Home Blog Page 1902

Bupati Sergai Imbau Bumil Perhatikan Asupan Gizi

BINGKISAN: Ketua DPC PDI perjuangan sergai H. Darma Wijaya saat memberikan bingkisan kepada ibu hamil.Fadly/SUMUT POS.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Untuk melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas, ibu hamil (Bumil) diminta memperhatikan makanan dan asupan gizi berkualitas. Demikian disampaikan Bupati Serdangbedagai H. Darma Wijaya di sela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian makanan sehat bergizi, pemberian vitamin, kepada ibu hamil serta pencegahan anak stunting, di Sekretariat Kantor DPC PDI-Perjuangan, Sei Rampah, Senin (23/1).

Kegiatan ini juga digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ketua Umum PDI-Perjuangan ke-76 Prof.Dr HC Megawati Sukarno Putri.

Dalam arahannya, Bupati Serdangbedagai H.Darma Wijaya yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan mengatakan, bagaimana bangsa ini tetap bisa menjadi bangsa yang besar, oleh sebab itu generasi bangsa Indonesia harus menjadi generasi yang sehat dan pintar.

Hal ini, sambung Bupati Sergai, sesuai imbauan Ibu Megawati Soekarno Putri, kepada para ibu-ibu hamil agar selalu memperhatikan asupan makanan yang bergizi agar ketika anak lahir, anak itu menjadi anak yang cerdas.

“Kedepannya dengan memperhatikan gizi pada masa kehamilan dapat melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas, sehingga bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar”.

“Jadi kepada ibu-ibu semuanya yang hadir jangan pernah ragu ataupun malu hadir ke Puskesmas, pasti dilayani dengan baik,” ujar Darma Wijaya dihadapan para pengurus Partai PDI-Perjuangan dan kaum ibu hamil.

Lanjut Darma Wijaya, kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya di Kabupaten Sergai saja, namun juga dilaksanakan di 514 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia.

Sumiati (44) warga Desa Firdaus merasa senang dan bangga melihat Bupati Sergai Darma Wijaya yang sangat memperhatikan kesehatan masyarakatnya dan memberikan bantuan vitamin serta makanan bergizi bagi balita dan anak-anak yang mengalami stunting.

“Alhamdulillah bupati sangat baik, dan sekarang ini pelayanan puskesmas pun bagus, dan saya pun mendapat program BPJS kesehatan gratis intinya saya di permudah dalam pelayanan persalinan waktu melahirkan putri saya ini,” ungkapnya.

Senada disampaikan, Asamah(28) warga Dusun III Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sergai, dan kepada Bupati, Asamah berharap agar terus memperhatikan masyarakat kecil.

Dalam hal kesehatan, masyarakat berharap kepada Pemerintah kabupaten agar tetap memperhatikan rakyat kecil. Khususnya pengentasan stunting.

“Semoga pak Bupati Sergai Maju Terus dan sukses dalam memimpin Kabupaten Serdang Bedagai menjadi kabupaten yang jauh lebih Maju” ujarnya warga kepada media ini. (fad/han)

Yamaha FreeGo 125 Connected Jadi Pusat Perhatian Pengunjung Irian Supermarkert

PERHATIAN: Yamaha FreeGo 125 Connected jadi perhatian di Irian Supermarket Marelan, Medan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT alfa Scorpii saat ini sedang memamerkan Yamaha FreeGo 125 Connected, di perbelanjaan Irian Supermarket Marelan, Medan. Skutik teranyar yang tengah naik daun itu menjadi pusat perhatian. Baik pria maupun wanita tak ingin melewatkan kesempatan mengetahui lebih dekat mengenai skutik bertajuk Amazing Matic ini.

”Saya suka banget dengan desain dan fitur-fitur Yamaha FreeGo 125 Connected. Booth Yamaha ramai banget, pengunjung banyak yang tertarik dan ngerubutin Yamaha FreeGo Connected. Salesman Yamaha menjelaskan tentang fitur-fiturnya jadi saya makin paham. Bagusnya, mengisi bahan bakar langsung dari bagian depan (Smart Front Fuel), sehingga praktis tanpa perlu membuka jok. Ditambah lagi dengan colokan charger handphone, nggak khawatir kalau baterai mau habis pas lagi di jalan,” komentar Syamsul Arifin, salah seorang pengunjung booth Yamaha di Irian Supermarket.

