29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 196

Kepala BPSDMP Tinjau Gapoktan Tanjungberingin Sergai, Ajak Anak Muda Jadi Petani Milenial

KUNKER: Kepala BPSDMP Kementerian Pertanian, Ida Arsyanti (tengah), bersama jajaran pejabat Kementan dan Forkopimda saat berdialog dengan petani dalam kunker di Posko Brigade Pangan Beringin I, Desa Pekan Tanjungberingin, Kabupaten Sergai, Senin (28/7).
KUNKER: Kepala BPSDMP Kementerian Pertanian, Ida Arsyanti (tengah), bersama jajaran pejabat Kementan dan Forkopimda saat berdialog dengan petani dalam kunker di Posko Brigade Pangan Beringin I, Desa Pekan Tanjungberingin, Kabupaten Sergai, Senin (28/7).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Ida Arsyanti, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (28/7). Kegiatan ini berlangsung di Posko Brigade Pangan Beringin 1, Dusun 15, Desa Pekan Tanjungberingin.

Dalam kunjungannya, Ida Arsyanti yang didampingi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Ineke Kusumawati, menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian.

Ia mengajak anak-anak muda untuk tidak hanya terpaku pada peluang kerja di luar negeri, tetapi turut mengambil peran sebagai petani milenial yang modern dan berdaya saing.
“Pertanian kita sudah berkembang, alat dan mesin pertanian (alsintan) kini tersedia untuk mendukung produksi. Generasi muda harus melihat ini sebagai peluang, bukan hambatan. Jangan ragu menjadi petani milenial,” ujar Ida Arsyanti.

Ia juga menyampaikan bahwa kelompok Brigade Pangan di wilayah tersebut berhasil meraih pendapatan hingga Rp10 juta per bulan dari pengelolaan lahan pertanian. Menurutnya, ini bukti bahwa pertanian dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
“Jika dikelola secara serius dan modern, pertanian bisa menjamin kesejahteraan. Kita dorong terus agar petani, khususnya kaum muda, dapat meningkatkan produktivitas dan mempertahankan swasembada pangan nasional,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ida menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada para petani. Ia menyebut petani sebagai sosok yang berjasa besar dalam ketahanan pangan bangsa.

“Petani itu mulia. Saya percaya, mereka adalah orang-orang yang akan lebih dahulu masuk surga, karena mereka menyediakan makanan untuk banyak orang,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab antara petani dan jajaran Kementerian Pertanian yang berlangsung interaktif dan penuh semangat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Dandim 0204 Deliserdang Letkol Arh Agung Pujiantoro SH, Direktur Polbangtan Medan Nurliana Harahap, Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedi Iskandar, Kanit Intel Polsek Tanjungberingin Bripka Syafruddin, Mantri Tani Edy Susilo, para Ketua Gapoktan se-Kecamatan Tanjungberingin, serta puluhan anggota Brigade Pangan Tanjungberingin.(fad/azw)

Enam Pejabat Utama Polresta Deliserdang Disertijab

SERTIJAB: Pimpinan Polresta Deliserdang saat melakukan settijab enam pejabat utama di Lapangan Apel Polresta Deliserdang, Senin (28/7).
SERTIJAB: Pimpinan Polresta Deliserdang saat melakukan settijab enam pejabat utama di Lapangan Apel Polresta Deliserdang, Senin (28/7).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Enam pejabat utama di jajaran Polresta Deliserdang melaksanakan serah terima jabatan (sertijab). Mereka yang disertijab antara lain Kabag SDM, Kasat Binmas dan 4 Kapolsek bertempat di Lapangan Apel Polresta Deliserdang, Senin (28/7).

Sertijab tersebut dipimpin langsung Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana Sik, MSi yang dihadiri oleh Wakapolresta Deliserdang AKBP Juliani Prihatini SIk MH, para perwira, dan Bintara Polresta Deliserdang.

