29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 197

Jalan Srigunting Sunggal Segera Diperbaiki

TERGENANG AIR: Kondisi Jalan Sri Gunting atau Jalan Setia Makmur selalu tergenang air yang berasal dari drainase yang ada di sisi kanan dan kiri jalan.
TERGENANG AIR: Kondisi Jalan Sri Gunting atau Jalan Setia Makmur selalu tergenang air yang berasal dari drainase yang ada di sisi kanan dan kiri jalan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera memperbaiki Jalan Srigunting atau Jalan Setia Makmur, di Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Kepastian perbaikan sarana infrastruktur jalan itu ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deliserdang, Janso Sipahutar ST MT.

“Semua yang rusak akan kita perbaiki. Masyarakat diminta untuk bersabar, karena semua butuh proses,” kata Janso dalam keterangan resminya, Minggu (27/7).
Untuk proses tender pengerjaan jalan tersebut sudah selesai. “Dua bulan lalu, kita sudah membenahi saluran yang ada di sana dan akan dilanjutkan dengan perbaikan jalan yang saat ini proses tendernya sudah selesai,” jelas Janso.

Dijelaskan, kerusakan Jalan Srigunting atau Jalan Setia diakibatkan drainase yang kurang baik karena merupakan cekungan. Dulunya ada saluran pembuangan milik irigasi dan sudah lama. Tetapi saluran tersebut ditutup warga yang membeli tanah di lokasi tersebut.

“Saluran pembuangan sudah kita buat melalui jalan gang dengan membelah gang tersebut dan membuat saluran tertutup. Tetapi karena warga juga menutupi saluran drainase di depan rumah, membuat situasi tetap kurang baik dan sering banjir,” ungkapnya.

Diharapkan kepada warga dan pemerintahan desa setempat untuk turut berkontribusi dengan membongkar bangunan-bangunan di atas drainase/parit, dan sebisanya untuk bergotong royong membersihkan saluran drainase tersebut.

Selain itu diminta kepada masyarakat untuk meningkatkan gairah dalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) sesuai kewajiban. Sebab, perolehan/pendapatan PBB untuk desa setempat terhitung sangat rendah.

“Semboyan dari kita untuk kita dan oleh kita harus ditanamkan untuk seluruh masyarakat Deliserdang,” imbaunya.

Terpisah Ketua Fraksi Golkar DPRD Deliserdang Zul Amri, SE merespon positif rencana Dinas SDABMBK yang akan segera melakukan perbaikan Jalan Srigunting atau Jalan Setia Makmur. Memang diakuinya dalam dua tahun terakhir jalan tersebut terkesan terabaikan oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang, karena konsentrasi pemerintah terhadap pelaksanaan pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden.

“Adanya transisi antara kepimpinan bupati lama dan bupati baru maka diperlukan waktu menyesuaikannya. Kita minta kepada warga bersabar. Kadis SDABMBK sudah tenderkan untuk perbaikan jalan itu,” jelas politisi muda Partai Golkar itu.(btr/azw)

AI, Andalan Konsumen Cerdas dalam Berburu Diskon Online

Amelia Tediarjo, Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia
Amelia Tediarjo, Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Di era industri eCommerce yang dinamis, penyedia platform dituntut harus memberikan rekomendasi voucher dan diskon terbaik untuk pembeli dengan cepat dan mudah. Rekomendasi ini juga harus memberikan rasa “personal” bagi para pembeli, karena itu hadirnya Artificial Intelligence (AI) menjadi jawaban manis bagi penyedia platform eCommerce dalam menciptakan pengalaman belanja online yang lebih tepat guna bagi konsumen.

Bayangkan Anda sedang scrolling mencari produk impian setelah gajian, dan tiba-tiba notifikasi ponsel memunculkan informasi mengenai diskon fantastis atas produk yang baru saja dicari; semua ini terjadi karena AI.

