Home Blog Page 1873

Menteri Pertanian akan Tanam Kedelai di Binjai

TINJAU: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah saat meninjau lahan yang akan dicanangkan penanaman benih kedelai di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo direncanakan melakukan penanaman kacang kedelai di atas lahan PT Perkebunan Nusantara II, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, dalam waktu dekat ini.

“Rencananya Pak Menteri Pertanian yang melakukan penanaman kacang kedelai di Binjai pada tanggal 8 Februari 2023,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Ralasan Ginting ketika dikonfirmasi, Rabu (1/2/2023).

Dia menjelaskan, kegiatan penanaman kacang kedelai merupakan program PTPN II yang disebut pembenihan nasional. PTPN II selaku perusahaan Badan Usaha Milik Negara melakukan kerjasama dengan Kementan untuk melakukan pembenihan tersebut.

“Binjai sebagai tuan rumah juga mendukung penanaman tersebut. Kita akan memiliki penyuluh lapangan akan bekerja sama dengan Dinas Ketapang provinsi untuk melakukan pengawasan terhadap pembenihan tersebut,” seru dia.

Kerja sama dimaksud lantaran, kata dia, PTPN II kurang ahli melakukan pembenihan kacang kedelai. Karenanya, Dinas Ketapang Binjai dilibatkan

“Kita tidak bisa menanamnya di atas lahan mereka, karena itukan lahan PTPN II,” tukasnya.

Pencanangan pembenihan kacang kedelai direncanakan dilakukan di atas lahan seluas 35 hektare. Wali Kota Binjai, Amir Hamzah bersama pejabat terkait hingga Menejer Kebun Sei Semayang, Sugeng Aminardi meninjau lokasi lahan, kemarin (31/1/2023).

Wali Kota Binjai menyatakan dukungannya atas kegiatan tersebut. Dengan harapan, penanaman kedelai dapat meningkatkan laju perekonomian di Kota Binjai.

“Saya minta dinas terkait dapat saling berkordinasi untuk keberhasilan program ini,” kata Amir. (ted)

Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Foyo bersama awak Digitalic.

SUMUTPOS – Dalam meningkatkan performa brand atau bisnis perlu dirancang strategi marketing  yang relevan agar pemasaran bisnis dapat menjangkau pasar yang luas. Strategi ini bisa saja dilakukan dengan cara konvensional, namun teknik strategi marketing secara modern memiliki potensi lebih besar daripada teknik tradisional. Salah satu teknik jitu dalam memanfaatkan internet adalah dengan melakukan strategi digital marketing.

Perlu diketahui bahwa digital marketing terdapat dua jenis, yaitu berbayar dan organik. Digital marketing berbayar adalah strategi yang dilakukan oleh perusahaan untuk memasarkan produk atau jasanya, misalnya dengan membuat iklan untuk customer berdasarkan minat, usia, lokasi, atau interaksi mereka terhadap sebuah brand. Jenis-jenis paid marketing adalah Search Engine Marketing (SEM), display marketing, dan influencer marketing.

Di sisi lain, ada juga digital marketing yang tidak berbayar alias ‘gratis’. Layanan ini lebih akrab disebut Search Engine Optimization (SEO). Meski layanan ini tidak sepenuhnya gratis, tetapi tetap memiliki biaya yang lebih rendah dibanding dengan Search Engine Marketing (SEM).

Search Engine Optimization atau sering disebut dengan SEO ini juga cocok untuk menghasilkan prospek customer jangka panjang. Teknik SEO merupakan teknik optimasi website agar tampil optimal di mesin pencari. Saat ini, perusahaan harus mulai menjalankan SEO pada website mereka. Hal ini dikarenakan jika suatu perusahaan menerapkan SEO, maka produk atau jasanya akan jauh lebih dikenal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Dalam menjalankan SEO tentu dibutuhkan strategi yang tepat dan mengikuti kaidah-kaidah SEO. Sebagai salah satu digital marketing agency yang fokus di layanan SEO, Digitalic memiliki track record yang panjang dalam memberikan konsultasi dan juga menjadi mitra banyak perusahaan, mulai dari startup fintech, logistik, hingga e-commerce.

