. Selama saya menjadi ketua Dewan Pers, ada beberapa kasus yang dialami jurnalis, yakni kasus pemukulan dan tindak kekerasan. “Sampai saat ini belum ada perlindungan bagi teman-teman jurnalis, jika dipukul, disakiti, terutama konteks fisik, belum ada skema perlindungan yang utuh dari negara. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kita bersama,” ungkapnya.

Dijelaskannya, lahirnya UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang menyebutkan pilar demokrasi, kemerdekaan pers itu sebenarnya ada di Pasal 27 UUD 1945, yakni hak yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun. “Orang bicara, menyampaikan pendapat itu tidak boleh diganggu, gak boleh dihalang-halangi oleh siapapun. Sehingga prinsip di Pasal 27 dan 28 menjadikan pers salah satu pilar demokrasi,” katanya.

Pihaknya sempat bertemu dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait kebebasan pers ini. Dari bahasanya dapat disimpulkan, bahwa kebebasan yang bertanggung jawab. “Nah, dari kata bertanggung jawab ini mari kita telaah dari regulasi yang ada. Bukan soal salah dan benar dalam produk jurnalistik, tetapi soal bagaimana implikasi dari pemberitaan bisa menjunjung demokrasi, apalagi terkait kebangsaan yang di dalam tata kelola saat ini menjadi prioritas, yaitu konsolidasi demokrasi. Dan pers memiliki peran yang sangat penting,” ujarnya.

Ninik menyampaikan, bahwa pentingnya menjaga kemerdekaan pers dan kualitas karya jurnalistik pers. Selama ini banyak insan-insan pers yang memiliki dedikasi luar biasa, walaupun belum mendapatkan anugerah dan bintang, tetapi di opini publik telah melegitimasi kebesaran mereka. “Untuk itu mari kita dedikasikan doa dan dukungan kita untuk para jurnalis yang telah mendedikasikan waktu dan hidupnya untuk karya jurnalistik yang berkualitas,” tandasnya. (dwi)

AHY: Semoga NU Semakin Digdaya dalam Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru

JAWA TIMUR, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2). Didampingi Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, AHY hadir di lokasi acara usai Salat Subuh di sekitar lokasi acara.

AHY berjalan kaki menembus kerumunan massa, sembari menyapa ribuan warga Nahdliyyin yang tampak antusias menyalami dan dan mengajaknya selfie di sepanjang jalan menuju tempat acara. Sembari melayani satu persatu permintaan foto warga Nahdliyyin, AHY juga tampak menyapa warga. “Sugeng enjang Bapak-bapak, Ibu-ibu, sehat nggih? Sampun sarapan belum? (Selamat pagi Bapak-bapak, Ibu-ibu, sehat-sehat ya? Sudah sarapan apa belum?),” sapa ramah AHY kepada para Jemaah yang mengerubutinya.

Seorang warga menimpali pertanyaan AHY itu dengan menjelaskan, mereka telah bersiap di lokasi acara sejak malam hari. “Alhamdulillah Mas Agus, kita sudah siap di sini sejak tadi malam,” ujar Rahmat, warga asal Gresik, Jawa Timur itu ekspresi sumringah.

AHY hadir mengenakan setelan Sarung Batik khas Sidoarjo, yang dipadu dengan kemeja putih, dan jas hitam. Uniknya, jas hitam yang dikenakan AHY tampak dilengkapi dengan lambang Tali Jagad Nahdlatul Ulama (NU) di bagian dada sebelah kiri dan di bagian belakang, yang dipadu dengan pin logo Partai Demokrat di dada bagian kanan.

“Hari ini kita semua memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU), sebuah Ormas Keislaman yang moderat dan toleran, penyangga pilar kebangsaan Republik Indonesia. Atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Demokrat, saya mengucapkan Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama, semoga NU semakin digdaya untuk menjemput abad kedua menuju kebangkitan baru,” ucap pria alumnus Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat tersebut.

AHY juga menyampaikan apresiasi atas peran NU selama ini. “NU yang lahir jauh sebelum NKRI berdiri, telah memberikan kontribusi luar biasa kepada bangsa. Moderatisme keislaman NU, yang kita kenal dengan istilah Islam Wasathiyyah, telah menghadirkan model relasi agama dan negara yang lebih dialogis dan harmonis,” ujar penerima penghargaan Presiden RI Bintang Adi Makayasa, selaku lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 itu.