Ada pun pejabat yang mutasi di antaranya Kabag SDM Kompol Manson Nainggolan SH MSi digantikan oleh AKP Rusdi SH MM, Jabatan Kasat Binmas kini diisi oleh Kompol Syafrizal Asrul SH, Kapolsek Tanjungmorawa AKP Mariduk Tambunan SH MH digantikan oleh AKP Jonni Harianto Damanik SH MH, Kapolsek Lubukpakam AKP Rusdi SH MM digantikan oleh AKP Trisno Carlos Sihite, SH, Kapolsek Batangkuis AKP Arif Suhadi SH MH digantikan oleh AKP Salija SH, dan Kapolsek Namorambe AKP Ringgas Lubis SH MH digantikan oleh AKP Sukses W Secapa Sinulingga.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK MSi dalam sambutannya mengatakan mutasi dalam sebuah organisasi merupakan hal yang biasa demi pembinaan karir.

“Dalam menghadapi tantangan tugas Polri ke depan, perlu adanya penyegaran anggota. Sehingga nantinya seluruh anggota siap menghadapi segala tantangan. Selain untuk penyegaran di tubuh kesatuan, mutasi anggota dilakukan untuk peningkatan karir personil yang bersangkutan,” ujar Kapolresta Deliserdang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang pindah tugas dari Polresta Deliserdang, atas dedikasi dan loyalitas pada kedinasan di Polresta Deliserdang,” tandasnya.

Kombes Pol Hendria Lesmana berpesan kepada pejabat yang baru bahwa sesuai dengan amanat agar segera beradaptasi menyesuaikan diri sehingga dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat di wilayah Polresta Deliserdang.

“Semoga dedikasi dalam pelayanan terbaik yang diberikan kepada masyarakat dapat menjadi berkah untuk semua personel Polresta Deliserdang,” pungkasnya. (btr/azw)

Bupati Lantik Dedi Maswardi jadi Penjabat Sekda Deliserdang, Asri Ludin: Layani Masyarakat Sepenuh Hati

LANTIK: Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan melantik Dedi Maswardi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang di Aula Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Lubukpakam, Senin (28/7).(Istimewa/Sumut Pos)
LANTIK: Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan melantik Dedi Maswardi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang di Aula Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Lubukpakam, Senin (28/7).(Istimewa/Sumut Pos)

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan melantik Dedi Maswardi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang di Aula Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Lubukpakam, Senin (28/7).

Penujukan Dedi sebagai Pj Sekdakab Deliserdang itu untuk menggantikan posisi Timur Tumanggor yang telah berpindah tugas menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Dedi sempat beberapa hari menjadi Pelaksana Harian (Plt) sebelum dilantik menjadi Pj.

Dari informasi yang dihimpun Dedi Maswardi sebelumnya menjabat defenitif sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Karir Dedi Maswardi selama ini dikenal cukup bagus. Sebelum menjabat sebagai Staf Ahli Bupati ia juga pernah menduduki kursi Asisten I dan Asisten III.

Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Ia juga pernah tercatat beberapa kali sebagai camat dan salah satunya adalah camat Batangkuis.
Beragam arahan disampaikan Bupati dr Asri Ludin ketika melantik Dedi sebagai Pj Sekda Deliserdang.

“Bangunlah budaya kerja yang profesional. Saya berharap bisa jadi teladan, pegang teguh sumpah jabatan dan layani masyarakat sepenuh hati,” ucap Asri Ludin
Asri Ludin menyampaikan pelantikan yang dilakukan bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Disebut ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab. Hal ini lantaran sekda memiliki fungsi yang cukup strategis.

“Lima bulan berlalu masih kita temukan tidak sinkronnya organisasi perangkat daerah. Kurangnya akselerasi dan inovasi dari perangkat daerah. Inilah tugas dari sekda untuk melakukan sinkronisasi,” sebut Asri Ludin.