“Ketika Digitalic akan menjadi mitra perusahaan dalam menjalankan kampanye SEO, kami gak langsung memberikan harapan ranking dan lainnya.” kata Jarot Triguritno, Co-Founder Digitalic.

“Tapi, kami akan bertanya tujuan apa yang ingin dicapai, setelah itu kami mengaudit, mulai dari kesehatan, kecepatan, kemudahan, dan keterbacaan website.” lanjutnya.

Memang, mencari mitra atau agensi SEO perlu berhati-hati, dan harus melihat track record, agar strategi yang dilakukan bisa berjalan dengan apa yang ingin dicapai oleh perusahaan.

“Harapannya, banyak perusahaan harus sudah mulai melirik dan menggunakan strategi SEO, sebab SEO yang baik bisa berdampak pada bisnis jangka panjang dan berkelanjutan,” tutup Jarot Triguritno. (Rel)

2023, Pemko Medan Bangun Kolam Retensi di USU dan Medan Selayang

RUANG KERJA: Kepala Dinas SDABMBK, Topan Obaja Putra Ginting saat di ruang kerjanya.markus/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengaku terus melaksanakan program prioritas Pemko Medan, khususnya masalah penanganan banjir. Salah satu upaya yang dilakukankan adalah membangun kolam retensi.

Untuk itu, setelah pembangunan kolam retensi di Medan Labuhan yang saat ini telah memasuki pekerjaan Tahap II, tahun 2023 ini, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan juga akan membangun dua kolam retensi, yakni di wilayah kampus Universitas Sumatera Utara (USU) dan Jalan Harmonika Baru, Medan Selayang.

“Sebab kolam retensi dapat menyelesaikan masalah banjir di kawasan sekitar lokasi,” ucap Kepala Dinas SDABMBK, Topan Obaja Putra Ginting, Selasa (31/1).

Dikatakan Topan, dana pembangunan dua kolam retensi tersebut bersumber dari APBD Kota Medan tahun 2023.

“Untuk pembangunan di USU berbiaya kurang lebih Rp20 miliar, sedangkan di Medan Selayang kurang lebih Rp30 miliar,” ujarnya.

Menurut Topan, pilihan lokasi pembangunan tentunya melalui pertimbangan yang matang. Salah satu yang pasti, di sekitar lokasi pembangunan kolam retensi dilalui sungai atau saluran primer. Air yang berasal dari saluran sekunder dan tersier akan masuk dan berkumpul di saluran primer.

“Selama ini saat hujan berkepanjangan, Sungai Selayang selalu meluap karena bertemu dengan Sungai Sikambing di Simpang Titi Bobrok. Untuk itu kita tahan dulu airnya di kolam retensi sampai debit air normal kembali, baru kita alirkan secara perlahan,” terangnya.

Dijelaskan Topan, sesuai dengan perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Medan, Kota Medan memang membutuhkan kolam retensi dalam mengatasi masalah banjir.

Pasalnya, banyaknya pembangunan membuat daerah resapan air di Kota Medan semakin berkurang. Oleh karena itu, dibutuhkan tempat penyimpanan air sementara, yakni kolam retensi.

Sebelumnya, lanjut Topan, pihak konsultan telah memaparkan desain pembangunan kolam retensi kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Pada pertemuan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan itu, Bobby Nasution berpesan agar dinas terkait berkoordinasi dengan stakeholder yang memiliki hubungan dengan rencana tersebut.

Seperti pembangunan kolam retensi, pengoptimalan masuknya aliran air ke kolam retensi tentunya harus mendapat dukungan, baik itu dari pihak USU maupun BWS Sumatera II. Selain itu juga perlu memperhatikan semua aspek termasuk aspek atau potensi dampak sosial yang mungkin akan terjadi. (map/ila)

Pj Wali Kota Minta Susun Program Baru, Baznas Kota Tebingtinggi Dilantik

LANTIK: PJ Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melantik pengurus Baznas Kota Tebingtinggi priode 2022-2027.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tebingtinggi periode 2022 – 2027, di ruang aula Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (31/1).