Riset Kantar dan Lazada berjudul Adopsi Artificial Intelligence (AI) dalam eCommerce di Asia Tenggara pada 2024 juga mengungkap hampir semua konsumen yang berbelanja online di Indonesia (96 persen) meyakini bahwa AI dapat memilah produk-produk yang lebih relevan dan sesuai dengan preferensi mereka. Kendati demikian, sebanyak 49 persen mengaku bahwa ketinggalan voucher dan diskon merupakan permasalahan utama saat berbelanja online.

Riset yang sama juga mengungkap keputusan pembelian konsumen tak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk (54 persen), tapi juga oleh harga yang kompetitif (54 persen), dan ketersediaan voucher, diskon, atau penawaran lainnya (51 persen). Selain itu, 36 persen juga mengungkapkan bahwa mereka secara aktif membanding-bandingkan harga, mencari flash-sale, dan menunggu waktu promosi untuk mendapatkan harga terbaik yang sering kali disebut juga sebagai konsumen cerdas.

Menanggapi hal itu, Lazada sebagai pionir dalam penerapan AI dan GenAI pada platform eCommerce di Asia Tenggara, mengembangkan layanan berbasis AI yang tak hanya mampu memberikan rekomendasi produk yang lebih personal, tetapi juga menjawab kebutuhan konsumen akan informasi penawaran terbaru.

Bertajuk AI Lazzie, Lazada merancang asisten belanja personal berbasis AI yang mampu melayani konsumen setiap saat. Bagi konsumen cerdas yang kritis harga, AI Lazzie juga bisa digunakan untuk mencari penawaran menarik secara cepat, tanpa mereka harus mencari diskon atau voucher secara manual.

“Kami menyadari bahwa peran AI saat ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti dalam pengambilan keputusan belanja online. Kami melihat bagaimana konsumen semakin cerdas dalam mencari penawaran terbaik, termasuk voucher dan diskon. Pemahaman ini mendorong kami untuk terus berinvestasi pada pengembangan teknologi, termasuk AI, untuk menyajikan pengalaman belanja yang cerdas dan personal,” ujar Head of Business Growth and Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo.

AI Lazzie: Solusi Inovatif untuk Pengalaman Belanja yang Lebih Cerdas

Merespons temuan ini, Lazada menghadirkan AI Lazzie, sebuah layanan berbasis GenAI yang dirancang khusus untuk mengatasi kebutuhan konsumen, terutama mereka yang sensitif terhadap harga.

Layanan ini sekaligus menciptakan pengalaman belanja yang lebih personal, interaktif, dan efisien bagi konsumen, terutama pada periode-periode kampanye yang menghadirkan berbagai penawaran menarik, seperti Lazada PayDay Sale.

Lazada PayDay Sale yang hadir mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025 mendatang menghadirkan berbagai penawaran spesial di berbagai kategori produk, khususnya di kanal LazMall yang menawarkan jaminan produk autentik.

Melalui AI Lazzie yang didukung teknologi canggih Alibaba, konsumen dapat menemukan berbagai rekomendasi produk sesuai kebutuhan, informasi seputar belanja, serta diskon, voucher, dan promosi yang sedang berlangsung, memastikan tak ada lagi promo yang terlewat.

AI Lazzie dilengkapi dengan empat fitur utama yang secara signifikan meningkatkan proses transaksi bagi konsumen dan penjual:

Pesan+: Fitur messaging personal yang mampu memberikan rekomendasi belanja, akses ke voucher tersembunyi, hingga berbagai penawaran spesial untuk konsumen.

Model Try-On: Pengalaman belanja imersif dengan model virtual untuk menemukan ukuran dan bentuk pakaian yang pas.

Deskripsi Produk Berbasis AI: Membuat deskripsi produk yang menarik dan relevan, menyoroti keunggulan utama sesuai dengan preferensi pengguna.

Ulasan Cerdas Berbasis AI: Meringkas ulasan produk secara cerdas dan memberikan informasi singkat untuk keputusan belanja yang lebih cepat dan tepat.

Sebagai salah satu platform eCommerce terdepan di Asia Tenggara dan Indonesia, Lazada terus berinovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan konsumen melalui berbagai inovasi teknologi, termasuk AI.