Disampaikan kalau selama ini dirinya melakukan tugas dengan speed tinggi harus bisa dokordinir juga perangkat daerah untukempu mengikuti gerak langkahnya. Diharapkannya dengan pelantikan ini Dedi juga akan melakukan terobosan-terobosan baru yang belum dilakukan sekda sebelumnya. Salah satunya seperti penataan inventaris aset yang sudah diamanahkan oleh Pimpinan BPK Perwakilan Sumut. (btr/azw)

Rico Waas Tinjau Langsung Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di SMPN 20 Medan

TINJAU: Rico Wass meninjau pelaksanaan program MBG di SMP Negeri 20 Medan.
TINJAU: Rico Wass meninjau pelaksanaan program MBG di SMP Negeri 20 Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 20 Medan, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (29/7/2025) siang.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini memasuki beberapa ruang kelas dan menyapa para siswa yang tengah bersiap menyantap hidangan bergizi yang telah tersaji di meja masing-masing. Sebelum makan bersama, Rico Waas pun mengajak para siswa untuk berdoa terlebih dahulu.

Menurut Rico, program MBG di SMPN 20 Medan sudah berjalan selama tiga minggu dan disambut antusias oleh para siswa.
“Siswa-siswa senang. Kata mereka, menunya berbeda-beda setiap hari dan rasanya enak,” ujar Rico Waas.

Ia menambahkan, siswa juga dapat mengusulkan menu yang mereka inginkan.
“Makanannya enak, mereka senang. Tidak perlu bawa bekal lagi dari rumah. Program MBG ini sangat baik. Semoga terus berjalan dan memberi manfaat, serta menambah semangat belajar anak-anak,” lanjutnya.

Rico juga menilai pelaksanaan program MBG di Medan Marelan, khususnya di SMPN 20, berjalan baik. Ia memastikan makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi.

“Sudah lengkap, ada protein, karbohidrat, serat, dan juga susu. Porsinya pun pas — tidak terlalu banyak, tidak terlalu sedikit,” katanya.

Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut berkontribusi dalam menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memenuhi target yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Usai dari SMPN 20, Rico Waas melanjutkan kunjungan ke lokasi SPPG yang juga berada di bilangan Jalan Kapten Rahmad Buddin. Dalam tinjauan tersebut, ia melihat langsung proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan.

Setiap harinya, SPPG tersebut menyiapkan 2.137 paket makanan bergizi untuk didistribusikan ke tiga sekolah di kawasan tersebut. (map/ila)

Rico Waas Salurkan Bantuan Beras kepada 500 Keluarga di Medan Utara,1.000 Asuransi Nelayan BPJS Ketenagakerjaan

SALURKAN: Rico Wass menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah.
SALURKAN: Rico Wass menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP CBP) kepada 500 keluarga serta Asuransi Nelayan BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 nelayan di kawasan Medan bagian Utara, Selasa (29/7/2025) di Lapangan Sepak Bola Rengas Pulau, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Dalam acara yang turut dihadiri anggota DPRD Medan Muslim Harahap dan Saiful Bahri, Kapolsek Medan Labuhan Kompol T Sibuea, Kodim 0201/Medan diwakiliki Pasiter P Siregar dan Kejari Medan diwakili Kasidatun Antonius Ginting itu Rico Waas juga menyerahkan manfaat (klaim) Asuransi Nelayan BPJS Kesehatan kepada dua warga.

Rico Waas berharap bantuan yang diberikan ini, dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama di saat terjadinya sedikit lonjakan kenaikan harga beras seperti sekarang ini. “BP CBP yang diberikan ini besarannya 20 kg. Mudah-mudahan (BP CBP) ini bisa membantu bapak dan ibu sekalian untuk memenuhi kebutuhan di bulan Juni dan Juli,” harap Rico Waas

Rico Waas menyebutkan, jumlah kuota warga penerima bantuan BP CBP si Medan sebanyak 80.642 orang. Sedangkan yang disalurkan hari ini sebanyak 500 orang. Ditargetkannya, hingga akhir Juli 2025 ini, penyaluran BP CBP selesai disalurkan.

Terkait itu, Rico Waas mengingatkan, penyaluran BP CBP harus tepat sasaran dan berdasarkan data yang benar.

“Penyalurannya jangan sampai salah sasaran. Tolong diberikan kepada orang yang berhak menerimanya,” pesannya.