Jordan Naibaho dari tim promosi PT Alfa Scorpii memaparkan mengenai product knowledge Yamaha FreeGo 125 Connected yang belum lama ini diluncurkan. “Yamaha FreeGo 125 Connected standard ini dipasarkan di wilayah Medan dengan harga Rp22.500.000, sedangkan Yamaha Freego 125 Connected dibanderol seharga Rp24.300.000,” kata Jordan dalam pers rilisnya, Rabu (24/01/2023).

Yamaha FreeGo 125 Connected sebagai motor Amazing Matic yang menjadi salah satu line up Yamaha Generasi 125. Dengan kehadiran fitur canggih Yamaha Motorcycle Connect yang sudah terkoneksi smartphone pengendara untuk memonitor penggunaan berkendara sehari hari.

Mesin Blue Core 125cc membuat akselerasi semakin bertenaga dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) dan didukung Stop & Start System (SSS) yang secara otomatis mematikan mesin ketika motor berhenti setelah 5 detik. Selain itu, motor ini juga punya fitur lengkap yang mendukung kepraktisan dan kenyamanan berkendara, sehingga membuat motor ini menjadi pilihan yang siap diandalkan. Fitur ini juga menjadikan Yamaha FreeGo 125 Connected sebagai pilihan terbaik keluarga muda masa kini dalam menunjang efektivitas waktu berkendara dan efisiensi bahan bakar sehingga menciptakan kebahagiaan bersama keluarga tercinta.

Melengkapi deretan line up Generasi 125 Yamaha pertama yang memiliki kecanggihan Yamaha Motorcycle Connect. Ini mendukung kualitas berkendara dengan memberi kemudahan bagi konsumen untuk selalu terkoneksi dengan smartphone lewat aplikasi Y-Connect. Fitur ini mempermudah konsumen untuk mengetahui kondisi motor real time secara digital, seperti update notifikasi telepon dan pesan, konsumsi bahan bakar, rekomendasi perawatan (Engine Oil dan Battery /Accu), dan reminder waktu perawatan, lokasi dealer, rincian berkendara, serta lokasi parkir.

Selain itu, pengguna juga dapat terhubung langsung dengan aplikasi Y-Connect melalui fitur Digital Speedometer yang memiliki desain modern dan informatif. Pengguna dapat terhubung dengan smartphone secara real time untuk mengetahui indikator notifikasi pesan dan telepon, baterai smartphone, serta jam digital.

Serta mendukung karakter pengendara masa kini yang semakin akrab dengan dunia digital dan always on, dengan fitur Electric Power Socket untuk mengisi daya baterai smartphone atau perangkat elektronik pengendara.

Mempertahankan keunggulannya sebagai motor 125 cc yang memiliki bagasi (25 L) seperti NMAX terbesar di kelasnya dengan tambahan ruang penyimpanan yang luas bagian depan (Spacious Front Pocket) sehingga mendukung kepraktisan pengendara saat membawa banyak barang bawaan, terutama keluarga muda yang aktif berpergian dengan sepeda motor.

Pada Yamaha FreeGo 125 Connected pengendara dapat melakukan pengisian bahan bakar langsung dari bagian depan (Smart Front Fuel), sehingga praktis tanpa perlu membuka jok.

Semakin praktis dan mudah berkendara bersama keluarga tercinta karena Yamaha FreeGo 125 Connected memiliki fitur Smart Key System (keyless) yang dilengkapi dengan fitur Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Hadir dengan desain baru yang aktif dan elegan menggunakan lampu depan LED. Dilengkapi dengan “Blue Inner Lens” pada LED Position Light yang membuat tampilan semakin premium dan berkelas. Seperti pada motor premium, Yamaha FreeGo 125 Connected memiliki lampu hazard untuk membantu pengendara dalam keadaan darurat.

Berkendara juga semakin berkualitas karena Yamaha FreeGo 125 Connected disempurnakan dengan mesin Blue Core 125cc yang membuat akselerasi semakin bertenaga serta dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara mesin lebih halus saat dinyalakan. Serta terdapat fitur canggih, Stop & Start System dengan sistem otomatis yang membuat mesin mati saat berhenti lebih dari 5 detik dan menyala kembali saat tuas gas diputar.

