Home Blog Page 1892

Diduga Kesetrum Listrik, Pekerja Bangunan Ditemukan Tewas

MENANGIS: Terlihat istri korban, Munaroh menangisi jenazah suaminya ketika disemayamkan dirumah duka dan lokasi pekerjaan pembangunan bank swasta di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi.Sopian/Sumut Pos

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Pekerja Bangunan, Ramadan Sugianto (25) warga Jalan Ketumbar, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi ditemukan pekerja kondisi meninggal dunia. Dugaan penyebab kematian akibat tersengat listrik di lokasi pembangunan gedung Bank Swasta di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Selasa (24/1) sore .

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sri Pamela Medika Nusantara Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan perawatan, tetapi kondisi korban sudah meninggal dan pihak keluarga membawa korban pulang untuk dimakamkan, sayangnya pihak pengembang tidak memberikan klarifikasi dan santunan kepada pihak keluarga korban sehingga keluarga menuntut hal itu.

Adik ipar korban, Suhendra menuturkan bahwa pihak keluarga sudah mendatangi pihak pengembang untuk meminta klasifikasi terkait kematian keluarganya, tetapi tidak mendapatkan respon positif, bahkan ketika jenazah dirumah duka, tidak ada pihak pengembang yang datang melayat kerumah duka.

“Saat kami lihat pekerja disana semuanya tidak menggunakan alat safety pekerjaan, seperti menggunakan helm dan sepatu bot. Para pekerja terlihat hanya menggunakan sandal jepit dalam melakukan pekerjaan disana,” jelas Suhendra, Kamis (26/1).

Suhendra kembali meminta kepada pihak pengembang untuk bertanggung jawab atas kematian keluarganya, karena pihak pengembang sampai saat ini belum ada beritikad baik kepada pihak korban untuk mengklarifikasi dikarenakan istri korban saat ini sedang hamil tua.

“Kita merasa kasihan kepada korban terutama istrinya yang kondisi hamil tua. Diharapkan pihak pengembang untuk beritikad baik karena kasus kematian Sugianto sampai saat ini juga belum dilaporkan ke pihak kepolisian,” bilang Suhendra, Kamis (26/1) slang.

Pada saat jenazah dimandikan, ungkap Suhendra, kondisi Sugianto dibagikan tubuh belakang menghitam dan di bagian hidung serta telinga mengeluarkan darah.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto menyampaikan bahwa sampai saat ini baik itu pihak keluarga dan pengembang tidak ada membuat laporan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tewasnya pekerja bangunan atas nama Ramadan Sugianto.

Dilokasi pekerjaan tepatnya di Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi ketika dicari informasi, baik pengembang dan pekerja disana tidak ada yang berkomentar dan tampak pelaksanaan pekerjaan pembangunan bank swasta tersebut berhenti sementara. (ian)

Diduga Ada Guru P3K Mengajar di Sekolah Swasta, Disdikbud Medan Diminta Awasi

Ketua FHI Medan, Fahrul Lubis. Ist/Sumut Pos

MEDAN, SUMUT POS.CO – Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan melalui Kepala-kepala UPT tingkat SD dan SMP Negeri yang ada di jajarannya untuk mengawasi para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kota Medan untuk dapat bekerja sesuai aturan yang berlaku.

Pasalnya hingga saat ini, FHI Kota Medan menduga masih terdapat guru yang telah diangkat sebagai P3K namun masih bekerja atau mengajar di sekolah lain. “Masih ada oknum guru P3K yang mengajar selain di sekolah Negeri. Ini jelas tidak boleh, ini melanggar aturan. Ada salah satu guru P3K, saya ketahui masih mengajar di salah satu sekolah SMP swasta. Kita mohon agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui kepala-kepala UPT nya untuk mengawasi pelanggaran seperti ini,” ucap Ketua FHI Kota Medan, Fahrul Lubis kepada Sumut Pos, Kamis (26/1/2023).

Dijelaskan Fahrul, sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Medan telah mengeluarkan Surat No.800/DISDIK/4351 yang ditandatangani oleh Kadisdik Kota Medan, Laksamana Putra Siregar pada 4 Juli 2022. “Kalau merujuk ke surat ini, seharusnya yang sudah PPPK dan sudah terima SK tidak boleh mengajar di sekolah lain,” ujarnya.

Dalam surat itu juga dijelaskan, sehubungan dengan diterimanya SK Wali Kota untuk guru P3K dan dan Surat Perintah Menjalankan Tugas (SPMT) dari Kadisdik Kota Medan, maka setiap Kepala UPT tingkat SD dan SMP Negeri se-Kota Medan diminta untuk melakukan pengawasan terhadap guru P3K.