Wali Kota pun mengucapkan terima kasih kepada Bulog yang terus mensupport program pemerintah sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Pada bagian lain Rico Waas mengatakan, saat ini ada 1.000 nelayan yang telah tercover BPJS Ketenagakerjaan.

“Fungsi BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan ini untuk membantu keluarga yang ditinggal nelayan apabila meninggal dunia. Hal ini dilakukan untuk mencegah angka keluarga miskin baru. Santunan yang diberikan BPJS ketenagakerjaan memang tidak bisa menutupi rasa duka keluarga yang ditinggalkan, tapi santunan yang diberikan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Pemko Medan, lanjutnya, secara perlahan akan terus meningkatkan kuota nelayan yang tercover BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan bagi nelayan yang sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan, diharapkannya untuk senantiasa berhati-hati dalam menjalankan pekerjaannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Gelora KP Ginting selaku Ketua Panitia Kegiatan Penyerahan BP CBP dan Kartu Asuransi Nelayan BPJS Ketenagakerjaan dalam laporannya menjelaskan, penyaluran BP CBP bagi 80.642 penerima bantuan pangan bertujuan sebagai upaya untuk pengentasan kemiskinan dan pengendalian gejolak harga pangan serta inflasi di Kota Medan.

“Sedangkan tujuan pemberian Asuransi Nelayan PBJS Ketenagakerjaan untuk menjamin para nelayan dalam melakukan aktivitas usaha penangkapan ikan yang dicover untuk Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelas Gelora Ginting. (map/ila)

Waka Polres Tebingtinggi Sidak Pelayanan Publik

SIDAK: Waka Polres Tebingtinggi Kompol Rudi Syahputra ketika melakukan pengecekan secara mendadak fasilitas pelayanan kepada masyarakat di Kota Tebingtinggi, Senin (28/7).
SIDAK: Waka Polres Tebingtinggi Kompol Rudi Syahputra ketika melakukan pengecekan secara mendadak fasilitas pelayanan kepada masyarakat di Kota Tebingtinggi, Senin (28/7).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Waka Polres Tebingtinggi Kompol Rudi Syahputra melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap berbagai fungsi pelayanan yang ada di Lingkungan Polres Tebingtinggi, Senin (28/7). Pengecekan yang dilakukan itu dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Waka Polres didampingi Kasat Lantas AKP Nanang Kusumo serta Kasi Propam Iptu RP Damanik dan Kanit Provos Ipda Rudi sebagai fungsi pengawasan.
Adapun lokasi pelayanan yang menjadi fokus pengecekan yaitu pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Waka Polres Kompol Rudi Syahputra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Polres Tebingtinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Menekankan pentingnya menjaga sikap humanis, cepat, serta transparan dalam melayani setiap masyarakat yang datang. Pastikan seluruh fungsi pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan standar pelayanan publik yang telah ditetapkan,” jelas Kompol Rudi Syahputra.

Kompol Rudi Syahputera mengungkapan bahwa pelaksanaan pengecekan ini dilakukan secara langsung di setiap unit pelayanan.

“Hasilnya kita melihat kesiapan personel, ketersediaan fasilitas dan tingkat kenyamanan masyarakat dalam menerima pelayanan. Apabila ada kekurangan akan dilakukan perbaikan lagi,” pungkas Kompol Rudi Syahputra. (ian/azw)

KONI Sambut Hangat Pengurus Baru GABSI Sumut

BERSAMA: Ketua Umum Pengprov GABSI Sumut Novan Efendy Siregar didampingi pengurus bersama Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar dan jajaran di Kantor KONI Sumut, Jalan Willem Iskandar Medan, Senin (28/7/2025). (Dok Pribadi)
BERSAMA: Ketua Umum Pengprov GABSI Sumut Novan Efendy Siregar didampingi pengurus bersama Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar dan jajaran di Kantor KONI Sumut, Jalan Willem Iskandar Medan, Senin (28/7/2025). (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sumatera Utara melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut di Sekretariat KONI Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (28/7/2025).

