Home Blog Page 203

Apresiasi Rencana RI Rawat Warga Gaza di Pulau Galang, M Nuh Desak Upaya Double Effort Hentikan Kekejaman Israel

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi rencana pemerintah untuk merawat 2.000 warga Gaza di Pulau Galang. Namun, dia meminta pemerintah memastikan, setelah pulih mereka harus kembali ke negaranya.

Selain bantuan kemanusiaan, Muhammad Nuh juga berharap agar Presiden Prabowo Subianto dapat terus berdiplomasi guna menggalang kekuatan dunia untuk menghentikan kekejaman Israel. Terutama di negara-negara Islam yang tergabung dalam Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Kekejaman yang selama ini dilakukan Israel harus segera dihentikan dengan usaha lebih (double effort). Kalau upaya kemanusiaan dan diplomasi belum berhasil, maka kekuatan militer bisa menjadi jawabannya,” kata Nuh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/8/2025).

Menurut Nuh, Indonesia punya kekuatan diplomasi yang kuat, sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. “Apalagi background Presiden Prabowo yang militer, sehingga memudahkan untuk berdialog dengan kekuatan dunia lainnya,” ujarnya.

Selain upaya diplomasi yang masih terus dilakukan oleh pemerintah, lanjut Nuh, upaya kekuatan militer dalam hal ini misalnya memberikan bantuan senjata kepada para pejuang Palestina juga bisa dilakukan.

“Kalau diplomasi buntu, maka kekuatan militer bisa menjadi opsi. Istilahnya double effort. Toh dulu Presiden Soeharto pernah melakukannya ketika memberikan bantuan senjata untuk membantu perjuangan saudara-saudara kita di Bosnia pada tahun 1990-an,” ungkapnya.

Nuh juga mengungkapkan, Pemerintah Indonesia harus selalu mengingatkan kepada Israel tentang peristiwa Holocaust. Yang pada massa itu, Nazi membantai warga Yahudi karena sangat kurang ajar dan membahayakan. “Publik harus paham dan ngeh kalau Isreal masih tetap mengagresi warga Palestina. Maka bukan tidak mungkin peristiwa Holocaust dapat terulang lagi,” pungkas Nuh. (rel/adz)

Pemkab Karo Cegah Konflik Petani dan Peternak

CEGAH: Pemkab Karo melakukan pertemuan untuk mencegah konflik antara petani dan peternak di Nodi.(Istimewa)
CEGAH: Pemkab Karo melakukan pertemuan untuk mencegah konflik antara petani dan peternak di Nodi.(Istimewa)

KARO, SUMUTPOS.CO – Untuk mencegah konflik antar petani dan peternak di kawasan Penggembalaan Umum Nodi, Pemkab Karo melalui Dinas Pertanian, menggelar pertemuan dengan para peternak dari Kelompok Tani/Ternak Merih Unggul.

Pertemuan ini turut dihadiri perwakilan dari Dinas Pertanian, Bappedalitbang, Dinas PUTR, Dinas Perkimtan, Satpol PP, Kapolsek Mardingding, Babinsa TNI, serta Sekretaris Camat Lau Baleng. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas solusi penyelesaian konflik yang terjadi akibat masuknya ternak ke lahan pertanian di sekitar kawasan penggembalaan.

Sebagai satu upaya pencegahan agar ternak tidak keluar dari kawasan dan merusak tanaman, Kelompok Tani/Ternak Merih Unggul mengusulkan pelebaran parit gajah menjadi lebar tiga meter, dan kedalaman tiga meter, dengan panjang sembilan kilometer. Usulan ini akan disampaikan untuk dianggarkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Dalam pertemuan ini, pemerintah juga mengimbau agar para peternak dan petani dapat hidup berdampingan secara harmonis, dan saling menjaga untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masa mendatang.