Pada kesempatan tersebut Dimiyathi meminta pimpinan Baznas yang telah dilantik untuk segera menyusun program kerja, memiliki integritas dan menciptakan inovasi.

“Segera susun program kerja, sesuai aturan yang ada, baik sesuai syariat Islam maupun ketentuan undang-undang lainnya. Kepada unsur pimpinan ini, tetap jaga integritas diri. Lima unsur pimpinan ini harus satu bahasa, kompak,” ujarnya.

Dimiyathi juga berharap Baznas Kota Tebingtinggi dapat mencapai target senilai Rp96 milyar. “Selanjutnya kami juga berharap ada inovasi dari pimpinan yang baru dilantik ini. Bagaimana bisa mencapai potensi target yang mencapai Rp96 milyar (besaran potensi penerimaan dari zakat, infaq dan shadaqah), begitu juga dalam penyaluran nantinya perlunya inovasi,” harap Dimiyathi.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Mohammad Hatta berharap dan meyakini kepada pimpinan yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kita menerima amanah tapi pengurus Baznas Tebingtinggi mengambil amanah, untuk menjadi pimpinan Baznas dilakukan seleksi berdasar permohonan, artinya laksanakan tugas ini dengan penuh tanggungjawab,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabag Kesra Aidil menyatakan bahwa Pimpinan Baznas Kota Tebingtinggi yang akan dilantik sebanyak 5 orang, Ketua Khuzamri Amar, Wakil Ketua Afnizar, Wakil Ketua II Subarjo, Wakil Ketua III Fadlansyah Putra Purba dan Wakil Ketua IV Sahbana

Adapun pelantikan berdasarkan Keputusan Wali Kota Tebingtinggi No. 451/ 180 Tahun 2023 tentang penetapan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kota Tebingtinggi periode 2022 – 2027.

Turut hadir Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, Kapolres AKBP M Kunto Wibisono, Forkompinda dan OPD. (ian/ram)

Pakar: E-commerce dan Social Commerce Punya Segmentasi Pasar Berbeda

SUMUTPOS.CO – TikTok datang menjadi pesaing e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee di Indonesia. Media sosial asal Tiongkok itu merancang Tiktok Shop, tempat pengguna untuk berbelanja barang yang dibutuhkan langsung di dalam aplikasi.

Wakil Kepala Kajian Ekonomi Digital dan Ekonomi Tingkah Laku LPEM FEB UI Prani Sastiono turut memperhatikan kehadiran Tiktok Shop dalam kancah ekonomi digital Indonesia belakangan ini.

Menurut Prani Sastiono, praktik jual-beli barang yang dilakukan dalam platform media sosial atau social commerce cukup besar di Indonesia. Namun, sebagian besar dari value ekosistem digital datang dari e-commerce, bukan dari social commerce.

“Karena memang kalau kita liat di sini e-commece sudah mature. Jadi kalau social commerce mungkin ada masalah dari consumer protection, mungkin dari segi jenis usahanya,” ujanya dalam segmen Profit di CNBC Indonesia, Selasa (24/1).

Dari sisi e-commerce, soal formalitas dan legalitas sudah diakomodasi lewat fitur seperti Mall atau Official Account. Di mana paling tidak ada jaminan aman bagi masyarakat untuk membeli suatu barang dengan value atau nilai tinggi

Artinya, jika nilai suatu produk cukup tinggi, pembeli tidak merasa cukup aman dengan belanja di social commerce, mereka akan memilih e-commerce. Di sini lah akan tercipta kompetisi untuk segmen produk tertentu.

Karakteristik pembeli TikTok Shop

“Ada juga soal usia, mereka yang menggunakan Tiktok itu yang lebih muda dengan karekteristik pembelian produk yang segmented nilai produk juga tidak sebesar melalui e-commerce,” tuturnya.

Jika ditanya apa yang bisa dilakukan e-commerce supaya bisa bersaing, ia mengatakan untuk melihat apa yang menjadi keunggulan mereka, misalnya dari kenyamanan konsumen.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina idEA Rudiantara berpendapat bahwa Tiktok lebih atraktif. Buktinya banyak anak muda yang menggunakan platform itu di mana saja sebagai pengguna e-commerce.