“Kemampuan AI dalam menyaring dan menganalisis informasi dalam skala besar memungkinkan platform eCommerce seperti Lazada untuk memahami kebutuhan konsumen dengan lebih tepat.

Karenanya, Lazada akan terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi berbasis AI dan GenAI demi menciptakan pengalaman belanja online terbaik bagi konsumen kami,” pungkas Amelia. (rel/adz)

PTPN IV Regional I Gelar MVP Awards 2024: Ajang Penghargaan Inklusif untuk Planters Tangguh dari Kebun hingga Pabrik

Dirut PTPN IV Jatmiko K Santosa saat memberikan penghargaan MVP Award.
Dirut PTPN IV Jatmiko K Santosa saat memberikan penghargaan MVP Award.

MEDAN, SUMUTPOS.CO — PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional I kembali menggelar ajang tahunan bergengsi bertajuk Most Valuable Planters (MVP) Awards 2024 di Gedung Medan International Convention Centre (MICC) Jalan Gagak hitam (ringroad) Medan.

Acara ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen perusahaan untuk terus membangun budaya apresiasi, mendorong semangat kompetisi sehat, serta memperkuat kolaborasi menuju kinerja unggul dan berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Jatmiko K Santosa, Direktur Utama PTPN IV PalmCo dan jajaran Board Regional Management (BRM) PTPN IV Regional I, antara lain Rurianto, Region Head; Budi Susilo, SEVP Operation I; Joni Raja Siregar, SEVP Operation II serta Ahmad Diponegoro SEVP Business Support.

Turut hadir Ketua Umum SPBUN Tingkat Regional I, Supriadi Sebayang beserta jajaran Pengurus Harian dan Basis; Ketua IKBI PTPN IV Regional I Medan beserta jajaran; Kepala Bagian dan Pengawas Wilayah, General Manajer, Manajer, serta ratusan karyawan dari berbagai unit kerja se-wilayah kerja PTPN IV Regional I.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bagian SDM & Teknologi Informasi PTPN IV Regional I, Chairur Rizal, menyampaikan bahwa MVP Awards bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari corporate value yang hidup dalam keseharian insan PTPN.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan bukan semata ditentukan oleh strategi di atas kertas, tetapi dibangun dari semangat kolektif seluruh tim di lapangan—dari jajaran pimpinan, hingga para pemanen, penderes, dan operator pabrik yang bekerja dan membawa dampak besar.

Chairur Rizal menyampaikan harapannya agar MVP Awards bukan sekadar ajang seremonial, melainkan menjadi bagian dari DNA perusahaan yang hidup dan berkembang bersama visi besar PTPN IV.

“Kami berharap MVP Awards ini bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi penyemangat bersama, budaya kompetitif yang sehat, dan penggerak produktivitas. Teruslah berkontribusi dari mana pun posisi kita, karena perusahaan ini tumbuh karena kerja kolektif kita semua.

MVP adalah panggung untuk menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak datang dari satu arah, melainkan hasil kerja kolektif dari seluruh tim—dari manajer hingga barisan pelaksana di kebun dan pabrik,” ujar Chairur Rizal.

Tahun ini, MVP Awards 2024 menghadirkan nuansa yang lebih istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain memperluas cakupan penerima penghargaan hingga ke tingkat pelaksana.

Acara ini juga menjadi ajang penyerahan total 91 penghargaan kepada individu maupun unit kerja terbaik. Penerima penghargaan tidak hanya mendapatkan trofi, piagam, dan uang tunai, tetapi juga apresiasi khusus berupa program pengembangan SDM bagi karyawan pimpinan, serta hadiah ibadah Umroh dan wisata rohani bagi Karyawan Pelaksana Terbaik I.

Karyawan Pelaksana lainnya yang meraih juara juga mendapatkan hadiah berupa wisata edukatif ke Yogyakarta.