Yamaha FreeGo 125 Connected juga memiliki jok dengan ruang pijakan kaki yang luas serta ban lebar dan tubeless sehingga membuat berkendara semakin nyaman, baik bagi pengendara maupun penumpang. Kepraktisan dan kenyamanan yang ditawarkan sesuai untuk mereka yang memiliki gaya hidup modern namun tetap mengutamakan kebahagiaan dalam kehidupan bersama orang terdekat atau keluarga. (dek)

Amankan Perayaan Tahun Baru Imlek, Polres Tebingtinggi Lakukan Patroli Blue Light

BLUE LIGHT: Polres Tebingtinggi melalui Satuan Lalulintas melakukan Patroli Blue Light dalam pengamanan perayaan Imlek di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi melalui Satuan Lalulintas (Sat Lantas) melakukan patroli blue light dalam pengamanan Tahun Baru Imlek di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, Minggu (22/1) malam.

Tujuan patroli blue light ini dalam rangka memberikan pengamanan kepada masyarakat Kota Tebingtinggi yang merayakan Imlek baik di Vihara dan Klenteng yang ada di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak mengatakan, pihaknya menurunkan personel kepolisian Satuan Lalulintas Polres Tebingtinggi turun ke titik titik keramaian orang dan titik titik rawan kejahatan di Kota Tebingtinggi. Dalam pelaksanaan dilapangan, kondisi berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Sesuai dengan apa yang diharapkan, selama perayaan Tahun Baru Imlek 2023, kondisi di wilayah hukum Polres Tebingtinggi berjalan kondusif. Kita harapkan juga bagi masyarakat untuk terus memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila melihat tindakan kriminalitas,” pinta AKP Dhoraria Simanjuntak.

Sedangkan untuk memberikan pengamanan bagi pengendara dijalan raya saat masyarakat melakukan perjalanan, personel Sat Lantas Polres Tebingtinggi terus turun kelapangan dalam mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan.

“Bagi pengendara dan pemilik kenderaan saat mengendarai kenderaan dijalan raya untuk tetap mematuhi peraturan lalulintas lintas, apabila lelah dalam melakukan perjalanan, diharapkan kepada pengemudi untuk berisitirahat di tempat tempat yang sudah ditentukan seperti tempat SPBU,” jelasnya.

Sedangkan untuk titik titik kemacetan seperti di beberapa SPBU yang ada di Kota Tebingtinggi SPBU Simpang Rambung, SPBU Jalan HM Yamin dan SPBU Jalan KL Yos Sudarso Simpang Beo tidak ada penumpukan kenderaan dan jalur lalulintas padat di Simpang Beo dan Simpang Empat Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi arus lalulintas berjalan dengan lancar.

Salah seorang warga yang merayakan Imlek di Kota Tebingtinggi, Aling (56) mengaku merasa aman menjalankan ibadah sembahyang di Vihara Mahadana Kota Tebingtinggi, karena di setiap Vihara dan Klenteng semua dijaga oleh pihak kepolisian dan masyarakat sekitar. (ian/han)

Pengerjaan Proyek di Humbahas Molor, Sejumlah Kontraktor Disanksi Denda

PROEK MPP: Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), masih dalam pengerjaan di Dolok Sanggul, Humbahas.gamael/sumut pos.

HUMBAHAS, SMUTPOS.CO – Sejumlah kontraktor yang mengerjakan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), mendapat sanksi berupa denda, karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan hingga batas waktu yang ditetapkan pada 2022 lalu.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Humbahas, Mangolotua Purba, membenarkan ada pekerjaan yang dikenakkan addendum. Dan karena itu, sejumlah kontraktor telah diberikan sanksi denda.

“Pekerjaan yang diadendum masih ada dan masih tahap pekerjaan, serta belum bisa dihitung denda,” ungkap Mangolotua via WhatsApp, Senin (23/1).

Mangolotua mencontohkan, pekerjaan proyek infrastruktur jalan di Pulogodang-Temba, Kecamatan Pakkat, terkena denda karena terlambat.

“Kena (denda) itu, karena pengerjaannya terlambat,” jelasnya.

Namun, dari sejumlah kontraktor yang mendapat penjatuhan sanksi denda, Mangolotua tidak dapat menjabarkan berapa per harinya denda dikenakkan ke masing-masing kontraktor. Malah dia menyebutkan, penghitungan denda belum dapat dilakukan karena belum selesai.