“Karena sifatnya live dan kontennya lebih bagus, berbeda dengan platform lain yang besar itu kan tidak ada konten, itu barangkali yang menarik,” ucapnya.

Dia setuju dengan pernyataan Prani, di mana social commerce itu tersegmentasi dari sisi pasar maupun jenis produk.

“Ini seperti tahun 2016, di mana ada orang beli barang pakai FB (Facebook), jualan lewat FB, tidak menganggu e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, jadi co-exists. Kalau saya lihatnya demikian fenomena Tiktok,” kata Rudiantara.

Lebih lanjut soal persaingan antara social commerce dan e-commerce, ini harus dilihat dari kelas suatu aplikasi. E-commerce yang sudah punya nama seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli, satu bulan TPV-nya (Total Processing Value) sudah mencapai di atas US$1 miliar.

Nasib e-Commerce Kecil

Tapi jika melihat platform e-commere yang tidak terlalu besar, justru mereka akan berkolaborasi dengan TikTok dan akan menggunakan aplikasi tersebut sebagai kanal distribusinya.

“Hal-hal kecil bahkan belum menengah, mereka pasti akan kreatif,” ungkapnya.

Jika platform seperti Tiktok Shop ingin mencakup semua segmen, ia harus memiliki ekosistem seperti e-commerce di Indonesia, seperti logistik, warehouse. Sementara itu bukan termasuk bisnis utama mereka.

“Tergantung pasar, tapi setidaknya harus punya ekosistem di Indonesia, dan TikTok kan bukan perusahaan itu mereka basisnya media sosial bukan perusahaan dagang. Mungkin akan terjadi kolaborasi yang menguntungkan bagi platform ecommerce yang tidak besar yang tidak punya ekosistem.” pungkasnya.(rel)

Bupati Dairi Bebas Tugaskan Dokter Kandungan, Puluhan Bumil Tak Terlayani di RSUD Sidikalang

JELASKAN: Dokter spesialis Obgyn di RSUD Sidikalang, dr Erwynson Saut Halomoan Simanjuntak Sp OG saat menjelaskan pembebastugasan dirinya sebagai dokter kandungan di RSUD Sidikalang sejak, 31 Januari 2023. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, membebastugaskan dr Erwynson Saut Halomoan Simanjuntak sebagai Dokter Obgyn atau kandungan menjadi pelaksana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Akibatnya, sejumlah ibu hamil (Bumil) yang hendak periksa kehamilan atau USG tidak dapat dilayani karena tidak ada dokter spesialis kandungan pada Selasa (31/1).

Para ibu hamil yang tidak mau disebutkan namanya tersebut mengaku kecewa karena sudah menunggu lama, dan tidak ada pemberitahuan, ternyata dokternya tidak ada.

“Kami sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi pada managemen RSUD Sidikalang, kami hanya ingin mendapat pelayanan,” ujar salah satu pasien ibu hamil.

Sementara itu, dr Erwynson Saut Halomoan Simanjuntak ditemui di Poli Klinik Obgyn RSUD Sidikalang, membenarkan dirinya dibebastugaskan sebagai dokter kandungan.

Erwynson menjelaskan pada Selasa (31/1) dirinya mendapat 2 buah surat. Pertama, pada pagi tadi diberikan Direktur surat perihal Surat Pemberitahun dengan Nomor 440/01/568/1/2023.

Dalam surat itu, kata Erwynson, diberitahukan sehubungan dengan adanya pembebasan sementara dari tugas jabatan sebagai dokter ahli Madya nomor 440/01/555/SK/DIR/1/2023 tanggal 31 Januari 2023 terhadap dokter penanggungjawab pasien (DPJP) spesialis Obstetri dan Ginekologi atas nama, dr Erwynson Saut Halomoan Simanjuntak Sp OG di RSUD Sidikalang. “Dalam surat tersebut juga mengatakan dokter tersebut tidak lagi melakukan pelayanan Obgyn di RSUD Sidikalang terhitung mulai tanggal 31 Januari 2023, surat itu ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang, dr Pesalmen Saragih,” ucap Saut.