Para Kepala UPT juga diminta untuk memastikan bahwa seluruh Guru P3K hanya mengajar di sekolah negeri sesuai dengan rombel dan mata pelajaran. “Tapi sepertinya perintah Kadisdik ini belum dijalankan secara maksimal oleh kepala-kepala UPT ini. Akibatnya, masih ada guru P3K yang mengajar di sekolah swasta. Kalau mau jujur pasti banyak yang melanggar surat edaran ini,” ujarnya.

Salah satu trik yang kemungkinan dipakai sekolah swasta yang mempekerjakan guru P3K di sekolah, sambung Fahrul, adalah menggunakan nama orang lain. “Kemungkinan laporan ke Disdik Medan sekolah swasta tersebut memakai nama orang lain karena nama oknum PPPK tersebut sudah terdaftar di SMP Negeri. Sebenarnya kalau di cek benar-benar, tidak sulit untuk mengeceknya, cukup cek dapodiknya. Tinggal bagaimana keseriusan dari kepala-kepala UPT ini dalam mengawasi dan memberikan tindakan tegas,” pungkasnya. (map/ila)

Dari 25,8 Persen Jadi Turun 21,1 Persen, Stunting Sumut Lebih Rendah dari Nasional

Kadis Kominfo Sumut, Ilyas S Sitorus.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melakukan segala upaya dalam menurun stunting di Sumut ini. Alhasil, berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi stunting Sumut berhasil turun 4,7%, menjadi 21,1%, dari sebelumnya 25,8% pada tahun 2021.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus kepada wartawan, Kamis (26/1). Ia menjelaskan data tersebut, berdasarkan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. “Alhamdulillah, kemarin dipaparkan Menkes Budi Gunadi, prevalensi stunting Sumut turun sekitar 4,7% menjadi 21,1%,” jelas Ilyas.

Penurunan prevalensi stunting akan terus diupayakan turun oleh Pemprov Sumut bersama-sama dengan seluruh pihak termasuk Pemerintah Kabupaten/Kota, Forkopimda, TP PKK se-Sumut dan lainnya. Mengejar target prevalensi stunting 14% pada tahun 2024 membutuhkan kerja bersama.

“Penurunan angka stunting tidak bisa dicapai sendiri, penurunan hingga 4% itu kerja keras bersama seluruh pihak, kami akan terus berupaya menurunkan stunting di Sumut, kami pun optimis target tercapai,” kata Ilyas.

Pemprov Sumut pun telah menyusun berbagai kegiatan lintas sektor. Mulai dari urusan sanitasi, jamban, mutu air, edukasi pemahaman gizi, serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Selain itu intervensi gizi untuk ibu hamil dan balita pun juga dilakukan.

Menurutnya generasi masa depan harus terbebas dari stunting. Stunting akan menghambat momentum generasi emas Indonesia 2045. “Seperti apa yang selalu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi, masa depan Sumut ada pada pundak generasi muda, untuk mengejar momentum generasi emas, stunting harus dientaskan,” kata Ilyas.

Selain Sumut, angka prevalensi stunting nasional juga turun dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. Hal tersebut cukup menggembirakan. Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, penurunan stunting tersebut bukan terjadi di masa biasa, melainkan di masa pandemi.

Menkes RI, Ilyas Sitorus mengharapkan, di masa yang normal, penurunan kasus stunting bisa lebih tajam lagi. Sehingga target penurunan stunting di angka 14% di 2024 dapat tercapai. “Saya terima kasih terutama ke gubernur, bupati, walikota, karena ini terjadi masa pandemi, bukan terjadi masa biasa, masa pandemi saja bisa turun,” pungkasnya.(gus/ila)

Beri Kontribusi Bagi Dunia Pendidikan, IKA SMAN-7 Medan akan Gelar Raker

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna berkontribusi bagi dunia pendidikan di Sumut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Alumni (IKA) SMAN-7 Medan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Le Polonia Hotel, Sabtu (28/1). Raker ini bertujuan untuk membuat program jangka pendek,menengah dan panjang demi kemajuan aumni.