“Belum siap (pengerjaannya). Nanti baru dihitung,” jelasnya, ketika ditanya soal denda pekerjaan proyek tersebut.

Bahkan, dia pun menyampaikan, penghitungan denda dilakukan sesuai aturan, dan tidak bisa dibuat-buat.

“Soal pendendaan, ada aturannya. Jadi tidak bisa dikarang-karang,” kata Mangolotua.

Saat disinggung soal dilakukannya addendum, belum dihitung dendanya per hari, Mangolotua menjawab gamblang.

“Sebelum selesai, tidak bisa dihitung. Aturannya sudah ada, itu yang akan diikuti,” ujarnya.

Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Humbahas, Gohan Tambunan mengatakan, untuk pekerjaan di daerah Temba, Kecamatan Pakkat, ada 2 sumber anggarannya, yakni DAU dan DAK. Dari kedua sumber anggaran itu, mendapat perpanjangan waktu pengerjaan karena tidak bisa selesai hingga batas waktu yang ditetapkan, dan ada sanksi denda. Namun, dia tidak dapat menjelaskan berapa per harinya denda yang dikenakkan kepada pihak kontraktor.

“Tak ingat saya nilai kontrak pastinya, karena pakai koma,” bebernya.

Ketika disinggung berapa hari perpanjangan waktu yang diberikan, dia mengatakan, 50 hari.

“Sesuai di kontrak itu, dapat diberikan 50 hari masa perpanjangan. Setelah itu, ada kesempatan kedua sesuai kebutuhan pekerjaan,” jelas Gohan.

Sekaitan sumber anggaran dari DAK, Gohan mengaku telah selesai dikerjakan dan denda telah dibayarkan.

“Rp190 juta lebih dendanya dibayarkan,” katanya.

Sebelumnya, pengaspalan jalan di daerah Temba, Kecamatan Pakkat, menjadi perbincangan hangat di media sosial (medsos). Pasalnya, pengaspalan tersebut dilakukan saat cuaca hujan gerimis, sehingga warganet menduga pengerjaan pengaspalan asal jadi.

Kejadian ini bermula dari postingan akun Facebook milik Jhon Simangunsong, di grup AJH2 (Aliansi Jurnalis Humbang Hasundutan), pada 21 Januari 2023 lalu. Pemilik akun ini menceritakan, paket di PUPR Tahun Anggaran 2022 yang dikerjakan CV Porlak Parsamean, Januari 2023, kualitasnya diduga abal-abal. Pemilik akun ini, juga menampilkan gambar proyek pengaspalan tersebut.

“Mengerjakan pengaspalan lagi gerimis,” tulisnya.

Atas postingan ini, banyak tanggapan atau komentar netizen. Seperti yang disampaikan akun Harrys Simamora Debata Raja. ‘Mantap kontrol sosial di Humbang Hasundutan. Tetap awasi setiap bangunan yang masuk. Sebab jika tidak, yang rugi adalah masyarakat.’ Dan sejumlah komentar lainnya. (des/saz)

Resmikan Kantor Baru, DPC PDIP Dairi yang Pertama Punya Kantor Definitif

JELASKAN: Ketua DPC PDIP Dairi, Resoalon Lumbangaol, berikan penjelasan saat peresmian kantor baru DPC PDIP di Jalan Pandu, Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Senin (23/1).Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Resoalon Lumbangaol, PDIP Kabupaten Dairi jadi partai politik (parpol) pertama yang memiliki kantor sendiri atau miliki asset definitif di Kabupaten Dairi.

Seremoni peresmian gedung Kantor Sekretariat DPC PDIP Dairi ini, berlokasi di Jalan Pandu, Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Senin (23/1). Peresmian ini, juga dirangkai peringatan HUT ke-50 PDIP, serta ulang tahun ke-76 Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang jatuh pada 23 Januari.

Sebelum peresmian, diawali dengan kebaktian singkat dipimpin Pendeta Burhan M Lumbangaol. Turut mendoakan para pemuka lintas agama, yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia Wahlin Munthe, Sekretaris Nahdatul Ulama Hasan Kaloko, dan Pendeta Esron Marpaung.