Sementara pada siang harinya, dr Erwynson mendapatkan Surat Keputusan Bupati Dairi Nomor : 34/800.1.6.2/5/2023 tentang penjatuhan hukuman pembebasan dari jabatan menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan.

“Dalam surat keputusan Bupati Dairi itu, saya dijatuhi hukuman berdasarkan hasil pemeriksaan tim pemeriksa. Dimana, saya katanya telah terbukti melakukan perbuatan berupa tidak mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan/atau golongan,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada surat itu disebut, bahwa perbuatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap ketentuan pasal 4 huruf c, pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Betul, saya pada tanggal 9 Januari 2023 lalu, pergi menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) yang diundang oleh DPRD Dairi terkait tidak diperpanjangnya kontrak kerja dokter spsialis anak yakni, dr Ahmad Tarmizi Rangkuti. Saya mendampingi dr Tarmizi karena terpanggil sebagai rekan sejawat dan sebagai masyarakat. Saya tidak lama disana. Ada Direktur RSUD Sidikalang, dr Pesalmen Saragih juga,” sebut Erwynson.

Menurut dr Erwynson, dokter kandungan di RSUD Sidikalang hanya dia, pasca bulan November 2022 lalu, dokter spesialis kandungan yakni dr Bonar Sinaga purna bakti. Sebelumnya, dia tidak menerima sanksi baik lisan maupun tulisan dari pihak management RSUD Sidikalang, apalagi surat teguran dari Bupati Dairi.

Ditanya, apa tindakannya terkait keputusan itu? dr Erwynson menyebut, masih menunggu langkah selanjutnya.

Terpisah, Direktur RSUD Sidikalang, dr Pesalmen Saragih dikonfirmasi mengenai pembebastugasan dokter kandungan itu mengaku, sedang diperiksa BPK perwakilan Sumut. Nanti ya bang saya hubungi lagi,” ucap Pesalmen kepada wartawan sambil menutup telepon selulernya. (rud/ram)

Perlindungan untuk Tenaga Kerja ASN-Non ASN, Pemkab Asahan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran Aziz Muslim bersama jajaran melakukan audiensi dengan Bupati Asahan H. Surya, BSc di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (31/1). Audiensi ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan dan Kadis Kominfo Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan berharap, kerja sama antara Kabupaten Asahan dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berlanjut, sehingga dapat melindungi tenaga kerja baik ASN maupun Non ASN.

Seperti perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan khususnya yang berada di pedesaan, petugas penyelenggara Pemilu, dan guru honor, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mempelajarinya.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini, dan saya berharap kerjasama tersebut dapat dilanjutkan demi memberi jaminan bagi tenaga kerja yang ada di Kabupaten Asahan. Selanjutnya, saya juga menyambut positif program yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, nantinya hal tersebut akan kami kaji terlebih dahulu, agar bila dilaksanakan tidak bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang ada,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran Aziz Muslim menyampaikan tujuan dari audiensi ini adalah bersilaturahim sekaligus menyampaikan laporan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Asahan Tahun 2022.

Aziz juga menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan klaim kepada tenaga kerja atau ahli waris pada periode tahun 2022 dan BPJS Ketenagakerjaan juga terlibat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 melalui penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selanjutnya Aziz menyampaikan, dalam rangka memberikan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan khususnya yang berada di pedesaan, petugas penyelenggara Pemilu, dan guru honor, BPJS Ketenagakerjaan meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menetapkan regulasi serta mengalokasikan anggaran dalam mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Asahan.

Aziz menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan kedepannya akan meningkatkan pelayanan dan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misinya.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah berkomitmen dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi pekerja di Kabupaten Asahan”, ucap Aziz mengkahiri penyampaiaannya. (dat/ram)

Candaan Ridwan Kamil, Edy Rahmayadi Layak Jadi Capres 2024

BERSAMA: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di rumah dinas Gubernur Sumut, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam pertemuannya dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melontarkan candaan menyebutkan mantan Pangkostrad itu, layak jadi Calon Presiden (Capres) tahun 2024.