Pemkab Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan Kawasan Penggembalaan Umum sebagai bagian dari program strategis menjadikan kawasan tersebut sebagai lumbung ternak Kabupaten Karo.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pemkab Karo menerima laporan terkait penganiayaan dan kematian ternak di lokasi. (deo/saz)

Pemko Medan Ingatkan Warga Bayar PBB Sebelum 31 Agustus 2025, Penerimaan Melalui Pojok PBB di CFD Capai Rp2,2 Miliar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, T. Roby Chairi, mengingatkan masyarakat Kota Medan untuk segera menunaikan kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo. Hal ini disampaikannya kepada wartawan usai memimpin rapat evaluasi penerimaan PBB di Kantor Bapenda Kota Medan, Senin (11/8/2025).

Dalam keterangannya, T. Roby Chairi menyampaikan bahwa jatuh tempo pembayaran PBB tahun 2025 akan berakhir pada 31 Agustus 2025. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembayaran agar terhindar dari denda administrasi.
“Segera bayar PBB sebelum akhir bulan ini. Jangan sampai terlambat agar tidak terkena denda. Semakin cepat Pajak yang dibayarkan akan semakin cepat kembali untuk pembangunan kota kita bersama,” tegasnya.

T. Roby juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Pojok PBB yang hadir setiap minggu pagi di kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Medan sejak Mei 2025. Dalam program ini, warga tidak hanya bisa berolahraga bersama keluarga, tetapi juga bisa membayar PBB langsung di lokasi.

“Selain memudahkan masyarakat, kami juga menyediakan hadiah langsung dan undian fantastis sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang taat,” tambahnya.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini, penerimaan PBB dari kegiatan Pojok PBB di CFD telah mencapai Rp2,2 miliar dari 1797 wajib pajak PBB. “Kami sangat berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang sudah membayar PBB-nya setiap minggu pagi digelaran CFD Medan,” ujar T. Roby.

Sementara itu, Kabid BPHTB dan PBB Bapenda Kota Medan, Sutan Partahi, menambahkan bahwa saat ini proses pembayaran PBB menjadi semakin mudah dan fleksibel. Masyarakat bisa melakukan pembayaran melalui berbagai platform, baik perbankan maupun kanal digital.

“Pembayaran PBB kini dapat dilakukan melalui Sumut Link, BCA, BRI, BSI, CIMB Niaga, OCBC NISP, Sinarmas, BTN, UOB, serta berbagai platform digital seperti Blibli, OVO, LinkAja, Tokopedia, DANA, Bukalapak, Indomaret, Alfamart, Pos Indonesia, Traveloka, hingga Shopee,” jelas Sutan.

Dengan kemudahan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk membayar PBB tepat waktu, tanpa terkendala jarak dan waktu.

Di akhir keterangannya, T. Roby Chairi menegaskan pentingnya kontribusi masyarakat dalam membayar pajak demi keberlangsungan pembangunan di Kota Medan.

“Pajak yang dibayarkan akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum, membangun infrastruktur, dan mendukung berbagai program pemerintah kota. Mari bersama-sama kita wujudkan Kota Medan yang lebih maju dan sejahtera, karena Medan untuk semua” tutupnya.(*)

Polres Labuhanbatu Gelar Beras Murah Masyarakat

PASAR MURAH: Polres Labuhanbatu menggelar GPM di depan Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (11/8).//(fajar)
PASAR MURAH: Polres Labuhanbatu menggelar GPM di depan Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (11/8).//(fajar)

Labuhanbatu, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 12 ton beras disalurkan Polres Labuhanbatu dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di depan Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (11/8).

“GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Labuhanbatu, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Ny Dani H Matondang.

Dalam kegiatan ini, beras dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram. Total beras yang disalurkan mencapai 12 ton, masing-masing tersebar di beberapa titik. Di antaranya, Polres Labuhanbatu sebanyak 2 ton.

Kemudian, Polsek Kualuh Hulu 2 ton. lalu, Polsek Aek Natas 2 ton, Polsek Na IX-X 2 ton. Serta, Polsek Bilah Hulu 2 ton. Dan Polsek Bilah Hilir 2 ton.