Ketua Umum SPBUN PTPN IV Regional I, Supriadi Sebayang, yang hadir langsung dalam acara ini turut menyampaikan penghargaan kepada manajemen atas terselenggaranya MVP Awards yang konsisten diadakan setiap tahun.

“Saya atas nama seluruh karyawan dan selaku Ketua Umum SPBUN Regional I menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen. Penyelenggaraan acara ini adalah wujud nyata bahwa manajemen sangat peduli, dan tidak henti-hentinya memberikan ruang dan perhatian kepada karyawan yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja PTPN IV Regional I,” ujar Supriadi.

Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko K. Santosa, dalam kata sambutannya menyatakan penuh apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh insan Regional I atas dedikasi yang luar biasa.

“Ada dua hal yang mendorong saya hadir malam ini. Pertama, karena MVP dihadiri oleh karyawan dari berbagai tingkatan karena sesungguhnya ujung tombak yang berjuang terdepan bagi pendapatan PalmCo adalah bapak-bapak sekalian.

Dan kedua, saya kagum karena teman-teman Regional I bisa menyelenggarakan acara sebesar ini dengan prinsip efisiensi, tanpa mengurangi esensi dan makna,” kata Jatmiko.

“Regional I ini luar biasa. Tidak henti-hentinya membuat saya bangga. Mungkin sudah lebih dari 10 tahun Regional I menjadi penyumbang laba tertinggi bagi PTPN. Itu bukan sekadar prestasi, tapi telah menjadi legenda,” lanjutnya dengan penuh kebanggaan.

Region Head PTPN IV Regional I, Rurianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MVP Awards telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan.

Menurutnya, acara ini adalah wujud penghormatan terhadap seluruh insan PTPN IV yang telah menunjukkan performa terbaik, sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat karakter, kerja sama, dan etos kerja seluruh karyawan.

“MVP bukan hanya soal siapa terbaik tahun ini, tapi siapa yang siap terus tumbuh setiap harinya. Kita telah sepakat bahwa target ke depan tidak mudah, tapi saya yakin dengan kekompakan dan karakter unggul, kita bisa melaju lebih jauh,” ungkap Rurianto.

“Jangan puas hanya karena kita sudah baik. Seperti kata Jim Collins: ‘Good is the enemy of great.’ Maka inilah saatnya kita buktikan bahwa kita bisa lebih hebat lagi,” sambungnya.

Jajaran Board Regional Management (BRM) memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan MVP sebagai program tahunan yang mampu menjadi motor penggerak budaya kinerja unggul di PTPN IV Regional I.

Penghargaan kepada karyawan pelaksana pun disebut sebagai langkah transformasi untuk menjangkau seluruh elemen organisasi secara inklusif, dari lini strategis hingga operasional.

Panitia pelaksana yang didominasi oleh tim muda dari komunitas BUMN Muda PTPN IV Regional I juga mendapat apresiasi atas semangat dan profesionalisme mereka. Meskipun dihadapkan dengan waktu yang terbatas, panitia dinilai mampu menyelenggarakan acara dengan rapi, kreatif, dan penuh semangat.

Dengan semangat Tumbuh, Juara, dan Bangun Negeri, MVP Awards 2024 diharapkan menjadi energi baru dalam menghadapi tantangan di tahun 2025 dan tahun-tahun selanjutnya. (ila)

Polsek Rambutan Lakukan Pengamanan Ibadah di Gereja

BERJAGA: Dua personel jajaran Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi Iptu D Giawa dan Aipda Riyan Lestian melakukan pengamanan di saat jemaat gereja melakukan ibadah, Minggu (27/7).
BERJAGA: Dua personel jajaran Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi Iptu D Giawa dan Aipda Riyan Lestian melakukan pengamanan di saat jemaat gereja melakukan ibadah, Minggu (27/7).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Personel Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi melaksanakan patroli pengamanan Ibadah Minggu Kasih di sejumlah gereja yang ada disekitar wilayah hukum Polsek Rambutan, Minggu (27/7). Kegiatan itu dalam rangka memberikan kenyamanan beribadah bagi umat Kristiani yang sedang melakukan ibadah di gereja.