Candaan tersebut, disampaikan Ridwan Kamil menepis pertanyaan wartawan saat menyinggung soal bursa Calon Presiden tahun 2024, di rumah dinas Gubernur Sumut, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Selasa (31/1) malam.

“Pak Edy cocok jadi presiden,” sebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dihadapan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Ridwan Kamil mengatakan ada kriteria untuk maju di Pilpres tahun 2024, sesuai apa pernah disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Sudah (rambut) putih-putih, ada kerut-kerutnya,” tutur Kang Emil sambil tertawa.

Menyikapi hal itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan tidak ingin menjadi Capres 2024. Tapi, ingin jadi Presiden saja langsung.

“Menurut kamu (wartawan) cocok gak saya. Saya tidak ingin jadi capres, kalau kepengen nanti jadi presiden aja nanti,” ucap Gubernur Edy.

Disinggung soal kembali maju di Pilkada Sumut 2024. Mantan Ketua Umum PSSI itu, tidak menyangkal. Meski masih lama, Gubernur Edy meminta doa.

“Kan saya gubernur, doakan masih lama,” tutur mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.(Gus/Han)

Dua Nelayan Diamankan Tangkap Ikan Menggunakan Potasium

MENGECEK : Wakapolres Nisel, Kompol Jauhari, Kasatreskrim AKP Freddy Siagian (memakai baju lengan panjang) bersama Kapolsek Pulau-Pulau Batu dan Kasat Polairud ketika mengecek perahu yang digunakan kedua tersangka kepada sejumlah awak media. Selasa, (31/1).

NISEL, SUMUTPOS.CO – Dua orang nelayan diamankan saat menangkap ikan menggunakan zat kimia jenis Potasium di
perairan Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (20/1).

Kapolres Nisel AKBP Reinhard H. Nainggolan melalui Waka Polres Kompol Jauhari Lumbantoruan dalam pemaparannya mengatakan, kedua tersangka berinisial YD (30) dan DD (25) dijerat pasal 8 Undang-Undang Nomor Tahun 2004 tentang Perikanan berbunyi setiap orang dilarang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia yang dapat merugikan dan atau membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan atau lingkungannya di wilayah pengelolahan perikanan Republik Indonesia.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan atau Pasal 100B dari Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana 1 tahun penjara” Ungkap Kompol Jauhari, Rabu (1/2).

Dijelaskan Kompol Jauhari, penangkapan kedua nelayan tersebut setelah Kapolsek Pulau-Pulau Batu AKP Tugino Purba bersama Personel mendapat informasi adanya masyarakat mengambil ikan di laut Pulau-Pulau Batu dekat Pulau Marit, Kabupaten Nias, menggunakan zat kimia.

 

Atas informasi tersebut, pihak Polsek Pulau-pulau Batu bersama muspika setempat melakukan penyisiran berangkat dari Pulau Tello untuk menyusuri perairan Pulau Batu dekat Pulau Marit, dan menemukan kedua nelayan sedang di perahu.

“Para pelaku sempat membuang peralatan dan ikan hasil tangkapan mereka ketika melihat pihak Polsek Pulau-Pulau Batu. Saat dilakukan penggeledahan, hasil tangkapan kedua nelayan diamankan berikut peralatan yang digunakan,”ucap Kompol Jauhari.

Dengan beberapa barang bukti yang ditemukan pada saat penggeledahan dan serta pengakuan dari para pelaku, bahwa benar mereka telah melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia jenis Potasium.

Selanjutnya, pihak Polsek Pulau-Pulau Batu membawa para pelaku beserta barang bukti ke Mako Polsek Pulau-Pulau Batu guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dengan beredarnya isu di media sosial maupun di wilayah Pulau-Pulau Batu, bahwasannya kasus ini tidak ditindak lanjuti dan kedua tersangka telah di bebaskan oleh pihak Polres Nias Selatan, itu adalah tidak benar, hanya saja kami tidak melakukan penahanan,” tandas Kompol Jauhari.