Demikian Ketua Umum DPP IKA SMAN-7 Medan Dr Ir Dwi Sudarto,MSi didampingi Ketua Harian Dr Ade Taufiq SpOG didampingi Sekretaris Umum Ir Malik Assalih Harahap ST MM IPM, Bendahara Umum Mery Nina Harahap, Ketua Panitia Ir Janso Sipahutar ST MT, Sekretaris Darma Putra Nasution, Yuni Astuti, Nining dan Ita Rahman di Hotel Hermes, Kamis ( 26/1).

“Raker ini nantinya akan memberikan sumbangsih pemikiran bagi Sumut khususnya di sektor pembangunan p pendidikan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Umum Malik Assalih Harahap, di mana Rakernas DPP IKA SMAN7 Medan akan dikuti seluruh pengurus bahkan akan dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan MS Kaban Mantan Menteri Kehutanan RI. “Kita tahu Alumni SMAN-7 Medan punya tokoh tokoh hebat seperti Surya Paloh sebagai Ketua Dewan Penyantun, Todung Mulya Lubis sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dan Prof Hermanto Siregar sebagai Ketua Dewan Penasehat,” jelasnya. (adz)

Pengamat: Sangat Diperlukan, Perppu Ciptaker Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan hukum. Keberadan Perppu, lanjut Trubus, dapat menjawab tantangan yang akan dihadapi oleh Indonesia dalam menghadapi situsi global.

“Indonesia membutuhkan investasi besar untuk membangun berbagai kebutuhan sesuai yang ditetapkan APBN. Keberadaan Perppu Ciptaker strategis untuk menghadapi tantangan global dan resesi ekonomi. Aturan ini sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan hukum, karena investor sangat membutuhkan kepastian hukum,’’ kata Trubus dalam keterangannya, hari ini.

Selain ancaman resesi global yang diprediksi bakal terjadi tahun 2023, Trubus mengatakan, Perppu ini akan membuat Indonesia siap menghadapi situasi geopolitik sebagai dampak dari invansi Rusia terhadap Ukraina.

Lebih lanjut Trubus menjelaskan persoalan terkait dengan ketenagakerjaan juga sudah diakomodir dalam Perppu Ciptaker yang diterbitkan pada tanggal 30 Desember 2022 tersebut.

‘’Perppu ini juga sudah mengakomodir semua persoalan ketenagekerjaan, seperti masalah upah, cuti, hak-hak pekerja, dan lainnya,’’ sambung Trubus.

Memang, lanjutnya, Perppu Ciptaker masih mengandung kelemahan terutama terkait masa kerja bagi pekerja kontrak atau PKWT. Dalam peraturan tersebut, tidak diatur secara gamblang sampai kapan kontrak kerja itu akan berakhir. “Tetapi memang gitu doang. Soal upah, cuti soal lain-lain sudah diatur semua. Jadi cukup mengakomodir pasal-pasal yang mengatur soal ketenagakerjaan yang tercantum dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” kata dia.

Terkait adanya keberatan terhadap Perppu Ciptaker dari sejumlah asosiasi buruh dan ketenagakerjaan, Trubus menganggap hal itu wajar-wajar saja. Karena setiap munculnya kebijakan atau aturan baru, akan muncul dinamika.

“Kalau ada yang tidak setuju, itu wajar saja. Setiap adanya aturan baru pasti menimbulkan pro dan kontra. Ini namanya demokratis ada yang setuju dan tidak setuju,” tutup Trubus. (rel/sih)

Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Obat

ISTIMEWA PERBAUNGAN: Kegiatan PKM Mahasiswa dan dosen Institut Kesehatan Helvetia bekerja sama dengan aparat dan warga Desa Bengkel Perbaungan, Sergai pada Sabtu, 12 November 2022.

Untuk mewujudkan penggunaan obat rasional, masyarakat harus mengetahui cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar sehingga terwujud peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

OBAT-OBATAN secara umum digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Indonesia yang kaya akan bahan alam membuat peneliti semakin terdorong untuk mengembangkan bahan alam dalam upaya peningkatan kesehatan.

Banyak sekali sediaan obat tradisional yang beredar di pasaran dan terbukti mempunyai khasiat yang sangat baik. Namun, BPOM menyatakan masih ada saja produsen yang menyisipkan bahan baku kimia dalam jamu yang dibuatnya agar jamu tersebut memiliki efek yang lebih kuat.