Pengamanan diberikan Aiptu D Giawa dan Aipda Ryan Lestian dengan tujuan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas di lokasi gereja tempat umat Kristiani melaksanakan Ibadah Kebaktian Minggu Kasih. Sehingga umat Kristiani dalam melaksanakan Ibadah dengan rasa aman dan nyaman.

“Adapun Gereja yang diberikan pengamanan, antara lain, Gereja GSJA Efrata Jalan HM Yamin, Gereja HKI Jalan Lama dan Gereja HKBP Maranatha Jalan Lama. Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel Polsek Rambutan berseragam lengkap ke setiap Gereja,” jelas Aiptu D Giawa.

Dalam pelaksanaannya personel Polsek Rambutan bekerja sama dengan pengurus gereja dalam memberikan keamanan dan ketertiban di sekitar gereja.

“Selain itu petugas juga memberi imbauan kepada jemaat agar memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan dan mengunci kendaraannya,” jelasnya. “Pelaksanaan Ibadah Minggu di gereja wilayah hukum Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi berlangsung dengan aman dan kondusif,” pungkasnya. (ian/azw)

Fokus Tingkatkan Produktivitas Hasil Pertanian Sergai, Wiwik Tinjau Sawah dan Serap Aspirasi Petani

NAIK SEPEDA: Bupati Sergai Darma Wijaya alias Bung Wiwik bersama Ketua KONI Usman Efendi Sitorus bersepeda sekaligus tinjau sawah dan temui petani, Sabtu (26/7).
NAIK SEPEDA: Bupati Sergai Darma Wijaya alias Bung Wiwik bersama Ketua KONI Usman Efendi Sitorus bersepeda sekaligus tinjau sawah dan temui petani, Sabtu (26/7).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya memanfaatkan waktu liburnya dengan bersepeda menyusuri wilayah pertanian di Kecamatan Teluk Mengkudu, Pantaicermin, hingga Perbaungan, Sergai, Sabtu (26/7).

Kegiatan tersebut tidak sekadar olahraga, namun juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung kondisi pertanian padi dan menyerap aspirasi para petani.

Dalam kunjungannya, Darma Wijaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Sergai guna mendukung kesejahteraan petani.

Di sela perjalanan, Darma Wijaya mengatakan bahwa dirinya ingin Sergai ke depan mendapat hasil pertanian padi yang lebih maksimal mencapai 6-7 kali musim panen dalam 2 tahun berjalan.

“Ya, saat ini, Sergai merupakan kabupaten tertinggi dalam jumlah hasil pertanian di Sumatera Utara. Oleh karenanya, saya ingin menjadikan pertanian padi ini memiliki hasil yang lebih maksimal lagi,” ucap pria yang akrab disapa Bung Wiwik.

Ditambahkan Bung Wiwik, dengan hasil yang maksimal, masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai sangat merasa bersyukur dengan harga het gabah panen yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

“Saat ini, hasil pertanian padi di Serdang Bedagai cukup maksimal, mencapai 7,5 ton hingga 8,5 ton per hektarnya,” ungkap Bung Wiwik.

Dengan hasil panen yang cukup baik itu, Wiwik yakin hal itu akan membawa masyarakat Sergai semakin sejahtera.

Sementara, Hasurungan Sinaga (47) petani asal Dusun V Desa Nagakisar, Kecamatan Pantaicermin, kepada Wiwik mengaku senang akan hasil panen padi yang cukup maksimal.

“Syukur sekali pak, hasil pertanian padi saat ini mencapai 7,5 ton sampai 8,5 ton per hektare, apalagi dengan harga gabah panen saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram,” paparnya.

Dirinya berharap ke depan, di bawah kepemimpinan Bupati Sergai Darma Wijaya ini, hasil pertanian padi semakin meningkat dan harga gabah panen tetap stabil.