Wakil Polres Nisel, Kompol Jauhari menambahkan, bahwasanya kasus ini sudah di limpahkan ke Polres Nias Selatan untuk ditindak lanjuti, dan juga sudah mengirimkan barang bukti berupa bahan kimia jenis potasium serta ikan yang telah di tangkap untuk dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Sumut.

“Kami juga menjelaskan, tidak ditemukannya terhadap barang bukti dengan adanya bahan peledak (bom ikan), kami tegaskan bahwa bahan kimia jenis potasium adalah bukan bahan peledak melainkan bahan untuk meracuni ikan. Maka isu yang beredar ikan tersebut mati karena bahat peledak, itu juga tidak benar,” tegasnya.

Kompol Jauhari menambahkan, kedua tersangka tidak dilakukan penahanan, dikarenakan ancaman hukuman hanya satu tahun penjara. Namun kedua tersangka tetap wajib lapor dua kali seminggu di Polsek Pulau-Pulau Batu.

“Kami tidak melakukan wajib lapor di Polres Nias Selatan terhadap tersangka, dikarenakan kami juga masih punya hati nurani, mengingat ekonomi tersangka yang hanya sebagai nelayan pastinya akan mengeluarkan sejumlah biaya apabila kami lakukan terhadap tersangka untuk wajib lapor di Polres Nias Selatan,”sebutnya.

Dengan demikian proses akan tetap berlanjut, dan akan mengirimkan berkas ke JPU sambil menunggu hasil Laboratorium Forensik Polda Sumut kemudian kami juga sudah memeriksa saksi-saksi.

Maka dari itu, sambung Kompol Jauhari, diimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nias Selatan serta kepulauan maupun seluruh pengguna medsos, agar tidak mudah termakan isu berita yang belum tentu kebenarannya yang telah di sebarkan oleh orang-orang yang tidak tahu fakta sebenarnya,” Harap Kompol Jauhari.(mag11/Han)

Bupati Simalungun Minta Pelaksanaan Pilpanag Kondusif

Lamhot Haloho

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga meminta pelaksanaan tahapan Pemilihan Pangulu Nagori/Desa (Pilpanag) yang digelar secara serentak di Simalungun berjalan dengan baik dan kondusif.

Kabid Pemerintahan Nagori di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Pemkab Simalungun Lamhot Haloho mengatakan, sesuai arahan Bupati Simalungun bahwasanya proses tahapan Pilpanag sudah berjalan dengan baik. Dan tahapan ini harus terlaksana dengan lancar tanpa ada masalah.

Selain itu, para Bakal Calon diminta untuk tetap menjaga kekondusifan di tengah-tengah masyarakat dan jangan menciptakan permusuhan bagi masyarakat.

“Saat ini masih tahapan seleksi Bakal Calon. Dari 248 Nagori, ada 13 Nagori yang tahapan seleksi diperpanjang, karna ada lebih 5 orang yang mencalon. Maka dilakukan seleksi untuk menentukan lima nama. Sebab persyaratan jumlah calon satu nagori maksimal lima calon dan minimal dua calon. Kalau ada yang mendaftar lebih dari lima, maka dilakukan seleksi tertulis,” ujar Lamhot Haloho.

“Jadi, Bupati meminta atas apa yang telah disepakati agar dilaksanakan dengan baik. Seperti menghindari politik SARA, RAS dan lainnya. Demi menjaga kekondusifan di masyarakat,” terang Lamhot.

Sebagai informasi, untuk tahapan penetapan Calon Pangulu sesuai jadwal adalah tanggal 24 Februari dan pelaksanaan pemilihan digelar 15 Maret. Sedangkan untuk tahapan kampanye pada tanggal 7-9 Maret. Untuk pelantikan pangulu dijadwalkan antara tanggal 22 Mei – 4 Juli.

Seluruh tahapan Pilpanag yang digelar di 248 Nagori ini akan menelan biaya sekitar Rp18 miliar.

“Jadi seluruh tahapan Pilpanag ini sudah ditampung di APBD Tahun 2023 sebesar Rp18 miliar,” ujar Lamhot Haloho. (mag-7/ram)