Dengan pondasi pemikiran Islam moderat, lanjut AHY, Indonesia bisa terhindar dari konflik dan perang saudara seperti yang terjadi di Timur Tengah dan Asia Selatan. “Berkat ilmu para Kiai dan juga para Santri, Indonesia bisa mengokohkan persatuan, menjaga perdamaian, dan NU juga ikut mendorong penguatan SDM bangsa melalui jaringan pesantren yang menjadi ciri khas pendidikan Islam Indonesia yang Rahmatan lil Alamin,” tegasnya.

Peringatan Satu Abad NU ini dilaksanakan selama 24 jam, mulai 7 Februari 2023 pukul 00.00 WIB hingga 8 Februari 2023 pukul 00.00 WIB. Perayaan satu abad NU ini mengangkat tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru.” Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta beberapa jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju juga terlihat menghadiri acara tersebut. (rel/adz)

Jadi Saksi, Apin BK Ngaku Terima Fee 2 Persen dari Judi Online

Para saksi memberikan keterangan terkait perkara 14 anak buah Apin BK, secara virtual, Selasa (7/2)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bos judi online Apin BK alias Jonni, mengaku hanya menerima 2 persen fee perjudian yang disebut-sebut dikelonya. Pengakuan ini disampaikannya saat menjadi saksi terhadap 14 anak buahnya yang disidang di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (7/2).

Adapun ke-14 anak buahnya yang disidang yakni Vahriansyah, Hamzah Zarkaysi, Sahat Pardomuan Sinurat, Farhan Fahrezi Dailimunthe, Reval Aditya, M Ronaldo Millen, Rudi Kurniawan, Muhammad Alamsyah, Niko Prasetya, Erik William, Fitria Dewi Adiningsih, Balqis Adiansyah Yulia Astuti, Hendra alias Akiet, Michael Lesnama.

Dalam sidang itu, Apin BK juga mengaku memang memiliki Kafe Warna Warni yang dijadikan sebagai tempat operator perjudian online. Hanya saja, ia membantah mengelola judi online tersebut. “Ada 3 lantai dan 20 ruangan di tempat tersebut. Sewa ruangan Rp250 juta pertahun. Saya cuman menyewa, server-server judi tidak tau yang mulia,” bantahya kepada JPU.

Di samping dia menyewakan, ia mendapatkan keuntungan 2 persen dari permaianan. Uang itu diterimanya melalui Didi (DPO). “Saya mengenal Didi dan menerima 2 persen dari pengeloloaan judi online terdakwa,” ujarnya.

Sementara itu, saksi M Afrizal yang turut dihadirkan JPU, selaku operator judi online mengaku omset perhari perputaran mencapai Rp60 juta. Kemudian, dia pun mengaku sebagai member (anggota) yang dipegangnya sekitar 3.600 pemain. “Saya juga pernah dibawa ke Pekanbaru, lalu membuka judi yang sama,” bebernya.

Hal yang sama juga dikatakan saksi Adera, selaku tele marketing. Kata dia, omzetnya Rp200 juta perbulan. “Kalau uangnya dipegang oleh leader yang mulia (Erik William/terdakwa),” ucapnya.

Adera mengaku bekerja di sana sejak 2021 dan bertugas sebagai mengendalikan member untuk bermain judi tersebut. “Awalnya saya tidak tau yang mulia, tapi saat kerja tau itu judi,” ucapnya di persidangan.

Operator lainnya Aulia mengaku kenal dengan para terdakwa. Ia katakan peran Erik sebagai leader, sedangkan pemilik websaite judi online tersebut tidak diketahuinya. “Saya bertugas sebaga operatur judi dan dibagi tugas masing-masing. Kalau yang memegang uang itu Erik,” ucapnya.

Dalam persidangan itu, JPU menghadirkan sebanyak lima saksi. Dari keterangan saksi, mereka mengenal yang namanya Erik yang merupakan sebagai leader. Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 ayat (1) ke-1, 2 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Atau Pasal 27 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. (man)