Oleh sebab itu, program studi Farmasi dan Administrasi Rumah Sakit Institut Kesehatan Helvetia (IKH) sebagai instansi pendidikan tinggi mempunyai peran penting (Tri Darma Perguruan Tinggi) dalam mengabdikan diri terhadap masyarakat dalam bentuk kegiatan sosial yaitu salah satunya dalam bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Kegiatan PKM ini telah memberikan inovasi dan pengetahuan bagi masyarakat dalam hal penggunaan bahan alam seperti daun sungkai untuk pencegahan diabetes melitus, daun sirih merah untuk pencegahan ketombe, tanaman herbal jahe merah dan sereh wangi sebagai aroma terapi, jantung pisang kepok sebagai pangan fungsional, daun belimbing wuluh sebagai obat kumur.

Selain itu, masyarakat juga diedukasi mengenai bahaya hidrokuinon dalam lotion pemutih dan adanya senyawa bahan kimia obat pada jamu. Masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan buta warna serta diberikan sosialisasi Pendaftaran aplikasi mobile-JKN dalam upaya penanggulangan Covid-19.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen-dosen IKH yaitu Siti Fatimah Hanum, Indra Ginting, Rupina Pramudita, Vivi Eulis Diana, Luthvia, Sri Handayani, Mandike Ginting, Leny, Melia Sari, Adek Chan, Darwin Syamsul, Suzan Fhitriana, Fahma Shufyani, Rida Evalina Tarigan, Yettrie, Ruth Mayana, Mayang Sari, Hafizhatul Abadi, Hanafis, Hendri Faisal, Jefri Naldi, Rizka Hazmi, Hana Dhini J. Pohan, Dilla Fitria, Lilik Septiani, Ismail Efendy dan Endang Maryanti serta tim mahasiswa yang bekerja sama dengan aparat dan warga Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Kegiatan PKM ini telah selesai dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 November 2022 bertempat di aula kantor kepala desa tersebut. Antusias warga terlihat dalam kegiatan ini, banyak warga yang bertanya dan bertukar pikiran kepada tim dosen-dosen IKH mengenai topik yang disampaikan.

Institut Kesehatan Helvetia sepenuhnya mendukung kegiatan PKM tahun 2022 ini. Bentuk dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan PKM berupa pemberian fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung.

Terima kasih juga disampaikan kepada Indra Fajar selaku kepala Desa Bengkel yang telah memberikan izin pelaksanaan PKM. (dmp)

Telkomsel Umumkan Pemenang Program Poin Festival Lucky Draw 2022 Berhadiah 5 Mobil Mewah

Vice President Postpaid Consumer, International Roaming and Interconnect Telkomsel Bernadus Wahyu Wijayanto (dua kiri) dan General Manager Loyalty and Device Partnership Management Telkomsel Lolyta Sihite (tiga kiri) bersama perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, serta Notaris dalam Acara Pengundian Poin Festival Lucky Draw 2022, di Jakarta, Rabu (25/1).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO –  Rangkaian Program Poin Festival 2022 yang berlangsung pada 2 November – 31 Desember 2022 lalu resmi sampai pada puncaknya dengan diumumkannya para pemenang Poin Festival Lucky Draw 2022 yang terpilih mendapatkan beragam hadiah spesial dari Telkomsel. Pada acara pengundian dan pengumuman pemenang Poin Festival Lucky Draw 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, 25 Januari 2023 tersebut, Telkomsel memberikan 1 unit Mercedes-Benz sebagai hadiah utama, 4 unit Honda All New HRV, 5 unit Vespa, 13 unit Smartphone Samsung, dan 1.999 unit pulsa bagi para pelanggan yang terpilih.

Vice President Postpaid ConsumerInternational Roaming and Interconnect Telkomsel, Bernadus W. Wijayanto mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pelanggan setia Telkomsel yang telah mendapatkan beragam hadiah spesial pada Program Poin Festival Lucky Draw 2022, semoga program apresiasi pelanggan ini dapat memberikan nilai lebih yang dapat menghadirkan keuntungan dan kebahagiaan, sekaligus bisa memacu spirit baru bagi seluruh pelanggan untuk meningkatkan optimisme di tahun baru 2023 melalui pemanfaatan inovasi produk dan layanan yang Telkomsel hadirkan.”

Poin Festival Lucky Draw 2022 merupakan program loyalitas yang dapat diikuti oleh seluruh pelanggan Telkomsel, baik pelanggan Telkomsel PraBayar maupun Telkomsel Halo. Kupon undian dapat diperoleh oleh pelanggan dengan menukar Telkomsel Poin pada Aplikasi MyTelkomsel, maka seluruh pelanggan akan mendapatkan kupon program dan diikutsertakan pada proses programnya.