Terakhir, Hasurungan Sinaga mengaku bahwa Pemerintahan Sergai terus perduli dan memiliki perhatian lebih terhadap pertanian khususnya pertanian padi. (fad/azw)

Anggota DPD Penrad Siagian Desak Peningkatan DBH Perkebunan dan Transparansi CSR

LABURA, SUMUTPOS.CO- Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) pada Kamis, 24 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, Penrad disambut Wakil Bupati Labura, Samsul Tanjung bersama jajaran pejabat Pemkab Labura.

Putra asli Labuhanbatu ini menyatakan, kunjungannya bukan sekadar agenda “pulang kampung”, melainkan bagian dari tanggung jawab moral terhadap tanah kelahirannya yang kini telah terbagi menjadi tiga kabupaten: Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.

“Karena dulu kita masih satu kabupaten, yaitu Labuhanbatu sebelum akhirnya pemekaran. Saya punya semangat yang sama untuk membangun kampung halaman. Ini tidak sekadar pulang kampung, tapi sekaligus menyelesaikan amanah dan tanggung jawab besar di Labuhanbatu Raya ini-karena saya putra daerah tiga kabupaten ini,” kata Penrad dalam keterangan persnya, Senin, 28 Juli 2025.

Dalam pertemuan itu, Penrad Siagian menyoroti rendahnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor perkebunan. Menurutnya, Sumut khususnya wilayah timur seperti Labuhanbatu Raya merupakan lumbung perkebunan yang seharusnya mendapat porsi DBH lebih besar.

“Saya tahu, sebagian besar tanah di sini digunakan sektor perkebunan. Kita sedang perjuangkan peningkatan DBH sektor perkebunan ini, agar bermanfaat bagi pembangunan di daerah ini” katanya.

Ia juga mempertanyakan ke mana larinya dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan besar, baik negara maupun swasta. “Saya pikir kepala daerah harus mempertanyakan dan meminta tanggung jawab sosial perusahaan-perusahaan itu agar daerah dapat menentukan ke mana arahnya, apakah digunakan untuk membangun Puskesmas, sekolah, jalan, dan rumah ibadah. Ini bukan memalak, ini amanat UU,” jelasnya.

Penrad mendorong agar pelaksanaan CSR disatukan dalam satu pintu di bawah koordinasi pemerintah daerah agar bisa diarahkan sesuai prioritas pembangunan. Ia menjelaskan, permintaan itu sudah tercantum dalam Undang-Undang khususnya Pasal 74 UU Perseroan Terbatas (PT).

“Ayo, kita membangun daerah tidak hanya bersumber dari APBD tapi CSR. Kita bukan memalak mereka tetapi ini sesuai undang-undang,” ujarnya.

Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto bahkan telah mendorong kepala daerah untuk lebih kreatif mencari sumber pembiayaan, termasuk melalui CSR. “Kita mau ini semua satu pintu. Dengan demikian kita bisa mendistribusikan CSR ini sesuai dengan kebutuhan daerah. Mereka bisa serahkan ke hal-hal lain, tetapi tetap dalam kerangka koordinasi dengan kepala daerah-sehingga termanfaatkan dengan maksimal CSR-CSR ini,” ungkap Penrad.

Selain itu, Penrad juga menyampaikan sejumlah agenda strategis nasional yang tengah dibahas di DPD RI, termasuk revisi terhadap UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menilai perlu ada pertimbangan dari daerah menyoal wacana sentralisasi manajemen ASN di bawah pemerintah pusat.

“Dalam hal ini kami ingin mendapatkan masukan-masukan dari daerah apakah setuju, apa kendala-kendala kalau misalnya ASN itu semuanya ditarik dalam koordinasi pusat di bawah KemenPANRB dan BKN,” kata Penrad.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, kunjungannya secara khusus untuk melakukan pengawasan Undang-Undang No 2 Tahun 2021 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan umum.

Penrad lantas menyinggung persoalan pelik terkait pengadaan tanah untuk kepentingan umum di daerah pemekaran. Pengawasan itu sejalan dengan pernyataan Pemkab Labura yang mengaku harus membeli lahan dari PTPN senilai Rp450 juta per hektare.