Resoalon menegaskan, pembangunan kantor ini, diharapkan membawa semangat baru bagi para kader untuk terus mengobarkan perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat. Dia juga menjelaskan, dana pembangunan kantor seluas 10×50 meter itu, bersumber dari hasil dana gotong-royong anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten, serta seluruh kader PDIP Kabupaten Dairi.

Menurut Resoalon, untuk pembangunan kantor dimaksud, telah menghabiskan dana lebih kurang Rp1 miliar, termasuk untuk pengadaan tanahnya. Dalam kesempatan itu, dia mengajak semua kader agar tetap bahu membahu serta solid membesarkan partai besutan Megawati Soelarno Putri itu.

Resoalon yang juga mantan anggota DPRD Dairi itu, mengatakan, mereka patut bangga karena satu-satunya parpol di Kaupaten Dairi, sudah memiliki kantor definitif atau asset sendiri.

“Kita harus lebih bersemangat dan terus berjuang membesarkan partai ini dan mendukung program pemerintah, terutama program partai kita. Kita juga patut bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat, memberikan kepercayaan besar kepada PDIP. Dari Dapil ini, kita memiliki 3 wakil rakyat di DPR-RI, 2 DPRD Sumut, serta 5 di DPRD Dairi,” tuturnya.

Dia pun menyampaikan, kantor tersebut bukan hanya Rumah PDIP, tapi rumah kaum nasionalis dan rumah rakyat. Dia berharap, mudah-mudahan di kantor ini, lahir pemimpin untuk negeri ini.

“Kami mohon izin, kepada warga sekitar kantor ini, kami bisa berbaur dan mohon dimaklumi jika suatu waktu nanti kantor ini banyak kegiatan. Ke depan, kita akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan legislatif, presiden, dan Pilkada, yang mungkin akan membuat kantor ini ramai,” katanya lagi.

Peresmian dihadiri anggota fraksi PDIP DPRD Sumut Anwarsani Tarigan, fraksi PDIP DPRD Dairi Halvensius Tondang dan Idul Fitri Tarigan, pengurus anak cabang, pengurus ranting, mantan anggota DPRD Sumut Richard EM Lingga, serta masyarakat sekitar. (rud/saz)

Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Tutup Usia

TAKZIAH: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, saat takziah meninggalnya Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu dari Partai Hanura, Juraidah Harahap.Fajar/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, melakukan takziah meninggalnya Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu dari Partai Hanura Juraidah Harahap di rumah duka, Gang Ladon, Jalan Ahmad Yani, Rantauprapat, Senin (23/1). Almarhumah meninggal pada Minggu (22/1) malam, di Rumah Sakit Colombia Medan.

Kabar ini sontak membuat rasa duka yang mendalam di hati Erik, yang memiliki hubungan kekeluargaan dan persahabatan yang sangat dekat dengan almarhumah.

Sebelum prosesi penghantaran jenazah ke TPU, Erik dalam sambutan takziahnya, mengatakan, almarhumah adalah orang yang sangat baik, humoris, dan penuh kekeluargaan. Selama bergaul dengan almarhumah, dia juga merasa ada hubungan seperti kakak beradik yang sangat dekat.

“Selama beliau sakit, saya selalu menanyakan kabar beliau. Beberapa hari lalu saya bertanya kepada keluarga, yakni Bang Sahir tentang keadaan beliau. Dari kabar itu, diketahui sudah ada perubahan dan membaik. Namun, Allah hari ini (kemarin, red) berkata lain. Inna Lilahi wa inna Ilaihi rojiun. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Erik.

Erik pun berharap, semoga almarhumah diterima di sisi Allah Subhanahu wa Taala dengan sebaik-baiknya, dan diampuni segala dosanya.

“Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, tiada kata lain yang saya sampaikan, selain sabar dan ikhlas,” tuturnya.

Mewakili keluarga duka, Sahir Lubis mengucapkan terima kasih atas hadirnya para pimpinan Forkopimda Kabupaten Labuhanbatu di rumah duka. Terlebih Bupati Labuhanbatu dan Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar.

“Semoga ini bisa menjadi penyejuk dan penyemangat bagi kami untuk mengikhlaskan kepergian almarhumah. Atas nama keluarga, saya meminta maaf apabila selama almarhumah bergaul baik di lingkungan tempat tinggal dan tempat bekerja, terdapat kesalahan tingkah laku maupun perbuatan,” katanya.