Rombongan GABSI Sumut dipimpin Ketua Umum Novan Efendy Siregar didampingi Ketua Harian Mier Valdes, Sekretaris Denny BS Nasution, Wakil Ketua Perwira Sakti Lubis, Bendahara Bima Rio Susilo, Ketua Bidang Organisasi Reyes Syarifuddin Sihombing, serta Unsur Dewan Pembina Sofyan Ahmadi Hutasuhut.

Mereka disambut Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar didampingi Wakil Ketua I Bambang K Wahono, Wakil Ketua III Irwan Pulungan, Wakil Ketua IV M Syahrir dan lainnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, GABSI Sumut melaporkan kepengurusan baru serta program kerja yang telah dan akan dijalankan.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan cabang olahraga bridge di Sumut, termasuk rencana pemassalan bridge,” terang Novan Siregar.

Novan Siregar juga menegaskan bahwa GABSI Sumut saat ini memiliki 7 pengcab di kabupaten/kota dari 33 kabupaten/kota. Namun setelah kepengurusan baru, ada tambahan 4 pengcab, yakni Paluta, Deliserdang, Binjai, dan Asahan.

“Kami juga memiliki beberapa target selama di kepengurusan yang baru ini. Di antaranya, terbentuknya 18 pengcab, adanya pelatih serta wasit bersertifikat, dan lahirnya banyak atlet-atlet andal,” tambahnya.

Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar menyambut baik langkah GABSI Sumut dan menegaskan komitmennya untuk mendukung pembinaan semua cabang olahraga, termasuk bridge.

“Bridge adalah salah satu cabang yang turut berpartisipasi dalam PON pada PON Sumut-Aceh lalu. Kami mengapresiasi keseriusan GABSI Sumut dan berharap ada prestasi ke depannya,” jelasnya.

Hatunggal juga mendorong agar GABSI aktif mengikuti agenda nasional dan bersinergi dengan KONI dalam hal administrasi, pelaporan program, serta kesiapan menghadapi multievent nasional.

Pada akhir pertemuan, kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi serta berkolaborasi lebih erat dalam memajukan olahraga bridge di Sumatera Utara.

Audiensi ditutup dengan foto bersama dan penyerahan dokumen program GABSI Sumut kepada pengurus KONI Sumut. (dek)

Sambut Hari Kemerdekaan, PLN Hadirkan Listrik untuk Sekolah di Pelosok Nias lewat Inovasi Super Sun

Senyum bahagia anak didik dan Tenaga Pendidik SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua yang terpancar karena hadirnya listrik melalui inovasi SuperSun.
Senyum bahagia anak didik dan Tenaga Pendidik SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua yang terpancar karena hadirnya listrik melalui inovasi SuperSun.

NIAS, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan terang bagi generasi penerus bangsa melalui inovasi kelistrikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Melalui inovasi Super Sun, sebanyak 15 dari total 28 sekolah di wilayah Pulau-pulau, Kabupaten Nias Selatan, kini telah berhasil menikmati akses listrik.

Program ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan kelistrikan di wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan konvensional.

Daftar 15 Sekolah yang telah terlistriki:

1. SMP Negeri 2 Pulau-Pulau Batu Utara
2. SMP Negeri 1 Pulau-Pulau Batu Utara
3. SD Negeri 075080 Bale
4. SD Negeri 071131 Labuan Hiu
5. SD Negeri 078541 Labuhan Bajau
6. SD Negeri 078133 Adam
7. SD Negeri 078542 Mahang Labara
8. SD Negeri 071132 Bintuang
9. SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua
10. SD Negeri 078502 Labuan Rima
11. SMP Negeri 1 Pulau-Pulau Batu Timur
12. SD Negeri 076736 Lambak
13. SD Negeri 078473 Bawoorudua
14. SD Negeri 078144 Biang
15. SD Negeri 071134 Bais

Sementara itu, 13 sekolah lainnya masih dalam proses survey dan pemasangan. Seluruh pekerjaan untuk 28 sekolah ini ditargetkan akan terlistriki secara penuh pada 8 Agustus 2025, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari kehadiran negara melalui PLN dalam mendukung akses pendidikan di wilayah terpencil.