Seluruh pelanggan yang telah terpilih dan diumumkan sebagai pemenang dalam Program Poin Festival Lucky Draw 2022, berhak untuk mendapatkan hadiah tanpa biaya apapun, di mana semua pajak hadiah dan biaya distribusi sudah ditanggung oleh Telkomsel. Pelanggan dapat melakukan pemeriksaan pengumuman pemenang melalui SMS dengan format WIN kirim ke 777 atau melalui situs www.telkomsel.comSeluruh pemenang hadiah akan dihubungi secara resmi oleh Call Centre Telkomsel 188 untuk validasi data. Setelah proses konfirmasi kelengkapan data pemenang dan distribusi selesai, hadiah akan diserahkan kepada pelanggan di GraPARI terdekat dengan domisili pelanggan.

“Seluruh rangkaian Program Poin Festival 2022 dihadirkan sebagai wujud rasa terima kasih atas segala kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh pelanggan, dan senantiasa setia menggunakan produk dan layanan Telkomsel dalam mendukung setiap aktivitas kesehariannya. Melalui keseluruhan program ini juga kami ingin melengkapi kebahagiaan pelanggan dengan terus berupaya memberikan layanan terbaik dan bernilai tambah, sehingga dapat membuka berbagai peluang kemajuan melalui pemanfaatan produk dan layanan terdepan dari Telkomsel,” pungkas Bernadus.

Informasi lebih lanjut mengenai pengumuman pemenang Program Poin Festival Lucky Draw 2022 ini dapat diperoleh segera melalui situs www.telkomsel.com.(rel)

Himpaudi Deliserdang Gelar Workshop IKM Berbasis Budaya Lokal

Ketua Pokja Bunda PAUD Deliserdang Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua Dewan Penasehat Himpaudi Deliserdang Ir Hj Anita Lubis, Kadis Pendidikan Deliserdang Yudy Hilmawan SE MM, Ketua Himpaudi Deliserdang Arie Dwi Ningsih MPd pada kegiatan workshop guru PAUD baru-baru ini.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sekitar 300 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Deliserdang mengikuti workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Berbasis Budaya Lokal di Balairung Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Lubuk Pakam, Rabu (25/1). Kegiatan yang dilaksanakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Deliserdang ini antusias diikuti para guru kelompok bermain dari 22 kecamatan di Deliserdang.

Ketua Himpaudi Deliserdang, Arie Dwi Ningsih MPd didampingi Sekretaris Nila Kesuma Spd MPsi dan Ketua Panitia Halimatun Sadiah MPsi, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pendidik PAUD, untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak usia dini. Arie juga menjelaskan, banyak budaya lokal di Deli Serdang yang dapat dikembangkan untuk penguatan karakter anak, termasuk dalam project penguatan profil pelajar Pancasila.

Pada workshop tersebut, digunakan buku berbasis budaya lokal sebagai bahan ajar yang merupakan hasil karya para guru PAUD yang tergabung di Himpaudi Deliserdang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pokja Bunda PAUD Deliserdang Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilaksanakan Himpaudi tersebut. Sri Pepeni juga menyampaikan, selama ini Himpaudi Deliserdang sangat pro aktif menjadi mitra dalam memajukan PAUD Deliserdang.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Himpaudi Deliserdang Ir Hj Anita Lubis yang juga anggota DPRD Sumut menyampaikan kebanggaannya terhadap kiprah para guru PAUD. “Kita harus terus berperan dan memberikan karya terbaik bagi anak-anak Deli Serdang di usia emasnya,” tegas Anita.

Kadis Pendidikan Deliserdang Yudy Hilmawan SE MM juga menyampaikan kebanggaan dan dukungannya atas berbagai program Himpaudi. Menurut Yudy, workshop tersebut sangat baik untuk mengenalkan budaya lokal Deli Serdang kepada anak sejak usia dini. “Dinas Pendidikan akan selalu membuka tangan untuk berkolaborasi lebih erat dengan semua pihak, untuk mewujudkan PAUD yang unggul dan berkualitas di Deli Serdang,” ujar Yudy.