Terlihat hadir dalam proses fardhu kifayah, para pimpinan Forkopimda, Wakil Bupati Labuhanbatu, Sekdakab Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, para pimpinan OPD, Anggota DPRD Labuhanbatu, Ketua MUI, Ketua KPU, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh politik, dan masyarakat sekitar. (fdh/saz)

Afandin Minta Bangunkan RSUD di Stabat

BERSAMA: Pelaksana tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH berfoto dengan Anggota Komisi IX DPR RI.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi IX DPR RI terkait pengawasan implementasi program deteksi dini fasilitas kesehatan tingkat pertama. Syah Afandin meminta agar dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ibu Kota Langkat, Stabat.

“Kabupaten Langkat memiliki wilayah terluas di Sumatera Utara yang memiliki 1.084.108 jiwa penduduk. Terdiri dari 546.015 jiwa laki-laki dan 538.093 ribu jiwa perempuan. Tersebar di 23 kecamatan, 240 desa dan 37 kelurahan,” kata Syah Afandin dihadapan Komisi IX DPR RI, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis, (19/1).

Kata Afandin, saat ini Kabupaten Langkat hanya memiliki satu rumah sakit umum daerah yang ada di Kecamatan Tanjung Pura serta enam rumah sakit umum swasta.

“Di Kabupaten Langkat terdapat tujuh rumah sakit. Satu RSUD dan enam rumah sakit swasta. 32 puskesmas, 171 pustu, dan 174 poskesdes,” ujarnya.

“Sementara puskesmas yang belum memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) sebanyak 25 puskesmas. Kemudian terdapat 59 klinik, 28 bekerjasama dengan BPJS dan 31 non BPJS. Praktik Mandiri Dokter sebanyak 15, 330 bidan, dan 46 perawat,” papaparnya.

Masih kata Syah Afandin, saat ini daerahnya masih memiliki puskesmas yang belum sesuai standar fasilitas kesehatan. Di antaranya, Puskesmas Marike, Bukitlawang, Stabat, Karang Rejo, Secanggang, Pantaicermin, Stabat Lama, Sei Bamban, dan Pematangjaya.

“Saya memohon kepada Komisi IX DPR RI untuk membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di pusat ibu kota Labupaten Langkat, yakni di Stabat,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene SE mengatakan satu tujuan kunker ini ingin mengetahui permasalahan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Langkat.

“Kedatangan kami di Kabupaten Langkat dalam rangka kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI untuk mengetahui apa saja yang menjadi hambatan dalam pelayanan kesehatan. Terutama di tingkat pertama,” ujarnya.

Felly menambahkan, usai Pandemi Covid-19 saat ini Indonesia sedang menyiapkan transformasi pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

“Sistem kesehatan kita saat ini masih perlu terus diperbaiki, kini Indonesia Tengah mengupayakan transformasi kesehatan dan satu di antara pilarnya adalah transformasi layanan primer yang dijalankan untuk mengatasi berbagai tantangan,” sambungnya.

“Kami melihat belum secara kuantitas sepenuhnya memenuhi standar pelayanan minimal, untuk itu menjadi sangat penting agar agenda transformasi pelayanan kesehatan primer berjalan di seluruh provinsi di Indonesia. Terutama penguatan upaya promotif preventif. Termasuk deteksi dini di Fasilitas Kesehatan tingkat pertama,” pungkas Ketua Komisi IX DPR RI itu.

Kunker ini dihadiri dua belas Anggota Komisi IX DPR RI, Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kemenkes dr Sundoyo, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes dr Yanti Herman, Kepala Biro Komunikasi Dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, Direksi Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan Mahlul Ruby, Sekdakab Langkat Amril SSos MAP K

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan dr. Sari Quratulainy, jajaran perangkat Langkat, dan 32 KUPT Puskesmas se-Kabupaten Langkat. (red/azw)

KPUD Karo Wawancara Calon Anggota PPS

USAI TES: Ketua Divisi SDM dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Karo, Dewi Afriany Susanti br Ginting usai melakukan tes wawancara calon peserta PPS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo kembali melakukan tes wawancara terhadap calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu Tahun 2024. Di hari terakhir ini KPUD Karo mewawancarai 85 calon peserta dari Kecamatan Kabanjahe, Jumat,(20/1) di Aula Kantor Camat Kabanjahe.