“Sebenarnya pemerintah punya skema untuk memohon pelepasan aset negara. Saya heran, masa pemerintah membelinya Rp450 juta per hektare. Walaupun sebenarnya pemerintah bisa minta Rp500 miliar per hektare misalnya, dengan permohonan hibah negara kepada pemda,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi Pemkab Labura untuk memohon pelepasan aset negara untuk perluasan pemerintah daerah, terlebih di wilayah pemekaran seperti Labura. “Saya minta Pak Wabup nanti sampaikan kepada bupati bahwa saya siap untuk mendampingi ini. Selain ini bagian dari kampung saya, tapi itu hak kita pemerintah daerah, apalagi otonomi baru,” tegas Penrad.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Samsul Tanjung menyampaikan, pengembangan wilayah Aek Kanopan sebagai pusat Labura sangat terbatas akibat kondisi geografis. “Kami dijepit. Di selatan ada perkebunan, di utara sudah Asahan. Jadi ruang pengembangan kota hanya bisa ke kiri dan ke kanan. Kami butuh dukungan terutama untuk penyediaan tanah pelayanan publik,” ungkap Samsul.

Ia juga menyebut bahwa alun-alun kota saat ini difungsikan sebagai pusat UMKM dan aktivitas masyarakat, tetapi penataan pedagang masih terkendala lahan. “Kami berharap sebenarnya bapak dapat membantu kami, terutama tentang penyediaan tanah untuk pelayanan publik ini,” kata Samsul.

Menutup pertemuan, Pdt. Penrad Siagian menyatakan siap mengawal seluruh aspirasi masyarakat Labuhanbatu Utara di tingkat pusat. (adz)

Kendaraan Aset Pemko Binjai yang Tunggak Pajak Dapat Ditilang

RAZIA: Personel Satlantas Polres Binjai saat melakukan razia di depan Pujasera, Binjai Kota.(Dokumen Humas Polres Binjai)
RAZIA: Personel Satlantas Polres Binjai saat melakukan razia di depan Pujasera, Binjai Kota.(Dokumen Humas Polres Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ratusan kendaraan bermotor yang tercatat sebagai aset Pemko Binjai menunggak pajak, dapat ditilang oleh jajaran kepolisian.

“Ya akan ditegur dan ditilang apabila didapati kendaraan tersebut pada saat razia ataupun sedang melaksanakan patroli kasat mata. Pelanggaran (tunggak pajak) tersebut akan ditindak,” ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Binjai, AKP Syamsul Arifin, akhir pekan lalu.

Arifin menegaskan, pihaknya berhak melakukan penilangan ketika didapati kendaraan yang menunggak atau mati pajak. “Bisa ditindak dengan tilang saat razia ataupun patroli pelanggaran kasat mata,” jelasnya lagi.

Disoal kendaraan yang tunggak pajak dua tahun dapat disebut tidak lagi berlaku secara administrasi, menurut dia, belum ada mendapat petunjuk dan arahan terkait hal tersebut. “Sampai saat ini, kami di jajaran belum ada petunjuk untuk berita (kendaraan tunggak pajak tak berlaku) tersebut,” kata Arifin.

Diketahui, dalam temuan auditor, ada 300-an kendaraan bermotor telah jatuh tempo pembayaran pajaknya dengan tunggakan tahun yang bervariasi. Ratusan aset milik Pemko Binjai itu, dikuasai oleh sejumlah organisasi perangkat daerah hingga kelurahan dan kecamatan, serta Puskesmas.
Kepala Bidang Aset Umrizal Ginting, masih terus bungkam ketika dikonfirmasi.

Sementara itu, Anggota DPRD Binjai, Ronggur Simorangkir menilai, Wali Kota Binjai bukan contoh yang baik.