“Inovasi Super Sun adalah bentuk solusi berkelanjutan PLN untuk menjangkau wilayah yang belum teraliri Listrik dengan menggunakan teknologi NanoGRID berbasis ESG menuju NZE. Ini adalah kado kemerdekaan dari PLN untuk anak-anak bangsa di Kepulauan Nias, agar mereka dapat belajar dengan lebih baik, lebih produktif, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Ahmad Syauki.

Kepala SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan listrik yang telah diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN. Berkat Super Sun, anak-anak kami sekarang bisa belajar di malam hari, dan kegiatan belajar mengajar pun jauh lebih efektif,” ungkapnya penuh haru.

Program Super Sun sendiri menggunakan sistem off-grid tenaga surya, lengkap dengan baterai penyimpanan dan perangkat inverter, sehingga mampu menyediakan listrik secara mandiri di lokasi-lokasi yang tidak memungkinkan untuk disambungkan ke jaringan listrik utama.
PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan keadilan energi di seluruh penjuru negeri, dan memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam akses terhadap energi dan pendidikan. (Ila)

Massa Bubarkan Ibadah di GKSI Padang Sarai, M Nuh: Mari Kita Sikapi dengan Seimbang dan Proporsional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Sekelompok massa membubarkan kegiatan ibadah di Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI), Padang Sarai, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (27/7). Tidak hanya itu, massa juga merusak bangunan gereja. Polda Sumbar langsung bergerak cepat mengamankan 9 orang yang diduga terlibat dalam peristiwa itu.

Anggota DPD RI asal Sumut KH Muhammad Nuh MSP angkat bicara terkait peristiwa itu. Nuh mengaku mengetahui peristiwa itu media sosial. “Saya melihat postingan terkait pelarangan ibadah di Padang yang disebut sebagai peristiwa intoleransi. Saya baca berbagai pemberitaan dan komentar terkait peristiwa itu dengan penuh perhatian,” kata Nuh dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Senin (28/7).

Sebagaimana diketahui, sebut Nuh, Kota Padang merupakan daerah yang pendudukanya mayoritas muslim. Bahkan ada falsafah hidup masyarakat Minangkabau, “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” yang berarti “adat bersendi syariat, syariat bersendi kitabullah”. “Falsafah ini menegaskan, adat atau tradisi Minangkabau haruslah sesuai dengan ajaran Islam, dan ajaran Islam itu sendiri harus berlandaskan pada Al-Quran dan Hadits,” ungkap Nuh.

Lalu Ketua Persis Sumut ini merujuk pada surah Al-Baqarah (2): 256 yang disebut sebagian kalangan sebagai deklarasi Islam tentang toleransi. “Kemudian di surah Al-Mumtahanah (60): 8 menekankan pentingnya berlaku adil dan berbuat baik kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang berbeda keyakinan, selama mereka tidak memusuhi atau mengganggu,” bebernya.

Kemudian, lanjut Nuh, di dalam bernegara yang diatur dalam Undang Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945 BAB X A dari Pasal 28 A sampai 28 J, memuat tentang Hak Asasi Manusia. Dan pada BAB XI tentang Agama, tidak ditemukan pembenaran sikap intoleransi di wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke. “Jadi dari sisi manapun, baik itu agama maupun aturan negara, sikap intoleran tidak dibenarkan,” tegas Nuh.

Untuk itu, lanjut senator asal Sumatera Utara ini, ketika sikap intoleransi terjadi di Padang atau di tempat lain yang penduduknya mayoritas Muslim atau mayoritas agama lain, perlu dicermati dengan baik dan memilah permasalahan yang terjadi. “Mari kita sikapi secara seimbang, utuh, dan proporsional. Kita harus hindari kesan mempersalahkan pihak tertentu, apalagi penganut agama tertentu,” tegasnya lagi.