Ketua Divisi SDM dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Karo, Dewi Afriany Susanti br Ginting mengatakan, monitoring sekaligus wawancara dilakukan dengan beberapa materi. Di antaranya tentang pengetahuan kepemiluan yang meliputi teknis penyelenggaraan, kelembagaan penyelenggara pemilu, pengetahuan kewilayahan, administrasi kewilayahan. Komitmen yang meliputi integritas, profesionalitas, loyalitas dan visi.

Selanjutnya rekam jejak yang mleiputi riwayat pendidikan, riwayat pengalaman kepemiluan dan riwayat pengalaman organisasi. “Proses wawancara ini berjalan lancar dan tertib. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi wawancara nantinya akan diambil atau lulus sebanyak tiga orang dari setiap kelurahan,” kata Dewi.

Seperti diketahui, untuk 17 kecamatan ada sekitar 1556 peserta calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah mengikuti tahap wawancara. Peserta calon PPS ini sebelumnya telah melalui tahapan seleksi administrasi dan tes ujian tertulis.

Untuk hasil tes wawancara/kelulusan akan diumumkan pada Sabtu-Senin (21-23). Untuk masa kerja dari tanggal 25 Januari 2023 hingga 4 April 2024. Kebutuhan tenaga PPS di Kabupaten Karo sebanyak 807 orang yang akan ditempatkan di 269 desa/kelurahan yang ada di 17 kecamatan di Kabupaten Karo. (deo/azw)

Warga Tangkap Orang Utan di Karo

ORANG UTAN: Seekor Orang Utan Sumatera diselamatkan dari jerat di Desa Kuta Kendir, Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Seekor orang utan masuk ke ladang warga di Desa Kutapengkih, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Warga kemudian berinisiatif menangkapnya dan menyerahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara.

Awalnya satwa langka ini terlihat berpindah-pindah di area ladang bambu milik warga.

Warga khawatir orang utan ini akan merusak tanaman, warga kemudian mengambil inisiatif untuk menangkapnya dengan jerat.

Setelah ditangkap, orang utan ini kemudian ditempatkan sementara di lokasi yang aman sambil menunggu tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara tiba di lokasi.

Usai dievakuasi dari desa, orang utan ini kemudian dibawa ke lokasi penangkaran untuk mendapat perawatan sebelum dilepasliarkan kembali ke alam liar.(jpc/bbs/azw)

Produk Hukum Perseroda Segera Dibuat

BUMD: PDAM Tirtasari, di antara badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Binjai yang akan diubah menjadi perseroan daerah.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Binjai tengah membuat produk hukum terkait perubahan perusahaan daerah (PD) menjadi perseroan daerah (perseroda). Dalam waktu dekat ini, produk hukum terkait hal tersebut akan keluar.

Menurut Kabah Hukum Setdako Binjai, Salmadeni, estimasi selesai produk yang tengah dibuatnya paling cepat 15 hari dan paling telat 30 hari. “Namun ya kita lihat lagi nanti progresnya, karenakan banyak, ada sekitar 33 kabupaten/kota yang akan difasilitasi,” katanya, Senin (23/1).

Secara proses akan ada tahapan-tahapan yang harus dijalani sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 80 Tahun 2015. Menurut dia, ada beberapa kabupaten/kota di Sumut yang difasilitasi Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara (Provsu) terkait hal tersebut.

“Setelahnya, lalu akan diteken (tanda tangan) Wali Kota Binjai, baru jadi peraturan daerah (perda),” jelasnya.

Tahapan produk hukum tersebut juga berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Sebelumnya eksekutif dan legislatif menetapkan 5 rancangan peraturan daerah (ranperda) sepanjang Tahun 2022, di antaranya tentang Perusahaan Perseroan Daerah Pembangunan Kota Binjai.

Pembentukan ranperda menjadi perda guna menarik minat investor menanamkan modal di Binjai.

Diketahui, PD Pembangunan perdanya masih badan usaha milik daerah (BUMD). Dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 diharuskan berubah jadi perseroan daerah.

Dengan perda itu siap menampung investor untuk merealisasikan Sentral Industri Binjai di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur. (ted/azw)