Kapolres Choky menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan warga. (fdh/azw)

Menara Masjid dan Kantor Pondok Pesantren Jabal Noor Diresmikan dan Sekaligus Penepungtawaran Jamaah Haji

JABAL NOOR: Peresmian menara Masjid Jabal Noor di Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
JABAL NOOR: Peresmian menara Masjid Jabal Noor di Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – H Awaluddin Pane (donatur) meresmikan menara Masjid Jabal Noor Prof Dr H Mohammad Hatta MA (ketua Badan Amil Zakat Nasional Sumut yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Medan) meresmikan kantor manajemen Pondok Pesantren Jabal Noor, Ahad (10/8).

Dalam kesempatan ini, turut dilaksanakan penupangtawarwan jamaah haji rombongan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Jabal Noor Tahun 2025 yang telah menunaikan ibadah selama 42 hari di tanah suci.

Peresmian menara masjid dan kantor Jabal Noor dihadiri Pimpinan Yayasan Jabal Noor KH Zulfikar Hajar Lc bersama Syech Ali Akbar Marbun (pendiri sekaligus pengasuh Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar), Assoc Prof Dr Amiruddin MS MA MBA PhD (pimpinan Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir Deliserdang) dan Zulfan Kurniawan (pemimpin Unit Usaha Syariah Bank Sumut).

Turut hadir Prof Dr H Muzakkir MAg (wakil rektor IV UIN Sumatera Utara), Dr H Amhar Nasution MA, Dr RE Nainggolan MM,  Firmansyah Waruwu (pemilik Tahfidzul Quran OK Mas’ud), H Erwin (ketua panitia pembangunan Pondok Pesantren Tahfizul Quran Jabal Noor) dan undangan lainnya.

Perlu diketahui bahwa menara masjid setinggi 30 meter ini berada di kompleks Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Jabal Noor Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal, Deliserdang. Disini juga terdapat Sekolah Islam Terpadu Jabal Noor yang mengelola taman kanak-kanak, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Sekolah Menengah Pertama (SMPIT) dan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT).

Prof Dr H Mohammad Hatta MA takjub dengan berdirinya menara masjid yang membanggakan umat Islam. Disebutkan dia, menara ini salah satu mercusuar umat Islam di Sumut.

“Inilah sarana dakwah terpenting saat ini yang kita miliki. Umat Islam harus senantiasa mendukung khususnya dalam pemeliharaannya,” pesan tokoh pendidikan dan agama yang juga guru besar UIN Sumatera Utara.

Pimpinan Yayasan Jabal Noor KH Zulfikar Hajar Lc mengungkapkan perjuangan menyelesaikan menara ini sebagai sarana di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Jabal Noor untuk azan dan melakukan aktivitas ibadah lainnya.

“Sempat mangkrak tujuh tahun. Alhamdulillah, jamaah kita banyak membantu. Bahkan mendukung secara material agar pembangunan menara segera rampung,” kata KH Zulfikar Hajar Lc didampingi Hj Siti Maduroh Lc (istri) beserta Dr H Asnul Zulfikar Hajar, H Amar Zulfikar Hajar dan H Khalid Zulfikar Hajar (anak).

Pimpinan Yayasan Jabal Noor berterima kasih kepada seluruh umat Islam yang turut memberikan sumbangsih untuk pembangunan menara masjid tersebut.

H Erwin (ketua panitia Pembangunan Ponpes Tahfizul Quran Jabal Noor) menyebutkan bahwa penyambutan jamaah haji menjadi kebiasaan setiap tahun untuk memupuk dan menjalin silaturahmi KBIH Jabal Noor.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, memberi kesempatan pada jamaah melakukan amal jariyah dalam mendukung pembangunan pendidikan maupun sarana penunjang pendidikan di Jabal Noor.