“Wali kota tidak memberi contoh yang baik, karena membiarkan pemerintahan yang dipimpinnya tidak taat dan patuh kepada kewajiban bernegara,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Dia pun menyesalkan hal itu. Bagi dia, Pemko Binjai memberi contoh buruk di tengah sosialisasi yang gencar untuk menggenjot pendapatan daerah. (ted/saz)

Badko HMI Sumut Desak Kajari Binjai Segera Ungkap Dugaan Korupsi Dana Insentif Fiskal

PISAH-SAMBUT: Kajari Binjai yang baru, Iwan Setiawan, dalam kesempatan pisah sambut di Pendopo Umar Baki.(Dokumen Diskominfo Binjai)
PISAH-SAMBUT: Kajari Binjai yang baru, Iwan Setiawan, dalam kesempatan pisah sambut di Pendopo Umar Baki.(Dokumen Diskominfo Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dugaan Korupsi Dana Insentif Fiskal yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, usai menerima pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), proses penyelidikannya seakan jalan di tempat.

Karena itu, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumut mendesak Kajari Binjai Iwan Setiawan, yang baru sepekan ini menjabat agar Kejari Binjai dapat segera mengungkap dugaan korupsi tersebut.

“Kekecewaan kami (Badko HMI Sumut) atas proses penyelidikan yang jalan di tempat. Apabila penyelidikan tak kunjung membuahkan hasil, maka kami akan gedor seluruh pintu, agar melakukan proses hukum terhadap Pemko Binjai dan Kejari Binjai,” ungkap Ketua Badko HMI Sumut, Yusri Mahendra, Minggu (27/7).

Sekitar tiga bulan proses penyelidikan yang dilakukan Kejari Binjai, seperti jalan di tempat. Lantaran status perkara itu tidak naik ke tahap penyidikan. “Kami selaku pengadu dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi, kecewa atas proses penyelidikan yang dilakukan kejaksaan. Karena kami tidak pernah diberitahukan secara tertulis maupun lisan atas perkembangan kasus ini. Malah sebaliknya, kami tahu perkembangan perkara ini dari pihak lain,” beber Yusri.

“Apabila kejaksaan objektif dan profesional dalam menjalankan tugasnya, sepatutnya hari ini kejaksaan telah menetapkan tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi ini (Dana Insentif Fiskal),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai Noprianto Sihombing, belum merespons konfirmasi yang dilakukan wartawan untuk keberimbangan.

Pesan konfirmasi yang dilayangkan wartawan, tidak digubris oleh Juru Bicara Kejari Binjai.

Iwan Setiawan merupakan Kajari Binjai yang baru, menggantikan Jufri. Proses penyelidikan selama Jufri menjadi orang nomor satu di Kejari Binjai, juga belum menunjukkan perkembangan secara intensif. Meski demikian, penyelidik sudah mengambil keterangan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Binjai. Juga bahkan sampai “jemput bola” ke Gedung Kementerian Keuangan untuk mengambil keterangan yang berkaitan dengan pemeriksaan dugaan korupsi Dana Insentif Fiskal.

Sayangnya, hasil pemeriksaan dimaksud belum dapat diungkap ke publik. Selain itu, penyelidik juga telah mengambil keterangan terhadap belasan pemborong yang disebut-sebut mendapat proyek dari sumber anggaran Dana Insentif Fiskal.

Diketahui, penyelidik tindak pidana khusus Kejari Binjai sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kepala OPD, termasuk sekretaris daerah dalam dugaan korupsi Dana Insentif Fiskal yang sejatinya untuk pengentasan kemiskinan. Pemeriksaan yang dilakukan penyelidik usai Kajari Binjai Jufri, menerbitkan surat perintah penyelidikan bernomor: Prin-05/L.2.11/Fd.1/05/2025 pada 8 Mei 2025.

Dalam dokumen surat dengan nomor: 900.I.11-0728, tentang Pengajuan Dana Insentif Fiskal yang ditandatangani Wali Kota Binjai Amir Hamzah itu, pemko mengajukan permohonan kucuran uang dari pemerintah pusat pada 12 Januari 2023 lalu. (ted/saz)