Dikatakannya, komunikasi yang baik, terbuka, dan semangat kebersamaan, adalah hal penting yang harus terus dibangun antar penganut agama, budaya, dan etnis. “Bagi pendatang baru, tentu diharapkan dapat proaktif membangun komunikasi dengan lingkungannya. Hal-hal yang berbeda atau tak biasa, bisa dikelola secara apik untuk menghindari adanya kesalahpahaman dan benturan,” ujarnya.

Nuh juga mengajak para tokoh agama, adat, budaya, dan aktivis sosial, untuk bersama-sama membangun suasana yang kondusif. “Memang bisa saja ada potensi gesekan, apalagi konflik. Tetapi kita upayakan untuk menjembatani dengan sebaik baiknya. Kita sikapi segala sesuatunya dengan seimbang dan proporsional,” pintanya.

Ia juga mengapresiasi Polisi yang telah mengambil langkah untuk segera memetakan siapa yang patut diproses secara hukum. “Kita apresiasi pemerintah daerah yang bergerak cepat dengan mengajak para pihak untuk duduk bersama dalam rangka mendapatkan solusi yang terbaik. Mari kita rawat bersama negeri yang kita cintai Indonesia dengan keberagamannya. Semoga ke depan negara dan rakyat Indonesia akan lebih baik lagi, insyaa Allah, Amiin,” pungkasnya. (adz)

Alfamidi Ajak Orangtua di Deliserdang Kelola Emosi Anak Sejak Dini

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Kemampuan anak mengelola emosi tidak terbentuk begitu saja. Seiring tumbuh kembangnya, anak belajar mengenali rasa marah, sedih, takut, hingga bahagia. Dalam proses ini, peran orangtua sangat penting, anak-anak meniru cara orang tuanya merespon emosi, menyelesaikan masalah, dan berinteraksi dengan lingkungan.

Alfamidi turut mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satunya dengan menghadirkan Edukasi Keluarga Balita bertema “Mengelola Kecerdasan Emosional Si Kecil” di gerai Alfamidi Batang Kuis 2, Desa Buntu Bedimbar, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (25/7/2025).

Sebanyak 100 peserta, terdiri dari orang tua dan balita, antusias mengikuti edukasi. Mereka mendapatkan pemahaman pentingnya kecerdasan emosional dalam proses tumbuh kembang anak, dari aspek fisik maupun intelektual. Anak yang mampu mengenali dan mengelola emosinya sejak dini cenderung memiliki kemampuan sosial yang lebih baik dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta mandiri.

Kepala Cabang Alfamidi Medan, Martadi, menegaskan bahwa Alfamidi berkomitmen hadir tidak hanya sebagai jaringan ritel, tetapi juga sebagai mitra keluarga Indonesia dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas.

“Melalui program CSR dan inisiatif Keluarga Sehat Alfamidi, kami berharap para orang tua semakin memahami pentingnya mengelola kecerdasan emosional anak sejak dini, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik dan mental,” kata Martadi.

Tenaga kesehatan Puskesmas Dalu 10, Rika Larisma dalam edukasi menjelaskan pentingnya kecerdasan emosional dalam fase tumbuh kembang anak. Orang tua dapat melatih kecerdasan emosional anak melalui interaksi sederhana di rumah, seperti melibatkan anak dalam percakapan, memberi pujian tulus, membantu mengenali dan menyebutkan perasaannya.

“Ini bukan hanya membentuk mental yang sehat, tetapi juga membangun hubungan yang erat antara anak dan orang tua,” jelas Rika.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Buntu Bedimbar, Mus Mulyadi, mengapresiasi kehadiran Alfamidi yang turut peduli terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, karena membekali para orang tua dengan pengetahuan praktis yang berdampak langsung pada masa depan anak-anak kita,” ucap Mus.

Selain sesi edukasi, anak-anak juga mendapatkan pemeriksaan tinggi, berat badan, dan lingkar kepala untuk memantau status pertumbuhannya. Tak hanya itu, ratusan balita mendapat makanan tambahan sebagai dukungan terhadap pemenuhan gizi. (ila)