Jabal Noor yang diawal masa berdiri pada tahun 2014 dengan 27 santri, kata H Erwin, kini mendidik sekitar dua ribu santri. “Dukungan donasi dapat disampaikan melalui ke Majelis Taklim Jabal,” harapnya. (dmp/azw)

Upaya Penghijauan Kembali Kawasan Danau Toba Silalahi, Vickner Pimpin Penanaman 10 Ribu Pohon Kemiri

TANAM POHON: Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu batang pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, Sabtu (9/8).(Istimewa)
TANAM POHON: Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu batang pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, Sabtu (9/8).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu bibit pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, tepatnya di hutan lindung Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Sabtu (9/8) lalu.

Dikutip dari laman media sosial (medsos) Pemkab Dairi, Minggu (10/8), Vickner menegaskan, penanaman yang dilakukan Pemkab Dairi ini, merupakan bagian dari upaya penghijauan kembali pascakebakaran serta banjir bandang yang menimpa hutan lindung di perbukitan kawasan Danau Toba, beberapa waktu lalu.

Vickner menyatakan, perubahan cuaca yang ekstrem dan kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah, merupakan tanda, semua pihak harus bertindak.

“Satu langkah penting yang bisa diambil adalah dengan melakukan penghijauan melalui penanaman pohon,” ungkap Vickner.

Dalam konteks ketahanan pangan, lanjut Vickner, penghijauan juga memiliki peran yang tidak kalah penting.

“Dengan menjaga keberlanjutan lahan pertanian dengan suplai air yang cukup, kita dapat memastikan pasokan pangan tetap terjaga untuk masyarakat,” jelasnya.

Dia juga menuturkan, bibit pohon yang ditanam ini merupakan bantuan dari masyarakat.
“Penanaman pohon produktif ini, bukti nyata komitmen kami menjaga dan memperbaiki lingkungan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Silahisabungan,” tegas Vickner.

Ikut dalam penanaman pohon tersebut, Kapolres AKBP Otniel Siahaan, Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, Asisten Administrasi Umum Oloan Hasugian, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, dan lainya. (rud/saz)

1.018 PPPK Tanda Tangani Perjanjian Kerja Dengan Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Sebanyak 1.018 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinyatakan lolos seleksi di tahap pertama, mulai Senin 11 Agustus hingga Kamis 14 Agustus 2025 melakukan penandatanganan perjanjian kerja dengan Pemko Medan.

Kepala BKDPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap diwakili Katim Pengadaan BKDPSDM Alfi, menjelaskan seribuan PPPK tersebut berasal dari berbagai formasi, yakni guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

“Sesuai arahan pimpinan hari ini 1.018 PPPK mulai menandatangani perjanjian kerja. Mereka adalah yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama. Masa perjanjian kerja berlaku selama lima tahun,” kata Alfi,di Balai Kota, Senin (11/8/2025).

Dijelaskan Alfi, dalam draft perjanjian kerja tersebut, telah tercantum masa kerja, hak dan kewajiban sebagai PPPK, termasuk rincian gaji pokok serta aturan kepegawaian sebagai bagian dari ASN.

“Proses penandatanganan perjanjian kerja ini berlangsung selama empat hari, mulai hari Senin sampai dengan hari Kamis yang dibagi beberapa gelombang,” kata Alfi.

Menurut Alfi, setelah penandatanganan, lembaran atau berkas perjanjian kerja selanjutnya akan diberikan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk ditandatangani. Kemudian usai penandatanganan antara Pemko Medan dan PPPK baru akan diberikan surat keputusan (SK) pengangkatan.

“Usai proses penandatanganan, dokumen perjanjian tersebut akan diserahkan kepada Pak Wali Kota Medan untuk ditandatangani. Selanjutnya, para PPPK akan dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan,” kata Alfi.

Penandatanganan perjanjian kerja ini menjadi langkah awal bagi para PPPK untuk mulai menjalankan tugasnya sebagai ASN sesuai bidang masing-masing. (map/ila)