Sebagai narasumber pada kegiatan workshop adalah Laila Sari SPsi MPd dan Kamila Harahap. Setelah workshop tersebut, akan dilaksanakan tindak lanjut di setiap kecamatan untuk pengimbasan kepada seluruh PAUD di Deliserdang.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Deliserdang Hj Boyah Timur Tumanggor, anggota DPRD Deliserdang Dra Hj Wastianna Harahap MAP, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Deliserdang Saur MT Situmeang MPd, Ketua Dewan Pendidikan Deliserdang Muriadi SH MPd, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Deliserdang Junaidi Malik, Ketua Koordinator Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Deliserdang Harun Simatupang SPd, Ketua Komando Relawan Pembangunan (Koran) Deliserdang Indra Prawira ST MM, Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Deliserdang M Razali MPd, dan lainnya. (adz)

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Soroti Pajak Kendaraan Bermotor

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menyoroti soal pajak kendaraan bermotor dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian pendapat umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Rabu (25/1/2023). Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Poradah Nababan, mengkritisi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan yang selalu berdasarkan asumsi yang tidak jelas.

“Kami menginginkan, asumsi pajak kendaraan bermotor lebih akurat. Sebab, sesungguhnya pajak kendaraan sudah dapat diperkirakan secara akurat karena pertumbuhan kendaraan bermotor dan penurun nilai pajak memiliki regulasi yang sangat jelas, sehingga sudah dapat diperkirakan dengan tepat,” ujar Poradah membacakan pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang ditanda tangani Ketua Fraksi Mangapul Purba dan Sekretaris Fraksi Syahrul Siregar.

Poradah Nababan juga mengatakan, pengelolaan keuangan daerah juga harus terus mengalami perubahan ke arah yang lebih efektif, efesien, dan terbuka untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan isu-isu permasalahan penting dalam pengelolaan keuangan daerah. “Ada tiga isu permasalahan penting yang sering menjadi penghambat dalam proses tata kelola keuangan daerah untuk pembangunan, yaitu hasil Musrenbang di tingkat bawah tidak diakomodir sehingga menimbulkan kekecewaan di desa-desa,” ungkap Poradah.

Selain itu, RPJPD ke RPJMD tidak nyambung dan tidak dijadikan acuan secara serius dalam menyusun Rencana kerja (Renja) SKPD dan proses perencanaan pembangunan antar SKPD yang masih lemah. Fraksi PDI Perjuangan juga menegaskan, terkait retrubusi daerah dan para pewajib pajak, pemerintah daerah tidak boleh terlalu kompromi dengan hanya mengandalkan kemampuan bayar oleh pewajib pajak,

“Pemerintah daerah harus menghitung betul kewajiban pewajib pajak dalam membayar pajaknya, tidak boleh kompromi. Ini demi pembangunan Sumut ke depan,” pungkas Poradah. (adz)

Sukseskan Pemilu 2024, KPU Rekrut Pantarlih

Anggota KPU Binjai, Robby Effendi saat mengikuti apel kesiapan pemilu.Tedy Akbari/Sumut Pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum menggelar apel kesiapan Pemilu 2024 dan Outbond bagi penyelenggara badan Adhoc Se-Kota Binjai. “Outbond dan apel kesiapan ini masih rangkaian kegiatan pelantikan dan bimtek,” sebut Anggota KPU Binjai Robby Effendi, Kamis (26/1/2023)

Bertindak sebagai pembina upacara Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi dan pemimpin upacara Sekretaris KPU Binjai Syaiful Azhar. Hadir seluruh anggota KPU Binjai, sekretariat KPU Binjai, 25 orang PPK dan 111 anggota PPS Se Kota Binjai.

Sehari sebelum, kata Robby, Panitia Pemungutan Suara telah dilantik dan mengikuti bimbingan teknis. “Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi telah melantik dan mengambil sumpah 111 anggota PPS,” ucap Robby.

Materi Bimtek terkait dengan Kode Etik, Tata Kerja Kelembagaan hingga Penguatan Kapasitas serta Pembentukan Pantarlih disampaikan oleh anggota KPU Arifin Saleh, Abdullah Arkam dan Risno Fiardi. Turut menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan itu Walikota Binjai dan Ketua Bawaslu Binjai.

Robby menjelaskan, kegiatan bimtek, apel dan outbond ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan serentak secara nasional. “Untuk kesiapan kita menyukseskan kegiatan pemilu 2024,” sebutnya.

Untuk tahapan kegiatan selanjutnya, Robby menginformasikan akan ada rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di tiap kelurahan. “Nanti akan diumumkan dan proses dilakukan oleh PPS,” kata Robby.

Pendaftaran Pantarlih Pemilu 2024 mulai Kamis (26/1/2023) hingga Selasa (31/1/2023. Calon pendaftar siapkan beberapa syarat berkas dokumen administrasi sebagai pendukung pendaftaran.

“Atau bisa menghubungi PPS di kelurahan masing-masing,” pungkasnya. (ted)